cover
Contact Name
Syarif Rizalia
Contact Email
syarif.rizal.albar@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
syarif.rizal.albar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Al-MUNZIR
ISSN : 19794894     EISSN : 2620326X     DOI : -
Journal Al- Munzir (p-ISSN: 1979-4894; e-ISSN: 2620-326X) is a journal that publishes scientific papers, articles in the form of thought study and research results. Al-Munzir received articles from academics, researchers, journalists and national and international students in the fields of communication science, Islamic broadcasting communications, da'wah science, Journalism, Public Relations, and Islamic Counseling Counseling. Articles published in the journal Al-Munzir include the results of scientific research, scientific article reviews, and responses or criticisms of previous studies that already exist. Al Munzir's journal is published twice a year by Ushuluddin Adab Faculty and IAIN Kendari Da'wah.
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
HAMBATAN KOMUNIKASI ANAK AUTIS MANSUR MANSUR
Al-MUNZIR No 1 (2016): VOL.9. NO. 1 MEI 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.864 KB) | DOI: 10.31332/am.v9i1.779

Abstract

Autisme berasal dari bahasa Yunani yaitu autos yang berarti diri sendiri. Autis bukan suatu jenis penyakit tetapi merupakan suatu gangguan perkembangan yang komplek disebabkan oleh adanya kerusakan pada otak, umumnya dapat terdeteksi sejak anak lahir atau di usia balita. Gejala autis terlihat ketika anak tidak mampu membentuk hubungan sosial atau mengembangkan komunikasi secara normal. Autisme adalah suatu gangguan perkembangan yang terkait dengan gangguan komunikasi, interaksi sosial, gangguan sensoris, pola bermain, perilaku, emosi dan aktivitas imajinasi. Salah satu kesulitan yang dihadapi anak autis dalam komunikasi terutama pada anak-anak yang mengalami hambatan yang berat adalah dalam penguasaan bahasa dan bicara. Kesulitan anak autis dalam berkomunikasi dikarenakan mengalami gangguan dalam berbahasa (verbal dan non verbal), padahal bahasa merupakan media utama dalam komunikasi. Mereka sering kesulitan untuk mengkomunikasikan keinginannya baik secara verbal (lisan/bicara) maupun non verbal (isyarat/gerak tubuh dan tulisan). Sebagian besar dari mereka dapat berbicara, menggunakan kalimat pendek dengan kosa kata sederhana namun kosa katanya terbatas dan bicaranya sulit dipahami. Karena kosa katanya terbatas maka banyak perkataan yang mereka ucapkan tidak dipahaminya. Mereka yang dapat berbicara senang meniru ucapan dan membeo (echolalia). Beberapa di antara mereka sering kali menunjukkan kebingungan akan kata ganti. Kata Kunci: Komunikiasi, anak, autis 
MEMAHAMI AJARAN FANA, BAQA DAN ITTIHAD DALAM TASAWUF Rahmawati Rahmawati
Al-MUNZIR No 2 (2014): Vol. 7 No. 2 November 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.043 KB) | DOI: 10.31332/am.v7i2.280

Abstract

Abstrak: Tulisan ini akan membahas sekelumit tentangkonsep fana dan baqa, dari segi pengertian, tujuan dankedudukannya. Juga dibahas sejarah berkembangnya dantokoh yang mengembangkannya, serta rujukannya dalamal-Qur’an dan al-sunnah.Pemahaman terhadap fana dan baqa merupakan dasaruntuk memahami hakikat diri dan hakikat ketuhanan.Paham ajaran ini merupakan peningkatan dari pahammakrifat dan mahabbah. Paham ini mulai dikembangkanoleh Abu Yazid Al Bustami pada abad III Hijriyah yangdipandang sebagai cikal bakal timbulnya ajaran kesatuanwujud atau ittihad.Kata Kunci: Fana, baqa, ittihad
Strategi Komunikasi Kerohanian Islam (Rohis) Dalam Meningkatkan Rekruitmen Di Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Kendari Mansur Mansur
Al-MUNZIR No 2 (2018): Vol. 11 No.2 November 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/am.v11i2.1121

Abstract

Lembaga kerohanian Islam merupakan salah satu lembaga peminatan siswa di tingkat Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas termasuk di Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Kendari. Sebagaimana lembaga kesiswaan lainnya, lembaga Rohis juga memiliki banyak kegiatan untuk penunjang eksistensinya. Kegiatan-kegiatan itu dilakukan untuk mewujudkan visi dan misinya. Bentuk kegiatan lembaga Rohis di sekolah ini berupa forum kajian Islam rutin, pengajaran terkait isu-isu Islam aktual dan dakwah dalam bentuk majalah dll. Kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan secara rutin dan berkala untuk menarik minat siswa yang lain untuk bergabung. Untuk menarik minat siswa, diperlukan kajian terkait strategi komunikasi lembaga rohis di sekolah ini dalam meningkatkan rekruitmen. Untuk mengetahui dan menggali informasi mengenai strategi komunikasi ini, dilakukan observasi dan wawancara kepada struktur lembaga rohis dan para siswa. Strategi komunikasi yang digunakan oleh Kerohanian Islam di Sekolah ini adalah dengan cara mengumpulkan para siswa baru dalam rangka sosialisasi program dan visi misi kerohanian Islam. Dari sinilah rekruitmen baru itu diperoleh sehingga secara suka rela para anggota baru ini mengikuti program pembinaan untuk merealisasikan misi dan tujuan yang hendak dicapainya. Kata-kata kunci : Strategi komunikasi, rekruitmen, Rohis.
MODERNISASI ISLAM DI INDIA Samrin Samrin
Al-MUNZIR No 1 (2015): VOL 8 NO.1 MEI 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.784 KB) | DOI: 10.31332/am.v8i1.768

Abstract

Modernisasi Islam merupakan respon terhadap kelemahan internal yang tak kunjung hilang dan respons terhadap ancaman politik dan religio-kultural eksternal dari kolonialisme Barat. Respon-respon kaum reformis Islam modern pada berbagai wilayah termasuk di India pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, merupakan upaya-upaya mendasar untuk menafsirkan Islam agar sesuai dengan situasi dan kondisi kehidupan Muslim, termasuk reformasi hukum, pendidikan dan sosial, semuanya ditujukan untuk menyelamatkan umat Islam dari spiral kemerosotan serta menunjukkan kesesuaian Islam dengan pemikiran dan nilai-nilai modern.Modernisai atau pembaruan secara gradual disadari tidaklah bisa diatasi dengan sendirian. Ia memerlukan gerakan-gerakan kolektif yang mungkin saja dalam konteks ini adalah gerakan yang berskala nasional. Karena itu, bagaimanapun tetap disadari urgensi membangun kesadaran kolektif yang berbentuk kesadaran politik, sosial, dan budaya. Asumsi ini lebih menyadarkan lagi pada aksioma yang menegaskan bahwa hanya dengan kesadaran kolektiflah maka perubahan dapat berlangsung. Kata Kunci: Modernisasi, Islam
TAREKAT DAN PERKEMBANGANNYA Rahmawati Rahmawati
Al-MUNZIR No 1 (2014): Vol. 7 No. 1 Mei 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.12 KB) | DOI: 10.31332/am.v7i1.271

Abstract

Abstrak: Penulis mengkaji makna tarekat dan sejaranperkembangannya. Dari berbagai referensi tentangpengertian tarekat itu, diperoleh dua makna dari tarekatitu, yaitu tarekat bermakna jalan yang ditempuh olehseorang sufi untuk untuk mendekatkan diri kepada Tuhandan tarekat bermakna semacam organisasi atauperkumpulan yang di dalamnya terdapat syekh, upacararitual dan zikir-zikir tertentu. Tarekat dalam pengertianpertama bersifat individual sementara yang kedua bersifatkolektif. Selanjutnya penulis mengkaji sejarahperkembangan ilmu tarekat dari masa ke masa.Berdasarkan berbagai literatur, sejarah perkembangantarekat yang merupakan dari bagian perkembangan dariajaran tasawuf itu sendiri, dibagi kedalam empat periodeatau masa. Periode pertama, berlangsung pada abad kesatudan du hijriyah. Periode kedua, yaitu abad ketiga dankeempat hijriyah. Periode ketiga, abad ke lima hijiriyah,dan periode keempat, abad ke enam hijriyah.Kata Kunci: Tarekat, tasawuf
Genderlect Style dalam Ruang Media Massa (Studi Kasus Jurnalis Perempuan AJI Makassar) Andi Fauziah Astrid
Al-MUNZIR No 1 (2018): Vol. 11 No.1 Mei 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.567 KB) | DOI: 10.31332/am.v11i1.930

Abstract

Penelitian ini ingin memahami dunia jurnalis khususnya perempuan dalam gambaran teori komunikasi Genderlect Style yang dikemukakan Deborah Tannen. Penelitian ini mengacu pada dua aspek, yaitu gaya komunikasi jurnalis perempuan pada ruang redaksi dan ruang liputan. Lima konsep yang diutarakan Tannen, yaitu percakapan publik versus percakapan pribadi; menyampaikan cerita; mendengarkan; mengajukan pertanyaan; dan konflik. Dari hasil pembahasan diketahui bahwa konsep teoritik Tannen bekerja pada tiga aspek saja. Dua lainnya, ternyata berbeda karena dipengaruhi dunia maskulinitas jurnalis. Kata Kunci: Genderlect Style, Jurnalis Perempuan, Media Massa.
NIFĀQ DALAM HADIS NABI SAW Fatira Wahidah
Al-MUNZIR No 1 (2013): Vol. 6 No.1 Mei 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.478 KB) | DOI: 10.31332/am.v6i1.229

Abstract

Abstrak: Nifāq merupakan salah satu sifat yang sangat dibenci. Nifāq dari bentuknya dapat dibagi dua, yaitu nifāq ǐmānǐ atau nifāq syar’ǐ serta nifāq ‘amalǐ atau biasa juga disebut dengan nifāq ‘urfǐ. Nifāq ǐmānǐ adalah suatu sikap yang dimiliki seseorang dengan memperlihatkan keimanan dan menyembunyikan kekafirannya. Orang seperti ini diancam neraka, sebab orang sangat berbahaya bagi umat dan agama Islam. Adapun nifāq ‘amalǐ yakni sikap yang dimiliki seseorang dengan memperlihatkan sesuatu yang tidak sesuai dengan yang sebenarnya sehingga dalam interaksi sosialnya dia seringkali berprilaku atau menampakkan tanda-tanda kemunafikan seperti yang ditunjukkan Rasulullah dalam hadis beliau seperti gemar berdusta (menyembunyikan sesuatu dari yang sebenarnya), gemar ingkar janji sebab orang yang ingkar janji itu melakukan sesuatu yang bertentangan dengan apa yang dia pernah janjikan, serta gemar berkhianat, sebab dia melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan amanah yang dipegangnya.Kata Kunci: nifāq, nifaq imani, nifaq ‘amali
MEDIA DAKWAH AMINUDIN AMINUDIN
Al-MUNZIR No 2 (2016): VOL.9. NO. 2 NOVEMBER 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.595 KB) | DOI: 10.31332/am.v9i2.786

Abstract

Tulisan ini membahas tentang berbagai macam media yang bisa penyampai pesan-pesan dakwah kepada pendengarnya. Pesan-pesan dakwah dapat sampai kepada pendengarnya, dengan cara mengkolaborasikan berbagai media. Dakwah, tidak cukup hanya mengandalkan metode tradisional, seperti melalui ceramah-ceramah dan pengajian-pengajian yang masih menggunakan media komunikasi oral atau tutur. Penggunaan media-media komunikasi modern sesuai dengan tarap perkembangan daya pikir manusia harus dimanfaatkan sedemikian rupa, agar dakwah Islam lebih kena sasaran dan tidak out of date. Diantara media-media modern adalah media celuler. Proses dakwah terjadi karena adanya interaksi antara da’i (komunikator), penerima/pendengar, lingkungan dan sarana/media dakwah. Unsur-unsur tersebut merupakan sebuah sistem yang saling mempengaruhi dalam suatu aktivitas dakwah. Kata Kunci : Media, Dakwah
PERAN AKHLAK TASAWUF DALAM MASYARAKAT MODERN Rahmawati Rahmawati
Al-MUNZIR No 2 (2015): VOL 8 NO.2 NOVEMBER 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.023 KB) | DOI: 10.31332/am.v8i2.757

Abstract

Ilmu akhlak bertujuan memberikan pedoman dan penerangan kepada manusia dalam mengetahui  perbuatan yang baik dan berusaha melakukanyan dan perbuatan yang buruk bagamana berusaha untuk menghindarinya.Akhlak tasawuf merupakan solusi dalam mengatasi  krisis dan problematika masyarakat modern dewasa ini. Dengan pendekatan akhlak tasawuf membuka jalan: pertama, bagi masyarakat dalam melepaskan dahaga dan memperoleh kesegaran spiritual dalam mencari Tuhan. Kedua, agar masyarakat dapat melepaskan diri dari kebingungan dan kegelisahan yang mereka rasakan sebagai akibat dari kurangnya nilai-nilai spiritual yang mereka rasakan. Ketiga, dengan akhlak taswuf, masyarakat mampu mereduksi sifat materialialistik dan hedonistik dengan menerapkan konsep zuhud. Keempat, masyarakat dapat terhindar dari frustasi dalam menghadapi problematika dan tekanan hidup akibat globalisasi yang terjadi pada masyarakat modern. Kata Kunci: akhlak tasawuf, masyarakat modern.
PERAN SPIN DOCTOR DALAM PEMASARAN POLITIK Sri Hadijah Arnus; Achmad Sulfikar
Al-MUNZIR No 2 (2013): Vol. 6 No. 2 November 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.873 KB) | DOI: 10.31332/am.v6i2.262

Abstract

Abstrak: Pergeseran sistem demokrasi Indonesia menjadisistem demokrasi elektoral, dimana pimpinanpemerintahan dan legislatif dipilih langsung oleh rakyatmembuat para politisi dan partai politik harus membentukcitra positif di masyarakat, memperkenalkan figur, ide,gagasan, nilai, dan ideologi partainya dengan baik kepadamasyarakat. Bergesernya sistem tersebut menjadi salahsatu alasan munculnya konsep baru yakni pemasaraanpolitik. Prinsip pemasaran politik sama dengan konseppemasaran komersial hanya saja berbeda pada produkyang dipasarkan, dalam pemasaran politik, produk yangdipasarkan adalah ide-ide, gagasan, cita-cita dan programkerja politisi dan partai politik yang orientasinya lebihbanyak pada tataran penyadaran, sikap dan perubahanperilaku untuk menerima hal-hal baru. Salah satu caradalam pemasaran politik adalah kampanye politik, untukmenyukseskan kampanye politik dibutuhkan peran spindoctor yang memiliki kemampuan menguasai publik,menggerakkan massa dan menguasai media sekaligussebagai konseptor politik yang bertujuan mempengaruhi.Spin doctor sebagai stage manager yang mampu mengaturjalannya kampanye, memberi isi dalam naskah pidato,membuat agenda dan daftar pertanyaan politik yang akandiucapkan oleh kandidat. Dalam menjalankan tugasnyaseorang spin doctor menggunakan prinsip-prinsip publicrelation, oleh karena itu dalam proses kerjanya spin doctorterlebih dahulu mengadakan analisis masalah yangdiakhiri dengan evaluasi.Kata Kunci: Spin Doctor, Pemasaran Politik

Page 10 of 25 | Total Record : 242