cover
Contact Name
Destriana
Contact Email
destriana@fkip.unsri.ac.id
Phone
+6289668919112
Journal Mail Official
altius@fkip.unsri.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Palembang-Prabumulih KM 32, Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan 30862
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 2087927X     EISSN : 26850516     DOI : https://doi.org/10.36706/altius
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan is a national scientific journal open to seeking innovation, creativity, and novelty. This journal particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of sport areas as follows: 1. Physical Education; 2. Sport Education; 3. Sport Recreation; 4. Sport Nutrition; 5. Sport Science; 6. Sport Coaching.
Articles 173 Documents
Pengaruh Latihan Shuttle Run terhadap Hasil Tendangan Mawasi Karate pada Kegiatan Ekstrakurikuler SMA Siti Aminah; Syamsuramel Syamsuramel; Sukirno Sukirno; Destriani Destriani
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 2 (2018): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v7i2.8113

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan shuttle run terhadap hasil tendangan mawasi karate pada kegiatan ekstrakurikuler SMA PGRI 2 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah quasy eksperimen dengan rancangan pretest-posttes one grup design.. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler karate, sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes tendangan mawasi. Perlakuan pada penelitian ini berupa latihan shuttle run diberikan selama 6 minggu dengan frekuensi latihan selama seminggu 3 kali. Uji efektifitas menggunakan metode eksperimen dengan hasil “uji t” signifikan ? = 0,05 didapat thitung = (11,3) sedangkan ttabel = (1,70), maka thitung >  ttabel berarti thitung  >  ttabel sehingga  Ha dapat diterima, sedangkan Ho ditolak. Berdasarkan temuan hasil penelitian bahwa Ha dapat diterima, maka latihan shuttle run memiliki pengaruh terhadap tendangan mawasi. Implikasi dari penelitian ini bahwa latihan shuttle run dapat digunakan sebagai salah satu jenis latihan untuk untuk hasil tendangan mawasi .Kata Kunci : Latihan shuttle run, tendangan mawasi, karate.
TINJAUAN KEPRIBADIAN ATLET PENCAK SILAT PERGURUAN HIMSSI KOMISARIAT IWARI KOTA PALEMBANG Dedik Banu Wahyudi; Agung Mahendra
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2020): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v9i2.12089

Abstract

Pencak silat adalah olahraga dalam seni bela diri sekaligus budaya bangsa Indonesia dan salah satu pembinaan psikologi yang perlu dikembangkan untuk seorang atlet pencak silat adalah pembinaan kepribadian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepribadian atlet Pencak Silat Perguruan Himssi Komisariat Iwari Kota Palembang yang dilihat dari stabilitas emosional, disiplin, dan kepercayaan diri. Metode penelitian ini adalah penelitian yang bersifat deskriptif. Instrumen yang dipakai untuk mengumpulkan data adalah kuesioner dengan menggunakan skala likert yang diberikan kepada atlet Pencak Silat Perguruan Himssi Komisariat Iwari Kota Palembang sebanyak 34 atlet pencak silat  dengan teknik total sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa kepribadian atlet Pencak Silat Perguruan Himssi Komisariat Iwari Kota Palembang, dilihat dari stabilitas emosional, disiplin, dan kepercayaan diri, yaitu pada persentase 79% dan berada pada kriteria baik.
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KELENTUKAN TOGOK DENGAN HASIL SERVIS ATAS PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI SMK NEGERI 2 PALEMBANG Dwi Wahyuni; Fauziah Nuraini Kurdi
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2018): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v7i1.8119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dan kelentukan togok dengan hasil servis atas bola voli. Penelitian ini dilaksanakan  selama 1 minggu di lapangan bola voli SMK Negeri 2 Palembang. Metode yang digunakan adalah metode korelasi dengan instrumen tes dan pengukuran, dengan bentuk tesnya yaitu melakukan pull up, sit and reach. Populasi penelitian adalah siswa putra yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli berjumlah 30 orang. Hasil pengolahan dan analisis data menunjukkan hubungan kekuatan otot lengan terhadap hasil servis atas bola voli sebesar 0,61 dengan sumbangan efektif sebesar 8,96 %,  hubungan kelentukan togok terhadap hasil servis atas sebesar 0,42 dengan sumbangan efektif 24% dan  hubungan kekuatan otot lengan dan kelentukan togok terhadap hasil servis atas bola voli sebesar 0,45 dengan koefisien determinasi 50%. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan servis atas menyebrangi net lawan yang diberi nilai-nilai dengan 6 kali percobaan. Dengan hasil analisis regresi ganda kekuatan otot lengan dan kelentukan togok dengan hasil servis atas F.hitung 13,5, F.tabel 5,49. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang cukup signifikan pada kekuatan otot lengan dan kelentukan togok dengan hasil servis atas bola voli SMK Negeri 2 Palembang.
PEMETAAN OLAHRAGA UNGGULAN PAPUA BERBASIS WILAYAH ADAT Saharuddin Ita
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2017): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v6i2.8100

Abstract

Abstrak: Pemetaan dibidang olahraga merupakan gambaran akan letak suatu tempat atau daerah dimana terdapat sumber atlet yang mempunyai bakat alam dan berpotensi untuk dibina ke jenjang prestasi yang lebih baik guna mengangkat harkat dan martabat masyarakatnya, daerahnya bahkan negaranya. Seperti diketahui bahwa Papua terbagi atas 5 wilayah adat yaitu Animha, Meepago, Lapago, Saireri dan Mamtha. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peta olahraga unggulan yang ada di Provinsi Papua pada 5 wilayah adat terbesar Papua. Subyek penelitian ini adalah seluruh atlet yang masuk dalam pemusatan latihan PON XIX Papua sebanyak 349 orang asli Papua. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif melalui sebaran angket dan wawancara mendalam kepada atlet yang sedang melakukan pemusatan latihan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penyebaran cabor dan atlet dari ke 5 wilayah adat terbesar Papua adalah; Mamtha 41.26%, Saereri 40.11%, Animha 9.46%, La Pago 5.16% dan MeePago 3.44%. Dari perolehan medali sebagai berikut: Mamtha 7-8-12, Saereri 2-2-2, Animha 2-3-2 sedangkan Lapago dan Meepago belum memberikan kontribusi medali. Kesimpulan: Pemetaan olahraga unggulan papua belum merata  pada 5 wilayah adat terbesar di Papua dan baru 4 cabang olahraga yang bisa menjangkau semua wilayah adat yaitu Atletik, Sepak bola, Tinju dan Voli. Kata kunci: pemetaan, olahraga unggulan, wilayah adat  
PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN (ANXIETY) DALAM OLAHRAGA BERBASIS PERBEDAAN ETNIS (SUKU OSING, JAWA, DAN MADURA) Moh Agung Setiabudi; Danang Ari Santoso
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2020): Altius Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v9i1.10387

Abstract

In this modern era, sport is increasingly popular with Indonesian people. As sports develops, coaches continue to develop physical, technical, and psychological training models to achieve optimal performance in their built athletes. Psychology is one important aspect in sports. Many potential athletes fail because of psychological factors, namely mental. Anxiety factors (anxiety) possessed by individual athletes affect the appearance in the match. An athlete is an individual who has its own uniqueness, especially in a different tribe. He has his own talents, his own habits and his own culture and background that specifically affect him. Various differences that cause anxiety levels (anxiety) in sports will also not be the same. This type of research is a non-experimental quantitative research (ex post facto) with a survey approach. The samples in this study were the Osing, Javanese and Madurese using cluster sampling techniques. Respondents are athletes from the student volleyball team. The results showed that the anxiety level of Javanese and Madurese in the category of "little" and "never". while the osing terms in the "few" and "sometimes" categories. The conclusion in this study is the level of anxiety athletes in the face of competition from each tribe, especially the osing tribe still depends on the material of the opposing players.
HUBUNGAN KESEIMBANGAN DAN KOORDINASI MATA KAKI TERHADAP HASIL DRIBBLING MENGGUNAKAN KAKI BAGIAN LUAR PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER FUTSAL Hartati Hartati; Dodi Ryansyah
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2017): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v6i1.8223

Abstract

Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keseimbangan dan koordinasi mata kaki dengan hasil dribbling menggunakan kaki bagian luar pada ekstrakurikuler futsal SMP Islam Az – Zahrah 1 Palembang.  Metode penelitian ini adalah metode korelasi. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal, ini berjumlah 38 siswa.. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan keseimbangan dengan hasil dribbling menggunakan kaki bagian luar sebesar 0,90 atau kontribusi sumbangan efektif sebesar 70,88%, terdapat hubungan koordinasi mata kaki dengan sebesar 0,20 atau kontribusi sumbangan efektif sebesar 17,54%, dan terdapat hubungan keseimbangan dan koordinasi mata kaki dengan hasil dribbling menggunakan kaki bagian luar sebesar 1,46. Implikiasi dalam penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan pada keseimbangan dan koordinasi dengan hasil dribbling menggunakan kaki bagian luar pada siswa ekstrakurikuler futsal SMP Islam Az – Zahrah 1 Palembang. Kata kunci: keseimbangan, koordinasi mata kaki, dribbling, permainan futsal
PENGARUH PENGGUNAAN BOLA PLASTIK BERLAPIS SPONS TERHADAP KETERAMPILAN DASAR DAN MINAT BERMAIN BOLAVOLI SEKOLAH DASAR bayu septa martaviano
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 8, No 2 (2019): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v8i2.8737

Abstract

Abstrak - Permainan bolavoli  merupakan salah satu permainan olahraga yang sangat populer dan bahkan menjadi sarana bagi anak-anak yang mempunyai bakat untuk memperbaiki nasibnya sebagai seorang atlit atau menjadi pilihan bagi masa depannya. Para siswa memang ada ketertarikan tapi masih perlu ditingkatkan agar lebih giat berlatih untuk meningkatkan ketertarikan dan prestasinya dalam bermain bolavoli. Penelitian ini menggunakan permasalahan apakah dengan merubah bolavoli dengan bolaplastik berlapis spons bisa meningkatkan ketererampilan dasar permainan bolavoli dan minat bermain bolavoli. Secara teoritik apabila bolavoli disesuaikan dengan postur tubuh maka kemungkinan untuk berhasil menguasai dasar bermain bolavoli, keberhasilan melakukan dasar bermain bolavoli dengan menggunakan bolaplastik berlapis spons diduga akan meningkatkan kegairahan dalam bermain bolavoli sekaligus juga meningkatkan ketepatan dan produktifitas di dalam melakukan dasar-dasar permainan bolavoli. Untuk menguji pernyatan tersebut diselenggarakan sebuah penelitian dengan disain Eksperimen lapangan atau juga disebut kelompok kontrol tak-setara (non-equivalen control-grop design). Sampel dalam peneitian ini adalah siswa kelas V yang mengikuti olahraga sejumlah 8 Anak, dengan rincian laki-laki 6 siswa, dan perempuan 2 siswa. Tehnik analisis datanya dengan menggunakan uji beda rerata, dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa Perubahan jenis bola dalam permainan bolavoli tidak berpengaruh positif terhadap empat kecakapan dasar bermain bolavoli. Dan perubahan jenis bola, ternyata berpengaruh positif terhadap tingkat kesenangan dalam bermain bolavoli. Walaupun demikian sebagaimana tampak dalam hasil observasi dan wawancara informal dengan anak-anak kelompok Eksperimen, penggunaan bola plastik berlapis spons telah berhasil meningkatkan kesenangan dalam bermain bolavoli. Secara teoretik, peningkatan minat terhadap permainan bolavoli ini pada gilirannya akan meningkatkan intensitas latihan, dan akhirnya bisa diharapkan juga meningkatkan kecakapan bermain bolavoli.
Pengembangan aplikasi pembelajaran pencak silat berbasis multimedia Eka Narima Ricky; Maftukin Hudah; Fajar Ari Widiyatmoko
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2021): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v10i1.13990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui hasil kelayakan aplikasi pencak silat dari para validator ahli 2) mengetahui efektifitas aplikasi pencak silat terhadap hasil belajar siswa. Metode dalam penelitian ini adalah Research and Development (Rnd) dengan menggunakan model ADDIEyaitu, analysis(menganalisis permasalahan belum menggunakan media pembelajaran secara optimal pada mata pelajaran PJOK materi pencak silat), design(pembuatan desain media aplikasi pencak silat berbasis pc dan android ), development (dua tahapan yaitu pertama penggunaan VB 6.0 dan SAC 3, kedua pembuatan instrumen validator ahli untuk lembar kelayakan produk aplikasi pc dan android), implemantation(pelaksanaan pengujian yang akan dikembangkan sebuah produk aplikasi pc dan android apakah layak atau tidak), dan evaluation(mengevaluasi hasil produk aplikasi pc dan android yang sudah dikembangkan dan dapat dinilai kualitasnya). Untuk hasil kelayakan dari validator ahli memperoleh skor 34 maka disimpulkan “layak” sebagai media pembelajaran PJOK materi pencak silat. Kemudian hasil penelitian kepada 30 siswa perwakilan tiga kelas pengujian yang terakhir dari seluruh kelas mendapatkan rata-rata nilai sebelum (pre-test) 7.6 dan sesudah (pos-test) 8.73 maka dapat disimpulkan hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang signifikan.
KORELASI KEKUATAN OTOT LENGAN DAN PANJAN Muhammad Dimas Adi Putra; Afrizal Afrizal; Destriani Destriani
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2017): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v6i2.8074

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kekuatan otot lengan dan panjang tungkai terhadap hasil passing atas bolavoli putra ekstrakurikuler SMA Negeri 2 Palembang. Metode yang digunakan adalah metode korelasi. Populasi yang digunakan adalah putra bolavoli ekstrakurikuler SMA Negeri 2 Palembang, sampel penelitian berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes secara langsung yaitu dengan cara melakukan tes push up, Pengukuran Panjang Tungkai, dan tes passing atas ke dinding. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi korelasi berganda. Hasil analisis data menunjukkan hubungan kekuatan otot lengan terhadap hasil passing atas sebesar 0,16, hubungan panjang tungkai tehadap hasil passing atas sebesar 0,05, dan hubungan kekuatan otot lengan dan panjang tungkai terhadap hasil passing atas sebesar 0,49. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang cukup signifikan  pada kekuatan otot lengan dan panjang tungkai terhadap hasil passing atas bolavoli putra ekstrakurikuler SMA Negeri 2 Palembang. Kata Kunci: kekuatan otot lengan, panjang tungkai, passing atas
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN SISWA YANG MENGIKUTI DAN TIDAK MENGIKUTI KEGIATAN SANGGAR TARI Puji Setyaningsih; Rofik Yuliandi
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2019): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v8i1.8238

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perbandingan tingkat kebugaran siswa sekolah yang mengikuti dan tidak mengikuti kegiatan sanggar tari daerah di Banyuwangi. Sampel penelitian yaitu siswa putra dan putri kelas 4, 5 dan 6 Sekolah Dasar (SD) atau sederajat yang mengikuti dan tidak mengikuti sanggar tari. Usia sumber data ditentukan pada umur 10-12 tahun. Data diambil dengan metode pengukuran langsung menggunakan jenis Tes Kesegaran Jasmani Indonesia atau TKJI. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis statistik data deskriptif. Perhitungan hasil tes tingkat kesegaran jasmani dianalisis menggunakan deskriptif prosentase. Hasil penelitian menunjukkan siswa putri yang tidak mengikuti sanggar tari 20% ketegori krang sekali, 60% kategori kurang, dan 20% kategori baik. Sedangkan siswa putri yang mengikuti sanggar tari 100% kategori baik sekali. Pada siswa putra yang tidak mengikuti sanggar tari 40% kategori kurang, 40% kategori sedang, dan 20% kategori baik. Sedangkan siswa putra yang mengikuti sanggar tari 100% dalam kategori baik sekali. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti sanggar tari lebih baik daripada tidak mengikuti sanggar tari pada tingkat kebugarannya. Kata Kunci: perbandingan, kebugaran jasmani, siswa, sanggar tari.

Page 2 of 18 | Total Record : 173