cover
Contact Name
Gurid Pramintarto Eko mulyo
Contact Email
gurid@staff.poltekkesbandung.ac.id
Phone
+6281321079005
Journal Mail Official
juriskes@poltekkesbandung.ac.id
Editorial Address
Jl. Pajajaran 56 Cicendo Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
ISSN : 25798103     EISSN : 19798253     DOI : 10.34011
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung menerima publikasi dalam makalah penelitian artikel asli, makalah tinjauan, laporan kasus di Indonesia atau negara lain untuk memberikan pemahaman mengenai aspek kesehatan. Ruang lingkup Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah bidang : - Analis Kesehatan/ Tehnik Laboratorium Medik - Gizi - Farmasi - Keperawatan Gigi - Keperawatan - Kebidanan - Kesehatan Lingkungan - Promosi Kesehatan
Arjuna Subject : -
Articles 541 Documents
Peran Yoghurt Kacang Merah Dalam Menurunkan Kadar Kolesterol Total Remaja Kegemukan Salma Fauzia Azka; Ichwannuddin Ichwannuddin; Dadang Rosmana; RR. Nur Fauziyah; Hada Shauti Sadida
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.465 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.708

Abstract

Kegemukan saat ini telah menjadi salah satu masalah utama kesehatan dunia. WHO menyatakan kegemukan merupakan suatu epidemi global. Kacang merah merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki kandungan serat dan flavonoid. Pengolahan kacang merah menjadi yoghurt memiliki kemampuan menurunkan kolesterol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran yoghurt kacang merah dalam menurunkan kadar kolesterol total pada remaja kegemukan. Desain studi eksperimental dengan dua kelompok. Populasi pada penelitian ini adalah remaja kegemukan. Sampel diambil dengan cara purposive sampling, sampel diambil 13 orang pada kelompok perlakuan dan 13 orang pada kelompok kontrol. Kelompok perlakuan adalah remaja kegemukan yang diberikan yoghurt kacang merah, sedangkan kelompok kontrol adalah remaja kegemukan yang diberikan edukasi gizi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2019. Data dikumpulkan meliputi jenis kelamin, usia, aktivitas fisik, status gizi, dan data asupan makan yang meliputi asupan lemak jenuh, kolesterol, dan serat. Data kadar kolesterol total sebelum dan sesudah pemberian yoghurt kacang merah selama 14 hari. Hasil menunjukkan bahwa kolesterol darah total ada penurunan bermakna pada kelompok perlakuan (p= 0,013). Kolesterol total tidak ada penurunan bermakna pada kelompok kontrol (p= 0,441). Perubahan kadar kolesterol total tidak ada penurunan bermakna antar kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p= 0,107). Ada perubahan penurunan kadar kolesterol total sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok perlakuan secara bermakna. Tidak ada perubahan penurunan kolesterol total antar kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Sampel disarankan untuk mengkonsumsi yoghurt kacang merah 225 ml untuk membantu menurunkan kadar kolesterol total.
Latihan Kesadaran Diri dan Terapi Kognitif dapat Meningkatkan Harga Diri Remaja Ni Putu Ariani; Nyoman Sudja
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 6 No 2 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6144.171 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v6i2.712

Abstract

ABSTRAK :Pada masa remaja harga diri merupakan salah satu kunci dalam kesuksesan hidup karena harga diri yang positif dapat membangkitkan rasa percaya diri. Harga diri sangat rentan terganggu pada masa remaja, sehingga remaja beresiko terjadi harga diri rendah. Hasil penelitian di sekolah MAN I Bogor Barat 61,53% remaja memiliki Harga diri rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan kesadaran diri dan terapi kognitif terhadap harga diri remaja. Manfaat penelitian untuk pengembangan program keperawatan kesehatan sekolah khususnya dalam intervensi latihan kesadaran diri dan terapi kognitif dalam meningkatkan harga diri remaja. Desain penelitian adalah Quasi Eksperimen pre post test with control group dengan jumlah sample 148 yang terdiri dari 74 remaja pada kelompok intervensi dan 74 remaja pada kelompok kontrol. Cara pengambilan sample adalah dengan multi stage random sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang sangat bermakna antara harga diri remaja sebelum mendapatkan intervensi dengan harga diri remaja setelah mendapatkan latihan kesadaran diri dan terapi kognitif. Sedangkan pada kelompok kontrol tidak ada perbedaan harga diri remaja. Terdapat perbedaan harga diri remaja pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol pada post test. Sebagai kesimpulan, hasil penelitian adalah, pelatihan kesadaran diri dan terapi kognitif dapat meningkatkan harga diri remaja.
Konseling Berhenti Merokok dan Grup Terapi Dapat Menurunkan Perilaku Merokok pada Remaja di Kecamatan Bogor Barat Ni Putu Ariani; Ati Nuraeni
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 5 No 4 (2012): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5744.298 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v5i4.713

Abstract

Adolescence is a period of transition from childhood to adulthood.During this period, adolescents are at risk of smoking behavior problems.Problems also occurred in the city of Bogor.ln 2006, the number of students as smokersin West Bogor as much as 36.9 percent.ln 2008 the proportion had increased to 55 percent.This study aimed to know the difference of effectiveness between smoking cessation counseling and group therapy to the smoking behavior.This study used a quasi-experimental design with two treatment groups which were a group therapy group and individual smoking cessation counseling.Number of samples was 18 respondents in counseling group and 18 respondents in the therapy group. The results showed that in counseling group decline in the number of cigarettes smoked per day from an average of 6.11 to 3.50 cigarettes/day. In group therapy group there was also reduction in the number of cigarettes smoked per day from an average of 4.82 to 3.28 cigarettes/day. There was no difference between the effectiveness of smoking cessation counseling to group therapy. However, there was a significant effect of smoking cessation counseling and group therapy for adolescent smoking behavior.Thus, smoking cessation counseling and group therapy was effective to reduce smokingbehavior in adolescent.
Peer Group Mempengaruhi Kepatuhan Berobat Lansia Hipertensi Ida Farida; Ni Putu Ariani
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 5 No 4 (2012): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5442.997 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v5i4.714

Abstract

Estimated that in 2020 the number of elderly in Indonesia around 30 million. Approximately 30-60 percent of the elderly may have hypertension.In elderly, hypertension is a major risk factor for the occurrence of complications of a heart attack, stroke, and kidney failure.To avoid the complications required compliance of elderly to modify lifestyle, such as anti-hypetensive medication, exercise, and regular blood pressure control.One of methods to facilitate the compliance of treatment of client was peer group. This study aimed to examine the influence of the peer group to compliance of treatment hypetension in elderly. This study used a quasi-experimental design with an intervention group and a control group. Respondents in the intervention group were divided into two small groups of 9-11 people. Peer group activities carried out once a week, for 6 weeks.The control group was given treatment in generally health education on treatment compliance of service standards of Posbindu.Treatment compliance was measured by attendance at posbindu, reducing salt, and regular exercise.The results showed that the intervention of peer group were significantly influence to comply hypertension treatment on elderly.Elderly hypertension followed peer group activities to comply with its management program so that the blood pressure of them could be lowered close to normal values (140/90 mmHg)
PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN HEMODIALISIS Nieniek Ritianingsih; Camalia S Sahat
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 6 No 2 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6151.782 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v6i2.715

Abstract

Pasien dengan gagal ginjal kronik (GGK), terutama yang menjalani hemodialisis akan menderita akibat uremia dan kelelahan. Pasien akan mengalami gangguan kualitas hidupnya. Latihan fisik bagi pasien hemodialisis dapat membantu meningkatkan kualitas hidup, namun masih banyak dilakukan di ruang hemodialisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan fisik terhadap kualitas hidup pasien hemodialisis di RS PMI Bogor. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pre dan post test design. Tiga puluh responden terlibat dalam penelitian ini untuk mengikuti latihan fisik selama 10 minggu (20 kali latihan). Short Form-36 (SF-36) dievaluasi sebelum dan sesudah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan fisik berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup pasien hemodialisis (dari 56,6 menjadi 64,56, P < 0,05). Sehingga dapat disimpulkan latihan fisik saat intradialisis dapat meningkatkan kualitas pasien hemodialisis pada skala komponen fisik.
PERBEDAAN WAKTU OPERASIONAL AERATOR LUMPUR AKTIF TERHADAP KADAR BOD, DO, SVI LIMBAH CAIR INDUSTRI SUSU Rizcar Maulana Raditieas; Tati Ruhmawati; Yosephina Ardiani S; Teguh Budi Prijanto
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.333 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.718

Abstract

Industri Susu merupakan industri yang memproduksi susu olahan siap minum, dan dari proses produksi tersebut menghasilkan limbah cair yang perlu diolah. Biological Oxygen Demand (BOD) adalah parameter yang dapat menyebabkan masalah bagi lingkungan dan lumpur aktif adalah pengolahan yang paling efektif. Dissolved Oxygen (DO) dan Sludge Volume Index (SVI) merupakan parameter yang dijadikan acuan untuk menilai keadaan lumpur aktif. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui perbedaan waktu operasional aerator dengan lumpur aktif selama 21 jam, 22 jam, 23 jam dan 24 jam terhadap kadar BOD, DO, dan angka SVI limbah cair industri susu. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan jumlah sampel sebanyak 40 buah dari 5 kali pengulangan. Sampel diambil dengan metode grab sampling pada influent dan effluent bak lumpur aktif. Hasil uji Kruskall Wallis data Parameter BOD, P value 0,162 > α (0,05); hasil uji One Way ANOVA Angka SVI, P value 0,482 > α (0,05); hasil uji One Way ANOVA Kadar DO, P value 0,719 > α (0,05), dari hasil statistik, disimpulkan tidak ada hubungan antara perlakuan terhadap parameter yang diperiksa. Penurunan tertinggi parameter BOD persentase 98,73%, 24 jam waktu operasional; Penurunan tertinggi parameter SVI persentase 81,30%, 24 jam waktu operasional; Kenaikan tertinggi parameter DO persentase 75,86%, 23 jam waktu operasional.
PERBEDAAN WAKTU TINGGAL TANAMAN CATTAIL (Typha angustifolia) TERHADAP PENURUNAN KADAR COD AIR LIMBAH DOMESTIK KANTIN Kartika Kartika; Neneng Yetty Hanurawaty; Teguh Budi Prijanto; Nany Djuhriah
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.669 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.720

Abstract

Air limbah domestik dengan karakteristik bahan organik tinggi ditunjukkan dengan meningkatnya kadar Chemical Oxygen Demand (COD). Tingginya kadar COD menyebabkan berkurangnya oksigen terlarut sehingga dapat mencemari lingkungan. Salah satu metode pengurangan kadar COD limbah cair domestik adalah lahan basah buatan tipe Subsurface Flow dengan tanaman Cattail (Typha angustifolia). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan waktu tinggal tanaman Cattail (Typha angustifolia) selama 3 hari, 5 hari dan 7 hari pada lahan basah buatan terhadap penurunan kadar COD air limbah domestik di kantin. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimen dengan desain pre-post test without control dengan total sampel sebanyak 240 L dari debit air limbah domestik 200 L/hari. Hasil menunjukkan rata-rata penurunan kadar COD pada waktu tinggal 3 hari, 5 hari dan 7 hari berturut-turut adalah 77,62%; 86,73%; dan 97,36%. Uji statistik One Way Anova menunjukkan terdapat perbedaan waktu tinggal tanaman Cattail (Typha angustifolia) pada lahan basah buatan terhadap penurunan kadar COD. Metode ini efektif untuk menurunkan kadar COD hingga memenuhi baku mutu pada waktu tinggal 7 hari.
PERBEDAAN WAKTU OPERASIONAL AERATOR LUMPUR AKTIF TERHADAP PENURUNAN KADAR COD LIMBAH CAIR INDUSTRI SUSU Erista Putri Fajriani; Sri Slamet Mulyati
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.865 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i1.721

Abstract

Industri susu merupakan salah satu industri yang menghasilkan kadar Chemical Oxygen Demand (COD) yang tinggi sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Salah satu metode pengurangan kadar COD limbah cair industri adalah pengolahan menggunakan proses biologi dengan kontak aerator selama 24 jam. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan waktu operasional aerator dengan lumpur aktif selama 21, 22, 23, dan 24 jam terhadap penurunan kadar COD limbah cair industri. Desain penelitian yang dilakukan adalah pre-post test without control dengan jumlah sampel sebayak 40 buah dari 5 kali pengulangan. Pengambilan sampel dilakukan secara grab sampling di bak treated water dan bak aerasi. Pengujian statistik dengan Kruskall Wallis menunjukan tidak adanya perbedaan pada perlakuan terhadap penurunan kada COD dengan nilai p 0,0432. Hasil pengujian menunjukan rata-rata penurunan kadar COD dari perlakuan 21 jam, 22 jam, 23 jam dan 24 jam secara berturut-turut adalah 1164,43 ppm (83,46%); 801,68 ppm (91,34%); 1241,68 ppm (77,77%) dan 939,94 ppm (90,81%).
PERBEDAAN WAKTU TINGGAL BIOFILTER SECARA AEROB DALAM PENURUNAN KADAR COD LIMBAH CAIR FARMASI Alisa Dianti Latifa; Tatang Rony S
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.325 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.722

Abstract

Salah satu limbah cair industri farmasi mengandung kadar Chemical Oxygen Demand (COD) yang tinggi sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Pada penelitian ini akan menganalisis perbedaan waktu tinggal biofilter (bioball) secara aerob yaitu waktu tinggal 6 jam, 7 jam, dan 8 jam dalam penurunan kadar COD limbah cair farmasi Jenis penelitian yaitu eksperimen dengan desain penelitian pre-post with control. Teknik pengambilan sampel yaitu grab sampling dan jumlah pengulangan sebanyak 6 kali. Jumlah sampel yang diuji yaitu 42 sampel dengan volume yaitu 1 liter dan volume sampel untuk pemeriksaan kadar COD sebanyak 10 mL.. Rata-rata kadar COD sebelum perlakuan yaitu 166,17 ppm. Hasil menunjukkan rata-rata penurunan kadar COD pada waktu tinggal 6 jam, 7 jam dan 8 jam berturut-turut adalah 38,33 ppm (23,04%); 49,83 ppm (29,99%); dan 71,17 ppm (42,82%). Hasil uji One Way Anova menunjukkan P value 0,000 < α (0,05) artinya terdapat perbedaan waktu tinggal biofilter secara aerob terhadap penurunan kadar COD. Waktu tinggal efektif untuk menurunkan kadar COD yaitu 8 jam. Disarankan untuk melakukan penambahan waktu seeding mikroorganisme dan meneliti terkait ketebalan biofilm terhadap penurunan kadar COD
PERBEDAAN DOSIS OZON (O3) TERHADAP PENURUNAN JUMLAH BAKTERI ESCHERICHIA COLI PADA AIR BERSIH DI PANTRY Zahra Nadia Putri; Agus Somad Saputra; Teguh Budi Prijanto; Leontine Awalun Nisa
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.198 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v11i2.723

Abstract

Industri Garment yang berada di Dayeuhkolot sumber air bersih yang digunakan berasal dari air tanah sehingga diperlukan adanya pengolahan air. Bakteri Escherichia coli merupakan salah satu parameter mikrobiologi yang sangat diperhatikan kandungannya dalam air bersih yang digunakan untuk di konsumsi maupun untuk mencuci alat makan. Dampak dari tingginya jumah bakteri Escherichia coli dapat mengakibatkan penyakit Diare. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan dosis ozon (O3) terhadap penurunan jumlah bakteri Escherichia coli pada air bersih di Pantry Industri Garment. Penelitian ini merupakan penelitian eskperimen skala lapangan dengan variasi dosis ozon (O3) 0,3 ppm, 0,4 ppm dan 0,5 ppm. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 24 sampel dengan 360 ml sampel air untuk pemeriksaan yang diambil dari 1.728 L air dalam tangki desinfeksi. Pengujian statistik menggunakan uji Anova dan menunjukkan adanya perbedaan dosis ozon (O3) terhadap penurunan jumlah bakteri Escherichia coli pada air bersih. Pengujian dilakukan sebanyak enam kali pengulangan didapatkan rata-rata persentase penurunan pada dosis 0,3 ppm sebesar 44,87%, pada dosis 0,4 ppm sebesar 66,14% serta pada dosis 0,5 ppm sebesar 89,10%.

Page 10 of 55 | Total Record : 541


Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung (In Progress) Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes DepKes Bandung Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 6 No 4 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 6 No 3 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 6 No 2 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 5 No 4 (2012): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 5 No 2 (2012): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 5 No 1 (2012): JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG Vol 4 No 1 (2011): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 2 No 2 (2009): Jurnal Riset Kesehatan Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Riset Kesehatan More Issue