cover
Contact Name
Ellysa Nursanti
Contact Email
jtmi@scholar.itn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jtmi@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri
ISSN : 24607975     EISSN : 25493426     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI), diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri S-2 Pascasarjana Institut Teknologi Nasional Malang, JTMI terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Februari dan Agustus. Redaksi menerima naskah makalah ilmiah yang erat hubunganya dengan bidang keilmuan Teknik dan Manajemen Industri. Ruang Lingkup materi: Ergonomics Quality and Reliability Maintenance and Safety Risk and Decision Making Production System Manufacture Engineering Strategic Management Optimization Model Simulation Operation Management Supply Chain Management Inventory and Warehousing Human Resource Management Marketing Management Green and Lean Industrial System.
Arjuna Subject : -
Articles 128 Documents
Pengembangan Desain Produk Teh Gelas Dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment Untuk Meningkatkan Penjualan Di CV. Tirta Indo Megah Putu Verdika; Ellysa Nursanti; Thomas Priyasmanu
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain produk merupakan hal yang sangat penting dalam bidang manufaktur. Desain produk yang baikakan dapat meningkatkan jumlah dan harga jual dari produk. Munculnya berbagai jenis produk minuman menjadikan persaingan pasar semakin ketat dan membuat produsen saling berlomba untukmemberikan desain yang terbaik untuk menarik perhatian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan desain kemasan dan mutu produk teh gelas yang sesuai dengan keinginan konsumen yang diharapkan akan meningkatkan produktivitas usaha. House of Quality merupakan suatu kerangka kerja atas pendekatan dalam mendesain manajemen yang dikenal sebagai Quality Function Deployment yaitu suatu metode untuk perencanaan dan pengembangan produk yang terstruktur yang memungkinkan team pengembangan untuk menentukan keinginan dan kebutuhan dengan jelas dan kemudian mengevaluasi produk atau melayani dengan kemampuan yang secara sistematik dalam pemenuhan keinginan pelanggan. Alat utama dari proses QFD adalah matriks, di mana hasil-hasilnya dicapai melalui penggunaan tim antar-departemen/fungsional dengan mengumpulkan, menginterprestasi, mendokumentasikan, dan memprioritaskan kebutuhan-kebutuhan pelanggan. Darihasil analisa diketahui bahwa pada pengembangan desain produk Teh Gelas Agro yang paling penting diperbaiki seusai keinginan konsumen berdasarkan voice of customer adalah dengan membuat desain kemasan sesuai varian rasa agar dapat menarik minat konsumen sehingga dapat meningkatkan penjualan di CV. Tirta Indo Megah. Dari wawancara hasil usulan desain teh kemasan, diperoleh ekspektasi peningkatan ketertarikan sebesar 60%, sehingga diharapkan terjadi peningkatan penjualan teh tersebut.
Analisa Tingkat Kepuasan Kualitas Layanan Perguruan Tinggi Swasta Berdasarkan Metode SERVQUAL Wiwik Sumarmi; Hana Catur Wahyuni
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perguruan Tinggi Swasta (PTS) merupakan unsur penting dalam menghasilkan sumebr daya manusia yang berkualitas melalui jenjang pendidikan tinggi. Kualitas layanan PTS perlu diperhatikan, karena berhubungan erat dengan tingkat kepuasan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prioritas perbaikan kualitas layanan pada perguruan tinggi swasta (PTS) berdasarkan metode Servqual (tangibles, reliability, responsiveness, assurance, empahty). Teknik pengolahan data dilakukan dengan mencari gap antara nilai kualitas layanan yang diterima (Persepsi/P) dengan yang diharapkan (Expected/ E). Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kualitas layanan agar terjadi peningkatan kepuasan mahasiswa, maka prioritas perbaikan perlu dilakukan pada dimensi tangibles.
Pengukuran Kelelahan Shift Kerja Pada Pekerja Pabrik Kelapa Sawit PT. BGR Jambi Diana Chandra Dewi; Julianus Hutabarat; Prima Vitasari
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang kelelahan yang diakibatkan pola shift kerja. Pengukuran dilakukan terhadap para pekerja bagian produksi di pabrik kelapa sawit PT. BGR Jambi. Data pengukuran adalah respon pekerja atau waktu reaksi yang di peroleh dari alat ukur The online reaction timer test. Para pekerja responnya diukur berulang sampai 20 kali dan dicatat baik itu pada pekerja yang bekerja di shiftpagi maupun shift malam. Data waktu reaksi yang diperoleh di uji dengan T test. Hasil penelitian ini menunjukkan waktu reaksi t hitung > t tabel (10,45>2,0273) : H0 ditolak, maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan terhadap waktu kecepatan reaksi yang dihasilkan oleh pekerja operator antara Shift Pagi dan Malam
Manajemen Strategi Untuk Meningkatkan Daya Jual Komik Lokal Terhadap Pasar Komik Indonesia Mohammad Fadli Perdana; Ellysa Nursanti; Iftitah Ruwana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan manajemen strategi pada industri komik lokal yang diharapkan untuk meningkatkan daya jual komik lokal terhadap pasar komik di Indonesia, manajemen strategi sangat penting dilakukan untuk menentukan keputusan yang terbaik, manajemen strategi menjadi salah satu faktor untuk meninjau kembali keputusan yang akan ditentukan bagi pelaku industri .Penelitian ini menggunakan metode SWOT untuk menganalisis pelaku industri komik lokal secara teknis dan matriks BCG untuk menganalisis penjualan komik.secara teknis industri komik lokal sendiri mempunyai kekuatan dan peluang yang cukup memadai namun berbeda dengan hasil penjualan yang telah dicapai pada komik lokal yang masih di bayangi oleh komik dari luar. Komik yang dihasilkan setidaknya mempunyai kualitas resolusi gambar dan kertas yang cukup baik, dan memanfaatkan media seperti: media sosial, koran, iklan televisi untuk digunakan sebagai alat promosi untuk menarik minat dari pembaca.
Pengurangan Produk Cacat Pada Bahan Baku Kulit Dengan Metode Taguchi Pada PT. Surya Sukmana Leather Yetty Evi; Prima Vitasari; ST Salmia L.A.
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan masih banyaknya produk cacat karena standar kualitas yang baik belum dimiliki sehingga diperlukan penelitian untuk menemukan standart proses produksi yang dapat meingkatkan kualitas. Masih terdapat produk cacat yang diakibatkan dari beberapa kesalahan baik dari mesin maupun dari operator dikarenakan belum adanya standar yang tepat dalam proses produksi. produk cacat adalah produk yang dihasilkan dari proses produksi yang tidak memenuhi standar namun secara ekonomis bila diperbaiki lebih menguntungkan dibanding langsung dijual. Penelitian ini Bertujuan untuk menemukan standar yang terbaik dari kulit dengan melakukan eksperimen pada pengaturan mesin buffing yang meliputi kecepatan, tekanan dan ketebalan kertas buffing. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen (Experimental Research) dimana tahapan eksperimen meliputi penentuan level dan level faktor, penentuan derajat kebebasan untuk penentuan pengambilan sample kulit pada eksperimen, dimana sampel yang diambil secara acak adalah 14 lembar kulit lalu dari hasil pengamatan dilapangan dengan metode Taguchi kemudian dilakukan pengolahan data menggunakan analisis SPSS dengan uji Paired T-test. hasil pengolahan data dengan mengunakan analisis SPSS Paired T-test dilihat nilai koefisien t dari test yang dilakukan yaitu untuk test eksperimen pada penelitian ini didapat koefisien t sebesar -27,00dengan signifikasi 0.00. Dari hasil ekperimen terdapat perbaikan kulit sesudah dilakukan eksperimen dengan persentase yaitu sebesar 1.93%. Replikasi dan penentuan level dapat dilakukan lebih dari tiga kali percobaan untuk mendapatkan tingkat ketelitian yang lebih optimal dalam eksperimen ini.
Strategi Pengembangan Pariwisata (Wisata Pantai Balekambang) Guna Meningkatkan Kunjungan Wisatawan di Kabupaten Malang M. Idris; Sutriyono; ST Salmia L.A.
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Malang memiliki sederetan pantai, salah satunya yang terdahulu adalah pantai Balekambang dengan sejumlah fasilitasnya yang mengacu pada sapta pesona pariwisata. Peningkatan wisatawan merupakan suatu harapan bagi pengelola (PD. Jasa Yasa) ini, dengan mencari strategi yang tepat dan sesuai. Adapun tujuan yang ingin dicapai oleh peneliti adalah mengidentifikasi faktor pendorong/ pendukung dan penghambat pengembangan wisata di obyek wisata Pantai Balekambang. Dari hasil penelitian analisis SWOT ditemukan faktor pendukung adalah kebersihan, keasrian lingkungan wisata. Sedangkan faktor penghambat adalah kondisi beberapa fasilitas yang kurang terawat dan penataannya. Faktor peluang adalah pantai wisata ini sebagai destinasi andalan kabupaten Malang. Perlu meningkat promosi lewat teknologi informasi. Sedangkan yang menjadi ancaman yaitu faktor alam dan faktor tidak tersedianya angkutan umum menuju lokasi ini. Dalam analisisnya ditemukan bahwa obyek (DTW) pantai Balekambang pada sel V matrik IE yang berarti strateginya adalah Hold and Maintain (menjaga dan mempertahankan) dan perlu ada pengembangan serta menata ulang sebagian fasilitasnya.
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Menggunakan Metode Economic Order Quantity Dalam Upaya Meningkatkan Efisiensi (Studi Kasus Pada PT. Pancaran Mulia Sejati) Sutarti; Sutriyono; Dhayal Gustopo
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap perusahaan memiliki perencanaan persediaan dan sistem kontrol. Dalam kasus yang melibatkan produk fisik yang diperlukan adalah peramalan permintaan untuk mengetahui berapa banyak untuk memesan dan kapan harus memesan. PT. Pancaran Mulia Sejati yang bergerak di bidang produksi minuman juice dalam proses produksinya mengalami kendala yaitu tidak menentunya bahan baku dari supplier berupa buah segar sehingga menyebabkan biaya persediaan meningkat setiap tahunnya. Biaya persediaan selalu meningkat selama ini sedangkan permintaan relatif stabil maka dipandang perlu untuk dilakukan analisis pengendalian persediaan yang berkaitan dengan efisiensi proses produksi perusahaan, utamanya efisiensi penggunaan modal. Penggunaan metode EOQ dapat membantu suatu perusahaan dalam menentukan jumlah unit yang dipesan agar tercapai biaya pemesanan dan biaya persediaan seminimal mungkin. Dengan menggunakan perhitungan yang ekonomis tentunya suatu perusahaan dapat menentukan secara teratur bagaimana dan berapa jumlah material yang harus disediakan. Dari hasil perhitungan biaya persediaan menurut cara yang diterapkan oleh perusahaan adalah sebesar Rp 62.490.462, sedangkan hasil perhitungan biaya persediaan menurut EOQ untuk tahun 2016 sebesar Rp 61.440.125, terdapat efisiensi sebesar 2%. Hasilnya menyatakan bahwa metode EOQ mampu mereduksi biaya pesan. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut maka biaya persediaan menurut cara yang dijalankan perusahaan belum mencapai titik minimal. Melalui pendekatan metode EOQ perusahaan produsen juice mampu memperoleh penghematan atau efisiensi penggunaan modal sebesar Rp 1.050.337.
Analisis Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Nasabah PT. Mandala Multi Finance Cabang Banjarmasin Taufik Rahim; Abraham Lomi; Dhayal Gustopo
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada perusahaan seperti; karyawan dalam melakukan layanan terlalu lambat dan suka mengulur waktu. Penelitian ini bertujuan untuk memberi masukan dalam meningkatkan kepuasan nasabah dari sisi penilaian kualitas layanan. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini seperti; mean gap, mann whitney, dan uji regresi berganda. Hasil uji mean gap dan statistik mann whitney yang paling dominan memiliki kesenjangan (-0,29) dan perbedaan (0,001) yaitu dimensi responseveness. Hasil pengujian regresi berganda dimensi responsiveness persepsi terbukti berpengaruh sebesar (0,001) terhadap kualitas layanan, sedangkan untuk hasil kualitas layanan ada satu dimensi emphaty (0,001) yang berpenga-ruh signifikan terhadap kepuasan. Dapat disimpulkan bahwa dimensi responsiveness dipersepsikan belum terlalu maksimal yang diekspektasikan nasabah, untuk mengatasi masalah tersebut dengan cara peningkatan kualitas waktu jam kerja karyawan tanpa ada tekanan oleh atasan. Kualitas layanan dimensi emphaty harus diperbaiki agar nasabah lebih merasa puas, dengan cara memperkuat hubungan baik dengan nasabah agar mendafatkan informasi tentang keluhan ataupun harapan yang diinginkan secara berkesinambungan.
Perancangan Ulang Tata Letak Mesin – Mesin Produksi Di PT. Surya Bumi Kartika Devi Hayu Indrianti; Ellysa Nursanti; ST Salmia L.A.
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tata letak pabrik atau fasilitas produksi merupakan pengaturan untuk menetapkan letak fasilitas dengan mempertimbangkan aliran pemindahan bahan, luas area, dan sebagainya. Pengaturan tata letak fasilitas pabrik pada umumnya sangat berpengaruh pada besarnya biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu proses produksi. Penyebab tidak lancarnya proses produksi PT. Surya Bumi Kartika karena jarak materialhandling terlalu jauh dan biaya perpindahan bahan produksi menjadi lebih mahal. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan layout baru yang efisien dan mendapatkan efisiensi jarak dan biaya. Metode yang digunakan alogaritma CRAFT (Computerized RelativeAllocation of Facility Technique) yaitu menghitung jarak rectilinear distance. Hal ini dilakukan untuk merancang layout baru dengan jaraktempuh yang lebih pendek sehingga biaya perpindahan dapat dikurangi. Perancangan ulang model rectilinear distance di PT. Surya Bumi Kartika menghasilkan tata letak fasilitas produksi yang lebih baik dari layoutsebelumnya dengan adanya pengurangan jarak dan biaya pemindahan bahan. Jarak tempuh perpindahan semula 9.537,5 m menjadi 3.692,5 dengan prosetase penghematan jarak material handling sebesar 61%. Biaya pemindahan bahan yang semula Rp. 839.967,00 menjadi Rp. 325.198,00 dengan prosetase penghematan biaya material hadling sebesar 61%.
Implementasi Strategi Line Extension Berdasarkan Marketing Mix Dan Analisa SWOT Di PT. Velesia (Wisata Tas Rajut KABOKI) Sigit Arlandi Sukma Nugraha; Fuad Achmadi; Dhayal Gustopo
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi strategi line extension KABOKI didasarkan atas ekuitas merek, positioning, dan atribut positif yang sudah terbangun kuat. Melalui hubungan variabel marketing mix terhadap line extension, dapat dilakukan analisa SWOT untuk di implementasikan strategi line extension. Implementasi startegi berdampak dalam memperkuat merek serta memperluas segmen baru melalui melalui produk yang diciptakannya yaitu produk yang memiliki variasi warna dan dimensi sesuai persepsi konsumen. Hubungan variabel marketing mix terhadap line extension dalam pengujian asumsi klasik regresi linier berganda diketahui bahwa variabel produk, harga, dan tempat secara parsial memiliki pengaruh signifikan, sedangkan promosi tidak memiliki pengaruh signifikan. Hasil temuan menunjukkan promosi tidak berpengaruh signifikan dikarenakan, line extension secara simultan menjadi bagian dari promosi melalui keragaman produk yang diciptakannya. Analisa SWOT menunjukkan bahwa faktor kekuatan meliputi; kemudahan cara pembayaran, tempat parkir yang luas dan aman, desain, dan citra unik tas rajut memiliki pengaruh 44.6 %. Faktor kelemahan meliputi: potonganharga, tingkatan level harga, keseragaman harga, varian produk dan kualtas berjenjang memiliki pengaruh 55,4 %. Faktor peluang meliputi; outlet atau toko resmi mudah dicari dan dikenali memiliki pengaruh 68.4 %. Faktor ancaman pada kondisi lalu-lintas memiliki pengaruh 31.6 %. Hasil pengaruh pada variabel SWOT ditunjukkan dalam matriks internal-eksternal (IE) pada posisi koordinat sel-1, kategori kuat dan tinggi dengan strategi berbasis pertumbuhan. Dalam analisa demografis responden pada instrumen penelitian diketahui tiga kategori segmen konsumen KABOKI yaitu; berdasarkan jenis kelamin, usia, dan profesi. Rumusan strategi line extension yang dikembangkan adalah strategi yang berfokus kenyamanan berbelanja dengan penguatan brand berbasis produk yang dikemas dengan kelompok varian, tingkatan kualitas, level harga, dan paket potongan, serta bergerak secara simultan memasuki peluang perluasan pilihan dan inovasi dengan sasaran segmen konsumen baru yang berkarakter jenis kelamin, usia, dan profesi.

Page 7 of 13 | Total Record : 128