cover
Contact Name
Ellysa Nursanti
Contact Email
jtmi@scholar.itn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jtmi@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri
ISSN : 24607975     EISSN : 25493426     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI), diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri S-2 Pascasarjana Institut Teknologi Nasional Malang, JTMI terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Februari dan Agustus. Redaksi menerima naskah makalah ilmiah yang erat hubunganya dengan bidang keilmuan Teknik dan Manajemen Industri. Ruang Lingkup materi: Ergonomics Quality and Reliability Maintenance and Safety Risk and Decision Making Production System Manufacture Engineering Strategic Management Optimization Model Simulation Operation Management Supply Chain Management Inventory and Warehousing Human Resource Management Marketing Management Green and Lean Industrial System.
Arjuna Subject : -
Articles 128 Documents
Analisis Peningkatan Kualitas Pelayanan (Studi Kasus: Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Puncak Jaya) Riky Flying; Sutriyono; Prima Vitasari
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peranan pemerintah daerah sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam hal memberikan pelayanan publikyang berkualitas dan terus meningkat dari waktu ke waktu. Tuntutan tersebut semakin berkembangseirama dengan tumbuhnya kesadaran bahwa warga negara memiliki hak untuk dilayani dan kewajibanpemerintah untuk memenuhi kebutuhannya tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menganalisisPeningkatan Kualitas Pelayanan pada Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Puncak Jaya. TeknikPengumpulan dimulai dengan membuat model, perancangan kuesioner dan penyebarannya dilanjutkandengan pengolahan data dengan menggunakan SPSS 20. Jenis penelitian ini adalah penelitianeksplanatoris dan cross-sectional dengan pendekatan deskriptif. Dengan adanya model tersebut, makapenulis melakukan penelitian dengan menggunakan SERVQUAL (Services Quality). Hasil penelitianyang diperoleh, deskripsi kualitas layanan pada dimensi tangible dinilai beragam oleh masyarakat. Nilairata-rata pada ketiga butir pengukur tangible berkisar 2,00 - 3,53 yang memberikan makna bahwakualitas layanan yang kurang baik. Deskripsi kualitas layanan pada dimensi reliability juga dinilaiberagam oleh masyarakat. Kisaran jawaban mengandung skor 1 – 5 dan nilai rata-rata pada ketiga butirpengukur reliability berkisar 2,13 - 2,30 yang memberikan makna bahwa kualitas layanan yang kurangbaik. Gambaran kualitas layanan pada dimensi responsiveness dinilai beragam oleh masyarakat.Kisaran jawaban mengandung skor 1 – 5 dan nilai rata-rata pada ketiga butir pengukur responsivenessberkisar 1,93 - 2,37 yang memberikan makna bahwa kualitas layanan yang kurang baik. Deskripsikualitas layanan pada dimensi assurance juga dinilai beragam oleh masyarakat. Kisaran jawabanmengandung skor 1 – 5 dan nilai rata-rata pada ketiga butir pengukur assurance berkisar 2,07 - 2,87yang memberikan makna bahwa kualitas layanan yang kurang baik. Deskripsi kualitas layanan padadimensi empathy juga dinilai beragam oleh masyarakat. Kisaran jawaban mengandung skor 1 – 5 dannilai rata-rata pada ketiga butir pengukur empathy berkisar 2,77 - 3,83. Nilai pada kisaran inimemberikan makna bahwa kualitas layanan yang melingkupi kemampuan petugas dalam memahamimasalah, pemberian perhatian yang besar dan petugas menciptakan kemudahan saat masyarakatmembutuhkan pelayanan cenderung dinilai kurang baik. Deskripsi ini mengandung makna masyarakatsudah merasakan adanya empati petugas saat di kantor Humas Setda Kabupaten Puncak Jaya.Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia sangat berperandalam menentukkan lima kualitas jasa, yaitu; Reliability (kehandalan), Responsiveness (ketanggapan),Assurance (jaminan), Emphaty (empati), Tangibles (bukti langsung). Kelima penentu kualitas jasainilah, yang digunakan sebagai dasar pengukuran tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayananhumas.
Evaluasi Layanan Perpustakaan Perguruan Tinggi Dengan Metode Quality Function Deployment (QFD) Pada Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire Everly Titaley; Sutriyono; Eko Marsyahyo
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan UU Sistem Pendidikan Nasional No 2 tahun 1989 pasal 55 dan No 12 tahun 2012 pasal 41serta UU Perpustakaan No 43 tahun 2007 pasal 1 disebutkan “bahwa Perpustakaan sebagai Institusipengelola karya Tulis, karya cetak dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang bakuguna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi para pemustaka”sehingga evaluasi pelayanan perlu dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas layanan dengantujuan menghasilkan suatu prioritas pengembangan pada perpustakaan perguruan tinggi khususnyaUniversitas Satya Wiyata Mandala Nabire. Penelitian ini dilakukan pada 83 responden yangmewakili 486 populasi mahasiswa yang sering berkunjung ke perpustakaan, denganmenggunakan metode Quality Function Deployment untuk mengetahui atribut-atribut jasa yangdiinginkan Mahasiswa, tingkat kepentingan, kinerja Perpustakaan, parameter teknik, kebutuhan prosesdan prosedur kualitas. QFD diaplikasikan untuk menterjemahkan apa yang diinginkan oleh konsumenke dalam prosedur kualitas yang lebih terperinci, jelas, teknis dan operasional untuk diterapkan dalamstrategi manajemen Perpustakaan. Hasil dari penelitian dengan menggunakan QFD didapatkan 17atribut jasa yang diinginkan oleh Mahasiswa dan diterjemahkan ke dalam 11 parameter teknik dalamHouse of Quality (HOQ) tahap 1. Matrik HOQ tahap 2 menggambarkan bagaimana 15 parameterteknik tersebut dijabarkan menjadi 14 kebutuhan proses untuk menjadi 17 prosedur kualitas besertaurutan prioritasnya berdasarkan Raw weight. Urutan prioritas prosedur kualitas inilah yang menjadipedoman dalam pengembangan jasa Perpustakaan Pusat Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire
Rancangan Sistem Informasi Manajemen Sekolah Berbasis Web Interaktif Terintegrasi Di Smk Negeri 1 Nabire Ignatius Endar N; Ellysa Nursanti; Fourry Handoko
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu akibat perkembangan teknologi informasi adalah kebutuhan akan adanya suatu sisteminformasi yang dapat menyampaikan informasi secara cepat, tepat dan lengkap dari perusahaanatau instansi tersebut. Berdasarkan latar belakang masalah maka dapat dirumuskan bagaimanamembangun sebuah sistem informasi sekolah berbasis web. Penelitian ini bertujuan untuk merancangsebuah sistem informasi manajemen Sekolah Menegah Kejuruan Negeri 1 Nabire yang interaktif danterintegrasi berbasis web. Metodelogi yang digunakan dalam perancangan sistem informasi inimenggunakan metode pendekatan berorientasi objek, beberapa hal yang dilakukan antara lain melakukansurvei awal ke SMK Negeri 1 Nabire, kemudian merumuskan permasalah yang ada pada sekolah tersebut,melakukan pengumpulan data, melakukan perancangan sistem, dan terakhir mengimplementasikan hasilrancangan kedalam program menggunakan bahasa pemrograman PHP. Hasil penelitian ini menunjukanbahwa penggunaan sistem informasi berbasis web menjadi sebuah revolusi publikasi dalam membukajangkauan informasi yang lebih luas lagi untuk menyampaikan berbagai jenis informasi mengenai sekolahtersebut, menghilangkan batasan waktu, jarak dan tempat sebagai halangan bagi siswa, orang tua, guru danmasyarakat yang ingin memperoleh informasi tentang sekolah. Pengembangan sebuah sistem informasi wajibdilakukan, seiring terus berkembangnya teknologi informasi dan kebutuhan akan informasi sertapermasalahan yang semakin komplek di SMK Negeri 1 Nabire.
Pengaruh Kualitas Layanan, Kepuasan dan Kepercayaan Terhadap Loyalitas Pelanggan Kereta Api Eksekutif DAOP 8 Surabaya Ananto Hayuning Rat; ST Salmia L.A.; Julianus Hutabarat
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 1 No 2 (2015): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis loyalitas konsumen pengguna kereta api eksekutif di DaerahOperasi 8 Surabaya. Kompetisi antar moda transportasi mengharuskan strategi pelayanan diupayakansebaik mungkin dengan melihat kebutuhan konsumen. Kualitas layanan, kepuasan dan kepercayaanmenjadi penentu dalam mengukur loyalitas. Penulis menggunakan Non Probability Sampling denganmembagikan kuesioner kepada 215 responden dari stasiun kedatanganGubeng Surabaya. Dengan modelStructural Equation Modelling dan Smart PLS, dapat diketahui diduga hipotesanya, dan dapat diketahuijalur yang paling efektif antar konstruk, serta variabel yang menjadi prioritas perhatian dari manajemenPT Kereta ApiDaop 8 Surabaya. Terdapat hasil yang menunjukkan bahwa kualitas layanan mempunyaipengaruh positif secara langsung terhadap kepuasan konsumen, juga mempunyai pengaruh positifterhadap kepercayaan dan loyalitas konsumen. Dengan kualitas layanan yang baik, maka akan terbentukkepuasan dan kepercayaan, sehingga dapat menghasilkan loyalitas konsumen.
Analisa Kompetensi Sumber Daya Manusia Dengan Metode Quality Function Deployment (QFD) (Studi Kasus di Biro Personalia PT. XYZ) Mariza Kertaningtyas; Sutriyono; Fourry Handoko
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 1 No 2 (2015): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah sumber daya manusia masih menjadi isu bagi perusahaan untuk tetap dapat bertahan dalam era globalisasi. Oleh karena itu, sumber daya manusia merupakan kunci pokok yang harus diperhatikan karenasumber daya manusia akan menentukan keberhasilan pelaksanaan kegiatan perusahaan untuk mencapai suatu sasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan kompetensi sumber daya manusia. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu diawali dengan studi lapangan mengenai kompetensi seperti observasi, wawancara selanjutnya menyebarkan kuesioner pada biro personalia dengan jumlah tiga puluh tiga responden. Untuk pengujian validitas dan reliabilitasnya menggunakan bantuan software SPSS windows 20.0 dan untukanalisis dan interpretasi data menggunakan metode Quality Function Deployment. Dari nilai Raw Weight diperoleh perkalian dua komponen yaitu tingkat kepentingan dan Improvement Ratio. selanjutnya berdasarkan atribut primernya diambil 8 atribut dengan nilai Raw Weight tertinggi sehingga menjadi prioritas untuk pengembangan kompetensi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka didapatkan kesimpulan delapan kompetensi prioritas. Dari kedelapan kompetensi prioritas tersebut berdasarkan nilai raw weight-nya yang paling dominan adalah kompetensi memiliki performansi lebih dari yang diharapkan oleh pekerjaan itu sendiri sebesar 6,49. Selanjutnya kompetensi ini dapat dikembangkan dengan menambahkan ke dalam parameter standar kepegawaian dan dengan memperbanyak pelatihan maupun seminar tentang sumber daya manusia yang berkelanjutan.
Perencanaan Kontrol Kecelakaan Kerja Menuju Zero Accident Pada Industri Pabrik Gula NBH Danar Rahadian; Ellysa Nursanti; Dayal Gustopo
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 1 No 2 (2015): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada suatu tempat kerja penyebab terjadinya angka kecelakaan kerja disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor lingkungan sebanyak 15% dan faktor manusia 85%. Latar belakang terjadinya kecelakaan kerja yang disebabkan oleh faktor manusia disebabkan oleh kelalaian pekerja yang bekerja tidak sesuai dengan standard operational procedur (SOP) dan kurang memahami mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia mengatur K3 melalui Undang-Undang dan Permenaker. Penelitian ini merencanakan model kontrol yang tepat untuk mengurangi angka kecelakaan kerja menuju zero accident. Model kontrol yang digunakan adalah continuous improvement dengan sistem Plan-Do-Check-Action (PDCA) mulai tahun 2011 sampai dengan 2015 pada stasiun kerja boiler yaitu pekerjaan cleaning boiler. Pada Pabrik Gula NBH kecelakaan kerja yang sering terjadi adalah kaki terperosok/terpeleset dan mata terkena debu/kotoran. Continuous improvement yang dilakukan menitikberatkan pada APD. Tiap-tiap pekerja diharapkan disiplin dalam penggunaan APD, mengetahui cara memakai APD yang benar, dan kesadaran pekerja mengenai pentingnya menggunakan APD dalam bekerja. Disamping itu juga pengembangan pengetahuan pekerja mengenai APD dan K3. Hasil penelitian angka kecelakaan kerja menurun secara signifikan.
Kualitas Pelayanan di Tinjau Dari Prestasi Akademik Mahasiswa Studi Kasus Pada Universitas Kadiri Imam Safi’i; Sutriyono; Fourry Handoko
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 1 No 2 (2015): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perguruan tinggi mempunyai tujuan umum menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas serta berdaya saing, salah satu ukuranya adalah tingkat prestasi akademik mahasiswa, hal tersebut tidak lepas dari faktor–faktor yang mempengaruhi proses dan hasil belajar mahasiswa diantaranya berasal dari dalam (internal) yaitu fisik dan psikis serta dari luar (eksternal) yaitu lingkungan dan pelayanan. Faktor pelayanan dinilai penting oleh Universitas Kadiri, karena dengan mengetahui kinerja kualitas pelayanannya diharapkan mampu mempengaruhi kualitas lulusan sehingga memiliki kekuatan bersaing yang baik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penilaian mahasiswa terhadap tingkat kinerja kualitas pelayanan di Universitas Kadiri serta pengaruhnya terhadap tingkat prestasi akademik mahasiswa melalui aplikasi model Regresi Logistik Multinomial. Metode purposive sampling, dengan 107 orang mahasiswa semester 6 di Universitas Kadiri sebagai responden. 25 atribut kualitas pelayanan sebagai variabel independen dan tingkat prestasi akademik mahasiswa sebagai variabel dependen. Dari hasil perhitungan total rata-rata tingkat kinerja kualitas pelayanan di Universitas Kadiri dengan nilai 3.13 secara umum dirasa cukup oleh mahasiswa. Hasil Odds Ratiomenunjukkan saran perbaikan yang perlu dilakukan pada pelayanan adalah suasana belajar yang aktif dan menyenangkan di kelas, pelayanan konsultasi di luar Kegiatan Belajar Mengajar, serta memberikan motivasi sewaktu KBM & berorganisasi secara signifikan mampu mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa di Universitas Kadiri.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Akademik Non-Akademik Citra Lembaga Terhadap Kepuasan Dan Loyalitas Mahasiswa (Studi Kasus Di Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire) Wardhana Wahyu Dharsono; Ellysa Nursati; Julianus Hutabarat
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 1 No 2 (2015): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi merupakan tantangan strategis pendidikan tinggi dewasa ini. Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire Papua sebagai penyedia jasa pendidikan memandang perlu meningkatan fasilitas, kualitas dosen dan karyawan serta suasana lingkungan akademik untuk keberlanjutannya dan kerberhasilan didalam memasarkan pendidikannya. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh variable Pelayanan Non Akademik, Akademik dan Citra Lembaga terhadap kepuasan mahasiswa danloyalitas. Penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif kausalistik, dengan populasi seluruh mahasiswa Universitas S a t y a W i y a t a M a n d a l , teknik pengambilan sampel dengan proportional random sampling dan pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan metode angket, sedangkan analisis yang digunakan adalah structural equation model (SEM) dengan bantuan SmartPLS untuk mengetahui faktor – faktor yang berpengaruh terhadap kepuasan dan loyalitas mahasiswa dengan hasil outer model (convergent validity, discriminant validity, AVE, Composite reliability), serta hasil Inner Model (R_Square). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kepuasan mahasiswa dipengaruhi oleh pelayanan non akademik, pelayanan akademik dan citra lembaga selebihnya 25% dipengaruhi oleh faktor lain. Sedangkan loyalitas kurang lebih 65% dipengaruhi oleh pelayanan non akademik, kepuasan mahasiswa dan citra lembaga selebihnya kurang lebih 35% dipengaruhi oleh faktor lain. (1) Pelayanan Non Akademik berpengaruh signifikan terhadap kepuasan, Pelayanan Akademik berpengaruh signifikan terhadap kepuasan (2) Citra Lembaga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan, (3) Kepuasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas, (4) Pelayanan Non Akademik berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas, (5) Citra Lembaga berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas
Pengaruh Kompensasi Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Perawat Rumah Sakit Islam Dinoyo Malang) Syahrul Ramadhan; Dhayal Gustopo; Prima Vitasari
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 1 No 2 (2015): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompensasi penting bagi karyawan sebagai individu karena besarnya kompensasi mencerminkan ukuran nilai karya mereka di antara karyawan itu sendiri, keluarga dan masyarakat. Penelitian in bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan terhadap 89 responden perawat pada RSI Dinoyo Malang. Variabel bebas terdiri atas kompensasi dan motivasi, dan variabel terikat adalah kinerja perawat.Pembuktian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi berganda menggunakan software SPSS versi 20.Kompensasi (r2=0,256) dan motivasi kerja (r2=0,320) berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompensasi dan motivasi adalah faktor penentu kinerja perawat. Peranan motivasi kerja adalah lebih kuat dibandingkan dengan kompensasi.
Analisis Problematik Industri Jasa Warnet Dengan Menggunakan Metode SERVQUAL Alfi Nugroho; Dayal Gustopo; Julianus Hutabarat
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Warnet (warung internet)adalah sebuah tempat yang menyediakan akses infrastruktur internet dengan berbagai koneksi dan komputer sebagai perangkat akses sehingga pengguna bisa mengakses internet dan memperoleh layanan di bidang teknologi informasi. Tujuan penelitian ini adalah mencari faktor kualitas layanan yang ada pada bisnis warnet dan mengetahui dimensi kualitas layanan yang paling berpengaruh pada industri jasa warnet.Metode yang digunakan dalam analisa adalah analisa deskriptif pelayanan, uji T dan analisa regresi. Dengan obyek penelitian warnet di kota Malang. Dari hasil penelitian di ketahui jika Konstruk ServqualParasuraman, yang awalnya 22 item yang terdiri dari 5 dimensi pembentuknya, pada studi kasus di warnettereduksi menjadi 9 item, Kesenjangan (Gap) pada jasa internet yang diukur berdasarkan konsep servqualmenghasilkan ukuran dari kualitas layanan pada jasa Warnet. Pada penelitian ini kesenjangan yang terjadi pada pada dimensi kualitas layanan secara berurutan dari nilai terbesar hingga ke nilai terkecil adalah Assurance (-1,1115), Empathy (-1,0732), Responsiveness (-0,7834), Tangible (-0,1847) dan Reliability (0,0191). bermakna kualitas layanan yang di terima konsumen untuk Reliability di kategorikan sangat berkualitas, sedangkan dimensi yang lain memiliki nilai gap lebih kecil dari nol berarti di kategorikan tidak berkualitas.

Page 6 of 13 | Total Record : 128