cover
Contact Name
Soni Samsu Rizal
Contact Email
soni.samsurizal@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
alauladtarbiyah@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Tarbiyah al-Aulad : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : 25494651     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Tarbiyah al-Aulad : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, print ISSN : 2549-4651 adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis Jawa Barat. Jurnal ini menjadi media untuk menyebarkan gagasan dan temuan ilmiah di bidang pendidikan anak usia dini.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2017): Februari 2017" : 7 Documents clear
KONSEP PENDIDIKAN AKIDAH DALAM KITAB ‘AQIDATUL ‘AWAM KARYA SYEKH AHMAD MARZUQI Wahyudin Wahyudin; Sumadi Sumadi
Tarbiyat al-Aulad: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.938 KB)

Abstract

Pada dasarnya tujuan pendidikan bukan hanya proses transfer ilmu dan mengembangkan kognitif peserta didik saja, akan tetapi juga tertuju pada perubahan tingkah laku peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa serta berakhlak mulia. Maka dari itu pendidikan akidah perlu diterapkan dalam hati peserta didik sejak dini, guna mereka mampu mengimbangi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mampu memfilter pengaruh-pengaruh luar yang masuk dalam kehidupannya. Penulis merumuskan dua masalah pokok dalam penelitian ini, yaitu : 1) Bagaimana konsep pendidikan akidah dalam kitab ‘Aqidatul ‘Awam ?; 2) Bagaimana relevansi pendidikan akidah dalam kitab ‘Aqidatul ‘Awam dengan pendidikan Islam ?. Tujuan penelitian ini adalah : Untuk mengetahui konsep pendidikan akidah dalam kitab ‘Aqidatul ‘Awam; Untuk mengetahui relevansi pendidikan akidah dalam kitab ‘Aqidatul ‘Awam dengan pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan (library research), yaitu dengan memanfaatkan secara maksimal bahan-bahan pustaka yang lerevan untuk menjawab permasalahan yang diteliti. Karena data yang diteliti berupa kitab-kitab, naskah-naskah atau buku yang bersumber dari khazanah kepustakaan. Setelah melakukan analisis data, penulis memperoleh kesimpulan sebagai berikut : 1) Konsep pendidikan akidah dalam kitab ‘Aqidatul ‘Awam yang mencakup ‘Aqaid 50 (lima puluh). 2) Sedangkan relevansi pendidikan akidah dalam kitab ‘Aqidatul ‘Awam dengan Pendidikan Islam ialah pendidikan akidah yang terdapat dalam kitab ‘Aqidatul ‘Awam memiliki keterkaitan dan kesamaan dengan materi Pendidikan Islam yakni dari segi ruang lingkup pendidikan akidah.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM NOVEL CINTA DI UJUNG SAJADAH KARYA ASMA NADIA Yadi Fahmi Arifudin; Fadlilah Aisyah Amini
Tarbiyat al-Aulad: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.941 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu unsur pokok untuk membina dan mengembangkan kepribadian manusia agar menjadi manusia yang berkepribadian baik dalam bentuk jasmani maupun rohani. Untuk mendapatkan pendidikan sangat mudah, tidak hanya dilakukan disekolah atau lembaga formal saja melainkan bisa dilakukan atau didapat dari mana saja. Kemudian untuk mendapatkan ilmu pendidikan bias dengan membaca buku, karena buku adalah gudang ilmu. Tidak hanya buku pelajaran disekolah saja akan tetapi dari karya sastra seperti novel juga bisa karena terdapat nilai-nilai pendidikan yang dapat dipetik oleh pembaca. Novel termasuk salah satu kategori buku suplemen sebagai bahan pengayaan bagi anak, baik yang berhubungan dengan pelajaran ataupun tidak. Jadi novel bias dijadikan alat/media untuk belajar. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam novel Cinta Di Ujung Sajadah. 2) Untuk mengetahui relevansi nilai-nilai pendidikan Islam dalam novel Cinta Di Ujung Sajadah terhadap perkembangan saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kepustakaan atau library research. Penelitian ini mendeskripsikan atau menggambarkan apa yang menjadi masalah, kemudian menganalisis dan menafsirkan data yang ada. Metode ini digunakan untuk menelaah isi dari suatu dokumen atau buku tertentu, dalam penelitian ini buku yang di maksud adalah novel Cinta Di Ujung Sajadah. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan teknik catat, karena data-datanya berupa teks. Dari hasil penelitian dapat diperoleh kesimpulan bahwa: nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam novel Cinta Di Ujung Sajadah yaitu: 1) Iman kepada Allah SWT, 2) Kesabaran, 3) Berbakti kepada orang tua, dan 4) Berjilbab. Sedangkan untuk relevansi nilai-nilai pendidikan Islam dalam novel Cinta Di Ujung Sajadah terhadap perkembangan saat ini, yaitu sesuai dengan tujuan pendidikan Islam yang bertujuan untuk terwujudnya insan akademik yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, terwujudnya insan kamil yang berakhlakul karimah, dan terwujudnya insan muslim yang berkepribadian. Hal itu selaras dengan isi cerita dalam novel Cinta Di Ujung Sajadah yang secara umum mengajarkan bagaimana hidup untuk selalu bersyukur pada-Nya, menghiasi dengan etika yang mulia yaitu bersabar dalam menghadapi setiap ujian dan berbakti kepada orang tua serta menjadi insan muslim yang teguh pendirian
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK MELALUI MEDIA CERITA GAMBAR (Penelitian Tindakan Kelas di Kelompok B Raudhatul Athfal Waladun Solihun Desa Imbanagara Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis) Eni Kurniasih; Euis Cici Nurunnisa; Husni Husni
Tarbiyat al-Aulad: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.938 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan kemampuan bahasa anak melalui media cerita gambar. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dan tekik tes. Setelah data diperoleh dianalisis dan direfleksi dengan menggunakan teknik persentase. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1) Guru mengalami peningkatan dalam merancang RKH pada siklus pertama mencapai nilai 2,29 (57%), siklus kedua mencapai nilai 3,67 (92%), dan siklus ketiga mencapai nilai 3,87 (97%). 2) Guru mengalami peningkatan dalam melaksanakan pembelajaran pada siklus pertama mencapai nilai 2,47 (62%), siklus kedua mencapai nilai 3,81 (95%), dan siklus ketiga mencapai 3,94 (98%). 3) Adanya peningkatan hasil belajar peserta didik jumlah anak yang belum berkembang (BB) pada siklus I, siklus II, dan siklus III tidak ada. Jumlah anak yang mulai berkembang (MB) pada siklus I ada 11 anak (61%), siklus II ada 4 anak (22%), dan sikuls III tidak ada. Jumlah anak yang berkembang sesuai harapan (BSH) pada siklus I ada 5 anak (27%), siklus II ada 10 anak (55%) dan siklus III ada 5 anak (31%). Jumlah anak yang berkembang sangat baik (BSB) pada siklus I ada 2 anak (12%), siklus II ada 4 anak (23%) dan siklus III 13 anak (69%).
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KEDISIPLINAN DALAM AL-QUR’AN SURAT AL-‘ASHR AYAT 1-3 MENURUT TAFSIR AL-MARAGHI Sofia Ratna Awalaiyah Fitri; Tanto Aljauharie Tantowie
Tarbiyat al-Aulad: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.938 KB)

Abstract

Ahmad Musthafa Al-Maraghi dalam tafsir Al-Maraghi menjelaskan bahwa untuk memahami hakikat dari nilai pendidikan kedisiplinan antara lain seperti yang telah dideskripsikan Allah dalam Q.S Al-’Ashr ayat 1-3, yang menjelaskn bahwa Allah telah bersumpah atas nama waktu, celakalah bagi manusia yang menyia-nyiakan waktu untuk hal kurang bermanfaat, kecuali orang yang memiliki keiman, selalu beramal soleh saling berwaiat terahdap kebenaran dan kesabaran. Metode yang digunakan adalah metode content analysis, karena penelitian ini bersipat normatif dan berkaitan dengan teks, yakni mengenai interprestasi Ahmad musthofa Al-Maraghi terhadap Q.S Al-’Ashr ayat 1-3 dalam tafsir Al-Maraghi. Teknik pengumpulan data yang di pergunakan adalah studi kepustakaan. Kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Tafsir Al-Qur’an surat Al-’Ashr ayat 1-3 menurut tafsir Al-Maraghi adalah sebagai berikut: a) Ayat 1 surat Al-’Ashr berisi pentingnya (makna) waktu dalam kehidupan manusia. b) Ayat 2 berisi manusia dalam keadaan merugi, kecuali orang yang Allah kecualikan. c) Pada ayat 3 menjelaskan 3 cara yang harus dilakukan agar tidak termasuk orang yang rugi, yaitu: Beriman dan beramal soleh,Saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. 2) Nilai-nilai pendidikan kedisiplinan dalam Q.S Al-’Ashr ayat 1-3 menurut tafsir Al-Maraghi adalah sebagai berikut: a) Disiplin adalah suatu keimanan yang kuat, yang menimbulkan dorongan untuk adanya niat memanfaatkan waktu. b) nilai kedisiplinan membuat seseorang mempunyai planing masa depan yang akan ditempuh, supaya memiliki tujuan jelas dan terarah. c) Prinsip disiplin dengan pemanfaatan waktu seefektif dan seefisien mungkin meminimalisir waktu tidak berguna yang menimbulkan penyesalan di kemudian hari. d) Apabila tertanam sifat disiplin akan menanamkan kedisiplinan kepada orang lain dengan saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. 3) Implikasi nilai-nilai pendidikan kedisiplinan dalam Q.S Al-’Ashr Ayat 1-3 adalah sebagai berikut: a) Niat disiplin akan timbul keikhlasan, ketenangan, dan kenyamanan. b) Membuat planing maka hidup akan jelas dan terarah dan adanya persiapan. c) Disiplin yang terjaga akan memiliki ketegasan dan kesuksesan. d) Menanamkan disiplin kepada orang lain maka akan meluasnya kedinamisan sifat memanfaatkan waktunya, akan banyak saudara sepemikiran dan keyakinan kuat dalam upaya melatih dirinya berbuat kebaikan, dan akan muncul menjadi suatu gerakan yang berupaya mengembalikan identitas diri manusia sebagai makhluk yang paling mulia dimuka bumi.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK MELALUI GERAKAN TARI (Penelitian Tindakan Kelas di Kelompok B Raudhatul Athfal Nurul Hidayah Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis) Fanny Fauzy Hannifunni'am; Abdul Aziz
Tarbiyat al-Aulad: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.94 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya peningkatan kemampuan motorik kasar anak melalui gerakan tari.Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dan tekik tes. Setelah data diperoleh dianalisis dan direfleksi dengan menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Guru mengalami peningkatan dalam kemampuan merancang RKH pada siklus pertama mencapai nilai 2,29 (57%), siklus kedua mencapai nilai 3,67 (92%), dan siklus ketiga mencapai nilai 3,95 (98%). 2) Guru juga mengalami peningkatan dalam proses pembelajaran pada siklus pertama mencapai nilai 2,47 (62%), siklus kedua mencapai nilai 3,81 (95%), dan siklus ketiga mencapai 3,94 (98%). 3) Adanya peningkatan kemampuan motorik kasar anak dengan menggunakan media gerakan tari pada siklus I jumlah anak yang sudah berkembang sesuai harapan menjadi 20 % atau 4 anak, sedangkan jumlah anak yang sudah berkembang sangat baik menjadi 10 % atau 1 anak. Pada siklus II jumlah anak yang sudah berkembang sesuai harapan menjadi 41 % atau 6 anak, sedangkan jumlah anak yang sudah berkembang sangat baik menjadi 39 % atau 5 anak. Dan pada siklus III jumlah anak berkembang sesuai harapan menjadi 36 % atau 5 anak, sedangkan jumlah anak yang sudah berkembang sangat baik menjadi 64 % atau 9 anak. Hal ini membuktikan bahwa perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan gerakan tari dapat meningkatkan motorik kasar anak
TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM ALQURAN SURAT AL-JUMU’AH AYAT 2 Soni Samsu Rizal
Tarbiyat al-Aulad: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.941 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tujuan pendidikan Islam yang tersurat dalam Alquran surat Al-Jumuah ayat 2 yang terkandung dalam tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan metode penelitian metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga tujuan pendidikan Islam dalam Alquran surat Al-Jumuah ayat 2, yaitu: pertama, konsep tujuan individual dalam pendidikan islam. Konsep tujuan individual yang dimaksud adalah bagaimana setiap pribadi muslim berubah dalam sikapnya dan perbuatannya dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, konsep tujuan sosial dalam pendidikan Islam melalui tahap-tahap dalam pembelajaran yaitu Nabi Muhammad saw. membacakan ayat-ayat Allah swt kepada umatnya, menyucikan umatnya, dan mengajarkan al-Kitab dan al-Hikmah serta hal-hal yang belum diketahui sebelumnya. Ketiga, konsep tujuan tertinggi dalam pendidikan Islam yaitu berupa pengabdian kepada Allah swt. Pengabdian kepada Allah swt. dapat termanifestasikan melalui tujuan individual dan tujuan sosial dalam pendidikan Islam. Bagi para pendidik Islam pada khususnya, sudah seharusnya untuk memahami perannya sebagai pendidik. Memahami konsep tujuan pendidikan Islam dan menerapkan dalam kehidupan sehari-harinya. Dengan melihat perjuangan Nabi Muhammad saw. diharapkan pendidik muslim mampu meniru kesabaran beliau dalam mendidik umatnya. Beliau mendidik dari nol hingga mengalami perubahan yang signifikan.
PENGARUH POLA ASUH KELUARGA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK DI RAUDHATUL ATHFAL AL-FADLILIYAH DARUSSALAM CIAMIS Kartika, Nita; Rodiah, Iis; Al Hamdani, M. Djaswidi
Tarbiyat al-Aulad: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.938 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh keluarga terhadap perkembangan sosial anak di Raudhatul Athfal Al-Fadliliyah Darussalam Ciamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pola asuh anak dalam keluarga di Raudhatul Athfal Al-Fadliliyah Darussalam Ciamis diperoleh rata-rata skor 36, angka tersebut berada pada kisaran skor 33,2-36,2 sehingga termasuk pada kategori sedang, berdasarkan nilai absolut skala lima. 2) Perkembangan sosial anak di Raudhatul Athfal Al-Fadliliyah Darussalam Ciamis tergolong tinggi, sebab diperoleh rata-rata skor 31,48. Angka tersebut jika di golongkan kepada skala penelitian tergolong tinggi, sebab berada pada kisaran 26,9-33,7 berdasarkan nilai absolut skala lima. 3) Pola asuh keluarga berpengaruh pada perkembangan sosial anak dengan skor thitung> t tabel(1,969>1.714),hanya saja korelasinya sangat rendah karena memperoleh skor 0,114 atau sebesar 0,7 %, sedang 93,3 % dipengaruhi oleh faktor lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 7