cover
Contact Name
Maksuk
Contact Email
maksuk@poltekkespalembang.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
unitlitbang@poltekkespalembang.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
ISSN : 25795325     EISSN : 26543427     DOI : -
Core Subject : Health,
JPP : Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang merupakan jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Poltekkes Kemenkes Palembang sejak tahun 2015, dengan eISSN 2654-3427 dan pISSN 2579-5325. Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (original article) dengan fokus dan scope meliputi Keperawatan, kebidanan, kesehatan gigi, Farmasi, Kesehatan Lingkungan, Gizi, Analis Kesehatan, dan kesehatan masyarakat. Jurnal ini juga telah bekerjasama dengan IAKMI, Persagi, HAKLI, PATELKI, PAFI, PPNI, PAEI dan PAKKI dalam hal membantu kemajuan ilmu kesehatan dan mendiseminasikan hasil penelitian.
Arjuna Subject : -
Articles 517 Documents
PENGARUH PEMBERIAN TABLET BESI DALAM MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN REMAJA UMUR PUTRI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS LAHAT Eka Haryanti; Kamesworo - Kamesworo; Maksuk - Maksuk
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 15 No 2 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v15i2.537

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Penyebab utama yang dapat menimbulkan anemia pada wanita yaitu terjadinya kehilangan darah saat menstruasi dan kurangnya zat gizi dalam pembentukan darah misalnya zat besi, protein, asam folat dan B12. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tablet Fe dalam peningkatan kadar Hb pada remaja usia 15-18 tahun di SMAN 3 Lahat. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Quasy Eksperiment One Group Pretest Postest. Sampel diambil menggunakan purposive sampling sebanyak 46 responden. Alat ukur yang digunakan adalah Hb meter. Hasil: Hasil penelitian menunjukan sebelum pemberian tablet Fe didapatkan bahwa dari 46 responden, yaitu sebanyak 11 responden (24%) mengalami anemia. Pada pengukuran setelah pemberian tablet Fe dari 46 responden terdapat 5 responden (10.9%) mengalami anemia. Uji Test Dependent menunjukan hasil signifkan (p = 0,001). Hal ini menunjukan ada pengaruh pemberian tablet Fe dalam peningkatan kadar Hb pada remaja usia 15-18 tahun. Kesimpulan: Sesudah pemberian Tablet Fe menggunakan uji T maka didapatkan (P value = 0.001), dimana P value lebih kecil dari 0.05 artinya ada perbedaan yang signifikan antara pemberian Tablet Fe terhadap kadar Hb remaja putri di SMAN 3 Lahat. Kata Kunci: Anemia, tablet Fe, remaja ABSTRACT Background:The main causes that can cause anemia in women are blood loss during menstruation and lack of nutrients in the formation of blood such as iron, protein, folic acid and B12. This study aims to determine the effect of giving Fe Tablets in increasing Hb levels in adolescents aged 15-18 years at Senior High School 3 (SMAN 3 ) of Lahat. Method:This type of research is quantitative with the design of Quasy Experiment One Group Pretest Postest. Samples were taken using purposive sampling as many as 46 respondents. The measuring instrument used is the Hb meter. Results: The results showed that before giving Fe tablets, it was found that of 46 respondents, 11 respondents (24%) had anemia. In the measurement after giving Fe tablets from 46 respondents there were 5 respondents (10.9%) having anemia. Test Dependent Test showed significant results (p = 0.001). This shows that there is an effect of giving Fe tablets in increasing Hb levels in adolescents aged 15-18 years. Conclusion:After giving Fe Tablet using the T test, it was obtained (P value = 0.001), where P value is less than 0.05, it means that there is a significant difference between Fe tablet administration on Hb levels of girls in Senior High School 3 (SMAN 3) of Lahat Keywords:Anemia, Fe tablets,
EFEKTIVITAS PSIKOEDUKASI DAN FAMILY CENTERED MATERNITY CARE PADA IBU POSTPARTUM Adenia Dwi Ristanti
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 15 No 2 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v15i2.553

Abstract

kendala salah satunya persepsi yang belum sinergis dengan anjuran kesehatan. Paradigma pemulihan ibu postpartum yang baru menekankan bahwa ibu postpartum merupakan peristiwa fisiologis sehingga prinsip perawatannya hanya berorientasi pada kemandirian ibu postpartum tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efektifitas psikoedukasi dan family centered maternity care (FCMC) pada ibu postpartum. Metode: Penelitian ini menggunakan quasy experiment dengan rancangan pretest-posttest control group desaign. Sampel sebanyak 40 ibu postpartum dengan teknik pengambilan sampel non random sampling. Uji statistik menggunakan independent T test. Hasil: Hasil analisis dengan Independent t test diperoleh mean pada kelompok intervensi 148,479±85,642 sedangkan pada kelompok kontrol 64,67±65,65 dengan nilai p value 0,009. Kesimpulan: Maka dapat diasumsikan bahwa ada peningkatan yang bermakna setelah perlakuan sehingga ada pengaruh peningkatan pemberian psikoedukasi dan Family Centered Maternity Care (FCMC) sebelum dan setelah perlakuan. Background: The postpartum period experienced by postpartum mothers still has several obstacles, one of which is the perception that is not synergistic with health recommendations. The new postpartum mother recovery paradigm emphasizes that postpartum mother is a physiological event so that the principle of care is only oriented to the independence of the postpartum mother. This study aims to prove the effectiveness of psychoeducation and family centered maternity care (FCMC) in postpartum mothers. Methods: This study used a quasy experiment with a design pretest-posttest control group desaign. The sample was 40 postpartum mothers with non-random sampling technique. Statistical test using the independent T test. Results: The results of the analysis with the Independent t test obtained a mean in the intervention group 148.479 ± 85.642 while in the control group 64.67 ± 65.65 with a p value of 0.009. Conclusion: So it can be assumed that there is a significant increase after treatment so that there is an effect of increasing the provision of psychoeducation and Family Centered Maternity Care (FCMC) before and after treatment.
PENGGUNAAN BUKU SAKU SEBAGAI MEDIA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN MENCUCI TANGAN ANAK Taamu Taamu; Nurjannah - Nurjannah; Fitri - Wijayanti
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 15 No 2 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v15i2.556

Abstract

Background Background: One of the aspects fundamental that relates to the health of children is a problem of cleanliness hand. The behavior of a child who likes to play and often interact as directly with the environment of the potential for exposure to germs of bacteria that can stick in hand . By because it's cleanliness children's hands must always be kept clean . It is to do with accustom children to wash hands with the correct corresponding six- step systematic which is recommended by WHO with the use of soap on water flow. The importance of washing hands with properly in children can improve health, create the environment that is safe, and prevent the onset of various diseases such as diarrhea, diseases of skin, intestinal worms, an infection i tract respiratory above, and various kinds of disease infection more. Methods: This type of research is a Quasi experimental design with a pretest-posttest control group design. Research is conducted at the School of Basic State 33 Kendari subdistrict Abeli city of Kendari. The population is all students in the School of Basic State 33 Kendari in lesson 201 8/2019 which amounted to 349 people. The number of samples is 60 people. Withdrawal of the sample with the technique of simple random sampling. Results: The results showed that the descriptive majority of children in the treatment group that is 86,7% had knowledge that good about washing hands, and all the children that is 100% skilled wash hands after given the book pocket wash hands, whereas in the group k ontrol majority of children that 50% had knowledge that is enough about washing hands and the majority of children is 43.3% are not skilled in washing hands. Conclusion: based on the research results can be concluded that the provision of book pocket effectively improve knowl knowledge and skills of children Schools Elementary State 33 Kendari to wash hands. Keywords: Pocket Books, Skills, Washing Hands
FORMULASI SEDIAAN GEL EKSTRAK ETANOL DAUN SENDUDUK (Melastoma malabathricum L.) TERHADAP UJI KESTABILAN FISIK DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI PADA STAPHYLOCOCCUS AUREUS Dewi Marlina
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 15 No 2 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v15i2.557

Abstract

Telah dilakukan penelitian tetang Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Senduduk (Melastoma malabathricum L.) Terhadap Uji Kestabilan Fisik dan Uji Aktivitas Antibakteri Pada Staphylococcus Aureus. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan membuat 3 jenis formula gel yang mengandung ekstrak etanol daun senduduk (Melastoma malabathricum L.) 4% dengan memvariasikan HPMC sebagai gelling agent pada konsentrasi 3%, 3,5% dan 4%. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Sediaan disimpan selama 28 hari dan dievaluasi pH, viskositas, homogenitas, intensitas warna dan bau serta iritasi kulit pada hari ke-0, ke-7, ke-14, ke-21 dan ke-28. Metode: Data uji kestabilan fisik yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel dan grafik lalu diinterprestasikan. Sedangkan untuk uji aktivitas antibakteri cara pengolahan dan analisis datanya yaitu menggunakan analisa statistika One Way ANOVA yang dilakukan dengan cara mengukur diameter zona hambat. Hasil: menunjukan bahwa semakin tinggi konsentrasi HPMC (gelling agent) maka semakin tinggi viskositas dan semakin rendah daya sebar dan pH, namun tidak berpengaruh terhadap homogenitas, warna, bau dan iritasi kulit. Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa pada formula ekstrak I zona hambat berkisar 11 – 16,5 mm, formula II zona hambat berkisar 10 – 16 mm dan pada formula III zona hambat berkisar 10 – 14,5 mm. Uji statistik oneway anova (p<0,05) untuk membandingkan zona hambatan pada sediaan pada hari ke-0, ke-7, ke-14, ke-21 dan ke-28, didapatkan signifikasi 0,412 (p>0.05). Kesimpulan: Sediaan gel yang mengandung Ekstrak etanol daun senduduk pada Formula I mempunyai kestabilan fisik yang memenuhi persyaratan untuk dibuat sediaan gel.
A THE FUNCTION OF EATING BLACK GHOST KNIFEFISH (Apteronotus albifrons) WHILE LARVAE OF MOSQUITOES Aedes aegypti Hebert Adrianto Adrianto; Bimo Rafi Prayogo
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 15 No 2 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v15i2.558

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi penyakit tropis yang endemis di Indonesia sepanjang tahun. Beberapa agen biologis yang terbukti mampu mengendalikan populasi larva vektor DBD adalah kelompok mikroorganisme dan predator alami seperti ikan pemakan larva. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola makan ikan setan hitam (Apteronotus albifrons) dalam memakan larva nyamuk Aedes aegypti. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan desain one-shot case study. Pengujian dilakukan dengan cara 25 ekor larva nyamuk Ae. aegypti instar III dimasukkan ke dalam akuarium kaca berisi 1 ekor ikan A. albifrons yang dipuasakan satu hari sebelum perlakuan. Replikasi dilakukan sebanyak 4 kali. Pengamatan dilakukan setiap 20 menit sampai semua 25 larva habis dimakan oleh ikan A. albifrons. Data waktu ikan mulai memakan dan waktu larva habis dimakan dicatat dalam penelitian ini. Hasil: Rata-rata waktu ikan setan hitam (A. albifrons) memulai memakan larva adalah 10,5 menit. Ikan A. albifrons dapat memakan habis 25 ekor larva nyamuk Ae. aegypti dengan rata-rata waktu 3 jam 30 menit. Kesimpulan: Ikan setan hitam (A. albifrons) memiliki potensi sebagai agen biologis alami vektor DBD.
FAKTOR RISIKO FREKUENSI KUNJUNGAN BALITA PADA KASUS PNEUMONIA DI PUSKESMAS Shinta Maharani
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 15 No 2 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v15i2.559

Abstract

Latar Belakang: Batuk berulang pada balita dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan balita dan meningkatkan kunjungan ulang balita ke pelayanan kesehatan. Tujuan studi ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan frekuensi kunjungan karena batuk pada balita. Metode: Penelitian ini menggunakan desain potong lintang. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kembangan Jakarta Barat tahun 2013. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 133 ibu dan balita yang memiliki keluhan batuk. Hasil: Hasil studi statistik frekuensi kunjungan karena batuk rata-rata 3 kali kunjungan dalam setahun dengan maksimal kunjungan 10 kali. Hasil analisis multivariat ditemukan hubungan bermakna faktor klasifikasi batuk dan musim hujan. Kesimpulan: Faktor klasifikasi batuk pada balita (pneumonia) merupakan faktor yang memiliki pengaruh paling besar terhadap frekuensi kunjungan karena batuk pada balita, sehingga perlu diberikan informasi pada keluarga untuk mencegah dan menanggulangi penyakit pneumonia yang dapat meningkatkan kunjungan balita karena batuk.
THE EFFECT OF IMAGE PLAYING THERAPY TO REDUCE HOSPITALIZATION ANXIETYIN TODDLER AGE PATIENTS IN RUMAH SAKIT UMUM NEGARA Dwi Prima Hanis Kusumaningtiyas
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 15 No 2 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v15i2.564

Abstract

Latar Belakang: Hospitalisasi (rawat inap) pada pasien anak dapat menyebabkan kecemasan dan stres pada semua tingkatan usia. Penyebab dari kecemasan dipengaruhi oleh banyak faktor, baik faktor dari petugas (perawat, dokter, dan tenaga kesehatan lainnya), lingkungan baru, maupun keluarga yang mendampingi selama perawatan. Cemas akibat perpisahan atau yang biasa disebut depresi analitik, merupakan stres utama pada bayi usia pertengahan sampai usia prasekolah. Pada rentang usia tersebut kecemasan dimanifestasikan dalam tiga fase, yaitu fase protes, putus asa, dan pelepasan. Anak memerlukan media untuk dapat mengekspresikan perasaan tersebut dan mampu bekerja sama dengan petugas kesehatan selama dalam pengobatan. Media yang paling efektif adalah melalui kegiatan permainan. Bermain merupakan pekerjaan pada masa kanak-kanak khususnya pada usia Toddler salah satunya bermain tebak gambar. Metode: Rancangan penelitian ini adalah pre eksperiment dengan one group pretest postest. Pengambilan sampel ini mempertimbangkan kriteria inklusi maupun kriteria eksklusi yang ada dengan jumlah sampel 38 responden. Analisis bivariat yang digunakan yaitu menggunakan uji statistic dengan tingkat kebermaknaan 0,05 dengan menggunakan Wilcoxon Test. Hasil: Hasil uji statistik Wilcoxon diperoleh angka signifikan atau nilai probabilitas (0,000) jauh lebih rendah standart signifikan dari 0,05 atau (p < α ), maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada pengaruh terapi bermain tebak gambar untuk penurunan kecemasan hospitalisasi pada pasien anak usia Toddler di Rumah Sakit Umum Negara. Kesimpulan: Ada pengaruh terapi bermain tebak gambar untuk penurunan kecemasan hospitalisasi pada pasien anak usia Toddler di Rumah Sakit Umum Negara.
PENGARUH SENAM PROLANIS DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Maksuk - Maksuk; Yusnelli - Yusnelli; Sherli - Shobur
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 15 No 2 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v15i2.616

Abstract

Latar Belakang:Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang saat ini semakin meningkat terutama pada kelompok lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan senam prolanis dalam menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaif dengan desain pre experiment design One Group Pre test-post test. Penelitian dilakukan di Puskesmas Pegayut Kabupaten Ogan Ilir bulan Agustus – November 2020. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan tekanan darah diukur menggunakan tensi meter yang dilakukan sebelum dan setelah senam prolanis. Sampel sebanyak 31 responden dan merupakan total populasi. Analsis data uji menggunakan statistik pair t test. Hasil:hasil analisis univariat menunjukkan bahwa klasifikasi lansia hipertensi tingkat 1 sebanyak 74,2% dan hipertensi tingkat 2 sebanyak25,8%, sedangkan uji statistik menggunakan pair t test (nilai p = 0,0005) menunjukkan bahwa ada perbedaan tekanan darah sebelum dan setelah implementasi senam prolanis yang dilakukan lansia saat mengikuti Posyandu Lansia di Puskesmas Pegayut. Kesimpulan: Senam prolanis merupakan latihan fisik yang dapat dilakukan lansia untuk membantu menurunkan tekanan darah jika dilakukan secara rutin dan benar. Kata kunci : Senam Prolanis, Lansia, Hipertensi
FAKTOR RISIKO STATUS GIZI DAN ERUPSI GIGI TETAP PREMOLAR-2 PADA ANAK USIA 10 TAHUN DI KECAMATAN TUAH NEGERI Annisah Biancika Jasmine
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 16 No 1 (2021): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v16i1.663

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Status gizi buruk dapat menyebabkan malnutrisi pada anak. Kondisi malnutrisi akan berdampak terhadap pertumbuhan tulang. Proses pertumbuhan tulang yang terhambat akan mengakibatkan proses maturasi tulang periodontal yang mendukung gigi terhambat sehingga anak dapat mengalami keterlambatan erupsi gigi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dan erupsi gigi pada anak usia 10 tahun di Kecamatan Tuah Negeri. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian adalah anak usia 10 tahun berjumlah 45 orang, yang diambil secara random dari sekolah dasar di Kecamatan Tuah Negeri. Penentuan status gizi berdasarkan antropometri dengan mengukur tinggi badan dan dikelompokkan sesuai Z-score menjadi stunting (≤ 2 SD) dan tidak stunting (> 2SD). Observasi oral dilakukan untuk melihat adanya erupsi gigi pada gigi permanen premolar-2 atas kiri - kanan dan dicatat di dalam odontogram. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 26 dengan uji chi-square. Hasil: Hasil pengukuran status gizi didapatkan bahwa 12 anak (26,7%) mengalami stunting dan 33 anak (73,3%) tidak mengalami stunting. Pada anak yang mengalami stunting, terdapat 8 anak (66,7%) yang mengalami keterlambatan erupsi gigi premolar-2 atas kanan dan 7 anak (58,3%) yang mengalami keterlambatan erupsi gigi premolar-2 atas kiri. Hasil analisis bivariat didapatkan p=0.032 dan OR=4.600 untuk hubungan antara stunting dan status erupsi gigi premolar-2 atas kanan dan p=0.039 dan OR=4.375 untuk hubungan antara stunting dan status erupsi gigi premolar-2 atas kiri. Kesimpulan: terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dan erupsi gigi pada anak usia 10 tahun di Kecamatan Tuah Negeri. Anak yang mengalami stunting 4,6 kali lebih berisiko mengalami keterlambatan erupsi gigi premolar-2 kanan atas dan 4,4 kali lebih berisiko mengalami keterlambatan erupsi gigi premolar-2 kiri.
KADAR ZINC DAN KADAR IGF-1 SERUM PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN TUAH NEGERI KABUPATEN MUSIRAWAS Rostika - Flora; Mohammad - Zulkarnain; Nur Alam Fajar; Achmad Fickry Faisa; Nurlaili - Nurlaili; Ikhsan - Ikhsan; Samwilson - Slamet4; Risnawati - Tanjung; Aguscik - Aguscik
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 16 No 1 (2021): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v16i1.667

Abstract

Latar belakang: Zinc merupakan salah satu mikronutrien penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Rendahnya zinc dalam tubuh akan menghambat efek metabolit hormon pertumbuhan atau GH, sehingga sintesis dan sekresi Insulin Like Growth Factor 1 (IGF-1) berkurang dan berdampak terhadap reterdasi pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar zinc serum dan kadar IGF-1 serum pada anak Sekolah Dasar di Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas. Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional, dengan sampel anak Sekolah Dasar usia 7-13 tahun. Sampel berjumlah 79 orang yang diambil secara random. Dilakukan pengukuran status gizi berdasarkan TB/U dan pengambilan darah untuk pengukuran kadar Zn dan IGF-1 serum. Adapun data karakteristik sampel diperoleh melalui kuesioner, sedangkan pengukuran kadar Zn dan IGF-1 serum dilakukan dengan metode ELISA. Selanjutnya data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: berdasarkan pengukuran status gizi didapatkan 19 (24%) anak mengalami stunting dan 60 (76%) anak memiliki status gizi normal. Pada anak stunting 89.5% mempunyai kadar Zn yang rendah dan 78.9% mempunyai kadar IGF-1 yang rendah. Hasil analisis bivariat didapatkan p=0.017 dan PR=5.667 untuk hubungan antara status gizi dan kadar Zn serum; p=0.000 dan PR=8.983 untuk hubungan antara kadar Zn serum dengan kadar IGF-1 serum. terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dengan kadar Zn serum dan kadar Zn serum dengan IGF-1 serum. Kesimpulan: Anak yang mengalami stunting beresiko 5.667 kali mempunyai kadar Zn yang rendah dan anak dengan kadar Zn serum yang rendah beresiko 8.983 kali mempunyai kadar IGF-1 serum yang rendah juga. Zn dan IGF-1 diperlukan dalam proses pertumbuhan anak. Perlunya edukasi kesehatan tentang pentingnya asupan zinc pada orang tua, agar kebutuhan Zn pada anak dapat terpenuhi.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 20 No 1 (2025): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 19 No 1 (2024): (JPP) Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 18 No 2 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 18 No 1 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 17 No 2 (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 17 No 1 Juni (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 16 No 2 Desember (2021): JPP (JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG) Vol 16 No 1 (2021): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 15 No 2 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 15 No 1 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 14 No 2 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 14 No 1 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 13 No 2 (2018): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 13 No 1 (2018): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 12 No 2 (2017): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 12 No 1 (2017): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 14 (2014): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 13 (2014): Jurnal Kesehatan Vol 2 No 12 (2013): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 1 No 12 (2013): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 11 (2012): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 10 (2012): Jurnal Kesehatan More Issue