cover
Contact Name
fikom uniga
Contact Email
fikom@uniga.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fikom@uniga.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian
Published by Universitas Garut
ISSN : 24610836     EISSN : 2580538X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal komunikasi Universitas Garut diterbitkan bermaksud untuk mengembangkan potensi khususnya bagi dosen ilmu komunikasi Universitas Garut dengan tujuan untuk memperoleh informasi yang disajikan dalam bentuk tulisan jurnal online. Informasi ini, merupakan kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari para pembaca, paraktisi, mahasiswa dan para peneliti. Komunikasi merupakan sebuah disiplin ilmu yang mengadopsi dari berbagai disiplin ilmu seperti sosiologi, antropologi,dan psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 243 Documents
Strategi Komunikasi Bimbingan Perkawinan dalam Pencegahan Kasus Stunting di Kabupaten Temanggung Viona Elsya; Nadia Itona Siregar
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v9i2.3168

Abstract

Kasus stunting yang naik pada tahun 2020 di Kabupaten Temanggung menjadikan pemerintah memberikan amanat untuk Kementrian Agama memberikan intervensinya terkait dengan penurunan stunting. Hal ini dinilai bahwa pembentukan sebuah keluarga erat kaitannya dengan kelahiran seorang anak, sehingga adanya revalitasi KUA untuk memberikan materi terkait stunting juga dalam program bimbingan perkawinan. Pelaksanaan program bimbingan perkawinan pencegahan stunting juga dilakukan bersama dengan Dinas Kesehatan dan BKKBN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi dalam program bimbingan perkawinan terkait dengan pencegahan stunting di Kabupaten Temanggung. Penelitian yang dilakukakan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan wawancara mendalam kepada tujuh informan yaitu 3 fasilitator bimbingan perkawinan, petugas kesehatan, serta dua peserta dalam program bimbingan perkawinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan dalam program bimbingan perkawinan terkait dengan stunting sesuai dengan teori Laswell, dalam programnya yaitu berkaitan dengan kemampuan yang dimiliki oleh komunikator dilakukan oleh para fasilitator bersertifikat dari Kementrian Agama serta dari Dinas Kesehatan. Penyusunan pesan yang ada didalam program bimbingan perkawinan terkait stunting diberikan pada materi kesehatan reproduksi dan generasi berkualitas secara persuasive dan edukatif.  Penggunaan media dalam program bimbingan perkawinan pencegahan stunting melalui sosialisasi serta media yang digunakan yaitu dengan modul dan informasi langsung dari fasilitator. Peserta yang menjadi khalayak dalam program ini yaitu para calon pengantin yang sudah mendaftarkan dirinya KUA. Efek yang diberikan kepada para peserta memberikan pengetahuan bagi para calon pengantin sehingga mampu melahirkan generasi yang berkualitas. Adapun faktor penghambat terbagi menjadi hambatan teknis,semantik,serta latar belakang, kemudian untuk faktor pendukung adanya dukungan dari pemerintah.
Strategi komunikasi dinas komunikasi dan informatika kota Salatiga dalam mensosialisasikan program “Matur Mas Yuli” Alodia Linsi Fandita; Rini Darmastuti
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v9i2.2198

Abstract

Abstract The Matur Mas Yuli Program is one of the online aspirations and complaint service portals owned by the Salatiga City Government. This program is a communication bridge between the people of Salatiga City and the Mayor of Salatiga. Many Salatiga residents do not know about this program, due to lack of outreach from the government. There are several problems that occur if the public does not report complaints through Matur Mas Yuli. One of the consequences is that many people's voices are not heard by the Salatiga government, therefore the government uses information technology to reduce this problem. The aim of this research is to explain the communication strategy in socializing the "Matur Mas Yuli" program carried out by the Salatiga City Communication and Information Office through the planning, implementation and evaluation process. The method used in this research is a qualitative descriptive method. Data collection techniques through interviews, observation, literature study and documentation. The research results show that first, Matur Mas Yuli is a community complaint service based on local wisdom. Second, the Salatiga City Government's social media, namely Instagram, Facebook, Twitter and Whatsapp, are media to assist the public in submitting complaints. Third, the socialization communication strategy is carried out through three stages, namely planning, implementation and strategy evaluation. Socialization is carried out through print media in the form of brochures and electronic media via radio. Other media used are social media including Instagram, Facebook, Twitter and the OPD Salatiga website. Keywords: Media; strategy; Matur Mas Yuli.  AbstrakProgram Matur Mas Yuli merupakan salah satu portal layanan aspirasi dan aduan online yang dimiliki oleh pemerintah kota Salatiga. Program ini merupakan jembatan komunikasi antara masyarakat kota Salatiga dengan walikota Salatiga. Banyak masyarakat Salatiga yang belum aware dengan adanya program ini, karena kurangnya sosialisasi dari pemerintah. Terdapat beberapa masalah yang terjadi jika masyarakat tidak melaporkan aduan melalui Matur Mas Yuli. Salah satu akibatnya yaitu banyak suara masyarakat yang tidak didengar oleh pemerintah Salatiga, maka dari itu pemerintah menggunakan teknologi informasi untuk mengurangi permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan strategi komunikasi dalam mensosialisasikan program “Matur Mas Yuli” yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Salatiga melalui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, Matur Mas Yuli merupakan layanan aduan masyarakat berbasis kearifan lokal. Kedua, media sosial Pemerintah Kota Salatiga yaitu Instagram, Facebook, Twitter dan Whatsapp menjadi media untuk membantu masyarakat ketika menyampaikan aduan. Ketiga, strategi komunikasi untuk mensosialisasikan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, implementasi dan evaluasi strategi. Sosialisasi yang dilakukan melalui media cetak berupa brosur dan media elektronik melalui radio. Media lain yang digunakan yaitu media sosial meliputi Instagram, Facebook, Twitter, dan website-website OPD Salatiga.  Kata-kata kunci: Media; strategi; Matur Mas Yuli.
Analisis framing media massa dalam aksi demo pemuda pancasila Umniatun Najihah
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v9i2.2467

Abstract

Abstract Indonesia is a country that adheres to a democratic system, which means that every citizen has full power over their government. Demonstrations are one way for certain groups to voice their opinions, as was done by the Pancasila Youth Mass Organization on November 26 2021. However, the demonstration held by Pancasila Youth at the DPR Building ended in chaos and attracted the attention of online media to frame the demonstration in accordance with perceptions. each media. This research aims to identify news related to the Pancasila Youth Demonstration in Online Media (Jpnn.com, and Kompas.com) November 2022 edition. The theory used in this research is mass media construction. This research uses Robert N. Entman's framing method with a qualitative approach . The results of the research show that the formulation of the problem is that there was a demonstration attended by Pancasila Youth in front of the DPR building. The demonstration was held to protest against the statement by Deputy Chairman of Commission II of the DPR, Junimart Girsang, who asked that mass organizations that often cause trouble and get involved in clashes be disbanded. The diagnosis of the cause is that the source of the problem in this case is Pemuda Pancasila as the organizer of the demonstration which was held in front of the DPR Building, however, according to tribunnews.com and Jpnn.com, this is still under investigation. Make moral judgments by always maintaining your attitude and maintaining peace in society, you must respect each other so that peace can be achieved and become a good example for society. The treatment recommendation from the three media is to continue to follow the law and carry out the legal processes that have been determined. Keyword: Framing Analysis; Demonstration Action; Online media.  Abstrak Indonesia merupakan negara yang menganut sistem demokrasi yang berarti setiap warganya memiliki kekuasaan penuh atas pemerintah mereka. Demonstrasi menjadi salah satu cara kelompok tertentu untuk menyuarakan pendapatnya seperti yang dilakukan oleh Ormas Pemuda Pancasila pada 26 November 2021. Namun,  Aksi Demo yang diselanggarakan Pemuda Pancasila di Gedung DPR tersebut berujung Ricuh dan menarik perhatian para Media Online untuk mebingkai aksi demonstran tersebut sesuai dengan persepsi masing masing media. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Pemberitaan Terkait Aksi Demo Pemuda Pancasila pada Media Online ( Jpnn.com, dan Kompas.com) edisi November 2022. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah konstruksi media massa Penelitian ini menggunakan metode analisis framing Robert N. Entman dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa define problem yakni terjadinya aksi demo yang diselenggarakan oleh Pemuda Pancasila di depan gedung DPR. Demonstrasi digelar untuk memprotes pernyataan Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang, yang meminta ormas yang kerap berbuat onar dan terlibat bentrokan dibubarkan. Diagnose cause yaitu sumber masalah dari kasus ini adalah Pemuda Pancasila selaku penyelenggara aksi demo yang dilakukan di depan Gedung DPR, namun berdasarkan tribunnews.com dan Jpnn.com hal ini masih dalam taham penyelidikan. Make moral judgment dimana selalu menjaga sikap dan menjaga kedamaian di tengahtengah masyarakat, harus saling menghormati antar satu sama lain sehingga mewujudkan perdamaian dan menjadi contoh yang baik untuk public. Treatment recommendations dari tiga media adalah terus mengikuti jalur hokum dan menjalankan sekala proses hokum yang telah ditetapkan.  Kata-kata Kunci: Analisis Framing; Aksi Demo; Media Onlie.
Strategi marketing communications melalui emina girl gang ambassador oleh emina cosmetics di masa pandemi covid-19 Marsha Vella Santara; Heidy Arviani
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe COVID-19 pandemic has certainly had an impact on all areas of industry, including the beauty industry. One of the marketing communication strategies implemented by Emina Cosmetics is with a brand ambassador named Emina Girl Gang Ambassador (EGGA). However, due to the Corona SARSCoV-2 virus or the Covid-19 pandemic that broke out in Indonesia, the implementation of Emina Girl Gang Ambassador underwent changes and adaptation due to new policies during the Covid-19 pandemic. This research aims to find out the marketing communication strategy through Emina Girl Gang Ambassador by Emina Cosmetics during the COVID-19 pandemic. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews and using the Miles and Huberman data analysis model. The theory used in this research is Integrated Marketing Communication and the Brand Ambassador function. The results of this research show that the marketing communications strategy through Emina Girl Gang Ambassador by Emina Cosmetics during the COVID-19 pandemic uses 5 multi-channel Integrated Marketing Communications in the form of advertising, personal selling, direct marketing, interactive marketing, and publicity & public relations. Even during the COVID-19 pandemic, consumers still use Emina Girl Gang Ambassador content as references and recommendations. The public continues to welcome and respond well to Emina Girl Gang Ambassador. Emina Girl Gang Ambassador is also considered to have a good and positive image. Keywords: Brand ambassadors; emina girl; marketing communications.  AbstrakAdanya pandemi COVID-19 tentunya berdampak pada semua bidang industri, termasuk industri kecantikan. Salah satu strategi komunikasi pemasaran yang diterapkam Emina Cosmetics adalah dengan brand ambassador bernama Emina Girl Gang Ambassador (EGGA). Namun karena adanya virus Corona SARS-CoV-2 atau pandemi Covid-19 yang merebak di Indonesia menyebabkan pelaksanaan Emina Girl Gang Ambassador mengalami perubahan dan adaptasi karena adanya kebijakan baru di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana strategi komunikasi pemasaran melalui Emina Girl Gang Ambassador oleh Emina Cosmetics di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara mendalam dan menggunakan model analisis data Miles dan Huberman. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Integrated Marketing Communication dan fungsi Brand Ambassador. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran melalui Emina Girl Gang Ambassador oleh Emina Cosmetics pada masa pandemi COVID-19 menggunakan 5 multi channel Integrated Marketing Communications berupa advertising, personal selling, direct marketing, interactive marketing, dan publicity & public relations. Meskipun berada di masa pandemi COVID-19, konsumen tetap menjadikan konten Emina Girl Gang Ambassador sebagai rujukan dan rekomendasi. Publik tetap menyambut dan merespons Emina Girl Gang Ambassador dengan baik. Emina Girl Gang Ambassador juga dinilai memiliki citra yang bagus dan positif.Kata-kata kunci: Brand ambassador; emina girl; komunikasi pemasaran.
Pengaruh instagram @exploresubang terhadap keputusan berkunjung ke tempat wisata Ciater Nurpitrian - Pitriah; Eka Yusup; Ema .
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v9i2.1264

Abstract

Perkembangan zaman membuat kehidupan manusia perlu beradaptasi dengan kemajuan alat teknologi yang semakin kompleks. Instagram adalah layanan jejaring sosial berbasis fotografi yang memberikan kemudahan dalam mengambil dan melihat foto ataupun video, kemudian dapat membagikannya terhadap orang lain dengan menggunakan jaringan internet, sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima dengan cepat. Media sosial pada zaman modern  menjadi salah satu media komunikasi yang populer. Unggahan wisata Ciater di instagram @exploresubang merupakan suatu bentuk informasi yang disediakan dalam bentuk foto, video, dan teks yang yang berisi ulasan deskripsi dalam bentuk caption. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pengaruh yang terjadi antara instagram @exploresubnag terhadap keputusana berkunjung ke tempat wisata Ciater. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode analisis regresi linier sederhana serta didukung dengan teori new media. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket dan studi kepustakaan. Sampel pada penelitian kali ini yakni komunitas himpunana mahasiswa subang unsika yaitu sebanyak 129 pengguna yang menjadi followers instagram @exploresubang. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien adalah positif, yang berarti variabel tersebut berpengaruh positif terhadap keputusan berkunjung ke wisata Ciater. Besarnya pengaruh ketiga variabel tersebut (intensitas, isi pesan dan daya tarik) terhadap keputusan berkunjung dapat menjelaskan variabel dependent (keputusan berkunjung) sebesar 58,9%. Fakta ini menjukkan bahwa variabel-variabel tersebut merupakan aspek dominan dalam mempengaruhi keputusan berkunjung ke wisata Ciater.
Strategi travel blogger dalam mengkomunikasikan wisata sebagai upaya menggerakkan pariwisata nusantara Mufidah Ulin Fitriana; Heni Indrayani Indrayani
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v9i2.2413

Abstract

Abstract Indonesia has a variety of natural resources and can be used as a tourism sector that attracts the attention of tourists. However, in 2020, the Covid-19 pandemic occurred which stopped all socioeconomic activities, including temporarily closing tourism. Data on foreign tourist arrivals to Indonesia during the Covid-19 pandemic showed a very sharp decline, which was around 74% from the average normal condition, while tourism was one of the most effective sectors for boosting Indonesia's foreign exchange, so, to revive the tourism sector, a strategy is needed, one of which is by utilizing travel bloggers. Travel bloggers are an important factor in reviving archipelago tourism to invite and introduce tourism. The purpose of this research is to describe the communication strategy of travel bloggers in an effort to generate archipelago tourism. This study uses a qualitative research method with a phenomenological approach. The theory used is the theory of persuasion and social influence. Primary data was obtained by interviewing four travel blogger informants who are affiliated and become ambassadors in the Indonesian Enchantment Award (API) community. Secondary data was obtained through research journals, e-books, books, blogs, and informants' social media. The results of the study show that travel bloggers must have self-interest including self-competence, credibility, and self-uniqueness. The informants were also active in uploading blogs one to two times a week, creating WhatsApp groups so that the public could join and get travel information, and participating in promoting, and inviting followers to visit archipelago tourism which is part of the API Awards. In addition, a transparent tourism assessment can be used as a form of individual assessment by the public. Keywords: Covid-19 pandemic; Travel blogger; Indonesian Enchantment Award Ambassador.  Abstrak Indonesia memiliki beragam kekayaan alam yang dapat dijadikan sektor pariwisata yang menarik perhatian wisatawan. Namun pada tahun 2020, terjadi pandemi Covid-19 yang menghentikan seluruh kegiatan sosial ekonomi, termasuk menutup sementara pariwisata. Data kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada masa pandemi Covid-19 menunjukkan penurunan yang sangat tajam, yaitu sekitar 74% dari rata-rata kondisi normal, sedangkan pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling efektif untuk mendongkrak devisa Indonesia, maka untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata diperlukan strategi, salah satunya dengan memanfaatkan travel blogger. Travel blogger menjadi salah satu faktor penting dalam membangkitkan pariwisata nusantara untuk mengajak dan memperkenalkan pariwisata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi komunikasi travel blogger dalam upaya membangkitkan pariwisata nusantara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teori yang digunakan adalah teori persuasi dan pengaruh sosial. Data primer diperoleh dengan mewawancarai empat informan travel blogger yang tergabung dan menjadi duta dalam komunitas Anugerah Pesona Indonesia (API). Data sekunder diperoleh melalui jurnal penelitian, e-book, buku, blog, dan media sosial para informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa travel blogger harus memiliki ketertarikan pada diri sendiri meliputi kompetensi diri, kredibilitas, dan keunikan diri. Para informan juga aktif dalam mengunggah blog satu hingga dua kali dalam seminggu, membuat grup WhatsApp agar publik dapat bergabung dan mendapatkan informasi wisata, serta ikut mempromosikan, dan mengajak followers untuk mengunjungi wisata nusantara yang menjadi bagian dari API Awards. Selain itu, penilaian pariwisata yang transparan dapat digunakan sebagai bentuk penilaian individu oleh masyarakat.Kata-kata kunci: Pandemi covid-19; Travel blogger; Ambassador Anugerah Pesona Indonesia.
Konvergensi Media Radio dalam Upaya Mempertahankan Eksistensi di Era Digital Pangestu, Hadi Baku; Yusuf, Dede; Sutisna, Sutisna; Handayanti, Asih; Yulianita, Neni
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10, No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v10i1.3532

Abstract

Abstract The rapid development of information technology, especially the internet, has triggered intense competition between radio stations to maintain their existence. In the current digital era, the convergence of radio media cannot be avoided, traditional media must be able to survive amidst increasingly fierce competition in the broadcasting industry to expand audiences and obtain advertising. This happened to Radio Cosmo Visual, which is considered to have implemented media convergence practices. This research aims to explain the application and impact of radio media convergence in an effort to maintain existence in the digital era. The research uses a case study type of research with a qualitative approach. Data collection techniques were carried out using observation, interviews and document analysis. Based on the results of the analysis, the results of this research show that Cosmo Visual Radio applies 3M, namely multimedia, multichannel and multiplatform in its convergence, where information is presented in various formats ranging from photos, video, text and audio and information is not only delivered via radio broadcasts but uploaded. via social media and can be accessed via various devices. The impact of this convergence practice includes expanding audience reach and attracting the interest of potential advertisers, so that Cosmo Visual Radio can take advantage of the convergence era to maintain its existence in the digital era. Keyword: Convergence; existence; radio. Abstrak Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat khususnya internet, memicu persaingan ketat antar radio untuk mempertahankan eksistensi. Di era digital saat ini konvergensi media radio tidak dapat dihindari, media tradisional harus dapat bertahan di tengah persaingan industri penyiaran yang semakin ketat untuk memperluas audien dan mendapatkan iklan. Hal tersebut terjadi pada Radio Cosmo Visual yang dianggap sudah menerapkan praktik konvergensi media. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan dan dampak dari konvergensi media radio dalam upaya mempertahankan eksistensi di era digital. Penelitian menggunakan jenis penelitian Studi Kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Berdasarkan hasil analisis, hasil penelitian ini bahwa radio cosmo visual menerapkan 3M yaitu multimedia, multichannel, dan multiplatform dalam konvergensinya, dimana informasi tersajikan dalam berbagai format mulai dari foto, video, teks, dan audio dan informasi tidak hanya disampaikan melalui radio siaran akan tetapi diunggah melalui sosial media dan dapat diakses melalui berbagai perangkat. Dampak dari praktik konvergensi tersebut antara lain memperluas jangkauan audien dan menarik minat calon pengiklan, sehingga radio cosmo visual dapat memanfaatkan era konvergensi untuk tetap mempertahankan eksistensi nya diera digital. Kata-kata kunci: Eksistensi; konvergensi; radio.
Pengaruh instagram @exploresubang terhadap keputusan berkunjung ke tempat wisata Ciater Pitriah, Nurpitrian -; Yusup, Eka; ., Ema
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v9i2.1264

Abstract

Perkembangan zaman membuat kehidupan manusia perlu beradaptasi dengan kemajuan alat teknologi yang semakin kompleks. Instagram adalah layanan jejaring sosial berbasis fotografi yang memberikan kemudahan dalam mengambil dan melihat foto ataupun video, kemudian dapat membagikannya terhadap orang lain dengan menggunakan jaringan internet, sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima dengan cepat. Media sosial pada zaman modern  menjadi salah satu media komunikasi yang populer. Unggahan wisata Ciater di instagram @exploresubang merupakan suatu bentuk informasi yang disediakan dalam bentuk foto, video, dan teks yang yang berisi ulasan deskripsi dalam bentuk caption. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pengaruh yang terjadi antara instagram @exploresubnag terhadap keputusana berkunjung ke tempat wisata Ciater. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode analisis regresi linier sederhana serta didukung dengan teori new media. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket dan studi kepustakaan. Sampel pada penelitian kali ini yakni komunitas himpunana mahasiswa subang unsika yaitu sebanyak 129 pengguna yang menjadi followers instagram @exploresubang. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien adalah positif, yang berarti variabel tersebut berpengaruh positif terhadap keputusan berkunjung ke wisata Ciater. Besarnya pengaruh ketiga variabel tersebut (intensitas, isi pesan dan daya tarik) terhadap keputusan berkunjung dapat menjelaskan variabel dependent (keputusan berkunjung) sebesar 58,9%. Fakta ini menjukkan bahwa variabel-variabel tersebut merupakan aspek dominan dalam mempengaruhi keputusan berkunjung ke wisata Ciater.
Strategi travel blogger dalam mengkomunikasikan wisata sebagai upaya menggerakkan pariwisata nusantara Fitriana, Mufidah Ulin; Indrayani, Heni Indrayani
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v9i2.2413

Abstract

Abstract Indonesia has a variety of natural resources and can be used as a tourism sector that attracts the attention of tourists. However, in 2020, the Covid-19 pandemic occurred which stopped all socioeconomic activities, including temporarily closing tourism. Data on foreign tourist arrivals to Indonesia during the Covid-19 pandemic showed a very sharp decline, which was around 74% from the average normal condition, while tourism was one of the most effective sectors for boosting Indonesia's foreign exchange, so, to revive the tourism sector, a strategy is needed, one of which is by utilizing travel bloggers. Travel bloggers are an important factor in reviving archipelago tourism to invite and introduce tourism. The purpose of this research is to describe the communication strategy of travel bloggers in an effort to generate archipelago tourism. This study uses a qualitative research method with a phenomenological approach. The theory used is the theory of persuasion and social influence. Primary data was obtained by interviewing four travel blogger informants who are affiliated and become ambassadors in the Indonesian Enchantment Award (API) community. Secondary data was obtained through research journals, e-books, books, blogs, and informants' social media. The results of the study show that travel bloggers must have self-interest including self-competence, credibility, and self-uniqueness. The informants were also active in uploading blogs one to two times a week, creating WhatsApp groups so that the public could join and get travel information, and participating in promoting, and inviting followers to visit archipelago tourism which is part of the API Awards. In addition, a transparent tourism assessment can be used as a form of individual assessment by the public. Keywords: Covid-19 pandemic; Travel blogger; Indonesian Enchantment Award Ambassador.  Abstrak Indonesia memiliki beragam kekayaan alam yang dapat dijadikan sektor pariwisata yang menarik perhatian wisatawan. Namun pada tahun 2020, terjadi pandemi Covid-19 yang menghentikan seluruh kegiatan sosial ekonomi, termasuk menutup sementara pariwisata. Data kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada masa pandemi Covid-19 menunjukkan penurunan yang sangat tajam, yaitu sekitar 74% dari rata-rata kondisi normal, sedangkan pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling efektif untuk mendongkrak devisa Indonesia, maka untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata diperlukan strategi, salah satunya dengan memanfaatkan travel blogger. Travel blogger menjadi salah satu faktor penting dalam membangkitkan pariwisata nusantara untuk mengajak dan memperkenalkan pariwisata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi komunikasi travel blogger dalam upaya membangkitkan pariwisata nusantara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teori yang digunakan adalah teori persuasi dan pengaruh sosial. Data primer diperoleh dengan mewawancarai empat informan travel blogger yang tergabung dan menjadi duta dalam komunitas Anugerah Pesona Indonesia (API). Data sekunder diperoleh melalui jurnal penelitian, e-book, buku, blog, dan media sosial para informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa travel blogger harus memiliki ketertarikan pada diri sendiri meliputi kompetensi diri, kredibilitas, dan keunikan diri. Para informan juga aktif dalam mengunggah blog satu hingga dua kali dalam seminggu, membuat grup WhatsApp agar publik dapat bergabung dan mendapatkan informasi wisata, serta ikut mempromosikan, dan mengajak followers untuk mengunjungi wisata nusantara yang menjadi bagian dari API Awards. Selain itu, penilaian pariwisata yang transparan dapat digunakan sebagai bentuk penilaian individu oleh masyarakat.Kata-kata kunci: Pandemi covid-19; Travel blogger; Ambassador Anugerah Pesona Indonesia.
Instagram Story Sebagai Media Self Disclosure Yahya, Firmansyah; Kurniawan, Achmad Wildan; Sukmawati, Irma
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10, No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v10i1.3695

Abstract

Abstract This research is motivated by the large number of Instagram users who do not hesitate to express themselves by publishing personal things on Instagram stories, such as sharing their life problems, sharing their daily activities regularly such as taking photos of lunch menus, the clothes they wear, sharing locations, and so on. The aim of this research is to explain the motives, experiences and meaning of self-disclosure on social media Instagram stories in generation Z aged 18 to 24. This research uses a qualitative approach with descriptive methods and uses phenomenological theory. The data collection techniques used were observation, interviews, literature study and documentation. Determining the research subjects used a purposive sampling technique with 7 informants who were generation Z aged 18 to 24 years and 3 sources from different professional fields. The research results show that the motive for generation Z aged 18-24 years in carrying out self-disclosure on Instagram story social media is because they need recognition, because they do not have a place to tell stories and as a memory archive. Generation Z's motive for self-disclosure on Instagram stories is to express themselves, clear themselves, and share stories or information. The positive experiences they experience are feeling calm, relieved and happy, improving communication relationships, being better understood by others and becoming self-branding. Meanwhile, the negative experiences they experienced were causing envy, causing misunderstandings, causing feelings of anxiety and getting hate comments. The meaning of self-disclosure on Instagram stories for generation Z aged 18-24 has its own meaning depending on the experiences they have experienced, namely as a medium for expressing themselves, a form of self-love, a medium for disclosing self-information, improving communication relationships, increasing self-confidence and as a form of everyone's rights. insiders utilize their social media. Keywords: Self-disclosure; instagram stories, generation Z. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pengguna instagram yang tanpa ragu melakukan pengungkapan diri dengan mempublikasikan hal pribadi pada instagram story, seperti membagikan permasalahan hidupnya, membagikan aktivitas sehari-harinya secara rutin seperti memfoto menu makan siang, pakaian yang dipakai, berbagi lokasi, dan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan motif, pengalaman dan makna pengungkapan diri di media sosial instagram story pada generasi Z usia 18 hingga 24. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan menggunakan teori fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan 7 informan yang merupakan generasi Z usia 18 hingga 24 tahun serta 3 narasumber dari bidang profesi yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif karena generasi Z usia 18-24 tahun dalam melakukan self disclosure di media sosial instagram story adalah karena membutuhkan pengakuan, karena tidak memiliki tempat untuk bercerita dan sebagai arsip memori. Motif untuk generasi Z dalam melakukan self disclosure di instagram story adalah untuk mengekspresikan diri, menjernihkan diri, dan berbagi cerita atau informasi. Pengalaman positif yang mereka alami adalah mendapatkan perasaan tenang, lega dan bahagia, meningkatkan hubungan komunikasi, menjadi lebih dipahami oleh orang lain dan menjadi self branding. Sedangkan untuk pengalaman negatif yang mereka alami adalah menimbulkan sifat iri, menimbulkan kesalahpahaman, menimbulkan perasaan cemas dan mendapatkan hate comment. Makna self disclosure di instagram story bagi generasi Z usia 18-24 memiliki pemaknaannya masing-masing tergantung pengalaman yang mereka alami yakni sebagai media mengekspresikan diri, bentuk self love, media mengungkapkan informasi diri, meningkatkan hubungan komunikasi, meningkatkan percaya diri dan sebagai bentuk hak setiap orang dalam memanfaatkan media sosialnya. Kata-kata kunci: Pengungkapan diri; instagram story, generasi Z.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 2 (2025): Oktober 2025 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 11 No 1 (2025): April 2025 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 2 (2024): Oktober 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 10, No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 9 No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 1 (2023): April 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 8, No 2 (2022): Oktober 2022 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 8, No 1 (2022): April 2022 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 7, No 2 (2021): Oktober 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 7, No 1 (2021): April 2021 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 6, No 1 (2020): April 2020 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 5, No 1 (2019): April 2019 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 4, No 1 (2018): April 2018 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 3, No 2 (2017): Oktober 2017 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 3, No 1 (2017): April 2017 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 2, No 2 (2016): Oktober 2016 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 2, No 1 (2016): April 2016 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 1, No 2 (2015): Oktober 2015 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia Vol 1, No 1 (2015): April 2015 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian More Issue