cover
Contact Name
Sefriyono
Contact Email
sefriyono@uinib.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lp2m@uinib.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Gedung Rektorat Kampus III Universitas Islam Negeri Imam Bonjol
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian
ISSN : 23546735     EISSN : 26853329     DOI : https://doi.org/10.15548/turast
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian, is published by the Institute for Research and Community Service, Imam Bonjol Padang State Islamic University. This journal is published twice a year January-June and July-December. Turast publishes the results of research and community service in various fields of science such as Sociology, Anthropology, Education, Psychology, Islamic Studies, Economics, Law, Politics, Mathematics, Physics, Chemistry, Sharia, Religious Studies, and others.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2020)" : 8 Documents clear
Pendekatan Saintifik dalam Pendidikan Islam Menyongsong Era Revolusi 4.0 Sabri, Ahmad
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v8i2.1211

Abstract

This study aims to describe how a scientific approach in Islamic education in the 4.0 revolution era. This study is important because the era of the industrial revolution 4.0 is a phenomenon that collaborates with cyber technology and automation technology. The concept of the application is centered on the concept of automation by technology without using human labor in the application process. The essence of the 4.0 revolution demands the need for educative efforts to improve the quality of qualified and multicompetent human resources. For this reason, the implementation of a scientific approach to learning is an appropriate alternative. Regarding the scientific approach, Islamic education also has its own perspectives and strategies in facing the revolution era 4.0. Islamic education sourced from the Koran and Hadith always encourages the importance of learning through observation, asking, trying, processing, presenting, reasoning and creating in order to give birth to the quality of competitive human resources based on the values of faith and piety to Allah SWT. From the perspective of Islamic education, the implementation of a scientific approach that does not reduce the values of faith and piety will give birth to an optimistic quality of human resources and will always struggle to face every change by optimizing every potential it has. Thus, unwittingly the 4.0 revolution era will have an impact on the number of people losing their jobs and the quantity of unemployment will continue to increase given a large number of jobs that have been mechanically replaced by mechanical power.
Diseminasi Hukum Humaniter Internasional Dalam Upaya Menyebarkan Semangat Perdamaian Gunawan, Yordan; Pratama, Naufal Bagus
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v8i2.2128

Abstract

Dissemination of International Humanitarian Law to Promote Spirit of Peace. International Humanitarian Law (IHL) is one of a very important branch of International Law that need to be disseminate not only to Red Cross, Military, or Police Personnel, but also to the public as a whole, especially the youth. The need of this dissemination program is to limit the casualties from an armed conflict, to guarantee and secure the victims of war, encouraging participation on humanity, and spread the spirit of peace. This community service program is an obligation for all countries that are party to the Geneva Convention 1949, yet the country alone will face difficulty to reach all the elements of the society. Therefore, there is a need of community service program to disseminate IHL. This program aims the senior high school students in Yogyakarta. The dissemination will be conducted in forms of seminar delivered by the speaker which is a lecturer and a researcher in Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, group discussion and role playing in a form of TFG (tactical Floor Gaming). After participating in this program, the participants are expected to understand and uphold the IHL and protection to Red Cross and Red Crescent emblem, and able to implement the gained knowledge, especially in conflict resolution, upholding peace, and actively participate in humanity activity.Keywords: International Humanitarian Law, Dissemination, Geneva Convention 1949 
PEDAGANG PERANTAU MINANGKABAU DIUKUR MELALUI RELIGIOUS COMMITMENT INVENTORY Herwanis, Delfia
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v8i2.2909

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana keagamaan (religiusitas) keluarga pedagang perantau Minangkabau diukur dengan Religiuos Commitment Inventory – 10 (RCI-10 instruments) yang dicetuskan oleh Walsh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan responden 15 (lima belas) orang kepala keluarga yang merupakan keluarga pedagang di Pasar Inpes Takengon Aceh Tengah. Data dikumpulkan dengan penyebaran angket RCI-10. Teknik Analisis data menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan responden memiliki ketergantungan hidup terhadap agama. Dapat dimaknai bahwa pedagang Minangkabau memiliki ikatan erat terhadap agama dalam menjalani kehidupan mereka.
UNJUK KERJA KOMPETENSI PROFESIONAL GURU BK DALAM PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH Melisa, Melisa; Azwar, Welhendri
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v9i1.2101

Abstract

Kompetensi profesional merupakan suatu keterampilan atau kualifikasi yang harus dimiliki oleh guru BK untuk penyelenggaraan  layanan bimbingan dan konseling. penelitian ini membahas tentang kompetensi guru BK dalam memahami kebutuhan peserta didik yang ingin dilayani, kompetensi menguasai landasan teoritik bimbingan dan konseling, kompetensi untuk menyelenggarakan bimbingan dan konseling yang memandirikan, kompetensi  mengembangkan pribadi dan profesionalitas secara berkelanjutan. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif  yang menggambarkan sesuatu dengan apa adaya. Menggunakan  cara observasi, wawancara dan dukumentasi. Hasil penelitian menunjukan guru BK mulai memahami kebutuhan peserta didik, belum terkuasai seutuhnya skill teoritik dalam konseling individual dan telah mampu membuat program-program bimbingan dan konseling  namun kegiatan yang dilakukan belum mencapai hasil yang maksimal karena pelaksanaannya masih secara umum belum mendalam dikarenakan guru BK di SMPN 2 Kubung Kabupaten Solok masih butuh pengasahan kembali terhadap kompetensi-kompetensi profesional dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling.
Hakikat Sumber Daya (Fitrah, Akal, Qalb, dan Nafs) Manusia dalam Pendidikan Islam dan Pengembangannya dan Relevansinya dengan Pendidikan Islam Kontemporer Irawan, Hendri
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v8i1.5104

Abstract

This study aims to find out the nature of human resources (Fitrah, reason, heart and Nafsi) based on Islamic education and their development and relevance to contemporary Islamic education to become references and also sources of reading. This study is a qualitative study using a bibliographical approach, namely the research subject in the form of literature. The data in this study were obtained from documentation techniques originating from various scientific journals and books relevant to the object under study. The data collected was obtained through documentation techniques by selecting data from certain documents related to research problems. Documentation in this study is done through collecting, analyzing and making conclusions from the data that has been obtained. The results of the study explain that the nature of human resources (Fitrah, mind, heart and Nafsi) is a capacity and also a gift from Allah SWT which becomes innate since the human is born. In fact, every human being has a fitrah, namely knowing and believing in the oneness of God because. Furthermore, in human nature God provides potentials and is privileged by being given reason and lust so that he is different from other creatures created by God because. The process of Islamic education seeks to optimize every human potential so that it can develop for the better so that it expects that every human being can become a person who has Muslim character and is in accordance with Islamic law. Penelitian ini bertujuan guna mencari tahu hakikat dari sumber daya(Fitrah, akal, qolbu dan Nafsi) manusia berdasarkan pendidikan Islam dan pengembangannya dan relevansinya dengan pendidikan Islam kontemporer untuk bisa menjadi referensi dan juga sumber bacaan. Studi ini merupakan studi kualitatif yang menggunakan pendekatan kepustakaan yakni subjek penelitian berupa literatur literatur pustaka. Data dalam penelitian ini diperoleh dari teknik dokumentasi yang asalnya dari berbagai jurnal serta buku ilmiah yang relevan terhadap objek yang diteliti. Data yang dikumpulkan diperoleh melalui teknik dokumentasi melalui pemilihan data-data dari dokumen-dokumen tertentu yang berhubungan terhadap permasalahan penelitian. Dokumentasi dalam studi ini dilakukan melalui pengumpulan, analisis dan membuat kesimpulan dari data yang telah diperoleh. Hasil studi menjelaskan bahwasanya hakikat sumber daya (Fitrah, akal, kalbu dan Nafsi) manusia merupakan kapasitas dan juga anugerah dari Allah SWT yang menjadi bawaan semenjak manusia tersebut dilahirkan. Sejatinya tiap-tiap manusia mempunyai Fitrah yakni mengenal dan percaya akan keesaan Tuhan karena. Selanjutnya di dalam fitrah manusia dibekali Allah potensi-potensi serta diistimewakan dengan diberikan akal, dan nafsu supaya beda dengan makhluk ciptaan Allah lainnya karena. Proses dari pendidikan Islam berupaya untuk mengoptimalkan setiap potensi dari manusia agar bisa berkembang untuk menjadi lebih baik sehingga mengharapkan bahwa setiap manusia dapat menjadi pribadi yang memiliki karakter muslim dan sesuai dengan syariat Islam.
PENERAPAN METODE BAYANI DALAM PENEMUAN HUKUM MEROKOK Bakhtiar, Bakhtiar
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v8i1.6073

Abstract

The process of determining the smoking ban fatwa published by Muhammadiyah uses a method based on a linguistic approach. This legal fatwa reaps pros and cons in society. There are those who think it is not wise because smoking is related to the lives of many people and is the biggest source of income for the country. There are those who think smoking causes danger and threatens the existence of life. This study aims to explain how the implementation of the Bayani method used by Muhammadiyah in determining smoking law fatwas?. Explain how the factors that led Muhammadiyah to use the bâyanÎ method?. Explain how the implications of using the baby method in avoiding the dangers and threats of smoking?. This research is qualitative descriptive by using documents as data containing epistemological values, functions, conditions and social relationships with the fatwa of the smoking law. The results of this study indicate, first, that the bayânÎ method used by Muhammadiyah is not limited to the approach of linguistic principles, but also considers scientific facts and social facts found and reported by experts. Second, the use of the bayânÎ method is due to the factors of demand and compliance with the articles of association and manhaj tarjih in responding to the phenomena of dangers and threats posed by cigarettes. Third, the use of the bayânÎ method has implications in preventing the public from the threats and dangers posed by smoking because it is expressly prohibited by syara
Peranan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) dalam Melakukan Pencegahan Radikalisme (Analisis Perspektif Teori Struktural Fungsional) Alfred, Alfred; Afrizal, Afrizal; Jendrius, Jendrius
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v8i1.7090

Abstract

Radicalism (Understanding) and terrorism (Action) are one unit which is a latent danger that is difficult to detect. This danger can be seen from the large number of victims falling from both government and civilian agencies. Someone who has been indoctrinated will find it difficult to get out of their wrong and anti-human understanding. However, people who have not yet been exposed to radical terror doctrines can still be straightened out through socialization, counseling and so on. This article aims to see how the West Sumatra Terrorism Prevention Coordination Forum - Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) plays its role in preventing radicalism in West Sumatra. This paper uses a qualitative research approach, which the author then analyzes from the perspective of functional structural theory. The focus of FKPT activities is in the form of socialization. This outreach is aimed at people who are vulnerable to being exposed to the influence of radicalism. FKPT is different from the police or Densus 88 which specifically handles enforcement (legal) aspects, this FKPT specifically handles all matters related to prevention. So, researchers found that FKPT West Sumatra carried out its function in preventing radicalism in West Sumatra. This function and role can be seen from the activities carried out by FKPT West Sumatra in preventing radicalism. Radikalisme (Pemahaman) dan terorisme (Tindakan) adalah satu kesatuan yang merupakan bahaya laten yang sulit untuk dideteksi. Bahaya tersebut dapat dilihat dari banyaknya korban jatuh baik itu dari instansi pemerintah maupun sipil. Seseorang yang sudah ter-indoktrinisasi akan sulit keluar dari pemahamannya yang keliru dan anti kemanusiaan. Namun, masyarakat yang masih belum terpapar doktrin radikal teror masih bisa diluruskan dengan sosialisasi, penyuluhan dan lainnya. Tulisan ini bertujuan untuk melihat cara Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatera Barat memainkan peranannya dalam melakukan pencegahan radikalisme di Sumatera Barat. Tulisan ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang selanjutnya penulis analisis dari perspektif teori struktural fungsional. Fokus dari kegiatan FKPT ini berbentuk sosialisasi. Sosialisasi ini ditujukan kepada masyarakat yang rentan terpapar pengaruh Radikalisme. FKPT berbeda dengan polisi atau Densus 88 yang khusus menangani aspek penindakan(hukum), FKPT ini khusus menangani segala hal terkait dengan pencegahan. Maka, peneliti mendapati FKPT Sumatera Barat menjalankan fungsinya dalam melakukan pencegahan radikalisme di Sumatera Barat. Fungsi dan peranan ini terlihat dari kegiatan yang dilakukan FKPT Sumatera Barat dalam melakukan pencegahan radikalisme.
FENOMENA KELANGKAAN PEMINAT PROGRAM STUDI PERBANDINGAN MAZHAB FAKULTAS SYARI’AH UIN IMAM BONJOL PADANG Elfia, Elfia
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v8i1.8154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang penyebab kelangkaan peminat pada Program Studi Perbandingan Mazhab Fakultas Syar’ah UIN Imam Bonjol Padang. Adanya penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena peminat prodi Perbandingan Mazhab pada dekade akhir ini, yang ditunjukkan oleh data lapangan bahwa berkisar tahun 2010 sampai sekarang, peminat prodi ini drastis menurun, sehingga dapat disebut prodi Perbandingan Mazhab menjadi prodi sepi peminat. Sementara sejak awal terbentuk prodi Perbandingan Mazhab memiliki peminat yang luar biasa. Hal ini dibuktikan dengan data jumlah mahasiswa prodi Perbandingan Mazhab pada tahun-tahun awal berdirinya prodi ini. Dalam penelitian ini ada beberapa hal yang ingin dijawab di antaranya apa faktor yang menyebabkan prodi Perbandingan Mazhab mengalami kelangkaan peminat, bagaimana profil (input dan out put) mahasiswa yang memilih prodi Perbandingan Mazhab dan bagaimana kebijakan yang dilakukan prodi Perbandingan Mazhab untuk menanggulangi kondisi prodi langka peminat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah field research dengan pendekatan deskriptis kualitatif dengan mengolah data yang didapat melalui wawancara, dokumentasi dan kuisioner (angket).Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan kelangkaan peminat pada prodi Perbandingan Mazhab : dampak dari semakin berkurangnya pesantren yang berbasis kitab kuning, sosialisasi yang tidak memadai, kurikulum prodi yang berat dan sulit, perubahan IAIN menjadi UIN, dan kultur belajar yang berbeda antara mahasiswa dulu dan sekarang.Profil mahasiswa yang memilih prodi Perbandingan Mazhab yang dilihat dari in put dan out put menggambarkan in put yang ada saat ini lebih banyak mahasiswa yang berasal dari SMA/SMK dibanding dari pesantren sehingga mempengaruhi kualitas prodi Perbandingan Mazhab yang notabenenya menghasikan alumni yang mumpuni dalam penguasaan kitab kuning. Out put dari mahasiswa yang lulus prodi Perbandingan mazhab juga tergambar, tidak lagi seperti alumni yang lulus pada dekade awal dulu.Upaya yang bisa dilakukan oleh pengambil kebijakan dalam menyikapi fenomena ini adalah berkerja keras mensosialisasikan PM terutama ke pesantren-pesantren, mengutamakan dosen yang memiliki skill dalam penguasaan kitab kuning untuk materi yang berbasis kitab, meningkatkan kompetensi Perbandingan Mazhab, re-orientasi terhadap out put yang tinggi dengan ketersediaan in put yang ada, perlu adanya program khusus untuk membantu mahasiswa dan mengakomodir mahasiswa yang memiliki skill yang kuat dalam bahasa Arab.

Page 1 of 1 | Total Record : 8