cover
Contact Name
novri hardian
Contact Email
novri.hardian@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
admin_fdk@uinib.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi
ISSN : 26851881     EISSN : -     DOI : -
Al-Hikmah: Jurnal Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi yang diterbitkan kali pertama pada bulan Apil 2009. Sejarah pemilihan nama Al-Hikmah terinspirasi dari “Bayt al-Hikmah” yang menjadi pusat intelektual dan keilmuan pada masa keemasan Islam. Jurnal Al-Hikmah ini bertujuan membangkitkan kemajuan intelektual Islam terutama dalam bidang Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi melalui publikasi ilmiah. Jurnal Al-Hikmah ini menerima dan menerbitkan artikel hasil penelitian dalam bidang Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi atau yang terkait dengannya. Jurnal Al-Hikmah ini diterbitkan secara berkala setiap bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 125 Documents
Penerapan Metode Dakwah Da’i Nagari Di Nagari Batahan Pasaman Barat Arina Fransiska
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi VOLUME 9 NOMOR 2 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v9i2.4898

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah Da’i Nagari Batahan yang terdiri dari berbagai suku yakni: suku Jawa, Mandailing, Minang dan Melayu dalam dakwahnya kurang memperhatikan dan membedakan etnik mad’u serta tema- tema yang disampaikan seharusnya bermacam-macam agar menarik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui metode dakwah da’i Nagari di Nagari Batahan. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini da’i dan mad’u di Nagari Batahan dan dokumen-dokumen yang diperoleh dari Wali Nagari. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mengumpulkan data, menyeleksi data, penyajian data, analisis data dan menarik kesimpulan lalu menyajikan data. Hasil dari penelitian ini adalah  metode dakwah da’i di Nagari Batahan yaitu metode bil- hikmah, mau’izah hasanah dan mujadalah, da’i menyesuaikan dakwah sesuai kondisi dan situasi masyarakat dari segi umur, adat, budaya serta pendidikan dan memberikan nasehat dengan bahasa yang mudah dipahami, lemah lembut, penuh kasih sayang serta tegas. Ketiga metode ini dilakukan secara bersama dan tidak ada yang di prioritaskan hanya saja dalam penggunaan ketiga metode ini metode mujadalah kurang pengaplikasiannya dalam proses dakwah di Nagari Batahan.
STRATEGI RADIO ELSI FM BUKITTINGGI DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSINYA DI ERA MILLENIAL STRATEGI RADIO ELSI FM BUKITTINGGI DINA NGAJAGA AYA DI JAMAN MILLENIAL HANIVA DIANA PUTRI
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi VOLUME 9 NOMOR 2 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v9i2.4893

Abstract

Objek kajian dari penelitian ini adalah bagaimana strategi Radio Elsi FM yang merupakan Radio Publik Lokal dalam mempertahankan eksistensinya di era millineal. menggunakan  teori  strategi  Susan  Tyler  Eastman berupa strategi kesesuaian, startegi kebiasaan, strategi control arus pendengar, strategi penyimpanan sumber-sumber program, dan strategi daya penarik massa di radio elsi Fm dalam upaya mempertahankan eksistensi di era millinel.Penelitian kualitatif ini dilakukan dengan mengumpulkan  data-datanya berupa data primer dan data sekunder. Data primer seperti wawancara  langsung  dengan  pihak  manajemen,  serta  data  sekunder berupa alat pendukung seperti dokumentasi, serta data hasil siaran program acara yang ada di radio elsi fm.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan berdasarkan teori strategi Susan Tyler Eastman yang diterapkan di radio Elsi Fm Bukittinggi. Menurut peneliti belum maksimal, karena  penerapan  strategi penyimpanan sumber-sumber program seperti penyimpanan sumber daya manusia, perangkat siaran, serta materi program belum berjalan dengan baik. Meski demikian Radio Elsi Fm tetap bisa dipertahankan pendengar aktif. Radio Elsi Fm juga melakukan strategi yaitu : strategi mempertahankan audience antara lain Bekerja sama dengan PEMDA dan Kominfo utnuk meliput sidang paripurna  DPRD, melakukan live report di balai kota . Yang kedua juga ada strategi persaingan dengan usaha sejenis dan media lain, antara lain: membuat  website  dan  streaming  radio  dengan  sasaran  prioritas  anak muda  yang  familiar  dengan  Iptek,  menggali  iklan  lewat  website, membuat medsos seperti facebook, instagram, twitter, dan youtube.
Kecanduan Belanja Online: Analisis Perilaku Kaum Rebahan di Lingkungan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang Afrita Melani Putri; Wanda Fitri; Meri Susanti; Lusi Tania Agustin
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi VOLUME 9 NOMOR 2 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v9i2.5706

Abstract

Perilaku belanja online ini menjadi gaya baru dalam hidup masyarakat di era digital saat ini. Bahkan gaya hidup ini berkembang pesat selama masa pandemi COVID 19. Dengan hanya menunggu di rumah seeorang dapat memesan barang dan belanja dengan mudah hanya melalui sebuah aplikasi. Perilaku seseorang seperti ini akhrnya dikenal dengan istilah perilaku rebahan. Maksudnya hanya sambil rebahan saja di tempat tidur atau di rumah seseorang bisa melakukan aktivitas apa saja yang biasanya hanya dilakukan di luar rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku belanja online ini berkembang di kalangan mahasiswa yang merupakan bagian dari generasi rebahan tersebut. Perilaku belanja online ini akan dianalisis melalui aspek kognitif, afektif, dan konatif dengan menggunakan metode penelitian kualitatitf. Informan dipilih melalui teknik snowball sampling dan alat pengumpul datanya adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perilaku belanja online dilihat dari aspek kognitif memperlihatkan bahwa semua informan memiliki ketertarikan yang besar terhadap aplikasi belanja online yang ada. Hal itu dibuktikan dengan pengetahuan dan pengalaman yang cukup baik dalam berbelanja secara online. Dari segi afektif, semua informan yang melakukan belanja online merasa puas dalam melakukan transaksi selama ini. menurut mereka belanja secara online sangat mudah, cepat, dan menyenangkan. hal itu ditunjukan dengan rasa puas terhadap proses dan produk-produk yang diterima. Selanjutnya dari aspek konatif, dengan alasan kepuasan dan kemudahan tersebut maka hampir semua kegiatan belanja di lakukan secara online. Temuan ini juga menjelaskan bahwa belanja online dikalangan mahasiswa adalah bagian dari gaya hidup. Karena belanja online dapat memberikan kepuasan secara psikologis dan sosial. Dengan demikian menjadi generasi rebahan bukan hal yang negatif karena menurut mereka perilaku tersebut sesuai dengan perkembangan zamannya.
MOTIVASI MENJADI MANUSIA PERAK DI KOTA PADANG DITINJAU DARI BIMBINGAN DAN KONSELING hummaira hutagaol
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi VOLUME 9 NOMOR 2 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v9i2.4982

Abstract

Penulisan ini dilatarbelakangi oleh konsep diri remaja yang cenderung negatif karena tidak percaya diri dengan kondisi fisik, kurang berprestasi secara akademik sehingga tidak naik kelas dan kurang bersosialisasi dengan masyarakat. Tujuan penulisan ini dilakukan untuk mengetahui konsep diri remaja, penerapan bimbingan konseling Islam melalui family system di Desa Aliaga Kecamatan Huta Raja Tinggi Kabupaten Padang Lawas. Jenis penulisan ini adalah penulisan tindakan lapangan. Informan diambil darei data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Hasil penulisan menunjukkan setelah dilakukan konseling konsep diri negatif dengan cara membuka pola pikir, memberi motivasi agar lebih percaya diri, dan merangsang informan untuk lebih menerima dirinya dengan kelebihan dan kekurangannya serta berusa mengurangi hal-hal negative yang membuat dirinya tidak percaya diri. Bimbingan konseling Islam melalui family system adalah suatu konseling dengan pendekatan keluarga. Penulisan ini diharapkan menjadi sumbangsih pemikiran kepada orang tua agar lebih berperan aktif dalam mengarahkan, membimbing, dan memperhatikan remaja baik dari segi fisik dan juga psikisnya. Perlakuan yang positif dari orang tua akan menjadikan konsep diri yang positif pada remaja.  
OPTIMALISASI PEMASARAN JASA PENDIDIKAN ISLAM MELALUI COMPETITIVE STRENGTH DAN COMPETITIVE RESULT ambar wati
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi VOLUME 9 NOMOR 2 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v9i2.4923

Abstract

Marketing strategy is an activity to find ways to achieve profitable exchange rates with targeted customers to achieve the goals of Islamic educational institutions. If an educational institution wants to provide a good image to attract consumers, then logically, educational institutions must develop different marketing strategies so that customers are interested in using the institution's services. The form of marketing responsibility is that educational institutions must work as hard as possible to manage and improve the quality of education that is promoted to the public. These qualities can be in the form of a competitive advantage which means the extent to which an organization is able to create a position and can maintain the market as long as there are competitors. These competitive advantages include competitive strength in the form of additional development of educational service products, the supply of power for users of educational services, the potential for entry of new entrants to educational institutions, the strength of supply from educational institutions,  and competition between educational institutions. The competitive result from educational institutions is competent graduates in accordance with the expectations of skill competencies. In general, the competencies expected of graduates from an educational institution are to have two sides of expertise, namely hard skills and soft skills.
KESIAPAN LANSIA DALAM MENGHADAPI KEMATIAN Jefri Harri Yandro; Wanda Fitri; Azizah Fitrah; Siska Novra Elvina
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi VOLUME 9 NOMOR 2 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v9i2.4940

Abstract

Penelitian ini bertujuan adalah untuk melihat kesiapan lansia dalam mempersiapkan kematian pada aspek rohaniah (keagamaan) dan psikis (emosional). Hal ini dikarenakan pada observasi awal ditemukan bahwa masih banyak lansia yang masih lalai dalam beribadah, sedangkan dengan usia yang sudah tua sebaiknya lebih gigih lagi untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian di Panti Sosial Tresna Werda Sabai Nan Aluih Sicincin, penentuan informan penelitian menggunakan teknik snowball sampling sehingga didapatkan 15 orang lansia. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Setalah data di dapat, selanjutnya dilakukan analisis. Hasil penelitian ditemukan bahwa : Pertama, kesiapan lansia secara rohani (keagamaan) yang dilihat dari segi sholat, dzikir,puasa, dan sedekah sudah baik, tetapi membaca al-Qur’an masih belum baik. Kedua, kesiapan lansia secara psikis (emosional) sudah baik,karena lansia memahami makna hidup dan kematian, mampu mengendalikan rasa takut, serta sering mengingat dan membicarakan kematian.Kata Kunci : Lansia, Kesiapan, Menghadapi Kematian
Penerimaan Dakwah Via Akun Instagram @infokajian_bdg dalam Meningkatkan Minat Belajar Agama Islam Alya Sasmi Lukmana; Nurti Budiyanti; Annisa Bunga Aulia; Fadhlan Yuda Pratama; Nabil Ibrahim Baria
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Vol 10, No 1 (2023): Volume 10, Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v10i1.6179

Abstract

Minat berhubungan erat dengan kegiatan belajar mengajar, minat belajar dapat menjadi motivasi untuk membimbing individu yang dididik agar bertindak ke arah yang positif. Minat belajar merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi prestasi belajar individu yang dididik. Minat belajar dapat digunakan untuk memancing keberhasilan belajar. Seperti yang kita ketahui bahwa di zaman sekarang, hampir semua orang pasti menggunakan media sosial, media sosial itu sendiri merupakan sebuah wadah dimana orang-orang di dalamnya dapat saling berhubungan tanpa memandang jarak. Penggunaan media sosial juga dapat digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan minat belajar agama islam, hal ini dapat dibuktikan oleh banyaknya akun-akun di media sosial Instagram yang memiliki tema dan tujuan untuk menyebarkan agama islam, salah satu contohnya adalah akun Instagram @infokajian_bdg yang memberi pengetahuan mengenai acara-acara kajian yang akan diadakan di Kota Bandung. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini yakni mengetahui lebih jauh mengenai tingkat minat belajar agama islam pada pengikut akun Instagram @Infokajian_bdg. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa konten Instagram dari akun @infokajian.bdg memberikan dampak yang signifikan terhadap minat belajar agama islam para pengikut akun tersebut. Terlihat dari respons yang diberikan oleh para responden yang merasa bahwa info yang diberikan membuat mereka untuk semakin giat dalam belajar agama islam.
MENGAKTUALISASIKAN KHOIRU UMMAH MELALUI DAKWAH ISLAM (Analisis Surat Ali Imran Ayat 110) Mastori M. Kom. I; Asep Maskur; Wahyu Misbah
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Vol 10, No 1 (2023): Volume 10, Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v10i1.6253

Abstract

ABSTRAK Membahas umat Islam tidak dapat dilepaskan dari dua hal yaitu : ajarannya yaitu al-Qur’an dan sunah dan umat atau pengikutnya. Seringkali, secara sosiologis ada perbedaan yang mencolok antara ajaran Islam yang bersifat normatif dengan umat Islam itu sendiri. Ketika Islam mengajarkan persatuan, kenyataannya umat Islam secara faktual seringkali berpecah belah karena perbedaan faham keagamaan atau kepentingan politik. Demikian juga ketika Al-Qur’an memposisikan umat Islam dengan prediket umat terbaik, kenyataannya kondisi umat Islam banyak tertinggal dalam seluruh aspek kehidupan. Maka, dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali makna dibalik doktrin khoiru ummah dalam al-Qur’an surat Ali Imran ayat 110. Hasil penelitian menunjukan bahwa : pertama, secara teologis, Islam memberikan prediket sebagai umat terbaik pada umat Islam. Doktrin ini, selain harus diyakini karena merupakan bagian dari kalamullah juga menjadi pekerjaan rumah bagi umat Islam untuk mewujudkannya. Kedua, prediket sebagai umat terbaik bukan merupakan pemberian gratis namun harus diwujudkan melalui usaha dan perjuangan. Ketiga, karakter dasar umat terbaik adalah aktif melakukan amar ma’ruf nahi munkar dan beriman kepada Allah. Kata kunci, dakwah, khoiru ummah, ali imran 110 ABSTRACT Discussing Muslims cannot be separated from two things, namely: the teachings of the Qur'an and the sunnah and the people or their followers. Often, sociologically there is a striking difference between the normative teachings of Islam and the Muslims themselves. When Islam teaches unity, the fact is that Muslims are often divided because of differences in religious beliefs or political interests. Likewise, when the Qur'an positions Muslims with the predicate of the best people, in reality the condition of Muslims is lagging behind in all aspects of life. So, with a qualitative approach, this study explores the meaning behind the doctrine of the khoiru ummah in the Qur'an Surah Ali Imran verse 110. The results of the study show that: first, theologically, Islam gives the predicate as the best ummah to Muslims. This doctrine, besides having to be believed because it is part of kalamullah, is also a homework for Muslims to make it happen. Second, the predicate as the best ummah is not a free gift but must be realized through effort and struggle. Third, the basic character of the best people is to be active in doing amar ma'ruf nahi munkar and believe in Allah. Keywords, da'wah, khoiru ummah, ali imran 110
Potret Dakwah Rasulullah (Dakwah Bil Hal, Bil Lisan dan Bil Qolam) nabila fatha zh; Umi Halwati
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Vol 10, No 1 (2023): Volume 10, Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v10i1.5005

Abstract

ABSTRACT Proselytizing is an activity of inviting, calling and calling for goodness. In his activities, proselytizing requires others both as objects and subjects of proselytizing. Therefore, proselytizing activities need to use a method or method so that proselytizing activities can influence the people involved in the program so that proselytizing activities can be successful and achieve goals. One of the best da'i figures of all time is the prophet Muhammad SAW. Because he was able to influence many people to do various kinds of good. This research uses qualitative research methods with a descriptive approach. Data collection in this study used a literature study. The purpose of this study is to find out how the portrait of the proselytizing of the Prophet Muhammad SAW as the best da'i of all time. The results and findings in this study are to know how the portrait of the proselytizing of the Prophet Muhammad SAW which is known to have succeeded in influencing many people to do good by using 3 methods of proselytizing, namely: Dakwah Bil Hal, Dakwah Bil Lisan, and Da'wah Bil Qolam.  Keyword : Da’wah, Rasulullah, Bil hal, Bil lisan, dan Bil qalam ABSTRAKDakwah merupakan sebuah kegiatan mengajak, memanggil dan menyeru kedalam hal-hal kebaikan. Dalam aktifitasnya, dakwah memerlukan orang lain guna menjadi objek maupun subjek dari kegiatan berdakwah. Oleh karena itu, kegiatan berdakwah perlu menggunakan cara atau metode agar kegiatan dakwah dapat memberikan pengaruh terhadap orang yang terlibat didalamnya, sehingga kegiatan berdakwah bisa berhasil serta mencapai tujuan dakwah. Salah satu figur da’i terbaik sepanjang masa adalah rasulullah Muhammad SAW. Karena ia mampu menginfluence banyak orang untuk melakukan berbagai macam kebaikan. Penelitian ini menggunakan jenis metode penilitian kualitatif deskriptif, dengan pendekatan studi kepustakaan (library reasearch). Sumber data dalam penelitian ini bersumber dari beberapa buku, artikel dan jurnal yang berkaitan dengan kajian materi yang dibahas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  bagaimana potret dakwah Rasulullah SAW sebagai da’i terbaik sepanjang masa. Hasil dan temuan dalam penelitian ini adalah mengetahui bagaimana potret dakwah Rasulullah SAW selaku the greatest da’i of all the time, yaitu dengan menggunakan 3 metode dakwah, yakni: Dakwah Bil Hal, Dakwah Bil Lisan, dan Dakwah Bil Qolam. Kata Kunci : Dakwah, Rasulullah, Bil hal, Bil lisan, dan Bil qalam
PENGORGANISASIAN KEPENGURUSAN PADA MASJID RAYA SUMATERA BARAT husni arif ritonga; Alfian Alfian; Jemkhairil Jemkhairil
Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Vol 10, No 1 (2023): Volume 10, Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-hikmah.v10i1.6112

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengorganisasian kepengurusan Masjid Raya Sumatera Barat, meliputi aspek pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab, serta koordinasi. Teori yang digunakan adalah teori manajemen. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah Ketua rutin, Sekretaris Umum, Bendahara Rutin, Ketua Bidang Ria’yah Badan Pelaksana Harian Masjid Raya Sumatera Barat dan dokumentasi. Tekhnik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tekhnik pengolahan data yaitu dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, analisis data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengorganisasian pada Masjid Raya Sumatera Barat ditandai dengan beberapa temuan yaitu, Pembagian kerja yang telah ditetapkan di kepengurusan Masjid Raya Sumatera Barat sudah sesuai dengan kemampuan dan keahlian masing-masing anggota. Wewenang dan tanggung jawab di kepengurusan Masjid Raya Sumatera Barat sudah dibagi kepada anggota sesuai dengan tugas dan kemampuannya. Koordinasi kepengurusan Masjid Raya Sumatera Barat pada saat ini sudah cukup berjalan, akan tetapi belum seluruhnya anggota pengurus yang aktif berkoordinasi.

Page 11 of 13 | Total Record : 125