cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 238 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1 (2025)" : 238 Documents clear
Enhanching Listening Skills By Using Digital-Assisted Platform Moh. Raul Figo; Aminah Suriaman; Muhammad Arid; Anjar Kusuma Dewi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5004

Abstract

This research aimed to determine whether the use of a digital-assisted platform could enhance the listening comprehension skills of eleventh-grade students at SMA Negeri 4 Sigi. The research used a quantitative method, adopting a quasi-experimental design. Data collection involved administering pre-tests and post-tests, with participants split into two distinct groups: an experimental group and a control group. The primary research instrument was a listening comprehension test. The researcher compared the students’ listening abilities before and after the experimental group received treatment using the digital-assisted platform. The results showed that the post-test t-count value (1.723) was greater than the t-table value (1.670) at a 0.05 significance level with 64 degrees of freedom. Based on this analysis, the null hypothesis (H0) was rejected, and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. In other words, the findings indicate a statistically significant difference in post-test results between the experimental group and the control group. This suggests that the use of digital-assisted platforms has a positive and significant impact on students’ listening skills.
Potensi Cerita Rakyat Berbahasa Kaili dalam Memperkaya Pemerolehan Bahasa Indonesia Nurul Kholifah; Ari Ambarwati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5005

Abstract

Kaili, koleksi Balai Bahasa Sulawesi Tengah dalam memperkaya pemerolehan Bahasa Indonesia. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan studi pustaka.data dan sumber data dari penelitian ini berupa Kumpulan cerita rakyat kesik yang terdapat tiga cerita rakyat didalamnya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu metode dokumentasi dan analisis isi. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis tematik dan analisis kesulitan kosakata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi cerita rakyat koleksi Balai Bahasa Sulawesi Tengah dapat memperkaya pemerolehan Bahasa Indonesia dilihat melalui kekayaan kosakata, keunikan struktuk kalimat dan nila moran dan budaya yang terkandung dalam cerita. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mendalami penyusunan cerita rakyat berbahasa daerah yang berpotensi memperkaya pemerolehan Bahasa Indonesia pada siswa di jenjang sekolah dasar.
Analisis Kebutuhan Siswa SMA terhadap E-Modul Interaktif Berbantuan Flipbook berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi pada Materi Menulis Teks Argumentasi Rahmi, Annisa; Faizah, Hasnah; Charlina, Charlina
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5011

Abstract

Penelitian ini merupakan tahapan dalam pengembangan e-modul interaktif berbantuan flipbook pada materi menulis teks argumentasi untuk siswa sekolah menengah atas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis kebutuhan siswa terhadap pembelajaran menulis teks argumentasi. Metode survei dalam metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Penelitian ini menggunakan skala likert untuk mengukur pandangan dan persepsi siswa terhadap e-modul interaktif yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang dibuat dalam bentuk pernyataan tertutup dengan rentang penilaian 1 sampai 5. Kuesioner yang disusun ditujukan kepada siswa di dua SMA di Kabupaten Kampar. Teknik pengambilan sampel ini berdasarkan kuota sampling yang ditentukan oleh peneliti. Teknik analisis data dilakukan dengan mengubah nilai kategori menjadi skor penilaian dan menganalisis skor tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 74,9% siswa kesulitan dalam pembelajaran menulis teks argumentasi dan 87,3% siswa menginginkan pembelajaran menulis teks argumentasi disajikan dengan media yang interaktif, menarik, dan inovatif. Hal ini menunjukkan perlunya penyusunan e-modul interaktif berbantuan flipbook untuk materi menulis teks argumentasi.
Strategi Komunikasi dalam Mengatasi Ketidaktepatan Berbahasa Lisan pada Mahasiswa Penutur Asing: Studi Kasus Mahasiswa Uganda yang Belajar Bahasa Indonesia Ummah, Maslakhatu Nurul; Nurhadi, Nurhadi; Roekhan, Roekhan; Wahyu P, Gigih Caesar
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5017

Abstract

Komunikasi mahasiswa penutur asing adalah proses interaksi yang melibatkan penggunaan bahasa kedua untuk menyampaikan ide, memahami pesan, dan mengatasi kendala berbahasa dalam lingkungan akademik atau sosial. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi bentuk-bentuk ketidaktepatan berbahasa lisan pada mahasiswa Uganda, (2) mengidentifikasi strategi komunikasi yang digunakan oleh mahasiswa Uganda dalam mengatasi ketidaktepatan berbahasa lisan, dan (3) menilai efektivitas strategi komunikasi yang digunakan oleh mahasiswa Uganda untuk mengatasi ketidaktepatan berbahasa lisan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Sumber data utama dalam penelitian adalah wawancara lisan yang direkam dalam bentuk video, kemudian ditranskrip untuk analisis lebih lanjut. Ditemukan tiga hasil utama dalam penelitian ini. Pertama, terdapat ketidaktepatan berbahasa lisan mahasiswa Uganda yang meliputi: (1) ketidaktepatan dalam aspek fonologis, (2) ketidaktepatan dalam aspek sintaksis, dan (3) ketidaktepatan dalam aspek leksikal. Kedua, strategi komunikasi yang digunakan mitra tutur asing meliputi: (1) strategi gerakan tubuh untuk menirukan objek atau peragaan, (2) strategi alih kode, (3) strategi produksi ulang berupa koreksi diri, dan (4) strategi pemanfaatan atau penguluran waktu. Ketiga, penggunaan strategi yang sesuai dengan konteks dan kebutuhan percakapan dapat meningkatkan efektivitas komunikasi serta membantu mitra tutur asing lebih percaya diri dalam berbicara bahasa Indonesia.
Penggunaan Bahasa Gaul di Kalangan Remaja terhadap Kelestarian Bahasa Indonesia di Era Digital Ahmad, Ahmad; Aswadi Ramli; Hajerah, Hajerah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5018

Abstract

ekspresi diri, alat komunikasi, serta pengaruhnya terhadap identitas sosial remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian hal ini ialah metode kualitatif, melalui studi pustaka melalui berbagai media sosial contohnya, Tiktok, Instagram, Facebook, dan Twitter. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukka bahwa media sosial sangat dalam menyebarkan istilah baru khususnya pada di kalangan remaja. terdapat empat bentuk dalam penggunaan bahasa gaul oleh , yaitu: akronim, penggunaan frasa dari bahasa asing, singkatan kata, serta penciptaan istilah baru. Kemudian fungsi penggunaan bahasa gaul sebagai sarana untuk mengekspresikan diri, menjalin komunikasi, memperkuat integrasi serta adaptasi sosial, dan sebagai alat untuk pengendalian sosial. Penelitian ini juga memfokuskan pada pengaruh bahasa gaul terhadap identitas kebahasaan di era digital.
Sinisme dalam Dialog Film Komedi Viska Fitriastuti; Astri Widyaruli Anggraeni; Fitri Amilia
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk sinisme yang terdapat dalam dialog film komedi dan menganalisis fungsi sinisme dalam membentuk karakter tokoh dalam film komedi. Fokus pada penelitian ini terletak pada bentuk-bentuk dan fungsi sinisme yang digunakan dalam dialog film, serta bagaimana sinisme tersebut mempengaruhi pembentukan karakter tokoh dalam film Imperfect: Karier, Cinta dan Timbangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan dialog yang secara eksplisit dan implisit mengandung sindiran sinisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinisme dalam dialog film komedi memiliki peran penting tidak hanya sebagai elemen humor, tetapi juga sebagai alat naratif yang kuat untuk membangun karakter. Sinisme dalam film ini muncul dalam bentuk verbal langsung, subtil, dan situasional. Dialog sinis digunakan untuk menciptakan karakter yang kritis dan reflektif, seperti tokoh Rara yang berani menentang tekanan sosial terhadap penampilan fisik. Selain itu, sinisme juga berfungsi membangun konflik internal dan eksternal, menggambarkan kedalaman emosi tokoh, serta menghadirkan humor yang menghibur sekaligus bermakna.
Tindak Tutur Direktif dalam Film Induk Gajah the Series Season 2 Wahyuni, Hilmi; Martutik, Martutik; Susanto, Gatut
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk tindak tutur direktif dan mendeskripsikan fungsinya melalui teori yang dikemukakan oleh Searle dalam dialog film Induk Gajah the Series Season 2. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini berupa tuturan pada dialog yang diucapkan oleh tokoh yang ada dalam film Induk Gajah the Series Season 2 (2024). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui teknik simak dan catat. Penelitian menemukan 8 bentuk tindak tutur direktif dalam dialog film, yaitu perintah, suruhan, anjuran, larangan, nasihat, saran, harapan, dan desakan. Terdapat 19 tuturan yang mewakili berbagai bentuk tindak tutur direktif, yang melibatkan karakter-karakter seperti Ira, Marsel, Om Rahan, Tante Mona, Mamak Uli, dan lain-lain. Selanjutnya, dalam pembahasan, peneliti mendeskripsikan fungsi dari bentuk tindak tutur direktif dan ditemukan bentuk direktif yang paling banyak digunakan dalam film ini adalah direktif perintah sedangkan yang paling sedikit adalah direktif nasihat.
Konflik Batin Tokoh Utama dalam Novel Kotak Waktu Karya Pudjangga Lama Vani Arnelita; Sukirno, Sukirno; Arju Susanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5052

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan konflik batin tokoh utama dalam novel Kotak Waktu karya Pudjangga Lama. Penelitian konflik batin ini berfokus pada tokoh utama yang bernama Taka. Taka dalam novel Kotak Waktu mengalami konflik batin emosional yang cukup kompleks. Dengan menggunakan teori kebutuhan bertingkat Abraham Maslow, kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan kasih sayang dan rasa cinta, kebutuhan harga diri dan kebutuhan aktualisasi diri. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini tertulis pada dialog dan monolog dalam novel Kotak Waktu karya Pudjangga Lama. Dari hasil penelitian ini Taka memenuhi kelima kebutuhan bertingkat seperti kebutuhan fisiologis ada 2 data, kebutuhan rasa aman datanya 3, kebutuhan kasih sayang dan rasa cinta datanya 3, kebutuhan harga diri datanya 3 dan kebutuhan aktualisasi diri datanya 3. Kebutuhan bertingkat berkontribusi pada perkembangan tokoh Taka, kebutuhan ini berpengaruh pada fisik, emosional, hubungan sosial dan perjalanan hidupnya. Penelitian ini menunjukkan kebutuhan bertingkat Abraham Maslow memahami dinamika psikologis dalam konflik batin.
Aspek Hidrologis serta Falsafah dalam Babasan dan Paribasa Sunda, Kajian Struktur dan Leksikosemantik Kurniasih, Nia; Sudaryat, Yayat
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5057

Abstract

Artikel ini membahas aspek hidrologis dan falsafah yang terkandung dalam beberapa babasan dan paribasa Sunda, dengan fokus pada kajian struktur dan leksiko semantik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis ungkapan-ungkapan yang berhubungan dengan unsur hidrologi seperti air, sungai, hujan, dan danau dalam bahasa Sunda, beserta falsafahnya dalam kehidupan, serta bagaimana makna tersebut diungkapkan secara leksikal dan semantis dalam kebudayaan Sunda. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis struktur dan makna dari babasan dan paribasa yang berhubungan dengan hidrologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil analisis struktur gramatikalnya ditemukan; dua pola struktur babasan yang terbentuk dari kata majemuk, dua pola struktur babasan yang terbentuk dari frasa. Dan terdapat dua pola struktur paribasa yang terdiri dari kalimat tunggal (satu klausa), satu pola struktur paribasa yang terdiri dari kalimat majemuk bertingkat (dua klausa), serta dua pola struktur paribasa yang terdiri dari kalimat majemuk setara (dua klausa). Dari hasil analisis leksikal semantiknya ditemukan tujuh babasan yang mengandung keterkaitan dengan aspek hidrologis secara tidak langsung, tiga babasan yang mengandung keterkaitan dengan aspek hidrologis secara langsung. Serta ditemukan tiga paribasa yang mengandung keterkaitan dengan aspek hidrologis secara tidak langsung dan tujuh paribasa yang mengandung keterkaitan dengan aspek hidrologis secara langsung. Unsur hidrologis dalam babasan dan paribasa Sunda tidak hanya mencerminkan kondisi geografis dan lingkungan masyarakat Sunda, tetapi juga memiliki nilai filosofis yang mendalam tentang kehidupan dan keseimbangan alam. Dengan demikian, babasan dan paribasa tersebut menjadi bagian penting dari kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Aceh as The Role Model of Democratic Management Success: Critical Discourses Analysis Chairuddin, Chairuddin; Manugeren, M; Suhadi, Jumino
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5059

Abstract

This study analyzes the news narrative “Aceh Tak Masuk Daerah Rawan Pilkada Serentak, Lima Provinsi Memiliki Potensi Tinggi” using Van Dijk’s Critical Discourse Analysis (CDA) model to explore Aceh’s portrayal as a role model of democratic success. The research aims to uncover how this narrative influences perceptions of Aceh’s stability among local and national audiences, particularly in contrast to its historical association with conflict. This study adopts a qualitative approach, employing Van Dijk’s CDA framework, which consists of three dimensions: textual analysis, social cognition, and sociopolitical context. The data were collected through a textual analysis of media discourse and audience surveys involving 47 respondents (37 from Aceh and 10 from outside Aceh). The textual analysis focuses on the structural composition of the news, while the audience survey examines how different groups perceive the narrative. The results indicate that 72.73% of local respondents express pride in Aceh’s depiction as a safe and stable region, yet 43.24% remain neutral about its relevance to current realities. Among national respondents, 100% perceive the narrative positively, with 50% strongly agreeing that Aceh serves as a model for democratic management. These findings demonstrate that media discourse effectively challenges stereotypes and promotes a positive image of Aceh, particularly to national audiences. However, local acceptance requires narratives grounded in authentic experiences. This study contributes to discourse analysis by showing how positive discourse can transform public perception, highlighting its potential to promote post-conflict regions as examples of democratic success.