cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
PENINGKATAN PERILAKU SELF ESTEEM DENGAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK PADA SISWA KELAS VIII Sisca Marya Susanti; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 1 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.457 KB)

Abstract

The problem of this research was the self esteem of students. The aim of this research was to identify if the use of group counseling service could optimize the self esteem of students. The method used was quasi experimental method with one group pretest and posttest design. Technique in gained the data is by using observation. The result shows that could be significant maximized the self esteem of students score about before and after used group counseling services amount 42,39%, from the low self esteem results Obtained zoutput = - 3,06 and ztabel = 1, 645. then Ha is accepted and H0 is rejected. Masalah penelitian ini adalah perilaku self esteem siswa. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui pengggunaan layanan konseling kelompok untuk meningkatkan perilaku self esteem siswa. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan one group pretest and posttest design. Teknik pengumpulan data adalah observasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan terjadi peningkatan yang signifikan antara self esteem siswa sebelum dan setelah diberikan layanan konseling kelompok sebesar 42,39%, berdasarkan penghitungan perilaku self esteem rendah yang diperoleh zoutput=-3,06 dan ztable= 1,645,maka Ha diterima dan H0 ditolak.Kata kunci : konseling kelompok, self esteem, bimbingan dan konseling
Peningkatan Kemampuan Interaksi Sosial Dengan Teman Sebaya Melalui Bimbingan Kelompok Pada Siswa Maria Lusia Dewi Shinta D; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 3 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.877 KB)

Abstract

The purpose of this research is to increase the ability of peer social interaction through group guidance on the students of class VIII SMP Xaverius 4 Bandar Lampung. The problem in this study was student low ability of social interaction to peers. The research method is quasi method of experimental One-group design pretest-posttest design. Subjects were 10 students. Data collection techniques use social interaction scale. The data analysis used is Wilcoxon test. The result showed increased interaction with peers 31,66%, from result of analysis of post-test data obtained zcount = -2,803 and ztable 0, 05 = 1,645. zcountztable. Ha accepted and Ho rejected. This shows that the ability of social interaction with peers can be improved by using group counseling services on students of class VIII SMP Xaverius 4 Bandar Lampung.Tujuan penelitian adalah untuk meningkatan kemampuan interaksi sosial teman sebaya melalui bimbingan kelompok pada siswa kelas VIII SMP Xaverius 4 Bandar Lampung. Masalah dalam penilitan ini adalah rendahnya kemampuan interaksi sosial terhadap teman sebaya. Metode penelitian adalah metode quasi eksperimen desain One-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak10 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala interaksi sosial. Analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon.Hasil penelitian menunjukkanpeningkatan interaksi terhadap teman sebaya 31,66%, dari hasil analisis data post-test diperoleh zhitung = -2,803dan ztabel  0,05 = 1,645. zhitung ztabel. Ha diterima dan Ho ditolak. Hal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan interaksi sosial denganteman sebaya dapat ditingkatkan dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas VIII SMP Xaverius 4 Bandar Lampung Kata kunci: bimbingan kelompok, bimbingan konseling, kemampuan interaksi sosial
Upaya Meningkatkan Empati Dengan Menggunakan Bimbingan Kelompok Pada Siswa Muhammad Novendra Nurdin; Yusmansyah Yusmansyah; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.823 KB)

Abstract

This research issue was “could group guiding service improve students’ empathy”  The aim of the research was to identify the utilizing of group guidance service in increasing students’ empathy grade VIII public junior high school 10 kotabumi grade VIII. Method applied in this research was Quasi exsperimental with one group pretest-posttest design. The subjects were As many as 9 students. The data collecting technique used students’ empathy scale. The data was analyzed by Wilcoxon test. Based on gain score result which obtained Z value + -2,275 Z tabel = 1,645, Z count lower than Z table so H0 was rejected and Ha was accepted. The conclusion was the utilizing group guidance could increase students’ social interaction grade VIII public junior high school 10 kotabumi grade VIII academic year 2017/2018.Permasalahan penelitian ini adalah “apakah layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan empati siswa”. Tujuan penelitian untuk mengetahui penggunaan layanan bimbingan  kelompok dalam  meningkatkan empati  siswa pada siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Kotabumi. Penelitian ini menggunakan metode Quasi exsperimental dengan desain one group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 9 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala empati siswa. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon, berdasarkan hasil gain score diperoleh Z hitung = -2,275 Z tabel = 1,645 maka Z hitung lebih kecil dari Z tabel sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya adalah penggunaan layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan empati siswa pada siswa kelas VIII SMP Negeri 10 kotabumi tahun pelajaran 2017/2018.Kata kunci: bimbingan konseling, bimbingan kelompok, empati siswa
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Putria Maharani; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.756 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know the increasing of students motivaton by using group guidance service. The research problem was students who have low learning motivation. The research method was pre experiment by using one group pretest and posttest design. The research subjects were 12 students who have low learning motivation. The data analysis was using wilcoxon test. It showed that students learning motivation increased 51,18% and ZcountZtable (-3,06114) so Ha was received, it means that students learning motivation can be increased by using group guidance services.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa dengan layanan bimbingan kelompok. Masalah penelitian ini adalah siswa memiliki motivasi belajar yang rendah. Metode penelitian ini adalah metode pre eksperimen dengan menggunakan one group pretest and postest design. Subjek penelitian sebanyak 12 siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 51,18% dan Zhitung Ztabel (-3,06114), maka Ha diterima, artinya motivasi belajar mengalami peningkatan setelah diberikan layanan bimbingan kelompokKata kunci : bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, motivasi belajar
Penggunaan Solution Focus Brief Therapy (SFBT) Melalui Layanan Konseling Kelompok Untuk Meningkatkan Harga Diri Siswa Catur Yuli Untari; Syarifuddin Dahlan; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 6 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.228 KB)

Abstract

The problem of this research was the low of students self-esteem. The purpose of this research was to improve studentss self esteem using Solution Focus Brief Therapy (SFBT) by group counseling. The method used in this research was quasi experimental designs with non-equievalent control group design techniques. The data collecting technique used Rosenberg Self-Esteem Scale which was adopted by Azwar. From the result analysis which used paired sample t-test , it was obtained that t value is 10,464 with 5% (0,05) signification and t table is 2,365, it means that t value t table (10,464 2,365) , then H0 was rejected. The finding suggest Solution Focus Brief Therapy (SFBT) by group counseling was effective to improve students self-esteem.Masalah penelitian ini adalah harga diri siswa yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan harga diri siswa menggunakan Solution Focus Brief Therapy (SFBT) melalui layanan konseling kelompok. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen, desain penelitian non equievalent control group design. Teknik pengumpulan data menggunakan Rosenberg Self-Esteem Scale yang diadpopsi dari Azwar. Hasil analisis dengan menggunakan paired samplet-testdengan nilai t hitung 10,464 taraf signifikansi 0,05 dan nilai t tabel 2,365, hal ini menunjukkan bahwa t hitung t tabel (10,464 2,365) maka H0 ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan Solution Focus Brief Therapy (SFBT) melalui layanan konseling kelompok efektif meningkatkan harga diri siswa.Kata kunci: bimbingan dan konseling, harga diri, konseling kelompok, solution focusbrief therapy
PENGGUNAAN LAYANAN INFORMASI DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR Ema Widya Sari; Yusmansyah Yusmansyah; Syarifuddin Dahlan
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 4 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.505 KB)

Abstract

The research aims determine the use of  information services in increasing student learning activities. The research problem was the low of student learning activities. The research method was quasi-experimental with one-group pretest-posttest design. The research subjects were six students of grade VII who have a low learning activities. Data collecting technique  observation. The research result  showed that students learning activitie increased after given information service, it proved from the result of pretest and posttest  obtained toutput= 8.94 and ttable 0.05= 2.015. toutputttable, thereby Ho was rejected and Ha was received, it meant that there was increasing of student’s learning activities by using group counseling. The conclusion was that there was increasing of student’s learning activities by using information services of the students grade VII SMP Wiyatama Bandar Lampung. Tujuan penelitian untuk mengetahui penggunaan layanan informasi dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa. Masalah penelitian adalah rendahnya aktivitas belajar siswa. Metode penelitan Metode penelitian adalah quasi-experiment dengan one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah enam orang siswa kelas VII yang memiliki aktivitas belajar rendah. Teknik pengumpulan data adalah observasi. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas belajar siswa di sekolah meningkat setelah diberikan layanan informasi, hal ini ditunjukkan dari hasil pretest dan posttest yang diperoleh thitung = 8.94 dan ttable 0.05= 2.015. thitungttabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat peningkatan aktivitas belajar dengan menggunakan layanan informasi pada siswa kelas VII SMP Wiyatama Bandar Lampung.Kata kunci : aktivitas belajar, bimbingan dan konseling, layanan informasi
Identifikasi Stressor Akademik pada Mahasiswa Tahun Kedua Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Devy Anggraeny; Shinta Mayasari; Moch Johan Pratama
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.239 KB)

Abstract

The problem of this study is the high rate of academic stressorin the second year students of FKIP Unila. The aim of this study was to identify academic stressors in the second year students of FKIP Unila in the academic year 2019/2020. This research uses a descriptive qualitative method. The population of the study was 1.099 students and the research sample of 286 students was taken by a snowball sampling technique. Data collection techniques using online questionnaires. The results of this study indicate that the academic stressor of the second-year students of FKIP Unila in the academic year 2019/2020 was the most dominant academic stressor with the theme of assignments (number of the tasks was big, the difficulty level of task, limited time in doing task), facilities and infrastructure (class and learning media were limited), lecturing processes (the learning material and schedule were difficult), lecturers (behavior and learning method), and finance (difficulty in finance management).Permasalahan dalam penelitian ini adalah stressor akademik mahasiswa tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi stressor akademik pada mahasiswa tahun kedua FKIP Unila tahun akademik 2019/2020. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Populasi penelitian sebanyak 1.099 mahasiswa dan sampel penelitian berjumlah 286 mahasiswa diambil dengan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner online. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stressor akademik pada mahasiswa tahun kedua FKIP Unila tahun akademik 2019/2020 yang paling dominan adalah tugas (jumlah tugas banyak, tingkat kesulitan tugas, waktu pengerjaan tugas terbatas), sarana dan prasarana (ruang perkuliahan dan media pembelajaran terbatas), proses perkuliahan (jadwal dan materi perkuliahan semakin sulit), dosen (kepribadian dan gaya mengajar dosen), dan finansial (sulit mengatur keuangan).Kata kunci: bimbingan dan konseling, stres akademik, stressor akademik
Faktor Kurangnya Minat Siswa Pada Layanan Bimbingan dan Konseling Try Widya Gustari Dewi; Yusmansyah Yusmansyah; Ari Sofia
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.792 KB)

Abstract

The purpose of this study was to find out the factors causing the lack of interest of students on guidance and counseling services in SMA Negeri 1 Natar South Lampung 2016/2017 academic year. The method used in this research was descriptive quantitative method. Technique of collecting research data was using questionnaire. This research was conducted to 60 students of class XI IPS in SMA Negeri 1 Natar Lampung Selatan which also being a research subject. It is influenced by seven indicators: Students are afraid to guidance and counseling because they assume as problematic student 0,54 %, Guidance and counseling room is less support 0,49%, Student think Teachers as School Police equal to 0,38%, Students shy to do counseling and student do not know what the Guidance and counseling is 0.35%, Students assume that the Guidance and counseling teacher handles the problem only 0.34% and Students do not use BK if not summoned.sebesar 0.30%.Tujuan penelitian ini ingin mengetahui faktor-faktor penyebab kurangnya minat siswa pada layanan bimbingan dan konseling di SMA Negeri 1 Natar lampung selatan tahun ajaran 2016/2017. Metode yang digunakan pada penelitian in adalah metode kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian adalah menggunakan angket. Penelitian ini dilakukan kepada 60 orang siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Natar Lampung Selatan sekaligus menjadi Subjek penelitian. Hal ini dipengaruhi oleh tujuh indikator yaitu: Siswa takut ke BK karena beranggapan sebagai siswa bermasalah sebesar 0,54%, Ruangan BK kurang mendukung sebesar 0,49%, Siswa beranggapan Guru BK sebagai Polisi Sekolah sebesar 0,38%, Siswa malu untuk melakukan konseling dan siswa tidak mengenal apa itu BK sebesar 0,35%, Siswa beranggapan bahwa guru BK menangani yang bermasalah saja sebesar 0,34% dan Siswa tidak memanfaatkan BK jika tidak dipanggil.Kata kunci: bimbingan konseling, minat, siswa
Penggunaan Konseling Client Centered untuk Meningkatkan Konsep diri Siswa Nila Nikmatus Sakdiah; Ratna Widiastuti; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.827 KB)

Abstract

The problem of the research was the low self concept. The purpose of this research was to find out the use of client centered counseling for improving the students self concept at twelfth grade social one of senior high school in academic year 2018/2019. This research was an ekxperiment research with one group pre test and post test design with the data analysis techniques using the Wilcoxon test. The subject of this research was five students who have a low self concept. Data collection techniques used were self concept scales and interviews. The results of the study showed an increase in the students who were given client centered counseling. It can be concluded that the use of client centered counseling can improve self concept in the students at twelfth grade social one of Senior High School Teladan Way Jepara Lampung Timur  in academic year 2018/2019.Permasalahan dalam penelitian ini adalah konsep diri negative siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan konseling client centered untuk meningkatkan konsep diri pada siswa kelas XII IPS 1 Tahun Ajaran 2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen one group design pre test dan post test, dengan teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Subjk penelitian ini sebanyak 5 siswa kelas XII IPS 1. Teknik pengumpulan data menggunakan skala konsep diri dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan konsep diri terhadap siswa yang diberi layanan konseling client centered. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan konseling cliet centered dapat meningkatkan konsep diri pada siswa kelas XII IPS 1 SMA Teladan WayJepara Lampung Timur Tahun Ajaran 2018/2019.Kata kunci: konseling client centered, konsep diri siswa, meningkatkan
Hubungan Kepercayaan Diri dengan Penyesuaian Sosial Siswa Endah Marsha; Syarifuddin Dahlan; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 2 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.795 KB)

Abstract

This research was aimed to find out the relationship between self confident and student’s social adjustment students of SMAN 8 Bandar Lampung academic year 2018/2019. This research was a quantitative research. The population of this research were 230 students and the sample were 46 students and those were taken by using cluster random sampling. Data collecting technique used were scale. The data analysis used was correlation product moment. In conclusion, there is a positive and significant relationship between self confident and students’ social adjustment. It means that the higher students’ self confident, the higher students’ social adjustment too. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepercayaan diri dengan penyesuaian siswa SMA Negeri 8 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 230 siswa dan sampel penelitian 46 siswa diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala.Teknik analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Kesimpulan penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepercayaan diri dengan penyesuaian sosial siswa. Artinya semakin tinggi kepercayaan diri siswa maka semakin tinggi penyesuaian sosial.Kata kunci: kepercayaan diri, penyesuaian sosial, siswa