cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 35 Documents
Search results for , issue "vol. 9 no. 4 (2026)" : 35 Documents clear
Penerapan model pembelajaran picture and picture berbantuan aplikasi Canva untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I Sekolah Dasar Eneng Lilis Siti Nurjanah; Ruli Setiyadi; Trisna Nugraha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 4 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i4.25529

Abstract

Abstrak Membaca permulaan merupakan satu aspek keterampilan yang sulit diajarkan pada siswa. Penulis merasa kesulitan untuk mengajak siswa belajar membaca permulaan, hanya beberapa siswa yang termotivasi untuk dapat membaca permulaan. Kurangnya kemampuan siswa dalam mengenal huruf, suku kata, kata, dan kalimat menjadi permasalahan di kelas. Penulis belum mampu menguasai metode atau model pembelajarn yang cocok untuk digunakan pada pembelajaran membaca pemulaan dan belum mampu menarik perhatian semua siswa pada saat pembelajaran di kelas sehingga siswa-siswa masih banyak yang belum mampu membaca permulaan dengan tepat. Pada proses pembelajaran membaca permulaan kelas berjumlah 23 siswa yang terdiri dari 8 orang laki-laki dan 15 orang perempuan hanya terdapat 5 orang siswa yang nilainya mampu mencapai KKM atau 21,73 %. Sedangkan 18 orang siswa atau 78,28 % nilainya belum mencapai KKM, dengan nilai rata-rata kelas 53,10. Dari data di atas maka penulis mengada-kan perbaikan dan mengupayakan agar kemampuan membaca permulaan siswa mengalami perubahan yang lebih baik dan mencapai prestasi yang diharapkan.
Implementasi 7 kebiasaan anak Indonesia hebat dalam mewujudkan pembelajaran yang berkarakter Everyana Frienansia Farahdiba; Feri Tirtoni
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 4 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i4.31101

Abstract

This study aims to describe the implementation of healthy living habits and the character building process of grade IV B students at SDN Sawotratap 2 through a series of habituation activities that are designed in a structured manner and implemented continuously. The focus of the study is directed at the habituation of group work, compliance with school regulations, and the habit of going to bed early which is monitored through a daily habituation journal with the active involvement of parents. The approach used in this study is qualitative with a descriptive design. The research subjects included grade IV B teachers, students, and parents, while data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. Data validity was guaranteed through the application of triangulation of sources and methods. The research findings show that the practice of healthy living habits and strengthening students' character have been implemented in a planned, systematic, and consistent manner, both at school and at home. The habituation of group work and compliance with school regulations has been proven to be able to foster attitudes of tolerance, cooperation, responsibility, and social awareness in students. Moreover, the routine of sleeping early, facilitated by parental involvement via daily journals, positively affects students' physical and mental preparedness for engaging in learning activities. These behaviors lead to enhanced focus, emotional balance, and time management discipline. By means of ongoing and repetitive habituation, students come to not only adhere to the rules out of obligation but also assimilate positive values into their everyday way of life. Therefore, the implementation of healthy living habits at SDN Sawotratap 2 plays a crucial role in supporting the development of discipline, responsibility, social awareness, and optimal learning readiness in elementary school students.
Manajemen kurikulum berbasis kepesantrenan dalam pembentukan karakter Islami siswa di SDP Al-Basyariyah Nursyifa Destriana; Ahmad Samsudin; Resmi Nur Fauzi; Annisa Mayasari
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 4 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i4.31128

Abstract

Manajemen kurikulum berbasis kepesantrenan merupakan pendekatan strategis dalam penguatan pendidikan karakter Islami di Lembaga pendidikan formal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, implementasi, dan evaluasi manajemen kurikulum berbasis kepesantrenan serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter Islami siswa di SDP Al-Basyariyah Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mandalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil peneitian menunjukkan bahwa integrase kurikulum nasional dengan kegiatan kepesantrenan seperti pembiasaan ibadah, tahfidz Al-Qur’an, pengajian kitab, dan budaya keteladanan guru mampu membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, religius, dan berakhlakul karimah pada siswa. Keberhasilan implementasi kurikulum ditopang oleh kepemimpinan kepala sekolah, kolaborasi guru dan Pembina asrama, serta evaluasi karakter yang berkelanjutan. Kendala utama meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, kompetensi guru non-pesantren, dan sarana pendukung.
Pengembangan media kartu lucu ceria menggunakan model kooperatif tipe Jigsaw untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SD kelas IV Muthya Syunadah; Sri Nurhayati; Muhammad Ghiyats Ristiana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 4 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i4.31342

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan penting dalam pendidikan abad ke-21. Namun, masih banyak siswa sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam menganalisis serta mengaitkan nilai-nilai pancasila dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media kalcer yang diintegrasikan dengan model pembelajaran jigsaw untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran pendidikan Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang diadaptasi dari Borg & Gall dengan delapan tahapan, yaitu Penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba terbatas, revisi produk awal, uji coba lapangan, revisi akhir dan uji produk akhir. Subjek penelitian terdiri meliputi siswa sekolah dasar yang terlibat dalam tiga tahap pengujian yaitu uji terbatas (5 siswa), uji luas (15 siswa) dan uji produk (25 siswa). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, lembar validasi, angket respon, serta tes kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas yang baik. Validasi ahli media 89,2% (sangat layak) dan validasi materi 76% (layak). Peningkatan kemampuan berpikir kritis ditunjukkan melalui nilai N-Gain sebesar 0,5 (Kategori sedang) pada uji terbatas serta 0,7 (kategori tinggi) pada uji luas dan uji produk. Hasil ini menunjukkan bahwa media kalcer berbasis model jigsaw efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Penerapan media pembelajaran pop up book untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa di kelas IV SD Negeri Syota Stelie D Ratumanan; Brian Berti Keiwury; Zainudin Notanubun
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 4 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i4.31384

Abstract

This study used a classroom action research (CAR) method. The CAR focused on 10 fourth-grade students at Syota Public Elementary School, Moa District, Southwest Maluku Regency. This study involved two cycles: Cycle I and Cycle II. Data collection techniques included observation, tests, and documentation. Data analysis was conducted in two ways: qualitative data in the form of field notes, interviews, observations, and documentation, and quantitative data. Based on the data obtained, the study was considered successful because all students achieved an increase in grades in accordance with the specified Minimum Competency (KKM), namely 65 on the final test of Cycle II. So it can be explained, 3 students got a score of 70, 70%: 3 students got a score of 80, 80%, 4 students got a score of 90, 90%. Thus it can be said that 10 (100) students got a score of ≥ 65 with an average score of 81.
Pengembangan media e-modul berbantuan Canva dengan model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa Sekolah Dasar Ai Sutiani; Wikanengsih; D. Fadly Pratama
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 4 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i4.31406

Abstract

This research is motivated by the low critical thinking skills of third-grade elementary school students in Science subjects, caused by limited interactive teaching materials and passive learning models. This study aims to develop, test the feasibility of, and analyze the effectiveness of a Canva-assisted e-modul using the Problem-Based Learning (PBL) model in improving students' critical thinking skills. The research employs the Research and Development (R&D) approach using the Borg and Gall model, adapted into 10 developmental stages. Expert validation results indicate that the e-modul is classified as "Highly Feasible," with 94.3% from media experts and 88.5% from material experts, while receiving positive responses from teachers (90.6%) and students (97.8%). Effectiveness testing using the Paired Sample T-Test showed a significance value of 0.000 < 0.05, proving a significant difference in students' critical thinking skills before and after using the media. This is further supported by the N-Gain test results, where the analysis indicator reached a score of 0.81 (effective category), while the evaluation and inference indicators achieved 69.58% and 70.37% (moderately effective category). The study concludes that the development of a PBL-based, Canva-assisted e-modul is effective in stimulating critical thinking skills of elementary school students and is feasible for use as an innovative learning resource.
Pengembangan media audio visual berbantuan aplikasi CapCut dengan menggunakan model pembelajaran self directed learning untuk meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Inggris siswa kelas 4 Sekolah Dasar Siti Syahriani; Sri Nurhayati; Agni Muftianti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 4 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i4.31480

Abstract

Siswa sekolah dasar sering mengalami kesulitan dalam berbicara Bahasa Inggris disebabkan dengan keterbatasan kosakata, kurangnya rasa percaya diri, serta sulitnya media pembelajaran yang mendukung komunikasi aktif. Kondisi ini ditemukan pada siswa kelas IV Sdn Yudha Bhakti yang di Kabupaten Bandung Barat, di mana pembelajaran Bahasa Inggris baru kembali diterapkan dikarenakan pergantian kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio visual yang dipadukan dengan model pembelajaran Self Directed Learning untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada pelajaran Bahasa inggris. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang diadaptasi dari model Borg and Gall. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, dan tes keterampilan berbicara. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji nonparametric Wilcoxon, serta perhitungan N-Gain dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dinyatakan efektif dan layak oleh validator untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa, terutama pada aspek pelafalan, kosakata, dan kelancaran. Temuan ini menegaskan pentingnya penggunaan media berbasis teknologi dan pembelajaran berpusat pada siswa untuk meningkatkan kompetensi berbicara Bahasa Inggris di sekolah dasar. Kata Kunci: Media Audio Visual, Self Directed Learning, Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris.
Penerapan teori kognitif berbasis kearifan lokal melalui media Tempurung Pintar untuk mewujudkn pembelajaran mendalam pada materi perkalian Tita Alawiyah; Ryan Dwi Puspita
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 4 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i4.31511

Abstract

Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa pemahaman peserta didik terhadap konsep perkalian masih rendah karena mereka cenderung hanya mengingat tanpa benar-benar menguasai konsepnya secara fundamental sehingga mereka mengalami hambatan saat harus menghubungkan ide matematika dengan situasi sehari-hari serta memecahkan persoalan yang bersifat kontekstual. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji bagaimana pemanfaatan media tempurung pintar yang berbasis kearifan lokal dapat memperkuat pemahaman konsep perkalian melalui pendekatan pembelajaran mendalam atau deep learning. Metode deskriptif kualitatif diterapkan dalam penelitian ini dengan melibatkan 15 peserta didik kelas V SDN 1 Cimenga pada Tahun Pelajaran 2025/2026 sebagai subjek sementara data dikumpulkan lewat observasi dan wawancara serta tes dan dokumentasi lalu dianalisis melalui tahapan reduksi data kemudian penyajian data dan penarikan kesimpulan sedangkan keabsahan data diperkuat menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep perkalian pada peserta didik yang tercermin dari kenaikan nilai rata-rata dari 55 pada pre-test menjadi 80 pada post-test serta peserta didik menjadi lebih aktif dalam berdiskusi dan percaya diri serta mampu bekerja sama dan juga dapat menjelaskan konsep perkalian dengan bahasa sendiri sambil mengaitkannya dengan pengalaman nyata sehingga media tempurung pintar terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan aktif serta bermakna.
Penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan Tiktok dalam pembelajaran IPAS Ii Istiqomah; Ryan Dwi Puspita
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 4 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i4.31528

Abstract

Abstrak Kemampuan literasi lingkungan yang belum optimal pada siswa kelas VI menjadi latar belakang penelitian ini. Fenomena di lapangan memperlihatkan bahwa pemahaman peserta didik masih bersifat teoritis dan belum terintegrasi dengan dengan kondisi nyata lingkungan di sekitarnya. Indikasi rendahnya kepedulian terhadap kebersihan sekolah dapat diamati dari banyaknya sampah yang masih ditemukan berserakan. Hal tersebut dipicu oleh ketidaksesuaian media pembelajaran dengan kemajuan teknologi dan bersifat kurang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi lingkungan pada siswa kelas VI SDN Wanakerta III. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif untuk mengkaji peningkatan literasi lingkungan siswa. Data penelitian diperoleh melalui metode observasi, wawancara mendalam, dan analisis konten video Tiktok yang dibuat oleh peserta didik. Hasil penelitian ini ditandai dengan meningkatnya kesadaran siswa akan urgensi pelestarian lingkungan. Melalui pendekatan CTL dengan berbantuan platform Tiktok, memotivasi peserta didik untuk terlibat aktif selama proses pembelajaran berlangsung yang terlihat dari hasi produksi konten video edukatif mengenai isu pencemaran yang mereka buat. Kemampuan literasi lingkungan siswa dapat ditingkatkan secara efektif melalui penerapan strategi Contextual Teaching and Learning (CTL) yang diintegrasikan dengan penggunaan media sosial seperti TikTok yang akrab dalam keseharian mereka. Kata Kunci: aplikasi tiktok, literasi lingkungan, pendekatan kontekstual
Pengembangan media pembelajaran e-flashcard melalui pendekatan konstruktivisme untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas II Sekolah Dasar Indri Kartini; Sri Nurhayati; Agni Muftianti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 4 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i4.31536

Abstract

Abstract This research is based on low initial reading skills in lower elementary school grades. Therefore, the study aims to develop E-Flashcard learning media through a constructivist approach to improve these skills. The research utilizes the Research & Development method with Sugiyono’s design. The population consists of second-grade students at SDN Gunung Geulis, Kutawaringin with 10 students for limited trials and 27 for wide trials. Data collection techniques include interviews, action tests, expert validation sheets, questionnaires, and field notes, analyzed through qualitative and quantitative techniques. Expert validation for media and materials reached 100% (highly feasible). Teacher response reached 100%, while student responses were 89% (limited trial) and 87% (wide trial), categorized as highly practical. The limited scale N-Gain test yielded 87.6% (effective), while the wide scale test reached 71% (moderately effective). In conclusion, E-Flashcard media through a constructivist approach significantly improves beginning reading skills. Abstrak Penelitian ini didasari oleh rendahnya keterampilan membaca permulaan pada kelas rendah tingkat sekolah dasar. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan media pembelajaran E-Flashcard melalui pendekatan konstruktivisme sebagai salah satu dari upaya untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Research & Development dengan desain Sugiyono. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas II SDN Gunung Geulis Kec. Kutawaringin dengan subjek uji coba terbatas sebanyak 10 siswa dan subjek uji coba luas sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, tes perbuatan, lembar validasi ahli dan media, angket, dan catatan lapangan dengan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi ahli media dan materi mendapatkan persentase sebesar 100% yang berarti sangat layak. Hasil angket respon guru mendapatkan persentase sebesar 100%, sedangkan hasil respon siswa mendapatkan 89% untuk uji coba terbatas dan 87% untuk uji coba luas yang berarti sangat praktis. Pada uji N-Gain skala terbatas, diperoleh persentase 87,6% yang berarti efektif. Sedangkan pada uji N-Gain skala luas diperoleh persentase 71% yang berarti cukup efektif. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa terjadi peningkatan keterampilan membaca permulaan setelah penggunaan media E-Flashcard melalui pendekatan konstruktivisme dalam proses pembelajaran.

Page 1 of 4 | Total Record : 35