cover
Contact Name
Sinta Paramita
Contact Email
sintap@fikom.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
prologia@fikom.untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Prologia
ISSN : -     EISSN : 25980777     DOI : -
Prologia (E-ISSN 2598-0777) is a national journal, which all articles contain student's writing, are published by Faculty of Communication Universitas Tarumanagara. Scientific articles published in Prologia are result from research and scientific studies conduct by Faculty of Communication students in communication field. Prologia published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 676 Documents
Analisis Employee Relations melalui Training dalam Membangun Loyalitas Karyawan (Studi pada Karyawan Divisi Teknik PT. Pelita Air Service) Syannaz Berliana Herpridjihan; Lusia Savitri Setyo Utami
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6513

Abstract

One of the functions of Public Relations is to establish harmonious relationships, both internal and external. Internal relationships in the form between the company and employees or employees and employees. Employee relations (internal relations) is an internal relationship maintained by the company so that employees feel comfortable, cared for by the company so that in the end it will generate a sense of loyalty towards the company itself. One of the employee relations methods used by PT. Pelita Air Service is through training and development in the form of overseas schools. To analyze the data, this research uses the case study method (single instrumental case study) by conducting in-depth interviews, observation, library research and online data search. Therefore this research is expected to be a reference in building employee loyalty through training programs. The results of this study indicate that PT. Pelita Air Service has conducted training programs and provided official ties as employee relations and has generated a high level of loyalty towards its employees.Salah satu fungsi Public Relations adalah untuk menjalin hubungan yang harmonis, baik internal atau pun eksternal. Hubungan internal berupa antara perusahaan dengan karyawan ataupun karyawan dengan karyawan. Employee relations (hubungan karyawan) merupakan hubungan internal yang di jaga oleh perusahaan hal ini agar karyawan merasa nyaman, diperhatikan oleh perusahaan hingga pada akhirnya akan menghasilkan rasa loyalitas terhadap perusahaan itu sendiri. Salah  satu cara employee relations yang di gunakan oleh PT. Pelita Air Service adalah dengan training (pelatihan)  dan pengembangan berupa sekolah ke luar negeri. Untuk menganalisa data, penelitian ini menggunakan metode studi kasus (single instrumental case study) dengan melakukan wawancara mendalam, observasi, studi kepustakaan dan penelusuran data online. Oleh karenanya penelitian ini diharapkan akan menjadi acuan dalam membangun rasa loyalitas karyawan melalui program training. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa PT. Pelita Air Service sudah melakukan program training training dan memberikan ikatan dinas sebagai employee relations dan menghasilkan rasa loyalitas cukup tinggi terhadap karyawannya.
Pengaruh Sosial Media (Instagram) dalam Meningkatkan Brand Awareness Kopi Kenangan Andrianus Agustinus; Ahmad Junaidi
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6605

Abstract

The growth of technology began to result in the emergence of various language uses that followed what media was used. Information technology emerges and a new stage in the composition of the world in the development of information information. This communication renewal if sorted from the beginning of the stage there are no words, words, scratches or alphabets, photos, tools, internet ethics to electronic media appear. The mass media are convinced to have a fantastic ability to influence knowledge, attitude and behavior of the public. Especially if the mass media can easily control the audience that produces views of events that will then take place. This study aims to measure the influence of Social Media (Instagram) in improving Brand Awareness Coffee Memories. Primary data collected using a questionnaire distributed to one hundred respondents who actively use social media (Instagram) on the coffee copy account. Data analysis using SPSS Ver. 23.0. This research consisted of 20 statements. Based on the results of the study, it is known that there is a significant positive impact on social media (Instagram) in increasing Brand Awareness. Of the two variables used in doing this research.Pertumbuhan teknologi memunculkan berbagai pemakaian bahasa yang mengikuti media apa yang dipakai. Teknologi informasi muncul dan terjadinya tahap baru susunan dunia dalam berkembangnya keterangan informasi. Pembaruan komunikasi ini jika diurutkan dari mulainya tahap tidak ada kata-kata,muncul kata-kata , goresan atau abjad, foto, sarana, etika berinternet hingga media elektronik. Media massa diyakinkan mempunyai kemampuan yang sangat fantastis dalam mempengaruhi ilmu pengetahuan, bersikap dan perilaku khalayak. Terlebih jika media massa dapat dengan mudah mengendalikan khalayak yang menghasilkan pandangan terhadap peristiwa yang kemudian akan berlangsung. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengukur pengaruh Media Sosial (instagram) dalam meningkatkan Brand Awareness Kopi Kenangan . Data primer yang terkumpul menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada seratus responden yang aktif menggunakan media sosial (Instagram) terhadap akun kopi kenangan. Analisis data menggunakan SPSS Ver. 23.0. Penelitian ini terdiri dari 20 butir pernyataan. Berlandaskan hasil penelitian, diketahui bahwa adanya dampak positif yang signifikan bagi media sosial (Instagram) dalam meningkatkan Brand Awareness. Dari kedua variabel yang digunakan dalam mengerjakan penelitian ini.
Promosi Cyber Film Bumi Manusia Safa Safa; Eko Harry Susanto
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6672

Abstract

Promotion in the cyber world today, if it is connected with the film industry becomes an interesting aspect to be understood and researched as part of advertising communication activities. One of the local films that successfully attracted the attention of the audience, and the author to do research is the Earth Human Film adapted from the novel titled the same as the film by the leading Indonesian literary writer, the well-known controversy, namely Pramoedya Ananta Toer. How did the promotion of cyber film human earth produced by Frederica from Falcon Pictures Production House succeeded in gaining an audience of 1,296,714 people in less than 1 (one) month since its initial airing released. This study uses the promotion mix theory (promotional mix) by G. Belch and M. Belch, with 6 basic elements namely advertising, direct marketing, internet marketing, sales promotion, publication, and personal selling. The results showed the dominant Falcon Pictures using internet marketing, advertising and publications, and chose not to use personal selling to promote human earth films. Suggestion The writer needs to explore the application to increase the number of movie sales and improvise the film's storyline to expand the audience segmentation.Promosi di dunia cyber saat ini, jika dihubungkan dengan industri perfilman menjadi satu aspek yang menarik untuk dimengerti dan diteliti sebagai bagian dari aktivitas komunikasi periklanan. Salah satu film lokal yang sukses menarik perhatian audiens dan Penulis untuk melakukan penelitian adalah Film Bumi Manusia yang diadaptasi dari Novel berjudul sama dengan filmnya, hasil karya sastrawan terkemuka Indonesia yang terkenal sekaligus kontroversial yaitu Pramoedya Ananta Toer. Dengan menggunakan metode kualitatif, Peneliti menguraikan bagaimana Promosi Cyber Film Bumi Manusia yang diproduseri oleh Frederica dari Rumah Produksi Falcon Pictures ini berhasil mendapatkan perolehan penonton sebesar 1.296.714 orang dalam waktu kurang dari 1 (satu) bulan sejak rilis tayang perdana. Penelitian ini menggunakan teori bauran promosi (promotional mix) oleh G. Belch dan M. Belch, dengan 6 elemen dasar yaitu iklan, direct marketing, internet marketing, promosi penjualan, publikasi, dan personal selling. Hasil penelitian menunjukkan Falcon Pictures dominan menggunakan internet marketing, beriklan dan publikasi, serta memilih untuk tidak menggunakan personal selling untuk promosi Film Bumi Manusia. Saran Penulis perlu adanya eksplorasi publikasi untuk menaikkan angka penjualan film dan improvisasi alur cerita film guna memperluas segmentasi penonton.
Pengaruh Motif Mengakses Akun Video dalam Aplikasi Chatting terhadap Kepuasan Khalayak (Survei terhadap Generasi Milenial yang Menggunakan LINE TODAY) Parousia Parousia; Riris Loisa
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6810

Abstract

Humans who continue to communicate with other humans cause the spread and acceptance of information increasingly consciously or unconsciously. This also causes a lot of renewal in various fields of life, including information technology. Now, information are more easily and quickly accessed through various existing media, including through new media and social media. The study aims to determine the effect of motives for accessing video accounts in chat applications towards audience satisfaction. This research uses social media theory, new media, and uses and gratification theory. The approach used is quantitative. The sampling technique used was non probability sampling, purposive sampling with a sample of 100 respondents who are millennials who access video accounts in a chat application (LINE TODAY). The technique of data collection is done by distributing Google Forms questionnaires consisting of 18 indicators. The final result obtained are the closeness between the two variables included in the high criteria. And there is an influence between the two variables whose direction is said to be positive.Manusia yang terus menerus melakukan komunikasi dengan manusia lain menyebabkan persebaran dan penerimaan terhadap informasi semakin meningkat secara sadar maupun tidak disadari. Ini juga menyebabkan banyak pembaharuan di berbagai bidang kehidupan, tak terkecuali teknologi informasi.  Kini, informasi semakin mudah dan cepat diakses melalui berbagai media yang ada, termasuk melalui media baru dan media sosial. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh motif mengakses akun video dalam aplikasi chatting terhadap kepuasan khalayak. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teori sosial media, media baru, penggunaan dan kepuasan media. Teknik sampling yang digunakan adalah non probabilitas, yaitu teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 100 responden yang merupakan generasi milenial yang mengakses akun video dalam aplikasi chatting (LINE TODAY). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner Google Forms yang terdiri dari 18 indikator.  Hasil akhir yang diperoleh adalah keeratan antara dua variabel termasuk dalam kriteria tinggi. Serta terdapat pengaruh antara kedua variabel yang arahnya dikatakan positif.
Front Matters Vol 4 No 2 Lydia Irena
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Front Matters Vol 4 No 2
Interaksi Simbolik dalam Word of Mouth Untuk Mengenalkan Iphone di Kalangan Persahabatan (Studi Etnografi Teori Peran Pengambilan Keputusan dalam Lingkungan Persahabatan) Daniel Christofer; Muhammad Adi Pribadi
Prologia Vol 5, No 1 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i1.8075

Abstract

The purpose of introducing the Iphone to friends in an environment of friendship is to influence an environment so that there is a common use of the product. The Iphone itself is one of the best mobile phones in its class compared to other competitors. Iphone users who are satisfied will be a promotional medium with word of mouth theory and will try to influence the environment so that they are like themselves. Consumers who have positive feedback according to role theory will act as initiators and influencers who will try to incorporate thoughts as Iphone users into their environment. The initiator himself tries to do one of the symbolic interaction theories, namely the pygmalion effect where a thinker turns into a reality. This research was conducted with the aim to find out how much the role of social interaction that occurs in an environment can influence the purchase decision of a product or service. This research is different from previous studies because on this occasion symbolic interactions were examined through word of mouth.Tujuan mengenalkan Iphone kepada para sahabat dalam lingkungan persahabatan adalah untuk memengaruhi sebuah lingkungan agar terjadi kesamaan penggunaan produk. Iphone sendiri merupakan salah satu handphone terbaik di kelasnya dibanding kompetitor lainnya. Para pengguna Iphone yang merasa puas akan menjadi media promosi dengan teori word of mouth, dan akan mencoba untuk memengaruhi lingkunga nya agar seperti dirinya. Konsumen yang memiliki feedback positif menurut teori peran akan bertindak sebagai initiator dan juga influencer yang akan mencoba memasukkan pemikiran sebagai pengguna Iphone ke dalam lingkungannya. Initiator sendiri mencoba melakukan salah satu teori interaksi simbolik yaitu pygmalion effect dimana sebuah pemikirin berubah menjadi sebuah kenyataan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui peran interaksi sosial yang terjadi di sebuah lingkungan dalam memengaruhi keputusan pembelian sebuah produk maupun jasa. Penelitian kali ini berbeda dari penelitian terdahulu karena pada kesempatan kali ini interaksi simbolik yang dikaji melalui word of mouth.
Perencanaan Komunikasi Pemasaran Starbucks Selama Covid-19: Studi Kasus Interaksi Simbolik Starbucks di Perumahan Citra Enam Febriyanto Febriyanto; Muhammad Adi Pribadi
Prologia Vol 5, No 1 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i1.8120

Abstract

Marketing communication is important especially in determining the success of a product. Starbucks that must be able to struggle in the midst of the COVID-19 pandemic that attacks many economic sectors in the world must set their marketing communication plans to match their initial targets. Although there are many considerations in determining planning in the midst of COVID-19. Starbucks image branch 6 establishes in advance the business objectives, strategy, tactics, rules, monitoring, and evaluation. In this research has a very important role. Determination of the right strategy and also how they set business goals in the midst of a pandemic virus will have an effect on their sales, of course after that they must also carry out monitoring and evaluation to see what they have set. This research uses a qualitative methodology with a case study method. Collecting data in this method by means of in-depth interviews, documentation, archival records and participant observation. In this research, there is an interaction that uses symbols such as regulations and the use of language in daily activities at Starbucks, the sixth image branch, especially in the midst of this co-19 pandemic.Komunikasi pemasaran merupakan hal yang penting terlebih dalam menentukan keberhasilan dari sebuah produk. Starbucks yang harus dapat berjuang di tengah masa pandemic COVID- 19 yang menyerang banyak sektor perekonomian di dunia harus menetapkan perencanaan Komunikasi pemasaran mereka agar sesuai dengan target awal mereka. Walaupun banyak pertimbangan dalam menentukan perencanaan di tengah COVID-19 ini.Starbucks cabang Citra 6 menetapkan terlebih dahulu Tujuan bisnis, Strategi,Taktis, Aturan, Monitoring, dan Evaluasi . Dalam penelitian ini memiliki peran yang sangat penting.Penentuan Strategi yang tepat dan juga bagaimana mereka menetapkan tujuan bisnis di tengah pandemi virus ini akan memberikan dampak ke penjualan mereka, tentu setelah itu mereka harus juga melakukan monitoring dan evaluasi untuk melihat apa yang telah mereka tetapkan. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dalam metode ini dengan cara wawancara mendalam, dokumentasi, rekaman arsip dan observasi partisipan. Dalam penelitian ini terjadi adanya interaksi yang menggunakan simbol-simbol seperti peraturan dan adanya penggunaan bahasa dalam kegiatan sehari-hari di Starbucks cabang Citra Enam terlebih di tengah pandemi covid-19 ini.
Viral Marketing Berbasis Komunitas (Studi Kasus terhadap Dance Cover Playcrew) Indra Ridwan Maulana; Sinta Paramita
Prologia Vol 5, No 1 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i1.8153

Abstract

Viral marketing is another form of word of mouth, or "news from one mouse click to the next click (word of mouse)." Which encourages consumers to tell products and services developed by the company or audio, video and written information to others online. In human community, the individuals within it can have intentions, beliefs, resources, preferences, needs, risks and a number of other similar conditions. The purpose of the research is to find out how community- based viral marketing (case study of Playcrew dance cover). This research is a qualitative research using a case study method. theories used in this research are Viral Marketing, Popular Culture, Advertising and Mass Communication, Community and Dance cover theories. This research uses interviews with key informants and informants, literature studies, and documentation for data collection. The results of this study are dance cover playcrew able to influence people to find out about the hallyu culture of South Korea.Viral marketing adalah bentuk lain berita dari mulut ke mulut, atau “berita dari satu klik mouse ke klik berikutnya (word of mouse).” Yang mendorong konsumen menceritakan produk dan jasa yang dikembangkan perusahaan atau informasi audio, video, dan tertulis kepada orang lain secara online. Dalam komunitas manusia, individu- individu di dalamnya dapat memiliki maksud, kepercayaan, sumber daya, preferensi, kebutuhan, risiko dan sejumlah kondisi lain yang serupa. Adapun maksud dari penelitian tersebut untuk mengetahui bagaimana viral marketing berbasis komunitas (studi kasus terhadap dance cover Playcrew). penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif yang menggunakan metode studi kasus. teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Viral Marketing, Budaya Populer,Iklan dan Komunikasi Massa, Komunitas dan Dance cover. penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan informan kunci dan informan, studi pustaka, dan dokumentasi untuk pengumpulan data. Hasil dari penelitian ini adalah dance cover playcrew mampu mempengaruhi masyarakat untuk mengetahui tentang budaya hallyu dari korea selatan.
Pemanfaatan Media Sosial Instagram Pada Online Shop @ivoree.id dalam Memasarkan Produk Jesslyn Jesslyn; Septia Winduwati
Prologia Vol 5, No 1 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i1.8178

Abstract

Social media creates changes in the world of marketing, especially promotion and advertising that results in the creation of online business trends. Ivoree is a local brand that sells women's shoes through Instagram to make sales, Ivoree started selling since September 2019 through Instagram social media. Ivoree began to experience development and use social media Instagram as its main promotional tool. The purpose of this study was to find out how to use Ivoree Instagram social media. The concept used in this research is the use of Instagram social media in marketing products. This research uses a qualitative approach with a case study method. While the data collection methods used are interviews, observation, documentation, and literature study. The results of this study are the use of social media on Instagram by uploading content and using features provided by Instagram to interact with followers, Ivoree also endorsed influencers on Instagram to attract the attention of its target market.Media sosial menciptakan perubahan pada dunia pemasaran khususnya promosi dan periklanan yang mengakibatkan terciptanya tren bisnis online. Ivoree merupakan merek lokal yang menjual sepatu perempuan melalui Instagram untuk melakukan penjualan. Ivoree mulai berjualan sejak September 2019 dan menggunakan media sosial Instagram sebagai alat promosi utamanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan media sosial instagram Ivoree. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemanfaatan media sosial Instagram dalam memasarkan produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah pemanfaataan media sosial di Instagram dengan mengunggah konten dan menggunakan fitur yang disediakan Instagram untuk berinteraksi dengan pengikutnya. Ivoree juga meng-endorse influencer di Instagram untuk menarik perhatian target pasarnya.
Komunikasi Pemasaran UMKM dalam Beradaptasi di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Hello Cafe) Ruth Ambar; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 5, No 1 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i1.10107

Abstract

Since the pandemic outbreak hit Indonesia, the most visible impact is the economic crisis. One of those affected was that UMKM (Micro, Small and Medium Enterprises) both in the service and production sectors experienced a significant decline in turnover, one of which is Hello Cafe. Hello Cafe will adapt to new circumstances, where business premises can reopen by complying with existing health protocols. Hello Cafe must be able to carry out proper marketing communications so that customers can come back to visit to improve their turnover and losses. The purpose of this research is to find, understand, and describe what marketing communications will be used appropriately at Hello Cafe to adapt to the covid-19 pandemic. Researchers chose to use a qualitative approach because they will conduct research and analysis on the phenomenon of marketing communication at Hello Cafe during the Covid-19 pandemic. The conclusion of this study is that effective marketing communication in adapting during the Covid-19 pandemic is personal selling to invite old customers to come back to Hello Cafe and word of mouth because most visitors come from recommendations from old customers who have visited.Sejak wabah pandemi melanda Indonesia, dampak yang sangat terlihat adalah krisisnya perekonomian. Salah satu yang terkena dampaknya adalah UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) baik dalam bidang jasa maupun produksi megalami penurunan omzet yang siginifikan, salah satunya adalah Hello Cafe. Hello Cafe akan beradaptasi dengan keadaan yang baru, dimana tempat usaha bisa kembali buka dengan mematuhi protokol kesehatan yang ada. Hello Cafe harus bisa melakukan komunikasi pemasaran yang tepat agar pelanggan dapat kembali berkunjung untuk memperbaiki omzet dan kerugian yang dialami. Tujuan penilitian ini adalah untuk menemukan, memahami, serta mendeskripsikan tentang komunikasi pemasaran apa yang akan digunakan secara tepat pada Hello Cafe untuk beradaptasi di masa pandemi covid-19. Peneliti memilih menggunakan pendekatan kualitatif karena akan melakukan riset dan analisis terhadap fenomena komunikasi pemasaran pada Hello Cafe dalam masa pandemi covid-19. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa komunikasi pemasaran yang efektif dalam beradaptasi di masa pandemi covid-19 adalah personal selling untuk mengajak pelanggan lama kembali berkunjung ke Hello Cafe dan word of mouth karena kebanyakan pengunjung berdatangan dari rekomendasi pelanggan lama yang sudah berkunjung.