cover
Contact Name
Sapta
Contact Email
ftuiba@iba.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sapta303@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
TEKNIKA
ISSN : 23553553     EISSN : 26865416     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TEKNIKA: Jurnal Teknik is a peer-reviewed scientific journal managed by Department of Engineering and published by the Faculty of Engineering Universitas IBA. TEKNIKA: Jurnal Teknik is published in two editions a year, the April and October editions. Contributors to Jurnal TEKNIKA: Jurnal Teknik come from researchers, academics (lecturers and students) in the field of informatics.
Articles 203 Documents
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH (PDAM) KABUPATEN REJANG LEBONG PROVINSI BENGKULU UNTUK 10 TAHUN KE DEPAN robi sahbar
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.559 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v1i1.9

Abstract

ABSTRAK Air merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Karena pentingnya kebutuhan akan air bersih, maka adalah hal yang wajar jika sektor air bersih mendapatkan prioritas penanganan utama karena menyangkut kehidupan orang banyak. Penanganan akan pemenuhan kebutuhan air bersih dapat dilakukan dengan berbagai cara, disesuaikan dengan sarana dan prasarana yang ada. Di Kabupaten Rejang Lebong sistem penyediaan air bersih dilakukan dengan sistem perpipaan dan non perpipaan. Sistem perpipaan dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan sistem non perpipaan dikelola oleh masyarakat baik secara individu maupun kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas air bersih PDAM Rejang Lebong yang dapat disalurkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat/ penduduk Kabupaten Rejang Lebong untuk 10 Tahun kedepan (tahun 2024). Metode yang dilakukan adalah menghitung perkiraan jumlah penduduk Kabupaten Rejang Lebong 10 tahun ke depan dengan menggunakan 3 Metode, yaitu : Metode Aritmetika, Metode Last-square dan Metode Geometri, sedangkan untuk menghitung perkiraan kebutuhan air bersih penduduk Kabupaten Rejang lebong untuk 10 tahun kedepan berdasarkan proyeksi dari jumlah penduduk beserta fasilitas-fasilitas yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk memperkirakan jumlah penduduk untuk 10 tahun kedepan Kabupaten Rejang Lebong menggunakan Metode Geometri. Perhitungan kebutuhan air bersih untuk 10 tahun kedepan untuk Kabupaten Rejang Lebong adalah 967,414 ltr/detik, sedangkan kapasitas produksi PDAM Kabuparen Rejang Lebong saat ini sebesar 230 ltr/detik, untuk itu diperlukan penambahan debit sebesar 737,414 ltr/detik. Kata kunci : Jumlah penduduk, Kebutuhan air bersih, Metode, Kapasitas PDAM.
PERBANDINGAN NILAI BAKAR BRIKET BATUBARA DAN BRIKET ARANG (CAMPURAN CANGKANG BINTARO (Cerbera Manghas) DAN BAMBU BETUNG (Dendrocalamus Asper) Ida Febriana; Zurohaina Zurohaina; Sahrul Effendy
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.203 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i1.99

Abstract

Charcoal briquettes are smokeless fuels which are a type of solid fuel whose fly substance is made low enough so that the smoke generated on its utilization will not interfere with health. In this study charcoal briquettes were made from bintaro shell waste and betung bamboo using tapioca flour adhesives. This study aims to obtain the best quality sub-bituminous coal briquettes and coal briquettes. In this study the carbonization temperature used was 400ᵒC and the composition of raw materials for bintaro shells and betung bamboo was 50:50, the composition of raw materials for sub-bituminous coal and straw 90:10. The method used in this research is experiment or experimental method, with fuel value collection using ASTM D5865-03 standard. The results obtained from this study are for charcoal briquettes with 4000C carbonization temperature Inherent Moisture value of 1.91%, ash 2.29%, volatile matter 23.79%, fixed carbon 72.01% and calorific value 5878.7 kal / gr, and for coal briquettes obtained value Inherent Moisture 0.52%, ash 4.42%, volatile matter 17.98%, fixed carbon 77.08% and calorific value 7152.6 kal / gr. The fuel value of coal briquettes is greater than that of charcoal briquettes, but the combustion value of charcoal briquettes includes a good calorific value as an alternative energy source, and is in accordance with the SNI standard of 5000 kal / gr, even close to the Japanese standard 6000 cal / gr. Keywords: Bintaro, briquette, calorific value
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PEMASANGAN GAS ALAM DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENGURANGAN KEMISKINAN (Pemasangan Gas Alam di Kecamatan Sukakarya Kabupaten Musi Rawas) Ely Mulyati; Abi Hendratno
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.223 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i1.100

Abstract

Masyarakat Sukakarya sebagian besar merupakan petani karet dan sebagian juga berpropesi sebagai petani sawit Kondisi harga karet dan sawit yang tidak stabil menyebabkan masyarakat Sukarya mengalami kesulitan ekonomi, sementara biaya hidup semakin bertambah dengan naiknya harga bahan pokok secara terus menerus. Salah satu kebutuhan pokok masyarakat adalah gas, namun harga gas selalu mengalami kenaikan terus menerus. Wacana pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan PT.PERTAMINA untuk menjadikan Kecamatan Sukakarya sebagai pilot project pemasangan gas alam di Kabupaten Musi Rawas merupakan angin segar yang menggembirakan bagi sebagian masyarakat Kecamatan Sukakarya, karena harga pemakaian gas alam jauh lebih murah dibandingkan dengan pemakaian gas dengan menggunakan tabung. Untuk melakukan investasi yang cukup besar maka PT. PERTAMINA (Persero) dilakukan study kelayakan untuk pemsangan gas alam. Dari hasil study kelayakan yang di ambil dari aspek Finansial dan Ekonomi maka Proyek Pemasangan Gas alam berdasarkan kriteria penilaian dengan variasi suku Bunga 5%, 12% dan 15 % diperoleh NPV > 1; IRR dengan i1% = 2,9401, i1% = 5.7955 dan I 5% = 7.7217 diperoleh nilai NPV positif, BCR 1,04 > 1 , PP selama 8,67 tahun yang hasilnya positif dan diatas Nol maka proyek pemasangan gas alam Sukakarya layak untuk dilaksanakan. Salah satu inidikator penurunan tingkat kemiskinan penduduk adalah berkurangnya biaya pengeluaran, berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan gas alam maka biaya pengeluaran masyarakat akan mengalami penghematan sebesar 34% - 61 % bila dibandingkan dengan menggunakan gas dalam tabung. Kata kunci: Kelayakan Ekonomi dan Finansial, Penghematan, gas alam
ANALISIS PEMILIHAN PERUMAHAN SEDERHANA BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE AHP (Studi Kasus Perumahan Di Kecamatan Sematang Borang-Sako Palembang) delli noviarti; Muhammad Muhammad Farouk
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.936 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i1.101

Abstract

Rumah merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia, dan termasuk pada kebutuhan pokok atau primer. Pemilihan rumah tinggal tentu sangat penting karena kemungkinan sebagian besar orang akan menempatinya dalam jangka waktu yang panjang. Umumnya ada 4 hal yang sangat penting dalam pemilihan suatu perumahan, yaitu masalah harga rumah, lokasi rumah terhadap sarana umum, type rumah, dan kondisi lingkungan. Keempat pertimbangan di atas merupakan hal yang paling sering dinilai konsumen calon pembeli perumahan dalam membeli perumahan. Ada beberapa cara penilaian dari bebrapa kriteria, salah satunya adalah dengan cara perhitungan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), dimana semua hal dinilai berdasarakan normalisasi matriks yang digunakan dalam perhitungannya. Setiap calon konsumen akan dibagikan kuisioner, dimana calon pembeli yang berperan sebagai resonden akan memberikan penilaian mengenai pembandingan antrara nilai perumahan satu dengan perumahan yang lain yang berdekatan. Ketiga komplek perumahan yang dijadikan penelitian adalah perumahan dengan harga ekonomis yang diperuntukan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR) atau di bawah UMR kota Palembang. Kata Kunci : Perumahan, AHP, MBR.
AUSTEMPERING DENGAN PENDINGIN OLI PADA BAJA STRIP JIS G4801 SUP 9 Asmadi Asmadi; reny afriany; Siti Zahara Nuryanti; Ahmad Nawawi
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.156 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i1.103

Abstract

Pada penelitian ini baja yang digunakan yaitu baja pegas, karena baja pegas merupakan baja karbon medium yang mengandung 0,52% C – 0,60% C dan memiliki kekerasan tinggi namun keuletannya rendah. Baja Pegas kemudian dilakukan proses Austempering. Spesimen dibagi dua bagian; yaitu: spesimen tanpa perlakuan dan spesimen di Austenisasi pada suhu 850°C, kemudian diquench dengan minyak oli pada suhu 320°C dan ditemper dengan variabel waktu 2 menit, 4 menit dan 6 menit selanjutnya dilakukan pendinginan udara. Dari pembacaan grafik temperatur Ms, didapat temperatur Ms yaitu 320°C karena untuk proses Austempering diambil diatas temperatur Ms. Variasi waktu tahan ini akan memberikan nilai yang berbeda terhadap hasil uji kekerasan dan uji Impact. Dari hasil pengujian diperoleh; uji kekerasan dengan waktu tahan 6 menit memiliki angka kekerasan terkecil yaitu 302,3 HV dan nilai kekerasan terbesar adalah 380,5 HV untuk waktu tahan 2 menit. Kondisi sebaliknya nilai ketangguhan tertinggi 0,296 J/mm2 untuk waktu tahan 6 menit dan nilai ketangguhan terendah yaitu 0,185 J/mm2 untuk waktu tahan 2 menit. Dapat disimpulkan bahwa dengan variasi waktu tahan, nilai kekerasan berbanding terbalik dengan nilai ketangguhan. Kata kunci: proses austempering, pengujian kekerasanvickers, pengujian impact
PENGARUH ADITIF BAWANG PUTIH TERHADAP KARAKTERISTIK DAN BIODEGRADASI BIOPLASTIK DARI BIJI DURIAN sisnayati sisnayati; Surya Hatina; Ani Rahmi
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.519 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i1.104

Abstract

Dewasa ini penggunaan plastik memiliki peranan penting dalam industri modern. Plastik sering digunakan sebagai pengemas makanan. Akan tetapi, penggunaaan plastik dapat mencemari lingkungan, karena sulit didegradasi secara alami. Salah satu cara menguranginya yaitu dengan penggunaan plastik biodegradable. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh banyaknya penambahan ekstrak bawang putih dan gliserol pada tepung biji durian dalam pembuatan bioplastik. Bioplastik ini dibuat dengan melarutkan tepung biji durian dengan aquades ditambah dengan gliserol dan ekstrak bawang putih. Selanjutnya variasi rasio ekstrak bawang putih (0%, 5%, 10%, 15%), dengan gliserol (25%, 35%, 45%, dan 55% dari berat tepung biji durian). Karakteristik biodegradable ditandai dengan adanya uji biodegradasi, uji kuat tarik dan elongasi. Hasil karakterisasi plastik biodegradable yang memiliki kinerja optimal diperoleh dari plastik biodegradable dengan kuat tarik 0,71 Mpa, persen elongasi 16,38%, dan waktu degradasi 14 hari. Kata Kunci: biji durian, gliserol, bawang putih dan plastik biodegradable
STUDI TENTANG PENGARUH JENIS MEDIA PENDINGIN DENGAN KEDALAMAN PEMBUBUTAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAHAN PADA PROSES PEMBUBUTAN LOGAM Tarmizi Husni
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.264 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v4i2.72

Abstract

Proses produksi merupakan proses pembentukan material menjadi sebuah produk yang dikehendaki. Guna mendapatkan produk yang berkualitas maka pengembangan-pengembangan kegiatan produksinya harus dilakukan, salah satu ukuran yang berhubungan dengan kualitas hasil produksi adalah kehalusan permukaan benda hasil pekerjaan. Dalam proses pembubutan akan terjadi panas pada saat kegiatan mata pahat menyayat benda kerja, untuk itu perlu dilakukan proses pendinginan dengan memberikan semacam cairan pada waktu proses pembubutan itu berlangsung. Panas yang timbul saat pembubutan itu akan mempengaruhi tingkat kehalusan permukaan pada benda kerja sebagai akibat dari gesekan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan sebagai studi dalam rangka mengetahui besarnya pengaruh media pendingin dalam proses pembubutan terhadap kehalusan permukaan logam dengan media pendingin berupa minyak pelumas, drumus dan udara. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa kehalusan permukaan yang terendah didapat dengan mempergunakan media pendingin dromus. Kata Kunci: Media pendingin, Kehaluasan Permukaan, Bubut, Material
KINERJA BEBERAPA RUAS JALAN DI KOTA PALEMBANG Pujiono T
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.896 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v1i1.6

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja beberapa ruas jalan yang ada di kota Palembang. Berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), ruas jalan dikategorikan masih baik bila nisbah antara volume dan kapasitasnya sama dengan atau lebih kecil dari 0.85. Survai volume lalu-lintas dilakukan di beberapa ruas jalan selama satu hari dari pagi sampai sore untuk dua arah. Lalu dilakukan pengolahan data, didapatlah volume untuk masing-masing ruas jalan. Perhitungan kapasitas jalan dilakukan sesuai dengan cara yang ada pada MKJI. Dari hasil perhitungan nisbah volume dan kapasitas untuk 14 ruas jalan, didapat hasil bahwa V/C untuk 10 ruas jalan di kota Palembang lebih kecil dari 0.85 dan 4 ruas jalan lebih dari 0.85 Disimpulkan bahwa kinerja ruas jalan yang ada di kota Palembang sebagian masih baik, beberapa sudah mulai macet dan sebagian lagi sudah mulai perlu mendapat perhatian. Kata kunci : Kinerja ruas jalan, volume, kapasitas jalan
PENGARUH PENAMBAHAN GULA PASIR TERHADAP WAKTU PENGERASAN AWAL (INITIAL SETTING) DAN KEKUATAN BETON K-250 Amelia Rajela
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.386 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i1.105

Abstract

Retarder adalah bahan tambahan yang berfungsi untuk menghambat waktu pengikatan beton. Sehingga beton tidak cepat mengeras (Setting Time), dimana retarder berfungsi menunda proses pengikatan semen dengan membentuk lapisan tipis pada partikel semen sehingga memperlambat reaksi semen dengan air. Retarder biasa ditambahkan pada beton pada kondisi dimana jarak antara tempat pengadukan beton dengan tempat penuangan adukan cukup jauh, sehingga diperlukan waktu pengerasan beton yang lama, maka dalam penelitian ini digunakan campuran berbasis gula pasir yang di coba dengan variasi persentase 0,1%, 0,2%, dan 0,3% dari berat semen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bahan tambah larutan gula pasir terhadap waktu ikatbeton dan kekuatan beton. Dari penelitian yang dilakukan waktu ikat semen maksimum terdapat pada persentase gula 0,3% yaitu sebesar 5,5 jam (175%) dari beton normal, dan hasil pengujian kuat tekan rata-rata maksimum terdapat pada campuran gula 0,3% yaitu sebesar 263,11 Kg/cm2 atau naik sebesar 6,86% dari nilai beton normal yang diambil pada umur beton 28 hari. Kata kunci: Beton Normal, Gula Pasir, Waktu Pengerasan , Kuat Tekan Beton
PENGARUH PUTARAN MESIN TERHADAP EMISI GAS BUANG PADA KENDARAAN MITSUBISHI LANCER TAHUN 2003 Tarmizi Husni
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.888 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v5i1.80

Abstract

Kendaraan bermotor merupakan suatu alat transfortasi yang dipergunakan manusia dalam menunjang aktivitas kegiatan sehari-hari. Semakin hari tingkat pertumbuhan kendaraan motor ini menunjukkan peningkatan yang sangat tinggi, keadaan ini akan menjadi sumber penyebab terjadinya pencemaran di kota-kota besar. Oleh karena itu gas buang yang ditimbulkan dari kendaraan bermotor harus dapat diminimalkan atau dikontrol sedemikian rupa. Salah satu cara untuk mengetahui volume dari emisi gas buang pada kendaraan bermotor adalah dengan meneliti sejauh mana keterkaitan antara suatu putaran mesin kendaraan bermotor terhadap emisi gas buang pada kendaraan tersebut, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang terjadi antara putaran mesin kendaraan Mitsubishi Lancer terhadap emisi gas buangnya. Pengujian ini dilakukan terhadap kendaraan Mitsubishi Lancer Model Engine 4G93 tahun 2003 yang dilakukan pada bengkel mobil PT. Lautan Berlian Utama Motor Palembang, dengan alat uji Exhaust Analyzer TechnometerType G530-OM00140cNET. Proses penelitian ini dilakukan dengan mengamati besarnya volume emisi gas buang CO (%), CO2 (%) dan HC (ppm) dengan variasi putaran mesin 500 rpm, 1000 rpm, 1500 rpm, 2000 rpm, 2500 rpm dan 3000 rpm. Dari pengujian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa semakin tinggi putaran mesin kendaraan akan menyebabkan volume emisi gas buang CO dan HC yang dihasilkan akan semakin tinggi. Disamping itu juga dapat diketahu kondisi dan kinerja dari kendaraan yang dipergunakan masih dalam kondisi prima. Kata Kunci : Pencemaran, Emisi Gas Buang, Karbondioksida, Hidrokarbon, karbon monoksida, Kinerja.

Page 8 of 21 | Total Record : 203