cover
Contact Name
Rizky Setiadi
Contact Email
r12ky_ui@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.husada2016@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan
ISSN : 19788355     EISSN : 24610402     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Husada Mahakam is a journal that publishes research results from the health field. This journal can publish research articles from various fields of health. However, the scope of the type of articles submitted is the research articles in the field of health professions.
Arjuna Subject : -
Articles 316 Documents
Effect Of The Nurses Verbal Statements Toward The Patient Amiruddin Amiruddin
Husada Mahakam Vol 3 No 9 (2015): Mei 2015
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.157 KB)

Abstract

Pengamatan di ruang Teratai (ruang VIP) Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie menunjukkan adanya keluhan-keluhan pasien terhadap pelayanan yang diberikan yang seharusnya bisa diatasi dengan komunikasi terapeutik dari perawat. Penelitian ini bertujuan menjelaskan proses komunikasi terapeutik dan mengungkapkan cara pasien menginterpretasikan/menafsirkan ucapan-ucapan perawat dalam komunikasi terapeutik di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie, Samarinda serta menguraikan efek yg dirasakan oleh pasien ketika mendapatkan komunikasi terapeutik dari perawat. Metode yang digunakan, yaitu metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan tehnik wawancara mendalam dan tehnik merekam. Sampel penelitian, yaitu dialog antara perawat dan pasien. Tehnik penyampelan yang digunakan, yaitu sampel purposif tidak acak. Data dianalisis berdasarkan teori teks denotasional (denotational text). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat mempunyai peranan besar dalam proses komunikasi terapeutik untuk meringankan dan menyembuhkan pasien secara nonmedis melalui sapaan, empati, pengamatan dan penyelidikan, penawaran informasi, dan sapaan penutup untuk menghargai dan menghibur pasien. Selanjutnya interpretasi yang paling dominan digunakan oleh pasien, interpretasi figuratif (prinsip berpikir umum). Efek yang dirasakan oleh pasien dari komunikasi terapeutik, yakni mereka merasa lebih nyaman, percaya diri, dan merasa santai.
Analisis Risiko Paparan Sulfur Dioksida(SO2) Terhadap Risiko Non Karsinogenik Pada Pekerja Penyapu Jalan di Kota Samarinda Iwan Muhammad Ramdan; Robiatul Adawiyah; Ade Rahmat Firdaus
Husada Mahakam Vol 4 No 5 (2017): November 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.132 KB) | DOI: 10.35963/hmjk.v4i5.98

Abstract

ABSTRAK Tingginya aktivitas dan kepadatan populasi manusia di perkotaan telah menyebabkan polutan udara perkotaan lebih tinggi dibandingkan daerah lainnya. Polusi udara perkotaan dapat bersumber dari kendaraan bermotor dan industri berbahan bakar fosil yang menghasilkan NO2, SO2, SO3, Ozon, CO, HC, dan partikel debu. Pekerja penyapu jalan terpapar berbagai polutan udara setiap hari sehingga berisiko tinggi terkena dampak kesehatan karsinogenik maupun non karsinogenik terutama gangguan pernafasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko kesehatan akibat paparan SO2 pada pekerja penyapu jalan di Kota Samarinda. Penelitian deskriptif dengan metode Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) telah dilakukan terhadap 74 orang responden. Pengambilan sampel SO2 dilakukan di simpang empat Jembatan Dua, simpang empat Air Putih, dan simpang empat Masjid Darussalam Kota Samarinda. Pengukuran konsentrasi SO2 dengan metode spectrofotometer dan risiko kesehatan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan metode ARKL. Hasil penelitian menunjukkan intake paparan < RfC SO2 (0,0125 mg/kg/hari) dengan konsentrasi SO2 sebesar 0,0043 mg/m3 dan nilai RQ £ 1. Belum ditemukan adanya risiko kesehatan nonkarsinogenik berdasarkan durasi pajanan realtime dan lifetime. Diperlukan upaya pencegahan berupa peningkatan kesehatan, pencegahan spesifik, deteksi dan pengobatan dini untuk mencegah dan mengatasi gangguan pernapasan. Kata Kunci : Risiko kesehatan, SO2, Penyapu Jalan.
Korelasi Motivasi Diri dan Supervisi Bidan Koordinator Dengan Kepatuhan dalam Melaksanakan Manajemen Terpadu Bayi Muda Faridah Hariyani
Husada Mahakam Vol 3 No 8 (2014): November 2014
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.825 KB)

Abstract

Manajemen terpadu bayi muda merupakan standar tatalaksana bayi usia kurang 2 bulan di fasilitas kesehatan dasar. Salah satu penyebab pelaksanaan MTBM belum sesuai target dan harapan karena ketidakpatuhan petugas dalam melaksanakan MTBM. Motivasi dan supervisi berperan penting dalam meningkatkan kedisiplinan dan produktivitas kerja. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan motivasi diri dan supervisi bidan koordinator dengan kepatuhan bidan dalam melaksanakan MTBM. Studi ini dilakukan dengan desain cross sectional pada 48 bidan pelaksana dan 10 bidan koordinator di lima puskesmas di Kabupaten Penajam Paser Utara. Hasil penelitian dengan uji Chi-Square, Pearson Correlation dan regresi linier menunjukkan perbedaan kepatuhan bidan dalam melaksanakan MTBM berdasarkan motivasi diri dan supervisi bidan koordinator (p<0,05), terdapat korelasi motivasi diri (r=0,602; p<0,001), supervisi bidan koordinator (r=0,867; p<0,001) dengan kepatuhan bidan dalam melaksanakan MTBM. Supervisi bidan koordinator mempunyai pengaruh yang lebih besar terhadap kepatuhan bidan pelaksana dalam melaksanakan MTBM (koef.beta= 0,569)
Anemia Kehamilan dan Jarak Persalinan dengan Kejadian Perdarahan Postpartum di RSUD Undata Palu Propinsi Sulawesi Tengah Sumiaty Sumiaty; Udin Udin; Aminuddin Aminuddin
Husada Mahakam Vol 4 No 5 (2017): November 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.663 KB) | DOI: 10.35963/hmjk.v4i5.104

Abstract

ABSTRAK Perdarahan post partum akibat anemia dan jarak persalinan yang terlalu dekat jumlahnya semakin bertambah. Jarak persalinan yang terlalu dekat dapat meningkatkan resiko pada kehamilan seperti anemia dan sebagai penyulit saat persalinan karena kondisi rahim ibu belum pulih sempurna Hal ini dapat terlihat dari data RSUD Undata tahun 2016 kasus dengan perdarahan pada ibu post partum terdapat 67 kasus (13%). Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan anemia kehamilan dan jarak persalinan dengan kejadian perdarahan post partum. Jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan case control. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah semua ibu postpartum yang tercatat dalam Rekam Medik Rumah Sakit Undata Palu periode tahun 2016 yaitu sebanyak 67 orang (kasus) dan 67 orang (kontrol), jadi total sampel sebanyak 134 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibu yang mengalami perdarahan postpartum lebih berisiko terjadi pada ibu yang mengalami anemia dalam kehamilan dan jarak persalinan < 2 tahun. Hasil analisis bivariat diperoleh ada hubungan antara anemia dalam kehamilan (nilai p: 0,000) dan jarak persalinan (nilai p: 0,000) dengan kejadian perdarah postpartum. Ibu yang anemia memiliki risiko 28 kali untuk mengalami perdarahan postpartum (OR= 28,571) sedangkan ibu yang jarak persalinan < 2 tahun memiliki risiko 19 kali untuk mengalami perdarahan postpartum (OR=19,3). Kesimpulan ada hubungan antara anemia dalam kehamilan dan jarak persalinan dengan kejadian perdarahan post partum. Diharapkan agar petugas kesehatan dapat aktif dalam pengawasan ibu selama hamil, keluarga aktif dalam menjaga kesehatan ibu selama hamil dan ibu dapat mengatur jarak persalinannya. Kata Kunci: Anemia kehamilan, Jarak Persalinan, Perdarahan Post Partum
Hubungan kebisingan dengan kejadian Hearing Loss dan Stress Kerja diArea Produksi PT.X Dewi Maulidinia Amar; Dina Lusiana; M. Khairul Nuryanto
Husada Mahakam Vol 9 No 2 (2019): Nopember 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.668 KB) | DOI: 10.35963/hmjk.v5i1.162

Abstract

Dunia industri merupakan salah satu penyumbang kebisingan terbesar jika dibandingkan dengan beberapa sumber kebisingan lainnya. Hal ini mengakibatkan banyaknya kasus gangguan pendengaran akibat bising dikawasan perindustrian. PT X adalah sebuah industri manufaktur yang bergerak dalam bidang produksi pembuatan peralatan pengeboran minyak bumi dan gas alam yang melalui beberapa tahapan proses di beberapa bagian produksi yang tidak lepas dari bahaya kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebisingan dengan Hearing Loss dan stress kerja diarea kerja PT. X. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode Proportionate Statied Random Sampling yang berjumlah 38 orang. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan level signifikansi 0,05 (5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kebisingan dengan Hearing Loss telinga kanan (p= 0,000), Hearing Loss telinga kiri (p= 0,007). Sedangkan stress kerja item ketaksaan peran (p= 0,309), konflik peran (p=0,459), beban berlebih kuantitatif (p= 0,730), beban berlebih kualitatif (p= 0,066) pengembangan karir (p= 0,730), tanggung jawab terhadap orang lain (p= 0,344) tidak berhubungan dengan kebisingan di area produksi PT. X. Disarankan pada pekerja agar menggunakan alat pelindung diri seperti earmuff maupun earplug pada saat bekerja dan selalu mengikuti prosedur yang ditetapkan perusahaan terkait manajemen kebisingan. Kata Kunci : Kebisingan, Hearing Loss, Stress Kerja.
Hubungan Stress Dengan Siklus Menstruasi pada Usia 18-21 tahun Sri Hazanah
Husada Mahakam Vol 3 No 7 (2014): Mei 2014
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.796 KB)

Abstract

Siklus menstruasi idealnya teratur setiap bulan dengan rentang waktu antara 21-35 hari setiap kali periode menstruasi. Menstruasi pada wanita teratur setelah mencapai usia 18 tahun. Hasil penyelidikan terhadap 4000 wanita, hanya 3% diantaranya yang mempunyai siklus menstruasi yang teratur. Hampir semua wanita mengalami siklus menstruasi yang kurang teratur dari bulan yang satu ke bulan yang lain. Banyak faktor yang mempengaruhi ketidakteraturan siklus menstruasi, salah satunya adalah stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswa jalur umum usia 18-21 tahun di Prodi D-III Kebidanan Balikpapan Poltekkes Kemen-kes Kaltim. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa kebidanan usia 18-21 tahun dengan jumlah mahasiswa 197 orang. Pengambilan sampel dengan cara stratified random sampling yaitu berjumlah 132 orang. Metode pengum-pulan data menggunakan angket dengan instrumen pengumpulan data yaitu kuisoner. Teknik analisa data menggunakan uji statistik chi square (X2) dengan CI =95% dan α = 0,05. Perhitungan statistik menggunakan program computer. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan signifikan antara stres dengan siklus menstruasi dengan Pvalue = 0,001 < nilai α = 0,05 dengan X2 hitung = 14,915 > X2 tabel = 3,841.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN RESIKO KAKI DIABETIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Tini Tini
Husada Mahakam Vol 8 No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.74 KB) | DOI: 10.35963/hmjk.v4i6.137

Abstract

Meningkatnya kejadian diabetes melitus mengakibatkan pula meningkatnya komplikasi, salah satunya kaki diabetik. Kaki diabetik dapat disebabkan oleh berbagai faktor resiko diantaranya adalah faktor kegemukan yang ditandai dengan tingginya indeks massa tubuh (IMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hubungan indeks massa tubuh (IMT) dengan resiko kaki diabetik pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan rancangan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Responden berjumlah 68 orang yang diambil secara purposive sampling. Indeks massa tubuh diperoeh dari pengukuran berat badan dan tinggi badan yang dihitung melalui rumus BB/TB2. Sedangkan resiko kaki diabetik diambil melalui pemeriksaan skrining resiko kaki diabetik dengan Screening Tools Inlow’s 60 second diabetic foot dari Canadian Association of Wound Care. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki IMT ≥ 23 (73,5%) dan beresiko rendah terjadinya kaki diabetik (67,6%). Analisis statistik dengan uji Chi square diperoleh tidak ada hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) dengan resiko kaki diabetik (p value 0,245). Meskipun beresiko rendah untuk mengalami kaki diabetik, namun terdapat beberapa faktor resiko yang dimiliki oleh pasien diantaranya penggunaan alas kaki yang salah, adanya kesemutan dan neuropati. Sehingga perlu dilakukan pengendalian kadar gula darah melalui pengontrolan berat badan dan perawatan kaki
Pengaruh Pelaksanaan Perawatan Metode Kanguru (PMK) Terhadap Kenaikan Berat Badan pada Bayi Berat Badan Rendah (BBLR) Ni Nyoman Murti
Husada Mahakam Vol 3 No 7 (2014): Mei 2014
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.087 KB)

Abstract

Angka kematian Neonatal di Indonesia mencapai 47% dan 3,5% disebabkan karena hipotermi. Bayi BBLR sering mengalami hipotermi sehingga perlu adanya perawatan yang komprehensif dan murah melalui perawatan metode kanguru. Pelaksanaan Perawatan Metode Kanguru (PMK) membantu bayi mempertahankan tubuh sehingga mempercepat kenaikan berat badan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan PMK terhadap kenaikan berat badan pada bayi BBLR di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Metode penelitian menggunakan deskriftif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel diambil 30 responden secara accidental sampling. Pengumpulan data dengan observasi. Teknik analisa dengan uji statistik ANOVA pada taraf signifikan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan kenaikan berat badan bayi BBLR pada ibu yang melaksanakan PMK dengan baik mean 22,31, standar deviasi = 3.568 dan standar error 0,990, sedangkan pada ibu yang melaksanakan PMK tidak baik nilai rata-rata adalah 18,83, standar deviasi 2,963 dan nilai standar error 0,719. Pelaksanaan PMK sebagian besar tidak baik yaitu 56,7%. ada pengaruh pelaksanaan PMK Terhadap Kenaikan Berat Badan Pada BBLR dengan nilai F hitung 8,539 > F tabel (1, 28) 4,20 dan nilai p value 0,000 < α 0,05.
Pengaruh Senam Rematik Terhadap Penurunan Nyeri Osteoartritis Pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda Amelia Dinartika; Edi Purwanto; Indah Nur Imamah
Husada Mahakam Vol 8 No 2 (2018): November 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.876 KB) | DOI: 10.35963/hmjk.v4i7.147

Abstract

Pendahuluan: Nyeri merupakan keluhan yang paling sering dialami oleh lansia. Diperlukan penanganan baik secara farmakologi maupun nonfarmakologi untuk menurunkan nyeri pada lansia. Salah satu terapi non farmakologi untuk mengurangi nyeri yaitu dengan Senam Rematik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Senam Rematik terhadap penurunan nyeri Osteoartritis pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi experiment dengan pre and post test control group design. Metode sampling yaitu probability sampling dengan simple random sampling. Jumlah sampel pada masing-masing kelompok adalah 11 orang. Intervensi dilakukan sebanyak 7 kali seminggu. Hasil: Dari uji hipotesis dengan Wilcoxon didapatkan hasil terdapat pengaruh Senam Rematik terhadap penurunan nyeri Osteoartritis dengan p value 0,003 pada kelompok intervensi, sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat pengaruh terhadap penurunan nyeri dengan p value 0,157 Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang bermakna terhadap penurunan nyeri dengan p value (0,003). Saran: Diharapkan untuk peneliti selanjutnya agar dapat melakukan penelitian dengan jumlah responden yang lebih banyak dan kurun waktu yang lebih lama serta dapat mempertimbangkan lebih banyak karakteristik yang dapat menjadi faktor perancu yang dapat membuat hasil penelitian menjadi bias.
Gambaran Penyakit Menular Seksual pada PSK di Lokalisasi X Kabupaten Kutai Kartanegara Nurhidayah Nurhidayah
Husada Mahakam Vol 3 No 6 (2013): November 2013
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.186 KB)

Abstract

Penyakit Menular Seksual (PMS) memiliki probabilitas signifikan penularan antar manusia melalui perilaku seksual, termasuk hubungan seks vagina, seks oral, dan seks anal. Di Kabupaten Kutai Kartanegara pada tahun 2011 terjadi pening-katan yang cukup signifikan hampir 5 kali lipat dari tahun sebelumnya, yaitu seba-nyak 143 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran penyakit menular seksual di lokalisasi Km.10 Desa Purwajaya Kecamatan Loa Janan Kabu-paten Kutai Kartanegara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, pengambilan sampel dengan cara total sampling terhadap 179 Pekerja Seks Komersial (PSK). Analisa data dengan statistik deskriprif berupa distribusi frekuensi dan persentase. Hasil pe-nelitian didapatkan PSK yang memiliki tanda dan gejala penyakit PMS terbanyak pada kelompok umur > 24 tahun dengan pendidikan SD. 51 PSK memiliki kecende-rungan mengalami PMS gonore, diikuti kandidiasis genitalia 44 orang, limpogranulo-ma venereum 17 orang, dan sifilis 14 orang, sisanya diduga mengalami PMS lainnya dengan jumlah dibawah 10 orang untuk tiap penyakit PMS, satu diantaranya AIDS

Filter by Year

2009 2023