cover
Contact Name
Yohanes Wendelinus Dasor
Contact Email
wendidasor@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jipdpgsd@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. manggarai,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar)
ISSN : 25410202     EISSN : 2598408X     DOI : -
Jurnal Inovasi Pendidikan (JIPD) diterbitkan sejak tahun 2017 oleh Program Studi Guru Sekolah Dasar UNIKA Santu Paulus Ruteng. Jurnal ini terbit dua kali setahun pada bulan Juli dan Januari. Berisi Tulisan hasil telaah kepustakaan dan penelitian bidang pendidikan dan pembelajaran dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar UNIKA Santu Paulus Ruteng dan para pemerhati bidang pendidikan pada umumnya dan secara khusus di bidang pendidikan dasar.
Arjuna Subject : -
Articles 171 Documents
EVALUASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK DI SMP NEGERI 3 CIBAL Remigius Baci
JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Vol. 3 No. 1 (2019): JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar)
Publisher : PGSD UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan Pendekatan Saintifik Di SMP Negeri 3 Cibal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pemahaman pembelajaran; (2) pelaksanaan pembelajaran; (3) penilaian hasil dan tindak lanjut; (4) kendala-kendala dalam pembelajaran; (5) cara mengatasi kendala dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan pendekatan saintifik di SMP Negeri 3 Cibal. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluasi dengan desain model evaluasi countenance stake serta menggunakan pendekatan mixed methods secara sequential exploratory. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemahaman guru PPKn tentang pendekatan saintifik sangat baik berdasarkan persentase 66,66% pada kategori sangat tinggi; (2) pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan saintifik di SMP Negeri 3 Cibal sangat baik berdasarkan persentase 74,92% pada kategori sangat tinggi; (3) pelaksanaan penilaian hasil dan tindak lanjut pembelajaran PPKn di SMP Negeri 3 Cibal dikategorikan sangat baik; berdasarkan persentase 66,66% pada kategori sangat tinggi; (4) kendala pembelajaran dengan pendekatan saintifik tidak banyak ditemukan dalam pelaksanaannya; (5) upaya-upaya yang dilakukan guru dalam pembelajaran dengan pendekatan saintifik sudah baik.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA SDK MUKUN 1 Yohanes Wendelinus Dasor
JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Vol. 3 No. 1 (2019): JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar)
Publisher : PGSD UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa SDK Mukun 1. Keberhasilan dalam proses pembelajaran sangat bergantung pada kemampuan guru menerapkan strategi, metode, pendekatan dan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa sehingga materi pelajaran mudah dipahami siswa. Salah satu model pembelajaran yang bisa digunakan untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran adalah model pembelajaran cooperative tipe Jigsaw. Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah suatu tipe pembelajaran kooperatif yang mendorong siswa aktif dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran untuk mencapai prestasi yang maksimal. Dari hasil penelitian yang dilakukan di SDK Mukun 1 metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar dibandingkan dengan metode konvensional lainnya.
EVALUASI PENYELENGGARAAN KB DAN TKK DI KABUPATEN MANGGARAI BERDASARKAN NORMA, STANDAR, PROSEDUR, DAN KRITERIA DITJEN PAUD Fransiskus De Gomes; Stephanus Turibius Rahmat; Beata Palmin
JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Vol. 3 No. 1 (2019): JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar)
Publisher : PGSD UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Evaluasi Penyelenggaraan KB dan TKK Di Kabupaten Manggarai Berdasarkan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria Ditjen PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penyelenggaraan PAUD khususnya jalur Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TKK) yang ada di Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur. Evaluasi ini mengacu pada Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) penyelenggaraan sebagaimana yang ditetapkan oleh Direktorat Pembinaan PAUD. Penelitian ini dirasakan sangat mendesak dan penting sebab penyelenggaraan PAUD di Kabupaten Manggarai sungguh memprihatinkan dan meresahkan masyarakat. Metode penelitian ini adalah metode evaluasi dengan pendekatan kuantitatif-deskriptif. Desain evaluasi yang digunakan adalah goal attainment model yang dikembangkan oleh Tyler (1950). Langkah-langkah pendekatan evaluasi yang dilakukan mencakup penentuan tujuan evaluasi, mengembangkan instrumen, menjaring data, dan menganalisis data dengan cara membandingkan data dengan standar yang tersedia. Populasi penelitian berjumlah 158. Penentuan sampel menggunakan dispropotionated stratified random sampling. Jenis data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif berkaitan dengan ketersediaan dokumen dan penerapan prinsip-prinsip pendidikan dan penyelenggaraan bagi siswa di KB dan TKK. Instrumen yang dipakai untuk mengumpulkan data angket tertutup. Analisis data dilakukan secara kuantitatif-deskriptif dengan menggunakan teknik persentasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa skor masing-masing komponen penyelenggaraan KB dan TKK di Kabupaten Manggarai adalah: (1) izin operasional dan syarat pendirian lembaga sebesar 46,11% atau terkategori cukup baik, (2) persyaratan prasarana dan sarana sebesar 25,24% atau terkategori kurang memadai, (3) kurikulum sebesar 26,81% atau terkategori kurang baik, (4) tenaga pendidik dan kependidikan sebesar 16,99% atau terkategori kurang memadai, (5) manajemen administrasi siswa, kepegawaian, keuangan, dan umum sebesar 29,86% atau terkategori kurang baik, (6) manajemen pembiayaan sebesar 29,52% atau terkategori kurang baik, (7) kemitraan sebesar 7,31% atau terkategori tidak baik, (8) manajemen evaluasi dan pengembangan lembaga sebesar 4,15% atau terkategori tidak baik, (9) penerapan prinsip-prinsip pendidikan bagi anak usia dini sebesar 33,01% atau terkategori kurang baik, (10) deteksi tumbuh kembang anak sebesar 0,12% atau terkategori tidak baik, dan (11) prinsip-prinsip penyelenggaraan PAUD sebesar 100% atau terkategori sangat baik. Secara keseluruhan, skor yang diperoleh dari evaluasi penyelenggaraan KB dan TKK di Kabupaten Manggarai adalah 29,01% atau terkategori kurang baik. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penyelenggaraan KB dan TKK di Kabupaten Manggarai kurang baik berdasarkan norma, standar, prosedur, dan kriteria penyelenggaraan yang ditetapkan oleh Direktorat Pembinaan PAUD. Hal ini disebabkan oleh rendahnya kualitas sumber daya manusia dan minimnya sarana prasarana yang tersedia.
LITERASI SAINS PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPA DI INDONESIA Yosef Firman Narut; Kanisius Supardi
JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Vol. 3 No. 1 (2019): JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar)
Publisher : PGSD UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Literasi Sains Peserta Didik dalam Pembelajaran IPA di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan memberikan gambaran mengenai hakikat literasi sains; analisis literasi sains peserta didik Indonesia berdasarkan survei PISA; serta upaya dan gagasan untuk pengembangan literasi sains di Indonesia melalui pendekatan saintifik. Penulisan artikel ini berdasarkan telaah kepustakaan dari berbagai sumber hasil penelitian yang relevan. Hasil yang diperoleh dari survei PISA sejak tahun 2000 sampai tahun 2018 menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan peringkat literasi sains yang rendah. Padahal, salah satu tujuan utama pendidikan IPA adalah menciptakan generasi muda yang memiliki kecakapan literasi sains yang memadai. Literasi sains dapat diartikan sebagai pengetahuan dan kecakapan ilmiah untuk mampu mengidentifikasi pertanyaan, memperoleh pengetahuan baru, menjelaskan fenomena ilmiah, serta mengambil simpulan berdasar fakta, memahami karakteristik sains, kesadaran bagaimana sains dan teknologi membentuk lingkungan alam, intelektual, dan budaya; serta kemauan untuk terlibat dan peduli terhadap isu-isu yang terkait sains. Peringkat PISA Indonesia mencerminkan sistem pendidikan Indonesia yang belum mampu memfasilitasi pemberdayaan literasi sains peserta didik. Implementasi Kurikulum 2013 diharapkan dapat memberi ruang yang lebih besar bagi pemberdayaan literasi sains peserta didik. Kurikulum 2013 melalui pendekatan saintifik, sangat menonjolkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta menekankan pada proses berinquiri melalui tahapan pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik adalah suatu titik tolak atau cara pandang yang dilakukan oleh guru dalam rangka meniru ilmuwan, karena pendekatan ini meniru langkah-langkah metode ilmiah yang digunakan oleh ilmuwan dalam menemukan ilmu pengetahuan. Pendekatan ini dapat melatih peserta didik untuk menjadi ilmuwan dalam menemukan konsep yang dipelajari. Metode pembelajaran tradisional menjadikan peserta didik menjadi pendengar yang pasif, sedangkan pembelajaran dengan pendekatan saintifik akan mendorongpeserta didik aktif dalam pembelajaran. Kata Kunci: Literasi Sains, IPA, Survei PISA, Pendekatan Saintifik
LESSON STUDY SEBAGAI INOVASI UNTUK PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Asterius Juano
JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Vol. 2 No. 2 (2018): JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar)
Publisher : PGSD UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Lesson Study sebagai Inovasi untuk Peningkatan Mutu Pendidikan. Kualitas sebuah proses pembelajaran tidak terlepas dari kemampuan guru sebagai perencana, pelaksana, fasilitator, maupun sebagai evaluator. Sebagai pelaksana pembelajaran guru merupakan ujung tombak yang menentukan sukses tidaknya proses yang dilaksanakan. Oleh sebab itu, penting bagi guru untuk selalu mengevaluasi kinerjanya dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. Salah satu upaya yang dapat dilaksanakan bagi peningkatan kualitas pembelajaran adalah dengan melaksanakan Lesson Study. Lesson Study merupakan kegiatan yang dapat mendorong terbentuknya sebuah komunitas belajar (learning society) yang secara konsisten dan sistematis melakukan perbaikan diri, baik pada tataran individual maupun manajerial.
SURVEY ANIMO SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DARI KECAMATAN RUTENG DAN KECAMATAN LANGKE REMBONG LANJUT KULIAH KE PERGURUAN TINGGI TAHUN AJARAN 2018/2019 Hubertus A. Jehata
JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Vol. 2 No. 2 (2018): JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar)
Publisher : PGSD UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Survey Animo Siswa Sekolah Menengah Atas Dari Kecamatan Ruteng Dan Kecamatan Langke Rembong Lanjut Kuliahh Ke Perguruan Tinggi Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui animo siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas di kecamatan Ruteng dan Kecamatan Langke Rembong untuk melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi. Penelitian ini adalah penelitian survey. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa animo siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas di kecamatan Ruteng dan Kecamatan Langke Rembong sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan besarnya angka persentasi animo ke Perguruan Tinggi yaitu 99.54%. Adapun jurusan yang paling diminati oleh responden penelitian adalah Biologi, PG-PAUD, Akutansi Perbankan, Pertanian, Fisika dan Keperawatan, PGSD, Kebidanan, Pariwisata, dan Kesehatan Masyarakat. Sedangkan kota tujuan untuk melanjutkan kuliahh tersebar di beberapa tempat yang ada di Indonesia. Namun ada lima tempat yang menjadi kota favorite dari responden penelitian yaitu kota Kupang, Bali, Makasar, STKIP Santu Paulus Ruteng, dan Malang. Animo dari responden penelitian untuk melanjutkan kuliah ke STKIP SantuPaulus Ruteng berada pada urutan keempat dengan besarnya persentasi yaitu 15.32% atau berada pada urutan keempat dari kota Kupang, Bali dan Makasar. Alasan rendahnya animo responden keSTKIP SantuPaulus Ruteng adalah tidak ada jurusan yang mereka pilih sebesar 25.06%, uang sekolah yang mahal sebesar 18.86%, tes masuk yang sulit sebesar 13.18%, banyak alumni STKIP Santu Paulus Ruteng yang ngganggur sebesar 10.85% , alasan ikut teman ke luar daerah 17.31% dan yang belum menentukan jawaban 6.98%. Selain itu, alasan lainnya adalah banyak responden yang tidak mengetahui informasi positif tentang STKIP Santu Paulus Ruteng sebanyak 33.48%.
PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU DI SDI KONGGANG MELALUI PELATIHAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEMATIK BERBASIS BUDAYA LOKAL Stefanus Divan; Alfonsus Sam; Gervasius Adam
JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Vol. 2 No. 2 (2018): JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar)
Publisher : PGSD UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Peningkatan Profesionalismen Guru Di SDI Konggang Melalui Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Budaya Lokal. Guru yang profesional adalah guru yang mampu mengupayakan segala kemampuannya sesuai dengan profesi yang dimilikinya untuk menciptakan iklim pembelajaran yang inovatif. Salah satu upaya yang dilakukan guru adalah mengembangkan bahan ajar inovatif tematik terpadu dengan pendekatan budaya lokal yang menjadi kebanggaan di daerah di mana siswa berada. Menjadi guru bukan sebagai konsumen yang mengunakan bahan ajar jadi untuk dijadikan materi yang dibelajarkan kepada perserta didik. Pelatihan pengembangan bahan ajar di SDI Konggang di dasari oleh kebiasaan guru sebagai konsumen tanpa memilih dan memilah materi yang sesuai dengan tema yang relevan pada kurikulum. Pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan semua guru di SDI Konggang, alumni dan mahasiswa. Hasilnya berupa contoh bahan ajar tematik berbasis budaya Lokal, hasil analisis soal buatan guru ditinjau dari tingkat validitas dan tingkat kesukaran butir soal.
KEEFEKTIFAN TAMBAHAN JAM PELAJARAN PADA SISWA KELAS TINGGI YANG BERKESULITAN MEMBACA DAN MENGHITUNG DI SDK WAEPECA TING Fransiska Jaiman Madu; Mariana Jediut; Eliterius Sennen
JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Vol. 2 No. 2 (2018): JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar)
Publisher : PGSD UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Keefektifan Tambahan Jam Pelajaran Pada Siswa Kelas Tinggi Yang Berkesulitan Membaca Dan Menghitung Di SDK Waepeca Ting. Masalah dalam penelitian ini berkaitan dengan rendahnya kemampuan membaca dan menghitung pada siswa kelas tinggi di SDK Waepeca Ting. Hal tersebut diketahui melalui kegiatan pretes. Berdasarkan kegiatan pretes, siswa yang memperoleh nilai berkategori rendah akan mendapat tambahan jam pelajaran baik aspek membaca maupun aspek menghitung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan jam pelajaran pada siswa yang berkesulitan membaca dan menghitung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Adapun tahapan kegiatanya adalah : 1) tahap penjaringan data yang dilakukan melalui tes; 2) tahap pelaksanaan kegiatan; 3) tahap kesimpulan. Selanjutnya, data dianalisis melalui beberapa tahap yakni: 1) reduksi data; 2) koreksi data melalui pemberian skor pada data; 3) refleksi; 4) rencana tindak lanjut; 5) kesimpulan. Selanjutnya, berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa tambahan jam pelajaran yang diberikan kepada siswa kelas tinggi yang berkesulitan membaca dan menghitung dapat dikatakan efektif. Hal ini terbukti pada nilai yang diperoleh siswa pada setiap pertemuan. Disarankan kepada para guru SD untuk mempelajari beberapa metode dan teknik pembelajaran yang direkomendasikan peneliti berdasarkan hasil penelitian.
PEMBUATAN TEH HERBAL DAUN SALAM SEBAGAI MINUMAN ALTERNATIF PADA PESERTA POSYANDU DUSUN AKEL DAN DUSUN CIPI KECAMATAN CIBAL BARAT Mariana Jediut; Wigbertus G. Utama; Fransiska Jaiman Madu
JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Vol. 2 No. 2 (2018): JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar)
Publisher : PGSD UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pembuatan Teh Herbal Daun Salam Sebagai Minuman Alternatif Pada Peserta Posyandu Dusun Akel Dan Dusun Cipi Kecamatan Cibal Barat. Salam adalah nama pohon penghasil daun rempah yang biasa digunakan dalam masakan rumah tangga.salam juga memiliki khasiat kesehatan, terutama jika diolah menjadi teh herbal. Teh ini dapat dijadikan minuman alternatif dalam rumah tangga. Tim PkM Prodi PGSD STKIP Santu Paulus Ruteng berinisiatif untuk melakukan kegiatan pelatihan pembuatan teh herbal berbahan dasar daun salam pada anggota posyandu Dusun Akel dan Dusun Cipi Kecamatan Cibal barat. Anggota posyandu dianggap memiliki potensi yang baik dalam mengubah pola hidup dalam rumah tangga. Selain itu, kegiatan posyandu dilakukan secara rutin setiap bulan sehingga memudahkan koordinasi dan pendampingan lanjutan. Kegiatan ini juga melibatkan LSM Sejahtera Desaku (SDK) sebagai partner. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pelatihan secara langsung kepada kelompok sasaran. Pelatihan tersebut dimulai dengan kegiatan sosialisasi manfaat teh herbal, pelatihan cara membuat teh herbal dan penyajiannya, lalu menyususn rencana tindak lanjut. Luaran yang diharapkan dalam kegiatan ini adalah 1) Terciptanya produk berupa teh herbal berbahan dasar daun salam yang dapat dikonsumsi sehari-hari; 2) Terbukanya peluang bisnis bagi masyarakat mitra; 3) Terbentuknya masyarakat yang peduli kesehatan; 4) Terbentuknya masyarakat yang hemat dan dapat membuat produk rumahan sehingga mengurangi pengeluaran harian.
PERMASALAHAN DAN SOLUSI PENULISAN PUISI BEBAS SISWA SD Florianus Dus Arifian
JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Vol. 2 No. 1 (2018): JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar)
Publisher : PGSD UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Permasalahan dan Solusi Penulisan Puisi Bebas Siswa SD. Pembelajaran menulis puisi bebas di SD berhadapan dengan permasalahan minimnya kemampuan penggunaan diksi puitis oleh siswa. Tulisan ini bertujuan mengupas permasalahan tersebut dan merancang solusinya lewat penerapan teknik identifikasi dan perluasan kata dalam menulis puisi bebas.Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis melakukan studi pustaka dengan menggunakan teknik baca dan catat.Artinya, penulis membaca dan mencatat informasi dari bahan-bahan pustaka yang relevan.Pandangan dari berbagai bahan pustaka tersebut dikompilasi secara kritis oleh penulis.Hasil studi menyakinkan penulis bahwa teknik identifikasi dan perluasan kata dapat menjadi solusi untuk meningkatkan penggunaan diksi puitis dalam penulisan puisi bebas oleh siswa SD.

Page 6 of 18 | Total Record : 171