cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 238 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1 (2025)" : 238 Documents clear
Penggunaan Media Youtube pada Akun Learn French With Frenchpod101.com dalam Upaya Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Perancis Level A1 Raka Cristian Syah; Dadang Sunendar; Iis Sopiawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menguraikan tahapan penggunaan media Youtube Learn French with FrenchPod101.com dalam pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Perancis Tingkat A1; (2) mendeskripsikan kemampuan berbicara bahasa Perancis siswa sebelum dan sesudah menggunakan media Youtube Learn French with FrenchPod101.com dalam pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Perancis Tingkat A1; dan (3) menyampaikan tanggapan siswa tentang penggunaan media Youtube tersebut dalam dalam pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Perancis Tingkat A1. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one group pretest-postest dengan mengacu pada kriteria penilaian Tagliante, (2005: 136) Yang diujikan kepada 24 siswa dengan rata-rata nilai pretest sebesar (38,67%), dan nilai postest sebesar (68,17%). Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan sebesar (29,5%). Hasil kuisioner menunjukan bahwa 71% siswa memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan media ini karena dapat memudahkan dalam mempelajari keterampilan berbicara bahasa Perancis. Peneletian ini menujukan bahwa penggunaan media Youtube dengan pendekatan short conversation dapat mendukung pengembangan keterampilan berbicara bahasa Perancis pada level A1 secara signifikan.
Representasi Nilai Formal Teks Sastra pada Buku Pelajaran Bahasa Indonesia Fase D Kurikulum Merdeka: Model Norman Fairclough Andi Nirwana Sari; Akmal Hamsa; Usman Usman
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai eksperensial, nilai relasional dan nilai ekspresif pada kosakata dan gramatika yang terdapat dalam teks sastra pada buku pelajaran bahasa Indonesia Fase D Kurikulum Merdeka. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengamati dan menganalisis ideologi yang terkadung dalam teks sastra sesuai analisis wacana kritis model Norman Fairclough. Data penelitian berupa kata, frasa, klausa, kalimat dan paragraf pada teks sastra. Sumber data dalam penelitian ini yaitu teks sastra yang terdapat dalam buku pelajaran bahasa Indonesia Fase D Kurikulum Merdeka. Data dianalisis dengan menggunakan teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Hasil penelitian ditemukan pada fitur kosakata nilai eksperensial yaitu antonim; nilai relasional yaitu kata informal; dan nilai ekspresif yaitu penilaian positif. Pada fitur gramatika nilai eksperensial yaitu kalimat pasif; nilai relasional yaitu kalimat perintah; dan nilai ekspresif yaitu modalitas ekspresif. Setiap data yang ditemukan mengandung ideologi dan kekuasaan yang sejalan dengan pembentukan karakter peserta didik sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.
Implikatur Tindak Tutur Pemandu dengan Wisatawan Museum Sejarah Jakarta: Kajian Pragmatik Indira Intan Pratiwi; Tadjuddin Nur; Nisrina Rona Nabilah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis implikatur dalam tindak tutur ilokusi pemandu dengan wisatawan Museum Sejarah Jakarta. Metode dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, menggunakan kualitatif sebagai pendekatan, metode yang bersifat deskriptif, dengan teori implikatur dan tindak tutur ilokusi George Yule. Sumber data dalam penelitian ini, berupa rekaman audio yang berisi tuturan pemandu dengan wisatawan pada saat berlangsungnya layanan pemanduan. Rekaman audio di transkripsi dengan teknik simak catat, kemudian dikelompokkan berdasarkan jenis implikatur dan tindak tutur ilokusi. Hasil analisis dari penelitian ini berupa jenis implikatur dalam tindak tutur ilokusi pemandu dengan wisatawan Museum Sejarah Jakarta. Hasil analisis menunjukkan bahwa; terdapat lima belas data tindak tutur ilokusi yang berupa; tindak tutur ilokusi representatif, tindak tutur ilokusi direktif, tindak tutur ilokusi ekspresif, tindak tutur ilokusi komisif, tindak tutur ilokusi deklarasi, dan lima belas data tersebut terdapat implikatur yang berupa; implikatur percakapan umum, implikatur percakapan khusus, implikatur percakapan berskala dan implikatur konvensional. Jenis tersebut menunjukkan variasi tuturan yang digunakan oleh pemandu dalam layanan pemanduan museum.
Analisis Folklor Menguatnya Gigi dan Sembuhnya Gigi Setelah Memakan Kelapa Bekas Bantengan Muhammad Farhan; Kholik Kholik; Syaifudin Zuhri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5188

Abstract

Penelitian ini berfokus pada eksistensi adanya kepercayaan masyarakat terhadap mengguatnya gigi atau sembuhnya gigi setelah memakan kelapa bekas bantengan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah menguak kembali adanya kepercayaan itu di masyarakat, khususnya masyarakat Desa Ganjaran. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengamati dan menganalisis berbagai cerita masyarakat dari mulut ke mulut tentang adanya kepercayaan menguatnya gigi atau sembuhnya gigi setelah memakan kelapa bekas bantengan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya desas-desus akan kepercayaan mengenai sembuhnya gigi dan menguatnya gigi setelah memakan kelapa bekas bantengan itu bukan isapan jempol belaka, melainkan merupakan kepercayaan yang nyata adanya dan bahkan dilestarikan oleh masyarakat setempat. Temuan ini memberikan wawasan baru dalam studi sastra dan budaya bagi para pemerhati sastra dan budaya.
Tingkat Penguasaan Ejaan pada Siswa Sekolah Dasar di Kota Madiun Yayan Dwi Canggih Prambogo; Endang Sri Maruti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penguasaan ejaan siswa sekolah dasar di Kota Madiun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan siswa kelas IV, V, dan VI dari beberapa sekolah dasar sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui tes tertulis yang mencakup aspek-aspek ejaan, seperti penggunaan huruf kapital, tanda baca, dan penulisan kata baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penguasaan ejaan siswa berada pada kategori sedang, dengan beberapa kesalahan dominan pada penggunaan tanda baca dan huruf kapital. Faktor-faktor yang memengaruhi tingkat penguasaan ejaan meliputi pemahaman siswa terhadap aturan ejaan, frekuensi pembelajaran ejaan di kelas, serta dukungan lingkungan belajar. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan pembelajaran ejaan yang lebih interaktif dan kontekstual untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam memahami dan menerapkan aturan ejaan.
Kepribadian Tokoh Utama dalam Novel Mariposa Karya Luluk HF Kajian Psikologi David Krech Edi Sutikno; Dzarna Dzarna; Dina Merdeka Citraningrum
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis konsep emosi teori David Krech yang terdiri dari konsep rasa bersalah,rasa bersalah yang dipendam,menghukum diri sendiri,rasa malu.kebencian,kesedihan dan cinta.Aspek dari penelitian ini yaitu dari 7 klasifikasi emosi tersebut.Data dari penelitian ini berupa kata-kata dan kalimat yang berupa dialog serta kata-kata dalam kalimat yang berupa narasi dalam bentuk klasifikasi emosi tokoh Acha dalam novel Mariposa karya Luluk HF.Sumber data pada penelitian ini ialah berupa novel Mariposa karya Luluk HF. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dan catat.Adapun hasi dari penelitian saya bahwa dalam novel Mariposa karya Luluk HF terdapat klasifikasi emosi menurut teori David Krech seperti,konsep rasa bersalah,rasa bersalah yang dipendam,menghukum diri sendiri,rasa malu,kebencian,kesedihan dan cinta.
Studi Komparatif Strategi Pembelajaran Inovatif: CRL., TaRL., dan DL. Muhammad Binur Huda; Ahmad Faizi; Bagus Bayu Saputra; Dzarna Dzarna
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5236

Abstract

strategi yang sering digunakan dalam pembelajaran kontekstual. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi teknik yang efektif dalam ketiga strategi ini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mendengarkan dan menganalisis berbagai artikel penelitian tentang ketiga strategi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CRT, TaRL., dan DL. memiliki persamaan dan perbedaan dalam penerapannya. Ketiganya sama-sama menyajikan pembelajaran kontekstual sesuai dengan latar belakang dan kebutuhan siswa, namun perbedaannya adalah CRT berfokus pada adaptasi pembelajaran dengan latar belakang budaya siswa, TaRL berfokus pada adaptasi pembelajaran dengan tingkat pengetahuan siswa, dan DL berfokus pada pemahaman mendalam tentang siswa. berbagai konsep sedang dipelajari. Ketiga strategi ini dapat dikolaborasikan untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dengan berbagai skenario yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Pandangan Dunia Pengarang Tentang Romantisme dalam Novel Rindu Karya Tere Liye Ihda Putri Handayani; Teguh Supriyanto; Yusro Edy Nugroho
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5238

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu (1) mengungkapkan sentimentalisme dalam romantisme novel Rindu karya Tere Liye (2) mengungkapkan kembali ke alam dalam romantisme novel Rindu karya Tere Liye (3) mengungkapkan sentimentalisme dan kembali ke alam dalam pandangan dunia pengarang novel Rindu karya Tere Liye. Manfaatnya agar penulis muda mengetahui cara mengarang Tere Liye dan mengeksplorasi romantisme untuk menjadi bahan penulisan karya sastra berikutnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Teori yang digunakan yaitu struktural genetik Lucian Goldmann fokus penelitiannya pada romantisme tokoh. Sumber data dari penelitian ini Novel Rindu karya Tere Liye terbitan tahun 2014. Datanya berupa peristiwa yang mengandung romantisme yang diungkapkan dalam cerita menggunakan satuan naratif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk romantisme dalam novel Rindu karya Tere Liye dengan ungkapan sentimentalisme yang dominan dengan melibatkan perasaan tokoh utama Gurutta, Ambo Uleng, Daeng Andipati, Bonda Upe, Anna, Elsa, dan tokoh lainnya disampaikan dengan perasaan sedang jatuh cinta dan perasaan menyenangkan menyedihkan lainnya. Sepertinya pengarang Tere Liye sangat peka terhadap perasaan perempuan walaupun beliau laki-laki pilihan katanya yang bagus membuat novel ini diminati dibaca oleh banyak orang. Terkumpul 43 data untuk sentimentalis dan 33 data kembali ke alam.
Perbandingan Model Problem Based Learning dan Project Based Learning dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerpen Siswa Kelas XI SMAN 4 Makassar Fitriyani Fitriyani; Nensilianti Nensilianti; Ambo Dalle
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5243

Abstract

Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk membandingkan tingkat efektivitas antara model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) dalam mengembangkan keterampilan menulis teks cerpen. Data yang digunakan berupa angka dan hasil penghitungan, yang mendukung pendekatan kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan tingkat keaktifan dan hasil belajar siswa kelas XI di SMAN 4 Makassar dalam pembelajaran menulis teks cerpen dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL); (2) mendeskripsikan tingkat keaktifan dan hasil belajar siswa melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran menulis teks cerpen; serta (3) membuktikan perbedaan signifikan dalam keterampilan menulis cerpen antara siswa yang diajar menggunakan model PBL dan PjBL. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 4 Makassar dengan fokus pada siswa kelas XI, bertujuan memberikan analisis yang menyeluruh terkait efektivitas kedua model pembelajaran tersebut dalam mengembangkan keterampilan menulis teks cerpen. Metode yang digunakan meliputi observasi, dokumentasi, dan tes tertulis sebagai alat pengumpulan data. Analisis data dilakukan dengan pendekatan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI.2 yang mengikuti pembelajaran dengan model PBL mengalami peningkatan, dari nilai rata-rata awal 63,75 (kategori rendah) menjadi 80,69 (kategori sedang) setelah penerapan model pembelajaran tersebut serta keaktifan siswa dalam proses pembelajaran mencapai nilai sebesar 80,93% dan berada dalam kategori sangat baik; (2) keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI.8 yang diajar menggunakan model PjBL juga meningkat, dari nilai rata-rata 61,81 (kategori rendah) menjadi 79,58 (kategori sedang) setelah perlakuan serta keaktifan siswa dalam proses pembelajaran mencapai nilai sebesar 80,20% dan berada dalam kategori sangat baik; dan (3) hasil uji independent sample test menunjukkan nilai t-hitung sebesar 0,694, sedangkan t-tabel pada taraf signifikansi α = 0,05 dengan derajat kebebasan (df) = 70 adalah 1,666. Karena t-hitung (0,694) lebih kecil daripada t-tabel (1,666), maka H₀ diterima. Dengan demikian, hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara model Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan keterampilan menulis teks cerpen siswa kelas XI di SMAN 4 Makassar. Berdasarkan hasil uji t dan analisis nilai probabilitas, kedua model pembelajaran memberikan pengaruh yang serupa dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa.
Representasi Nilai Bahasa, Sastra dan Politik dalam Definisi Wilayah Sengketa Palestina-Israel (Kajian Poskolonialisme) Mohamad Ramdon Dasuki
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5284

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan posmodernisme dan poskolonialisme dalam perspektif bahasa, sastra, dan politik. Sebagaimana posmodernisme dan poskolonialisme bertujuan untuk menghasilkan sebuah penelaahan dan pemahaman dari karya bahasa, sastra, politik yang lebih utuh, dan tidak terikat lagi oleh struktur teks. Sementara metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisis isi. Dengan asumsi yang demikian itu, maka baik posmodernisme maupun poskolonialisme lebih berusaha untuk melihat sebuah karya bahasa, sastra, dan politik dari berbagai sisi yang ada. Hasilnya; Posmodernisme dengan keras menolak segala penjelasan apa pun yang harmonis, universal dan konsisten, sebagaimana yang menjadi semangat kabur dalam semangat modernitas. Adapun simpulannya kajian dalam bidang poskolonialisme mencakup seluruh khazanah tekstual, khususnya karya bahasa, sastra, dan politik yang pernah mengalami kekuasaan imperial sejak awal kolonisasi hingga sekarang seperti persoalan definisi wilayah sengketa antara Palestina dengan Israel.

Page 5 of 24 | Total Record : 238