cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 3,397 Documents
Improving Integer Computing Operations Learning Outcomes of Class VI Students of Pucung 4 Sdn Through the Jigsaw Learning Model Maryanti Maryanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.612 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.70561

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pembelajaran, peningkatan aktifitas, dan hasil belajar materi operasi hitung bilangan bulat dengan penggunaan model pembelajaran Jigsaw pada siswa kelas VI. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VI SDN 4 Pucung pada materi operasi hitung bilangan bulat. Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian ini mencakup dua siklus dengan tahap-tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Keaktifan tindakan pada setiap siklus diukur dari hasil observasi dan non tes. Berdasarkan tindakan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran penggunaan model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar membaca peserta didik kelas VI SDN 4 Pucung. Hal ini dapat dibuktikan bahwa rata-rata pada prasiklus 59,80 meningkat pada siklus 1 adalah 65,80 meningkat lagi pada siklus II rata- rata nilai menjadi 80,60. Dan terlihat juga dari ketuntasan klasikal yaitu pada prasiklus sebesar 20% meningkat disiklus 1 menjadi 60% dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 90%.
Hots Learning in Elementary School-Age Children Lilis Tri Ekowati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.661 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.70585

Abstract

Perkembangan peradaban pada masa abad 21 ditandai dengan cepatnya arus kemajuan teknologi dan komunikasi yang semakin hari semakin bertambah canggih menyesuaikan mobilitas dan kebutuhan manusia. Hal tersebut berpengaruh terhadap perkembangan kemajuan Pendidikan. Salah satu dicirikan dengan keterampilan berpikir yang perlu dikembangkan oleh peserta didik yang dibagi menjadi 2 macam yaitu Lower Order Thinking Skills (LOTS) dan High Order Thinking Skills (HOTS). Melalui informasi yang telah tersimpan dalam ingatan dan menghubungkannya dan menata ulang serta mengembangkan informasi tersebut untuk mencapai tujuan ataupun menemukan suatu penyelesaian dari suatu keadaan yang sulit dipecahkan. Ciri utama berpikir tingkat tinggi adalah mampu berpikir kritis dan kreatif. Model pembelajaran yang sesuai dengan pembelajaran abad 21 adalah pembelajaran berbasis HOTS yakni problem solving yang merupakan pemusatan pada keterampilan pemecahan masalah yang diikuti dengan penguatan keterampilan. Problem solving merupakan keterampilan untuk mencari informasi baru, menganalisis suatu persoalan, dan mengidentifikasi masalah dengan tujuan untuk menghasilkan alternatif sehingga peserta didik dapat mengambil keputusan untuk mencapai tujuan pembelajaran dan dapat mengaplikasikan pada kehidupan sehari-hari.
Application of Problem Based Learning to Improve Critical Thinking Skills and Learning Outcomes Class III SD N 1 Platarejo Tri Wahyuni Wahyuni
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.587 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.70556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa saat diterapkan model Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD N 1 Platarejo pada semester II tahun pelajaran 2019/2020. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis dari 63,49% pada siklus I menjadi 76,98% pada siklus II dan meningkat menjadi 84,12% pada sikus III. Hasil belajar sikap meningkat dari 47,62% pada siklus I menjadi 85,71%, pada siklus II, dan pada siklus III 95,23%. Hasil belajar pengetahuan meningkat selama belajar tiga siklus, pada siklus I 47,62%, pada siklus II 76, 19%, dan pada siklus III 80,95%. Hasil belajar keterampilan mengalami peningkatan yang signifikan pada siklus II. Pada siklus I sebesar 52,38%, siklus II 95,21%, dan siklus III 76,19 %
Improving Learning Outcomes Through The Make A Match Model With Concrete Object Media For Students At Growong Kidul 02 SDN Sri Ningseh
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.079 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.70578

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di SDN Growong Kidul 02 ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran di kelas III yang mengakibatkan hasil belajar peserta didik rendah. Diantaranya, sebanyak 60% dari 20 peserta didik memiliki keaktifan rendah, peserta didik kurang memperhatikan guru, pemanfaatan media pembelajaran kurang, dan hasil belajar sebanyak 70% belum mencapai KKM. Untuk meningkatkan aktifitas dan hasil belajar peserta didik kelas III, peneliti menerapkan model pembelajaran Cooperative Learning Tipe Make A Match dengan media Benda Konkret. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas melalui model Cooperative Learning Tipe Make A Match dengan media Benda Konkret yang terdiri dari tiga siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan nontes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas peserta didik pada siklus I rata-rata skor 3,76 kategori baik, pada siklus II rata-rata 4,04 kategori baik dan pada siklus III memperoleh rata-rata 4,5 kategori sangat baik. Hasil belajar peserta didik pada siklus I rata-rata 62, siklus II rata-rata 70,5, dan siklus III rata-rata 87,5. Persentase ketuntasan klasikal pada siklus I 50%, meningkat pada siklus II menjadi 65%, dan pada siklus III menjadi 100%. Simpulan hasil pembelajaran menunjukkan bahwa model pembelajaran Cooperative Learning Tipe Make A Match dengan media Benda Konkret dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik.
Implementation of the Discussion Method in Improving Learning Achievement (Indonesian Language Lessons) Class II Students at SDN 03 Pojok Purnomo Aji
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.294 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.70551

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar kelas II dengan implementasi metode diskusi. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data tentang kegiatan pembelajaran diperoleh dari pengamatan guru dalam mengelola pembelajaran dan hasil tes belajar peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik dengan menggunakan metode diskusi pada siklus I dengan nilai rata-rata 70. Pada siklus II memperoleh nilai rata- rata 83. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa implementasi metode diskusi berdampak positif jika di gunakan pada pembelajaran Bahasa Indonesia dan dapat meningkatkan minat belajar dan hasil belajar peserta didik kelas II SDN 03 Pojok meningkat.
The Use Of Digital Poster Media in The Learning Of Objects in Elementary Schools Wati Susilawati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.302 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.70567

Abstract

Saat ini teknologi berkembang pesat dan di gemari oleh banyak kalangan, tidak mengenal usia muda atau tua, semua kalangan saat ini telah mengunakan teknologi masa k ini. Handphone, laptop, dan yang lainnya merupakan beberapa teknologi yang digunakan oleh berbagai macam kalangan. Sehingga seiring berkembangnya teknologi, teknologi masuk ke berbagai bidang kehidupan. Salah satunya bidang Pendidikan. Ada beberapa contoh bentuk dari media pembelajaran visual a) Poster, (b) Komik, (c) Kartun, (d) Peta, (e) Flipchart, (f) Big Book, (g) Kalender Cerita, dan (h) Gambar/foto. Poster digital adalah karya poster dibuat dengan menggunakan program grafis di komputer atau dibuat/ digambar secara manual kemudian dipindai (scanned) atau difoto digital agar berwujud digital. karya poster dibuat dengan menggunakan program grafis di komputer atau dibuat/digambar secara manual kemudian dipindai (scanned) atau difoto digital agar berwujud digital. Poster merupakan media gambar. Dalam dunia pendidikan poster telah mendapat perhatian yang cukup besar sebagai suatu media untuk menyampaikan informasi, saran, pesan dan kesan, ide dan sebagainya. Media pembelajaran poster dikatakan baik apabila memenuhi kriteria-kriteria tertentu, kriteria-kriteria yang mencangkup poster yaitu: 1. Tingkat keterbacaan (readability) 2. Mudah dilihat (visibility) 3. Mudah dimengerti (legibility) 4. Serta komposisi yang baik
Efforts To Increase The Learning Achievement Of Students In Subject Subject On Historical Figures In The Hindu-Budhastic And Islamic Period In Indonesia Through STAD Cooperative Learning Model In Class V Semester I SD Negeri 3 Cikakak District Wangon, Banyumas District, Academic Year 2021/2022 Sugiarti Sugiarti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.196 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.70541

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh prestasi belajar IPS siswa rendah pada materi Tokoh-tokoh sejarah pada masa Hindu-Budha dan Islam di Indonesia. Masalah yang menjadi fokus perbaikan adalah : Bagaimana meningkatkan prestasi belajar siswa mata pelajaran IPS pada materi Tokoh-tokoh sejarah pada masa Hindu-Budha dan Islam di Indonesia melalui model pembelajaran kooperatif STAD di kelas V semester I SD Negeri 3 Cikakak Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas tahun pelajaran 2021/2022? Penelitian dilakukan melalui proses yang terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Perbaikan pembelajaran ini dilakukan dalam 2 siklus. Kriteria keberhasilan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah 75 % nilai siswa mencapai KKM dan siswa tuntas belajar apabila memperoleh nilai 6,00 ke atas.Hasil yang diperoleh setelah dilaksanakan penelitian adalah adanya peningkatan prestasi belajar siswa mata pelajaran IPS dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif STAD, yaitu pada kondis i awal nilai siswa mencapai KKM sebesar 45,45 % menjadi 68,18 % pada siklus I dan 90,90 % pada siklus II. Sedangkan nilai rata-rata ulangan siswa pada kondisi awal 55,91 menjadi 58,90 pada siklus I dan 66,36 pada siklus II.
Implementation of Problem Based Learning (PBL) in Indonesian Class 1 Elementary School Murni Asmorowati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.979 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.70562

Abstract

Model pembelajaran berperan penting dalam membantu guru memberikan pemahaman materi. Masih banyak guru yang menggunakan metode konvensional, dengan model pembelajaran yang kurang berfariasi. Problem Based Learning dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran yang berpusat pada keaktifan siswa terutama pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penerapan model pembelajaran Problem Based Learnig (PBL) tepat dan sesuai dengan karakteristik materi di kelas rendah khususnya pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia, pada bab Teman Baru sub bab mengenal kata ajaib. Sintak PBL dalam pembelajaran Bahasa Indonesia adalah 1) Orientasi peserta didik pada masalah,peserta didik melihat video tentang “Kata Ajaib”(maaf,tolong,permisi). 2) mengorganisasikan kegiatan pembelajaran, peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok,setiap kelompok mengamati gambar di PTT dan mengerjakan LKPD. 3) membimbing penyelidikan individu dan kelompok, guru membimbing peserta didik dengan memberikan penjelasan. 4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya, pesrta didik melaporkan hasil diskusi. 5) menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah,pesrta didik dibimbing gurumelakukan refleksi dan evaluasi proses pembelajaran.
The Effect of Using Quizizz Educational Games on Science Learning Outcomes of Elementary School Students Widi Hastuti Hastuti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.235 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.70557

Abstract

Selain merencanakan pembelajaran dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar, seorang guru mempunyai tugas pokok untuk melakukan penilaian. Penilaian dalam pembelajaran adalah suatu usaha untuk mendapatkan berbagai informasi secara berkala, berkesinambungan, dan menyeluruh tentang proses yang telah dicapai oleh siswa melalui kegiatan belajar. Untuk memenuhitugastersebut,makaguruharuslahmelakukankegiatanevaluasi. Gameedukasi menjadi salah satu pilihan untuk pemberian evaluasi kepada siswa. Game edukasi quizizz merupakan salah satu media evaluasi pembelajaran di abad 21 yang diintergrasikan dengan soal-soal evaluasi game menyenangkan serta latihan untuk memecahkan logika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat pengaruh atau tidak dalam hasil belajar siswa melalui game edukasi Quizizz. Hasil penelitian membuktikan hasil belajar siswa meningkat dengan game edukasi quizizz serta mendapat respon baik dari guru dan siswa di SDN 3 Mojoagung.
The Relationship between Parenting Style and Learning Outcomes of Grade 1 Students at SD Negeri 02 Jeruksawit Diah Riski Indriani; Prihanto Prihanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.992 KB) | DOI: 10.20961/shes.v4i6.70580

Abstract

Untuk mengetahui bagaimana pola asuh yang diterapkan oleh orang tua terhadap hasil belajar siswa kelas I SD Negeri 02 Jeruksawit tahun pelajaran 2018/2019, peneliti melakukan penelitian ini. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 7 siswa dan orang tua siswa kelas I. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pola asuh berbeda-beda yang diterapkan orang tua. Pola asuh demokratis lebih banyak diterapkan oleh orang tua, menyusul pola asuh otoriter dan permisif. 4 orang tua dengan pola asuh demokratis, 1 orang tua dengan pola asuh otoriter dan 2 orang tua dengan pola asuh permisif. Siswa dengan pola asuh otoriter dan demokratis mempuyai hasil belajar yang baik dan cukup. Sedangkan siswa dengan pola asuh permisif mempunyai hasil yang kurang. Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa pola asuh dan peran serta orang tua berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026 Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 5, No 1 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 3 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 2 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 2 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 1 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 2, No 2 (2019): 4th National Seminar on Guidance and Counseling (SNBK 2019) and Workshop on Peda Vol 2, No 1 (2019): 4th National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2019) Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018) More Issue