cover
Contact Name
A Said Hasan Basri
Contact Email
a.basri@uin-suka.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
a.basri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam
ISSN : 14121743     EISSN : 25810618     DOI : -
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam is a scientific journal published twice a year by Departmet of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Da'wah and Communication, Sunan Kalijaga State Islamic University of Yogyakarta. This journal focus on the publication of research result and scientific articles related to various issues in the field of guidance and counseling on education and society with various multidimensional perspective and approach. Editor accept scientific papers that have never been published or published in various media (print or electronic), or other scientific journals.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2015): Desember" : 14 Documents clear
KONSEP BIMBINGAN DAN KONSELING COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY (CBT) DENGAN PENDEKATAN ISLAM UNTUK MENINGKATKAN SIKAP ALTRUISME SISWA Sa’adah, Fibriana Miftahus; Rahman, Imas Kania
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 12, No 2 (2015): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.262 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2015.%x

Abstract

Abstrak Artikel ini mendeskripsikan tentang konsep bimbingan dan konseling kognitif behavior terapi melalui pendekatan islam untuk membantu menumbuhkan sikap altruisme siswa. CBT merupakan bentuk terapi kognitif pada prilaku yang menyimpang, bimbingan dan konseling ini selain akan merubah tingkah laku juga akan merubah cara berfikir konseli yang salah atau (un reaalistic).Konsep bimbingan dan konseling Islam melalui pendekatan CBT merupakan pendekatan yang akan merubah konseli un realisticc dikaitkan dengan pendidikan agama sehingga lebih maksimal dalam membantu meningkatkan sikap altruisme siswa. Altruisme  adalah sikap rela atau ikhlas membantu orang lain tanpa meminta balasan atau imbalan. CBT islami esensinya terletak pada tahap konseling yang dilakukan, konseli diarahkan untuk menemukan tujuan ahkir perbuatan atau tingkah laku yang ia lakukan yaitu untuk mendapat ridho Allah. Kata Kunci : Bimbingan dan Konseling Islam, cognitive behavior therapy, altruisme
PENGEMBANGAN MODUL BIMBINGAN SHALAT KHUSYU’ BERBASIS PARADIGMA INTEGRASI INTERKONEKSI GUNA MEMBENTUK KARAKTER POSITIF DAN KEBERMAKNAAN HIDUP MUSLIM Hafiun, Muhammad; Nurjannah, Nurjannah
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 12, No 2 (2015): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.731 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2015.%x

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menggali kebutuhan dasar yang diperlukan bagi muslim guna mencapai shalat khusyu’. Juga untuk menemukan model shalat khusyu’ yang mampu menghantarkan muslim mencapai shalat khusyu’ dalam ritual formal hingga berimplikasi membentuk sikap dan perilaku positif. Penelitian ini dimaksudkan untuk menghasilkan produk berupa modul bimbingan shalat khusyu’ berbasis paradigma integrasi interkoneksi guna membentuk karakter positif dan kebermaknaan hidup muslim. Guna mencapai tujuan tersebut, dilakukan penelitian pengembangan (Research and Development) yang pada saat ini baru sampai pada tahap menggali kebutuhan sasaran penelitian dan pengumpulan bahan modul dari sumber kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum muslim belum memahami hakikat shalat khusyu’, meskipun telah mengerjakannya. Hakikat shalat khusyu’ adalah merupakan tujuan shalat itu sendiri yakni mendirikan kebenaran dalam hidup dan kehidupan. Modul bimbingan shalat khusyu’ dikembangkan dengan memuat dua panduan yakni umum dan khusus. Panduan umum memuat kaifiah shalat sebagaimana diatur fikih. Panduan khusus memuat tata cara guna meraih kahikat dan tujuan shalat dengan memanfaatkan acuan ilmu fikih, aqidah dan tasawuf, dilengkapi dengan teknik-teknik tertentu yang dikembangkan ilmu psikologi dalam mementuk perilaku positif.Kata kunci: shalat khusyu’, karakter positif, kebermaknaan hidup. 
LAYANAN KONSELING INDIVIDU DALAM MENGATASI EMOSI NEGATIF SISWA TUNANETRA DI MAN MAGUWOHARJO Mukaromah, Utik; Basri, A. Said Hasan
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 12, No 2 (2015): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.601 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2015.%x

Abstract

AbstrakTulisan ini bermaksud menjabarkan cara atau metode yang dilakukan oleh guru BK dalam mengatasi emosi negatif siswa tunanetra dan mengetahui jenis-jenis emosi negatif siswa tunanetra di MAN magguwoharjo. Siswa tunanetra cenderung memiliki berbagai masalah yang berhubungan dengan masalah psikologi, pribadi, sosial maupun emosi. Masalah-masalah yang sering muncul dan dihadapi dalam perkembangan emosi anak tunanetra ialah ditampilkannya gejala-gejala emosi yang tidak seimbang atau pola-pola emosi yang negatif dan berlebihan. Dari permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan upaya-upaya khusus untuk mencegah jangan sampai permasalahan tersebut semakin mendalam. Di sinilah peran guru BK di sekolah sangat dibutuhkan dan diharapkan mampu membina siswa tunanetra dalam mengelola emosinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis emosi negatif siswa tunanetra dan metode layanan konseling individu yang digunakan oleh guru BK di MAN Maguwoharjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat jenis-jenis emosi negatif yang dialami oleh siswa tunanetra di MAN Maguwoharjo, yaitu emosi marah, emosi sedih, emosi takut dan emosi benci, sedangkan metode konseling individu yang digunakan adalah metode konseling direktif dan metode konseling eklektif.Kata kunci: Konseling Individu, Emosi Negatif Siswa Tunanetra.
PELUANG DAN TANTANGAN JURU DAKWAH WANITA DALAM MEMBINA AKHLAK REMAJA DI KECAMATAN NGLIPAR, GUNUNGKIDUL, YOGYAKARTA Sodik, Abror
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 12, No 2 (2015): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.821 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2015.%x

Abstract

Abstrak Salah satu fenomena yang ada di Kecamatan Nglipar, Gunungkidul, Yogyakarta adalah banyaknya anak putus sekolah, pergaulan bebas, buta huruf al-Qur’an, hamil di luar nilkah, terlibat judi dan narkoba, dan berbagai tindakan menyimpang lainnya. Usaha untuk membina akhlak anak-anak remaja di daerah ini tentu merupakan tanggung jawab semua pihak, termasuk juru dakwah dari kaum wanita. Dalam melaksanakan tugas mulia itu, juru dakwah wanita di daerah ini  tentunya banyak menghadapi tantangan dan sekaligus merupakan peluang dalam beramar makruf dan nahi mungkar. Fokus adalah pertama, bagaimana potret juru dakwah wanita di Kecamatan Nglipar, Gunungkidul, Yogyakarta. Kedua, bagaimana peran juru dakwah waniata dalam pembinaan akhlak remaja di kecamatan Nglipar itu. Ketiga, bagaimana peluang dan tantangan yang dihadapi juru dakwah wanita dalam pembinaan akhlak remaja di kecamatan Nglipar.  Kata kunci: juru dakwahwanita, akhlak remaja, nilai-nilai agama.
BIMBINGAN PRIBADI-SOSIAL UNTUK SELF-EFFICACY SISWA DAN IMPLIKASINYA PADA BIMBINGAN KONSELING SMK DIPONEGORO DEPOK SLEMAN, YOGYAKARTA Hanum, Atifah; casmini, casmini
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 12, No 2 (2015): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.177 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2015.%x

Abstract

Abstrak Adanya saling keterkaitan antara faktor pembawaan dan lingkungan, serta antar berbagai aspek perkembangan perlu menjadi khasanah pemahaman konselor dalam menghadapi sasaran layanannya sebagai dasar upaya diagnosis, prognosis, dan pemberian bantuan bagi siswa. Bimbingan pribadi-sosial merupakan salah satu pilihan layanan dalam pelaksanaan layanan bimbingan konseling untuk self-efficacy siswa dalam membantu menentukan dan mengembangkan dirinya secara optimal dan mandiri sesuai dengan kewajibannya sebagai makhluk Tuhan.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif-kuantitatif. Tujuannya yaitu untuk mendiskripsikan pelakasanaan bimbingan pribadi-sosial siswa SMK Diponegoro,  Depok, Sleman, Yogyakarta dan mendiskripsikan bimbingan pribadi-sosial untuk pengembangan self-efficacy tinggi dan penguatan self-efficacy rendah pada siswa di SMK Diponegoro, Depok, Sleman, Yogyakarta. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 guru bimbingan konseling, wali kelas, dan siswa kelas X PTSM. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, skala, dan dokumentasi.Hasil dari penelitian ini adalah pelaksanaan layanan bimbingan pribadi-sosial terdiri dari 4 tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan tindak lanjut. Bentuk pelaksanaan layanan bimbingan pribadi-sosial di SMK Diponegoro dengan metode tidak langsung meliputi bimbingan klasikal, kolaborasi dengan wali kelas, kunjungan rumah, IKMS, dan papan bimbingan. Adapun materi yang disampaikan meliputi motivasi, percaya diri, harga diri, penyesuaian diri, dan mengontrol emosi. Bentuk pelaksanaan dengan metode langsung meliputi bimbingan individual, bimbingan kelompok, dan konseling individu. Bimbingan pribadi-sosial untuk pengembangan dan penguatan self-efficacy siswa mendapatkan respon baik dengan nilai rata-rata 86,7. Kata Kunci : Bimbingan Pribadi-Sosial, Self-Efficacy 
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT PROGRAM PILIHAN STUDI KETERAMPILAN PESERTA DIDIK MAN 1 MAGELANG Wahyuni, Susi Arum; Falah, Nailul
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 12, No 2 (2015): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.393 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2015.%x

Abstract

Abstrak             Latar belakang penelitian ini mengingat pentingnya seorang peserta didik dalam mengetahui minat dan bakatnya untuk dikembangkan/disalurkan. MAN 1 Magelang selain menyediakan program penjurusan umum yaitu penjurusan IPA, IPS, Bahasa, dan Agama. Disekolah ini juga menyediakan program studi pilihan keterampilan peserta didik berbasis SMK. Disinilah minat dan bakat peserta didik dapat tersalurkan dan bisa sangat menentukan kemana arah peserta didik setelah lulus dari MAN 1 Magelang, namun pada kenyataannya banyak sekali peserta didik yang belum bisa mengenali minat dan bakatnya sendiri. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan mengambil latar MAN 1 Magelang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru bimbingan dan konseling dalam mengembangkan minat program pilihan studi keterampilan peserta didik MAN 1 Magelang. Subyek dalam penelitian ini adalah guru BK, guru keterampilan, dan lima peserta didik. Obyek dalam penelitian ini adalah peran guru bimbingan dan konseling dalam mengembangkan minat dan bakat.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru BK dalam mengembangkan minat dan bakat program pilihan studi keterampilan peserta didik MAN 1 Magelang yaitu sebagai tester, sebagai pemberi informasi, sebagai perencana program bimbingan dan konseling, sebagai administrator bimbingan, sebagai penasihat, dan sebagai konsultan. Kata Kunci: Peran Guru Bimbingan dan Konseling, Minat dan Bakat, Program Studi Keterampilan
PERAN GURU BK DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN RELIGIUSITAS SISWA TERHADAP ORIENTASI KERJA Muslih, Muhammad; Harini, Sri
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 12, No 2 (2015): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.575 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2015.%x

Abstract

AbstrakMotivasi dan religiusitas merupakan aspek penting tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Motivasi dan religiusitas yang tinggi dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam memilih orientasi kerja secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap berbagai peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam meningkatkan motivasi dan religiusitas siswa terhadap orientasi kerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan model Miles & Huberman (1992), meliputi reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Wawancara melibatkan 8 guru BK di SMKN 1 Depok Sleman, semester kedua tahun pelajaran 2016/2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran yang dilakukan oleh guru BK dalam meningkatkan motivasi dan religiusitas siswa terhadap orientasi kerja, antara lain: 1) guru BK sebagai fasilitator, 2) guru BK sebagai motivator, 3) guru BK sebagai director, dan 4) guru BK sebagai transmitter. Kata Kunci: Peran, Guru BK, Motivasi, Religiusitas, Orientasi Kerja
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT PROGRAM PILIHAN STUDI KETERAMPILAN PESERTA DIDIK MAN 1 MAGELANG Susi Arum Wahyuni; Nailul Falah
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 12, No 2 (2015): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.393 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2015.122-03

Abstract

Abstrak             Latar belakang penelitian ini mengingat pentingnya seorang peserta didik dalam mengetahui minat dan bakatnya untuk dikembangkan/disalurkan. MAN 1 Magelang selain menyediakan program penjurusan umum yaitu penjurusan IPA, IPS, Bahasa, dan Agama. Disekolah ini juga menyediakan program studi pilihan keterampilan peserta didik berbasis SMK. Disinilah minat dan bakat peserta didik dapat tersalurkan dan bisa sangat menentukan kemana arah peserta didik setelah lulus dari MAN 1 Magelang, namun pada kenyataannya banyak sekali peserta didik yang belum bisa mengenali minat dan bakatnya sendiri. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan mengambil latar MAN 1 Magelang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru bimbingan dan konseling dalam mengembangkan minat program pilihan studi keterampilan peserta didik MAN 1 Magelang. Subyek dalam penelitian ini adalah guru BK, guru keterampilan, dan lima peserta didik. Obyek dalam penelitian ini adalah peran guru bimbingan dan konseling dalam mengembangkan minat dan bakat.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru BK dalam mengembangkan minat dan bakat program pilihan studi keterampilan peserta didik MAN 1 Magelang yaitu sebagai tester, sebagai pemberi informasi, sebagai perencana program bimbingan dan konseling, sebagai administrator bimbingan, sebagai penasihat, dan sebagai konsultan. Kata Kunci: Peran Guru Bimbingan dan Konseling, Minat dan Bakat, Program Studi Keterampilan
PERAN GURU BK DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN RELIGIUSITAS SISWA TERHADAP ORIENTASI KERJA Muhammad Muslih; Sri Harini
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 12, No 2 (2015): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.575 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2015.122-04

Abstract

AbstrakMotivasi dan religiusitas merupakan aspek penting tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Motivasi dan religiusitas yang tinggi dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam memilih orientasi kerja secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap berbagai peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam meningkatkan motivasi dan religiusitas siswa terhadap orientasi kerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan model Miles & Huberman (1992), meliputi reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Wawancara melibatkan 8 guru BK di SMKN 1 Depok Sleman, semester kedua tahun pelajaran 2016/2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran yang dilakukan oleh guru BK dalam meningkatkan motivasi dan religiusitas siswa terhadap orientasi kerja, antara lain: 1) guru BK sebagai fasilitator, 2) guru BK sebagai motivator, 3) guru BK sebagai director, dan 4) guru BK sebagai transmitter. Kata Kunci: Peran, Guru BK, Motivasi, Religiusitas, Orientasi Kerja
KONSEP BIMBINGAN DAN KONSELING COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY (CBT) DENGAN PENDEKATAN ISLAM UNTUK MENINGKATKAN SIKAP ALTRUISME SISWA Fibriana Miftahus Sa’adah; Imas Kania Rahman
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 12, No 2 (2015): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.262 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2015.122-05

Abstract

Abstrak Artikel ini mendeskripsikan tentang konsep bimbingan dan konseling kognitif behavior terapi melalui pendekatan islam untuk membantu menumbuhkan sikap altruisme siswa. CBT merupakan bentuk terapi kognitif pada prilaku yang menyimpang, bimbingan dan konseling ini selain akan merubah tingkah laku juga akan merubah cara berfikir konseli yang salah atau (un reaalistic).Konsep bimbingan dan konseling Islam melalui pendekatan CBT merupakan pendekatan yang akan merubah konseli un realisticc dikaitkan dengan pendidikan agama sehingga lebih maksimal dalam membantu meningkatkan sikap altruisme siswa. Altruisme  adalah sikap rela atau ikhlas membantu orang lain tanpa meminta balasan atau imbalan. CBT islami esensinya terletak pada tahap konseling yang dilakukan, konseli diarahkan untuk menemukan tujuan ahkir perbuatan atau tingkah laku yang ia lakukan yaitu untuk mendapat ridho Allah. Kata Kunci : Bimbingan dan Konseling Islam, cognitive behavior therapy, altruisme

Page 1 of 2 | Total Record : 14