cover
Contact Name
Septyanto Kurniawan
Contact Email
s_yan_k@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sipilummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil
ISSN : 20892098     EISSN : 25486209     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TAPAK ISSN: 2548-6209 (Electronic) & ISSN: 2089-2098 (Print) adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel ilmiah dari disiplin ilmu teknik sipil, yang mencakup bidang studi : • Bahan bangunan dan bangunan, • Mekanika dan fisika struktural, • Rekayasa geoteknik, • Rekayasa jalan dan jembatan, • Rekayasa dan ekonomi perkotaan, • Konstruksi teknologi, ekonomi dan manajemen, • Teknologi informasi dalam konstruksi, • Proteksi kebakaran, thermoinsulation dan renovasi bangunan, • Keamanan tenaga kerja dalam konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2015): November 2015" : 9 Documents clear
PERENCANAAN STRUKTUR BETON BERTULANG PADA GEDUNG SEKOLAH 5 LANTAI MENGGUNAKAN METODE STATIK EKUIVALEN DENGAN DAKTILITAS PENUH - Masherni; Desi Susanto
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2015): November 2015
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i1.149

Abstract

Seiring dengan meningkatnya pembangunan di kota-kota besar di Indonesia, maka diikuti pula dengan meningkatnya teknologi konstruksi. Persediaan lahan yang sempit di perkotaan mendorong dibangunnya gedung-gedung bertingkat yang efektif, efesien, kuat secara teknis serta memperhatikan unsur ekonomis. Dalam merencanakan sebuah bangunan gedung bertingkat sangat diperlukan pengetahuan dalam perencanaan struktur, sehingga bangunan tidak mengalami kehancuran struktur yang dapat merobohkan bangunan tersebut. Perhitungan bangunan gedung dapat dilakukan dengan berbagai cara baik manual maupun memakai sistem komputerisasi. Untuk perhitungan secara manual dapat menggunakan cara seperti metode kani dan takabeya. Sedangakan untuk perhitungan secara komputerisasi dapat dilakukan dengan menggunakan program ETABS yang kesemuaanya itu tidak lepas dari peraturan-peraturan yang berlaku seperti : Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung  (SNI 03 – 2847 – 2002), Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Banguanan Gedung (SK SNI T – 15 – 1991 - 03), Pedoman Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Rumah dan Gedung (SKBI – 1.3.53.1987), serta peraturan-peraturan lain yang sejenis. Dari hasil perhitungan struktur bangunan gedung berdasarkan metode dan peraturan-peraturan di atas, didapat hasil berupa gambar rencana struktur beton dilengkapi dengan detail-detail yang diperlukan. Ketelitian perhitungan, ketepatan dalam asumsi pembebanan merupakan faktor yang penting untuk diperhatikan dalam perencanaan struktur bangunan.
PEMANFAATAN DRUM PLASTIK BEKAS SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN SEPTIC TANK - Masykur
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2015): November 2015
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i1.150

Abstract

Limbah rumah tangga adalah limbah yang berasal dari dapur, kamar mandi, cucian, limbah bekas industri rumah tangga dan kotoran manusia. Limbah merupakan buangan atau sesuatu yang tidak terpakai berbentuk cair, gas dan padat. Air limbah tersebut harus diolah agar tidak mencemari dan tidak membahayakan kesehatan lingkungan. Air limbah harus dikelola untuk mengurangi pencemaran. Di banyak lingkungan masyarakat di Indonesia, masih banyak daerah-daerah yang rumahnya belum memiliki WC (water closet) yang memenuhi syarat kebersihan dan kesehatan. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor antara lain karena masih banyaknya masyarakat yang hidupnya di bawah garis kemiskinan, baik miskin secara ekonomi maupun miskin pengetahuan (sumber daya manusia). Berdasarkan uraian di atas maka kami akan meneliti tentang pembuatan septic tank dengan memanfaatkan drum plastic bekas yang banyak didapat di pasaran secara umum. Ukuran dan volume tangki septik tidak dipengaruhi oleh jenis tanah, daya serap tanah, maupun tinggi muka air tanah. Air yang keluar dari septic tank masih harus diolah dalam bidang resapan , sumur resapan atau filter.Keunggulan Penggunaan Drum Plastik Sebagai Bahan Pembuatan Septic TankDrum plastik lebih awet/permanen karena tahan terhadap larutan kimiaDrum plastik kedap air/anti bocorDrum plastik mudah didapatDrum plastik harganya murahMudah dikerjakanDapat dibuat berbagai bentuk menyesuaikan dengan kondisi lahanPasangan batu bata dapat menjadi lebih hemat
STUDI KEBUTUHAN FASILITAS PENYEBERANGAN JALAN DI RUAS JALAN PROKLAMATOR BANDAR JAYA KABUPATEN LAMPUNG TENGAH (Studi Kasus Bandar Jaya Plaza - Komplek Pertokoan Bandar Jaya) Agus Surandono; Amri Faizal
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2015): November 2015
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i1.145

Abstract

Ruas jalan Proklamator Bandar Jaya Kabupaten Lampung Tengah yaitu  pada titik ruas jalan Bandar Jaya Plaza – Komplek Pertokoan Bandar Jaya Lampung Tengah memperlihatkan ketidakteraturan atau kesemrawutan, pejalan kaki menyeberang melintasi ruas jalan tersebut  pada sembarang tempat yang tidak mempunyai fasilitas penyeberangan ditambah lagi ruas jalan tersebut merupakan akses jalan negara (lintas antar propinsi) yang selalu dilewati berbagai jenis kendaraan selama 24 jam . Maksud dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan kondisi penyeberang jalan serta mencari hubungan persamaan antara volume lalu lintas dengan volume penyeberang serta menentukan fasilitas penyeberangan yang sesuai dengan karakteristik pejalan kaki di lokasi penelitian. Data yang diambil meliputi data volume penyeberang jalan dan volume kendaraan, sampel di sini diambil dari lokasi penyeberangan pada tujuh hari pengamatan selama 12 jam per hari pengamatan. Adapun langkah analisis yang akan dilakukan pada penelitian ini adalah menghitung PV2, terdiri dari volume penyeberang (P) dan volume kendaraan (V) dan dicocokkan dengan persyaratan fasilitas penyeberangan pada ruas jalan yang ditinjau sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dari hasil penelitian didapat karakteristik penyeberang jalan didominasi oleh penyeberang jalan kategori mandiri, yaitu penyeberang jalan dengan usia ≥ 10 tahun atau < 10 tahun di dampingi orang dewasa dengan prosedur baku cara menyeberangnya mayoritas menggunakan cara menunggu sejenak lalu menyeberang dengan cara berjalan. Dari hasil analisis volume penyeberang jalan (P) dan volume kendaraan (V) pada lokasi penelitian diperoleh hasil P terbesar pada lokasi penelitian adalah hari sabtu sebesar 453 orang/jam, dan V terbesar pada lokasi penelitian adalah pada hari minggu sebesar 3.211 Kendaraan/jam > 750 Kendaraan/jam serta PV2 > 2 x 108 dengan nilai PV2 terbesar terdapat pada hari Sabtu pada jam 13.00 – 14.00 sebesar 5.159.759.632 . Sehingga untuk menunjang keselamatan para pejalan kaki dan kelancaran arus lalu lintas direkomendasikan dengan menggunakan fasilitas penyeberangan pelican cross dengan pelindung tanpa median”
ANALISIS HAMBATAN SAMPING AKIBAT AKTIVITAS PERDAGANGAN MODERN (Studi Kasus : Pada Jalan Brigjen Katamso di Bandar Lampung) Kurniawan, Septyanto
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2015): November 2015
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i1.151

Abstract

Jalan Brigjen Katamso merupakan salah satu ruas jalan yang padat di lalui banyak jenis kendaraan. Pada jalan ini agak berbeda dari jalan pada umumnya, dimana kendaraan mengambil jalur kanan saat berbelok dari jalan sebelumnya, baik dari arah Raden Intan ataupun dari arah jalan Kartini. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Volume kendaraan tertinggi terjadi pada hari Senin yaitu sebesar 867 smp/jam, dengan kecepatan arus bebas kendaraan 39,76 km/jam. Kapasitas 1386,63 smp/jam, derajat kejenuhan 0,63 dan tingkat pelayanan B. Hal ini menunjukkan bahwa arus kendaraan stabil. Volume kendaraan pada ruas jalan Brigjen Katamso ini masih kecil, masih tertampung oleh kapasitas jalan yang ada. Tetapi dari kecepatan kendaraan rata-rata terganggu hambatan samping hanya 16 km/jam, seharusnya adalah 39,76 km/jam. Hal ini menunjukkan bahwa hambatan samping sangat berpengaruh pada kecepatan kendaraan. Untuk meningkatkan kecepatan kendaraan pada ruas jalan ini, dilakukan solusi untuk mengurangi hambatan samping seperti menghilangkan kendaraan parkir dan berhenti di badan jalan serta mengurangi pejalan kaki sejajar jalan. Sehingga meskipun tingkat pelayanan jalan tetap A dan B, namun tingkat hambatan samping berkurang dari 443,3 SF/jam (M) menjadi 259,10 SF/jam (L). Serta kecepatan arus bebas naik dari 39,76 km/jam menjadi 49,10 km/jam dan kapasitas meningkat dari 1386,63 smp/jam menjadi 1416,77 smp/jam.
ANALISA STABILITAS DAYA DUKUNG TANAH LEMPUNG LUNAK MENGGUNAKAN ABU LIMBAH AMPAS TEBU (studi Kasus Tanah Lempung Lunak dan Abu Ampas Tebu di Area Pabrik Gula Sugar Group Kabupaten Lampung tengah) Gumay, A; Mustopa, -
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2015): November 2015
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i1.146

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pemakaian abu ampas tebu dalam meningkatkan Stabilitas Daya Dukung Tanah pada tanah dasar (subgrade) serta untuk mengetahui pengaruh batas-batas konsistensi tanah dengan variasi pencampuran abu ampas tebu pada tanah lempung lunak. Untuk mengetahui perbandingan karakteristik tanah sebelum dan sesudah dilakukan stabilisasi dengan abu ampas tebu melalui pengujian di laboratorium dan untuk mendapatkan proporsi abu ampas tebu yang sesuai untuk meningkatkan daya dukung tanah sebagai lapisan tanah dasar (subgrade). Ruang lingkup dan batasan masalah pada penelitian ini adalah: Sampel tanah yang digunakan merupakan sampel tanah terganggu (disturbed) pada jenis tanah lempung lunak di Area Pabrik Gula Sugar Group Lampung Tengah. Bahan penstabilisasi tanah yang digunakan adalah abu ampas tebu. Pengujian-pengujian yang dilakukan di laboratorium antara lain, sebagai berikut :Pengujian pada tanah asliPengujian terhadap sampel tanah + abu ampas tebuMetode dan pembahasan dari pengujian-pengujian tersebut akan disesuaikan dengan persyaratan spesifikasi dan ketentuan-ketentuan yang berlaku di Indonesia.Dari hasil penelitian dan pengujian yang dilakukan di laboratorium mekanika tanah, didapat hasil sebagai berikut :Uji fisik tanah asli yang dilakukan di laboratorium mekanika tanpa perendaman (unsoaked) dan perendaman (soaked).Penambahan abu ampas tebu cenderung menurunkan nilai berat jenis.Penambahan abu ampas tebu yang baik untuk meningkatkan daya dukung tanah atau (subgrade) berada pada komposisi 15%.
ANALISA PERMEABILITASTANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN BAHAN CAMPURAN ABU SEKAM PADI (Studi Kasus Tanah Lempung Desa Rejomulyo Kecamatan Metro Selatan Kota Metro) Amran, Yusuf
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2015): November 2015
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i1.152

Abstract

Tanah merupakan kumpulan partikel padat dan memiliki rongga, rongga ini memungkinkan air dapat mengalir menuju rongga dari satu titik yang lebih tinggi ke titik yang lebih rendah. Sifat tanah yang memungkinkan air melewatinya pada berbagai laju alir tertentu disebut permeabilitas tanah. Permeabilitas merupakan kemampuan tanah dalam menahan air, jadi apabila kemampuan tanah dalam menahan air lemah maka dapat menyebabkan ketinggian air akan hilang.Pada Penelitian ini, pengujian permeabilitas dilakukan di laboratorium dengan menggunakan metode Falling Head, Karena sampel tanah yang akan digunakan merupakan tanah berbutir halus atau tanah lempung.Sampel tanah yang akan di uji pada penelitian ini berasal dari Desa Rejomulyo Kecamatan Metro selatan Kota Metro. Menurut Sistem Klasifikasi USCS(Unified Soil Classification), tanah di daerah tersebut memiliki nilai batas cair 60,51% dan secara umum dikategorikan golongan tanah berbutir halus atau lempung yang memiliki nilai indeks plastisitas 35,09% yang termasuk dalam kelompok CH yaitu, lempung anorganik dengan plastisitas tinggi atau lempung gemuk”(Fat Clays).Hasil dari pengujian di laboratorium menunjukkan bahwa tanah yang telah ditambahkan abu sekam padi pada komposisi 20%, 25%, 30% memiliki nilai yang semakin mengecil apabila dibandingkan dengan tanah asli dan nilai permeabilitas yang terkecil terletak pada komposisi 30% campuran abu sekam padi. Faktor yang mempengaruhi nilai permeabilitas tanah yang telah ditambahkan abu sekam padi menjadi lebih kecil daripada tanah asli adalah unsur silika yang terkandung di dalam abu sekam padi. Hal ini dikarenakan senyawa silika tersebut menggumpal ketika bercampur air sehingga mempersempit rongga pada sampel tanah uji dan memperkecil nilai pada sampel tanah uji tersebut.
PERENCANAAN JALAN DENGAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) DI RUAS JALAN BRIGJEN KATAMSO PERBATASAN METRO-LAMPUNG TENGAH (WATES) Hadijah, Ida; Srianti, Ririn
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2015): November 2015
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i1.147

Abstract

Perkerasan jalan raya adalah merupakan suatu konstruksi yang disusun menjadi satu kesatuan yang kuat yang membentuk perkerasan jalan sebagai sarana maupun prasarana yang menjadi lintasan yang bermanfaat untuk melewatkan lalu lintas (traffic) dari suatu tempat ke tempat lain. Perkerasan jalan ada tiga jenis yaitu Perkerasan Lentur, Perkerasan Kaku dan Pekerasan komposit yaitu kombinasi dari perkerasan lentur dengan perkerasan kaku. Konstruksi perkerasan jalan kaku (Rigid Pavement), yaitu suatu susunan konstruksi perkerasan yang lapisan atasnya menggunakan pelat beton yang terletak diatas lapisan pondasi atau langsung diatas tanah dasar (subgrade). Perencanaan berada di ruas jalan Sukarno-Hata Kelurahan Ganjar Agung Kota Metro. Perencanaan ini meliputi Survei lalu lintas dan mengetahui California Bearing Ratio (CBR) tanah dasar. Tujuan dari perencanaan ini adalah mempelajari dan memahami dalam merencanakan perkerasan kaku (rigid pavement) dengan mengacu pada metode dan peraturan yang ada. Dari hasil perencanaan didapat, Ketebalan struktur perkerasan kaku digunakan 22 cm dengan beton K-350 dengan CBR desain 5,70 %. Tulangan yang digunakan masing – masing sebagai berikut : Tulangan memanjang  16 mm jarak 100 mm, Tulangan melintang  12 mm jarak 250 mm, Dowel (ruji), diameter 1 ¼” (32 mm), panjang 450 mm, jarak 300 mm, Batang Pengikat (tie bar), jarak tie bar   16 – 300, jarak dudukan  12–500 mm. 
PERENCANAAN BANGUNAN PENGOLAHAN LIMBAH CAIR PADA PABRIK TAHU DI KELURAHAN MULYOJATI 16 C KOTA METRO Eva Rolia; yusuf Amran
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2015): November 2015
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i1.153

Abstract

Perencanaan bangunan pengolahan limbah secara sederhana sebagai solusi  pencemaran di lingkungan sekitar pabrik  dan perencanaan tata ruang pabrik untuk memperlancar proses produksi dan meningkatkan kualitas hasil produksi. Penelitian Air Limbah dilakukan di Departemen Kesehatan RI Politeknik Kesehatan DEPKES Tanjung Karang Jurusan Kesehatan Lingkungan untuk mengetahui kadar yang terdapat di dalam air limbah menggunakan parameter : BOD. COD, TSS dan pH. Dari proses penyaringan dan penelitian air hasil penyaringan yang dilakukan di Departemen Kesehatan RI Politeknik Kesehatan DEPKES Tanjung Karang Jurusan Kesehatan Lingkungan bangunan pengolahan limbah yang direncanakan dapat menurunkan kadar air limbah pada parameter BOD (Biochemical Oxygen Demand) 237,33 mg/l menjadi 175 mg/l, COD (Chemical Oxygen Demand) 530 mg/l menjadi 350 mg/l, TSS (Total Suspensed Solid) 496 mg/l menjadi 84,7 mg/l dan pH 5,65 mg/l menjadi 4,82 mg/l, belum cukup untuk memenuhi standar air limbah dari Baku Mutu Limbah Cair PERGUB Lampung No.7 Tahun 2010, yaitu BOD 150 mg/l, COD 300 mg/l, TSS 100 mg/l dan pH 6-9 mg/l. Akan tetapi bisa ditoleransi karena kadar BOD dan COD sudah mengalami penurunan yang signifikan dan mendekati baku mutu, sementara TSS dan pH sudah memenuhi syarat standar air limbah dari Baku Mutu Limbah Cair PERGUB Lampung No.7 Tahun 2010. Dengan demikian bangunan pengolahan limbah sederhana yang direncanakan dapat digunakan karena mampu menurunkan kadar air limbah secara signifikan dan menjadi solusi bagi pencemaran di lingkungan sekitar industri sekaligus masukan bagi pemilik industri dalam pengolahan limbah cair menggunakan alat pengolahan limbah yang mudah dan murah.
ANALISA RUANG PARKIR KENDARAAN PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH JENDERAL AHMAD YANI KOTA METRO Leni Sriharyani; Wahyu Pambudi
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2015): November 2015
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i1.148

Abstract

Kota Metro saat ini menjadi salah satu kota di Provinsi Lampung yang sedang berkembang pesat. Sebagai pusat pelayanan kesehatan milik pemerintah kota Metro sudah tentu seharusnya memiliki fasilitas parkir yang memadai untuk menampung kendaraan pengunjung maupun karyawan rumah sakit. Tetapi RSUD Ahmad Yani belum memiliki lahan yang cukup untuk tempat parkir pengunjung, banyak kendaraan milik pengunjung rumah sakit yang parkir dibahu jalan. Hal tersebut menimbulkan kemacetan bagi pengendara lain yang melintasi jalan Jenderal Ahmad Yani.Survey dilakukan selama 7 hari. Pengamatan dilakukan selama 16 jam yaitu pukul 06.00 – 22.00 WIB. Penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Jenderal Ahmad Yani Kota Metro ini meliputi survei Cordon Count atau medirikan pos – pos pencatat terpisah, dimana masing – masing pos menghitung jumlah kendaraan yang datang dan meningglkan areal parkir setiap interval waktu tertentu. Selain itu dilakukan juga survei Patrol Survey yaitu dengan melakukan pencatatan langsung nomor polisi kendaraan yang masuk dan keluar dari lokasi pada waktu interval waktu tertentu.Dari hasil analisa terhadap kapasitas kendaraan parkir pada Rumah Sakit Umum Daerah Jenderal Ahmad Yani Kota Metro selama satu minggu diperoleh jumlah akumulasi parkir kendaraan terpadat. Untuk kendaraan roda empat sebesar 76 kendaraan sedangkan untuk kendaraan roda dua sebesar 434 kendaraan. Untuk satuan ruang parkir kendaraan yang ada saat ini ialah 31 kendaraan untuk kendaraan roda empat dan 450 kendaraan untuk kendaraan roda dua. Dari nilai akumulasi parkir kendaraan tersebut diatas dapat dilihat bahwa kapasitas parkir kendaraan roda empat sudah melebihi kapasitas sedangkan untuk kapasitas parkir kedaraan roda dua masih dapat menampung jumlah kendaraan yang ada.

Page 1 of 1 | Total Record : 9