cover
Contact Name
Aulia Novemy Dhita
Contact Email
aulianovemydhita@unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
aulianovemydhita@unsri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 19788673     EISSN : 26569620     DOI : -
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah, (P-ISSN: 1978-8673 dan E-ISSN: 2656-9620) merupakan jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, FKIP Universitas Sriwijaya yang mempublikasikan hasil penelitian Pendidikan Sejarah, Kajian Ilmu Sejarah dan Ilmu Sosial Budaya dalam Pendidikan Sejarah. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali setahun (Februari dan Agustus).
Arjuna Subject : -
Articles 161 Documents
Peranan Masagus Haji Abdul Hamid (Ki Marogan) terhadap Perkembangan Masjid Lawang Kidul di Kampung 5 Ilir Palembang (1881-1914) Nanda Julian; Alian Sair; Supriyanto Supriyanto
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v3i2.4763

Abstract

Abstrak: Tulisan ini membahas Peranan Mgs. H. Abdul Hamid (Ki Marogan) terhadap perkembangan agama Islam di masjid Lawang Kidul baik dari segi agama, sosial dan pendidikan. Masjid Lawang Kidul merupakan salah satu masjid tua di Kota Palembang. Masjid ini dibangun oleh Mgs. H. Abdul Hamid atau Ki Marogan di kampung 5 ilir Palembang. Ki Marogan adalah salah satu ulama yang terkenal di kota Palembang pada Akhir abad ke-19. Selain sebagai seorang Ulama, beliau juga terkenal sebagai salah satu pengusaha sukses di Palembang. Pembangunan masjid ini sebenarnya didasari sebagai sarana atau wadah bagi umat muslim di kota Palembang untuk beribadah, mengingat sekitar abad ke-19 jumlah ummat muslim kota Palembang tidak sebanding dengan jumlah masjid yang ada. Peranan beliau terhadap perkembangan masjid Lawang Kidul amatlah besar baik itu sebagai Imam, suri tauladan, dan guru bagi masyarakat kampung 5 Ilir yang menjadi jamaah masjid Lawang Kidul. Kata Kunci: Ki Marogan, Masjid Lawang Kidul, Perkembangan Agama Islam
Peran Residen Abdul Rozak pada Masa Revolusi Fisik (1945 -1949) Syafruddin Yusuf
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v5i1.4806

Abstract

The struggle of the Indonesian nation, especially South Sumatra in seizing and retaining of Independence, many involving the leaders and the people of South Sumatra. One of the best sons of South Sumatra lot to contribute to the struggle for independence Indonesia is Abdul Rozak. He is one of the leading South Sumatra who fought relentlessly since the Dutch colonial period, the Japanese occupation, the War of independence until the end. This paper reveals how Abdul Rozak play a role in the early days of independence and on the Physical Revolution or War of independence. Based on an analysis of the activities of Abdul Rozak during the War of Independence, it can be said Abdul Rozak has an important role. He is a figure of a civilian authority South Sumatra who became Administrator. He together with AK Gani is the two figures are inseparable in the fighting in the early days of independence, and the struggle for independence in South Sumatra Keywords: Abdul Rozak, the War of Independence.
Menggali Nilai Kearifan Lokal Suku Besemah Melalui Kebudayaan Guritan Supiyah Syarif; Hudaidah Hudaidah; LR Retno Susanti
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v7i2.6897

Abstract

South Sumatra has a unique local wisdom, one of which is the Cultural Guritan the hereditary inherited or preserved by Besemah Tribe. Guritan an ancient literary form of poetry that characterized the old or classic literature that are anonymous ie without the author's name or authors. The contents of this Guritan contains many moral values, advice, custom rules, the voices of conscience and portraits of human nature, heroism, and the rest of the kingdom in the past, which can be learned by humans as the demands of life. One Besemah community effort to preserve this culture which is a way to introduce this culture to the children of both formal and non-formal as heir to the young generation of the nation of Indonesia. The focal point of this paper is tracing the local wisdom of besemah through the culture of guritan Keywords: Local Wisdom Values, Interest Guritan Besemah and culture.
Sejarah Islam: Kasus Sekularisme Turki Isputaminingsih Isputaminingsih
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v3i1.4753

Abstract

Kekuasaan Kesultanan Turki Utsmani dengan Syaikhul Islam-nya, sebagai sebuah lembaga agama berpendapat bahwa Islam tidak cocok dengan sekularisme. Pemikiran ini bertitik tolak pada pandangan Sultan,”ideologi politik dan negara tidak mungkin dipisahkan  dari konsep Islam yang tidak memisahkan urusan negara dari urusan agama”. Pandangan ini bertolak belakang sejalan dengan perkembangan sejarah masyarakat Turki yang beriringan dengan masuknya imperialisme Barat ke dunia Islam yang membawa konsep pemikiran sekularismenya yaitu memisahkan urusan politik (Negara) dari agama. Konsep sekularisme ini akhirnya mempengaruhi golongan modernis Turki di bawah pimpinan Kemal Ataturk menuju Turki Modern yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa Kemal Ataturk melaksanakan politik sekularismenya? Bagaimana Turki dapat melaksanakan politik sekularismenya mengingat mayoritas masyarakatTurki beragama Islam? Oleh karena itu, sudah sepatutnya umat Islam lebih terbuka dalam mendeskripsikan ajaran Islam berdasarkan Al­-Qur’an dan Hadis sesuai dengan kontekstualnya bukan hanya melihat tekstualnya saja. Persoalan yang timbul adalah, dapatkah Islam dan sekularisme terjalin secara sinergi? tentunya hal ini susah untuk dijawab. Namun alangkah eloknya jika persoalan ini dikembalikan pada cara pandang atau  interpretasi kita terhadap  agama dan  sekularisme  yang dipahami. Materi sekularisme Turki ini perlu dijadikan materi pembelajaran dalam mata kuliah Sejarah Islam karena sekularisme yang dilaksanakan Turki ini berpengaruh pada perkembangan sejarah Islam dalam konsep  pemerintahan.Kata Kunci:  Islam, Sekularisme, Turki
Stratifikasi Sosial (Sistem Sosio Kultur) Masyarakat Sasak di Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat Ahmad Afandi
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v5i1.4796

Abstract

Komponen dasar dari sistem sosio kultur adalah suprastruktur idiologis, struktur sosial dan infrastruktur material. Keberadaan komponen-komponen dari sistem sosio kultur ini beserta bagian-bagiannya walaupun dalam spasial yang sama namun tidak akan kita dapatkan pada waktu yang sama. Struktur sosial masyarakat pada masyarakat sasak terdapat juga stratifikasi sosial, baik antara sesama maupun stratifikasi dengan etnis yang berbeda. Di Lombok pemisahan antara masyarakat bangsawan sangat kentara. infrastruktur masyarakat Sasak tradisional menggunakan teknologi yang relatif sederhana yang secara langsung menggunakan bahwan dari alam tempat tinggal mereka. Sehingga masyarakat tradisional selalu di identikkan dengan alam dimana mereka tinggal.Kata Kunci: Stratifikasi Sosial, Sasak
Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Program Video Scribe Sparkol pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI di Sekolah Menengah Atas Kholidin Kholidin; Hudaidah Hudaidah; Sani Safitri
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v6i2.5319

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Program Video Scribe Sparkol pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI di Sekolah Menengah Atas” memuat data mengenai peninggalan Islam di kota Palembang, Masjid Agung Palembang. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana mengembangkan media pembelajaranVideo Scribe Sparkol pada mata pelajaran sejarah kelas XI di Sekolah Menengah Atas yang valid dan memiliki dampak efektifitas. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran yang valid dan memiliki dampak efektifitas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan Hannafin dan Peck. Langkah-langkah pengembangannya adalah sebagai berikut  (1) Analisis Kebutuhan, (2) Tahapan Desain, dan (3) Tahapan Pengembangan dan Implementasi. Kevalidan media pembelajaran dinilai oleh tiga tim ahli, yaitu ahli materi, ahli media, dan ahli desain pembelajaran. Kevalidan materi memiliki nilai sebesar 4,13 dengan kategori valid, kevalidan media sebesar 4,30 dengan kategori sangat valid, dan kevalidan desain pembelajaran sebesar 4,53 dengan kategori sangat valid.Penelitian pengembangan ini telah dilakukan dan diterapkan di kelas XI.3 SMA Negeri 1 Tanjung Batu. Efek potensial penggunaan media terlihat dari hasil belajar sebelum dan sesudah menggunaan media pembelajaranVideo Scribe Sparkol pada tahap uji coba lapangan dengan hasil rata-rata pretest yaitu 44,3 dengan kategori sangat rendah dan kemudian rata-rata postest yaitu 89,6 dengan kategori baik. Terjadi peningkatan sebesar 45,3% dan nilai ngain 0,81 jika 0,81 ? 0,7 maka termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukan media pembelajaran menggunakan program Video Scribe Sparkol pada materi Masjid Agung Palembang telah berhasil diterapkan dan memiliki nilai validdan memiliki dampak efektifitas. Kata Kunci : Video Scribe Sparkol, Media pembelajaran, pengembangan, Hannafin and Peck, validitas, dan efektifitas.
Implementasi Video Tutorial Pendidikan Karakter pada Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan Amalia Ridho; Hudaidah Hudaidah
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v4i1.4780

Abstract

Kegiatan Penelitian ini adalah Mengembangkan Bahan Ajar Pendidikan Karakter Berbasis Video Tutorial Yang Dipergunakan Pada Mata Kuliah Kepribadian Di MPK Universitas Sriwijaya. Penelitian ini berbentuk pengembangan dengan menggunakan analisis 8 langkah merujuk pada penelitian pengembangan Borg and Gall. Penelitian dilakukan di unit MPK Universitas Sriwijaya jumlah sampel penelitian 110 mahasiswa, terdiri dari 55 mahasiswa pada kelas eksperimen dan 55 mahasiswa pada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan yaitu : Pertama, bahan ajar pendidikan karakter berbasis video tutorial yang telah diuji validasi oleh pakar materi dan media, kemudian diujicobakan pada one to one sebanyak 5 mahasiswa sampel, berdasarkan hasil ujicoba tersebut disimpulan video tutorial layak digunakan. Oleh karena itu maka video tutorial tersebut diujicobkan pada kelas eksperimen untuk mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Berdasarkan uji validasi dengan menggunakan uji statistik menggunakan uji t disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar mahasiswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Kedua, berdasarkan uji compere mean juga diperoleh bahwa hasil belajar kelas ekspremen mean yang diperoleh lebih tinggi dari kelas kontrol. Sehingga penelitian ini selain menghasilkan bahan ajar berbasis video tutorial untuk pendidikan karakter, membuktikan juga memberikan pengaruh pada hasil belajar mahasiswa. Kata Kunci : Implementasi, video tutorial, pendidikan karakter, pendidikan kewarganegaraan.
Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat Kecamatan Belitang Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (2004-2013) Efriyandika Hadi; Yunani Hasan
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v6i1.4929

Abstract

The problem raised in this research is how the socio-economic changes of Belitang District of East Ogan Komering Ulu in 2004-2013. This study uses historical research methods, a systematic framework to collect historical sources, by giving criticism and judgment in selecting facts, to obtain the truth and present it in writing and to interpret and analyze the data. The social aspects observed in this study include institutions and institutions such as government agencies, religious institutions, educational institutions, health institutions and the population. While the observed economic aspects include agriculture, plantation, animal husbandry and fisheries. Socio-economic changes in Belitang society are influenced by government servants to maximize society and society's insight into the importance of education and health, and the increasing number of migrant population. The development in the economic aspect in the form of increasing livelihood and increasing facilities and knowledge in farming and raising. Keywords: Social, Economy, Society. Belitang District
PENGARUH PENERAPAN MEDIA VIDEO SEJARAH TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI 1 BANYUASIN 1 Desky Suhendra; Supriyanto Supriyanto; Sani Safitri
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v8i1.7443

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berjudul “Pengaruh Penerapan Media Video Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Sejarah di SMA Negeri 1 Banyuasin 1”. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Rumusan masalah yang diteliti yaitu berpengaruh atau tidak penggunaan media video terhadap hasil belajar dari peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran video terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 9 April sampai dengan 14 Mei 2018 selama empat kali pertemuan. Penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu kelas XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 3 sebagai kelas kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Banyuasin 1. Penentuan sampel penelitian menggunakan teknik Random Sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes dan observasi. Variabel penelitian ini yaitu media video (variabel bebas) dan hasil belajar (variabel terikat). Statistik yang digunakan untuk membuktikan hipotesis analisis adalah uji T dengan taraf nyata 0,05. Berdasarkan hasil penelitian terbukti bahwa ada pengaruh media pembelajaran video terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran sejarah di kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Banyuasin 1. Hal ini dibuktikan dengan thitung > ttabel atau 3,71 > 1,671.Kata Kunci : Pengaruh, Media Video Sejarah, Hasil Belajar
Mengintegrasikan Nilai Nilai Multikulturalisme Berbasis Kearifan Lokal sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah Agustinus Ufie
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v3i2.4770

Abstract

Kajian ini, sesungguhnya mengungkapkan kekhawatiran tentang semakin rapuhnya semangat keberagaman kita sebagai suatu nation, konflik, kekerasan dan berbagai situasi sosial kemasyarakatan lainya yang terus merongrong identitas kebangsaan kita.Semua fenomena ini terjadi karena ketidakmampuan kita untuk mengapresiasi, mengartikulasikan keberagaman dalam semangat persatuan, secara konkrit dalam semua lini kehidupan kita.Berbagai gerakan dan upayadalam mempertahankan identitas kebangsaan dan mengkongkritkan keberagaman sebagai sebuah kekuatan bangsa terus digalahkan.Hal ini tentunya tidak semudah membalik telapak tangan namun paling tidak proses kearah penyadaran bahwa bangsa ini ada karena kepelbagaian dan keragaman mulai menunjukan kekuatannya.Mengintegrasikan nilai-nilai multikultural berbasil kearifan lokal dalam pembelajaran disekolah-sekolah melalui mata pelajaran yang relevan harusnya sesegera mungkin dilakukan.Dengan demikian maka iklim kebersamaan, dalam tata pergaulan yang lebih demokratis, humanis, toleran dan etis demi Indonesian yang kita cintai dapat dijumpai dimana-mana. Sektor pendidikan merupakan wadah yang sangat strategis karena sesungguhnya masa depan bangsa dan keberagaman ini terletak pada para siswa generasi muda bangsa ini. Menyadarkan kaum muda untuk terus menjunjung tinggi toleransi, kerja sama, mengasihi, hormat menghormati, rasa kebangsaan dan sebagainya adalah cara kita untuk memperkuat kohesi sosial serta memperkokoh integrasi bangsa sehingga konflik sosial yang terus terjadi dalam kehidupan bersama sebagai suatu bangsa dapat dieliminir bahkan dihentikan.  Dengan demikian Indonesia yang kita impikan adalah Indonesia yang rukun dan damai, maju, mandiri dan bersahaja dalam keberagaman sebagai identitas dapat terwujud. Kata kunci : Nilai-nilai multikulturalisme, kearifan lokal, sumber pembelajaran sejarah.

Page 8 of 17 | Total Record : 161