cover
Contact Name
Chandra Hadi Prasetiya
Contact Email
jurnal@akper-whs.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@akper-whs.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan
ISSN : 23563079     EISSN : 26851946     DOI : -
Core Subject : Health,
JMAK : Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan adalah jurnal terbitan berkala nasional yang memuat artikel penelitian (research article) dibidang Manajemen Asuhan Keperawatan. JMAK diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan dan inovas ilmiah dibidang Manajemen Asuhan Keperawatan kepada para praktisi dan akademisi khususnya di bidang Manajemen Asuhan Keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 81 Documents
UPAYA PEMENUHAN KEBUTUHAN ISTIRAHAT TIDUR PADA IBU POSTPARTUM DENGAN PREEKLAMPSIA Pinky Novitasari; Heny Prasetyorini; Dyah Restuning Prihati
Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.108 KB) | DOI: 10.33655/mak.v2i1.31

Abstract

All new-born mothers suffer from postpartum fatigue on average, especially in the early period, as a result the mother lacks sleep plus the responsibility that must be given to her baby. The first three days after giving birth are usually difficult for the mother to rest. Attempts to fulfill sleep restriction have created a comfortable atmosphere, reduced environmental distraction and sleep disturbances, limited visitors during client breaks, assessed fatigue, duration and type of labor, examined factors affecting rest, provided information about the need to sleep or rest after returning to home, study the home environment, help at home and other family members. The purpose of this study is to fulfill and maintain sleep rest in postpartum mothers who can provide enough energy to undergo daily activities. The method used by the author is observation, interview, measurement, and documentation. The subjects in this case study were two postpartum patients with normal second-day postpartum criteria, postpartum with preeclampsia, postpartum mothers with healthy infants. The results of the analysis conducted by the authors found problems with sleep patterns. The results of the study show that the nursing problems of sleep pattern disorders have not been resolved because the results of the PSQI questionnaire in the sleep quality of the two respondents were still poor. Recommendations need to continue to provide support and motivation to get enough rest, and encourage to increase the intensity of rest and sleep.
PENERAPAN TERAPI MUSIK TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI FRAKTUR DI RUMAH SAKIT DARAH K.R.M.T WONGSONEGORO Susi Mulfiroh; Wahyuningsih Wahyuningsih
Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.553 KB) | DOI: 10.33655/mak.v2i1.32

Abstract

Latar belakang : Kecemasan merupakan reaksi pertama yang muncul atau dirasakan pasien dan keluarganya disaat pasien harus di rawat mendadak atau tanpa terencana begitu mulai masuk rumah sakit. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi tingkat kecemasan, salah satunya dengan terapi non farmakologis yaitu dengan terapi musik. Pemberian terapi musik merupakan salah satu metode pemenuhan untuk mengurangi tingkat kecemasan. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengurangi tingkat kecemasan pada pasien pre operasi fraktur. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus. Subyek studi dalam penelitian ini adalah dua orang pasien pre operasi fraktur dengan kriteria pasien mengalami kecemasan. Penelitian ini dilakukan di RSUD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang di ruang Nakula 01. Analisis penurunan tingkat kecemasan dilakukan dengan cara memberikan kuesioner tentang penurunan tangkat kecemasan. Hasil analisa dikatagorikan menjadi tidak cemas, kecemasan ringan, kecemasan sedang, kecemasan berat. Katagori ditentukan berdasarkana pengisian kuesoiner dari subyek. Hasil studi kasus menunjukan bahwa ada penurunan tingkat kecemasan dari kecemasan ringan menjadi tidak cemas setelah di berikanterapi musik. Rekomendasi perlu konsisten peawat dalam melakukanterapi musik untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi fraktur.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SELF CARE PADA ORANG DEWASA YANG MENGALAMI HIPERTENSI DI PUSKESMAS KENDAL 01 KABUPATEN KENDAL Indra Guna Winata; Ahmad Asyrofi; Andriyani Mustika Nurwijayanti
Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.831 KB) | DOI: 10.33655/mak.v2i2.33

Abstract

Hypertension becomes a silent killer because in some cases it does not show any symptoms on the sufferer. The purpose of this study was to determine factors related to self care in adults who experienced hypertension in Kendal 01 health center. This research used a descriptive correlative design with cross sectional study design. Sample in this research use accidental sampling technique counted 96 respondents. The statistical test in this study used Kendall Taub's test and Chi Square Test. The result of this research can be concluded that there is a strong positive relationship between functional status with self care (p value 0,0001) (r = 0,523), Family support with self care (p value 0.0001) (r count 0,411) , And Emotional Change with self care (p value 0.0001). Then suggested to health service can give information and do home care by way of visit to every patient of hypertension.
GAMBARAN PERILAKU SEKS PRANIKAH REMAJA Dwi Haryanti; Latifah Alkhasanah; Yulia Susanti
Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.543 KB) | DOI: 10.33655/mak.v2i2.34

Abstract

Introduction: Adolescents are the next generation of the nation that will be the pride of the nation. Sexuality problems in adolescents must be considered because adolescence is a period of searching for self-identity, both individually and socially in the community. Irregularities in vulnerable sexual behavior occur at this time, which has an impact on physical and mental health in adolescents. The purpose of this study is to describes the role of premarital sex in adolescents. Methodology: Research with descriptive design uses a survey approach. The study population was adolescents living in kaliwungu sub-districts. A sample of 315 teenagers with a simple random sampling technique. The research instrument used a premarital sex structured questionnaire. The results showed the majority of teens 272 (86.3%) had poor premarital sex behavior and 43 (13.7%) adolescents had premarital sexual behavior in the bad category. Discussion: Pediatric nurses are expected to increase their role both promotively and preventively to overcome the problem of adolescent sexual behavior. Subsequent research to further examine psychological and social factors that influence adolescent premarital sex behavior.
PEMBERIAN TERAPI TERTAWA UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DIRSUD KRMT WONGSONEGORO SEMARANG Fiky Islakhia Okmalasari; Niken Sukesi
Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.092 KB) | DOI: 10.33655/mak.v2i2.35

Abstract

Tekanan darah tinggi (hipertensi) merupakan suatu peningkatan tekanan darah didalam arteri. Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah sistolik 140 mmHg atau lebih dan tekanan darah diastolik 90 mmHg atau lebih. Tujuan studi kasus ini Menyusun resum asuhan keperawatan (pengkajian, diagnosa, keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi) dalam pemberian terapi tertawa untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Subyek dari penelitian ini adalah dua pasien dengan kriteria inklusi dalam studi kasus ini adalah pasien dengan hipertensi dimana tekanan sistolik diatas 140 mmHg dan diastolik diatas 90 mmHg sebanyak dua pasien, pasien mengeluh pusing. Laki-laki atau perempuan yang berusia 30-60 tahun, pasien aktif, pasien mampu diberikan terapi tertawa, pasien kooperatif, masih bisa melihat dengan jelas, pendengran baik. Hasil studi menunjukkn bahwa ke 2 responden didapatkan hasil pasien I dan II yang telah dilakukan terapi
MANAJEMEN CAIRAN PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS Wahyu Lestari; Ahmad Asyrofi; Hendra Adi Prasetya
Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.555 KB) | DOI: 10.33655/mak.v2i2.36

Abstract

Introduction: The cause of serious problems in patients with chronic kidney disease on hemodialysis is due to uncontrolled fluid intake problems. Factors affect the restriction of patient's fluid intake include internal factors such as age, education, level duration of hemodialysis therapy and external factors such as closest people relationships. Method: Analytical descriptive method with total sampling; 57 patients at Dr. H. Soewondo Kendal Hospital. The instrument used Fluid Management Instrument from António Filipe (2015). Result: fluid restriction mostly in bad category were 55 respondents (96,5%) and salt reduction in bad category 47 respondent (82,5%). Discussion: It is advisable to the hospital to require education and evaluation for the patient about structured fluid management by health personnel so that people with chronic kidney disease (CKD) on hemodialysis in accordance with the expected results more leverage.
TINJAUAN LITERATUR: ALAT UKUR NYERI UNTUK PASIEN DEWASA LITERATURE REVIEW: PAIN ASSESSMENT TOOL TO ADULTS PATIENTS Raimonda Amayu Ida Vitani
Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33655/mak.v3i1.51

Abstract

Nyeri merupakan pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan yang berhubungan dengan kerusakan jaringan (aktual atau potensial).Model pengkajian nyeri dapat menggunakan indikator subjektif dan objektif. Banyak alat ukur pengkajian nyeri telah dikembangkan dan digunakan. Tujuan dari dilakukannya review adalah mengumpulkan semua hasil penelitian terbaik sebagai evidence yang berhubungan dengan alat ukur nyeri yang dapat digunakan untuk mengkaji nyeri pasien dewasa. Metode pencarian melalui database elektronik yang digunakan dalam pencarian adalah Ebsco melalui MEDLINE with full text, Proquest melalui Proquest Nursing and Allied Health Source dan Arts and Humanities Full Text, dan Googlesearch. Kriteria inklusi pencarian dalam pembuatan analytic review ini yaitu artikel dalam bahasa Inggris, full text, dipublikasikan mulai tahun 2000 dan menggunakan perbandingan alat ukur nyeri. Sejumlah 5 artikel jurnal digunakan dalam pembahasan studi ini. Alat ukur nyeri yang dapat dipakai antara lain NRS, VAS, VRS. Hasil :perbandingannya menunjukkan bahwa VAS adalah alat pengkajian nyeri yang lebih baik dibandingkan NRS dan VRS karena memiliki senistifitas yang baik, reliabilitas yang baik, memiliki sifat-sifat skala rasio, sederhana dan mudah digunakan walaupun akan sulit digunakan jika pasien tidak sadar.
PENERAPAN TERAPI MUROTTAL AYAT KURSI UNTUK MENGATASI KETIDAKEFEKTIFAN KOPING PADA PASIEN CA MAMAE Affia Fanny Hasibuan; Dyah Restuning Prihati
Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33655/mak.v3i1.52

Abstract

Ca mamae adalah ensitas patologi dimana sel pada duktus dan labulus payudara mengalami pertumbuhan serta perkembangbiakkan secara abnormal. Pasien ca mamae tidak hanya mengalami gangguan kesehatan fisik saja, melainkan gangguan penyesuaian juga dideritanya. Salah satunya yang sering terjadi adalah kehilangan bentuk tubuh yang dapat mengakibatkan stress. Ketidakefektifan koping adalah ketidakmampuan seseorang untuk melakukan penilaian yang valid terhadap stressor. Pasien ca mamae yang mengalami ketidakefektifan koping perlu diatasi, salah satunya dengan pemberian terapi Murottal Ayat Kursi. Murottal Ayat Kursi adalah suatu metode penyembuhan dengan mendengarkan dan merenungan Ayat Kursi yang di dengarkan dalam Murottal Al-Qur’an. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengatasi ketidakefektifan koping pasien ca mamae. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan bentuk rancangan one grup pretest posttest. Subyek dari penelitian ini adalah dua responden dengan kriteria beragama islam yang belum pernah dilakukan Murottal Ayat Kursi, pasien dengan kesadaran composmentis, pasien yang bersedia menjadi responden dengan menandatangani informed consent. Hasil studi menunjukkan bahwa ada perubahan pada tingkat stress yang awalnya stress sedang menjadi normal setelah pemberian terapi Murottal Ayat Kursi selama 5 hari. Rekomendasi perlu konsisten perawat pengawasan dalam melakukan terapi untuk meningkatkan kesehatanpasien.
PENDIDIKAN KESEHATAN UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL DENGAN HEMODIALISA Desi Rahmawati; Maulidta K W
Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33655/mak.v3i1.53

Abstract

Hemodialisa merupakan pengobatan yang digunakan untuk pasien gagal ginjal tahap akhir pengobatan menggunakan hemodialisa tiga kali dalam seminggu untuk mengeluarkan cairan dan produk limbah dari dalam tubuh secara akut maupun secara progresif. Ketergantungan pasien terhadap terapi hemodialisa yang dijalani seumur hidup dapatmemunculkan permasalahan fisik dan psikis, salah satunya adalah kecemasan. Tujuan studi kasus ini memberikan pendidikan kesehatan untuk menurunkan kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisa. Dengan menggunakan metode pendekatan asuhan keperawatan pada pasien gagal ginjal kronik.Subyek dari penelitian ini adalah 2 responden dengan kriteria inklusi dalam studi kasus ini adalah pasien yang baru menjalani hemodialisa, pasien yang memiliki fungsi pendengaran dengan baik, pasien yang memiliki kecemasan ringan dan sedang, pasien yang bersedia menjadi responden. Hasil studi menunjukkan bahwa ke 2 responden didapatkan hasil pada pasien 1 sebelum diberikan pendidikan kesehatan skor kecemasan 25 setelah diberikan pendidikan kesehatan skor kecemasan 15 sedangkan pada pasien ke 2 sebelum diberikan pendidikan kesehatan skor kecemasan 26 seletah diberikan pendidikan kesehatan skor kecemasan 21. Disimpulkan bahwa Terdapat perbedaan pengaruh pemberian pendidikan kesehatan, reflet dan booklet terhadap tingkat kecemasan pada pasien 1 mengalami kecemasan ringan sedangkan pasien 2 mengalami kecemasan sedang.
GAMBARAN INISIASI MENYUSUI DINI TERHADAP PRODUKSI ASIPADA IBU POSTPARTUM DI RSUD TUGUREJO SEMARANG Setyowati Rini; Niken Sukesi
Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33655/mak.v3i1.55

Abstract

Faktor yang mempengaruhi kualitas hidup manusia dimulai sedini mungkin yaitu sejak masih bayi dan faktor penting yang mendukung yaitu pemberian ASI. Inisiasi menyusui dini adalah keadaan dimana membiarkan bayi dengan nalurinya sendiri mulai menyusui segera setelah lahir dengan cara ditaruh di dada ibu sampai ia menyusui sendiri. Penerapan inisiasi menyusui dini pada ibu postpartum masih sering diabaikan. Orang tua yang telah menyadari pentingnya memberikan ASI pada satu jam pertama kepada bayinya semakin meningkat, tetapi masih ditemukan kendala di masyarakat yaitu belum banyak masyarakat yang mendapatkan secara nyata tentang pemberian inisiasi menyusu dini ini karena banyaknya bidan yang dalam persalinan tidak menerapkan inisiasi menyusu dini. Tujuan Penelitian : Mengetahui gambaran inisiasi menyusui dini terhadap produksi ASI pada ibu postpartum. Desain dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu postpartum di RSUD Tugurejo Semarang. Teknik sampling penelitian adalah menggunakan non probabiliti sampling dengan pendekatan purposive sampling. Hasil dari penel;itian ini diketahui dari 5 responden yaitu ibu postpartum di RSUD Tugurejo Semarang yang dilakukan inisiasi menyusui dini dengan berhasil menunjukkan produksi ASI cukup. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa gambaran inisiasi menyusui dini terhadap ibu postpartum di RSUD Tugurejo Semarang cukup.