cover
Contact Name
suhartini
Contact Email
tiensahmad1@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
direktorat@poltekkesbanten.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan)
ISSN : 23561718     EISSN : 26852195     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini menggambarkan Media informasi kesehatan scopenya meliputi; keperawatan, kebidanan, analis kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 248 Documents
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBADAK KABUPATEN LEBAK TAHUN 2019 Omo Sutomo; Een Sukaedah; Tutik Iswanti
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 7 No 2 (2020): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v7i2.250

Abstract

Diare sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, kejadiannya masih menjadi penyakit utama pada bayi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian diare pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Cibadak Kabupaten Lebak tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini ialah ibu yang memiliki bayi berumur 7-12 bulan sebanyak 89 orang. Sampel diambil dengan teknik proporsional random sampling. Analisis data dilakukan secara bertahap, mula-mula secara univariat bertujuan untuk memperoleh gambaran proporsi masing-masing variabel, kemudian bivariat bertujuan untuk mengetahui hubungan variabel independen dan variabel dependen. Uji statistik digunakan uji chi square. Untuk mengetahui kemaknaan hubungan digunakan nilai α sebesar 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak bayi yang menderita diare (36,0 %) dan bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif secara penuh (47,2 %). Terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian diare pada bayi (0,000), dimana ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif pada bayinya berisiko lebih dari 8 kali untuk terkena diare dibandingkan dengan ibu yang memberikan ASI eksklusif untuk terkena diare pada bayinya. Diperlukan upaya pendidikan kesehatan tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif, pencegahan dan penanganan awal diare pada bayi serta pendampingan pada ibu bayi dalam masa pemberian ASI eksklusif dengan melibatkan kader Posyandu dalam pelaksanaannya.
EFEKTIVITAS AIR PERASAN BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI L) TERHADAP MORTALITAS LARVA CULEX SP Cecep Dani Sucipto; Makhabbah Jamilatun; Ahmad Rio Fatullah
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 7 No 2 (2020): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v7i2.252

Abstract

Penyebaran filariasis berdasakan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten Tahun 2014 tercatat sebanyak 192 kasus filariasis. Pemberantasan Culex sp sebagai salah satu vektor penyakit filariasis dapat dilakukan dengan penggunaan larvasida. Salah satu alternatif larvasida dengan menggunkan bahan alami yaitu air perasan belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui daya bunuh air perasan belimbing wuluh serta mengetahui konsentrasi yang paling efektif membunuh larva Culex sp. Penelitian ini menggunakan 5 variasi konsentrasi yaitu 3%, 3.5%, 4%, 4.5%, 5%. Konsentrasi didapatkan dengan pengenceran air perasan belimbing wuluh dalam 100 ml aquadest, pengamatan dilakukan setelah penambahan dengan air perasan belimbing wuluh selama 24 jam. Hasil penelitian menunjukan air perasan belimbing wuluh dapat membunuh larva Culex sp dalam 24 jam. Konsentrasi paling efektif pada penelitian ini adalah 5% dengan jumlah mortalitas larva 99%. Penelitian ini membuktikan air perasan belimbing wuluh dapat membunuh larva Culex sp dengan konsentrasi efektif yaitu 5%.
PENGARUH PENDAMPINGAN IBU NIFAS POST SEKSIO SAESARIA TENTANG TEKNIK MENYUSUI TERHADAP PRAKTIK PEMBERIAN AIR SUSU IBU suyatini suyatini; Erna Mesra
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 8 No 1 (2021): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v8i1.201

Abstract

ASI merupakan makanan terbaik memenuhi kebutuhan gizi bayi selama enam bulan pertama. Produksi ASI dirangsang oleh isapan bayi dan keadaan ibu yang tenang. Penyuluhan tentang cara- cara pemberian ASI yang menjamin kelancaran produksi ASI sejak lahir sangat diperlukan ibu, terutama bagi ibu-ibu yang melahirkan untuk pertamakali. Tujuan mendapatkan informsi tentang pengaruh pendampingan ibu Nifas dengan Seksio Caesaria terhadap Pengetahuan dan keterampilan dalam pemberian ASI. Rancanagan penelitian adalah dengan menggunakan eksperimen kuasi (Quasi experiment), two Group Pretest and Posttest design.Hasil ada Perbedaan rerata antara responden Kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan rerata Pengetahuan kelompok intervensi 9.333 sedangkan kelompok kontrol 5.111.dan rerata keterampilan kelomok intervesi 10.917 sedangkan kelompok kontrol 5.444,maka terdapat perbedaan pengetahuan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebesar 4.222 sedangkan perbedaan rerata keterampilan 5.973Simpulan Pendampingan langsung intervepsi memiliki efektifitas lebih tinggi di bandingkan dengan proses pendampingan dengan memberikan brosur dalam upaya peningkatan pengetahun dan keterampilan ibu post SC dalam pemberian ASI .Saran Menerapkan program pendampingan sebagai salah satu program Rumah sakit dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pada ibu post partum/nifas
EKSPLORASI BAKTERI ENDOFIT DARI DAUN NAMNAM (Cynometra cauliflora L.) Hamtini hamtini; Syarah Anliza; Ira Nuraeni
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 8 No 1 (2021): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v8i1.209

Abstract

Akhir-akhir ini kencenderungan dalam penggunaan obat tradisional sebagai pilihan untuk pengobatan menjadi alternatif yang banyak diminati karena obat tradisonal terbukti relatif aman dengan cara penggunaan yang benar dan indikasi yang tepat serta jarang sekali menimbulkan efek samping. Untuk mengambil senyawa bioaktif secara langsung dari tanamannya dibutuhkan sangat banyak biomassa atau bagian dari tanamannya, sehingga untuk mengefisiensikan cara mendapatkan senyawa bioaktif tersebut, maka di gunakan mikroba endofit spesifik yang diperoleh dari bagian dalam tanaman yang diharapkan mampu menghasilkan sejumlah senyawa bioaktif yang di butuhkan tanpa harus mengekstrak dari tanamannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi bakteri endofit dari daun Namnam (Cynometra cauliflora L.). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengisolasi dan melakukan pemurnian bakteri endofit dari daun Namnam (Cynometra cauliflora L.), serta melakukan identifikasi dengan pewarnaan Gram. Hasil yang di dapat berupa 19 isolat bakteri endofit memiliki karakteristik morfologi yang tidak terlalu bervariasi, bentuk dan warna koloni rata-rata berwarna krem dan putih susu dengan beberapa ada yang tepian koloninya rata dan ada yang bergerigi serta ada permukaan yang kasar dan ada yang licin. Hasil dari pewarnaan Gram didapatkan 18 isolat bakteri merupakan Gram negatif dan 1 isolat merupakan Gram positif.
KONSENTRASI LOGAM BERAT (Pb,Cd,Hg) PADA AIR SUMUR PENDUDUK DI KAMPUNG SAYUR DESA TALAGA Diana Rinawati
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 8 No 1 (2021): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v8i1.228

Abstract

Lahan pembuangan limbah industri di desa Talaga kecamatan CIkupa dipergunakan oleh sebagian besar industri di wilayah cikupa untuk membuang limbah padat yang dihasilkan dari proses produksi. Disekitar lahan pembuangan limbah terdapat pemukiman penduduk dan lahan tanaman sayuran. Sehubungan dengan hal tersebut maka perlu diketahu konsentrasi logam berat (Pb,Cd,Hg) pada air sumur penduduk yang terdapat disekitar lahan pembuangan limbah iondustri. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif analitik dengan menggunakan analisis statistik uji Korelasi Bivariat. Populasi penelitian ini adalah sumur penduduk yang berada disekitar lahan pembuiangan limbah industri. Sampel diambil dengan metode purposive sampling dimana sampel diambil dalam jarak terjauh dan terdekat dari lokasi lahan pembuangan limbah industri. Data diperoleh dengan melakukan pemeriksaan sampel air sumur sebanyak 10 titik sampel dengan masing-masing paremeter logam berat Kadmium. Timbal, Merkuri. Untuk menentukan titik sampling menggunakan google earth, sehingga didapat jarak dalam satuan meter. Hasil penelitian diperoleh data bahwa konsentrai logam berat Kadmium. Timbal dan Merkuri pada sepuluh titik sampling sebagian besar berada dibwah baku mutu dengan nilai LOQ tidak terdektsi karena nilai yang ditunjukkan alat negative. Akan tetapi konsentrasi Merkuri dengan jarak 79 m nenunjukkan nilai yang berada diatas bakumutu yaitu 1,17 ppm. Hasil uji statistic tidak ada hubungan antara jarak lahan pembuangan limbah industri dengan konsentrai logam berat pada sumur penduduk.
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP KECEMASAN PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN LEBAK Tutik Iswanti; Nintinjri Husnida; Ayi Tansah Rohaeti; Omo Sutomo
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 8 No 1 (2021): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v8i1.232

Abstract

Latar Belakang : Kecemasan pada kehamilan apabila tidak segera ditangani dengan baik maka akan berdampak pada kondisi fisik dan psikis pada ibu dan janin yang dikandungnya. Menurut Alder et al (2017), kehamilan dengan kecemasan akan mempengaruhi lingkungan intrauterine dan perkembangan janinnya. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial terhadap kecemasan ibu hamil. Metode Penelitian : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 76 responden yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Analisis data univariat dipaparkan dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan uji statistik Chi-Square dan analisis multivariate dengan regresi logistic. Hasil : Ibu hamil dengan kecemasan sebesar 38,2%, ibu hamil yang kurang dukungan social sebanyak 30,3%, ibu hamil dengan umur beresiko sebesar 30,3%, ibu hamil dengan tingkat pendidikan rendah sebesar 34,2%, ibu hamil yang bekerja sebanyak 42,1%, ibu hamil primigravida sebanyak 34,2%, dan ibu hamil yang tidak mengikuti latihan fisik sebanyak 36,8%. Tidak ada pengaruh dukungan sosial terhadap kecemasan ibu hamil (0,887), Faktor yang mempengaruhi kecemasan ibu hamil yaitu tingkat pendidikan (0,000) dan graviditas (0,075) dan faktor yang paling mempengaruhi yaitu tingkat pendidikan (0,000). Kesimpulan : Tidak ada pengaruh dukungan sosial terhadap kecemasan ibu hamil Kata kunci : Dukungan sosial, kecemasan
Faktor Risiko Pascanatal Terhadap Kejadian Stunting Baduta Usia 6 – 18 Bulan di Puskesmas Mantangai Kabupaten Kapuas Titik - Istiningsih
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 8 No 1 (2021): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v8i1.254

Abstract

ABSTRAK Permasalahan gizi merupakan masalah utama di negara berkembang, termasuk di Indonesia. Kekurangan gizi kronis merupakan penyebab utama perawakan pendek (stunting). Tingginya angka prevalensi stunting Kabupaten Kapuas yaitu 42% yang melebihi dari standar yang ditetapkan oleh WHO yaitu 20% yang artinya stunting balita di Kabupaten Kapuas saat ini masih di atas batas toleransi yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko pascanatal yang memengaruhi kejadian stunting baduta usia 6-18 bulan di wilayah puskesmas Mantangai kabupaten Kapuas. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik, dengan desain Cross sectional, dengan jumlah sampel penelitian 136 orang ibu yang memiliki Baduta berusia 6-18 bulan di wilayah kerja puskesmas Mantangai kabupaten Kapuas yang diambil secara consecutive sampling. Pengumpulan data diperoleh melalui pengukuran panjang badan untuk data kejadian stunting, wawancara untuk data Status pemberian ASI ekslusif, riwayat penyakit ISPA, riwayat diare, riwayat berat badan lahir, dan riwayat kunjungan posyandu, serta survey konsumsi dengan metode food frequency questionnaires untuk data riwayat asupan energi dan protein, kemudian data diolah dan dianalisis secara deskriptif analitik menggunakan uji chi-square dan uji regresi logistik ganda Hasil penelitian di tempat penelitian menunjukkan prevalensi kejadian stunting sebesar 40,4 %. Faktor yang terbukti berhubungan dengan stunting diantaranya riwayat pemberian ASI ekslusif nilai p = 0,047, asupan energi nilai p = <0,001, riwayat Diare nilai p= 0,048, kunjungan ibu baduta ke posyandu nilai p = 0,006. Sedangkan faktor yang tidak terbukti berhubungan dengan stunting adalah asupan protein nilai p = 0,394, riwayat penyakit ISPA nilai p = 0,809, riwayat BBLR nilai p = 0,351. Faktor paling dominan yang berhubungan dengan kejadian stunting adalah Tingkat Asupan Energi dengan OR 15,990 (IK 6,387 – 40,035) dengan nilai p = 0,000 dan Riwayat Diare OR 3,130 (1,278 – 7,665) dengan nilai p = 0,013. Tingkat asupan energi merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan stunting. Peningkatan pemberian ASI ekslusif dan pemberian makanan tambahan pendamping ASI dengan menu gizi seimbang serta kesehatan lingkungan merupakan upaya untuk mencegah stunting.
PERBEDAAN POLA ASUH ORANG TUA MENIKAH USIA DINI DAN USIA DEWASA Dewi Anggraini; Tantri Wenny Sitanggang; Oryza Intan Suri
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 8 No 1 (2021): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v8i1.258

Abstract

More than 700 million women living now got married when they were still children. One of three has been married before they are 15 years old. Early marriage has impacts on the children’s development and parenting styles. Parenting styles are ways of parents to educate the children. These ways are embodiments of parents’ love and responsibility. Parents marrying early are going to cause less satisfying parenting style as they are not psychologically prepared enough to live the family lives and to perform their roles as parents. All of these enable them to mistakenly nurture their children. This research aimed at observing the different parenting styles between parents who married early and who married in adulthood age in operational territory of Pondok Aren Subdistrict, South Tangerang in 2020. This research design applied quantitative approach using comparative methods or comparison using T-Test Independent statistics test. The results show that p value = 0.025 or p < 0.05. From the value we can coclude that there were differences in parenting style between parents who marry early and who marry in adulthood age in operational territory of Pondok Aren Subdistrict. This is suggested to the Health Agency to collaborate with Community Health Centers, public figures, and village agencies to conduct marriage counselling about the appropriate parenting styles to the couples who has married early, such as taking care children’s needs based on their ages.
HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN PASIEN MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DI RUANG HEMODIALISA RS. MEDIKA BSD TAHUN 2020 Tantri Wenny Sitanggang; Dewi Anggraini; Wichy Mulia Utami
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 8 No 1 (2021): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v8i1.259

Abstract

World health organization (WHO) merilis data jumlah penderita gagal ginjal kronik di dunia pada tahun 2013 meningkat sebesar 50% dari tahun sebelumnya,lalu di Amerika angka kejadian gagal ginjal kronik juga meningkat sebesar 50% di tahun 2014, Berdasakan survei dari Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) pada tahun 2014 menyebutkan bahwa Indonesia merupakan negara dengan prevalensi penyakit gagal ginjal kronik yang cukup tinggi, yaitu sekitar 30,7 juta penduduk. Di wilayah Tangerang pasien hemodialisis adalah 20%-30% bahkan biasanya mencapai 47%. 3 Angka prevalensi ini didapatkan cukup tinggi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis (Septimar&Nurmalahayati,2019). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara patuh dan tidak patuh pasien menjalani terapi hemodialisa dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis di ruang hemodialisa RS Medika BSD.Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian cross sectional dengan rancangan cross sectional. pengambilan sampel menggunakan rumus lemeshow dengan jumlah sampel 64 sampel. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kuesioner. Teknik analisa yang digunakan untuk mengetahui adanya hubungan menggunakan Chi-square . Dengan nilai p value 0,001 (p value<0,05) sehingga dapat disimpulkan Ha diterima Ho ditolak, artinya terdapat hubungan antara patuh dan tidak patuh pasien menjalani terapi hemodialisa dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis di Rumah Sakit Medika BSD.
Kondisi Psikologis Ibu Dalam Mendampingi Anak Belajar Pada Masa Pandemi Covid-19 Yunike Yunike; Ira Kusumawaty
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 8 No 1 (2021): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v8i1.261

Abstract

Abstrak Pembelajaran secara daring pada masa Covid-19 dapat berdampak buruk terhadap kondisi psikologis anak jika tidak disikapi dengan positif. Terganggunya kondisi psikologis akan bermuara pada ibu dan mengakibatkan permasalahan tidak sederhana bagi ibu, bahkan dapat mempengaruhi kondisi psikologis ibu. Hingga saat ini pembahasan mengenai kondisi psikologis ibu pada masa Covid-19 dalam mendampingi anak dalam pembelajaran online masih belum banyak dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kondisi psikolgis ibu sebagai garis terdepan dalam perawatan anak selama mendampingi anak ketika belajar secara online di masa Covid-19. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan melibatkan tujuh partisipan ibu yang memiliki anak yang duduk di sekolah dasar yang masih memerlukan pendampingan. Proses wawancara mendalam melalui video call dilakukan untuk menggali pengalaman ibu selama mendampingi anak dalam pembelajaran daring disertai observasi ekspresi wajah saat wawancara berlangsung. Wawancara mendalam dilakukan sebanyak 3-4 kali hingga tercapai saturasi informasi dan selanjutnya dituangkan dalam bentuk transkrip, koding, kategori dan tema. Metoda Colaizzi digunakan dalam menganalisis transkrip hasil wawancara. Penelitian menghasilkan 5 tema utama yaitu: kesedihan menghadapi perubahan perilaku anak, pesimisme terhadap hasil belajar anak, emosi kemarahan yang tidak tertahan, penyesalan atas pemberian hukuman dan ikhlas menerima takdir. Disarankan agar penyediaan hotline service penanganan kasus psikologis lebih gencar disebarluaskan dan penyebarluasan informasi berkaitan dengan mekanisme koping adaptifnya bagi anak dan ibu, sehingga dapat menyikapi perubahan akibat dampak Covid-19 dengan konstruktif.