cover
Contact Name
Syarif Rizalia
Contact Email
syarif.rizal.albar@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
syarif.rizal.albar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Al-MUNZIR
ISSN : 19794894     EISSN : 2620326X     DOI : -
Journal Al- Munzir (p-ISSN: 1979-4894; e-ISSN: 2620-326X) is a journal that publishes scientific papers, articles in the form of thought study and research results. Al-Munzir received articles from academics, researchers, journalists and national and international students in the fields of communication science, Islamic broadcasting communications, da'wah science, Journalism, Public Relations, and Islamic Counseling Counseling. Articles published in the journal Al-Munzir include the results of scientific research, scientific article reviews, and responses or criticisms of previous studies that already exist. Al Munzir's journal is published twice a year by Ushuluddin Adab Faculty and IAIN Kendari Da'wah.
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
IMPLIKASI INTERNET SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF DALAM MEMBANGUN CITRA AKTOR POLITIK MAULANA ANDINATA DALIMUNTHE
Al-MUNZIR No 2 (2017): VOL 10 NO.2 NOVEMBER 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.735 KB) | DOI: 10.31332/am.v10i2.810

Abstract

Internet dengan berbagai tawaran aplikatif yang menyertainya diyakini mampu memberikan ruang eksplorasi bagi penggunanya (user) dalam berbagai kepentingan yang ada, tidak terkecuali para aktor politik. Ruang elektronik ini menjadi semacam “kendaraan” bagi para aktor politik di manapun mereka berada dalam menjangkau publik. Perkembangan internet yang semakin hari semakin pesat juga mendorong publik menggunakan dan memanfaatkan internet sebagai media utama dalam mempelajari serta memahami berbagai informasi yang mereka perlukan, seperti informasi politik. Tidak hanya melalui jejaring sosal online, publik juga dapat mengakses informasi politik terkini melalui portal berita online. Internet menjadi ruang interaktif yang efektif guna membangun citra para aktor politik, di tengah krisis ruang yang mendera media cetak konvensional saat ini. Internet melalui fitur strategisnya mampu mereduksi jarak, ruang dan waktu.Kata Kunci: Internet, Media Interaktif, aktor politik 
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENANGKAPAN DAN PENAHANAN ABU BAKAR BA'ASYIR MENURUT KUHAP Asrianto Zainal
Al-MUNZIR No 2 (2013): Vol. 6 No. 2 November 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.078 KB) | DOI: 10.31332/am.v6i2.253

Abstract

Abstract: This writing attends to know and how tofind the legal problem solving which cases in Law ofCrimminal Procedur Book (KUHAP) espicially legalor illegal underrating based on indictment of AbuBakar Ba’asyir. To analyze the implementation basedon due process law, that’s make some cases how tosolve the problem among people. That due process lawdirected a point find a legal problem solving which inlegal or illegal process. In other words, that is the dueprocess law producing by KUHAP was to be executedor not, second, is the rights of arrester can be legal orillegal execution in with producing by KUHAP, untilthose each of persons were filed the human raights asbecame as freedom. The other think that to analyzedthe nornms and rules with in due process law above alegal or illegal underrating on Abu Bakar Ba’asyir.To process the extra court is the rights for every one.That the suspect or the accused men can be dependedtheir rights form his accusation by rules. In the chapter77 KUHAP was ruled which in limitative abovecompetence of extra court to investigated and to makedecision are. The first to investigate the arrest legal orillegally process and to end discontinuance ofinvestigation and indictment. Second, to ask thecompensation/indemnity rehabilitation relating with thelegal or illegally process and to end discontinuance ofinvestigation and indictment.Keywords: Legal or illegal process
RABIATUL ADAWIYAH DAN PEMIKIRANNYA RAHMAWATI RAHMAWATI
Al-MUNZIR No 1 (2017): VOL 10 NO.1 MEI 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.85 KB) | DOI: 10.31332/am.v10i1.800

Abstract

Rabiatul Al-Adawiyah  adalah salah satu sufi perempuan dari Basrah, beliau dilahirkan sekitar tahun 95-99H/7 713-717 M, dan beliau wafat pada tahun 185H/801. Rabiatul Adawiyah adalah seorang sufi yang memberikan warna tersendiri dalam dunia tasawuf dengan pengenalan tasawufnya yang dikenal dengan konsef mahabbahnya. Konsep ini bercerita tentang bagaiman cintanya seorang hamba dengan khaliknya, bukan karena takut dengan siksa neraka atau mengharap surga tetapi cinta itu merupakan cinta yang tulus dengan tanpa mengharapkan balasan terhadap segala ibadah yang dilakukan. Cinta yang dimaksud oleh Rabiatul Adawiyah adalah cinta yang tumbuh karena cerahnya mata batin dalam melihat kemahlukan diri, serta kesadaran akan kasih saying  Allah yang selalu dirasakan tak pernah berhenti membelai dirinya. Dalam salah satu ayat  yang menguatkan cintanya terhadap Allah SWT ada dalam surah Al-Baqarah 2:165 yang artinya  : Dan diantara manusia ada orang –orang yang menyembah tandingan tandingan selain Allah, mereka mencnitai sebagaimana mereka mencintai Allah,,Adapun Orang –orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah, Dan jika seandainya orang –orang yang berbuat zalim itu menyembah selain Allah, mengetahui ketika mereka melihat siksa pada hari kiamat, bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya  dan bahwa Allah amat berat siksaNya ( niscaya mereka menyesal ) Kata Kunci : Rabiatul Adawiyah, Mahabbah
GLOBALISASI KOMUNIKASI DALAM HUBUNGANNYA DENGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA Zulkifli Musthan
Al-MUNZIR No 2 (2014): Vol. 7 No. 2 November 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.642 KB) | DOI: 10.31332/am.v7i2.285

Abstract

Abstrak: Globalisasi pada hakikatnya adalah proses darigagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untukdiikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatutitik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersamabagi bangsa-bangsa di seluruh dunia.Globalisasi pendidikan khususnya di Indonesia ditandaioleh ambivalensi yaitu berada pada kebingungan, karenaingin mengejar ketertinggalan untuk menyamai kualitaspendidikan internasional. Kenyataannya Indonesia belumsiap untuk mencapai kualitas tersebut. Padahal kalau tidakikut arus globalisasi ini, Indonesia akan semakintertinggal.Globalisasi pendidikan membawa dampak adanyakesenjangan sosial di dalam dunia pendidikan, karenahanya orang-orang yang mempunyai modal lebih besarsaja yang dapat menikmati kualitas pendidikan denganstandar internasional.Merosotnya kualitas pendidikan tak bisa dipisahkan darikebijakan negara pada sector pendidikan. Menyamakanlembaga pendidikan dengan lembaga keuangan jelasmerupakan keputusan yang keliru. Karena itu, perluadanya perombakan pada kebijakan yang menyangkutmasalah pendidikan dengan menelurkan kebijakankebijakanyang berpihak pada kaum miskin.Komersialisasi pendidikan mutlak harus dihentikan karenahanya memunculkan sekelompok orang yangmenggunakan pendidikan sebagai alat untuk mendapatkankeuntungan.Kata Kunci: Globalisasi komunikasi, pendidikan.
Analisis Semiotika Logo Ja-alHaq Metode Charles Sander Peirce Pada Madrasah Ibtidaiyah Plus Ja-alHaq Kota Bengkulu Alen Manggola
Al-MUNZIR No 1 (2019): Vol. 12 No.1 Mei 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1020.318 KB) | DOI: 10.31332/am.v12i1.1301

Abstract

Abstrak Penelitian ini menggunakan metode kulitatif dengan analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa dan mendeskripsikan makna dari tanda-tanda yang terdapat di dalam logo Ja-alHaq pada MI Plus Ja-alHaq Bengkulu. Identitas suatu lembaga merupakan cerminan dari visi, misi suatu lembaga yang divisualisasikan dalam logo lembaga. Dengan logo yang tepat. Pesan terkait dengan identitas yang diinginkan lembaga dapat terwakilkan dengan efektif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa pemaknaan tanda yang terdapat pada bentuk logo Ja-alHaq. Warna dan Tipografi tersebut sesuai dengan visi dan misi Ja-alHaq  yang coba diperlihatkan oleh logo. Penggunaan warna Ungu dan Magenta serta Hitam pada logo Ja-alHaq mewakili komunikasi lembaga Ja-alaHaq pada masyarakat sejalan dengan visi misi Madrasah Ibtidaiyah. Sedangkan simbol Kapal merupakan wujud dari identitasnya sebagai lembaga yang menjadi transportasi menuntut ilmu khususnya ilmu agama. Kata Kunci: Semiotika, Charles Sanders Peirce, Logo, Ja-alHaq
METODE DAKWAH DALAM MENGATASI PROBLEMATIKA REMAJA Akhmad Sukardi
Al-MUNZIR No 1 (2016): VOL.9. NO. 1 MEI 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.837 KB) | DOI: 10.31332/am.v9i1.774

Abstract

Tulisan ini merupakan uraian tentang metode dakwah dalam mengatasi problematika remaja. Dengan bertolak pada pokok masalah bagaimana metode dakwah dalam mengatasi problematika remaja. Dengan sub masalah bagaimana kondisi kehidupan remaja dan problematika remaja dan bagaimana upaya-upaya dakwah dalam mengatasi problem remaja.Untuk menjawab permasalahan tersebut di atas, maka penulis mengadakan akumulasi data dengan menggunakan metode analisis data kualitatif dengan data deskriptif dan tehnik analisis isi melalui riset kepustakaan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan teori dakwah dan pendekatan psikologi.Dari hasil penelitian tersebut, dapat dipahami bahwa keberhasilan dakwah dikalangan remaja tidak hanya ditentukan oleh da’i saja dengan ilmu dakwahnya, tetapi harus ditunjang dengan berbagai upaya, yaitu baiknya kordinasi yang dilakukan oleh da’i dengan lembaga-lembaga terkait, termasuk pemuka-pemuka masyarakat, pemerintah, orang tua di rumah, guru di sekolah, penggunaan sarana teknologi secara optimal, serta melalui sarana olah raga dan seni (penyaluran bakat dan minat remaja). Upaya-upaya tersebut tidak terlepas dari konsep dasar metode  dakwah yang tetap berlandaskan pada dakwah bi al-hal, bi al-lisan dan bi-al af’al. Kata Kunci: Metode dakwah, problematika remaja
MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Aminudin Aminudin
Al-MUNZIR No 2 (2014): Vol. 7 No. 2 November 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.927 KB) | DOI: 10.31332/am.v7i2.276

Abstract

Abstrak: Media telah menunjukkan keunggulannya dalammembantu para pendidik atau pengajar dalam prosesmenyampaikan pesan pembelajaran serta lebih cepat danmudah ditangkap oleh anak-anak didik. Media memilikikekuatan-kekuatan yang positif dan sinergi yang mampumerubah tingkah laku mereka ke arah perubahan positif.Al-Fauzan menyebutkan berbagai peranan mediapembelajaran yakni: untuk memperkaya pengalamanbelajar peserta didik, ekonomis, meningkatkan perhatianpeserta didik terhdap pelajaran, mengikutsertakan banyakpanca indera dalam proses pembelajaran, meminimalisirperbedaan persepsi antar guru dan peserta didik,menambah kontribusi positif peserta didik dalammemperoleh pengalaman belajar, dan membantumenyelesaikan perbedaan pribadi antara peserta didik.Al-Fauzan mengklasifikasi media pembelajaran bahasamenjadi tiga jenis, yaitu: media perangkat/peralatan (alajhizah),media materi pembelajaran (al-mawad alta’limiyahal-ta’lumiya), dan kegiatan penunjangpembelajaran (al-nasyathath al-ta’lumiyah).Kata Kunci: Media, pembelajaran bahasa Arab.
Komodifikasi Agama Pada Tayangan Reality Show Dan Sinetron Pada Stasiun Televisi Swasta Indonesia Sri Hadijah Arnus; Agus Prio Utomo
Al-MUNZIR No 2 (2018): Vol. 11 No.2 November 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/am.v11i2.1117

Abstract

Pergeseran media massa menjadi suatu industri, mengubah tujuan media massa tidak hanya semata menyampaikan informasi kepada khalayak, tetapi juga memperhitungkan aspek keuntungan yang dapat diraih dari penayangan sebuah acara di televisi. Tulisan ini akan memaparkan tentang bagaimana komodifikasi agama yang dilakukan dalam tayangan reality show dan sinetron di stasiun televisi swasta Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis kualitatif yaitu dengan cara memilah beberapa tayangan reality show dan sinetron dari beberapa stasiun televisi yang menggunakan unsur-unsur spritualitas dalam menyelesaikan konflik dan permasalahan yang terjadi, kemudian menganalisisnya. Selain itu pula dilakukan wawancara dengan beberapa khalayak mengenai tayangan-tayangan tersebut. Dari hasil analisis dapat dilihat bahwa ada beberapa tayangan yang menggunakan unsur-unsur agama dalam menyelesaikan konflik maupun permasalahan yang menjadi fokus dari tayangan tersebut. Penyertaan unsur-unsur agama dalam tayangan tersebut menjadi sebuah trend yang memiliki nilai jual yang tinggi bagi khalayak penikmat reality show dan sinetron tersebut. Tayangan yang menggunakan unsur spiritual tersebut selain memberikan nilai hiburan juga dianggap sebagai pedoman dalam penyelesaian permasalahan serupa dalam kehidupan nyata para khalayak.     Kata Kunci: Komodifikasi Agama, Reality Show, Sinetron, Televisi
DAKWAH BERBASIS BUDAYA LOKAL Telaah atas Nilai-Nilai Dakwah dalam Folksong Orang Wakatobi Muhammad Alifuddin
Al-MUNZIR No 1 (2013): Vol. 6 No.1 Mei 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.447 KB) | DOI: 10.31332/am.v6i1.234

Abstract

Abstrak: Dalam konteks masyarakat Buton kepulauan Wakatobi diketahui banyak terdapat syair kabanti yang merupakan tradisi lisan. Salah satu di antaranya adalah kabanti berupa nyanyian rakyat (folksong). Folksong masyarakat setempat adalah nyanyian rakyat yang biasanya dilantunkan oleh seorang ibu atau ayah yang sedang, menimang bayinya, dan dalam sebuah acara dan permainan rakyat. Nyanyian rakyat tersebut antara lain berisi ungkapan hati atau nasihat tentang; suasana kehidupan, keadaan keluarga, kerinduan pada kampung halaman dan keluarga, dorongan bekerja keras maupun untuk berperilaku yang baik. Sebagai salah satu tradisi lisan yang hidup dalam budaya masyarakat Wakatobi, folksong kabanti mempunyai peran sebagai penanda identitas masyarakat Wakatobi. Kabanti dalam bentuk nyanyian rakyat (folksong) mengandung nilai-nilai paedagogik dan berfungsi sebagai media dalam mentransfer nilai. Tulisan ini akan menganalisis nilai-nilai dakwah yang tertuang dalam lagu-lagu folksong orang Wakatobi yang biasa dilantunkan oleh masyarakat setempat.Kata kunci: Dakwah, kabanti, budaya lokal
MEMBANGUN CITRA POSITIF ISLAM MELALUI FILM 99 CAHAYA DI LANGIT EROPA SRI HADIJAH ARNUS
Al-MUNZIR No 2 (2016): VOL.9. NO. 2 NOVEMBER 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.496 KB) | DOI: 10.31332/am.v9i2.791

Abstract

Anggapan masyarakat dunia bahwa Islam adalah agama teroris dan kekerasan telah membentuk citra negatif bagi umat Islam. Sebuah upaya untuk mengembalikan citra positif Islam adalah dengan menggunakan prinsip public relations. Dan salah satu media komunikasi yang mendukung public relations adalah film, oleh karena itu penulis melakukan analisis semiotik dengan teori John Fiske, terhadap adegan dan dialog dalam film 99 Cahaya di Langit Eropa. Hasil analisis film tersebut menggambarkan peradaban Islam pernah jaya di Eropa. Hal ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama besar, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Film ini juga menggambarkan bagaimana beratnya hidup sebagai minoritas muslim di Eropa. Film ini dapat membangun citra positif Islam.Kata kunci: Public Relations, film, 99 Cahaya di Langit Eropa, Islam.

Page 11 of 25 | Total Record : 242