cover
Contact Name
Syahrul Mistang
Contact Email
syahrulmistang@stikesnh.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nic@stikesnh.ac.id
Editorial Address
Jl. P. Kemerdekaan VIII No.24, Tamalanrea Jaya, Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Nursing Inside Community
ISSN : 26543540     EISSN : 26543532     DOI : -
Core Subject : Health,
Nursing Inside Community adalah Jurnal yang diterbitkan oleh STIKES Nani Hasanuddin Makassar dengan pISSN : 2654-3540 dan eISSN : 2654-3532 yang terbit 3 Kali dalam satu tahun setiap Desember, April dan Agustus. Nursing Inside Community merupakan jurnal akses terbuka, peer-review yang mempertimbangkan artikel tentang aspek tertentu dari penelitian, pendidikan dan praktek keperawatan. Jurnal ini membahas masalah kesehatan preventif, promotif, dan rehabilitatif yang terkait dengan keterampilan kompetensi perawat untuk meningkatkan praktik berbasis bukti ilmiah di kalangan masyarakat.
Articles 84 Documents
Hubungan Hubungan Pola Asuh Orang Tua terhadap Perilaku Anak Autis di Pusat Pelayanan Autis Kendari Anisa Purnamasari; Sri Wahyuni; Prawara Aros Purnama
Nursing Inside Community Vol. 3 No. 1 (2020): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Autisme adalah gangguan perkembangan yang kompleks yang disebabkan oleh adanya kerusakan pada otak, sehingga mengakibatkan gangguan pada perkembangan komunikasi, perilaku, kemampuan sosialisasi, sensoris, dan belajar. Keluarga dengan individu autisme sejak anak masih balita sudah mengalami banyak kesulitan dalam kehidupan sehari-hari dalam penyesuaian menghadapi tuntutan masyarakat. Banyak orang tua yang kurang mengerti bagaimana cara memberikan pola asuh pada anak autisme secara optimal, karena pengetahuan tentang pengasuhan yang kurang,menyebabkan anak akan terus menderita autisme, sehingga orang tua tidak mempunyai harapan untuk masa depan anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Pola Asuh Orang Tua terhadap Perilaku Anak Autis di Pusat Pelayanan Autis Kendari. Metode yang digunakan adalah korelasi analitik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua yang memiliki anak autis, sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden dengan anak autis di Pusat Pelayanan Autis Kendari. Hasil dari penelitian ini menunjukan sebagian besar orang tua menunjukan pola asuh kurang 60% dan pola asuh baik 40%, sedangkan sebanyak 63.3% menunjukan perilaku anak yang kurang dan 36.7% perilaku anak baik. Analisa bivariat menunjukan nilai p < 0,05, yang dapat diartikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua terhadap perilaku anak autis di Pusat Pelayanan Autis Kendari. Diharapkan kepada orang tua untuk lebih memperhatikan pola asuh yang diberikan pada anak terutama pada anak berkebutuhan khusus seperti anak autis.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Siswa/i Kelas V dan VI SD Negeri 042 INP tentang Pencegahan Covid-19 Di Desa Buku Rani Bustan; Idawati Ambohamsah; Farmin Arfan; Fredy Akbar K
Nursing Inside Community Vol. 3 No. 2 (2021): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wabah penyakit coronavirus (COVID-19) telah di nyatakan darurat kesehatan masyarakat oleh World Health Organization (WHO) dan virusnya kini telah menyebar ke banyak Negara dan wilayah. Banyak korban telah meninggal yang di sebabkan COVID-19 di tularkan melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Penting bagi warga sekolah terutama Siswa/i SD mengetahui tindakan pencegahan penularan Covid-19 untuk mencegah potensi penyebaran covid-19 di lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan Siswa/I SD Negri 042 INP desa buku tentang pencegahan covid-19.Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode purposive sampling. Penelitian dilakukan di SD NEGRI 042 INP Desa Buku, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat pada bulan agustus 2020. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Siswa/i kelas V dan VI di SD NEGERI 042 INP Desa Buku yang berjumlah 50 orang hasil penelitian menujukkan bahwa dari 50 responden, hampir sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang sebesar 32 responden (20%). responden yang memiliki pengetahuan cukup yaitu sebanyak 10 responden ( 50% ), dan sedikit sekali bagian responden yang memiliki pengetahuan baik yaitu 8 responden ( 16% )
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Kesiapan Siswi Dalam Menghadapi Menarche Di SD Islam Guppi Kota Sorong Merlis Simon; Wahyuni Maria Prasetyo Hutomo
Nursing Inside Community Vol. 3 No. 2 (2021): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu peristiwa terpenting pada masa pubertas remaja putri sekaligus pertanda biologis dari kematangan seksual yaitu datangnya menstruasi pertama atau menarche. Fase tibanya haid pertama ini juga merupakan satu periode dimana perempuan benar-benar menjalani fungsi kewanitaannya. Maka bagi perempuan peristiwa haid menduduki satu eksistensi psikologis yang unik, yang bisa mempengaruhi persepsi perempuan terhadap realitas hidup , baik pada masa remaja maupun dewasa nanti. Remaja putri yang mengalami menarche sering merasakan kebingungan dan kesedihan, hal ini terjadi karena banyaknya remaja yang tidak memahami dasar perubahan yang terjadi pada dirinya. Oleh sebab itu saat remaja putri menghadapi menarche dibutuhkan kesiapan mental yang baik. Kesiapan menghadapi menstruasi pertama (menarche) dimana seseorang siap untuk mencapai salah satu kematangan fisik yaitu datangnya menstruasi pertama (menarche), yang keluar dari tempat khusus wanita pada saat menginjak usia sepuluh sampai enam belas tahun, yang terjadi secara periodik (pada waktu tertentu) dan siklik (berulang-ulang). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan kesiapan siswi dalam menghadapi menarche di SD Islam Guppi Kota Sorong, Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian cross sectional, penelitian ini dilaksanakan pada bulan februari 2020 dengan jumlah sampel adalah 34 responden, adapun hasil penelitian ini berdasarkan hasil uji chi square menunjukan bahwa pengetahuan dan sikap dengan kesiapan menarche di peroleh nilai ρ value= 0,002 < α=0,05 maka kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kesiapan siswi menghadapi menarche di SD Islam Guppi Kota Sorong.
Gambaran Fungsi Kognitif Pada Lansia Di Desa Karangkendal Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon Riza Arisanty Latifah
Nursing Inside Community Vol. 3 No. 2 (2021): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lanjut usia merupakan keadaan yang dialami oleh setiap orang, seseorang yang berusia ≥ 60 tahun. Seorang lansia akanmengalami perubahan-perubahan pada fungsi organ tubuh maupun fungsi kognitif, yang disebabkan oleh proses penuaan.Fungsi kognitif tersebut akan menjadikan lansia tidak dapat beraktivitas dengan baik, sehingga mengakibatkan semakinbertambahnya ketidakmampuan tubuh dalam melakukan berbagai hal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahuigambaran fungsi kognitif lansia di Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon. Metode penelitian deskriptif, jumlah sampelpenelitian ini adalah 56 lansia dengan menggunakan simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitianini adalah kuesioner SPMSQ (Short Portable Mental Status Questionaire). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lansiayang mengalami kerusakan intelektual sedang yaitu terdapat 40 lansia atau dengan persentase 71,4%. Sedangkan lansiadengan kerusakan intelektual ringan terdapat 5 lansia dengan persentase 8,9% dan 11 lansia dengan kerusakan intelektualberat dengan persentase 19,6%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu sebagian besar responden mengalami kerusakanintegritas sedang, dengan persentase 71,4% atau terdapat 40 lansia dari 56 lansia. Saran untuk ilmu keperawatan diharapkandapat memberikan terapi modalitas untuk lansia di Desa Karangkendal Kecamatan Kapetakan Kabupaten cirebon, agar dapatmeningkatkan fungsi intelektual lansia yang tinggal di daerah tersebut.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Pada Ibu Yang Memiliki Balita Gizi Kurang Ikhsan Abdu; Fredy Akbar K; Darmiati
Nursing Inside Community Vol. 3 No. 2 (2021): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang tua tentunya berperan penting terhadap kondisi status gizi balitanya maka dari itu perlu adanya pendekatanSystem Family Centered Care yang dapat berkolaborasi antara peran orang tua dengan tenaga profesional. Berdasarkanhasil pemantauan status gizi tahun 2017 persentase balita gizi kurang provinsi Sulawesi barat sebesar 19,9%. Dikabupaten Polewali Mandar menjadi kabupaten dengan balita gizi kurang sebesar 19%, berada pada posisi 4 dari 6Kabupaten. Penelitian dilakukan di Desa Rumpa dan Desa Buku, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar,Provinsi Sulawesi Barat. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Crosssectional. Penelitian ini mengelompokkan anggota sampel yang dibagi kedalam dua kelompok dengan perlakuan yangberbeda yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Waktu penelitian dimulai pada tanggal 27 Juli-05 September2020. Data diolah menggunakan analisis statistic uji chi-square yang digunakan untuk membandingkan mean atau ratarata nilai pengetahuan ibu balita antar kelompok, baik pada saat sebelum maupun setelah pemberian PendidikanKesehatan. Penelitian dilakukan dengan sampel yaitu ibu yang memiliki balita gizi kurang dengan jumlah respondensebanyak 70 orang yang dengan masing-masing kelompok berjumlah 35 orang. Hasil penelitian didapatkan bahwatingkat pengetahuan pada kelompok perlakuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan dan setelah diberikan terdapatperubahan ataupun peningkatan pengetahuan pada ibu balita dengan nilai p value=0,048. Namun pada kelompok kontrolpada ibu balita gizi kurang tidak menunjukkan adanya perubahan, Hal ini dikarenakan ibu balita tidak mendapatkanintervensi pendidikan kesehatan sehingga pengetahuan ibu tidak mengalami peningkatan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN QUALITY OF SLEEP PADA LANSIA SELAMA PANDEMI COVID-19 Nazaruddin Nazaruddin; Cici Yusnayanti; Prawara Aros Purnama; Anisa Purnamasar; Neneng Anjarwati
Nursing Inside Community Vol. 3 No. 3 (2021): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan kelompok umur dengan prevalensi gangguan tidur terbanyak, yaitu sekitar 67%. Hal ini dikarenakan pada usia lanjut mengalami penurunan waktu tidur dimalam hari dan peningkatan waktu tidur siang hari. kualitas tidur buruk pada lanjut usia memberikan pengaruh terhadap kemampuan kognitif, fisik dan kualitas hidup dan seiring menurunnya kualitas tidur lansia akan berdampak buruk terhadap kesehatan seperti tekanan darah tinggi, stroke, serangan jantung, hingga masalah psikologis serta depresi dan gangguan perasaan lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Quality Of Sleep (QOS) pada lansia di wilayah kerja puskesmas poasia kota kendari. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 1.254 orang lansia. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 93 orang.  Data diolah dengan menggunakan uji Chi Square dan dilanjutkan dengan uji koefisien phy (ρ) untuk mengetahui besarnya hubungan antara variabel. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan uji Chi Square diperoleh nilai X2 hitung > X2 tabel. Hal ini  dapat dikatakan bahwa dukungan keluarga, kecemasan, dan sleep hygiene mempunyai hubungan dengan quality of sleep (QOS). Sehingga dapat disimpulkan bahwa  adanya hubungan antara variabel independent (Dukungan keluarga, Kecemasan, dan Sleep hygiene) dengan variabel dependent (Quality Of Sleep). Saran dalam penelitian ini agar instansi kesehatan terkait dalam melakukan pengkajian secara komperhensif terkait dengan kualitas tidur lansia.
PENGARUH INISIASI MENYUSUI DINI TERHADAP LAMA PENGELUARAN PLASENTA PERSALINAN KALA III DI IGD OBGYN RSUD SALEWANGAN MAROS Wa Mina La Isa; Amriati Mutmainna; Ernawati; Sitti Nurbaya; Rusni Mato; M. Askar
Nursing Inside Community Vol. 3 No. 3 (2021): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inisiasi Menyusui Dini atau disingkat sebagai IMD merupakan program yang sedang gencar dianjurkan pemerintah. Program ini dilakukan dengan cara meletakkan bayi yang baru lahir di dada ibunya dan membiarkan bayi ini menemukan puting susu ibu untuk menyusui. Bagi ibu sentuhan dan isapan pada payudara ibu mendorong terbentuknya oksitosin yang berdampak pada kontraksi pada uterus sehingga membantu keluarnya plasenta kontraksi rahim akan mengurangi area plasenta. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh inisiasi menyusui dini terhadap lama pengeluaran plasenta persalinan kala III di IGD Obgyn RSUD Salewangan Maros. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Experimental dengan rancangan Posttest Only Control Desain. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 38 ibu. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan Mann Withney. Hasil penelitian ini didapatkan nilai rata-rata pengeluaran plasenta pada kelompok IMD yaitu 12,57 menit, sedangkan nilai rata-rata pengeluaran plasenta pada kelompok tidak IMD yaitu 25,41. Hasil uji Mann Whitney diperoleh nilai Z sebesar -3,444 dengan nilai p=0,001. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh inisiasi menyusui dini terhadap lama pengeluaran plasenta persalinan kala III di IGD Obgyn RSUD Salewangan Maros.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DENGAN EFEKTIVITAS KUNJUNGAN ANC PADA MASA PANDEMI COVID-19 Nofiyanti Mahmud; Ernawati; Ratna
Nursing Inside Community Vol. 3 No. 3 (2021): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan Antenatal Care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil. Sehingga mampu menghadapi persalinan, kala nifas, persiapan pemberian ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar. Dampak dari ibu hamil yang tidak melakukan kunjungan ANC salah satunya adalah kematian neonatal dan ibu sedangkan ibu hamil yang melakukan pemeriksaan ANC setidaknya satu kali memiliki 72% risiko lebih rendah terhadap kematian. Ibu hamil dengan pengetahuan baik dan sikap yang aktif sangat mempengaruhi kunjungan ANC ibu yang efektif. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil dengan Efektivitas Kunjungan ANC pada Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Tamalanrea. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Tamalanrea pada tanggal 30 Juni-10 Juli 2021. Menurut uji Chi-Square untuk menganalisis variabel terkait (nilai p < 0.1). diantara dua variabel menunjukkan hasil bahwa pengetahuan ibu hamil dengan efektivitas kunjungan ANC (nilai p: 0,028) dan Sikap ibu hamil dengan efektifvitas kunjungan ANC (nilai p: 0.012), artinya ada hubungan antara Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Di Puskesmas Tamalanrea. Diharapakan agar ibu hamil untuk lebih termotivasi melakukan kunjungan ANC sehingga dapat membantu proses kelancaran persalinan.
Pengaruh Pemberian Media Buku Saku Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) Pada Siswa Remaja Putri di SMAN 1 Lasusua Kabupaten Kolaka Utara Andi Dini Fadhila; Aminuddin Syam; Muh. Khidri Alwi. M
Nursing Inside Community Vol. 3 No. 3 (2021): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

1000 HPK adalah masa awal kehidupan yang dimulai saat di dalam kandungan sampai 2 tahun pertama setelah kelahiran. Masa inimerupakan periode emas “Golden Period” seorang anak untuk tumbuh dan berkembang cara optimal. Terbentuknya perilaku yang baru dari pengetahuan terhadap stimulasi berupa materi atau objek tentang sesuatu sehingga menimbulkan pengetahuan baru pada subjek tersebut dan selanjutnya menimbulkan respon yang lebih jauh yaitu berupa tindakan.Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah mengetahui tingkat kemampuan remaja putri terhadap pengaruh pemberian buku saku pada 1000 HPK terhadap peningkatan pengetahuan pada remaja putri. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Lasusua  dan MAN 1 Lasusua Kabupaten Kolaka Utara mulai bulan Desember  2018 sampai Januari 2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi-experimen) dengan rancangan pretest-posttest one group design.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa remaja puteri yang terdaftar di SMAN 1 Lasusua dan MAN 1 Lasusua KabupatenKolaka Utara. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 orang remaja purti yang masing-masing terdiri dari 20 orang kelompok kasus dan 20  orang kelompok kontrol. Hasil penelitian diketahui bahwa sebelum dilakukan pendidikan gizi proporsi siswa yang berpengetahuan kurang sebesar 100% hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan siswa tentang gizi pada 1000 HPK masih sangat rendah.
DAMPAK LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP ADDICTION INTERNET PADA SISWA SMA ANGKASA LANUD SULTAN HASANUDDIN MAROS Indra Dewi; Samavati Paramita; Hasifah
Nursing Inside Community Vol. 3 No. 3 (2021): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan sosial adalah tempat dimana individu atau masyarakat dapat berinteraksi , berkomunikasi dan melakukan sesuatu secara bersama-sama. Lingkungan sosial terdiri dari beberapa tingkat, lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan teman sebaya. Addicion Internet atau kecanduan internet adalah kecanduan modern yang dapat menunjukkan gejala orang lebih merasakan bahwa lingkungan virtual lebih menarik dari pada kenyataan kehidupan sehari-hari. Remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa, istilah ini menunjukkan masa dari awal pubertas sampai tercapainya kematangan,biasanya mulai dari usia 10 sampai 19 tahun. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi apakah lingkungan sosial dapat menimbulkan adanya interaksi antar remaja dalam penggunaan internet. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Deskriktif Analitik menggunakan desain Cross Secsional Study, Pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental sampling jumlah sampel didapatkan sebanyak 61 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner (Google Form). Data dianalisis menggunakan program SPSS dengan uji stastistik Chi-Square dan tingkat kemaknaan ρ Value < 0,05. Berdasarkan hasil analisis dampak lingkungan sosial terhadap Addiction Internet diperoleh nilai p = 0.004, berarti ada dampak antara lingkungan sosial dan Addiction Internet. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Ada dampak lingkungan sosial terhadap Addiction Internet pada siswa di SMA Angkasa Lanud Sultan Hasanuddin MAROS. Diharapkan perawat anak mulai memberikan perhatian khusus terhadap masalah yang ditimbulkan oleh lingkungan sosial disekitar anak/remaja terhadap Addiction Internet dan lebih mengiatkan memberikan edukasi-edukasi kepada lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan sosial, sehingga dapat mencegah dampak yang timbul dari lingkungan sosial pada anak/remaja.