cover
Contact Name
novri hardian
Contact Email
novri.hardian@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
admin_fdk@uinib.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi
ISSN : 26851881     EISSN : -     DOI : -
Al-Hikmah: Jurnal Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi yang diterbitkan kali pertama pada bulan Apil 2009. Sejarah pemilihan nama Al-Hikmah terinspirasi dari “Bayt al-Hikmah” yang menjadi pusat intelektual dan keilmuan pada masa keemasan Islam. Jurnal Al-Hikmah ini bertujuan membangkitkan kemajuan intelektual Islam terutama dalam bidang Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi melalui publikasi ilmiah. Jurnal Al-Hikmah ini menerima dan menerbitkan artikel hasil penelitian dalam bidang Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi atau yang terkait dengannya. Jurnal Al-Hikmah ini diterbitkan secara berkala setiap bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 125 Documents
Upaya Peningkatan Perilaku Prososial Remaja di Panti “M” dengan Metode Bimbingan Kelompok wahyuni, yeni fitri; Yusaf, Hidayatul Fadilah; Gustia, Arifah Yenni
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Vol 11, No 1 (2024): Volume 11, Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v11i1.10046

Abstract

Manusia dikenal sebagai makhluk individual sekaligus makhluk sosial. Kecenderungan remaja dalam perilaku prososial menurun. Remaja cenderung memikirkan kesenangan pribadi tanpa memperhatikan situasi orang lain. Alih-alih semakin banyak remaja yang gemar melakukan perilaku prososial, banyak di antara mereka justru menunjukkan perilaku antisosial. Bimbingan kelompok adalah layanan yang memungkinkan sekelompok peserta didik untuk belajar dan mendiskusikan topik tertentu bersama-sama melalui dinamika kelompok. Penelitian ini menggunaka action research, subjek penelitian ditentukan dengan purposive sampling yang berjumlah 10 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif.  Temuan penelitian didapat bahwa ada peningkatan perilaku prososial pada remaja setelah dilakukan bimbingan kelompok.
Peran Media Sosial Pada Akun Instagram Psikologid Dalam Pengembangan Kesehatan Mental di Kalangan Mahasiswa Savira, Rini; Nasichah, Nasichah; Sari, Adelia Puspita
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Vol 11, No 1 (2024): Volume 11, Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v11i1.7495

Abstract

Pada era digitalisasi saat ini media sosial sangat berkembang, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia menggunakan media sosial untuk berbagai keperluan seperti mendapatkan informasi atau berita terbaru yang sedang viral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk peran mengetahui media sosial Instagram dalam mengembangkan kesehatan mental di kalangan pelajar. Objek penelitian ini adalah pelajar, jumlah responden sebanyak lima orang dan data penelitian berupa wawancara langsung dengan responden yang sering menggunakan aplikasi Instagram. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, ke-5 responden tersebut merupakan penggemar konten Instagram. Responden sering mengakses konten di Instagram atau menonton reels tentang kesehatan mental melalui akun-akun yang mengakomodir kesehatan mental seperti ID Psikologi, kesehatan mental, dan lainnya. Responden ketiga menyatakan pernah mengikuti webinar tentang kesehatan mental dari akun-akun Instagram yang menyajikan konten tentang kesehatan mental, responden kedua menyatakan belum pernah mengikuti seminar tentang kesehatan mental namun tetap mengakses informasi tentang kesehatan mental dari media sosial. Kelima responden menyatakan bahwa media sosial Instagram sangat membantu dalam memberikan informasi tentang kesehatan mental. Setelah melihat konten Instagram terkait kesehatan mental, kelima responden merasa lebih peduli terhadap kesehatan mental diri dan lingkungannya. Hal ini membuktikan bahwa media sosial Instagram berperan sangat penting dalam mengembangkan kesehatan mental. Kata Kunci: Media Sosial, Instagram, Kesehatan Mental, Pelajar Dalam era digitalisasi saat ini media sosial sangat berkembang, dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua menggunakan media sosial untuk berbagai keperluan seperti mendapatkan informasi terbaru atau berita yang sedang viral. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan media sosial Instagram bagi pengembangan kesehetan mental di kalangan pelajar. Objek penelitian ini adalah mahasiswa, jumlah responden sebanyak lima orang dan data penelitian berupa wawancara langsung responden sering menggunakan aplikasi Instagram. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan lima responden adalah penikmat konten Instagram. Responden sering mengakses konten-konten di Instagram maupun menonton reels mengenai kesehatan mental melalui akun-akun yang mewadahi tentang kesehatan mental seperti psikologid, kesehatan mental, dan lain-lain. Ke-tiga responden menyatakan bahwa pernah mengikuti kegiatan webinar menganai kesehetan mental dari akun instagram yang menyajikan konten mengenai kesehetan mental, ke-2 responden menyatakan belum pernah mengikuti kegiatan seminar mengenai kesehetan mental tetapi tetap mengakses informasi mengenai kesehatan mental dari media sosial.Ke-5 responden tersebut menyatakan bahwa media sosial Instagram benar-benar membantu dalam menyajikan informasi mengenai kesehatan mental,setelah melihat konten Instagram mengenai kesehatan mental, ke-5 responden merasa lebih peduli akan kesehatan mental diri dan lingkungannya. Hal ini membuktikan bahwa media sosial Instagram sangat berperan dalam pengembangan kesehatan mental.
ANALISIS OPTIMALISASI INSTAGRAM @PEMPROV.SUMBAR SEBAGAI MEDIA INFORMASI PUBLIK DI RUANG PUBLIK lestari, yayuk; Yenita, sandra Syarli; Sikumbang, Rinaldi
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Vol 11, No 1 (2024): Volume 11, Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v11i1.8273

Abstract

Social media platform Instagram has become a public communication channel used by governmental institutions to disseminate public information to the community. Nevertheless, Instagram @pemprov.sumbar lacks significant public interaction. This research aims to describe the optimization of the use of public space on Instagram @pemprov.sumbar. Furthermore, this study aims to describe the inhibiting factors of managing the Instagram account @pemprov.sumbar as a means of conveying public information. The theory employed in this study is the public sphere theory developed by Jurgen Habermas. This theory analyzes how the Instagram account @pemprov.sumbar functions as a public information medium within the public sphere. This research utilizes qualitative research methodology, a constructivist paradigm, with a descriptive approach. The research findings indicate that Instagram @pemprov.sumbar is not yet optimal in providing public information within the public sphere. The information provided is limited to ceremonial information. Moreover, the management process is influenced by inhibiting factors that prevent the creation of an optimal public sphere, one of which is laws related to public information openness that have not been adequately integrated into the realm of social media. Consequently, there is a lack of clear Standard Operating Procedures (SOPs) for managing public information media to deliver the required information to the public within the public sphere. The ambiguity of the SOPs for managing Instagram @pemprov.sumbar ultimately results in suboptimal public discourse.
Mitologi Nasionalisme dalam Foto Jurnalistik (Analisis Semiotika Roland Barthes) Munib, Abd
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Vol 11, No 1 (2024): Volume 11, Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v11i1.8707

Abstract

This scientific work aims to reveal the myth of nationalism in the style of STM students in photojournalism in reflection on the KPK Bill. This journalistic photo is the work of Kompas.com photographer, Garry Andre Lotulung, of STM students carrying red and white flags during a demonstration against the KPK Bill on 25 September 2019 at the DPR building. To interpret the myth of nationalism, the author goes through stages of interpreting the existing symbols. This research uses an interpretive descriptive approach using semiotic analysis methods as a tool used to examine symbols. The data analysis technique used in this research uses Roland Barthes' semiotic analysis. The existence of myth is a distinguishing characteristic that is not found in other semiotic figure models. In order to show the accuracy of the interpretation, it is necessary to interpret the meaning of the first significance and the second significance. Through a series of stages of meaning, a new meaning is found, namely nationalism. The results of this research show that this journalistic photo with all the existing sequences found a hidden meaning in the meaning of the myth of nationalism, namely, the red and white flag carried by STM children to save Indonesia. Karya ilmiah ini bertujuan untuk mengungkap mitos nasionalisme ala pelajar STM pada foto jurnalistik dalam demonstrasi RUU KPK. Foto jurnalistik tersebut merupakan karya fotografer Kompas.com, Garry Andre Lotulung tentang pelajar STM yang membawa bendera merah putih disaat aksi demontrasi penolakan RUU KPK pada 25 September 2019 di gedung DPR. Untuk menginterpretasi mitos nasionalisme itu, penulis melakukan tahapan-tahapan pemaknaan pada simbol-simbol yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif interpretatif dengan menggunakan metode analisis semiotika sebagai alat yang digunakan untuk meneliti simbol-simbol. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Adanya mitos sebagai merupakan ciri pembeda yang tidak dijumpai dalam model tokoh semiotik lainnya. Guna menunjukkan akurasi interpretasi maka perlu dilakukan pemaknaan signifikansi pertama dan signifikansi kedua. Melalui rentetan dari tahapan pemaknaan tersebut ditemukan makna baru yakni nasionalisme. Hasil penelitian ini menunjukkan foto jurnalistik ini dengan segala rangkaian yang ada ditemukan makna tersembunyi makna mitos nasionalisme yakni, bendera merah putih dibawa oleh anak STM untuk menyelamatkan Indonesia
APLIKASI SEMIOTIKA NARATIF A. J. GREIMAS TERHADAP KISAH THALUT DALAM AL-QUR’AN Makdis, Nasrul; dri, Jen; valina, Del; ismail, Lusi
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Vol 11, No 1 (2024): Volume 11, Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v11i1.9633

Abstract

This research aims to explore the case of the Thalut story in the Koran by borrowing the narrative semiotic theory of A.J. Greimas. This structural theory is expected to be able to explore the text structure of the Al-Qur'an. Apart from that, narrative semiotic theory also opens up a new understanding of the text by looking at the outer structure and deeper inner structure of the text. An understanding that is not new, but is able to carry a slightly different meaning than most. In this paper, it is found that with narrative semiotic theory, the meaning of the Koran becomes broader and is not only focused on textual understanding

Page 13 of 13 | Total Record : 125