cover
Contact Name
novri hardian
Contact Email
novri.hardian@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
admin_fdk@uinib.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi
ISSN : 26851881     EISSN : -     DOI : -
Al-Hikmah: Jurnal Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi yang diterbitkan kali pertama pada bulan Apil 2009. Sejarah pemilihan nama Al-Hikmah terinspirasi dari “Bayt al-Hikmah” yang menjadi pusat intelektual dan keilmuan pada masa keemasan Islam. Jurnal Al-Hikmah ini bertujuan membangkitkan kemajuan intelektual Islam terutama dalam bidang Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi melalui publikasi ilmiah. Jurnal Al-Hikmah ini menerima dan menerbitkan artikel hasil penelitian dalam bidang Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi atau yang terkait dengannya. Jurnal Al-Hikmah ini diterbitkan secara berkala setiap bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 125 Documents
SEJARAH PEMIKIRAN DAN GERAKAN DAKWAH JAMAAH TABLIGH sarwan Sarwan; Denni Franata; Sabiruddin Sabiruddin
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi VOLUME 8 NOMOR 2 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v8i2.3585

Abstract

Diskusi ini bertujuan untuk memaparkan sejarah dan perkembangan Jamaah Tabligh, mengemukakan tokoh utama dan mengidentifikasi anggotanya, menjelaskan ideology dan metode dakwah yang digunakan oleh Jamaah Tabligh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menemukan. Pertama, lahirnya Jamaah Tabligh dipengaruhi oleh kultur Islam lokal, marjinalisasi minoritas dan politik imperalisme Inggris. Kedua, tokoh utama dan pendiri gerakan ini adalah seorang ulama sufi yang dibesarkan dari kalangan sufi India yaitu Muhammad Ilyas bin Muhammad Ismail al-Kandahlawi, keanggotaan Jamaah Tabligh dibuat berdasarkan strata aktivitasnya ber-khuruj. Ketiga, Jamaah Tabligh berideologi ahlu sunnah wal-jama’ah, tidak fanatic mazhab dan berkepribadian sufistik dan jauh dari sifat radikalisme politik. Keempat, Jamaah Tabligh ditandai dengan metode dakwahnya yang khas, yaitu khuruj yang mereka tafsirkan dari ayat Alquran dan mencontoh ke zaman Nabi dan sahabatnya.
CARA KERJA COMMUNITY DEVELOPMENT DALAM MENUMBUHKAN DAN MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT Yulia Annisa; Wanda Fitri
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi VOLUME 8 NOMOR 2 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v8i2.3586

Abstract

Secara umum community development dipahami sebagai kegiatan pengembangan masyarakat yang diarahkan untuk memperbesar akses masyarakat dalam mencapai kondisi sosial-ekonomi-budaya yang lebih baik. Prinsip kerja konsep community development adalah masyarakat menjadi lebih mandiri dengan kualitas kehidupan dan kesejahteraan yang lebih baik karena mampu memanfaatkan  sumber daya yang tersedia di sekitar mereka. Program community development memiliki tiga karakter utama yaitu berbasis masyarakat (community based), berbasis sumber daya setempat (local resource based), dan berkelanjutan (sustainable) dengan sasaran capaian yaitu menumbuhkan potensi masyarakat dengan kapasitasnya sendiri. Kapasitas masyarakat dapat dicapai melalui upaya pemberdayaan (empowerment), kemanan (security), kesetaraan  (equity), keberlanjutan (sustainability), dan kerjasama (cooperation). Pada tahap pemberdayaan, anggota masyarakat dapat ikut dalam proses produksi atau institusi penunjang dalam proses produksi. Kelima upaya tersebut harus berjalan secara simultan. Masyarakat sebagai suatu sistem sosial yang besar yang di dalamnya berisikan unit-unit sosial yang kecil yang disebut kelompok/komunitas, maka dalam praktiknya pengembangan masyarakat sesungguhnya bukanlah kerja yang mudah. Oleh karenanya diperlukan upaya dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mengembangkan potensi yang ada pada mereka sehingga menjadi sebuah masyarakat yang mandiri dan sejahtera. Cara kerjanya tetap memperhatikan kelompok-kelompok kecil dalam masyarakat kemudian mengembangkannya sehingga  terbentuk jaringan yang saling bersinergi. Dengan demikian pengorganisasian dan pengembangan masyarakat menjadi lebih penting.
PERKEMBANGAN GERAKAN KEAGAMAAN DAN GLOBALISASI ISLAM SALAFI DI INDONESIA M.DZIKRI AL-FARABI AL-FARABI; Hisyam Taufiq
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v9i1.3633

Abstract

Kaian ini mencoba mengkolaborasikan secara kritis islam salafi yang berkembang secara global dan transnasionalnya, gerakan dan kasus kasus spesifik di indonesia. tulisan ini berfokus pada bagaimana lembaga modernisasi gerakan pendidikan dan setrategi dakwah islam salafi dalam konteks global. Perannya dalam globalisasi salafi dan nilai nilai inti yang di ajarkan sehingga bertahan di tengah dampak globalisasi. Metode penelitian yang di gunakan dalam tulisan ini adalah studi budaya yang menggabungkan antara budaya local dan budaya asing dengan teknik kepustakaan. Teknik kepustakaan yang dimaksud untuk melakukan pencarian literatut literatu sebagai bahan pendukung baik berupa jurnal, skripsi, buku, serta perlengkapan asumsi atau fakta yang ada. Dalam batas tertentu dengan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi modern untuk memperkenalkan dan menarik perhatian islam transnasional. Sejak awal hubungan antara pendidikan di indonesia dan pendidikan di timur tengah khusunya pendidikan di makkah dan madinah telah berkaitan sejak berdirinya lembaga tersebut. di lihat dari banyaknya warga indonesia melanjutkan untuk menempuh pendidikan di madinah dan makkah. Jika di pantau dari kaca mata budaya, nilai dan prinsip tradisional islam juga menjadi manifestasi dalam kehidupan sehari hari seperti pesantren terlepas dari kata globalisasi dan modernisasi.  Identitas seperti gaya hidup, berpakaian, makanan dan minuman, dan prilaku etis gerakan islam salafi . Secara tidak langsung kegigihan dari nilai nilainya terhadap modernisasi dan globalisasi. Pesantren  merepresentasikan posisi adaftif terhadap perubahan global dan tidak berdiri anti pemerintahan dan ikut andil dalam politik praktis. Kajian ini sengaja mengkolaborasikan asal usul dan pola globalisasi salafi di indonesia.
PERILAKU BERAGAMA MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) IMAM BONJOL PADANG YANG BERLATAR BELAKANG PENDIDIKAN AGAMA DAN UMUM mansyur Mansyur S; Wanda Fitri; Muhammad Fauzi; Siska Novra Elvina
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v9i1.4311

Abstract

Penelitian ini adalah tentang perilaku beragama mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang yang dilihat dari latar belakang pendidikan terakhir (agama dan umum). Perilaku beragama yang dimaksud dalam penelitian ini adalah perilaku yang tampak melalui kegiatan ibadah sehari-hari. Adapun batasan masalahnya adalah bagaimana perilaku beragama mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang dilihat melalui aspek kesalehan individu dan kesalehan sosial serta bagaimana implikasinya terhadap bimbingan konseling agama Islam. enelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan datanya adalah observasi dan wawancara. Subjekpenelitian ini adalah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang berjumlah11 orang. Teknik penetapan subjek dalam penelitian ini  menggunakan teknik snowball sampling. Teknik ini dipilih karena jumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padangyang begitu banyak dan terbatasnya waktu izin penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1) Perilaku beragama mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang jika dilihat melalui aspek kesalehan individu adalah seperti melaksanakan shalat berjamaah di masjid kampus, menunaikan ibadah puasa, dan melaksanakan dzikir. Namun ada perbedaan antara mahasiswa yang berlatar belakang pendidikan agama dan umum. Mahasiswa berlatar belakang pendidikan agama lebih mampu menjelaskan dan memberikan pemaknaan tentang hakikat dari ritual keagamaan yang dilakukan. 2) Perilaku beragama mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang jika dilihat melalui aspek kesalehan sosial adalah seperti memiliki solidaritas sosial, memiliki sikap toleransi, mutualitas atau saling tolong menolong, berperilaku adil dan seimbang dan menjaga stabilitas lingkungan. 3) Kesalehan individu dan sosial dapat dibangun melalui layanan bantuan bimbingan konseling agama Islam yang proporsional dan professional
HAMBATAN KOMUNIKASI (ANTROPOLOGI, SOSIOLOGIS dan PSIKOLOGIS) PENGURUS WIRID REMAJA MASJID DENGAN MASYARAKAT KOTO KANDIS KECAMATAN LENGAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN Tika Ramadhani; Bukhari Bukhari; Lidya Arman; Fitriani Ayu Lestari
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v9i1.4312

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh diadakannya kegiatan wirid remaja masjid di Desa Koto Kandis, namun dalam pelaksanaan kegiatan wirid remaja masjid ini banyak terjadi hambatan-hambatan dan gangguan komunikasi yang membuat kegiatan wirid remaja masjid ini berjalan kurang efektif dan tidak lancar.Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui hambatan komunikasi pengurus wirid remaja masjid dengan masyarakat Koto Kandis Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan dilihat dari hambatan sosio-antro-psikologis, semanik, mekanis dan ekologis.Metode penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah pengurus wirid remaja masjid dan masyarakat Koto Kandis. Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil data yang penulis peroleh di lapangan, baik melalui wawancara dan observasi dapat disimpulkan bahwa hambatan komunikasi pengurus wirid remaja masjid dengan masyarakat Koto Kandis Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan dilihat dari hambatan sosio-antro-psikologis. Pertama, hambatan sosiologis yang disebabkan oleh status sosial, tingkat pendidikan, agama dan tingkat kekayaan. Kedua, hambatan antropologis disebabkan oleh budaya, ras, dan norma kehidupan berbeda. Ketiga, hambatan psikologis disebabkan oleh factor kejiwaan seperti perasaan kecewa, binggung dan sedih.
PELAKSANAAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN AKHLAKUL KARIMAH REMAJA Putri Firawati Setiya Ningsih; Zuwirda Zuwirda; Yeni Fitri Wahyuni
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v9i1.4313

Abstract

Perilaku remaja yang kurang baik di Kenagarian Koto Gadang seperti ketika asik bermain remaja tidak menghiraukan azan, pada hari jumat remaja belum akan berangkat kemasjid apabila tidak ditegur, tidak peduli terhadap lingkungan sekitar, serta mengabaikan telpon masuk dari orang tua dan diiringi kata-kata yang kurang pantas. Kalau dibiarkan akan menimbulkan permasalahan bagi diri remaja dan lingkungan. Tujuannya untuk meningkatkan akhlakul karimah remaja dengan kegiatan bimbingan kelompok. Penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling (Action Research) dengan menggunakan tindakan bimbingan kelompok dalam mencapai tujuan. Subjek penelitian ini adalah remaja laki-laki di Kenagarian Koto Gadang Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya berjumlah 12 orang. Teknik pengumpulan data adalah obsevasi dan angket. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa tahap perencanaan pada penelitian yaitu menyusun, membentuk kelompok, mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam bimbingan kelompok. Tahap pelaksanaan bimbingan kelompok yaitu mengumpulkan remaja dan melaksanakan kegiatan bimbingan kelompok dilakukan melalui III siklus yaitu siklus I dengan 3 kali pertemuan diperoleh rata-rata 162,7 dan memperoleh hasil persentase 58,3 % beberapa remaja sudah mulai serius, kemudian dilakukan siklus II dengan 2 kali pertemuan diperoleh rata-rata 168,8 dan memperoleh hasil persetase 75 % remaja sudah mulai antusias dalam pelaksanaan bimbingan kelompok dan dilakukan siklus III dengan 2 kali pertemuan diperoleh rata-rata 178,4 dan memperoleh persentase 91,6 % remaja mulai serius, semangat dan aktif dalam pelaksanaan bimbingan kelompok untuk meningkatkan akhlakul karimah. setelah pelaksanan kegiatan bimbingan kelompok dilakukan observasi, refleksi, dan evaluasi peningkatan dari persiklus dilakukan dengan 2 bentuk yaitu proses dan akhir kegiatan. Evaluasi proses adalah evaluasi yang dilakukan pada persiklus dengan cara menganalisis hasil angket dan pengamatan di setiap siklusnya, sedangkan evaluasi akhir adalah evaluasi yang menggambarkan terjadinya peningkatan akhlakul karimah yang diperoleh dengan cara menganalisis dari hasil persentase angket siklus III menjadi 91,6 % yang dikategorikan akhlakul karimah remaja tinggi.
Model Design For Change (DFC) Sebagai Upaya Penyelesaian Masalah Secara Mandiri Pada Santri Putra Kelas X MA Al-Falah Padang Ahmad Putra
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v9i1.4201

Abstract

This study aims to find out how the implementation of the design for change (DFC) model is one of the models/services that aims to build a person's ability to find solutions to a problem, but this service is estimated to be rarely introduced at the high school level, especially in tutoring subjects. school counselling. The counseling guidance teacher at Madrasah Aliyah Al-Falah Padang tries to practice this DFC model for the tenth grade students of Madrasah Aliyah with the aim of building the students' independence and ability to solve the problems they experience. This research is a field research using a qualitative approach. The subjects in this field research were 5 students of class X Madrasah Aliyah and 2 teachers of counseling guidance. Collecting data through observation, interviews (interviews) and documentation. The results obtained from the application and use of this DFC model are that students' independence is built to try to solve problems they encounter or are currently experiencing, and train students to be tough when facing a problem
The Effect of Divorce on the Selection of a Friendship Environment in Adolescents Hanan Sarah Az-Zahra; Jundi Muhammad Fauzan; Wahyunengsih nengsih
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v9i1.4142

Abstract

In general, conflicts always occur in married life, but conflicts that often occur can cause one of the factors for divorce. Divorce does not only have an impact on the person concerned (husband and wife) but also involves children, especially those entering their teens because divorce is a burden for each child which can impact on the interest and motivation of learning a child. This is one of the reactions resulting from the divorce of his parents. The reaction of each child to the impact of divorce is greatly influenced by the way parents behave before, during, and after the divorce. The purpose of this study was to determine the attitude of a child or the psychology of each child in choosing a friendship environment either at school or at home. This research method uses a questionnaire method by giving a set of written questions to respondents online. Thus, to overcome this treatment, social workers must strive to achieve the achievement of welfare for children and can provide family counseling services. 
POLA KOMUNIKASI JARAK JAUH ANTARA ANAK DAN ORANGTUA DIMASA PANDEMI COVID-19 (Studi pada Mahasiswa Thailand di UIN Imam Bonjol Padang) Fetri Ovilistiana; Mulyanti Syas; Arifah Yeni Gustia
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi VOLUME 9 NOMOR 1 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v9i1.4375

Abstract

ABSTRAKPola komunikasi merupakan bentuk atau model hubungan antara dua orang atau lebih dalam proses komunikasi. Keluarga merupakan salah satu tatanan awal terbentuk dan berkembangnya komunikasi. Ada beragam pola komunikasi yang diterapkan oleh sebuah keluarga khususnya keluarga inti yang melibatkan orang tua dan anak. Ketika anak memiliki kegiatan yang mengharuskan berada di tempat yang jauh terpisah dengan orang tua, tentu akan mengalami proses komunikasi yangtidak seperti biasanya. Misalnyakomunikasi tatap muka langsung tentu tak sesering ketika anak masih berada berdekatanbahkan satu rumah dengan orang tua. Saat pandemi, anak dan orang tuadituntut untuk berkomunikasi secaralebih efektif. Penelitian inimengeksplorasi pola komunikasi jarak jauh antara anak dan orang tua di masa pandemi dengan metodedeskriptif kualitatif. Sample diambil secarapurposive sampling, data dikumpulkan denganwawancara mendalam dan observasi. Penelitian ini menemukan; pola komunikasi primer, sekunder, dan demokrasi-otokrasi masih digunakandalam proses komunikasi jarak jauh antara Mahasiswa Thailand di UIN Imam Bonjol Padang dengan orang tua mereka masing-masing saat pandemi covid-19. Penghambat komunikasi jarak jauh antara anak dan orang tua antara lain; hambatan fisik, ekonomi dan waktu.
Dakwah untuk Remaja: Berbasis Problem Solving di Kalangan Santri afnibar afnibar; Ahmad Putra; Kiki Elfi Lestari; Aulia Rahmi
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi VOLUME 9 NOMOR 2 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v9i2.4935

Abstract

Dakwah mengemban tugas mengajak ummat untuk amar makruf nahi mungkar. Gerakan dakwah yang hidup di tengah masyarakat lebih dominan dihadiri dan diprogram untuk orang dewasa, namun untuk remaja terlihat belum optimal. Besar kemungkinan penyebab rendahnya keterlibatan remaja dalam mengikuti kegiatan dakwah karena materi yang belum menjawab persoalan mereka.Tujuan penelitian ini, adalah mengungkapkan persepsi dan harapan remaja terkait materi dakwah yang berbasis problem solving. Penelitian yang dilakukan secara kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan interview secara mendalam agar dapat digali persepsi dan harapan santri di MAS Al-Falah Pondok Pesantren Perkampungan Minangkabau Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar santri menilai ustadz cenderung memberi materi tanpa dikaitkan dengan permasalahan serta solusinya. Tahapan problem solvingnya, juga kurang jelas. Harapannya, para ustadz hendaknya menjelaskan dan mengaitkan dengan persoalan kehidupan sehari-hari beserta pengentasannya.

Page 10 of 13 | Total Record : 125