cover
Contact Name
Sinta Paramita
Contact Email
sintap@fikom.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
prologia@fikom.untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Prologia
ISSN : -     EISSN : 25980777     DOI : -
Prologia (E-ISSN 2598-0777) is a national journal, which all articles contain student's writing, are published by Faculty of Communication Universitas Tarumanagara. Scientific articles published in Prologia are result from research and scientific studies conduct by Faculty of Communication students in communication field. Prologia published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 676 Documents
Pengaruh Diskon 9.9 Super Shoping Day Shopee terhadap Minat Beli Pengguna Aplikasi Shopee Aditya Putra Pratama; Moehammad Gafar Yoedtadi
Prologia Vol 5, No 1 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i1.10127

Abstract

This study aims to determine the effect of the Shopee discount program on the purchase interest of Shopee application users. The study population was the community in the neighborhood RT03 RW024 Perumahan Villa Gading Harapan, Bekasi. The theory used is the marketing mix theory, discount theory, and purchase interest. In this study, the authors of a questionnaire to 48 Shopee applications who live in the residential area of Villa Gading Harapan, Bekasi. The questionnaire was distributed via a Google form. Data analysis techniques use resistance test, regression analysis test, and hypothesis testing. Sampling using purposive sampling technique. From the results of questionnaire data processing assisted by the SPSS program, it was found that the program had (moderate) effect on the purchase interest of Shopee user applications. And each discount variable has a percentage of 50% which indicates that there is an effect of the discount program from Shopee.Penelitian ini bertujuan untuk mengentahui pengaruh program diskon Shopee terhadap minat beli pengguna aplikasi Shopee. Populasi penelitian ini adalah masyarakat di lingkungan RT03 RW024 Perumahan Villa Gading Harapan, Bekasi. Teori yang digunakan adalah teori bauran pemasaran, teori diskon, dan minat beli. Pada penelitian ini penulis menyebarkan kuesioner kepada 48 orang pengguna aplikasi Shopee yang berdomisili di lingkungan Perumahan Villa Gading Harapan, Bekasi. Kuesioner disebarkan melalui Google form. Teknik analisa data mengguanakan uji korelasi, uji analisis regresi,dan uji hipotesis. Penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Dari hasil pengolahan data kuesioner yang dibantu dengan program SPSS didapatkan hasil bahwa ternyata program diskon berpengaruh (sedang) terhadap minat beli pengguna aplikasi Shopee. Dan di setiap variabel diskon memiliki presentase sebesar 50% yang menunjukkan bahwa adanya pengaruh program diskon dari Shopee.
Analisis Personal Branding Selebgram Vincent Raditya di Instagram Mellisa Mellisa; H.H. Daniel Tamburian
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6486

Abstract

The problem in this research is how Vincent Raditya's celebrity forms Personal Branding in the Instagram social media account. This study uses data and interviews through the informant himself, Vincent Raditya and also data from the views of Vincent Raditya's followers. In the process of publishing it to the public so that it can be easier for researchers to carry out field research processes, especially for the process of collecting data. The theory used in this research is The Eight Law of Personal Branding theory. There are 4 informants used in this study. This technique collects data by interview while data analysis techniques use descriptive qualitative research with the stages of data reduction, data display, presentation of conclusions. The results of this study indicate that Vincent Raditya formed his personal branding by utilizing features in Instagram. Vincent Raditya's personal branding is seen from eight concepts namely specialization: the pilot program has the ability of public speaking and communication skills and has a hobby of making videos about the world of aviation and looking with his trademark wearing a pilot uniform. Leadership: Vincent Raditya has a leadership figure who is shown when carrying out his daily activities and is carried out properly. Personality: Vincent Raditya has a good personality, ridiculing, cheerful and likes to mingle with the community. Distinctiveness: Vincent Raditya has a difference in introducing himself through abilities and hobbies. Visibility: Vincent Raditya always holds monthly meet and greet activities for his followers. Unity: a good personality, ridiculing, cheerful and likes to blend in accordance with what is determined by the brand. Persistence: Vincent Raditya consistently builds his personal branding and is the type of person who follows the times. Goodwill: positive image and reputation of a pilot with his social life.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana selebgram Vincent Raditya membentuk Personal Branding diakun sosial media Instagram.. Penelitian ini menggunakan data dan hasil wawancara melalui informan itu sendiri yaitu Vincent Raditya dan juga data dari pandangan followers  Vincent Raditya. Dalam proses mempublikasikannya kepada masyarakat sehingga dapat  memudahkan peneliti untuk melakukan proses penelitian lapangan terutama untuk proses pengumpulan data. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori The Eight Law Of Personal Branding. Informan yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 4 orang. Teknik ini mengumpulkan data dengan wawancara sedangkan teknik analisis data menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi data, display data, penyajian kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Vincent Raditya membentuk personal branding nya dengan memanfaatkan fitur-fitur yang ada di dalam Instagram. personal branding Vincent Raditya dilihat dari 8 konsep yaitu secara spesialisasi: selebgram pilot memiliki kemampuan publik speaking dan skill berkomunikasi serta memiliki hobi membuat video tentang dunia aviasi dan berpenampilan dengan ciri khasnya memakai seragam pilot. Kepemimpinan: Vincent Raditya memiliki sosok kepemimpinan yang di tunjukan saat menjalankan kegiatan kesehariannya dan dilaksanakan dengan baik. Kepribadian: Vincent Raditya memiliki kepribadian yang baik, humoris, periang dan suka berbaur dengan masyarakat. Perbedaan: Vincent Raditya memiliki perbedaan dalam memperkenalkan dirinya yaitu melalui kemampuan dan hobi. Terlihat: Vincent Raditya selalu mengadakan kegiatan meet and greet setiap bulannya terhadap followers nya. Kesatuan: kepribadian yang baik, humoris, periang dan suka berbaur sejalan dengan yang ditentukan oleh brandnya. Keteguhan: Vincent Raditya konsisten membangun personal brandingnya dan merupakan tipe orang yang mengikuti perkembangan zaman. Nama baik: citra dan reputasi positif selebgram pilot dengan jiwa sosialnya.
Proses Interaksi Simbolik dalam Pembentukan PProses Interaksi Simbolik Perencanaan Komunikasi Pemasaran (Studi Kasus pada Instagram @Appetonindonesia) Angelia Febricha; Muhammad Adi Pribadi
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6503

Abstract

Product marketing activities can be carried out using Integrated Marketing Communication. With marketing communication, the company can inform the product to be marketed to the target market more broadly. This study examines the role of symbolic interactions in the marketing planning of the Appeton brand in marketing its products. This research uses a qualitative approach through the case study method. Data collection was done by in-depth interviews, observations, and records of PT. Biomed. The conclusion of this research is marketing communication planning on Instagram @appetonindonesia can be translated into several stages, namely analyzing the situation, strategy, implementation, and evaluation. Situation analysis is that there are generalized others, where there are rules to make advertisements in accordance with Indonesian customs or culture. The implementation phase has a pygmalion effect. The strategic stage is the Pygmalion effect. Where social media specialists must meet the desires of business managers in making promotional advertisements. At the implementation stage there is the application of generalized others as rules agreed upon together in the publication. The rule is to upload promotional material as much as 10x in one week. Evaluation is done by using special symbols that are mutually understood, such as engagement rate, impression.Kegiatan memasarkan produk dapat dilakukan menggunakan Komunikasi Pemasaran Terpadu. Dengan komunikasi pemasaran, perusahaan dapat menginformasikan mengenai produk yang hendak dipasarkan kepada target pasar secara lebih luas. Penelitian ini meneliti peran interaksi simbolik dalam perencanaan komunikasi pemasaran merek Appeton dalam memasarkan produk-produknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan rekaman arsip PT. Biomed. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perencanaan komunikasi pemasaran atas instagram @appetonindonesia dapat dijabarkan menjadi beberapa tahap, yaitu menganalisis situasi, strategi, implementasi, dan evaluasi. Analisis situasi ada terdapat generalized others, dimana adanya aturan membuat iklan yang sesuai dengan kebiasaan atau budaya Indonesia. Tahap implementasi terdapat efek pygmalion. Tahap srategi terdapat efek Pygmalion. Dimana sosial media spesialis harus memenuhi keinginan business manager dalam pembuatan iklan promosi. Pada tahap implementasi ada penerapan wujud generalized others sebagai aturan yang telah disepakati bersama dalam publikasi. Aturannya adalah mengunggah materi promosi sebanyak 10x dalam satu minggu.Evaluasi dilakukan dengan menggunakan simbol khusus yang saling dimengerti, seperti engagement rate, impression.
Interaksi Simbolik dalam Komunikasi Pemasaran Terpadu di PT. Creative Motion Pctures: Studi Kasus Komunikasi Pemasaran Film Once Upon a Time in Indonesia Ricardo Silenzie; Muhammad Adi Pribadi
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6514

Abstract

Integrated marketing communication planning in film marketing activities is implemented as a sales solution and promotes a film title to the public in a variety of effective and interactive ways in which the message in the film can touch the appropriate target audience. PT. Creative Motion Pictures is a film company that uses an integrated marketing communication planning formula to meet the needs of its audience. PT. Creative Motion Pictures formulas when planning marketing communication. The influence of symbolic interaction has a major contribution in the marketing communication planning of PT. Creative Motion Pictures. This research uses a qualitative methodology with a case study method. Data collection was done by participant observation, in-depth interviews with PT. Creative Motion Pictures. The conclusion of this research is that it has 4 stages of integrated marketing communication planning namely Film Products, Target Market, Promotion, Distribution. At all stages there are symbolic interactions such as language selection, organizational regulations, and company vision.Perencanaan komunikasi pemasaran terpadu dalam kegiatan pemasaran film diterapkan  sebagai solusi penjualan dan mempromosikan sebuah judul film kepada masyarakat dengan berbagai cara yang efektif dan interaktif dimana pesan dalam film bisa menyentuh target audience yang sesuai. PT. Creative Motion Pictures merupakan perusahaan film yang menggunakan formula perencanaan komunikasi pemasaran terpadu untuk memenuhi kebutuhan penontonnya. PT. Creative Motion Pictures formula-formula yang ketika melakukan perancanaan komunikasi pemasaran. Pengaruh Interaksi simbolik  memiliki kontribusi yang besar dalam perencanaan komunikasi pemasaran PT. Creative Motion Pictures. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipan, wawancara yang mendalam dengan tim PT. Creative Motion Pictures. Kesimpulan dari penelitian ini yakni memiliki 4 tahapan perencanaan komunikasi pemasaran terpadu yaitu Produk Film, Target Pasar, Promosi,Pendistribusian. Pada semua tahapan tersebut terdapat interaksi lambing-lambang seperti, pemilihan bahasa,peraturan organisasi, sampai visi perusahaan.
Pengaruh Celebrity Endorser Deddy Corbuzier Terhadap Brand Image J&T Express Eliza Eliza; Gregorius Genep Sukendro
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6606

Abstract

The growth of e-commerce at this time will reportedly open up great opportunities for freight forwarding companies, including Indonesia. One of them is J&T Express which is a newly established expedition service in 2015. This research has a target which is to understand whether there is an impact of Deddy Corbuzier endorsers in advertence on the brand image of J&T Express. The research respondents were users of J&T Express services, with 85 respondents. The research was made by applying quantitative methods using questionnaire data collection techniques. The analytical methods used in this study are Validity Test, Reliability Test, Normality Test, Simple Linear Regression Test, T Test and Correlation Coefficient. From the research obtained by the researcher from the results of linear regression, namely Y = 17.820 + 0.578X and obtained a significance level of 0,000 which means that there is an influence between celebrity endorser Deddy Corbuzier on the brand image of J&T Express on J&T Express. The results of this study states that celebrity endorser has a substantial impact on brand image of J&T Express. The impact of celebrity endorser Deddy Corbuzier on the brand image of J&T Express is a moderate positive relationship, this is evidenced by the correlation coefficient test with a value of 0.568.Pertumbuhan e-commerce pada saat ini dikabarkan akan membuka peluang besar bagi perusahaan pengiriman barang, termasuk Indonesia. Salah satunya adalah J&T Express yang adalah jasa ekspedisi yang baru didirikan pada Tahun 2015. Penelitian ini memiliki target yaitu untuk memahami apakah terdapat dampak endorser Deddy Corbuzier dalam advertensi tentang brand image J&T Express. Responden penelitian adalah pengguna jasa J&T Express, dengan banyak 85 responden. Penelitian dibuat dengan mengaplikasikan metode kuantitatif menggunakan metode penyebaran kuesioner. Metode penyelidikan yang dikenakan dalam penelitian ini adalah Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Normalitas, Uji Regresi Linier Sederhana, Uji T dan Koefisien Korelasi. Dari penelitian yang diperoleh peneliti dari hasil regresi linear yaitu Y= 17,820 + 0,578X serta memperoleh tingkat konotasi 0,000 yang memiliki arti terdapat dampak antara selebriti endorser Deddy Corbuzier terhadap brand image J&T Express pada J&T Express Hasil penelitian ini menyatakan celebrity endorser mempunyai dampak yang substansial terhadap brand image J&T Express. Dampak celebrity endorser Deddy Corbuzier terhadap brand image J&T Express adalah hubungan positif yang sedang, hal ini dibuktikan dengan melakukan penelitian yang menghasilkan nilai sejumlah 0,568.
Upaya GoPay Terhadap Mahasiswa di Kantin UNTAR Kampus 1 Livia Gracely Wahyu; Eko Harry Susanto; Sisca Aulia
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6674

Abstract

As time goes by, Technology and the economy creates new innovations that help human life, which is called financial technology (fintech). Financial Technology has a function to accelerate and facilitate various access to human finance. One of the companies in Indonesia that applies financial technology is GoJek. GoJek created GoPay as a financial technology that can be used to pay for all services in the GoJek application. However, now GoPay has developed and can be used in tenants who have collaborated with GoPay, such as Tarumanagara University Canteen Campus 1, which since 2019 has been working with GoPay so that students can transact using GoPay as a payment tool. Therefore, the researcher discusses GoPay's efforts in maintaining student purchase interest at Tarumanagara University. This research methodology is qualitative with a case study method based on the results of data from key informants / informants who have influence in this study. Based on the results of the interview, GoPay gave some efforts to students in the Tarumanagara University Campus 1 canteen.Teknologi dan ekonomi yang berkembang seiring berkembangnya zaman menciptakan inovasi baru yang menolong hidup manusia, yang disebut dengan financial technology (fintech). Financial Technology memiliki fungsi untuk mempercepat dan mempermudah berbagai akses keuangan manusia. Salah satu perusahaan di Indonesia yang mengaplikasikan financial technology adalah GoJek.  GoJek menciptakan GoPay sebagai financial technology yang dapat digunakan untuk membayar semua layanan di aplikasi GoJek. Namun, sekarang GoPay sudah berkembang dan dapat digunakan di tenant-tenant yang sudah bekerja sama dengan GoPay, seperti Kantin Universitas Tarumanagara Kampus 1 yang sejak tahun 2019 sudah bekerja sama dengan GoPay sehingga mahasiswa dapat bertransaksi menggunakan GoPay sebagai alat pembayarannya. Oleh sebab itu, peneliti membahas mengenai upaya GoPay dalam mempertahankan minat pembelian mahasiswa di Universitas Tarumanagara. Metodologi penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus berdasarkan hasil data dari narasumber/ key informan yang memiliki pengaruh dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil wawancara, GoPay memberikan beberapa upaya terhadap mahasiswa di kantin Universitas Tarumanagara Kampus 1. 
Pengaruh Celebrity Endorser dan Media Sosial Youtube Sebagai Sarana Cyber Branding Terhadap Keputusan Pembelian Neo Coffee Julia Stefani; Ahmad Junaidi
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6910

Abstract

In a marketing environment, effective communication is the most important thing that can bring the company achieved a history of success. The companies compete with each other as well as to seek a variety of things to do to promote their brands. Some examples include using celebrity endorser and make social media as a means of cyber branding youtube to promote their products. Currently we are in the era of technology and communications are growing very fast and are not restricted by time and space. By doing so, consumers are also increasingly selective in their choice of products, respectively. This study aimed to determine the effect of celebrity endorser and YouTube social media as a means of cyber branding on purchase decisions Neo Coffee. The method used is quantitative research methods. The samples used in this study were 75 people who are members of the NCT fandom in Instagram. Analysis of the data in this study using Validity Test, Test The reliability, Normality Test, Test Multiple Regression Analysis and Testing Hypotheses. Based on this research, it was found that the existence of significant influence and a strong hubungat between celebrity endorser and YouTube social media on purchasing decisions Neo Coffee.Dalam lingkungan pemasaran, komunikasi yang efektif merupakan hal terpenting yang dapat membawa perusahaan mencapai suatu kesusksesan. Perusahaan-perusahaan saling bersaing satu sama lain serta mengupayakan berbagai macam hal yang dapat dilakukan demi mempromosikan merk mereka. Beberapa contoh diantaranya adalah dengan menggunakan celebrity endorser dan menjadikan media sosial youtube sebagai sarana cyber branding untuk mempromosikan produk mereka. Saat ini kita sedang berada di dalam era teknologi dan komunikasi yang berkembang sangat cepat serta tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Dengan begitu, konsumen juga semakin selektif dalam menentukan produk pilihan mereka masing- masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh celebrity endorser dan media sosial youtube sebagai  sarana cyber branding terhadap keputusan pembelian Neo Coffee. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 75 orang yang merupakan anggota fandom NCT di Instagram. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Uji Validitas, Uji Reabilitas, Uji Normalitas, Uji Analisis Regresi Berganda, dan Uji Hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa adanya pengaruh signifikan dan hubungat yang kuat antara celebrity endorser  dan media sosial youtube terhadap keputusan pembelian Neo Coffee.
Analisis Branding Haka Dimsum Melalui Komunikasi Visual Hokky Putra Pangestu; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 5, No 1 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i1.8084

Abstract

Digital era is a phenomenon that happening in the present and digital era is a technological advancement that is used by everyone. Haka Dimsum in conducting promotions in the digital era is the most important activity. The goal promotional activities carried out by Haka Dimsum is to trigger branding, it serves to provide an identity that has a characteristic of the product. To do the branding, Haka Dimsum creates contents in the form of photos and videos. Contents presented to the public, the contents have a role to convey the message by visual communication. This can be helped by using social media, especially Instagram because there are many users. This research discusses about, how to do branding analysis by Haka Dimsum with visual communication.This research method is done by way of case studies theory, which means learning more about a process in this research. This research aims to determine and describe the branding analysis conducted by Haka Dimsum through visual communication. The results of this research, can be seen with the interesting content like to tell a story and entertaining, can make audiences interested with the sales of product and interesting content is the most important part to do selling activity. Era digital adalah fenomena yang terjadi pada masa kini.  Era ini merupakan kemajuan teknologi yang dimanfaatkan oleh semua orang. Haka Dimsum dalam melakukan promosi di era digital merupakan kegiatan terpenting. Kegiatan promosi yang dilakukan Haka Dimsum mempunyai tujuan untuk branding, hal tersebut berfungsi untuk memberikan identitas agar mempunyai ciri khas terhadap produk. Untuk melakukan branding Haka Dimsum membuat konten berupa foto dan video, konten yang disajikan kepada khalayak mempunyai peran untuk menyampaikan pesan yaitu dengan cara komunikasi visual. Hal tersebut dapat dibantu dengan menggunakan media sosial terutama Instagram karena penggunanya banyak. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui dan menggambarkan analisis branding yang dilakukan Haka Dimsum melalui komunikasi visual. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara studi kasus yang berarti mempelajari lebih lanjut tentang suatu proses dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan agar mengetahui dan menggambarkan branding Haka Dimsum melalui komunikasi visual. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa dengan konten yang menceritakan dan menghibur dapat membuat khalayak tertarik dengan produk yang dijual dan betapa pentingnya ketika menjual produk dengan menggunakan ide konten yang menarik.
Strategi Pengarang Ghosty’s Menghadapi Persaingan Komik Digital (Studi pada Komik Ghosty’s) Elias Benny Alricoh; Sinta Paramita; Nigar Pandrianto
Prologia Vol 5, No 1 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i1.8078

Abstract

Technology is developing rapidly, technology products are created to provide convenience to the community, which is new media. When through the development of technology, the spread of comics is also widely spread, comics that were originally using print media are now developing using digital media. To disseminate comic content, digital comic authors now using social media to promote their comics to a large extent. So digital comic authors need a strategy to disseminate digital comic content, attract readers, and get collaborative offers to raise their name. In this research the authors used a descriptive qualitative analysis method, to find out the strategies used by Ghosty's comic authors in spreading, and raising their names. The author collected data by interviewing the author of Ghosty's Comic, and his friends at once readers to get the data needed in this research. The results of this reserach illustrate that it is important to use strategies to create interesting digital comic content so that the Ghosty's comics can get collaborations such as Tokopedia, Orang Tua Group, Line Webtoon.Teknologi berkembang dengan pesat, banyak produk teknologi diciptakan untuk memberikan kemudahan pada masyarakat, salah satunya adalah media baru. Saat melalui perkembangan teknologi medium penyebaran komik juga meluas, komik yang semula menggunakan media cetak kini berkembang menggunakan media digital. Untuk menyebarkan konten komik, pengarang komik digital kini menggunakan media sosial untuk mempromosikan komiknya ke kalangan yang luas. Maka pengarang komik digital memerlukan sebuah strategi untuk melakukan penyebaran konten komik digital, menarik pembaca, dan mendapatkan tawaran kolaborasi untuk membesarkan namanya. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif analisis,  untuk mengetahui strategi yang digunakan pengarang komik Ghosty’s dalam menyebarkan, dan membesarkan namanya. Penulis mengumpulkan data dengan melakukan wawancara dengan pengarang komik Ghosty’s, dan teman sekaligus pembacanya untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa pentingnya menggunakan strategi untuk membuat konten komik digital yang menarik sehingga dengan besarnya nama komik Ghosty’s bisa mendapatkan kolaborasi seperti Tokopedia, Orang Tua Group, Line Webtoon.
Komunikasi Eksternal Marketing Public Relations Dalam Membangun Citra Positif Perusahaan (Studi Kasus pada PT Sasa Inti) Aurelia Thomas; Roswita Oktavianti
Prologia Vol 5, No 2 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i2.10214

Abstract

Public Relations contributes to the marketing efforts of a company in fostering external relations. MPR is needed to become a bridge between product sales and the creation of a corporate image. In this research, the researcher tries to explain more deeply about how MPR external communication carried out by one of the fast-moving consumer good (FMCG) companies, namely PT Sasa Inti, in building a positive image. This study aims to see how MPR's external communication practices in building a positive image of the company through several forms of communication, programs, strategies and techniques that are able to support in influencing the public as well as realizing consumer loyalty. This research uses a qualitative approach with a case study method. The case study was conducted at PT Sasa Inti Jakarta. Data collection was carried out by interviewing techniques which were conducted face-to-face by applying the Covid-19 health protocol, observation, namely non-participant observation through a website visit and documentation in the form of photo awards obtained by this company. The MPR external communication carried out by PT Sasa Inti in building a positive image occurs reciprocally, namely communicating from the organization to the audience and vice versa, such as dealing with customers, communities and government. Public Relations berkontribusi dalam upaya marketing sebuah perusahaan dalam membina hubungan eksternal. Marketing Public Relations (MPR) Sangat dibutuhkan untuk menjadi jembatan antara penjualan produk dan penciptaan citra perusahaan. Di dalam penelitian ini, peneliti berusaha menjelaskan lebih dalam mengenai bagaimana komunikasi eksternal MPR yang dilakukan salah satu perusahaan barang konsumen yang bergerak cepat atau fast moving consumer good (FMCG) yaitu PT Sasa Inti dalam membangun citra positif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana praktik-praktik komunikasi eksternal MPR dalam membangun citra positif perusahaan melalui beberapa bentuk komunikasi, program, strategi maupun teknik yang mampu mendukung dalam mempengaruhi publik sekaligus mewujudkan loyalitas konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Studi kasus dilakukan pada PT Sasa Inti Jakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara yang dilakukan secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, observasi yaitu non-participant observation melalui website visit dan dokumentasi berupa foto penghargaan yang didapat oleh perusahaan ini. Komunikasi eksternal MPR yang dilakukan PT Sasa Inti dalam membangun citra positif  terjadi secara timbal balik yaitu berkomunikasi dari organisasi kepada khalayak dan sebaliknya, seperti berhubungan dengan pelanggan, komunitas dan pemerintah.