cover
Contact Name
Gurid Pramintarto Eko mulyo
Contact Email
gurid@staff.poltekkesbandung.ac.id
Phone
+6281321079005
Journal Mail Official
juriskes@poltekkesbandung.ac.id
Editorial Address
Jl. Pajajaran 56 Cicendo Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
ISSN : 25798103     EISSN : 19798253     DOI : 10.34011
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung menerima publikasi dalam makalah penelitian artikel asli, makalah tinjauan, laporan kasus di Indonesia atau negara lain untuk memberikan pemahaman mengenai aspek kesehatan. Ruang lingkup Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah bidang : - Analis Kesehatan/ Tehnik Laboratorium Medik - Gizi - Farmasi - Keperawatan Gigi - Keperawatan - Kebidanan - Kesehatan Lingkungan - Promosi Kesehatan
Arjuna Subject : -
Articles 541 Documents
Peranan Media Cakram MP-ASI terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Pemberian MP-ASI Lisantri Puspa Wening; Pusparini Pusparini; Holil M. Par'i; Fred Agung; Fita Faiqotunnisa
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.457 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.660

Abstract

Data menunjukkan bahwa MP-ASI tidak diberikan pada waktu yang tepat sehingga ibu memberikan MP-ASI terlalu dini. Tujuan dari penelitian yaitu mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan media cakram MP-ASI terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang pemberian MP-ASI. Desain penelitian yang digunakan quasi experimental control group design. Sampel penelitian adalah ibu hamil. Pengukuran pengetahuan dan sikap tentang pemberian MP-ASI dilakukan sebanyak dua kali yaitu pretest dan posttest pada kelompok intervensi dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan (p=0.004) dan sikap (p=0.002) ibu hamil kelompok intervensi menggunakan media cakram MP-ASI pada. Hasil penelitian pada kelompok kontrol menunjukkan terdapat peningkatan pada pengetahuan (p=0.002) dan tidak terdapat pengaruh penyuluhan pada sikap (p=0.066) ibu hamil tanpa menggunakan cakram MP-ASI. Media cakram MP-ASI dapat dijadikan media bantu untuk meningkatkan pengetahuan pada ibu hamil. Untuk penelitian selanjutnya lebih fokus terhadap materi porsi pemberian MP-ASI serta diharapkan ada praktek pembuatan MP-ASI supaya tergambar dengan jelas materi dan teori yang sudah disampaikan.
PURPLE BLACKSOY LAYERED PANCAKE SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN SUMBER ANTOSIANIN DAN ISOFLAVON UNTUK MENCEGAH KANKER Tita Ratna Sari; Nadhifa Aisyah Amalia Rachmi; Osman Syarief; Gurid Pramintarto E.M; Pusparini Pusparini
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.152 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.663

Abstract

Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar 13% setelah penyakit kardiovaskular. Salah satu cara pencegahan kanker adalah mengonsumsi makanan sumber antosianin dan isoflavon. Antosianin berfungsi sebagai antioksidan dan mencegah terjadinya kanker. Isoflavon juga merupakan senyawa fitoestrogen yang berfungsi sebagai pencegah kanker. Ubi jalar ungu merupakan sumber antosianin dengan kandungan antosianin 110 mg/100gram, sedangkan kedelai hitam merupakan sumber isoflavon dengan kadar isoflavon 154-440 mg/100gram. Tujuan penelitian ini adalah membuat produk sebagai pangan fungsional dan alternatif makanan tinggi antosianin dan isoflavon serta menganalisa aspek kualitas Purple Blacksoy Layered Pancake yang meliputi sifat organoleptik, kadar antosianin, dan kadar isoflavon. Desain penelitian ini adalah studi eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Metode penelitian menggunakan uji organoleptik, sprektofotometri UV—VIS untuk antosianin. Penelitian ini melibatkan 30 panelis agak terlatih yang merupakan mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Bandung. Formulasi produk ini terdiri dari 3 imbangan tepung ubi ungu dan tepung kedelai hitam, yaitu imbangan 1 (80%:20%), imbangan 2 (70%:30%), dan imbangan 3 (60%:40%). Hasil uji Kruskal wallis menunjukkan adanya perbedaan untuk aspek warna, sedangkan tidak ada perbedaan untuk aspek rasa, aroma, dan tekstur. Imbangan 1 unggul dalam aspek warna dan aroma, sedangkan imbangan 2 unggul dalam aspek rasa dan tekstur. Kandungan antosianin tertinggi terdapat pada imbangan 1 dengan kandungan antosianin 17.85 mg. Isoflavon tertinggi terdapat pada imbangan 3 dengan kandungan isoflavon 15,3 mg. Produk ini diharapkan dapat dikembangkan sebagai makanan sumber antosianin dan isoflavon.
Peranan Jus Jambu Biji Merah Terhadap Kadar Asam Urat pada Penderita Hiperurisemia Yuniarti Diana; Gurid Pramintarto Eko Mulyo; Osman Syarief; Mira Mutiyani; Syafitri Sukmawati
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.612 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.669

Abstract

Pengendalian hiperurisemia dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C. Jus jambu biji merah merupakan salah satu produk yang mengandung vitamin C yang baik untuk penderita hiperurisemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian jus jambu biji merah terhadap kadar asam urat pada penderita hiperurisemia di wilayah kerja puskesmas pasirkaliki kota cimahi. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan sampel purposive sampling. Sampel berjumlah 14 orang. Sampel diberikan jus jambu biji merah, dengan jumlah jambu biji merah yang diberikan sebanyak 200 gr selama 7 hari berturut-turut. Data yang dikumpulkan meliputi kadar asam urat dari hasil pengukuran sebelum intervensi dan sehari setelah intervensi. Hasil penelitian yang didapat, ada pengaruh pemberian jus jambu biji merah penurunan terhadap kadar asam urat sebanyak 0,31 mg/dl (p=0,021) pada penderita hiperurisemia. Berdasarkan hasil penelitian, mengonsumsi jus jambu biji merah dapat dijadikan alternatif untuk menurunkan kadar asam urat pada penderita hiperurisemia. Kata kunci: Hiperurisemia, Kadar Asam Urat, Jus Jambu Biji Merah, Vitamin C ABSTRACT Control of hyperuricemia can be done by consuming foods that contain vitamin C. Red guava juice is one product that contains vitamin C which is good for patients with hyperuricemia. The purpose of this study was to determine the effect of guava red juice on uric acid levels in patients with hyperuricemia in the work area of ​​Pasirkaliki health center in Cimahi City. The research design used was Quasi Experiment with a purposive sampling sample. The sample is 14 people. Samples were given red guava juice, with the amount of red guava given as much as 200 gr for 7 consecutive days. The data collected included uric acid levels from the measurement results before the intervention and the day after the intervention. The results of the study obtained, there was an effect of the administration of red guava juice decreased to uric acid levels as much as 0.31 mg / dl (p = 0.021) in patients with hyperuricemia. Based on the results of the study, consuming red guava juice can be used as an alternative to reduce uric acid levels in patients with hyperuricemia. Key words: Hyperuricemia, Uric acid levels, Guava Juice, Vitamin C
PENGARUH PENDIDIKAN GIZI MENGGUNAKAN CERITA BERGAMBAR TERHADAP PENGETAHUAN DAN FREKUENSI KONSUMSI SAYUR BUAH PADA SISWA Dife Nur Tiara; Osman Syarief; Gurid Pramintarto Eko Mulyo; Mira Mutiyani; Sofi Siti Selviyanti
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.617 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.670

Abstract

Konsumsi buah dan sayur yang rendah masih merupakan masalah perilaku makan anak yang paling sering ditemukan. Salah satu faktor yang dominan dalam meningkatkan pengetahuan dan konsumsi sayur buah pada anak adalah adanya paparan yang berulang melalui pendidikan gizi salah satunya adalah menggunakan media cerita bergambar. Cerita bergambar merupakan buku yang berisi illustrasi gambar dan teks yang menceritakan kejadian sehari-hari yang biasanya dialami oleh anak-anak. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental, dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang baik pada kelompok intervensi dan kontrol yang ditentukan berdasarkan kriteria inklusi. Pengambilan data meliputi karakteristik sampel, pengetahuan dan frekuensi konsumsi didapatkan dari pengisian kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi (p) pada pengetahuan sebesar 0.013 dan frekuensi konsumsi sebesar 0.073 atau adanya pengaruh pendidikan gizi terhadap pengetahuan, namun tidak terdapat pengaruh pada frekuensi konsumsi. Disarankan terdapat peran ibu sebagai edukator dan inisiator untuk memotivasi anak dalam mengonsumsi sayur dan buah sesuai dengan anjuran dan adanya paparan berulang oleh pihak guru disela kegiatan belajar mengajar di sekolah.
PENDIDIKAN GIZI SEIMBANG DENGAN MEDIA VIDEO LAGU TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU SISWA SDN CICALENGKA VIII zalfa zakiyah komara
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.495 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.671

Abstract

Metode penyuluhan yang digunakan adalah ceramah dan tanya jawab dengan media yang digunakan adalah video lagu. Media video lagu merupakan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa sekolah dasar, dengan media video lagu siswa bisa belajar sekaligus bermain sehingga siswa tidak cepat bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan gizi seimbang terhadap pengetahuan dan perilaku siswa. Desain penelitian ini quasi experimental dengan pre-post test dengan jumlah sampel pada penelitian ini 18 orang (n=18). Penyuluhan diberikan sebanyak 3 kali. Pengaruh penyuluhan gizi seimbang terhadap pengetahuan siswa diuji menggunakan uji Wilcoxon Test, sedangkan pengaruh penyuluhan gizi seimbang terhadap perilaku siswa diuji menggunakan uji Dependent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penyuluhan gizi seimbang dengan media video lagu terhadap pengetahuan (p<0,000) dan perilaku (p<0,000). Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 49.33 menjadi 77.39 atau sebanyak 74%, kemudian rata-rata skor perilaku meningkat dari 39.94 menjadi 76.11 sebanyak 71%. Untuk merubah perilaku atau tindakan perlu dukungan dari orang tua maupun guru disekolah agar siswa bisa lebih termotivasi untuk mengubah perilakunya. Saran bagi penelitian selanjutnya yang sejenis sebaiknya media video lagu dibuat dengan memuat lebih banyak isi materi khususnya tentang fungsi protein dan sumber makanan tinggi protein, agar meningkatkan hasil yang lebih baik.
COOKIES TEPUNG UBI JALAR ORANYE, TEPUNG KEDELAI, DAN PUREE PISANG SEBAGAI PMT BALITA GIZI KURANG Eka Wardatul Jannah; Agus Sulaeman; Mona Fitria; Mulus Gumilar; Salma Tia Salsabila
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.917 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.673

Abstract

Prevalensi underweight pada balita di Jawa Barat termasuk tinggi, yaitu 15,1%. PMT sejauh ini berhasil dalam meningkatkan status gizi balita. Formulasi PMT dengan menggunakan bahan dasar lokal dapat mendidik masyarakat agar lebih mandiri dan dapat memanfaatkan bahan pangan yang ada disekitarnya. Ubi jalar oranye, kedelai, dan pisang merupakan tanaman lokal Indonesia yang memiliki kandungan gizi cukup tinggi. Ubi jalar oranye tinggi betakaroten, kedelai sebagai sumber protein nabati, dan pisang sebagai flavour alami dapat disubstitusikan kedalam cookies sebagai PMT balita gizi kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh imbangan tepung ubi jalar orange, tepung kedelai, dan puree pisang terhadap daya terima cookies meliputi warna, rasa, aroma, tekstur, dan overall, serta mengetahui nilai gizi cookies. Desain penelitian ini adalah Eksperimental. Panelis yang digunakan adalah 30 panelis agak terlatih. Analisis statistik yang digunakan adalah uji Kruskal Wallis (α ≤ 0,05). Hasil uji daya terima menunjukkan bahwa formula yang paling disukai adalah cookies F1 (30% tepung ubi jalar oranye, 50% tepung kedelai, dan 20% puree pisang) yang mengandung 186 kkal, 7,5 gram protein, 7,5 gram lemak, dan 23,5 gram karbohidrat per takaran saji (40 gram cookies). Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan daya terima pada aspek rasa (p = 0,002) dan tekstur (p = 0,003).
PENYULUHAN GIZI DENGAN MEDIA FLASHCARD TERHADAP PENGETAHUAN PESAN UMUM GIZI SEIMBANG PADA SISWA SEKOLAH Sofi Siti Selviyanti; Ichwanuddin Ichwanuddin; Judiono Judiono; Suparman Suparman; Dife Nur Tiara
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.369 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.674

Abstract

Pengetahuan gizi memegang peranan penting dalam menentukan derajat kesehatan masyarakat. Sehingga untuk meningkatkan pengetahuan diperlukan penyuluhan gizi dengan media yang menarik, salah satunya flashcard. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penyuluhan gizi menggunakan media flashcard terhadap pengetahuan pesan umum gizi seimbang pada siswa kelas V SDN Cikoneng 1 dan SDN H. Agus Salim. Desain penelitian yang digunakan yaitu quasi experiment dengan model rancangan pre-test and post-test control group design. Penelitian dilakukan pada siswa kelas V SDN Cikoneng 1 sebagai kelompok perlakuan yang berjumlah 23 orang dan SDN H. Agus Salim sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 46 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Penyuluhan dilakukan selama 30 menit lalu diberikan permainan dengan flashcard pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol menggunakan leaflet. Analisis data yang digunakan yaitu uji t-Dependen dan uji Man Whitney. Hasil penelitian pada kelompok perlakuan dan kontrol menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna nilai pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dengan masing-masing nilai p (p = 0,000). Media flashcard lebih efektif terhadap peningkatan pengetahuan pada siswa (p = 0,000). Bagi sekolah diharapkan dapat meneruskan media flashcard dan menyebarluaskan informasi mengenai Pesan Umum Gizi Seimbang. Kata kunci: Penyuluhan, Flashcard, Pesan Umum Gizi Seimbang
Produk Biskuit Berbasis Bayam dan Tepung Sorgum Sebagai Makanan Tambahan Ibu Hamil Syafitri S; Witri Priawantiputri; Surmita -; Maryati Dewi; Winda Nur Aisyah
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.011 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.676

Abstract

Biskuit menjadi salah satu pilihan konsumsi makanan selingan pada golongan ibu hamil. Biskuit merupakan bentuk makanan yang kering sehingga dapat dikonsumsi ketika kondisi ibu hamil sedang dalam keadaan mual. Kebutuhan gizi ibu hamil yang meningkat pada setiap trimester, mengharuskan ibu hamil mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang walaupun dalam keadaan mual, sehingga biskuit menjadi salah satu pilihan makanan selingan yang aman untuk dikonsumsi. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan bahan dasar bayam hijau dan tepung sorgum. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat produk makanan sumber zat besi berbasis bayam hijau dan tepung sorgum sebagai produk makanan tambahan pada ibu hamil. Penelitian ini dilakukan dengan pengujian organoleptik terhadap 30 orang panelis dan dilakukan uji kadar zat besi. Biskuit formula 2 memiliki penerimaan yang lebih baik dan kadar zat besi terbaik dibanding formula lainnya. Berdasarkan perhitungan nilai gizi per sajian (60 gram), biskuit formula 2 mengandung energi sebesar 316.55 kkal, protein 6.31 gram, lemak 12.94 gram, karbohidrat 52.03 gram, dan zat besi 12.66 mg. Untuk mengembangkan produk makanan selingan tinggi zat besi pada ibu hamil, perlu dilakukan kombinasi bahan dasar produk dengan sumber zat besi jenis heme. Kata kunci : Biskuit, bayam, tepung sorgum, zat besi.
INOVASI SHERBET WORTEL DAN UBI JALAR CILEMBU UNTUK MENINGKATKAN ASUPAN VITAMIN A DAN KALSIUM BALITA Nadhifa Aisyah Amalia Rachmi; Tita Ratna Sari; Osman Syarief; Widartika Widartika; Agustina Indri Hapsari
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.747 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.677

Abstract

Gangguan gizi pada balita dapat mengakibatkan terganggunya tumbuh kembang anak. Pemenuhan asupan zat gizi pada anak tidak hanya berfokus pada asupan zat gizi makro, namun juga asupan zat gizi mikro seperti vitamin A dan kalsium. Nadimin (2011), menyatakan bahwa dari 46 anak balita, terdapat 37 anak (80.4%) dengan tingkat kecukupan konsumsi vitamin A kurang. Menurut WHO, pada beberapa negara berkembang rata - rata asupan kalsium balita berkisar pada 300 - 400 mg per hari, kategori kurang jika dibandingkan dengan AKG. Ubi jalar Cilembu dan wortel merupakan contoh bahan makanan dengan kadar vitamin A dan kalsium yang cukup tinggi. Melihat hal tersebut, dilakukan diversifikasi pangan untuk mendapatkan produk baru (Carcium Sherbet) yang memiliki kadar beta-karoten (provitamin A) dan kalsium yang tinggi sebagai pangan fungsional yang baik untuk menjadi makanan selingan balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat produk Carcium Sherbet sebagai pangan fungsional dan alternatif makanan tinggi beta-karoten dan kalsium. Desain penelitian ini adalah studi eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Metode penelitian menggunakan uji organoleptik, studi literatur untuk mengetahui kadar beta karoten, dan kompleksometri untuk mengukur kadar kalsium. Penelitian ini melibatkan 30 panelis agak terlatih yang merupakan mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Bandung. Formulasi produk ini terdiri dari 3 imbangan (%) F1 (25 : 75), F2 (50 : 50), F3 (75 : 25). Hasil uji Kurskall Walis menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna di semua aspek organoleptik. Semakin tinggi jumlah wortel, semakin tinggi kadar beta-karoten dan kalsium yang terkandung dalam produk. Semakin tinggi kadar ubi jalar Cilembu, semakin lembut produk yang dihasilkan.
PENDIDIKAN GIZI TERHADAP PENGETAHUAN DAN ASUPAN PADA SISWA KURUS SEKOLAH DASAR Ayuningtiar .; Aryani Sudja; Mamat Rahmat; Mimin Aminah; Fita Faiqotunnisa; Hasbi M Haidhar
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.253 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.679

Abstract

Masalah gizi timbul akibat perilaku gizi seseorang yang salah yaitu ketidakseimbangan antara konsumsi gizi (asupan) dengan kecukupan gizinya. Anak sekolah dasar merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap ketidakcukupan gizi, sehingga anak sekolah harus dipantau agar ketidakcukupan gizi bisa dihindari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pendidikan gizi pada anak usia sekolah dasar sehingga diharapkan setelah diberikan pendidikan gizi, anak mampu menambah pengetahuan mengenai gizi, mengubah perilaku makan dan pola hidup sehingga meningkatkan kualitas hidup, serta memperbaiki keadaan gizi menjadi lebih baik pada masa dewasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan gizi terhadap pengetahuan gizi dan asupan makan pada siswa sekolah dasar dengan status gizi kurus. Desain penelitian yaitu quasi eksperimental one group pre-test and post-test. Sampel dipilih secara purposive sampling dan didapatkan jumlah sampel 19 orang dengan status gizi kurus (IMT<-2SD). Media yang digunakan yaitu booklet dan slide power point dengan metode ceramah dan tanya jawab. Hasil uji statistik menunjukkan ada pengaruh pendidikan gizi terhadap pengetahuan gizi siswa sekolah dasar secara bermakna (p=0,000). Pada asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat uji statistik menunjukkan tidak ada pengaruh yang bermakna pendidikan gizi terhadap asupan makan pada siswa sekolah dasar (energi p=0,147, protein p=0,0494, lemak p=0,712, dan karbohidrat p=0,126). Disarankan untuk adanya sosialisasi mengenai gizi seimbang dan malnutrisi kepada orang tua siswa untuk mengetahui status gizi dan kebutuhan makan anak sekolah dasar.

Page 8 of 55 | Total Record : 541


Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung (In Progress) Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes DepKes Bandung Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 6 No 4 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 6 No 3 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 6 No 2 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 5 No 4 (2012): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 5 No 2 (2012): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 5 No 1 (2012): JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG Vol 4 No 1 (2011): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 2 No 2 (2009): Jurnal Riset Kesehatan Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Riset Kesehatan More Issue