cover
Contact Name
Sapta
Contact Email
ftuiba@iba.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sapta303@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
TEKNIKA
ISSN : 23553553     EISSN : 26865416     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TEKNIKA: Jurnal Teknik is a peer-reviewed scientific journal managed by Department of Engineering and published by the Faculty of Engineering Universitas IBA. TEKNIKA: Jurnal Teknik is published in two editions a year, the April and October editions. Contributors to Jurnal TEKNIKA: Jurnal Teknik come from researchers, academics (lecturers and students) in the field of informatics.
Articles 203 Documents
DISAIN PERENCANAAN ALTERNATIF PENGENDALIAN PERSIMPANGAN (STUDI KASUS: PERSIMPANGAN RAJAWALI KOTA PALEMBANG) Ramadhani Ramadhani; Lilis Lestari
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.651 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v2i2.34

Abstract

Persimpangan adalah suatu bentuk pertemuan jalan, dimana pada setiap mulut simpangan (akhir jalan/pertemuan dengan jalan lain) memiliki pergerakan lalu lintas, karakteristik dan pergerakan geometrik, geometric jalan dan konflik-konflik tertentu yang terjadi pada suatu persimpangan. Maksud dari penelitian ini adalah menganalisa variabel kinerja simpang dengan lalu lintas. Vaeriabel yang digunakan adalah derajat kejenuhan dengan menggunakan MKJI. Pemecahan masalah menggunakan alternative 1 kebutuhan lampu hijau, alternative 2 yaitu perencanaan perubahan fase dan alternative 3 yaitu Perencanaan pelebaran jalan. Hasil dari penelitian ini di dapatkan nilai DS 0,99 untuk lengan Rajawali, 1,21 untuk lengan jalan Dempo, 0,83 untuk lengan jalan Veteran-Telkomsel dan 0,94 untuk lengan jalan Veteran-Caritas. Hasil yang didapat DS yang lebih kecil untuk beberapa lengan simpang di bandingkan dengan alternative lainnya yaitu 0,74 untuk lengan Rajawali, 0,75 untuk lengan Dempo, 0,73 untuk lengan Veteran-Telkomsel dan 0,73 untuk lengan jalan Veteran-Ceritas. Dari ketiga alternative diatas, alternative dengan pelebaran jalan memberikan nilain derajat yang paling kecil dan hampir sama nilainya untuk semua lengan. Keywords: Alternatif, ,Persimpangan, Perencanaan. Pengendalian
KAJIAN KUAT LENTUR BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON (fc’= 25 MPa) MENGGUNAKAN PASIR SUNGAI MUSI Sari Farlianti; sapta sapta
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.593 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i1.106

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan pengujian kuat tekan dan kuat lentur dengan menggunakan bahan dan Job Mix Formula (JMF) yang sama dan dilakukan pembuatan benda uji secara bersamaan dengan pembuatan campuran beton dalam satu adukan. Untuk pembuatan benda uji kuat tekan menggunakan cetakan silinder dengan diameter 150mm dan tinggi 300mm, sedangkan untuk pengujian kuat lentur, digunakan benda uji dengan ukuran 150mm x 150mm x 600mm. Pengujaian kuat tekan mengacu pada SNI 1974;1990 dan ASTM C39M, pengujian kuat lentur mengacu pada SNI 2834;2002. Dari hasil pengujian kuat tekan beton didapatkan kuat tekan rata-rata sebesar 25,06 MPa sedangkan kuat tekan rata-rata rencana dalam disain campuran beton (Job Mix Design) sebesar 34,84MPa (dengan margin 9,84MPa), akan tetapi melampaui kuat tekan yang disiyaratkan sebesar 25 MPa dengan benda uji yang tidak memenuhi syarat sebesar 5% (k=1,64), ini mengindikasikan ikatan antara mortar dan agrerat kasar kurang baik. Untuk kuat lentur yang dihasilkan berdasarkan hasil uji di laboratorium didapatkan kuat lentur rata-rata sebesar 3,28 MPa dengan Momen Retak (crack) berdasarkan SNI 2847;2013 sebesar 1.84.500 N.mm, lebih besar dari Momen Retak berbasarkan hasil uji kuat tekan dengan menggunakan rumus runtuh SNI 2847;2013, yaitu sebesar 1.743.750 N.mm, mengindikasikan bahwa pada penelitian ini disain campuran beton dan pembuatan benda uji telah sesuai prosedur. Kata kunci : Kuat Lentur, Kuat Tekan, Momen Retak
ANALISA PENGARUH RADIUS HIDUNG PAHAT TERHADAP NILAI KEKASARAN PADA PEMBUBUTAN BAJA KARBON RENDAH ST-37 Tarmizi Husni; Rita Djunaidi; yeny pusvyta; Aqino Aqino
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v6i1.102

Abstract

Proses pembubutan adalah suatu proses pengurangan material atau penyayatan logam untuk membentuk suatu produk dengan cara pemutaran benda kerja. Dalam proses ini akan terdapat pengaruh dari hasil pemakanan terhadap kekasaran permukaan benda kerja. Kekasaran permukaan sebuah benda kerja dapat dinyatakan dengan berbagai cara, yang paling sederhana adalah dengan menganggap jarak antara puncak tertinggi dan lembah terdalam sebagai ukuran dari kekasaran permukaan. Kekasaran permukaan yang dihasilkan oleh bentuk berkakas sayat dan ingsutan sebagai akibat dalamnya alur-alur proses pengerjaan, dimana proses ini akan ditinjau terhadap benda kerja tersebut dengan pemakanan yang tetap dan dengan sudut yang berbeda demi mendapatkan hasil yang baik.Penelitian ini dilakukan dengan proses memvariasikan hidung pahat terhadap nilai kekasaran pada pembubutan baja karbon rendah ST-37.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapat geometri yang terbaik pada proses permesinan dengan mesin bubut, sehingga dapat meningkatkan efisiensi kerja.Analisa yang dilakukan dengan menguji nilai kekasaran permukaan benda kerja menggunakan alat uji kekasaran berupa SJ-201P Surface Roughness tester. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa radius hidung 0,5 mm, dengan kecepatan putar benda kerja (n) 409,46 Rpm, kecepatan pemakanan (feed) 0,4 mm/r, dan kedalaman potong (a) 3 mm, didapat nilai kekas kekasaran permukaan benda kerja paling kasar yaitu: Ra 0,521 µm, sedangkan pada radius hidung 1,5 mm, tingkat kehalusan permukaan cenderung lebih halus dengan Ra 0,329 µm, sedangkan kecepatan potong dan kedalaman makan konstan. Kata Kunci : Pembubutan, Kekasaran, Radius, Hidung Pahat
RANCANG BANGUN ALAT PIROLISIS UNTUK DAUR ULANG SAMPAH KANTONG PLASTIK Sukadi Sukadi; Novarini Novarini
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.065 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v5i2.86

Abstract

ABSTRAK Sampah merupakan masalah nasional yang belum terselesaikan sampai saat ini. Khususnya di kota Jambi penumpukan sampah cenderung meningkat dan tidak terkendali. Sampah plastik merupakan sampah yang tidak bisa teruarai sehingga dapat memberikan dampak yang buruk bagi lingkungan. Perlu adanya teknologi untuk mengolah sampah plastik sehingga pencemaran terhadapa lingkungan dapat diminimalkan. Salah satu metode yang bisa dilakukan adalah metode pirolisis. Disini akan dibuat rancang bangun alat pirolisis dimana sampah yang digunakan sebagai bahan pirolisis adalah sampah kantong plastik yang tidak memiliki nilai ekonomis. Hasil dari pembuatan alat setelah dilakukan pengujian dengan sampah kantong plastic sebanyak 0,5 kg menghasilkan minyak pirolisis 46,67 ml. dan setelah dilakukan pengujian didaapatkan nilai kalor : 45,17, nilai densitas yaitu 1 dan viskositas 174,43. Berdasakan standar mutu BBM Indonesia maka minyak pirolisis yang dihasilkan memenuhi standar untuk menjadi bahan bakar. Kata Kunci : alat Pirolisis, Kantong plastik, , Bahan Bakar.
PENGARUH TEMPERATUR DAN PERINGKAT BATUBARA TERHADAP KONSENTRASI PRODUK GAS DALAM PROSES PIROLISIS BATUBARA Ratih Diah Andayani
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.471 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i1.107

Abstract

Konsumsi batubara akan terus mengalami peningkatan khusunya di sektor kelistrikan seiring dengan bertambahnya jumlah pembangkit listrik Tenaga uap (PLTU). Agar produksi batubara tidak hanya mennggali dan menjual ,maka perlu upaya untuk meningkatkan nilai tambah dengan mengkonversi batubara sebagai bahan bakar gas dengan proses pirolisis. Komposisi gas produk proses pirolisis batubara secara kuantitas sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya, peringkat batubara,jenis dan asal batubara, temperatur operasi, tekanan,laju alir gas inert, untuk itu perlu suatu penelitian yang dapat memberikan informasi mula terhadap kuantitas produs gas yang diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji pemanfaatan batubara sebagai sumber energi gas yang memiliki nilai tambah. Penelitian difokuskan untuk melihat pengaruh temperatur pirolisis dan peringkat batubara terhadap konsentrasi produk gas. Batubara yang digunakan peringkat sub-bituminus dan peringkat HVC-Bituminus. Sampel gas dianalisis dengan menggunakan gas kromatografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur pirolsis dan peringkat batubara berpengaruh terhadap perolehan kuantitatif produk gas, dengan kenaikan temeperatur gas CO2 selalu menurun dengan kenaikan temperatur sampai 700 oC, Sedangkan gas Oksigen menunjukkan kecenderungan yang tidak signifikan. Produk gas CO, Hidrogen dan Metana, menunjukkan kecenderungan yang sebaliknya yaitu meningkat dengan kenaikkan temperatur hingga 700oC . Dengan kenaikan peringkat batubara, konsentrasi gas hasil menjukkan kecenderungan berkurang, perolehan gas H2, O2, CH4, CO, dan CO2, maksimim diperoleh pada batubara peringkat sub-bituminus pada temperatur pioilisis 700 oC masing-masing sebesar 1,11 %-bertat; 0,28 %-berat; 6, 02 % dan 3,68 %-berat batubara Kata Kunci: Temperatur operasi, Peringkat batubara, Energi gas
PENGARUH LAPISAN UMPAN KAWAT SENG PADA BAJA KARBON DAN BAJA PERKAKAS DENGAN PROSES BUSUR LISTRIK Rita Djunaidi
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (922.23 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v3i1.40

Abstract

Dalam penelitian ini di lakukan Proses Semprot Logam Busur Listrik dengan umpan Kawat Seng menggunakan variable logam dasar berbeda yaitu Logam Perkakas dengan Logam Karbon. Kekerasan Baja Perkakas 410 HV Sedangkan Baja Karbon mencapai 405 HV. Dari hasil penelitian Baja Perkakas lebih tinggi di banding Baja Karbon laju Aus Deposit Logam Semprot dipengaruhi kekerasan. Kata Kunci: umpan kawat seng, baja perkakas, baja karbon
ANALISIS WAKTU ANGKUT SAMPAH PADAT KHUSUSNYA DUMP TRUK PADA KAWASAN KECAMATAN ALANG-ALANG LEBAR KOTA PALEMBANG Aminuddin Aminuddin; Ramadhani Ramadhani; Putri Randini; Hendrik Jimmyanto
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.172 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i2.114

Abstract

Sistem pengangkutan sampah adalah sub-sistem dalam sistem manajemen sampah padat perkotaan untuk mengumpulkan dan mengangkut limbah dari sumber ke titik pengumpulan sementara, ke fasilitas pengolahan limbah atau ke pembuangan akhir atau TPA secara langsung. Dengan optimasi sistem ini diharapkan pengangkutan sampah menjadi mudah, cepat, serta biaya relatif murah dengan tujuan akhir meminimalkan penumpukan sampah yang akan memberi dampak langsung bagi kesehatan masyarakat dan keindahan kawasan. Kecamatan Alang-alang Lebar merupakan salah satu kecamatan yang mulai berkembang di Kota Palembang. Pada Kecamatan ini masih mengalami masalah persampahan di bidang pengelolaan persampahan ini, khususnya mengenai system pengangkutan sampah. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis sistem pengangkutan sampah khususnya dump truck di wilayah Kecamatan Alang-Alang Lebar Kota Palembang. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan dua metode yaitu metode pengambilan data dan metode analisis data. Pengolahan dan analisis data mengacu pada peraturan SNI 19-2454-2002, SNI 03-3243-2008 dan Permen PU No. 21 Tahun 2006. Berdasarkan hasil pengamatan, sistem pengangkutan sampah di Kecamatan Alang-Alang Lebar kota Palembang menggunakan SCS secara manual. Jumlah truk pengangkut sampah jenis dump truck berjumlah 3 unit dengan kapasitas masing-masing 6 m3 dengan total jarak tempuh yang berbeda. Analisis sistem pengangkutan sampah untuk dump truck yaitu menggunakan pola SCS dengan hasil total waktu per trip sebesar 4,23 – 5,65 jam/trip dan jumlah ritasi yang diperoleh sebesar 1,4 – 1,8 trip /hari. Kata Kunci : sistem pengangkutan sampah, dump truck, waktu per trip, ritasi
ANALISIS JARINGAN PERPIPAAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DAERAH LAYANAN MENDAYUN KECAMATAN MADANG SUKU I KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR Robi Sahbar; Pujiono T
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.311 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i2.122

Abstract

Sebagai penyelenggara SPAM, sarana yang dikelola oleh PDAM Gumawang Kabupaten OKU Timur belum mampu untuk dapat melayani kebutuhan masyarakat perkotaan secara menyeluruh, ditambah dengan laju pertambahan penduduk perkotaan yang demikian pesat serta aktivitas perkotaan yang tinggi sehingga pelayanan air bersih perkotaan yang dikelola PDAM tidak dapat dinikmati oleh sebagian besar masyarakat baik dari segi kualitas maupun kuatintas. Untuk mengatasi hal tersebut, PDAM Gumawang berencana untuk melakukan perluasan akses penduduk untuk memperoleh air minum dengan cara membangun SPAM pada wilayah yang belum memperoleh pelayanan.Tingkat pemakaian air per orang sangat bervariasi antara suatu daerah dengan daerah lainnya, sehingga secara keseluruhan penggunaan air dalam suatu sistem penyediaan air minum juga akan bervariasi. Bervariasinya pemakaian air ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain : iklim, standar hidup, aktivitas masyarakat, tingkat sosial dan ekonomi dan pola serta kebiasaan masyarakat dan hari libur. Hasil proyeksi penduduk untuk daerah layanan Kelurahan Mendayun pada tahun 20520 yaitu 5.362 jiwa, sedangkan untuk proyeksi kebutuhan pada tahun 2025 dengan pelayanan 4 kelurahan yang meliputi kelurahan Agung Jati, kelurahan Gunung Terang, Kelurahan Mendayun dan Kelurahan Tridadi sebesar 18.819 Jiwa. Hasil perhitungan kebutuhan air pada tahun 2025 dengan Prioritas Kelurahan Mendayun, Kebutuhan harian rerata adalah 12,73 lt/dtk, kebutuhan maksimum 14,00 lt/dtk, dan kebutuhan total pada jam puncak adalah 22,27 lt/dtk. Dari simulasi untuk pengembagan sistem jaringan distribusi air bersih di Kelurahan Mendayun didapatkan kondisi hidrolis debit 20 lt/dtk, dengan tekanan pompa 25,54 m dan direncanalan dengan menggunakan jaringan pipa HDPE diameter 6 Inc. Kata Kunci : Jaringan Perpipaan, standar kebutuhan air bersih, proyek, unit air baku, WaterCAD
ANALISA PERFORMANSI POMPA SENTRIFUGAL DENGAN VARIASI KECEPATAN PUTARAN MESIN DAN DEBIT ALIRAN Siti Zahara Nuryanti; Ratih Diah Andayani; Nopian Nopian
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.301 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i2.111

Abstract

Pompa adalah suatu mesin yang berfungsi untuk merubah energi mekanik dari suatu alat penggerak (driver) menjadi energi potensial fluida incompresible (cair). Pompa yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis sentrifugal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk manganalisa Performa pompa dengan variasi kecepatan putar dan debit aliran. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan putaran motor listrik yaitu : 1900 Rpm, 2300 Rpm, dan 2730 Rpm. Dari hasil pengujian didapat bahwa daya motor dan efisien berbanding lurus dengan debit aliran, sementara head total berbanding terbalik dengan debit aliran. Putaran mesin berbanding lurus dengan head total, daya motor dan efisiensi pada debit aliran yang sama. Head total terbesar diperoleh pada putaran mesin 2730 rpm pada debit 0 L/menit yaitu sebesar 17,1 m H2O, dan head total terendah diperoleh pada putaran 1900 rpm pada debit aliran 28 L/menit yaitu sebesar 3,0 m H2O. Daya maksimum diperolah sebesar 474,2 Watt pada putaran mesin 2730 rpm pada debit aliran 40 L/menit, sementara daya mesin minimum sebesar 270,5 Watt pada putaran mesin 1900 rpm dan debit aliran 0 L/menit. efisien maksimum didapat pada debit aliran 35 L/menit dengan efisien sebesar 14,1 %. Efisien mimimum sebesar 1,7 % pada debit aliran 5 L/min dan puratan mesin 1900 rpm. Pengoperasian pompa sentrifugal dipengaruhi oleh besarnya debit aliran. Spesifikasi pompa yang didapat sebagai berikut Head total 11,4 m; Debit aliran35 L/min; daya motor 459,2 watt Diameter pipa ¾ inci ; Kecepatan motor 2730 Rpm; Efisiensi pompa 14,1 % Kata Kunci: Pompa Sentrifugal, karateristik, Head total, Daya motor, Efisiensi
ANALISA PENGARUH MEDIA PENDINGIN DAN PEMBEBANAN DISC CAKRAM TERHADAP PUTARAN DAN TEMPERATUR KERJA PADA PRONY BRAKE Moh. Abdul Rahmansyah; Ambo Intang; Rusnandi Rusnandi
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.901 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i2.116

Abstract

Prony Brake adalah alat untuk mengukur unjuk kerja mesin dengan putaran rendah, komponen utamanya berupa disc brake (rem cakram) yang dimodifikasi sehingga bisa memvariasikan pembebanan dengan mengatur tekanan udara dari kompresor yang bekerja pada silinder master disc brake. Alat ini digunakan sebagai sarana praktikum performnasi mesin bagi mahasiswa prodi Teknik Mesin FT. Unitas Palembang. Permasalahan yang sering terjadi pada prony brake ini peningkatan temperatur yang tinggi sehingga kerja mesin terhenti, oleh karenanya pada penelitian prony brake diberi peralatan pendinginan berupa blower yang meghasilkan pendingianan bertekanan udara dan pompa air yang menghasilkan pendinginan air pada disc brake. Dari pengujian dengan tiga media pendingin, pengujian dengan mengunakkan media air paling baik untuk mengurangi panas berlebih di disc barake, dan dengan air juga putaran mesin pada pengujian tersebut lebih stabil perubahannya terhadap variasi pembebanan. Kata kunci : disc brake, prony brake, pendinginan, kecepatan putar, temperatur

Page 9 of 21 | Total Record : 203