cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
The Shine Cahaya Dunia Ners
ISSN : -     EISSN : 25032453     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of The Shine Cahaya Dunia Ners (TSCNers) is a nursing journal with registered number 2503-2453 (Online). TSCNers focus on nursing theory and practice related to the nursing on different setting and area (Clinik, family and community health nursing). TSCNers is a periodical journal that conducted by LPPM An Nuur Purwodadi. TSCNers was established since 2016 and will be continuously publish twice a year on March and November.
Arjuna Subject : -
Articles 113 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PARTISIPASI LANSIA DALAM MENGIKUTI VAKSINASI COVID-19 I Ketut Alit Adianta; Ni Putu Istri Mahayati
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 7, No 02 (2022): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v7i02.367

Abstract

Latar belakang: Kurangnya pengetahuan lansia terhadap vaksinasi COVID-19 dapat menimbulkan berbagai macam spekulasi, sehingga dapat menurunkan angka kunjungan vaksinasi dan mengakibatkan sistem imun tubuh menurun. Partisipasi mempunyai peranan penting dalam keberhasilan vaksinasi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan partisipasi lansia dalam mengikuti vaksinasi COVID-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Petang 1.Metode: Penelitian deskriptif korelatif dengan menggunakan pendekatan Cross-sectional melibatkan 96 lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Petang I yang dilaksanakan dari bulan September hingga Oktober 2021. Data tingkat pengetahuan dengan partisipasi lansia dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti. Variabel penelitian dianalisa dengan uji statistik Spearman rho.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan berpengetahuan cukup 52 (54,2%) berpengetahuan kurang 2 (2,1%). Sudah mengikuti vaksinasi Dosis 1 atau Dosis 2 63 (65,6%), belum mengikuti vaksinasi 33 (34,4%). Berdasarkan uji Spearman-rho menunjukkan arah positif dengan kekuatan 0,069, nilai signifikan p-value > 0,503 yang berarti Ha ditolak.Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Partisipasi Lansia Dalam Mengikuti Vaksinasi Covid-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Petang 1.
EFEKTIFITAS PIJAT TUI NA TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BALITA USIA 12 BULAN DI DESA TONDOMULYO JAKENAN KAPUBATEN PATI Amelia Nur Hidayanti
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 7, No 02 (2022): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v7i02.385

Abstract

Latar Belakang: Salah satu faktor terjadinya masalah gizi karena kurangan asupan nutrisi. Masa Balita merupakan masa periode emas pada pertumbuhan dan perkembangan. Masalah yang sering dihadapi adalah masa anak mengalami susah makan dan memilih makanan. Orang tua banyak menggunakan cara komplementer untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan pijat.  Pijat tui na susah makan merupakan salah satu teknik pijat  untuk mengatasi kesulitan makan pada balita. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas pijat tui na terhadap peningkatan berat badan pada balita usia 12 di Desa Tondomulyo, Jakenan, Kabupaten Pati.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan desain Quasy eksperimental dengan pendekatan Pretest – Posttest one group design. Sampling dengan total sampling.Hasil: hasil uji paired sample t test didapatkan hasil bahwa tidak terdapat efektifitas pemberian pijat tui na terhadap peningkatan berat badan pada balita usia 12 bulan di Desa Tondomulyo, Jakenan, Kabupaten Pati dengan nilai p-value 0,378. Kesimpulan: Tidak terdapat efektifitas pijat tui na terhadap peningkatan berat badan pada balita usia 12 bulan di Desa Tondomulyo, Jakenan, Kabupaten Pati
EFEKTIFITAS AROMATERAPI LEMON DENGAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMA N 1 JEPON Wahyu Riniasih; Yesita Ragil K; Lia Indah Pertiwi
THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS Vol 8, No 01 (2023): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v8i01.412

Abstract

Latar Belakang; Dismenore merupakan rasa nyeri yang dirasakan pada wanita ketika menstruasi yang diakbitakan oleh ketidakseimbangan hormone progesteron dalam darah. Wanita yang dismenore menghasilkan prostaglandin 10 kali lebih banyak daripada wanita yang tidak dismenore. Di Indonesia kejadian dismenore terdiri dari 72,89% dismenore primer dan 21,11% dismenore sekunder di kalangan perempuan umur produktif. Dari 91,7% siswa yang mengalami dismenore setiap bulannya, sebanyak 68,9% mengakui adanya gangguan aktivitas pembelajaran.Metodologi; Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pra-Eksperimen, dengan menggunakan rancangan One Group Pre-Post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri kelas 11 SMA Negeri Jepon. Jumlah sampel penelitian sebanyak 43 dan diuji menggunakan wilcoxon.Hasil; Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai P-Value 0,000 < 0,05, maka: Ha diterima, Ho ditolak maka dapat disimpukan ada efektifitas aromaterapi lemon dengan teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan dismenore pada remaja putri di SMA N 1 Jepon.Kesimpulan; Aromaterapi lemon dengan teknik relaksasi nafas dalam efektif dalam menurunan dismenore pada remaja putri di SMA N 1 Jepon.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN STRESS PERAWAT DI RUANG ISOLASI COVID-19 Irpan Ali Rahman; Dedi Supriadi; Jajuk Kusumawaty; Dwi Purnomo Azi; Dida Fachrurrozi; Adi Nurapandi
THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS Vol 8, No 01 (2023): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v8i01.407

Abstract

Latar Belakang; Para tenaga kesehatan (NAKES) atau perawat yang merawat langsung pasien Covid-19 tidak hanya harus memiliki mental yang kuat, tetapi juga fisik yang prima. Stres pekerjaan dapat disebabkan oleh beban kerja dan kondisi kerja. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan stress perawat di Ruang Isolasi Khusus Covid-19 RSUD Ciamis Tahun 2021.Metode; Metode dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh perawat di Ruang Khusus Isolasi Covid-19 RSUD Ciamis sebanyak 63 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel sebanyak 63 orang.Hasil; Hasil penelitian menunjukan bahwa beban kerja perawat sebagian besar responden berkategori sedang sebanyak 36 orang (57,1%), stress kerja perawat di Ruang Isolasi Khusus Covid-19 RSUD Ciamis, sebagian besar responden berkategori stress kerja sebanyak 39 orang (61,9%) dan terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja perawat dengan stress kerja perawat di Ruang Isolasi Khusus Covid-19 RSUD Ciamis karena nilai chi square (?2) hitung > chi square (?2) tabel (34,142 > 5,991) dan ? value < ? (0,000< 0,05).Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja perawat dengan stress kerja perawat di Ruang Isolasi Khusus Covid-19 RSUD Ciamis.
PENGARUH PEMBERIAN NESTING TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA TINDAKAN MEDIS PERAWATAN BAYI PREMATUR: A LITERATURE REVIEW Sheylla Septina Margaretta
THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS Vol 8, No 01 (2023): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v8i01.413

Abstract

Latar Belakang : Sebagian besar bayi premature mendapatkan perawatan intensive di NICU yang disebabkan karena kesehatan fisik yang menurun dan organ-oragn tubuh yang belum mature. Perawatan neonatus akan mendapatkan tindakan medis yang menimbulkan dampak nyeri fisik. Bayi juga terpisah dari ibu sehingga nyeri yang didapat menimbulkan stress berulang yang dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan neonatus. Dari masalah tersebut dibutuhkan penerapan tindakan komplementer nesting atau posisi bersarang untuk penurunan nyeri.Tujuan :Menganalisa hasil studi penelitian tentang penerapan nesting terdapat penurunan nyeri pada perawatan bayi premature.Metode: Artikel jurnal dikumpulkan dari beberapa database seperti googel scholar, PubMab, PMC dan Science Direct. Kata kunci yang digunakan adalah “nesting” and “preterm” and “infact” and “pain” dalam artikel penelitian original. Artikel yang direview dipublikasi pada rentang tahun 2015-2022.Hasil: Analisa 8 jurnal menyimpulan implementasi teraupetik asuhan keperawatan nesting dapat dipadukan dengan metode perawatan lain seperti nesting dengan kombinasi simulator detak jantung ibu, nesting variasi berbagai posisi, dan nesting menggunakan bahan kain berbagai teknik dan metode untuk kenyamanan bayi.Kesimpulan : Implementasi perawatan menggunakan nesting effektif dalam menurunkan nyeri pada perawatan intensif bayi premature.
HUBUNGAN ANTARA GANGGUAN MENSTRUASI (DISMENOREA) DENGAN AKTIFITAS BELAJAR PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI D -III KEBIDANAN Florentina kusyanti; Astri Drusila Jakoba Fay
THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS Vol 8, No 01 (2023): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v8i01.408

Abstract

Latar Belakang: Remaja putri dalam pergantian dari anak-anak masuk ke dalam remaja adalah perubahan baik secara fisik maupun perubahan hormonal,sehingga anak perempuan akan mengalami menstruasi yang akan dating tiap bulan.Sebanyak 75% Wanita pada tahap remaja akhir akan mengalami gangguan yang berhubungan dengan hormona berkaitan dengan menstruasi.Gangguan menstruasi tidak dialami oleh semua remaja tetapi ada beberapa remaja putri yang mengalami gangguan menstruai yang bisa menyebabkan ketidaknyamanan fisik maka dapat menggangu anktifitas rutin maupun aktifitas belajar,selain itu jua mengganggu psikologis remaja dalam berfikir atau menhadapi masalah.Gangguan menstruasi yang paling sering menganggu aktifitas belajar adalah dysmenorrhea. Tujuan untuk mengetahui hubungan antara gangguan menstruasi dysmenorrhea dengan aktifitas belajar dengan pada mahasiswa D-III Kebidanan Angkatan 2012Metode: Penelitian ini dilaksanakan di prodi D-III Kebidan pada mahasiswa kebidanan Angkatan 2012,Desain yang dipakai pasa penelilian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cros sectional Tehnik pengumpulan data dengan Purposive or Judgement Sampling jumlah sampel 69 responden .Data diambil pada mahasiswa yang mengalami gangguan dysmenorrhea. Saat menstruasi.Hasil: Jumlah 68 responden ,Umur responden mayoritas berumur antara 20-35 tahun sebesar 60,3%, Aktifitas Belajar responden mayoritas masih aktif sebesar 72,1%,Ganguan menstruasi Dismenorea mayoritas dismenorea ringan sebesar 63,2%, Menurut hasil hubungan ada hubungan dengan nilai signifikasi 0,000Kesimpulan: Ada hubungan antara aktifitas belajar dengan gangguan menstruasi disminorea dengan nilai kearatan 0,602 dengan tingkat keratan sedang
PENGARUH EXPRESSIVE WRITING THERAPHY TERHADAP PENURUNAN TINGKAT CEMAS PADA REMAJA KORBAN BULLYING Alvi Ratna Yuliana; Luluk Cahyanti; Vera Fitriana; Hirza Ainin Nur
THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS Vol 8, No 01 (2023): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v8i01.414

Abstract

Latar Belakang : Bullying merupakan suatu masalah mental yang sering terjadi di kalangan masyarakat, tak terkecuali dialami para remaja. kejadian bulying yang dialami para remaja diantaranya pukulan fisik,pelecehan verbal,Gosip,,Pengucilan, pengunaan sosial media untuk penyebaran berita negatif. Salah satu dampak psikologis dari bullying yaitu kecemasan. Kecemasan merupakan emosi yang paling sering dialami, berupa kekhawatiran atau rasa takut yang tidak dapat dihindari. Salah satu tindakan untuk mengatasi masalah kecemasan adalah dengan menggunakan expressive writing therapy. Expressive writing therapy dapat meningkatkan pemahaman mengenai diri sendiri maupun seseorang dalam menghadapi depresi, distres, dan kecemasan.Tujuan : tujuan penelitian ini adalah untuk mempengaruhi pengaruh Expressive writing therapy terhadap penurunan tingkat cemas pada remaja korban bullyingMetode Penelitian : Metode penelitian pre experiment one group pre-test post-test.dengan subjek 128 yang terbagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok intervensi pada siswi smp kelas VIII . Pengukuran kecemasan mengunakan kuesioner Depression, Anxiety, Atress Scale (DASS-42) dengan menggunakan subskala anxietyHasil Penelitian : Penelitian ini dilakukan selama 2 minggu dalam 6x pertemuan dengan durasi waktu 10-30 menit. Hasil uji analisis menggunakan Uji wilcoxon dengan SPSS2 Windows,diperoleh nilai signifikan 0,000 < 0,05.Kesimpulan : Hasil tersebut menujukan ada pengaru Expressive Writing Therapy dalam menurunkan tingkat cemas dari pada kelopok yang tidak dikasih terapi.
MERANCANG STRATEGI ASUHAN BERBASIS KOMPLEMENTER SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANSIA Kenik Sri Wahyuni; Bernadeta Verawati
THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS Vol 8, No 01 (2023): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v8i01.409

Abstract

Latar Belakang : Penanganan masalah kesehatan lansia selama ini lebih banyak menggunakan terapi farmakologis yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan lansia. Terapi nonfarmakologi atau komplementer merupakan pilihan yang tepat untuk mengatasi masalah kesehatan pada lansia. Terapi pelengkap yang dapat dilakukan adalah Terapi Reminiscene, terapi tertawa, terapi pijat kaki, terapi meditasi dan terapi musik klasik. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa menyajikan salah satu terapi komplementer secara parsial/menunjukkan hasil yang efektif dalam memperbaiki masalah tertentu pada lansia.Metode : Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest design. Jumlah sampel 10 lansia di Kabupaten Sleman Yogyakarta.Hasil : Kesehatan fisik lansia sebelum dilakukan asuhan pendamping 20% dalam kategori baik, dan 80% dalam kategori cukup baik. Setelah diberikan pendampingan kesehatan fisik lansia turun menjadi 70% dan kategori cukup baik turun menjadi 30%. Hasil uji beda diperoleh nilai p 0,001.Kesimpulan : Terdapat perbedaan yang signifikan antara kesehatan fisik lansia sebelum dan sesudah dilakukan perawatan komplementer.
PENGARUH EDUKASI PARTISIPATIF TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG TOILET TRAINING DI DUSUN SANGGRAHAN TLOGOADI SLEMAN YOGYAKARTA Novi Istanti; Anida Anida; Yuli Ernawati
THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS Vol 8, No 01 (2023): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v8i01.415

Abstract

Latar Belakang : Salah satu tugas perkembangan usia toddler yaitu toilet training. Toilet training sangat penting diberikan pada usia toddler karena memberikan dampak adanya masalah ISK, mengompol dan encopresis (Inkontnensia feses). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi partisipatif terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang toilet training pada anak usia 18-36 bulan di Dusun Sanggrahan, Tlogoadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta.Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre eksperimental dengan menggunakan one group pre-post test. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan total sampling.Hasil : Hasil uji paired t – test menunjukkan bahwa terdapat peningkatan secara signifikan pengetahuan ibu (p < 0,05) sedangkan sikap ibu tidak terdapat perbedaan secara signifikan (p>0,05).Kesimpulan : Edukasi partisipatif menggunakan media video berpengaruh terhadap pengetahuan ibu tentang toilet training dan tidak berpengaruh terhadap sikap ibu tentang toilet training di Dusun Sanggrahan, Tlogoadi, Sleman.
HUBUNGAN SIKAP IBU DAN KONSELING IBU NIFAS TENTANG TANDA BAHAYA BAYI BARU LAHIR DENGAN PRILAKU MENCARI PERTOLONGAN PADA FASILITAS KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAMUDERA KABUPATEN ACEH UTARA Elizar Elizar; Jasmiati Jasmiati; Hendrika WK Putri; Nova Sumaini Prihatin
THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS Vol 8, No 01 (2023): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v8i01.410

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian bayi dan balita di dunia masih menjadi masalah kesehatan utama masalah yang harus segera diselesaikan. Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Pada tahun 2019, 47% dari semua kematian balita terjadi pada periode bayi baru lahir dengan sekitar sepertiga meninggal pada hari kelahiran dan hampir tiga perempat meninggal dalam minggu pertama kehidupan dan di Indonesia terdapat 60 kematian per 1000 kelahiran hidup. Berbagai upaya telah dilaksanakan oleh Pemerintah salah satunya adalah program MTBS sebagai pendekatan keterpaduan dalam tatalaksana balita sakit yang datang berobat ke fasilitas rawat jalan pelayanan kesehatan dasar dengan peningkatan kualitas tata laksana secara terpadu. Namun terlepas dari ketersediaan intervensi di fasilitas kesehatan, pencarian perawatan yang tidak memadai masih dilaporkan untuk penyakit neonatal dan bayi baru lahir.Metode: Jenis penelitian ini studi cross-sectional berbasis komunitas yang dilakukan pada ibu/pengasuh yang memiliki bayi berumur kurang dari 6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Samudera, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini ditentukan secara Total sampling yaitu semua ibu nifas yang di temui pada bulan Oktober sesuai dengan kriteria yang ditetapkan berjumlah 76 ibu nifas.Hasil: Dari analisis bivariate menunjukkan keseluruhan variable independent yaitu sikap nilai p-value 0,001 dan konseling pada ibu nifas nilai p-value 0,015 dengan prilaku ibu mencari pertolongan pada anak yang sakit di fasilitas kesehatan menunjukkan hubungan yang significan karena nilai p-value kurang dari 0.05.Kesimpulan: Terdapat hubungan. sikap ibu dan konseling pnc tentang tanda bahaya bayi baru lahir dengan prilaku mencari pertolongan pada fasilitas kesehatan

Page 11 of 12 | Total Record : 113