cover
Contact Name
Syahrul Mistang
Contact Email
syahrulmistang@stikesnh.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nic@stikesnh.ac.id
Editorial Address
Jl. P. Kemerdekaan VIII No.24, Tamalanrea Jaya, Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Nursing Inside Community
ISSN : 26543540     EISSN : 26543532     DOI : -
Core Subject : Health,
Nursing Inside Community adalah Jurnal yang diterbitkan oleh STIKES Nani Hasanuddin Makassar dengan pISSN : 2654-3540 dan eISSN : 2654-3532 yang terbit 3 Kali dalam satu tahun setiap Desember, April dan Agustus. Nursing Inside Community merupakan jurnal akses terbuka, peer-review yang mempertimbangkan artikel tentang aspek tertentu dari penelitian, pendidikan dan praktek keperawatan. Jurnal ini membahas masalah kesehatan preventif, promotif, dan rehabilitatif yang terkait dengan keterampilan kompetensi perawat untuk meningkatkan praktik berbasis bukti ilmiah di kalangan masyarakat.
Articles 84 Documents
Kualitas Pelayanan Kesehatan Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat Tanasitolo Kabupaten Wajo Ruslang; Amir Imbaruddin; Halim
Nursing Inside Community Vol. 1 No. 2 (2019): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah Kualitas Pelayanan Kesehatan Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat Tanasitolo Kabupaten Wajo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Pelayanan Kesehatan Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat Tanasitolo Kabupaten Wajo. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan yang telah mendapatkan pelayanan kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat Tanasitolo Kabupaten Wajo yang berjumlah 10.838 kunjungan. Penetapan sampel dengan menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 99 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komponen kualitas interaksi (interaction quality) yang mencakup sikap petugas, perilaku petugas dan keahlian petugas dengan nilai rata-rata 4,22 (kategori berkualitas). Komponen kualitas lingkungan fisik (physical environment quality) yang mencakup kondisi ruangan, desain ruangan dan faktor sosial dengan nilai rata-rata 4,04 (kategori berkualitas). Komponen kualitas hasil (outcome quality) yang mencakup kesan dengan nilai rata-rata 4,22 (kategori baik).
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat dengan Pencegahan Penyakit Malaria di Puskesmas Teling Kota Manado Stefanus Timah
Nursing Inside Community Vol. 1 No. 2 (2019): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan daerah dengan iklim tropis yang sangat memungkinkan perkembangbiakan nyamuk baik anopeles, armigeres, Aedes aegyti dan Aedes albopiktus serta spesies nyamuk lainnya. Faktor – faktor yang mempengaruhi meningkatnya penyakit malaria disebakan karena faktor kesehatan lingkungan yang kurang baik antara lain : Pembuangan sampah disembarangan tempat, Pembangunan yang tidak berwawasan lingkungan, Kelembabapan yang tinggi, Curah hujan, drainase yang kurang baik dan lain-lain, Dari laporan penderita penyakit malaria di Puskesmas Teling Kota Manado, pada tahun 2016 yaitu sejak bulan Januari sampai dengan Desember 2016 terdapat 80 penderita penyakit malaria. Adapun tujuan penelitian yaitu Diketahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan malaria di Puskesmas Teling Kota Manado. Jenis penelitian ini yaitu penelitian Deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional study, waktu penelitian pada bulan Maret tahun 2017 dan tempat penelitian di Puskesmas Teling Atas. Dari hasil penelitian diketahui bahwa terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dengan pencegahan malaria, selanjutnya terdapat hubungan bermakna antara sikap dengan pencegahan malaria.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Penerimaan Keluarga Terhadap Anak Retardasi Mental Di Sekolah Luar Biasa-C YPPLB Pembina Makassar Satriana Dardi
Nursing Inside Community Vol. 1 No. 2 (2019): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada hubungan pengetahuan, ekonomi keluarga dan dukungan sosial dengan penerimaan keluarga terhadap anak retardasi mental di Sekolah Luar Biasa-C Yayasan Pembinaan Pendidikan Luar Biasa Makassar. Desain dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional Study yaitu dengan cara mengumpulkan data sekaligus pada suatu waktu. Jumlah populasi sebanyak 41 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan tehnik Total sampling. Hasil penelitian ini menggunakan Uji statistik Uji Chi-Square SPSS Versi 23 dengan α = 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan dengan penerimaan keluarga pada anak retardasi mental karena p <α yaitu p = 0,008. Ada hubungan ekonomi keluarga dengan penerimaan keluarga pada anak retardasi mental karena p <α yaitu p = 0,008. Ada hubungan dukungan sosial dengan penerimaaan keluarga pada anak retardasi mental karena p <α yaitu p = 0,014.
Loss To Follow Up Pada Odha Yang Menerima Terapi Antiretroviral Di Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba Haerati; Suriah; Fatmah Afrianty Gobel
Nursing Inside Community Vol. 1 No. 2 (2019): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persentase loss to follow up (LTFU) pada satu tahun pertama terapi ARV menjadi indikasi keberhasilan terapi ARV. ODHA yang mengalami LTFU dapat mengakibatkan penghentian pengobatan, toksisitas obat, kegagalan pengobatan karena ketidakpatuhan, dan resistensi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapan, mengapa, bagaimana dan apa rencana selanjutnya ODHA loss to follow up yang menerima terapi ARV. Penelitian ini menggunakan methode kualitatif dengan rancangan studi kasus. Populasi penelitian ini adalah ODHA yang menerima terapi ARV lalu loss to follow up di Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba. Sampel penelitian yaitu tiga orang LTFU. Informan berjumlah 11 orang berasal dari dokter, Petugas penanganan HIV dan AIDS, PMO (Keluarga) dan ODHA LTFU.Hasil penelitian menunjukkan.Informan yang berasal dari LTFU memiliki pengetahuan yang kurang tentang HIV dan AIDS serta pengobatan antiretroviral. Informan yang LTFU tidak percaya dengan pengobatan ARV karena merasa tidak memberikan manfaat bagi kondisi tubuhnya dan tidak terbentuk komitmen dalam diri untuk minum obat seumur hidup. ODHA memutuskan pengobatan karena tidak sanggup menahan efek samping dan adanya kejenuhan dalam menjalani pengobatan ARV. ODHA yang LTFU mendapatkan dukungan sosial dari petugas dan LSM serta PMO berupa dukungan emosional, penghargaan dan informasional. Namun, tidak banyak mendapat dukungan dari keluarga karena takut akan adanya stigma dan diskriminasi.
Faktor Risiko yang Mempengaruhi Manajemen Glukosa pada Pasien Diabetes Mellitus di Makassar Sulawesi Selatan Indonesia Amriati Mutmainna
Nursing Inside Community Vol. 1 No. 2 (2019): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes adalah kondisi kesehatan serius seumur hidup ketika tingginya jumlah glukosa darah. Tujuan penelitian adalah pengaruh usia, kadar glukosa, IMT, jenis kelamin, dan riwayat merokok yang dapat mempengaruhi penilaian manajemen glukosa pasien diabetes mellitus. Desain penelitian adalah survei deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Tujuh puluh dua (72) responden diambil sebagai subyek dalam penelitian. Frekuensi, persentase, nilai mean, dan chi-square digunakan untuk mengetahui data kuantitatif. Rating penilaian untuk manajemen glukosa berkisar dari “tingkat sangat tinggi” hingga “tingkat rendah”. Mayoritas peserta di 2 rumah sakit ditemukan lebih dari 45 tahun, peserta perempuan, memiliki gula darah tinggi, memiliki berat badan normal, dan bukan perokok. Selain itu, tidak ada perbedaan signifikan dari manajemen glukosa menurut usia (nilai p=0,319), jenis kelamin (nilai p=0,497), IMT (nilai p=0,175) dan riwayat merokok (nilai p=0,940). Namun, ada perbedaan signifikan pada manajemen glukosa peserta saat dikelompokkan berdasarkan kadar gula darah (nilai p=0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen glukosa buruk yang didapatkan dari responden. Penilaian manajemen glukosa ini dianggap sebagai pendekatan yang efektif untuk mengatasi berbagai kondisi pasien diabetes mellitus. Selain itu, peneliti berkontribusi untuk kepentingan pasien diabetes mellitus untuk mengontrol gula darah pasien diabetes mellitus yang berperan penting dalam memiliki gaya hidup sehat.
APLIKASI THEORY VIRGINIA HENDERSON DALAM ASUHAN KEPERAWATAN PADA KASUS POST-SECTIO CAESARIA DI RSUD ARGAMAKMUR BENGKULU A.Agusmi Petriana sari; Tita Septi Handayani
Nursing Inside Community Vol. 4 No. 1 (2021): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sectio Caesarea yaitu tindakan operasi untuk mengeluarkan bayi dengan melalui insisi pada dinding perut dan dinding rahim dengan syarat rahim dalam keadaan utuh serta berat janin diatas 500 gram. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pengalikasian teori Virginia Henderson dalam asuhan keperawatan pada Ny. K dengan post sectio caesarea di Ruangan Kemuning RSUD Argamakmur Tahun 2021. Desain penelitian ini menggunakan metode diskriptif dengan rancangan studi kasus (Case Study). Metode sampling digunakan adalah purposive sampling, sampel yang diambil sebanyak satu orang responden yaitu klien dengan post sectio caesarea yang ada di Ruangan Kemuning RSUD Argamakmur. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik secara langsung kepada pasien dan dokumentasi dari satu orang pasien yang di rawat rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teori Virginia Henderson dapat mengembalikan kemandirian klien berdasarkan 14 kebutuhan dasar klien. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi teori Virginia Henderson efektif untuk mengatasi masalah pada klien dengan post sectio caesarea, dilihat dari pengaplikasian teori keperawatan Virginia Henderson berdasarkan 14 kebutuhan dasar manusia dalam mengembalikan kemandirian klien.
HUBUNGAN PENGGUNAAN KELAMBU DENGAN KEJADIAN MALARIA DI PUSKESMAS MARIPPI Merlis Simon
Nursing Inside Community Vol. 4 No. 1 (2021): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data kasus positif malaria dan jumlah penderita malaria Annual Parasite Incidence (API), ternyata kabupaten/kota endemis tinggi malaria masih terkonsentrasi di kawasan timur Indonesia salah satunya provinsi Papua Barat, sesuai data kasus malaria pada tahun 2019 di Indonesia sebanyak 250.644. Kasus tertinggi yaitu sekitar 86 persen terjadi di Provinsi Papua sebanyak 216.380 kasus. selanjutnya disusul Provinsi NTT sebanyak 12.909 kasus dan Provinsi Papua Barat sebanyak 7.079 kasus. Provinsi Papua Barat masuk dalam penyumbang angka malaria terbesar secara nasional. Kasus Malaria dengan Annual Paracite Incidence terbesar berada di Kabupaten Manokwari Selatan sebesar 29 per 1.000 penduduk Selanjutnya, Kabupaten Manokwari menempati urutan kedua kasus malaria dengan API sebesar 26 per 1.000 penduduk, dan urutan ketiga, kabupaten Teluk Wondama sebesar 14 per 1.000 penduduk. Sedangkan pada Puskesmas Maripi yang terlatak di wilayah Kabupaten Manokwari Selatan yang merupakan daerah dengan API tertinggi di Provinsi Papua Barat. Menurut data e-sismal Puskesmas Maripi pada Tahun 2020 diperolah dari 643 suspek malaria yang diperiksa terdapat 108 pasien yang positif malaria. Dari data tersebut dapat dihitung Annual Paracite Incidence untuk wilayah kerja Puskesmas Maripi yang berjumlah penduduk 7.744 orang sebesar 13,9 ‰, jadi dapat disimpulkan bahwa wialyah kerja Puskesmas Maripi merupakan daerah endemis tinggi malaria. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan kelambu dengan kejadian malaria Di Puskesmas Marippi Kabupaten Manokwari. Penelitian dilakukan menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Juni sampai dengan Juli 2021 dengan jumlah sampel adalah 106 responden. Berdasarkan hasil uji chi square menunjukan bahwa penggunaan kelambu dengan kejadian malaria di peroleh nilai ρ value= 0,069 > α=0,05 maka kesimpulan pada penelitian ini adalah tidak ada hubungan penggunaan kelambu dengan kejadian malaria Di Puskesmas Marippi Kabupaten Manokwari.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEIKUTSERTAAN VAKSINASI COVID-19 DOSIS KEDUA DI KELURAHAN MALAWEI Wahyuni Maria Prasetyo Hutomo; Wisye Sances Marayate; Irfandi Rahman
Nursing Inside Community Vol. 4 No. 1 (2021): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vaksinasi Covid-19 masih menjadi pro dan kontra di masyarakat sehingga menimbulkan keragu-raguan bagi mereka untuk dapat menerimanya. Keragu-raguan yang muncul diantaranya adalah tentang efektivitas dari vaksin itu sendiri sehingga mereka takut untuk divaksin. Pendidikan dan dukungan dari keluarga sangat mempengaruhi seseorang untuk dapat menerima vaksinasi Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan dukungan keluarga terhadap keiutsertaan vaksinasi Covid-19 dosis kedua. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 13 September sampai dengan 13 oktober 2021 di RT 02/RW 05 Keluarahan Malawei Kota Sorong dengan jumlah populasi adalah 135 dan sampel dalam penelitian ini adalah 101. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa ada hubungan dukungan keluarga dengan keikutsertaan vaksinasi Covid-19 dosis dua di Kelurahan Malawei RT 02/RW 05 Kota Sorong dengan nilai (p value= 0,031). Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan dukungan keluarga terhadap vaksinasi covid-19 dosis kedua kelurhan malawei RT 02/RW 05 Kota Sorong. Saran bagi petugas kesehatan agar memberikan informasi mengenai vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan lebih maksimal melalui sosialisasi agar dapat memperbaiki pemahaman masyarakat tentang tentang vaksinasi Covid-19 dengan baik.
HUBUNGAN SIKAP DENGAN PERILAKU PENERAPAN 3M PENCEGAHAN COVID-19 PADA SISWA SMA AMPERA SORONG Baktianita Etnis
Nursing Inside Community Vol. 4 No. 1 (2021): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2020 merilis jumlah penduduk usia sekolah rerata usia 6 – 18 tahun yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 15.269 kasus dengan kasus aktif 3.808 yang sembuh 11.369 dan meninggal 92 orang. Provinsi Papua Barat pada urutan 27 dari 34 provinsi di Indonesia. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan sikap dengan perilaku penerapan 3M pencegahan Covid-19 pada siswa SMA Ampera Sorong. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Tempat penelitian di SMA Ampera, Sorong, pada tanggal 15 – 21 September 2021. Populasi dan sampel 30 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji fisher’s exact, tingkat kepercayaan 95%.. Hasil uji Fisher’s exact, sikap p-value = 0,041 artinya ada hubungan sikap dengan perilaku penerapan 3M. Kesimpulan ada hubungan sikap dengan perilaku penerapan 3M pencegahan Covid-19 pada siswa SMA Ampera Sorong. Saran diharapkan sekolah dapat memberikan pemahaman kepada siswa-siswinya agar meningkatkan kedisiplinan dalam penerapan 3M agar menghindari terjadinya penularan virus Covid-19 serta peran seta pihak sekolah selalu mengingatkan kepada siswa-siswinya tentang pentingnya menerapkan 3M selama pandemic Covid-19.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN AKTIVITAS FISIK ANAK USIA SEKOLAH DI MASA PANDEMI COVID-19 Hofifah Hasanah; Diah Argarini; Susanti Widiastuti
Nursing Inside Community Vol. 4 No. 1 (2021): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang dihasilkan oleh kerja otot yang membutuhkan pengeluaran energi dimana aktivitas fisik ini bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja seperti saat bekerja, di sekolah, bersepeda, bentuk aktivitas aktif dan semua bentuk aktivitas yang memiliki manfaat untuk kesehatan jika dilakukan secara teratur dan dengan durasi intesitas yang cukup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan aktivitas fisik anak usia sekolah dimasa pandemi Covid-19 Di SDN Sriamur 02 Bekasi. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional dan dilaksanakan pada bulan Juli sampai Desember 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah anak kelas 5 dan kelas 6 di SDN Sriamur 02 Bekasi. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling dan jumlah sampelnya 60 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan aktivitas fisik (p = 0,000), adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan pola hidup sehat dengan aktivitas fisik (p = 0,002), dan tidak adanya hubungan yang signifikan antara screen time dengan aktivitas fisik (p = 0,821).