cover
Contact Name
Sapta
Contact Email
ftuiba@iba.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sapta303@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
TEKNIKA
ISSN : 23553553     EISSN : 26865416     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TEKNIKA: Jurnal Teknik is a peer-reviewed scientific journal managed by Department of Engineering and published by the Faculty of Engineering Universitas IBA. TEKNIKA: Jurnal Teknik is published in two editions a year, the April and October editions. Contributors to Jurnal TEKNIKA: Jurnal Teknik come from researchers, academics (lecturers and students) in the field of informatics.
Articles 203 Documents
ANALISA KEKASARAN PERMUKAAN MATERIAL ALUMINIUM PADA PROSES PEMBUBUTAN DENGAN MESIN BUBUT BV-20 Redo Setia Budi; Hendra Dwipayana
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.695 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i2.120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pembubutan benda kerja pada bahan aluminium, mengetahui perbedaan tingkat kekasaran permukaan, dan mengetahui pengaruh kecepatan. Proses pembubutan dilakukan menggunakan mesin bubut konvensional automatic feed bench lathe BV-20 dengan benda kerja aluminium dengan ukuran diameter 35 mm dan panjang 150 mm. Hasil dari proses pembubutan dengan variasi kecepatan 210, 650, dan 2000 rpm menghasilkan nilai kekasaran permukaan pada benda kerja alumunium. Pengujian kekasaran permukaan menggunakan alat surface roughness tester yang dapat langsung menunjukkan angka hasil kekasaran rata-rata (Ra) pada masing-masing benda kerja yang dilakukan 3 kali titik pengujian pada setiap material. Berdasarkan dari hasil yang telah didapat bahwa di kedalaman makan 0,25 mm dengan kecepatan 120 rpm menghasilkan hasil pembubutan yang lebih halus dibandingkan dengan kecepatan 650 rpm, dan kecepatan 650 rpm. Pada kecepatan 210 rpm diperoleh nilai kekasaran rata-rata 0,844 , sedangkan untuk kecepatan 650 rpm nilai kekasaran 3,579 , untuk kecepatan 2000 rpm nilai kekasaran permukaan material alumunium adalah 1,222 . Ini bearti di kecepatan 650 rpm terdapat kekasaran permukaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan 210 dan 2000 rpm. Dari kesimpulan di atas bahwa ada pengaruh yang berarti dengan variasi kecepatan terhadap tingkat kekasaran permukaan pada proses pembubutan dengan material aluminium. Kata Kunci: Mesin Bubut, Aluminium, Kekasaran Permukaan
ANALISA HASIL PENGELASAN GTAW STAINLESS STEEL 304 Reny Afriany; Rita Djunaidi; Asmadi Asmadi; Catur Prasetya
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.464 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i2.112

Abstract

Baja tahan karat termasuk baja paduan tinggi, sehingga pengelasan pada baja ini sangat dipengaruhi oleh panas atau atmosfer pengelasan. Penggunaan baja tahan karat pada konstruksi pengelasan dapat dilakukan dengan beberapa metode pengelasan, salah satunya adalah pengelasan GTAW (gas metal arc welding). Penelitian bertujuan untuk melihat kekuatan tarik dan kekerasan pada daerah sambungan las, daerah HAZ (heat affected zone) dan daerah base metal SS 304 setelah proses pengelasan. Pada penelitian ini, kualitas hasil pengelasan dilihat dengan pengujian mekanik yaitu dengan pengujian tarik dan kekerasan. Hasil pengujian kekuatan tarik setelah pengelasan menunjukkan nilai sebesar 75,5 kgf/mm2, terjadi peningkatan 27% dari kekuatan tarik sebelum dilas. Pengujian kekerasan menunjukkan kekerasan pada daerah las dan base metal relatif sama, namun pada daerah HAZ terjadi peningkatan kekerasan rata-rata sebesar 6%. Berdasarkan hasil tersebut, kualitas rata-rata pengelasan dapat dikategorikan baik karena proses pengelasannya juga sesuai dengan WPS (welding procedure specifications). Kata kunci: pengelasan GTAW, stainless steel 304, uji tarik, uji kekerasan
UJI PERMEABILITAS BETON K.275 MIX DESIGN SPLIT DAN KORAL MENGGUNAKAN ALAT UJI PERMEABILITAS BETON PORTABLE DENGAN PENETRASI AIR BERTEKANAN Srikirana Meidiani; Kevin Danugroho
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.23 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i2.118

Abstract

Beton merupakan konstruksi yang paling disukai dan paling banyak digunakan pada bangunan-bangunan sipil dari pada kontruksi yang lain,seperti baja misalnya. Hal ini dikarenakan beton mempunyai banyak kelebihan antara lain harganya murah dan mudah dikerjakan. Namun disamping itu beton juga mempunyai kelemahan yaitu poros. Beton sulit untuk dapat kedap air secara sempurna, sehingga selalu dapat dimasuki oleh air (permeabilitas). Sehingga dalam penelitian ini kami mencoba untuk melakukan pengujian permeabilitas pada beton yang menggunakan mix design agregat kasar berupa batu pecah dan koral, karena berdasarkan hasil penelitian terdahulu menunjukan bahwa beton yang menggunakan mix design agregat batu pecah (permukaan kasar) dan koral (permukaan halus) menunjukan hasil kuat tekan yang lebih baik (Labib,2016). Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui apakah dengan meningkatnya kuat tekan beton mix design juga akan berdampak rendahnya koefisien permeabilitas. Metode Pengujian Permeabilitas beton dilakukan dengan menggunakan alat Uji Permeabilitas Beton Dengan Penetrasi Air Bertekanan Tinggi yang merupakan alat uji permeabilitas beton yang dibuat oleh Srikirana Meidiani dalam thesisnya.Penelitian yang dilakukan disini menggunakan mix design yang berbeda dengan kombinasi yang sama yaitu mix design split dan mix design koral dengan kombinasi 75% + 25% dan 65% + 35% pada beton K.275. Hasil dari penelitian ini menunjukkan permeabilitas mix design split dengan kombinasi 75% split + 25% koral dan 65% split + 35% koral masing-masing mengasilkan nilai koefisien permeabilitas 4,53355E-11 m/detik dan 8,88569E-11 m/detik dan pada mix design koral dengan kombinasi 75% koral + 25% split dan 65% koral + 35% split menghasilkan masing-masing nilai koefisien permeabilitas 2,67299E-11 m/detik dan 2,34208E-11 m/detik.Kuat tekan pada mix design koral dengan kombinasi agregat 65% koral + 35% split menghasilkan kuat tekan yang paling tinggi yaitu 324,44 kg/cm2 mengalami peningkatan sebesar 5,29% dari kuat tekan beton normal. Sedangkan pada mix design koral dengan kombinasi 65% koral + 35% split menghasilkan koefisien permeabilitas paling rendah yaitu 2,34208E-11 m/detik terjadi penurunan sebesar 12,40% dari koefisien permeabilitas beton normal. Kata kunci : mix design, agregat, kombinasi, beton normal, kuat tekan dan permeabilitas.
ANALISA EKSERGI VARIASI KECEPATAN UDARA DAN BEBAN PENGERINGAN PADA MESIN PENGERING BERTENAGA GAS Ambo Intang; Marshally Pamoga
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.63 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i2.108

Abstract

Mesin pengering pakaian digunakan untuk menghilangkan kandungan air yang ada pada pakaian dengan cara mengalirkan udara panas kedalam tabung pengeringan. Untuk menentukan kualitas dan kuantitas energi panas yang dimanfaatkan pada proses pengeringan diperlukannya analisis berdasarkan hukum pertama dan kedua termodinamika. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kecepatan udara masuk (2.5 m/s, 3.3 m/s dan 4 m/s) dan variasi beban (2 kg, 4 kg, dan 6 kg) terhadap efisiensi energi dan efisiensi eksergi sistem pengering. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa semakin meningkat beban dan kecepatan aliran udara masuk maka semakin meningkat efisiensi energi pengeringannya Sebaliknya efisiensi ekserginya menurun dengan meningkatnya beban dan kecepatan aliran udara masuk. Dari hasil analisa energi pengeringan yang lebih effektif pada kecepatan aliran udara masuk 4 m/s hal ini disebabkan karena kapasitas uadara dalam ruang pengeringan lebih besar sehingga pakaian lebih cepat kering. Sebaliknya hasil analisa eksergi pengeringan yang lebih effektif pada kecepatan aliran udara masuk 2.5 m/s hal ini disebabkan karena analisa eksergi dipengaruhi oleh temperatur lingkungan, dengan meningkatkan aliran udara masuk maka menyebabkan eksergi losses yang besar. Kata kunci : pengering pakaian, kecepatan aliran udara masuk, energi dan eksergi
ANALISA PERFORMANSI MESIN PEMBUAT TEPUNG BERAS TIPE DISC MILL FFC 15 Elina Sandra; Ahmad Fabio Meiselo
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.166 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i2.119

Abstract

Mesin penggiling tipe Disc Mill adalah mesin yang dipakai untuk menggiling bahan baku kasar atau biji-bijian kering menjadi tepung dengan kehalusan tertentu. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kapasitas penggilingan, rendemen, serta sisa penggilingan tepung pada proses penggilingan berlangsung . Uji performansi menggunakan bahan baku beras seberat 1 kg dengan tiga kecepatan putar atau rotasi per menit (Rpm) yang berbeda yakni 2.220, 2.475, 2.540 serta menggunakan saringan berukuran 1 mm atau 18 mesh. Hasil pengujian performansi mesin penggiling menunjukkan bahwa kapasitas maksimal diperoleh pada kecepatan 2.540 rpm adalah 5,79 Kg/jam, rendemen mesin 98 %, serta sisa tepung mesin penggiling 2%. Lama waktu pada saat proses penggilingan adalah 621 detik. Mesin penggiling menggunakan motor listrik AC membutuhkan daya sebesar 139,8 Watt dengan efisiensi 8,7%. Berdasarkan analisa tersebut kecepatan putar mesin penggiling sangat berpengaruh dengan kapasitas penggilingan dan tepung yang dihasilkan. Kata kunci: Uji Performansi, Mesin Disc Mill, Motor Listrik
PERHITUNGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) DENGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID Amelia Rajela; Afriansyah Afriansyah
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.915 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i2.113

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang pesat, banyak stakeholder dari sebuah proyek ingin mengetahui harga, jumlah bahan yang dibutuhkan dalam proyek secara cepat dan akurat. Apalagi bila stakeholder tersebut memiliki mobilitas yang tinggi. Akan sangat memudahkan, bila stakeholder memiliki perangkat yang dapat memunculkan informasi secara mobile. Oleh karena itu penulis memiliki ide untuk mengembangkan program RAB yang dapat digunakan dalam android agar dapat digunakan dimana saja dan kapan saja. Program ini juga diperuntukan agar selama dalam masa pengawasan pelaksanaan proyek bahan yang digunakan dalam proses pelaksanaan proyek tidak mengalami pembengkakan. Perhitungan rencana anggaran biaya (RAB) dengan aplikasi berbasis android menggunakan android studio, tujuan mengambil penelitian ini untuk mempermudah perhitungan RAB di lapangan apabila diperlukan sewaktu-waktu. Penelitian ini menggunakan metode waterfall, dengan tahapan analisis meliputi analisis kebutuhan sistem, desain atau perancangan program, kode dan pengetasan program, berlanjut pada tahap penggunaan. Hasil penelitian ini menghasilkan aplikasi perhitungan RAB di platform android dan hasil output berupa PDF dan tidak memiliki selisih perhitungan antara perhitungan program dengan perhitungan excel. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan untuk menghitung RAB di platform android. Sehingga dapat mempersingkat waktu perhitungan bila diperlukan di waktu yang mendesak. Kata Kunci : Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB), Aplikasi Berbasis Android
PENGARUH PERUBAHAN KECEPATAN ALIRAN UDARA TERHADAP PERFORMANSI AC 2 PK Mulyadi Catur Putra; Ambo Intang; Rusnandi Rusnandi
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.812 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i2.117

Abstract

Sistem kompresi uap tetap konsisten dipergunakan pada sistem pendingin dan penyegaran udara karena terbukti mumpuni dan berdaya guna tinggi serta kompoenennya tersedia dipasaran. Pada penelitian ini tidak menemui kendala dalam merancang dan membuat sistem penyegaran udara (AC) dengan penggerak kompresor 2 PK, akan tetapi bagaimana mengukur perfromanya sedikit terkendala karena banyaknya variabel yang harus diperhatikan. Akhirnya diputuskan bahwa hanya kecepatan aliran udara pada kondensor yang bervariasi atau menjadi variabel tidak tetapnya sementara vaiabel yang lain dibuat tetap. Setelah dilakukan pengambilan dan pengolahan data maka diperoleh informasi bahwa dengan kenaikan kecepatan aliran udara pada kondensor akan menikan performansi atau COP sistem penyegaran uadara disamping itu, kapasistas pendinginan juga meningkat dengan mempertahankan laju refrigran yang bersikulasi konstan. Kata kunci : penyegaran udara (AC), kecepatan aliran udara, kondensor
BATA SEGITIGA KEDAP AIR SEBAGAI ALTERNATIF MATERIAL KONSTRUKSI Ely Mulyati; Anna Emilawati
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.908 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i2.109

Abstract

Bata merupakan salah satu material bangunan yang banyak digunakan di wilayah Indonesia. Ada beberapa jenis bata yang sedang berkembang dan digunakan di Indonesia antara lain bata merah, batako dan bata ringan (hebel). Daerah Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau terutama di Kecamatan Tugu Mulyo dikenal sebagai sentra pembuatan batu bata yang terbuat dari tanah lempung. Di wilayah ini memiliki bahan baku untuk pembuatan bata cukup banyak, hal ini menyebabkan sebagian kecil penduduknya memiliki usaha pembuatan bata merah, namun bata yang diproduksi masih berupa bata konvensional dengan ukuran standar (segi empat). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kuat tekan capaian bata segitiga sama sisi dengan ukuran 20cm x 20cm x 20cm Ide pembuatan bata segitiga mengacu pada teori triangulasi. Proses perencanaan komposisi menggunakan perbandingan 1:2 (Pasir: Tanah Lempung) dan diberi bahan tambah damdek waterproof dengan variasi sampel bata pejal dan berlubang dan penambahan damdek dengan komposisi 2% dan 5% dari jumlah air. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan didapat rata-rata hasil uji tekan yang diperoleh bata pejal dengan Kode A damdek 2% dan 5% adalah 9,6kg/cm2 dan 8,1 kg/cm2, dan bata berlubang kode B dengan damdek 2% dan 5% adalah 9,8 kg/cm2 dan 8,8 kg/cm2. Kata kunci: Triangulasi, Bata Segitiga, Kuat Tekan Bata
PERHITUNGAN RESPON SPEKTRA PERCEPATAN GEMPA KOTA PALEMBANG BERDASARKAN SNI 1726;2019 SEBAGAI REVISI TERHADAP SNI 1726;2012 Sari Farlianti; Sapta Sapta
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.784 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i2.115

Abstract

Pada tulisan ini penulis meninjau ulang respon spektra percepatan gempa dipermukaan tanah yang diperlukan sebagai parameter penentuan beban gempa rencana pada perencanaan struktur bangunan tahan gempa berdasarkan SNI 03-1726-2019, yang merupakan peraturan pengganti SNI 1726 2012, dimana pada peraturan SNI 1726;2019 menggunakan peta hazard gempa Indonesia 2010 dengan percepatan gempa terpetakan periode pendek (SS ) sebesar 0,264.g dan percepatan gempa terpetakan periode 1 detik (S1) sebesar 0,164.g, sedangkan pada SNI 1726;2019 yang merupakan SNI pengganti besar percepatan gempa terpetakan periode pendek (SS) dan (S1) secara berurutan nilainya adalah 0,3.g dan 0,25.g. Dari hasil analisa didapatkan nilai respon spektra percepatan, Sa (g) meningkat walaupun faktor amplifikasi untuk wilayah kota palembang mengalami penurunan khususnya pada lokasi tanah sedang (SD) dan lunak (SE). Peningkatan respon spektra disain periode pendek (SDS) untuk tanah keras, lunak dan sedang secara berturut-turut adalah sebesar 23%, 12%, dan 5% sedangkan untuk respon spektra disain periode 1 detik (SD1) adalah sebesar 39%, 49%, dan 40%. Ini mengindikasikan bahwa beban geser dasar gempa pada perencanan struktur tahan gempa tentunya juga akan mengalami peningkatan pada perioda struktur, T < Ts atau T > Ts. Kata kunci: SNI 1726;2012, SNI 1726;2019, Respon Spektra Desain
ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMANSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GAS TM 2500 JAKABARING UNIT 2 DAN UNIT 3 PADA WAKTU BEBAN PUNCAK Hendra Dwipayana; M Alf Akbar Baraf
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.442 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i2.121

Abstract

Kebutuhan pasokan listrik di kota palembang saat ini semakin meningkat, hal ini disebabkan oleh pesatnya pertumbuhan ekonomi di kota palembang pasca perhelatan ASIAN GAMES 2018. Salah satunya dengan kehadiran moda transportasi baru LRT, dan juga komplek olahraga terpadu Jakabaring sport City. PLTG Jakabaring sendiri dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pasokan listrik di Waktu Beban Puncak antara pukul 17.00 WIB - 23.00 WIB. Dengan mengandalkan Compressed Natural Gas (CNG) sebesar 3000 MMBTU perharinya PLTG Jakabaring tidak mampu beroperasi kontinyu 24 jam, dan hanya dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Waktu beban puncak.Sebelum menghitung performansi turbin gas Jakabaring unit 2 dan unit 3, terlebih dahulu dilakukan pengumpulan data selama 2 minggu pada masing - masing titik di siklus turbin gas. Selanjutnya akan dihitung performansi turbin gas Jakabaring unit 2 dan unit 3. performansi yang akan dihitung meliputi adalah daya kompressor, daya turbin, daya bersih, konsumsi bahan bakar spesifik (SFC), back work ratio, Efisiensi kompressor, efisiensi turbin, dan efisiensi siklus.Setelah dilakukan perhitungan dapat disimpulkan bahwa unit 2 adalah unit yang paling efisien dan pemakaian bahan bakar spesifik lebih rendah dibandingkan dengan unit 3 Kata Kunci: Turbin gas, Waktu Beban puncak, Performansi Turbin gas, Efisiensi Turbin gas

Page 10 of 21 | Total Record : 203