cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2021)" : 21 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TALKING STICK MELALUI PEMBELAJARAN PPKN PADA KELAS IV SDN MELONG MANDIRI 2 Santi Risnawati; Linda Hania Fasha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah hasil belajar siswa dalam pembelajaran PPKN didalam kegiatan ulangan harian rata-rata siswa cenderung menerima nilai dibawah KKM, rata-rata siswa memandang pembelajaran PPKN membosankan dan kurang menyenangkan serta dan juga permasalahan di SD tersebut. Tujuan pada penelitian ini merupakan mengetahui imbas dan peningkatan hasil belajar siswa, dalam pembelajaran PPKN setelah diterapkan model talking stick serta mengetahui kelebihan dan kekurangan pada hasil belajar siswa melalui pembelajaran PPKN dengan menggunakan model talking stick. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan 2 siklus. Adapun subyek dalam penelitian tindakan kelas ini merupakan siswa IV SDN Melong Mandiri 2. Bedasarkan analisis data bisa disimpulkan bahwa dalam siklus 1 ketuntasan siswa dalam materi ini rata-rata siswa hanya mendapatkan 62,14 sedangkan dalam siklus 2 dengan menggunakan model talking stick semakin tinggi mendapatkan nilai rata-rata 82,32, hasil siswa juga meningkat.
PEMBELAJARAN MEMBACA DONGENG SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ROLE PLAYING MELAUI MEDIA GAMBAR Tika Kartika; Muhamad Rizal Fauzi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah implementasi pembelajaran membaca dongeng, respon guru dan siswa dalam pembelajaran membaca dongeng menggunakan metode role playing, melalui media gambar serta kesulitan yang dialami siswa dalam kegiatan Role playing dalam pembelajaran membaca dongeng. Pembelajaran membaca dongeng yang diterapkan pada siswa kelas IV Sekolah Dasar  dengan menggunakan metode role playing  melalui media gambar memudahkan guru dalam menyampaikan materi tentang dongeng dan kesesuaian materi dengan metode yang digunakan. Siswa  dapat bermain peran sesuai dengan tema dongeng secara berkelompok, sehingga merangsang siswa untuk lebih aktif, kreatif, berani, dan kritis dalam menyampaikan pendapat yang ditampilkan setiap kelompok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Skenario dan implementasi menunjukkan adanya temuan di lapangan yaitu metode role playing merupakan metode yang baru digunakan guru dalam pempelajaran Bahasa Indonesia tentang materi dongeng. Kesulitan yang dialami siswa dalam bermain peran yaitu pembuatan media yang cocok untuk mereka tampilkan saat bermain peran, serta kerja sama dalam kelompok sangat sulit dibangun karena kemampuan siswa berbeda satu dengan yang lainnya. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa dengan metode role playing dengan media gambar sesuai dengan tema merubah cara pembelajaran membaca dongeng  siswa kelas IV khususnya pada mata pelajaran Bahasa indonesia . 
PENGGUNAAN MODEL FLIPPED CLASSROOM BERBANTUAN DIGITAL TOOLS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Asep Nuryadin; Muhammad Rijal Wahid Muharram; Rangga Gelar Guntara
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan dalam masa transisi pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 ini  adalah waktu pembelajaran yang terbatas. Permasalahan ini semakin kompleks di tingkat SD karena siswa SD belum memahami situasi pandemi secara utuh. Oleh karena itu, studi literatur ini mengkaji model pembelajaran flipped classroom (kelas terbalik) yang dapat menjadi solusi untuk membantu guru mengefektifkan waktu pembelajaran. Hal ini karena model ini mendorong guru untuk mentransfer informasi secara daring sebelum siswa menerapkan dan mempraktikan hal yang sedang dipelajari secara tatap muka. Model ini dapat diterapkan dalam berbagai mata pelajaran seperti Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa Inggris. Selanjutnya, untuk memaksimalkan manfaat penerapan model ini, guru dapat menggunakan sejumlah alat-alat digital untuk membuat materi digital seperti gambar, audio, slide bernarasi, screen-capture/screen-casting video, video pembelajaran interaktif, dan animasi papan tulis. Melalui penerapan flipped classroom berbantuan alat-alat digital, sejumlah manfaat dapat diperoleh salah satunya membantu siswa yang memiliki kesulitan belajar. Namun, terdapat sejumlah tantangan dalam penerapan model ini dari segi siswa, guru, dan aspek operasional. Sehingga persiapan yang matang dan implementasi secara bertahap harus dilakukan untuk memastikan model pembelajaran ini dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran di SD.
PEMBELAJARAN MENGENAI SISTEM PENANGGALAN KALENDER MASEHI DAN HIJRIAH UNTUK MENGUKUR HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MODEL COOPERATIVE TIPE JIGSAW BERBANTUAN VIDEO PADA SISWA KELAS VI SD Permana, Yuda; Wardani, Duhita Savira
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPA merupakan salah satu mata pelajaran pokok dalam kurikulum pendidikan Indonesia, termasuk jenjang sekolah dasar.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui skenario dan implementasi pembelajaran mengenai sistem penanggalan kalender masehi dan hijriah untuk mengukur hasil belajar siswa dengan model Cooperative tipe jigsaw berbantuan video pada siswa kelas VI SD. Berdasarkan hasil observasi atau wawancara peneliti dengan guru Sekolah Dasar (SD) ternyata hasil belajar rata-rata siswa dalam aspek kognitif mata pelajaran IPA masih sangat kurang. Hal ini peneliti menggunakan model Cooperative tipe jigsaw berbantuan video sebagai solusi untuk meningkatkan pemahaman pembelajaran mengenai sistem penanggalan kalender masehi dan hijriah untuk mengukur hasil belajar siswa menjadi lebih baik.Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode Deskriptif kualitatif, hal ini supaya peneliti dapat menjelaskan upaya yang dilakukan guru dalam memperbaiki kualitas pembelajaran khususnya pada materi kalender masehi dan hijriah. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI di salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kota Cimahi, Subjek Penelitian ini di kelas VI Tahun pelajaran 2019-2020 yang berjumlah 30 siswa. Terdiri dari 15 siswa Perempuan dan 15 siswa laki-laki. Berdasarkan hasil yang diperoleh selama pelaksanaan pembelajaran, diperoleh hasil peningkatan nilai rata-rata hasil tes pembelajaran mengenai sistem penanggalan kalender masehi dan hijriah dengan menggunakan model kooperatif tipe jigsaw mencapai 87,20%.Dapat disimpulkan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan yang signifikan.
PEMBELAJARAN PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SD PADA MATERI PERAMBATAN BUNYI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION Lilis, Lilis; Kelana, Jajang Bayu
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the scenario and implementation of learning science concept understanding for fourth-grade elementary school students on the material of sound propagation using the cooperative model type investigation group. observation, it turns out that the understanding of the fourth-grade science concept in elementary school is still low. This is the case the researcher uses the cooperative model type group investigation as a solution to improve students' understanding of science concepts to be better. The research method used by researchers is descriptive qualitative method, this is so the researcher can explain the efforts made by the teacher in improving the quality of learning, especially in the material of sound propagation. The subjects in this study were students of grade IV in a state school in West Bandung Regency, which amounted to 30 students, consisting of 15 male students and 15 female students. Based on the results obtained during the implementation of the learning process, the results of the increase in the average score of the science concept understanding test results were 100%. It can be concluded that the results of the study indicate that there is a significant increase.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V MELALUI MODEL KOOPERATIF TYFE NHT (NUMBERED HEAD TOGETHER) DI SDN BOJONGSALAM Didi, Didi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is based on the low learning outcomes of V students at SDN Bojongsalam. Seeing these problems, it is necessary to improve efforts. The purpose of this study is to describe how the activities of teachers and students, improving learning outcomes and student responses to the cooperative model of NHT time. This study uses a classroom action research method (PTK) which is carried out in two cycles with research procedures that include: planning, implementing piercings, observing, and reflecting. The instruments used in this study included test questions, interviews/field observations, and teacher and student performance instruments. Based on the results of data analysis, it can be concluded that the NHT-type cooperative model can improve student learning outcomes. There was an increase in two cycles in the first cycle of 70% and the second cycle of 82.45%.
PEMBELAJARAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS II SDN 009 CIKADUT DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN TEKNIK PERMAINAN MELENGKAPI CERITA Martiana, Tina; Rahayu, Galih Dani Septiyan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the pre-reading learning of grade II students using game techniques to complement online-based stories. The research method used is descriptive qualitative. The subjects in this study were students of class II SD Negeri 009 Cikadut, Bandung City with 32 students consisting of 13 male students and 19 female students. The instruments used were teacher and student observation sheets, questions about completing the story, and teacher and student questionnaires. The results showed that there was an increase in the quality of learning when the application of game techniques complemented the story. This is indicated by the mean value of reading comprehension at the beginning of the class of 80.63 which is classified as in the good category, the highest score of students is 96 and the lowest score is 62. Students' learning completeness shows that 84.0% of students get scores above the minimum completeness criteria and 16 , 0% still scored below the minimum completeness criteria value
PEMBELAJARAN OPERASI HITUNG PECAHAN PADA SISWA SD KELAS VI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) Alawiah, Willy
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractFractions are one of the most important materials in mathematics. If there is a problem understanding the concept of counting fractions, it is certain that our students experience misconceptions about fractions. Most of the learning processes used by teachers are conventional learning, namely lectures, question and answer and assignments. In this case, the learning process is dominated by the teacher. Therefore, the learning approach needs to be changed immediately. One of the current mathematics learning approaches that can be applied is Realistic Mathematics Education (RME). in RME students are encouraged or challenged to actively learn. This study aims to examine the scenario and implementation of learning operations for fraction counting for 6th grade elementary school students using the Realistic Mathematics Education (RME) approach, the responses of teachers and elementary school students in grade VI to learning operations for fraction counting using the Realistic Mathematics Education (RME) approach, and the difficulties difficulties experienced by grade VI elementary school students in completing fraction count operations tasks. The method used in this research is descriptive research with a qualitative approach. The descriptive method was chosen because the research carried out was related to ongoing events and with regard to current conditions. The results showed that the scenario and implementation of learning operations for fraction counting of grade VI elementary school students using the Realistic Mathematics Education (RME) approach included five steps / syntax that have become the hallmarks of learning, namely: using contextual problems, using models, using student contributions, interactivity, and the existence of linkages. The response of elementary school teachers and students of grade VI to learning operations to count fractions using the Realistic Mathematics Education (RME) approach on the aspect of clarity. The teacher strongly agrees to use the RME approach in learning fraction arithmetic operations, because students are more active and creative when learning takes place. In the aspect of student curiosity, the teacher is very happy to use the media of real objects because according to them learning is more interesting and can imagine with just one explanation. Student responses to learning fraction count operations using the RME approach they think are positive because learning using the RME approach makes learning easier. The difficulties experienced by grade VI elementary school students in completing fraction count operations tasks based on student questionnaires, namely students do not understand the content and purpose of the questions provided and there are students who sometimes forget mathematical rules, formulas and simplification of mathematical sentences or an equation. Keywords: Realistic Mathematics Education (RME), Fractions
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT CAHAYA PADA MAHASISWA CALON GURU SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN GAME ANDROID Erfan, Muhammad; Maulyda, Mohammad Archi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang analisis peningkatan pemahaman konsep mahasiswa calon guru sekolah dasar pada materi sifat cahaya yang dibelajarkan dengan media game Android Light Ignite. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa calon guru sekolah dasar semester lima di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Kota Mataram. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan kelas 5A (34 mahasiswa) sebagai kelas eksperimen, dan 5B (33 mahasiswa) sebagai kelas kontrol. Data mengenai pemahaman konsep mahasiswa diperoleh dengan tes pilihan ganda tentang sifat-sifat cahaya yang meliputi cahaya merambat lurus, cahaya dapat dipantulkan, cahaya dapat menembus benda bening, cahaya dapat dibiaskan, dan cahaya dapat diuraikan menjadi beberapa warna. Data pada penelitian ini dianalisis dengan uji-t sampel independen dan uji gain ternormalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah perlakuan, pemahaman konsep mahasiswa calon guru pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada mahasiswa calon guru di kelas kontrol. (t-hitung = 4,362 & t-table = 1,668). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Game Android Light Ignite efektif dan sangat berguna dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa calon guru sekolah dasar mengenai sifat-sifat cahaya.
UPAYA GURU MENINGKATKAN KETERLIBATAN SISWA KELAS K1 DALAM PEMBELAJARAN SYNCHRONOUS Christanty, Zefania Julia; Cendana, Wiputra
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama Pandemi Covid-19, kegiatan belajar beralih ke pembelajaran online yang tentunya mempengaruhi keterlibatan siswa yang menggambarkan minat dan motivasi belajar mereka. Keterlibatan siswa dapat mendukung pencapaian tujuan pembelajaran dan mengarahkan siswa untuk menghubungkan relevansi pembelajaran dengan kehidupan mereka. Fakta yang ditemukan pada kelas K1 di sekolah adalah siswa kurang menikmati pembelajaran yang tercermin dari kurangnya respon siswa selama pembelajaran. Makalah ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya keterlibatan siswa usia dini dalam pembelajaran online dan menjelaskan berbagai upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan keterlibatan siswa K1 berdasarkan aspek perkembangannya dalam pembelajaran synchronous. Penulisan skripsi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jurnal pendukung, buku, dan data portofolio dari praktik mengajar. Solusi yang penulis buat untuk membangun student engagement adalah dengan menyesuaikan kegiatan pembelajaran yang sinkron dengan pendekatan aspek perkembangan anak usia dini. Dengan demikian, siswa dapat terlibat aktif dalam pembelajaran sinkron melalui kegiatan-kegiatan yang mendukung aspek-aspek perkembangannya yang menjadi fokus PAUD. Guru diharapkan dapat melibatkan siswa secara aktif melalui pengkajian kebutuhan aspek perkembangan siswa, sehingga siswa terlibat dalam pembelajaran.

Page 1 of 3 | Total Record : 21