cover
Contact Name
suhartini
Contact Email
tiensahmad1@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
direktorat@poltekkesbanten.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan)
ISSN : 23561718     EISSN : 26852195     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini menggambarkan Media informasi kesehatan scopenya meliputi; keperawatan, kebidanan, analis kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 248 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA BUKU SAKU KESPRO TERHADAP PELAKSANAAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) OLEH REMAJA DI SMAN I CIPANAS KABUPATEN LEBAK TAHUN 2015 Yayah Rokayah; Siti Rusyanti
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 3 No 1 (2016): April
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.123 KB) | DOI: 10.36743/medikes.v3i1.149

Abstract

Kanker payudara merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting karena mortalitas dan morbiditasnya yang tinggi. Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) perlu dikuasai dan dilakukan oleh remaja putri agar dapat melakukan deteksi dini kanker payudara. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SADARI remaja adalah melalui penyuluhan SADARI dengan menggunakan media buku saku kesehatan reproduksi remaja. Banyak faktor yang menjadi penyebab mengapa hanya sebagian kecil wanita yang melakukan SADARI, diantaranya kepatuhan mereka yang dapat dipengaruhi oleh ketersediaan media. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan media buku saku kesehatan reproduksi dalam pelaksanaan SADARI oleh remaja di SMAN 1 Cipanas Kabupaten Lebak. Penelitian dirancang menggunakan desain penelitian Kohort. Besar sampel sebanyak 108 responden. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (91,7%) responden menggunakan media buku saku kesehatan reproduksi. Hanya sebagian kecil (6,5%) responden yang melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Pada uji statistik (uji chi square) diperoleh hasil p=1,000artinya tidak ada perbedaan bermakna pada kedua variabel tersebut atau tidak ada hubungan yang signifikan antara penggunaan media buku saku kesehatan reproduksi remaja dengan pelaksanaan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) oleh responden. Selain media buku saku kesehatan reproduksi, disarankan perlu media lain seperti Pusat Informasi, Konseling Remaja & Mahasiswa (PIK R/M) dan pemberian informasi melalui penyuluhan kesehatan reproduksi remajadi sekolah secara periodik.
MULTIDRUG RESISTANT ESCHERICHIA COLI PADA SUMBER AIR MINUM DI KOTA TANGERANG Aminah Aminah; Makhabah Jamilatun
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 3 No 1 (2016): April
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.773 KB) | DOI: 10.36743/medikes.v3i1.150

Abstract

Multidrug-resistant Escherichia coli (MDR E. coli) telah menjadi perhatian dalam hal kesehatan masyarakat di berbagai negara. Bakteri ini menyebabkan infeksi yang sulit ditangani sehingga dampak buruk yang ditimbulkan bagi kesehatan menjadi luas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prevalensi dan kerentanan MDR E. coli yang diisolasi dari sumber air minum masyarakat yang berada di Kota Tangerang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2015. Desain yang digunakan adalah penelitian eksperimental laboratorium. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bakteri E. coli yang diisolasi dari sumber air minum masyarakat di Kota Tangerang. Semua bakteri yang diisolasi digunakan sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 16 sumber air minum masyarakat, enam di antaranya positif mengandung E. coli dan satu sumber air minum positif mengandung MDR E. coli. Oleh karena itu untuk mencegah masalah kesehatan yang lebih jauh, perlu dilakukan pemeriksaan berkala terhadap berbagai bakteri patogen yang ada di masyarakat.
PRESTASI BELAJAR MAHASISWA POLTEKKES KEMENKES BANTEN SEMESTER I YANG MASUK MELALUI JALUR PMDP TAHUN 2012 – 2014 Ahmad Ahmad
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 3 No 1 (2016): April
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.497 KB) | DOI: 10.36743/medikes.v3i1.151

Abstract

Prestasi belajar merupakan salah satu indicator daya serap dan kecerdasan mahasiswa, yang dapat digunakan untuk menyusun dan menetapkan langkah-langkah kebijkan baik yang menyangkut mahasiswa, proses pendidikan maupun institusi pendidikan yang mengelola program pendidikan tersebut. Indikator yang menjadi tolok ukur prestasi belajar mahasiswa adalah perolehan prestasi.. Berdasarkan pengamatan penulis, dalam dua tahun terakhir ini, masih sering terungkap mahasiswa yang mengalami permasalahan yang berkaitan dengan prestasi belajar yang dibuktikan dengan perolehan prestasi yang masih rendah, masih adanya mahasiswa yang sering kali harus mengulang saat ujian akhir semester. Permasalahan tersebut terjadi juga pada mahasiswa yang masuk melalui jalur PMDP, padahal mahasiswa tersebut pada saat proses masuk, sudah menunjukan nilai prestasi belajar yang tinggi di sekolah asalnya. Penelitian ini dilakukan guna memperoleh informasi factor yang berhubungan dengan prestasi belajar mahasiswa Poltekkes Kemenkes Banten semester I yang masuk melalui jalur PMDP tahun 2012 – 2014 Penelitian ini mengunakaan desain crosesctional study, dengan jumlah sampel sebanyak 60 mahasiswa yang masuk melalui jalur PMDP tahun 2012 – 2014. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari bagian kemahasiswaan Poltekkes Kemenkes Banten bagian adak masing-masing jurusan. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar mahasiswa semester I yang masuk melalui jalur PMDP memiliki prestasi belajar yang baik (70%), sementara sebagian kecil lainnya memperoleh prestasi belajar kurang baik (30%) Sebagian besar mahasiswa semester I yang masuk melalui jalur PMDP berasal dari sekolah negeri (76,7 %) , Hampir seluruhnya mahasiswa semester I yang masuk melalui jalur PMDP berasal dari jenis sekolah SMA (93,4%) Sebagian besar mahasiswa semester I yang masuk melalui jalur PMDP berjenis kelamin perempuan (85%) Tidak ada hubungan antara asal sekolah, jenis sekolah dan jenis kelamin dengan perolehan prestasi belajar mahasiswa semester satu. Perlunya melakukan telaahan lebih lanjut pada mahasiswa yang memperoleh IP semester I dibawah 3,00 terhadap perolehan nilai pada waktu belajar di SMA serta lembaga sekolah SMA asal mahasiswa tersebut
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III Een Sukaedah; Lailatul Fadilah
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 3 No 1 (2016): April
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.416 KB) | DOI: 10.36743/medikes.v3i1.152

Abstract

Kehamilan pertama bagi seorang ibu primigravida, ketika menghadapi proses persalinan cenderung mengalami kecemasan. Kecemasan akan menyebabkan ibu hamil menjadi tegang dan tidak nyaman, sehingga dapat mengganggu kesehatan ibu dan janin, serta mempersulit proses persalinan. Mapierre (1985) menyatakan faktor yang berhubungan dengan kecemasan seseorang antara lain usia, tingkat pendidikan, dan dukungan keluarga termasuk dukungan suami. Ibu hamil dengan usia kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun merupakan usia hamil resiko tinggi karena dapat terjadi kelainan atau gangguan pada janin sehingga dapat menyebabkan kecemasan pada ibu hamil (Soelaeman 2006). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan dukungan suami dengan Tingkat kecemasan pada ibu Primigravida Trimester III. Sampel penelitian berjumlah 96 responden dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Analisa yang digunakan yaitu analisa univariat dan analisa bivariat menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu dengan tingkat kecemasan pada ibu primigravida trimester III dengan nilai p value = 0.083. Sedangkan dukungan suami dengan tingkat kecemasan pada ibu primigravida trimester III terdapat hubungan yang bermakna dengan nilai p value = 0.000, yang artinya bahwa dukungan suami terhadap ibu primigravida sangat berpengaruh terhadap terjadinya kecemasan. Dimana dukungan suami yang baik dapat menurunkan tingkat kecemasan ibu primigravida, sehingga ibu akan merasa tenang dan nyaman dalam menjalani proses kehamilan dan persalinan.
STRATEGI BIDAN DALAM MEMBERIKAN PERAWATAN KEHAMILAN DAN PERSALINAN DI MASYARAKAT BADUY DALAM DESA KANEKES KAB.LEBAK TAHUN 2013 Yayah Rokayah
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 3 No 1 (2016): April
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.642 KB) | DOI: 10.36743/medikes.v3i1.153

Abstract

Tingginya AKI merupakan salah satu indikasi lemahnya perlindungan terhadap hak reproduksi perempuan yang memiliki kaitan dengan perawatan kehamilan dan persalinan. Jumlah kematian ibu di Baduy tahun 2009-2010 berjumlah 2 orang, penyebab kematian tersebut erat hubungannya dengan sosial budaya seperti kebiasaan, kepercayaan, sikap dan prilaku masyarakat terhadap perawatan kehamilan dan persalinan sehingga mengakibatkan kematian pada ibu. Metode yang digunakan adalah kualitatif, subyek penelitian yaitu bidan desa dan PTT yang ditugaskan di Baduy Dalam, pengumpulan data melalui indept interview. Analisis data menggunakan analisis isi dengan triangulasi kepada ibu hamil, ibu bersalin, tokoh masyarakat dan paraji. Hasil penelitian pada Baduy Dalam dalam perawatan kehamilan dan persalinan masih dilakukan secara tradisional. Norma penanganan masalah pada kehamilan dan persalinan yaitu meminta bantuan ke paraji, dukun pengobatan, tokoh masyarakat, bila dirujuk tidak boleh memakai kendaraan. Yang melanggar akan dihukum selama 40 hari. Tidak ada sarana kesehatan karena dilarang oleh adat setempat. strategi yang dilakukan bidan dalam memberikan informasi pelayanan perawatan kehamilan dan persalinan di masyarakat Baduy Dalam pertama yaitu melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat,menjalin kemitraan bidan dengan paraji yang ada, mendirikan program imah pangubaran pusat informasi Baduy tanpa menghilangkan ciri khas Baduy nya,menjadikan posyandu yang diminati dan dipercaya sebagai tempat pelayanan kesehatan yang efektif dan efesien tanpa menghilangkan ciri khas Baduynya,melakukan kunjungan rumah,petugas kesehatan/bidan harus tinggal menetap di daerah Baduy, bidan bisa menerima dan menghormati budaya mereka apa adanyawaktu pelaksanaan disesuaikan dengan jadwal pelayanan yang sudah disepakati oleh tokoh masyarakat, dalam memberikan informasi media yang digunakan adalah lembar balik, alat peraga sesuai yang diperlukan dan memakai bahasa yang bisa dipahami oleh masyarakat Baduy Dalam yaitubahasa sunda.Untuk memudahkanjangkauan pelayanan kesehatan masyarakat Baduy Dalam hendaknya di bangun sarana rumah tunggu untuk pelayanan perawatan kehamilan dan pertolongan persalinan yang dilengkapi peralatan kesehatan tanpa menghilangkan ciri khas dari budaya Baduynya. Sebelum menugaskan petugas kesehatan hendaknya puskesmas setempat perlu memberi penambahan pengetahuan kepada tenaga kesehatan yang akan bertugas di Baduy terkait budaya setempat.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI ESCHERICHIA COLI PADA AIR WUDHU DI MASJID YANG BERADA DI KOTA TANGERANG Makhabah Jamilatun; Aminah Aminah
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 3 No 1 (2016): April
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.547 KB) | DOI: 10.36743/medikes.v3i1.154

Abstract

Air sebagai salah satu kebutuhan utama dalam menunjang kehidupan manusia beresiko membawa penyakit bawaan air (water borne disease) jika tidak memenuhi syarat kesehatan. Salah satu pemanfaatan air adalah digunakan sebagai air wudhu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan Escherichia coli pada air wudhu di Masjid yang berada di Kota Tangerang. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan uji laboratorium dengan jumlah sampel 15. Pengambilan sampel dilakukan pada masjid yang telah ditentukan, selanjutnya dilakukan pemeriksaan laboratorium yang meliputi nilai MPN coliform untuk mengetahui kualitas air, dilanjutkan isolasi dan identifikasi Escherichia coli pada media EMBA (Eosin Methylin Blue Agar) serta uji produksi hemolisin pada media agar darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat keberadaan bakteri Escherichia coli pada air wudhu di Masjid yang berada di Kota Tangerang. Dari hasil identifikasi Escherichia coli, dapat diketahui dari 15 sampel yang diteliti terdapat 6 sampel air wudhu yang teridentifikasi E.coli, dua diantaranya bersifat hemolisis. Oleh karena itu penjaga masjid untuk senantiasa menjaga kebersihan air bak penampungan dengan teratur serta kebersihan lingkungan di sekitar masjid.
HUBUNGAN HARGA DIRI DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA TINGKAT I PROGRAM STUDI D III JURUSAN KEPERAWATAN TANGERANG Lailatul Fadilah; Rohanah Rohanah
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 3 No 1 (2016): April
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.601 KB) | DOI: 10.36743/medikes.v3i1.155

Abstract

Mahasiswa merupakan subjek yang memiliki potensi untuk mengembangkan pola kehidupanya, dan menjadi objek dalam keseluruhan bentuk aktifitas dan kreatifitasnya. Mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan kualitas yang dimilikinya (Baharudin dan Makin, 2004). Kualitas mahasiswa dapat dilihat dari prestasi akademik yang diraihnya. Prestasi akademik merupakan perubahan dalam hal kecakapan tingkah laku ataupun kemampuan yang dapat bertambah selama beberapa waktu yang tidak disebabkan proses pertumbuhan, tetapi adanya situasi belajar. Situasi belajar yang sifatnya kompleks dan menyeluruh serta melibatkan interaksi beberapa komponen, sering ditemukan mahasiswa yang tidak dapat meraih prestasi akademik yang setara dengan kemampuan intelegensianya. Perbedaan individual dari factor kepribadian cenderung menentukan penyesuaian diri dan kualitas prestasi akademik mahasiswa. Persepsi yang positif terhadap kepribadian akan mempengaruhi konsep diri kearah yang positif, dan mendorong individu untuk meraih prestasi (Sahlan, 2000). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan harga diri dengan prestasi akademik mahasiswa TK I Program Studi D III Jurusan Keperawatan Tangerang. Sampel penelitian berjumlah 127 responden yaitu seluruh mahasiswa TK I Prodi D III keperawatan dengan teknik total sampling. Analisa yang digunakan yaitu analisa univariat dan analisa bivariat menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara harga diri dengan prestasi kademik mahasiswa tingkat I Program Studi D III Keperawatan dengan nila p = 0.702.
GAMBARAN HITUNG JUMLAH DAN JENIS LEUKOSIT PADA EKS PENDERITA KUSTA DI RSK SITANALA TANGERANG TAHUN 2015 Diana Rinawati; Muhammad Reza
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 3 No 1 (2016): April
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.291 KB) | DOI: 10.36743/medikes.v3i1.156

Abstract

Penderita kusta yang sudah dinyatakan sembuh dinamakan eks penderita kusta. Di RSK Sitanala Tangerang eks penderita kusta yang tidak bersedia pulang kekampung halamannya diberdayakan membantu tugas kebersihan dan pertamanan. Kondisi ini disebabkan karena eks penderita kusta mengalami gangguan dalam penerimaan sosial di masyarakat, sehingga dapat mempengaruhi kondisi kesehatan eks penderita kusta, terutama kejadian infeksi baik yang disebabkan oleh bakteri maupun virus. Hitung jenis leukosit adalah perhitungan jenis leukosit yang ada dalam darah berdasarkan proporsi (%) tiap jenis leukosit dari seluruh jumlah leukosit. Jenis leukosit yang dihitung adalah neutrofil, eosinofil, basofil, monosit dan limposit. Hasil pemeriksaan ini dapat menggambarkan secara spesifik kejadian dan proses penyakit dalam tubuh terutama penyakit infeksi. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan mengambil sampel dan juga populasi dari eks penderita Kusta yang diberdayakan di RSK Sitanala Tangerang. Diperoleh data bahwa eks penderita kusta yang diberdayakan di Gedung rehabilitasi di RSK Sitanala mempunyai lama tinggal >5 tahun sebanyak 6 orang (75%) dan <5 tahun sebanyak 2 orang (25%). Hasil pemeriksaan darah eks penderita Kusta di Gedung Rehabilitasi RSK Sitanala Tangerang bahwa diperoleh sebanyak 3 orang (37,5%) dengan jumlah Leukosit diatas normal (10.4 mm³) dan sebanyak 5 orang (62,5%) dengan jenis Leukosit yang tidak normal. Jika dilihat dari Hitung jumlah dan jenis Leukosit yang tidak normal terdapat 7 orang (87,5%) dan normal sebanyak 1 orang (12,5%). Jumlah ini mengindikasikan sebanyak 7 orang (87,5%) eks penderita kusta potensial untuk terkena infeksi bakteri maupun virus. Disarankan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala terhadap eks penderita kusta untuk mengetahui infeksi sedini mungkin.
PENGARUH PENDAMPINGAN KADER TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIKULUR KABUPATEN LEBAK Omo Sutomo
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 6 No 1 (2019): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.337 KB) | DOI: 10.36743/medikes.v6i1.158

Abstract

Pemberia ASI eksklusif memiliki kontribusi yang besar terhadap tumbuh kembang dan daya tahan tubuh anak (Patal, 2013), Sayangnya tidak semua ibu berhasil dalam menyusui terutama dalam enam bulan pertama kehidupan bayi. Menurut Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI (2014), cakupan ASI eksklusif secara Nasional masih rendah (54,3%), demikian pula di provinsi Banten masih tergolong rendah (47,9%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendampingan kader terhadap pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Cikulur Kabupaten Lebah tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment, rancangan seri ganda (multiple time series) design).Sampel ialah ibu pasca nifas sebanyak 92 orang ( 46 orang perlakuan dan 46 orang kontrol). Sampel diambil dengan teknik quata sampling. Untuk mengetahui kemaknaan pengaruh digunakan nilai α sebesar 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari separuhnya ibu tidak memberikan ASI eksklusi (51,1%). Ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif lebih banyak (63.0%) terjadi pada ibuyang tidak didampingi oleh kader dibandingkan dengan ibu yang didampingi kader hanya 39,1 % yang tidak memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Terdapat pengaruh yang signifikan pendampingan kader terhadap pemberian ASI eksklusif (p=0,037). Ibu yang tidak mendapat pendampingan kader berisiko hampir tiga kali lebih besar untuk tidak memberikan ASI eksklusif pada bayinya dibandingkan dengan ibu yang mendapat pendampingan kader (OR=2,654)
PENGARUH TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU JAJAN SEHAT ANAK DI SDN KARANGSARI 2, TANGERANG Lindawati Lindawati
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 6 No 1 (2019): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.5 KB) | DOI: 10.36743/medikes.v6i1.159

Abstract

Prilaku jajan sangat membahayakan kesehatan anak bila salah dalam memilih dan membeli makanan Bahkan bisa menyebabkan kematian. Salah satu faktor yang mempengaruhi prilaku jajan anak SD adalah teman sebaya, dimana anak meniru atau mempelajari kebiasaan teman sebaya akan mempengaruhi pengambilan keputusan dalam memilih jajanan. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh teman sebaya terhadap perilaku jajan anak SDN Karangsari 2 Tangerang. Desain Penelitian : quasi ekspriment dengan Lokasi Penelitian di SDN Karangsari 2 dan waktu penelitian bulan Mei –November 2017. Popoulasi seluruh siswa kelas 5 dengan sampel penelitian adalah total populasi yang berjumlah 55 orang. Respoden yang berperan sebagai anak yang dominan dan bertugas mempengaruhi anak lain berjumlah 10 orang dan sisanya sebagai respoden yang akan diteliti. Analisa mengunakan uji t dependent. Hasil penelitan menunjukan tidak ada pengaruh teman sebaya terhadap prilaku jajan sehat pada anak SDN Karangsari 2 (p=0,468) dan dianjurkan pada sekolah untuk membentuk kader kesehatan tentang jajanan sehat yang bisa membantu sekolah untuk menumbuhkan prilaku jajan sehat pada anak SDN karangsari 2 Kota Tangerang

Page 11 of 25 | Total Record : 248