cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2022)" : 20 Documents clear
Online Learning of Diversity Theme in 4th Grade During The COVID-19 Pandemic Rachmalia Fitriani Saleh; Anugrah Ramadhan Firdaus
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the change in the learning process from face-to-face in class to online learning due to the covid-19 pandemic. This study aims to obtain an overview of the implementation of online learning and  the difficulties faced by teachers and students as well as the teaching materials used during online learning. The research method used in this research is descriptive qualitative method. In this research, the subjects of the research were teachers and 4th grade  students from two schools. A sample of six students was taken from each school. The instrument used in this research was the interview sheet for teachers and students. Data analysis was done qualitatively, taken from the results of interviews. Based on the research, it was found that the teachers had made learning scenarios in such a way that students could still learn effectively. The main difficulties faced by teachers and students are due to the limited internet that students have with a percentage of 91.7% and the lack of interaction between teachers and students which causes less effective online learning. For teaching materials, the teacher has made their own teaching materials so that students can better understand the material being taught.
PENGARUH MODEL PROJECT-BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SD Muhamad Furqon Al Hadiq; Gilang Mas Ramadhan; Devi Sri Rahayu
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif bagi siswa saat ini merupakan kebutuhan demi menjawab tuntutan dinamika di abadi 21. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa menggunakan model project-based learning pada siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian berjenis pre-experimental dengan desain one group pretest-postest. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar berjumlah 26 orang. Hasil menunjukan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa sebelum menggunakan model project-based learning memiliki nilai rata- rata 60,96, kemampuan berpikir kreatif siswa sebelum menggunakan model project-based learning memiliki nilai rata- rata sebesar 85,38. Penelitan ini berkesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan anatara kemampuan berpikir kreatif siswa setelah model project-based learning. 
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MEMPERTAHANKAN NILAI LUHUR KEBUDAYAAN BANGSA INDONESIA Agung Rozali; Tatang Muhtar
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan teknologi beserta fasilitas dalam pendidikan semakin mudah untuk dicari dan digunakan, baik itu oleh guru mau pun oleh siswa itu sendiri. Derasnya ombak globalisasi memberikan kita semua perubahan yang memang ditunggu dan dinanti-nanti atau bahkan perubahan yang tidak diinginkan, dalam hal ini suatu bangsa harus siap untuk menghadapi segala sesuatu yang masuk ke dalam negaranya dalam bentuk budaya, nilai, pemahaman dan lainnya. Pendidikan karakter menjadi sebuah solusi alternatif yang harus semakin diperdalam untuk memperkuat nilai-nilai luhur kebudayaan suatu bangsa agar tidak hilang dan tidak tergeserkan oleh nilai-nilai baru dari luar kebangsaannya. Tujuan penulisan artikel ilmiah ini untuk memberikan penguatan serta penegasan terhadap pentingnya pendidikan karakter untuk menjaga nilai-nilai luhur kebudayaan Bangsa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan desain penelitian kualitatif analisis deskriptif. Hasil kajian menegaskan bahwa pendidikan karakter diperlukan agar menjaga perubahan-perubahan yang tidak diinginkan dapat terhindar dan juga pendidikan karakter diperkuat melalui berbagai macam kajian dan juga cara agar selalu fleksibel terhadap permasalahan yang akan dihadapi di masa depan.
ANALISIS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE ARTIKULASI PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Apriliyanti Barki; Fadly Pratama
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pembelajaran Kenampakan alam dan sosial budaya pada siswa kelas IV dengan model pembelajaran Cooperative Learning tipe artikulasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 188 Kota Bandung dengan jumlah siswa sebanyak 26 orang yang terdiri dari 13 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa perempuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa, soal evaluasi, serta angket guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kualitas pembelajaran setelah menggunakan model pembelajaran Cooperative Learning tipe artikulasi. Hal tersebut ditunjukan dengan nilai rata-rata hsil belajar siswa sebesar 80,77 yang tergolong dalam kategori baik, nilai tertinggi siswa sebesar 100 dan nilai terendah sebesar 60. Ketuntasan belajar siswa menunjukan 92,3% siswa mendapatkan nilai diatas kriteria ketuntasan minimum dan 7,7% masih mendapat nilai dibawah nilai kriteria ketuntasan minimum
PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPTIF PADA SISWA KELAS V DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TWO STAY TWO STRAY Elli Marlina
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis research is based on the low score of the results of learning to write descriptions or has not met the KKM, as well as the learning process. The learning process of writing descriptions by the teacher still uses conventional methods. To increase interest in learning and activate students in participating in Indonesian language learning, researchers here use the Two Stay Two Stray (TS-TS) type of cooperative learning model. This research is a qualitative descriptive study using interview, observation, documentation and test techniques. The subjects in this study were 30 students. The results of this study indicate that learning descriptive writing skills includes planning, implementation and evaluation. The results of descriptive writing using the Cooperative Learning learning model type two stay two stray with the category (very good), this shows that the indicators of success have been achieved, because overall student scores are in the range 80% - 100% experiencing success, namely 87%. Meanwhile, the student and teacher responses were positive and very good. Keywords: Descriptive Writing, Cooperative type Two Stay Two Stray (TS-TS) AbstrakPenelitian ini di latar belakangi dari nilai hasil pembelajaran menulis deskripsi masih rendah atau belum memenuhi KKM, begitu pula proses pembelajarannya. Proses pembelajaran menulis deskripsi yang dilakukan guru masih menggunakan metode konvensional. Untuk meningkatkan minat belajar dan mengaktifkan siswa dalam mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia, peneliti di sini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TS-TS) dalam pembelajaran keterampilan menulis deskriptif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi dan tes. Subjek pada penelitian ini siswa berjumlah 30 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran keterampilan menulis deskriptif meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil menulis deskriptif menggunakan model pembelajaran Cooperative Learning tipe two stay two stray dengan kategori (sangat baik), Hal ini menunjukkan bahwa  indikator keberhasilan sudah tercapai, karena secara keseluruhan nilai siswa berada  pada rentang  80% - 100 % mengalami keberhasilan yaitu 87%. Sedangkan untuk respon siswa dan guru positif dan sangat baik.Kata Kunci : Menulis Deskriptif, Kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS)  
IMPLEMENTASI MODEL EVALUASI CIPP PADA PEMBELAJARAN DARING SDIT ADZKIA 2 SUKABUMI Ardi Cahyadireja; Esmi Tsalsa Sofiawati; Ratnasari Ratnasari
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, dan Product) sebagai alat melakukan evaluasi. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu riset-evaluasi dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data pada penelitian evaluasi ini yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sumber data diperoleh dari kepala sekolah, guru, wali kelas, staff TU, staff kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan, program pembelajaran daring di SDIT Adzkia 2 Sukabumi telah mencapai hasil yang baik dalam pelaksanaannya. Hal itu dapat dilihat dari kesesuaian indikator yang dinilai dengan 4 komponen evaluasi CIPP yaitu pada komponen context terdapat landasan hukum dan tujuan dilaksanakannya program, pada komponen input, terdapat sumber daya manusia, sasaran dan sarana prasarana dalam pelaksanaan program, pada komponen process terdapat proses perencanaan, sosialisasi program dan proses monitoring, pada komponen product terdapat laporan hasil program dan ketercapaian tujuan program. Secara keseluruhan pelaksanaan program pembelajaran daring di SDIT Adzkia 2 Sukabumi dapat dikatakan telah efektif karena telah memenuhi standar kriteria yang telah ditentukan. Namun, terdapat beberapa fokus yang perlu ditingkatkan diantaranya, 1) memperbanyak program tambahan untuk mengisi waktu luang para peserta didik selama belajar di rumah, 2) kepala sekolah untuk lebih intens melakukan sosialisasi dan komunikasi dengan orang tua siswa, 3) guru untuk lebih banyak memberikan variasi dalam media pembelajaran
PEMBELAJARAN PECAHAN SENILAI MELALUI TEORI DIENES DI KELAS IV SDN 195 ISOLA KOTA BANDUNG Atikah Atikah; Uus Kuswendi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan, yaitu (1) mengetahui skenario dan implementasi pembelajaran pecahan senilai; (2) mengetahui respon guru dan siswa dalam pembelajaran pecahan senilai melalui teori  belajar Dienes; (3)menganalisis kesulitan- kesulitan guru dalam pembelajaran pecahan senilai melalui teori DienesPenelitian ini menggunakan  pendekatan kualitatif  dengan metode studi kasus. Partisipan penelitian ini ialah siswa, guru, dan  kepala sekolah. Teknik pengumpulan  data menggunakan, observasi, wawancara, dan  soal test. Analiisis data dalam penelitian ini yaitu bersifat kualitatif yang bersifat uraian kalimat  yang tidak dapat diubah dalam bentuk angka-angka. Hasil penelitian menunjukkan siswa mampu berinteraktif denganguru dan rekannya, mereka lebih mandiri, aktif,interaktif, dan siswa terlihat senang dan gembira selama proses pembelajaran, Guru dan siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran   dengan teori Dienes, Upaya guru dalam pengembangan  teori Dienes harus membiasakan siswa dapat bekerjasana dengan temannya  tanpa membeda-bedakan kemampuan temannya supaya terjalin kerjasama dan  rasa saling menolong dan menghargai teman dalam berkelompok. Guru  dalam pembelajaran ini  harus lebih bisamenenetukan kesamaan sifat dari siswa yang memiliki    karakter yang berbeda. Jadi pada dasarnya pembelajaran pecahan senilai melalui teori Dienes  dapat diterapkan meskipun banyak kesulitan-kesulitan yang harus dihadapi.
PENGARUH PEMBELAJARAN HANDS-ON DAN VIRTUAL LAB TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN BERPIKIR KRITIS SISWA Cucun Sutinah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi pembelajaran hands-on dan virtual lab terhadap pemahaman konsep dan berpikir kritis siswa pada materi perpindahan kalor. Penelitian menggunakan  metode kuasi experimental dengan desain pretest-postest control group design without randomization. Sampel penelitian yaitu 64 siswa kelas V di salah satu sekolah dasar negeri di Kota Bandung yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu tes two-tier pemahaman konsep dan tes uraian berpikir kritis. Kelompok eksperimen menerapkan pembelajaran hands-on dan virtual lab, sedangkan kelompok kontrol menerapkan pembelajaran hands-on dan video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan pemahaman konsep dan berpikir kritis yang signifikan antara kelas ekperimen dan kelas kontrol yang dilihat dari uji anova N-gain dengan sig.= 0,00 < α=0,05. Kelas eksperimen memiliki rata-rata N-gain pemahaman konsep 0,74 lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu 0,60. Begitu pula pada kemampuan berpikir kritis, rata-rata N-gain kelas eksperimen sebesar 0,60 lebih besar dibandingkan kelas kontrol yaitu sebesar 0,44. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran hands-on dan virtual lab memberikan pengaruh yang lebih tinggi terhadap pemahaman konsep dan berpikir kritis siswa dibandingkan pembelajaran hands-on dan video.
KETERAMPILAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS V MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SAVI (SOMATIC, AUDITORY, VISUALIZATION, INTELLETUALLY) Ika Novianty Patty; Nelis Supriati; Karyati Ningrat
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pembelajaran keterampilan menulis puisi pada siswa kelas V melalui model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, Intelletually). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 068 Sindanglaya Kota Bandung dengan jumlah siswa sebanyak 32 orang yang terdiri dari 17 orang siswa laki-laki dan 15 orang siswa perempuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa, soal tentang keterampilan menulis puisi, serta angket guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kualitas keterampilan menulis puisi setelah menggunakan model pembelajaran SAVI. Hal tersebut ditunjukan dengan nilai rata-rata keterampilan menulis puisi kelas sebesar 77,19 yang tergolong dalam kategori baik, nilai tertinggi siswa sebesar 95 dan nilai terendah sebesar 60. Ketuntasan belajar siswa menunjukan 96,9% siswa mendapatkan nilai diatas kriteria ketuntasan minimum dan 3,1% masih mendapat nilai dibawah nilai kriteria ketuntasan minimum. 
EFEKTIFITAS VIDEO KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS Septi Wahyuningtyas; Siti Masfuah; Sekar Dwi Ardianti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media video kontekstual dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tatap muka terbatas kelas V di SDN Kebolampang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa-siswi SD N Kebolampang tahun ajaran 2021/ 2022. Adapun teknik  sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Alasan memilih kelas V sebagai sampel karena peneliti menemukan bahwa hasil belajar siswa kelas V rendah atau dibawah KKM selama pembelajaran tatap muka terbatas. Teknik pengumpulan data meliputi teknik wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji ketuntasan, uji keefektifan, dan uji n-gain.  Hasil penelitian menunjukan media video kontekstual efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tatap muka terbatas kelas V SDN Kebolampang. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji one sample t-test yaitu nilai Sig. menunjukkan hasil sebesar 0.03 < 0.05 artinya H0 ditolak, dengan kata lain bahwa hasil rata-rata posttest hasil belajar siswa secara klasikal telah mencapai KKM. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan analisis uji-t dua pihak diperoleh hasil ????ℎ???????????????????? = 2,300. Selanjutnya hasil tersebut dikonsultasikan dengan nilai ???????????????????????? dengan kriteria pengujian 5% didapatkan ???????????????????????? = ????(1−0,05) = 1,671. Kesimpulannya media video kontekstual efektif meningkatkan hasil belajar siswa. 

Page 2 of 2 | Total Record : 20