cover
Contact Name
Diah Andika Sari
Contact Email
diah_mursil@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
diah_mursil@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 26850281     DOI : -
Yaa Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta adalah jurnal nasional berbasis penelitian ilmiah, secara rutin diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 147 Documents
DETEKSI TUMBUH KEMBANG ANAK USIA 2-4 TAHUN DI PAUD AL-HIDAYAH Nursalim Nursalim
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2018): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.2.1.1-10

Abstract

Tulisan didasari temuan peneliti saat observasi pendahuluan dimana para pendidik di PAUD Al-Hidayah memiliki keterbatasan kemampuan dalam mengukur dan mendeteksi tumbuh kembang anak usia 2-4 tahun. Karena itu tulisan ini bertujuan mengedukasi para pendidik di PAUD Al-Hidayah dalam mendeteksi tumbuh kembang anak usia 2-4 tahun sekaligus melaksanakan praktik deteksi tumbuh kembang anak usia 2-4 tahun di PAUD Al-Hidayah. Hasil dari praktik deteksi diperoleh informasi bahwa pada anak usia 2 tahun, dari lima sampel uji, seluruh anak mampu melakukan gerakan halus dan gerakan kasar dengan baik; pada indikator pengamatan ada dua anak hanya mampu menyebut tiga bagian tubuh; pada indikator bicara ada satu anak yang tidak menjawab pertanyaan dan ada dua anak yang menjawab pertanyaan dengan satu kata; dan pada indikator sosialisasi ada satu anak memilih asyik bermain dari pada meniru kegiatan orang dewasa. Pada anak usia 3 tahun, dari delapan sampel uji, semua anak mampu memenuhi indikator gerakan kasar dan sosialisasi; pada indikator gerakan halus ada dua anak kesulitan membuat lingkaran; pada indikator pengamatan ada tiga anak kesulitan menyebutkan warna terong dan wortel; pada indikator bicara ada dua anak yang tidak menjawab pertanyaan dan memilih cuek. Pada anak usia 4 tahun, dari tujuh sampel uji, semua anak lulus uji sesuai kriteria yang ditetapkan.
MENINGKATKAN KECERDASAN MUSIK MELALUI PERMAINAN ANGKLUNG DI PAUD AULIA Erni Rosydiana
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2017): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.1.2.53-64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan kecerdasan musik anak setelah anak bermain musik angklung dan secara khusus tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya-upaya apa saja yang diberikan guru dalam meningkatkan kecerdasan musik setelah bermain musik angklung. Penelitian ini dilaksanakan di PAUD Aulia, Bojongsari, Depok. Metode yang digunakan addalah Penelitian Tindakan Kelas dengan Model Hopkins, sedangkan yang menjadi subyek penelitian ini adalah siswa-siswi kelompok B yang berjumlah 16 anak dengan usia mereka rata-rata 5-6 tahun Temuan-temuan yang didapat pada saat pra siklus adalah bahwa sebanyak 51,0% anak belum terlihat bagus kecerdasan musiknya dalam menerima pembelajaran. Karena pada saat observasi terlihat jelas masih banyak anak yang belum terlihat kecerdasan musiknya. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa adanya peningkatan kecerdasan musik anak usia 5-6 tahun melalui bermain musik angklung, hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan kecerdasan musik pada siklus I dengan prosentase 61,5% dan terjadi peningkatan yang signifikan pada siklus II adalah sebesar 89,6% dan membuat indikator-indikator yang telah ditetapkan dengan skala penilaiannya. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk semua praktisi-praktisi pendidikan serta dapat mengembangkan dengan inovasi baru dalam bermain musik angklung agar kemampuan kecerdasan musik anak didik semakin baik dalam pembelajaran sejak dini hingga masa dewasanya kelak.
MENINGKATKAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI METODE EKSPERIENTAL DENGAN PERMAINAN TRADISIONAL Diah Andika Sari
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2018): Yaa Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.2.2.55-62

Abstract

Perilaku Prososial anak usia 4-5 tahun meliputi (1)Antusiasme dalam melakukan permainan bersama teman, seperti: keikutsertaan untuk bermain, menyapa teman, (2)Menaati peraturan, seperti: antri, sabar, (3) Menghargai orang lain,seperti: tenggang rasa, mau bekerja sama, (4) Menunjukkan empati, seperti: menunjukkan kepedulian, menolong, berbagi. Anak-anak di kelas TK A TK Aisyiah Busthanul Athfal 12, Pamulang, Tangerang Selatan pada umumnya baru pertama kalinya masuk sekolah dan sebelumnya tidak mengikuti kelompok bermain. Sehingga berkumpul bersama teman-teman disekolah setiap hari merupakan pengalaman pertama mereka. Terlihat mereka masih sulit untuk berinteraksi sesama teman. Saling berebutan, ngambek, dan berantam adalah pemandangan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Perilaku Prososial anak usia 4-5 tahun dikelas tersebut, melalui metode eksperiental dengan menggunakan permainan tradisional. Metode eksperiental adalah metode yang menggunakan pengalaman sebagai media pembelajaran. Pengalaman pada penelitian ini adalah penglaman bermain permainan tradisional. Dimana permainan tradisional banyak melibatkan komunikasi, kerjasama dan empati dalam melakukannya. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan Perilaku Prososialanak usia 4-5 tahun awalnya (pra siklus) hanya mencapai 1,2 pada skala 4 (31%), yang artinya masih berada pada taraf belum berkembang, meningkat menjadi 1,7 (43%) pada siklus 1. Walau memang bukan perkembangan yang tinggi, dan akhirnya meningkat menjadi 2,5 (61%) pada siklus 2. Skala 2,5 pada skala 4 bearti sudah berada pada tahap mulai berkembang (MB) dan berkembang sesuia Harapan (BSH). Peningkatan yang didapat memang sedikit, karena Perilaku Prososialmerupakan suatu proses sikap yang harus terus dijaga dan membutuhkan waktu. Sehingga dapat disimpukan bahwa keterampilan social anak usia 4-5 tahun dapat ditingkatkan melalui metode eksperiental dengan permainan tradisional di kelompok A, di TK Aisyiah Busthanul Athfal 12 Pamulang, Tangerang Selatan. Dan untuk terus meningkatkan keterampilan sosial anak, diharapkan metode eksperiental ini dapat dilakukan secara kontinu pada anak-anak.
PERAN GURU PAUD DALAM MEMINIMALISIR DAMPAK GADGET PADA PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL Desni Yuniarni
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.3.1.1-6

Abstract

Anak usia dini yang lahir pada era milineal ini adalah anak-anak yang termasuk generasi Z, dimana mereka sangat akrab dengan berbagai teknologi, diantaranya gadget. Gadget merupakan salah satu teknologi canggih yang memiliki berbagai macam fitur menarik, terutama bagi anak-anak. Berbagai fitur yang ditawarkan memiliki dampak positif bagi perkembangan anak usia dini. Anak dapat bermain sambil belajar dengan memainkan permainan-permainan yang dapat menstimulasi aspek kognitif, motorik halus, seni, bahasa bahkan aspek perkembangan nilai, agama dan moral. Namun, tidak semua aspek perkembangan dapat terstimulasi melalui permainan yang terdapat dalam gadget, yaitu sosial emosional, bahasa dan motorik kasar. Penggunaan gadget yang sifatnya personal dan individual berdampak negatif bagi perkembangan anak, karena minimnya interaksi dengan orang lain. Padahal dalam berinteraksi dengan orang lain, anak akan belajar menghargai orang lain, belajar bekerja sama, menyesuaikan diri dan menerima pendapat orang lain. Hal-hal positif yang tidak terdapat dalam gadget tersebut, malahan terdapat dalam permainan tradisional yang dewasa ini sudah jarang dimainkan lagi oleh anak-anak. Disnilah peran guru PAUD dalam mengenalkan berbagai permainan tradisional di PAUDnya, agar anak tidak terpaku pada permainan di gadget, tetapi beralih ke permainan tradisional yang sarat unsur positifnya, bahkan sekaligus dapat menanamkan nilai-nilai kearifan lokal daerahnya.
PENERAPAN PERMAINAN MODIFIKASI TAPAK GUNUNG UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI RA MUTIARA, CIPUTAT Tiara Astari; Syifa Safira
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.3.1.43-56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmeningkatkan kemampuan bahasa anak usia 4-5 tahun melalui permainan modifikasi tapak gunung. Penelitian ini disebabkan oleh adanya hasil pengamatan pada kecerdasan bahasa anak yang belum berkembang secara maksimal, sehingga peneliti tergerak untuk meneliti kekurangan tersebut dan mengajukan solusi serta mengembangkannya. Penelitian tindakan kelas diambil oleh peneliti sebagai metode penelitian dengan melakukan tindakan dua siklus. Analisis presentasi data yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan pada kriteria keberhasilan yang disepakati yaitu dengan menggunakan skor minimum keverhasilan 75%. Hasil penelitian data pada siklus 1 dan siklus dapat dinyatakan bahwa keseluruhan siswa yang memiliki kecerdasan bahasa pada siklus 1 mencapai 70% dan meningkatpada siklus 2 menjasi 80%, sehingga berdasarkan hasil peningkatan persentasi dari penelitian ini, maka dapat dinyatakan bahwa hipotesis diterima. Implikasi penelitian ini adalah bahwa permainan modifikasi tapak gunung dapat dijadikan alternative pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia 4-5 tahun
PENGARUH EFIKASI DIRI TERHADAP KOMITMEN TUJUAN GURU PAUD DI KOTA PONTIANAK Yuniarti Yuniarti
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.3.1.57-66

Abstract

Pengamat Pendidikan Doni Koesoema di dalam Harian Nasional berpendapat bahwa, ketidakhadiran guru mengindikasikan komitmen yang rendah untuk mengajar. Masalah komitmen tentu tak selesai dengan pembangunan sarana pendidikan… Akibat dari sikap indispliner yang melihatkan kurangnya komitmen seorang guru, hal ini pasti sangat besar pengaruhnya pada nasib peserta didik yang pastinya. Maka tidak mengherankan guru yang profesional terlihat lebih banyak mengeluarkan usaha ekstra. Selain beban mengajar kemudian menyiapkan dokumen pembelajaran, seperti program tahunan, semesteran, rencana pembelajaran harian, dan sejumlah adminitrasi lainnya. Penelitian ini bertujuan khusus untuk mengetahui sebesar apa pengaruh efikasi diri terhadap komitmen tujuan guru Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode survei dan teknik analisis jalur (path analysis). Pengujian analisis yang dialakukan adalah menggunakan Uji Normalitas, Uji Signifikansi, dan Linearitas Koefisien Regresi kemudian yang terakhir pengujian Hipotesis. Hasil dari penelitian untuk uji signifikansi berdasarkan nilai t hitung diperoleh nilai 4,566 lebih besar dari pada ttabel  1,967    pada α = 0,05. Karena thitung > ttabel maka persamaan regresi dinyatakan signifikan. Dengan kata lain bahwa variabel efikasi diri berpengaruh terhadap variabel komitmen tujuan. Uji linearitas diperoleh Fhitung sebesar 0,911 lebih kecil dari pada Ftabel (0,05) sebesar 3,94 pada α = 0,05. Karena Fhitung < Ftabel maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan linier secara signifikan antara variabel efikasi diri dengan variabel komitmen tujuan.
MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS SUMBER DAYA ALAM KHAS KALBAR DALAM PEMBELAJARAN DI PAUD Ferry Hadary; Desni Yuniarni; Reine Suci Wulandari; Sarma Siahaan; Desti Mawarni
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.3.1.34-52

Abstract

odrat anak adalah bermain. Setiap aktivitas yang dilakukan anak berbentuk berbagai permainan yang mengasyikkan, baik itu dimainkan sendirian maupun bersama dengan orang lain. Dalam konteks permainan, terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara anak-anak di tahun 90an dengan anak anak-anak generasi Z yang hidup di masa sekarang, yang dikenal dengan era digital. Perbedaan tersebut terlihat dari jenis permainan yang dimainkan oleh anak-anak. Anak-anak di era digital lebih banyak mengisi waktu luang mereka dengan berbagai aktivitas permainan yang berkaitan dengan digital, seperti permainan yang terdapat di dalam gadget atau smart phone. Berbagai hasil penelitian mengungkapkan dampatk negatif bagi anak dalam penggunaan gadget tersebut, diantaranya adalah content games yang banyak mengandung unsur yang tidak mendidik. Oleh karena itu, salah satu cara yang dapat mengurangi dampak gadget bagi anak adalah dengan menyediakan content permainan yang mengandung unsur edukatif. Adanya multimedia interaktif berbasis sumber daya alam khas Kalimantan Barat dalam pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini. Melaluimultimedia interaktiftersebut, guru dapat mengenalkan berbagai permainan edukatif kepada anak usia dini, sehingga tidak hanya bermanfaat untuk mengenalkan berbagai kekayaan alam khas daerahnya, namun juga dapat menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadapdaerahnya. Adanya multimedia interaktif tersebut diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif terhadap pemakaian gadget oleh anak usia dini
PENERAPAN METODE FARMING GARDENING PROJECT DALAM MENINGKATKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI DAERAH TERPENCIL KALIMANTAN BARAT Diana Diana; Ufi Ruhama
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.3.1.7-20

Abstract

Berdasarkan dari Fenomena di masyarakat saat ini banyak mengalami kerusakan moral menyimpang, hampir pada segmen kehidupan dan seluruh lapisan masyarakat, sehingga telah mendorong pemerintah indonesia untuk menerapkan Kebijakan Nasional Pembangunan Karakter Bangsa, salah satu upaya untuk mewujudkan kebijakan tersebut adalah dengan menekankan pentingnya pendidikan karakter untuk di implementasikan dalam setiap institusi pendidikan baik formal (sekolah) informal (keluarga) non formal (masyarakat) di mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini. Tujuan penelitian ini secara umum adalah dapat meningkatkan karakter Anak Usia Dini khususnya melalui Penerapan Metode Farming Gardening Project di Daerah terpencil Kalimantan Barat, sehingga dapat memberikan konstribusi positif bagi pengembanagan penelitian pendidikan terutama dalam meningkatkan karakter anak usia dini, Metode yang digunakan Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian adalah mengembalikan benda pada tempatnya MB 20% , BSB ada 80% anak, Menyelesaikan Tugas yang diberikan MB16% ada 84% anak, BSB ada 21 anak, anak, Anak terbiasa antri, MB ada 12% anak, BMB ada 88% anak,
DAMPAK GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI Yulsyofriend Yulsyofriend; Vivi Anggraini; Indra Yeni
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.3.1.67-80

Abstract

ICT (Information and Communication Technologies) adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. Gadget adalah salah satu dari ICT yang sangat berperan penting terhadap perkembangan anak usia dini. Sesuai dengan tujuan utama pendidikan anak usia dini adalah untuk mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak usia dini dengan memberikan stimulus-stimulus berupa kegiatan bermain yang menyenangkan dan mampu mengintegrasikan kemampuan anak usia dini secara optimal. Perkembangan Bahasa pada anak usia dini merupakan hal yang paling berfungsi dan berperan dalam kehidupan anak. Namun dengan adanya penggunaan gudged memiliki pengaruh terhadap keterampilan berbahasa anak yang mencakup dalam memperoleh keterampilan berbahasa, biasanya melalui suatu hubungan urutan yang teratur: pembiasaan pada masa kecil, belajar menyimak/mendengarkan bahasa, kemudian berbicara, membaca, dan menulis. Namun dengan menggunakan gadget berdampak terhadap keterlambatan dalam berbicara anak hal ini disebabkan karena gadget menghambat komunikasi langsung terhadap lingkungan sekitar
STIMULASI GURU PADA MOTORIK KASAR ANAK TAMAN KANAK-KANAK DI KECAMATAN KURANJI KOTA PADANG Rina Juniarti; Izzati Izzati; Yaswinda Yaswinda
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.3.1.81-90

Abstract

This study aims to determine the stimulation carried out by teachers in the development of gross motoric children of kindergartens in kecamatan of Kuranji kota Padang. This type of research is quantitative descriptive research. The population in this study were 129 kindergarten teachers in the kecamatan of Kuranji Kota Padang, then the sampel was 27 teacher with a sampling technique that was purposive sampling. The research instrument is a questionnaire with Likert scale model that has been tested for validation and reliability. Data analysis using the formula percentage level of achievement is the average score divided by the ideal score multiplied hundred. The results of this study indicate that the teacher stimulation on the gross motor skill of the Kindergarten children in the sub district of Kuranji Padang City is in good category with an achievement level of 80,20%

Page 4 of 15 | Total Record : 147