Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton seeks Review articles, Case reports and original contributions from all areas of: Social Science and Humanities: Arts and Humanities, Business Management, Hotel Management, Management, Tourism, Accounting, Decision Science, Education, Economics, Law, Finance, Psychology, Political Science, Physical Education, English Literature, Social Work and History. Life Sciences: Agricultural, Biological Sciences, Biotechnology, Biochemistry, Genetics, Molecular Biology, Environmental Science, Ecology, Arachnology, Biodiversity and Conservation, Entomology, Limnology, Ichthyology, Malacology, Immunology and Microbiology, Neuroscience, Marine Biology. Health Science: Medicine and Dentistry, Nursing and Health Professions, Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Science, Veterinary Science, Veterinary Medicine. Physical, Chemical Science and Engineering: Chemical Engineering, Chemistry, Computer Science, Earth and Planetary Science, Energy, Mathematics, Physics and Astronomy, Engineering, Material Science, Statistics. The Journal invites original Research Papers, Review articles, Technical or Case reports and Short communications that are not published or not being considered for publication.
Articles
516 Documents
Efektivitas Komunikasi Persuasif Ibu Dalam menanggulangi Kondisi Psikis Anak Pengguna Narkoba di Desa Suka Jaya Aceh Tenggara
Muridayani;
Siregar, Muhammad Habibi
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 10 No. 3 (2024): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/pencerah.v10i3.6025
Penelitian ini memfokuskan pada efektivitas komunikasi persuasif ibu dalam menanggulangi kondisi psikis anak pengguna narkoba di Desa Suka Jaya, Aceh Tenggara. Anak pengguna narkoba sering mengalami berbagai gangguan psikis seperti depresi, kecemasan, dan isolasi sosial. Peran ibu sebagai komunikator utama dalam keluarga menjadi sangat penting dalam mendukung pemulihan kondisi psikis anak-anak tersebut. Peneltian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan proses melalui wawancara mendalam dengan ibu dari anak pengguna narkoba, serta observasi partisifatif di lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami lebih mendalam mengenai komunikasi persuasif ibu terhadap anaknya yang menggunakan narkoba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif yang dilakukan ibu, melalui pendekatan empati, dukungan emosional, dan komunikasi dua arah yang efektif, dapat berperan signifikan dalam meningkatkan kondisi psikis anak. Ibu yang mampu membangun kepercayaan dan memberikan motivasi secara terus menerus kepada anak, cenderung berhasil menciptakan lingkungan yang lebih kondusif untuk pemulihan anak.
Komunikasi Interpersonal Guru Bahasa Indonesia dalam Pelaksanaan Muhadharah terhadap Peningkatan Kepercayaan Diri Peserta Didik di SMP Negeri 2 Panyabungan
Amelia, Ramadhani Nanda;
Nurhanifah
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 10 No. 3 (2024): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/pencerah.v10i3.6026
Komunikasi Interpersonal merupakan komunikasi yang di dalamnya ada unsur keakraban dan saling mempengaruhi diantara pihak-pihak yang berkomunikasi. Komunikasi Interpersonal sangat erat kaitannya dengan kepercayaan diri peserta didik sehingga guru berperan penting dalam membangun hubungan yang baik dengan peserta didik. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi interpersonal guru dalam pelaksanaan muhadharah untuk meningkatkan percaya diri peserta didik di SMP Negeri 2 Panyabungan. Adapun jenis penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kepercayaan diri peserta didik di SMP Negeri 2 Panyabungan lebih dominan negatif. Minimnya kepercayaan diri ditandai karena kurangnya kosa kata dalam berkomunikasi dan malu yang tinggi terhadap teman-temannya sehingga mengakibat anak-anak malas menghafal teks ceramah dan banyak memberikan alasan untuk tidak bisa berhadir, namun dengan komunikasi interpersonal yang efektif dilakukan oleh guru pembina dalam kegiatan Muhadharah yang dilakukan setiap sekali seminggu pada hari Jumat Pagi mampu memberikan perubahan serta peningkatan terhadap rasa percaya diri peserta didik.
Implementation of Project-Based Learning to Enhance Activeness and Statistics Learning
Rafianti Bau, Siti;
Napitupulu, Bettisari;
Kho, Ronaldo
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 11 No. 4 (2025): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton (Special Issue)
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study examines the effectiveness of the Project-Based Learning model in improving students’ activeness and learning outcomes in the Statistics subject at SMK Negeri 3 Kesehatan dan Pekerjaan Sosial Mimika. The research was conducted to determine how far this learning model can foster active participation and enhance students’ understanding through meaningful learning experiences. The main objective is to create a dynamic learning atmosphere where students are directly involved in exploring, designing, and presenting projects related to statistical concepts. The study applied a quantitative approach using a Classroom Action Research design consisting of planning, action, observation, and reflection stages. Data collection utilized observation sheets, project rubrics, and achievement tests. The findings indicated that students became more engaged during the learning process, showing greater initiative and collaboration in completing project tasks. Learning outcomes also demonstrated noticeable improvement, with students achieving higher levels of comprehension and problem-solving ability. Moreover, the project results reflected students’ creativity and ability to apply statistical concepts in practical contexts. Overall, the implementation of the Project-Based Learning model succeeded in promoting an active, participatory, and student-centered classroom environment, supporting both cognitive and affective learning growth among students.
Improving Mathematical Problem-Solving Skills through the Problem-Based Learning Model on Financial Literacy Material
Uliana;
Napitupulu, Bettisari;
Hutabarat, Ida Mariati
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 11 No. 4 (2025): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton (Special Issue)
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study investigates the effectiveness of the Problem Based Learning (PBL) model in enhancing students’ mathematical problem solving skills within the context of financial literacy. The study was motivated by the low level of students’ ability to solve mathematical problems, particularly in applying concepts related to financial literacy. The purpose of this research was to improve students’ problem solving skills by implementing the PBL model as an alternative to conventional teacher centered learning. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted with seventh grade students at SMP Al Ihsan Kotaraja, Jayapura City. The research was carried out in two stages consisting of a preliminary phase and one cycle of PBL implementation. The findings indicate that the application of the PBL model led to notable improvements in students’ mathematical problem solving abilities. The results also revealed that students became more engaged, enthusiastic, and independent in the learning process. Teacher activities were observed to be more effective in facilitating student centered learning through the use of contextual problems in financial literacy. In conclusion, the PBL model proved to be an effective instructional approach for strengthening mathematical problem solving skills while simultaneously fostering collaboration, critical thinking, and meaningful learning experiences in financial literacy.
Analysis of Eighth-Grade Students’ Critical and Creative Thinking Skills In Solving Open-Ended Mathematics Problems
Rifiyani;
Kho, Ronaldo;
Hutabarat, Ida Maryati
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 11 No. 4 (2025): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton (Special Issue)
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Mathematics plays a crucial role in fostering students’ logical and higher-order thinking skills, yet many Indonesian students still struggle with problem-solving, particularly in applying mathematical concepts to financial literacy contexts. This study aims to analyze the critical and creative thinking abilities of eighth-grade students at SMP Al-Ihsan Kotaraja in solving open-ended mathematical problems. A descriptive qualitative approach was employed, with participants categorized into high, moderate, and low academic achievement levels. Data were collected through open-ended problem-solving tests, interviews, and classroom observations, and analyzed using rubrics for critical and creative thinking. The findings reveal that high-achieving students reached maximum scores across indicators of critical and creative thinking, demonstrating strong reasoning, reflection, and originality in solutions. Conversely, students with moderate and low achievement levels experienced difficulties in constructing valid inferences, generating diverse strategies, and elaborating on problem-solving processes. These results highlight the effectiveness of open-ended problems as diagnostic and instructional tools for developing higher-order thinking skills. The study underscores the importance of differentiated instruction to address students’ varying abilities and suggests that the integration of the Problem-Based Learning model can enhance mathematical problem-solving skills while strengthening financial literacy.
Strategi Hedging Tiongkok dalam Rivalitas Geopolitik Iran dan Israel di Kawasan Timur Tengah
Supit, Allesandro Juventy Esatoroan;
Wibisono, Indra Wisnu;
Fretes, Christian HJ de
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 11 No. 3 (2025): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton, Indonesia
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/pencerah.v11i3.7496
Strategi hedging Tiongkok dalam hubungannya dengan Iran dan Israel mencerminkan pendekatan pragmatis dan multidimensi untuk memaksimalkan kepentingan nasional di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah yang kompleks. Sebagai kekuatan global yang sedang naik daun, Tiongkok tidak hanya memprioritaskan stabilitas energi dan ekonomi, tetapi juga berusaha memperluas pengaruh politik tanpa terlibat langsung dalam konflik regional. Melalui strategi ini, Tiongkok membangun hubungan ekonomi dan politik yang seimbang dengan kedua negara yang saling bermusuhan untuk mengurangi risiko ketergantungan pada satu pihak sekaligus menjaga akses ke sumber daya dan pasar strategis. Tujuan penelitian ini adalah melihat bagaimana pengaruh Tiongkok sebagai external power dengan menggunakan strategi hedging dalam mempengaruhi rivalitas geopolitik Iran dan Israel di kawasan Timur Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa Tiongkok memanfaatkan strategi hedging sebagai fleksibilitas diplomasi, sehingga memungkinkan Tiongkok untuk tidak berpihak kepada salah satu negara. Dengan begitu, Tiongkok dapat menjalin kerja sama bersama kedua negara dan mendapatkan keuntungan tanpa terlibat konflik secara langsung.