cover
Contact Name
suhartini
Contact Email
tiensahmad1@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
direktorat@poltekkesbanten.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan)
ISSN : 23561718     EISSN : 26852195     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini menggambarkan Media informasi kesehatan scopenya meliputi; keperawatan, kebidanan, analis kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 248 Documents
FAKTOR-FAKTOR PENGGUNAAN KONTRASEPSI DIWILAYAH PEDESAAN PROVINSI BANTEN (ANALISIS DATA SDKI 2017) Ismiyati Ismiyati; Deden Gumilar Nugraha
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 7 No 1 (2020): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v7i1.238

Abstract

Keluarga Berencana dapat mencegah penyebab kematian ibu sekitar 28%−30% kehamilan dengan risiko tinggi. penggunaan kontrasepsi modern mengalami penurunan. Penggunaan tersebut pada tahun 2012 tercatat sekitar 57,9% sedangkan di tahun 2017 tercatat 57,2%. Pemakaian kontrasepsi modern di Provinsi Banten tercatat 57,3%. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jumlah sampel 221 wanita usia subur dari Data SDKI 2017. Hasil Penelitian di dapatkan bahwa kontrasepsi modern menjadi pilihan utama wanita usia subur. Penggunaan kontrasepsi tersebut tidak dipengaruhi oleh faktor tertentu.
PENGARUH PEMBERIAN TABLET Fe DENGAN PENAMBAHAN SARI KACANG HIJAU DALAM PENINGKATAN KADAR Hb IBU HAMIL Wenny Indah Purnama Eka SarI; Almaini Almaini; Dahlia Dahlia
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 7 No 2 (2020): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v7i2.239

Abstract

Nutrisi menjadi salah satu faktor yang ikut berpengaruh hasil akhir suatu kehamilan. Pemenuhan kebutuhan gizi selama kehamilan yang tidak tercukupi, dapat menyebabkan anemia. Pengaruh anemia dalam kehamilan dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur dan gangguan pertumbuhan janin. Untuk menanggulangi anemia, peningkatan asupan makanan dapat diupayakan dengan mengonsumsi bahan makanan yang mengandung zat gizi tinggi dan meningkatkan absorpsi besi. Salah satu bahan makanan yang kaya zat besi adalah sayuran berwarna hijau serta kacang-kacangan. Salah satu jenis kacang-kacangan yang mengandung zat besi tinggi adalah kacang hijau (Phaseolus Radiatus L). Penelitian ini bersifat quasi eksperimental dengan dengan jumlah sampel 36 orang ibu hamil trimester III dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling dibagi dua kelompok, kelompok perlakukan dan kontrol. Kelompok perlakuan di berikan tablet Fe dengan penambahan sari kacang hijau selama 7 hari, sedangkan kelompok kontrol di berikan tablet Fe saja. Pengujian statistik menggunakan uji wilcoxon diperoleh nilai p = 0.000 menunjukan ada perbedaan kadar hemoglobin pada kelompok perlakukan dan kelompok Kontrol. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh pemberian tablet Fe dengan penambahan sari kacang hijau dalam peningkatan kadar Hb pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Nanti Agung Kabupaten Kepahiang Tahun 2019. Simpulan penelitian ini adalah pemberian tablet Fe dengan penambahan sari kacang hijau efektif meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil TM III.
PROFILE ADSORBEN SEBAGAI MEDIA FILTER DALAM MENURUNKAN KONSENTRASI KONTAMINAN PADA BADAN AIR BAKU SUNGAI CISADANE Nurmeily Rachmawati; Diana Rinawati
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 7 No 2 (2020): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v7i2.240

Abstract

Salah satu sumber kehidupan yang dibutuhkan manusia adalah kebutuhan akan air bersih. Untuk mendapatkan air bersih dapat dilakukan dengan memanfaatkan sumber air yang ada salah satunya air sungai. Sumber air ini tak luput dari pencemaran akibat aktivitas manusia maupun dari lingkungan sekitar. Sungai Cisadane yang terletak didaerah Tangerang dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai salah satu sumber air. Dalam mendapatkan air bersih perlu dilakukan usaha salah satunya memanfaatkan media filter air. Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi profiling dari penggunaan adsorben sebagai media filter dalam rangka menurunkan konsentrasi kontaminan yang terdapat di Air Sungai Cisadane. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimental dengan pengulangan sebanyak tiga kali. Adsorben alami yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 8 yaitu arang aktif (AA), pasir silika (PS), zeolit (Z), sekam padi bakar (SPB), sekam padi kering (SP), serabut kelapa (CH), serbuk kayu (SK), dan jerami padi (JP). Bahan kontrol yang digunakan yaitu Air Sungai Cisadane tanpa difilterisasi menggunakan adsorben. Hasil filterisasi menggunakan kedelapan adsorben akan diuji terhadap parameter fisika dan kimia. Pengujian hasil filterisasi dilakukan di laboratorium PDAM Cikokol. Hasil yang diperoleh pada parameter fisika menunjukkan pada adsorben zeolite dan pasir silica memberikan hasil yaitu tidak berasa dan berbau. Pada uji nilai kekeruhan hasil filterisasi menggunakan zeolith diperoleh hasil 5,82 NTU. Untuk parameter kimia diperoleh hasil penurunan konsentrasi kontaminan sulfat pada adsorben jerami menjadi 10 mg/L dan pada adsorben zeolite memberikan penurunan kadar nitrat yaitu 1,3 mg/L. Berdasarkan uji t-test antara sebelum dan sesudah filterisasi menunjukkan adanya perbedaan beda nyata pada parameter fisika (rasa, bau, zat padat terlarut) dengan nilai Sig (2-tailed) < ά = 0.025, dan tidak menunjukkan beda nyata yang signifikan pada parameter kimia dengan nilai Sig (2-tailed) > ά = 0.025.
ANALISIS FAKTOR SOSIODEMOGRAFI KELAHIRAN PREMATUR DI RUMAH SAKIT UMUM YK MADIRA PALEMBANG Rika Ariana; Fika Minata Wathan
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 7 No 2 (2020): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v7i2.241

Abstract

The one of Sustainable Development Goals (SDGs) in goals 3.2 are reducing Neonatal Mortality Rate to 12/1,000 live births. Preterm birth contributes greatly to neonatal morbidity and mortality. Based on the results of a review of the medical records of YK Madira Hospital in Palembang shows an increase the prevalence of preterm birth in 2018 of 5.7% and in 2019 an increase of 8.0%. The research aim to determine the relationship between risk factors on preterm birth. This research is an analytical survey, cross-sectional design using secondary with a systematic random sampling totaling 202 samples. Data analysis was performed using chi-square test for bivariate, logistic regression for multivariate, the results showed that there was a significant relationship between age (p-value = 0.000 OR = 3.4; 95% CI: 1.82-6, 39), education (p-value = 0.009 OR = 2.4; 95% CI: 1.28-4.58), history of preterm birth (p-value = 0.008 OR = 2.7; 95% CI: 1, 35-5.54), ANC examination (p-value = 0.031 OR = 2.5; 95% CI: 1.15-5.72) smoking variable obtain p-value = 1,000 (p>0.05). Conclusion: The most dominan variabel affecting preterm birth are age and history of preterm birth. These results can be used as a basis for information so that health workers can further improve communication, information,education on reproductive health in prospective brides and also groups of mother at high risk for premature birth as a promotive, preventive action thtat can prevent premature birth to support the achievement of government program targets in reducing the neonatal mortality rate in Indonesia.
ANALISIS KETUBAN PECAH DINI TERHADAP KEJADIAN ASFIKSIA DI RSU BUDI KEMULIAAN Dwi Ratna Prima; Prila Hasdela; Irma Sari Lubis
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 7 No 2 (2020): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v7i2.242

Abstract

Ketuban Pecah Dini (KPD) adalah keadaan pecahnya selaput ketuban, dapat terjadi pada kehamilan preterm ataupun aterm. Dalam keadaan normal 8-10% perempuan hamil aterm akan mengalami KPD. KPD terjadi pada kehamilan Prematur sebesar 1 %. Komplikasi yang timbul akibat KPD dapat terjadi infeksi maternal ataupun neonatal, persalinan prematur, hipoksia atau asfiksia, deformitas janin, meningkatnya insiden SC atau gagalnya persalinan normal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan KPD terhadap kejadian Asfiksia periode 2018 di RSU Budi kemuliaan. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional, menggunakan data sekunder. Sampel penelitian ini sejumlah 66 bayi. Tehnik analisis dilakukan secara bivariat menggunakan rumus chi square. Hasil penelitian menujukkan bahwa dari 66 bayi yang mengalami asfiksia ada 38 (58%) yang mengalami KPD dan 28 (42%) tidak mengalami KPD. Hasil uji statistik antara hubungan ketuban pecah dini terhadap asfiksia berdasarkan usia ibu didapatkan nilai p value=0,026 < 0,05 terdapat hubungan antara usia ibu bersalin dengan kejadian asfiksia. Hubungan ketuban pecah dini terhadap asfiksia berdasarkan paritas didapatkan nilai p value= 0,107> 0,05. Hubungan ketuban pecah dini terhadap asfiksia berdasarkan Usia Kehamilan didapatkan nilai p value=0,988 > 0,05. Hubungan ketuban pecah dini terhadap asfiksia berdasarkan Infeksi didapatkan nilai p value 0,451 = > 0,05. Hubungan ketuban pecah dini terhadap asfiksia berdasarkan riwayat gawat janin didapatkan nilai p value 0,434 = > 0,05.
HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA IBU BEKERJA DI RSU BUDI KEMULIAAN Entin Sutrini; Hilma Aini Aulia
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 7 No 2 (2020): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v7i2.243

Abstract

Peran perempuan dalam dunia kerja tidak dapat diabaikan. Berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2013, jumlah angkatan kerja wanita terus meningkat setiap tahunnya. Saat ini dari 114 juta jiwa (94%), 38% diantaranya adalah pekerja perempuan (43,3 juta jiwa) yang 25 juta diantaranya berada pada usia reproduktif. Kembalinya ibu bekerja merupakan salah satu faktor yang menyebabkan angka pemberian ASI menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor-faktor pemberian ASI eksklusif pada ibu yang bekerja. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan secara potong lintang. Data yang digunakan adalah data primer dengan menggunakan kuesioner dan observasi langsung. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus lemesshow berdasarkan kunjungan nifas di Poliklinik lantai 2 dan 3 RSU Budi Kemuliaan periode Mei tahun 2019 sebanyak 51 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis menunjukkan jenis pekerjaan tidak memiliki hubungan dengan pemberian ASI Eksklusif melainkan keterampilan menyusui ibu sebesar 41,2% ibu cukup terampil menyusui dengan jumlah 21 responden, namun sebagian ibu mengatakan kurangnya pemahaman mengenai manajemen ASI. Hasil analisis terdapat hubungan bermakna secara statistik (P 0,04). Sehingga diperlukan keterampilan interpersonal (caring) dan keterampilan komunikasi dari tenaga kesehatan sebagai konselor ASI primer, agar ibu nyaman bayi pun sehat.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU INPARTU TERHADAP KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSU BUDI KEMULIAAN PERIODE TAHUN 2019 Erina Windiany; Musdalifa Musdalifa
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 7 No 2 (2020): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v7i2.244

Abstract

Perdarahan postpartum adalah perdarahan sebanyak 500 ml atau lebih yang terjadi setelah bayi lahir. Pada tahun 2013, angka kematian ibu tertinggi di Indonesia disebabkan oleh perdarahan postpartum sebanyak 30,3%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu inpartu terhadap kejadian perdarahan postpartum di RSU Budi Kemuliaan periode tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei analitik melalui pendekatan cross sectional dengan besar sampel sebanyak 365 sampel. Pengambilan sampel menggunakan cara simple random sampling dengan menggunakan data sekunder yang diambil pada tahun 2020. Menunjukkan bahwa kejadian perdarahan postpartum di RSU Budi kemuliaan periode tahun 2019 sebanyak 11,8%. Hasil uji statistik chi square menunjukkan karakteristik ibu inpartu dengan anemia dan jenis persalinan pervaginam memiliki hubungan yang bermakna terhadap kejadian perdarahan postpartum dengan nilai p = 0,001 (p <0,05) untuk status anemia dan nilai p = 0,000 (p <0,05) untuk jenis persalinan pervaginam. Pentingnya pemantauan kesehatan ibu hamil oleh tenaga kesehatan untuk mencegah terjadinya anemia dan memberikan asuhan persalinan yang berkualitas dapat mencegah terjadinya perdarahan postpartum.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN LESI PRAKANKER SERVIKS DI PUSKESMAS PADANG PASIR KOTA PADANG Lisa Rahmawati; Mahdalena Prihatin Ningsih
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 7 No 2 (2020): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v7i2.245

Abstract

ABSTRAK Kanker serviks merupakan penyebab kematian kedua kanker pada wanita di negara negara berkembang termasuk Indonesia. Lesi prakanker serviks adalah perubahan inti sel sebelum menjadi inti sel kanker. Lesi prakanker serviks dapat berkembang menjadi kanker bila tidak dideteksi lebih awal. Wanita yang melakukan deteksi dini kanker serviks dengan metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) di Puskesmas Padang Pasir pada tahun 2017 sebanyak 656 orang dan 1.225 orang pada tahun 2018. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Lesi Prakanker Serviks di Puskesmas Padang Pasir. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain kasus kontrol. Penelitian dilakukan pada tanggal 28 Desember 2019 sampai 11 Januari 2020. Populasi adalah seluruh wanita yang melakukan pemeriksaan IVA di Puskesmas Padang Pasir Kota Padang tahun 2018. Pada kelompok kasus terdapat 56 sampel yang diambil secara simple random sampling dan pada kelompok kontrol terdapat 56 sampel yang diambil secara systematic random sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan aktifitas seksual dini dengan lesi prakanker serviks (p=0,023, OR=2,583), tidak ada hubungan merokok dengan kejadian lesi prakanker serviks (p=0,438), ada hubungan paritas dengan kejadian lesi prakanker serviks (p=0,002, OR=3,587), tidak ada hubungan riwayat kanker serviks pada keluarga dengan kejadian lesi prakanker serviks (p=0,124), dan ada hubungan usia dengan kejadian lesi prakanker serviks (p=0,000, OR=7,222). Kesimpulan penelitian ada hubungan aktifitas seksual dini, paritas dan usia dengan kejadian lesi prakanker serviks dan tidak ada hubungan merokok dan riwayat kanker serviks pada keluarga dengan kejadian lesi prakanker serviks. Peneliti berharap peranan petugas kesehatan khususnya bidan dapat mengurangi angka kejadian aktifitas seksual dini dan jumlah paritas berisiko dengan melakukan promosi kesehatan secara personal maupun kelompok.
ANALISIS PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TANDA BAHAYA MASA NIFAS TERHADAP PEMANFAATAN BUKU KIA DI RSU BUDI KEMULIAAN Sri Hartini Rahayu; Anik Rosita
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 7 No 2 (2020): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v7i2.246

Abstract

Masa nifas merupakan masa yang berisiko terjadinya komplikasi bagi ibu , karena alat reproduksi dalam proses pemulihan. Keluarga dan ibu nifas tidak menyadari hal tersebut karena focus perhatian mereka tertuju pada bayi baru lahir. Dukungan masa nifas sangat dibutuhkan bagi seorang ibu supaya masa nifas dapat dilalui tanpa komplikasi. Pengetahuan keluarga dan ibu nifas tentang tanda – tanda bahaya dalam pemanfaatan buku KIA sangat diperlukan agar ibu nifas dan keluarga dapat segera datang ke fasilitas kesehatan apabila mengalami tanda bahaya dalam masa nifas. Tujuan penelitian untuk menganalisis Pengetahuan Ibu nifas tentang tanda-tanda bahaya masa nifas Dalam Pemanfaatan Buku KIA di Ruang Srikandi RSU Budi Kemuliaan Periode Mei- Juni 2019. Metode Penelitian ini adalah menggunakan penelitian analitik dengan desain cross sectional Sampel penelitian sebanyak 110 orang ibu nifas. Pengumpulan data menggunakan kuesioner serta menggunakan analisis univariat dan bivariat yang diolah menggunakan sistem computer. Hasil penelitian sebagian besar Pengetahuan Ibu Dalam Pemanfaatan Buku KIA diruang Srikandi RSU Budi Kemuliaan Periode Mei-Juni 2019, memiliki pengetahuan yang baik.
PENGARUH PENDIDIKAN BENCANA GEMPA BUMI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SMK KARYA BANGSA KOTA TANGERANG Viyan Septiyana Achmad
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 7 No 2 (2020): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v7i2.248

Abstract

Dampak bencana telah mengakibatkan banyak orang mengalami kesusahan, dan kesedihan sehingga perlu adanya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana secara psikologis dan kaitannya dengan aktivitas keseharian didalam maupun diluar rumah. Pengetahuan tentang bencana perlu dipersiapkan sejak dini kepada masyarakat yang berisiko bencana untuk menghindari atau memperkecil resiko bencana dengan salah satu upaya melalui mitigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan bencana gempa bumi terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa SMK Karya Bangsa Kota Tangerang. Metode yang digunakan yaitu quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest with control group dengan sampel sebanyak 50 orang yang diambil dengan secara purposive sampling. Hasil penelitian yaitu terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap responden sebelum dan sesudah diberikan pendidikan bencana gempa bumi. Disarankan untuk institusi perlu mengadakan pengembangan kompetensi siswa melalui pemberian pelajaran muatan lokal kegawatdaruratan bencana, kegiatan seminar dan pelatihan khusus tentang simulasi bencana gempa bumi. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian dalam bentuk desain, populasi dan sampel yang berbeda.