cover
Contact Name
Hana Ike Dameria Br. Purba
Contact Email
purbahana@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jmutiarakesmas@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MUTIARA KESEHATAN MASYARAKAT
ISSN : -     EISSN : 25278185     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat merupakan jurnal yang memuat tentang ilmu kesehatan masyarakat serta tulisan-tulisan hasil penelitian terkait administrasi kebijakan Kesehatan, epidemiologi, kesehatan dan keselamatan kerja, kesehatan lingkungan, kesehatan reproduksi, biostatistik dan promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Terbit dua kali dalam setahun yakni di bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 198 Documents
ANALISA PENURUNAN KADAR BESI (Fe) DENGAN METODE WATERFALL AERATOR DAN MULTIPLE PLATFORM AERATOR Seri Asnawati Munthe; Jasmen Manurung; Realita Marbun
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.874 KB)

Abstract

Air merupakan masalah yang utama, dalam penyediaan air bersih di kota dan di desa. Adapun air yang sehat harus memenuhi empat kriteria parameter.Kadar Besi (Fe) yang tinggi pada air dapat berakibat buruk bagi kesehatan masyarakat.Besi dapat terakumulasi dalam tubuh melalui absorbsi kulit dan saluran pencernaan.Penelitian ini bertujuan untuk mengeanalisa penurunan kadar besi (Fe) pada air sumur gali dengan metode waterfallaeratordan metode multiple platform aerator.Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif.dan design penelitian menggunakan metode Pre-test dan Post-test design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar besi (fe) sebelum perlakuan dengan menggunakan sistem aerasi dengan metode waterfall aerator diperoleh penurunan kadar besi (Fe) pada air sumur gali dengan menggunakan metode waterfall aeratorsebesar 90,7 % sedangkan dengan metode multiple platform aerator sebesar 92, 62 %. Kedua metode tersebut efisien dalam menurunkan kadar besi (Fe) pada air sumur gali. Untuk itu disarankan bagi masyarakat yang memiliki kadar besi (Fe) yang tinggi dan ingin menurunkan kadar besi (Fe) pada air sumur dapat menggunakan dengan sistem aerasi dengan metode waterfall aerator dan metode multiple platform aerator.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI SUAMI DALAM MENGIKUTI VASEKTOMI DI DESA PALUH SIBAJI KECAMATAN PANTAI LABU TAHUN 2018 Lia Rosa Veronika Sinaga; Ernawati Barus; Anggi Devi Hapsari
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Since the Indonesian population increases, one of the government’s efforts is to hold down its growth by vasectomy procedure. Some factors which influence vasectomy are wife’s support, wife’s knowledge, and family’s economic status. The objective of the research was to find out husband’s participation in having vasectomy at Paluh Sibaji Village, Pantai Labu Sub-district, in 2018. Vasectomy is the cutting off vas deferens, the duct which flow sperm from epididymis in testis seminalis.By the cutting off vas deferens, sperm cannot be ejaculated and the man becomes unproductive since vas deferens is clear from sperm. The research used case-control design which was aimed to find out the correlation of the factor of couple and the economic factor with husband’s participation in vasectomy at Paluh Sibaji Village, in 2018. The case group consisted of 38 wives whose husbands participated in vasectomy, and the control group consisted of 76 wives whose husbands did not participate in vasectomy (2:1). The result of chi square test showed that there was the correlation among the three factors. Husbands’ participation in vasectomy had significant correlation with wives’ support. They had the closest relation to their husbands, had good knowledge, and had confidence that their husbands would be all right. There was the correlation between family’s economic status and husbands’participation in vasectomy. Family’s bad economic status would choose vasectomy as the contraceptive device since it was done for good. It is recommended that counseling be provided so that information canbe accepted by all people.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STROKE ISKEMIK DI RUMAH SAKIT UMUM KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2017 Henny Arwina Bangun
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke adalah salah satu sindrom neurologi yang dapat menimbulkan kecacatan dalam kehidupan manusia. Stroke iskemik yaitu tersumbatnya pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak sebagian atau keseluruhan terhenti. 80% stroke adalah stroke iskemik. Stroke hemoragik yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak atau pembuluh darah otak bocor. Ini bias terjadi karena tekanan darah ke otak tiba – tiba meninggi, sehingga menekan pembuluh darah. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional untuk mengetahui tentang Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Stroke Iskemik di RSUD Kota Padangsidimpuan Tahun 2017. Hasil penelitian adalah ada hubungan tekanan darah dengan kejadian stroke iskemik sebanyak 44 orang (62,85%), dari hasil uji chi-square 0,01 yang menunjukkan hubungan antara tekanan darah dengan stroke iskemik. Hubungan kadar gula darah dengan kejadian stroke iskemik yaitu sebanyak 66 orang (94,28%) dari hasil uji chi-square 0,018 yang menunjukkan adanya hubungan kadar gula darah dengan stroke iskemik. Hubungan indeks masa tubuh dengan kejadian stroke iskemik yaitu sebanyak 61 orang (87,14%) dari hasil uji chi-square 0,011 yang menunjukkan adanya hubungan antara indeks masa tubuh dengan kejadian stroke iskemik. Saran peneliti di harapkan agar dapat menambah wawasan mengenai stroke iskemik dan upaya pencegahannya.
Dampak Sosialisasi Kebijakan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Hana Ike Dameria Purba; Vierto Irennius Girsang; Sylvia Maryance Siadari
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2017 terdapat 30 kasus kecelakaan kerja di lokasi penelitian yakni perusahaan pengolahan kelapa sawit. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Penerapan Kebijakan dan Perencanaan Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sebuah perusahaan pengolahan kelapa sawit. Jenis Penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Informan dalam penelitian ini yaitu manajer (sekaligus Ahli K3) serta sekretaris K3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan K3 sudah ada tertulis, namun belum tersosialisasikan kepada seluruh elemen perusahaan. Perencanaan K3 telah dilakukan dengan pengumpulan data dan penentuan prioritas. Pengorganisasian dilakukan dengan membentuk organisasi P2K3. Penerapan K3, sosialisasi dan penyediaan alat pelindung diri nasih rendah dikarenakan dana yang minim. Evaluasi dan peninjauan belum terlaksana secara sempurna. Rekomendasi bagi pihak manajemen untuk lebih memperkuat komitmen melalui penyediaan anggaran khusus K3, penyediaan personil P2K3 yang memenuhi syarat, disosialisasikannya kebijakan K3 kepada seluruh jajaran manajemen, karyawan dan pengunjung perusahaan.
FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUTUSAN PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DALAM MENGIKUTI PROGRAM KB Julita S Z; Fatma Sylvana Dewi Harahap; Aida Fitria
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama dalam pencapaian target program KB adalah rendahnya keikutsertaan PUS khususnya partisipasi pria/suami dalam pelaksanaan program KB, baik mendukung istri dalam penggunaan kontrasepsi, sebagai motivator / promotor, merencanakan jumlah anak pemeliharaan kesehatan ibu dan anak sebagai upaya dini pencegahan kematian maternal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh faktor (pengetahuan, sikap, dukungan suami, tenaga kesehatan, sosial budaya) terhadap keputusan PUS dalam mengikuti program KB. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada Januari-November 2019dengan populasi sejumlah 1359 orang, sampel 93 orang pengambilan sampel dengan teknik sampel random sampling. Analisis data multivariat menggunakan uji binary logistic regression. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan faktor, sosial, dan dukungan suami (p value < 0.05) dengan pengambilan keputusan PUS dalam mengikuti program KB. Faktor dukungan suami adalah variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap keikutsertaan PUS mengikuti program KB dengan nilai Exp(B) 7,232 (CI : 95% 2,380-21,978). Kesimpulan penelitian ini adalah faktor yang paling dominan yaitu faktor dukungan suami berpengaruh terhadap keikutsertaan PUS mengikuti program KB. Diharapkan kepada tenaga kesehatan di Kelurahan Sijambi dapat meningkatkan kualitas pelayanan terkhusus pelayanan promosi kesehatan/penyuluhan program KB di pemerintah yang melalui lintas program, lintas sektoral dan medianya.
HUBUNGAN SOSIAL BUDAYA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS PABATU KOTA TEBING TINGGI TAHUN 2019 Trie Ulfa Nuansa Sinaga; Samsidar Sitorus; Jitasari Tarigan Sibero
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan. Para ahli menyatakan bahwa manfaat ASI akan meningkat jika bayi hanya diberi ASI selama 6 bulan pertama kehidupannya. masih rendahnya cakupan ASI eksklusif memiliki hubungan dengan sosial budaya. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sosial budaya dengan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu yang mempunyai bayi usia 7-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pabatu Kota Tebing Tinggi sebanyak 324 orang. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 76 responden dengan tenik Random Sampling. Hasil penelitian ada hubungan sosial budaya (pendidikan, pekerjaan, penghasilan, pengetahuan,kepercayaan, kebiasaan) dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Pabatu Kota Tebing Tinggi tahun 2019 p value < 0,05. Paling dominan adalah variabel kebiasaan. Diharapkan bagi pemerintah Kota Tebing Tinggi adanya kebijakan lebih gencar melakukan kampanye tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif
PENGARUH FAKTOR DUKUNGAN KELUARGA DAN FAKTOR BIAYA TERHADAP TERJADINYA PUFA/Pufa PADA ANAK USIA 6-12 TAHUN DI SD NEGERI 023896 BINJAI Fanny Olivia Pgirsang
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One group at high risk for dental caries is children aged 6-12 years. Dental caries is an i disease that can damage tooth structure, if left untreated, it can involve an open pulp that is the Pulp Involment (P / p), traumatic ulceration around the soft tissue that is Ulcer (U / u), and the pathway for pus caused by pus abscess namely Fistula (F / f), the presence of swelling accompanied by pus namely Abscess (A / a). The purpose of this study is to determine whether or not there is an influence of family support factors and costs on the occurrence of PUFA / pufa in children aged 6-12 years at SD Negeri 023896 Binjai. This research is an analytical survey research with cross sectional design. total sample this research of 79 people were taken using the total sampling method. The analysis test used was chi-square. In this study, the influence of family support factors is p = 0.041 <0.05 and cost factor is p = 0.239> 0.05. The conclusion of this study that there is an influence of family support factors on the occurrence of PUFA / pufa and there is no influence cost factors on occurrence of PUFA / pufa. Kata Kunci:
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN POLIKLINIK BPSDM HUKUM DAN HAM (STUDI KASUS TARUNA POLTEKIP) Kemas Muhammad Yogie
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dalam proses pendidikan, pelayanan kesehatan tidak dapat diabaikan agar taruna poltekip selalu dalam kondisi sehat secara psikis dan fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan kesehatan di Poliklinik BPSDM Hukum dan HAM. Populasi yang diambil yaitu taruna poltekip yang terdiri dari tingkat I, II, III, dan IV berjumlah 1000 taruna, sedangkan sampel yang digunakan adalah 286 taruna. Untuk mengetahui kualitas pelayanan sebagaimana dikemukakan oleh Zeithman, Berry dan Parasuraman (dalam Tjiptono dan Diana, 1996:69) adalah dengan menggunakan lima dimensi kualitas pelayanan yaitu aspek berwujud, daya tanggap, keandalan, jaminan, dan kepedulian. Metode penelitian menggunakan metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian yang dilihat dari lima dimensi kualitas pelayanan menunjukkan pelayanan kesehatan di Poliklinik BPSDM Hukum dan HAM sudah sangat baik. Poliklinik BPSDM Hukum dan HAM memiliki sarana dan prasarana lengkap untuk menunjang pelayanan kesehatan, dan setiap petugas medis memiliki kemampuan yang handal dan rasa empati yang tinggi sehingga pelayanan kesehatan terlaksana dengan cepat & tidak berbelit-belit serta sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Dengan demikian Poliklinik BPSDM Hukum dan HAM memberikan jaminan kesehatan dan berhasil menciptakan rasa aman dan dukungan kepada setiap taruna. Kata Kunci: Poliklinik BPSDM Hukum dan HAM, Pelayanan Kesehatan,Taruna Poltekip
Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Divisi Assembling di PT. Bromo Steel Indonesia Kota Pasuruan Jawa Timur Edza Aria Wikurendra
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Work stress is a problem for the health of the workforce, potentially increasing the risk of workplace accidents that will cause a lot of material loss. One of the factors causing work stress is the physical work environment that is not comfortable in the form of temperatures that are too hot, too cold, too tight, lacking light.This study aims to determine the effect of physical work environment on work stress on assembling division workers at PT. Bromo Steel Indonesia Pasuruan City, East Java. The research method used is cross sectional analytical method. The sample used was 30 assembling division workers who were taken using total sampling technique. The results of the research data were analyzed by multiple regression tests using the SPSS version 21 program where the decision-making used the significance results <0.05. Regression test results on lighting variables, noise, temperature to work stress have a significant effect, humidity against work stress has no significant effect. So the company is advised to make a work environment engineering so that the workplace temperature can be in accordance with applicable regulations and can reduce the temperature at the workplace. Keywords : Physical Work Environment, Work Stress Abstrak Stres kerja merupakan masalah bagi kesehatan tenaga kerja, berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja yang akan menimbulkan banyak kerugian materi. Salah satu faktor penyebab stres kerja adalah lingkungan kerja fisik yang tidak nyaman yaitu berupa suhu yang terlalu panas, terlalu dingin, terlalu sesak, atau kurang cahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja fisik terhadap stres kerja pada pekerja divisi assembling di PT. Bromo Steel Indonesia Kota Pasuruan Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analitik cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 30 orang pekerja divisi assembling yang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji regresi berganda menggunakan program SPSS versi 21 dimana pengambilan keputusan menggunakan hasil signifikasi <0.05. Hasil uji regresi pada variabel pencahayaan, kebisingan, suhu terhadap stress kerja terdapat pengaruh yang siginifikan, kelembaban terhadap stres kerja tidak terdapat pengaruh yang siginifikan. Maka perusahaan disarakan untuk membuat rekayasa lingkungan kerja agar suhu ditempat kerja dapat sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan dapat menurunkan suhu ditempat kerja. Kata Kunci : Lingkungan Kerja Fisik, Stres Kerja
HUBUNGAN MOTIVASI MASYARAKAT DENGAN PENAMBALAN GIGI DIDESA LAMKUNYET KECAMATAN DARUL KAMAL KABUPATEN ACEH BESAR Cut Ratna Keumala
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Banyak masyarakat mengalami karies gigi, namun mereka menunda untuk melakukan perawatan, seperti penambalan gigi. Masyarakat umumnya belum termotivasi untuk melakukan penambalan gigi berkaries. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang peneliti lakukan dari 15 orang masyarakat yang memiliki karies dalam kategori kurang baik 66,6% dan kategori baik 33,3% berdasarkan wawancara maka diperoleh informasi dari 15 orang belum melakukan penambalan dikarnakan takut akan nantinya sakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan motivasi masyarakat dengan penambalan gigi di Desa Lamkunyet Kecamatan Darul Kamal. Jenis penelitian bersifat Analitik. Desain yang digunakan cross sectional. Pengambilan sampel dengan cara random sampling. Lokasi penelitian desa Lamkunyet.Jumlah responden 86 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi instrinsik nilai p = 0.00 (<0,05) artinya ada hubungan antara motivasi instrinsik masyarakat mengenai penambalan gigi. Motivasi ekstrinsik nilai p = 0,048 (<0,05) artinya ada hubungan antara motivasi ekstrinsik dengan penambalan gigi di desa Lamkunyet Kecamatan Darul Kamal. Disimpulkan ada hubungan antara motivasi instrinsik masyarakat dengan penambalan gigi di desa Lamkunyet Kecamatan Darul Kamal. Ada hubungan antara motivasi ekstrinsik dengan penambalan gigi di desa Lamkunyet Kecamatan Darul Kamal, disarankan kepada masyarakat yang belum atau sudah pernah melakukan penambalan agar meningkatkan motivasinya untuk melakukan penambalan gigi berkaries guna mempertahankan dari kerusakan yang lebih lanjut.

Page 8 of 20 | Total Record : 198