cover
Contact Name
Nelly Budiharti
Contact Email
iijti@scholar.itn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iijti@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
ISSN : 20878869     EISSN : 26153866     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Terbit dua kali dalam setahun pada bulan Maret dan September. Berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik Industri. Makalah yang masuk ditelaah oleh mitra bestari yang kompeten di bidang teknik dan manajemen industri.
Arjuna Subject : -
Articles 383 Documents
Analisis Pengukuran Kinerja Rantai Suplai Jersey Printing Menggunakan Model Supply Chain Operation Reference di Classic Sportapparel Siti Nurrohmah; Jauhari Arifin; Risma Fitriani
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 12 No 1 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v12i1.3693

Abstract

Rantai suplai perusahaan memiliki kontribusi yang penting guna meningkatkan kinerja bagi perusahaan. Classic Sportapparel merupakan industri pakaian olahraga yang berada di Karawang yang salah satunya memproduksi jersey printing sesuai dengan permintaan pelanggan (make to order). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur nilai kinerja dari rantai suplai jersey printing di Classic Sportapparel. Pengukuran dilakukan dengan menyesuaikan kondisi perusahaan dimulai dari level 1 sampai level 3 model Supply Chain Operation Reference. Penelitian ini berfokus pada 6 tipe proses dan 5 atribut kinerja. Key Performance Indicator (KPI) yang dinilai sesuai kondisi perusahaan berjumlah 38. Metode yang digunakan adalah SCOR 11.0 dan untuk menentukan bobot setiap indikator kinerja adalah Analytical Hierarchy Process (AHP). Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan kuesioner kepada 3 responden. Nilai akhir pengukuran kinerja pada setiap tipe prosesnya adalah plan 24,66; source 19,97; make 11,25; deliver 13,82; return 6,31 dan enable 6,87. Total nilai akhir adalah 82,88 yang dapat dikategorikan “Good”.
ANALISIS POSTUR KERJA PADA PROSES PEMOTONGAN TEMPE DENGAN METODE OCCUPATIONAL REPETITIVE ACTION (OCRA) UNTUK MENGURANGI KELUHAN MUSKULOSKELETAL Ikha Fera Agustin -; Siswiyanti; Zulfah
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 12 No 1 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v12i1.3699

Abstract

Proses pemotongan tempe dilakukan secara manual dan repetitive. Dari studi pendahuluan pada 15 dengan penyebaran kuesioner Nordic Body Map pekerja mengeluhkan nyeri 20% pada bahu kanan, 67% punggung dan tangan kanan, 40% lengan atas kanan, tangan kiri, kaki kiri, 53% pinggang, 27% lengan bawah kanan, 47% lutut kiri dan kanan, serta 60% kaki kanan. Pengumpulan data dilakukan dengan beberapa cara yaitu pengamatan langsung, tanya jawab, kuesioner, eksperimen, serta studi pustaka. Penelitian ini bertujuan memberikan usulan perbaikan fasilitas kerja menggunakan metode Occupational Repetitive Action (OCRA). Hasil analisis postur kerja berdasarkan OCRA Index dengan meja yang lama diperoleh skor tangan kanan 2,6 dalam kategori yellow berarti keadaan perlu diperbaiki, untuk skor tangan kiri 3,7 dalam kategori red-low berarti keadaan berisiko rendah. Dalam hal ini peneliti memberikan usulan perbaikan fasilitas kerja berupa meja yang ergonomis dengan mengacu pada antropometri pekerja dan ketinggian meja dapat dinaik-turunkan dengan sistem knock down disesuaikan dengan tinggi badan pekerja.
IMPLEMENTASI FUZZY AGILITY INDEX DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS UNTUK ASSESMEN ORGANISASI Hery Hamdi Azwir
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 12 No 1 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v12i1.3703

Abstract

Kemampuan yang baik untuk mengantisipasi perubahan adalah sangat penting dalam menjaga keberlangsungan perusahaan. Mempersiapkan perubahan tidak bisa dilakukan secara instan. Makalah ini menyajikan penilaian kelincahan organisasi berdasarkan model Goldman dengan menggunakan atribut: kepuasan pelanggan, kerjasama, orang dan informasi, dan organisasi, menggunakan logika fuzzy sebagai sarana untuk menjelaskan ambiguitas informasi. Sebagai studi kasus, metode ini diterapkan pada perusahaan distributor alat berat di Indonesia. Hasil penilaian perusahaan menunjukkan bahwa tingkat kelincahannya (agility) masuk kategori sangat lincah. Melalui metode analisis kepentingan-kinerja, kekuatan dan kelemahan organisasi dapat diidentifikasi. Dengan meningkatkannya kembali maka tingkat kelincahan yang dinyatakan oleh indeks kelincahan perusahaan dapat ditingkatkan.
Analisis Postur Kerja Aktivitas Pemindahan Barang dengan Metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) di UKM Sembako Asri Karawang Riananda Nanda; Dene Herwanto Dene; Asep Erik Nugraha Asep
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 12 No 1 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v12i1.3710

Abstract

Abstrak, Musculoskeletal disorders (MSDs) adalah masalah ergonomi yang sering dijumpai di tempat kerja, khususnya yang berhubungan dengan kekuatan dan ketahanan manusia dalam melakukan pegawaiannya. Aktivitas pemindahan barang secara manual berisiko mengalami gangguan MSDs. Studi pendahuluan yang dilakukan di UKM Asri Karawang menunjukkan bahwa pegawai di bagian gudang yang bertugas memindahkan barang sering mengalami keluhan pada bagian lengan, pinggang, dan punggung. Tujuan penelitian ini memberikan usulan perbaikan sikap kerja dengan membuat rancangan alat bantu kerja untuk mecegah keluhan MSDs. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah rapid upper limb assessment (RULA) untuk mengidentifikasi keluhan otot skeletal yang dirasakan oleh pegawai serta menggunakan kuesioner nordic body map (NBM) untuk mengetahui kategori tingkat risiko MSDs. Metode ergonomic function deployment (EFD) untuk merancang alat bantu sesuai kebutuhan pegawai sesuai voice of customer (VoC). Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan software Ergofellow 3.0 dapat disimpulkan bahwa postur kerja berdiri pada kegiatan pengangkatan barang mendapatkan grand score sebesar 6 yang berarti memiliki level risiko sedang dan perbaikan dapat dilakukan jika diperlukan. Postur kerja berjalan dengan tangan membawa barang dan menurunkan barang memiliki grand score sebesar 7 yang berarti memiliki level risiko tinggi dan harus segera di lakukan perbaikan. Untuk mengurangi postur kerja yang tidak ergonomis, dibuat rancangan alat bantu berupa troli hidrolik menggunakan software Solidworks 2020 SP5. Setelah dilakukan perbaikan postur kerja menggunakan alat bantu troli hidrolik, kegiatan memangangkat, membawa, dan menurunkan barang mendapatkan grand score 3 yang berarti memiliki level risiko rendah. Kata Kunci Postur Kerja, Rapid Upper Limb Assessment, Grand Score.
OPTIMALISASI WAREHOUSING OPERATION DENGAN METODE DISCRETE EVENT SIMULATION PADA THIRD PARTY LOGISTICS COMPANY Dwi Nurma Heitasari
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 12 No 1 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v12i1.3713

Abstract

Abstrak. PT. X adalah perusahaan penyedia layanan jasa logistik Thrid Party Logistic (3PL) yang menjalankan warehousing management pada spare parts alat berat. Persaingan pada industri logistik sangat mengutamakan profesionalitas pada prinsip right goods, right place, dan right time yang merupakan tolok ukur dari tingkat layanan perusahaan kepada partner. Service level perusahaan dapat di upgrade melalui optimalisasi warehouse operation dengan cara mereduksi waste of time, dan meningkatkan resources utilization dengan mensimulasikan sejumlah skenario menggunakan software Arena. Metode discrete event simulation dipilih karena model simulasi tersebut mampu menggambarkan kompleksitas sistem nyata dalam sistem distribusi eksisting, fleksible dalam implementasinya, cepat dalam pemodelannya serta relatif hemat biaya. Hasil simulasi menunjukkan skenario perbaikan yang terbaik yakni dengan menambah 1 unit hand jack dan 1 manpower picker, sehingga dapat mereduksi 13 jam dari waiting time, meningkatkan 12% rata-rata utilitas forklift serta meningkatkan utilitas hand jack menjadi 90% hal mana dapat diterapkan oleh PT. X sebagai strategi mengoptimalkan profitability pada core business. Kata Kunci: Optimalisasi, Warehousing, Discrete Event Simulation, Logistik
MODEL DYNAMIC PRICING PADA JASA PENGIRIMAN PETI KEMAS Yuliana Salim; Tanti Octavia; I Gede Agus Widyadana
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 12 No 1 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v12i1.3750

Abstract

Penerapan strategi dynamic pricing di Indonesia sudah banyak dilakukan oleh industri penerbangan dan transportasi darat (Uber, Gojek, Grab, dll), namun masih sangat jarang ditemukan penerapan strategi ini pada perusahaan pelayaran (perusahaan jasa pengiriman peti kemas). Penelitian ini bertujuan untuk membuat model dynamic pricing yang tepat untuk perusahaan jasa pengiriman peti kemas dan untuk mengetahui faktor-faktor penting yang berpengaruh dalam pembuatan model dynamic pricing pada perusahaan jasa pengiriman peti kemas. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisa survei kuesioner, membuat skenario-skenario pemodelan dynamic pricing, dan melakukan uji anova. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor penting yang berpengaruh dalam pembuatan model dynamic pricing adalah faktor harga dan musim. Model dynamic pricing terbaik yang dapat diterapkan adalah melakukan kenaikan untuk harga minggu depan ketika jumlah demand aktual minggu ini lebih besar dari jumlah ekspektasi demand minggu ini dan tidak memberikan perubahan harga untuk minggu depan jika demand aktual minggu ini kurang dari ekspektasi demand minggu ini.
Analisis Perencanaan Persediaan Bahan Baku Dengan Menggunakan Metode Material Requirement Planning (studi kasus pada UMKM keripik usus cabe babe) febriani
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 12 No 1 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v12i1.3811

Abstract

UMKM keripik usus cabe babe merupakan unit usaha yang bergerak dibidang olahan pangan yang bahan utamanya adalah usus ayam sehingga memerlukan metode untuk merencanakan persediaan bahan bakunya mengingat usus ayam merupakan bahan baku yang mudah bau sulit untuk di olah. Dengan menerapan metode peramalan dan metode Material Requirement Planning (MRP) seharusnya dapat mengatasi masalah persediaan bahan baku. Peramalan dilakukan dengan dua metode peramalan yaitu Exponential Smoothing dan Least Squares Peramalan dengan metode Least Squares memberikan hasil terbaik, hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata persentase kesalahan absolute yang terkecil dari peramalan lainnya yaitu dengan nilai MAPE= 1,832%, MAD= 48.1227,1, MSE= 2.818.3780.000. setelah itu hasil perhitungan dianalisa menggunakan metode MRP, Ada dua metode MRP yang digunakan untuk menghitung persediaan yakni metode EOQ maupun metode LFL, dimana dari kedua metode tersebut didapatkan hasil EOQ memperoleh total biaya lebih rendah sebesar Rp2.013.896.975,- dibanding metode LFL yang hasilnya dua kali lipat dari metode EOQ sebesar Rp4.321.668.900.
PENINGKATAN NILAI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS MESIN STONE CRUSHER DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (STUDI KASUS PT. BRANTAS ABIPRAYA) Diva Odilia Shafitri; Aisyah Larasati; Apif Miptahul Hajji
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 12 No 2 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v12i2.4007

Abstract

Mesin stone crusher digunakan untuk memproduksi agregat, yang menjadi salah satu bahan utama dalam pembuatan beton. Permasalahan yang saat ini sedang dihadapi perusahaan Abipraya Beton adalah loss time mesin yang besar pada mesin stone crusher dan belum dapat memenuhi kuantitas dan kualitas yang diharapkan oleh perusahaan. Permasalahan tersebut menjadi fokus penelitian dalam meningkatkan efektivitas mesin stone crusher dengan pendekatan Total Productive Maintenance (TPM). Langkah yang dilakukan dalam menerapkan TPM adalah dengan menghitung nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi nilai OEE dengan menghitung six big losses. Setelah itu, melakukan analisa dengan menggunakan diagram pareto, diagram fishbone, dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), sehingga dapat diusulkan perbaikan dan strategi pemeliharaan. Hasil pengolahan data pada periode Agustus 2018-Agustus 2019, mesin stone crusher memiliki nilai OEE yang masih berada di bawah standar dunia yang dirumuskan oleh JIPM, yaitu sebesar 67%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa ada ruang yang besar untuk dilakukannya peningkatan efektivitas. Faktor terbesar yang mempengaruhi rendahnya nilai OEE adalah idling and minor stoppages (52,55%), reduced speed (26,68%), dan equipment failure (16,61%). Rekomendasi perbaikan yang diusulkan adalah perusahaan dapat menyediakan check sheet untuk kegiatan pemeliharaan rutin pada mesin stone crusher, melakukan pengecekan stok cadangan untuk komponen dan bahan bakar genset, memberikan pelatihan secara berkala kepada pekerja untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilannya dalam hal mengoperasikan dan memelihara mesin stone crusher, dan menghimbau seluruh karyawan untuk berperan aktif dalam menerapkan metode TPM. Dengan penerapan TPM dan rekomendasi perbaikan maka nilai OEE mesin stone crusher tahun 2021 diharapkan dapat meningkat menjadi 86%.
SURVEI KEPUASAN PELANGGAN UNTUK PENINGKATAN KUALITAS JASA PERAWATAN MESIN ATM DENGAN METODE CSI DAN IPA Hayu Kartika; Mega Hertian Ranova; Candra Setia Bakti
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 12 No 2 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v12i2.4096

Abstract

Survei penelitian ini dilakukan pada Perusahan jasa perawatan Mesin ATM. Permasalahan yang terjadi adalah terdapat keluhan dari pelanggan, keluhan pelanggan lebih dari 2 kali dalam 3 bulan yaitu sebesar 47%. ini merupakan hal yang sangat menghawatirkan dan akan berdampak secara tidak langsung kepada perusahaan yaitu akan mengurangi kepercayaan pelanggan untuk menggunakan jasa perusahaan ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatan kualitas jasa perawatan. Responden dipilih dengan menggunakan teknik Probability Sampling terdiri dari 100 responden. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil yang didapat dari perhitungan Customer Satisfaction Index (CSI) adalah 92,20%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelanggan sangat puas atas kinerja pelayanan di perusahaan jasa maintenance mesin ATM. Didapatkan sebanyak 9 atribut pelayanan yang harus diperbaiki dari 25 atribut pelayanan yang ada. Atribut yang menjadi usulan perbaikan adalah atribut yang berada pada kuadran I dalam Importance Performance Analysis (IPA) yaitu: berhubungan dengan lambatnya penyelesaian permasalahan dalam melakukan perawatan mesin ATM. Setelah dilakukan wawancara dan penelusuran akar permasalahan utama dikarenakan banyaknya pekerja baru yang ditugaskan langsung kelapangan tanpa adanya pembekalan dan pendampingan. Jika perusahaan ingin tetap menjaga kualitasnya sebaiknya perusahaan melakukan perbaikan tersebut agar dapat mampu bersaing dengan para kompetitor perusahaan
PERENCANAAN PRODUKSI SEPATU BAHAN KAIN TENUN DI MEDALI MAS BANDAR KEDIRI Heribertus Budi Santosa; Lolyka Dewi Indrasari; Ana Komari; Afiff Yudha Tripariyanto
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 12 No 2 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v12i2.4216

Abstract

Production activities always involve a budget that is not small. The better efficient it is done, the less the budget will be spent. This research aims to find out the target number of requests. , and target minimum profit . The research location is MSME Weaving Ikat Medali Mas Kediri. The analysis method uses 3 priorities to include targets of demand, production costs and profit with an overall goal with the function . Analysis using the methods of Linear Trend Regression and Goal Programming. Based on the results of the study, forecasting demand in 2021 amounted to 2281 pairs. Function cannot achieve the target demand with an optimum solution of 418,930 pairs, while the Min Z = d_4 ^ + function can achieve the target production cost with an optimum solution of Rp. 765,046,918 and function Can achieve the profit target with an optimum solution of Rp. 454,923,577

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1 Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2 Vol 14 No 1 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 1 Vol 13 No 2 (2023): Inovatif Vol. 13 No. 2 Vol 13 No 1 (2023): Inovatif Vol. 13 No. 1 Vol 12 No 2 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 2 Vol 12 No 1 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 1 Vol 11 No 2 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 2 Vol 11 No 1 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 1 Vol 10 No 2 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 2 Vol 10 No 1 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 1 Vol 9 No 2 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 2 Vol 9 No 1 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 1 Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Inovatif Industri Vol 8 No 2 (2018): Inovatif Vol. 8 No. 2 Vol 8 No 1 (2018): Inovatif Vol. 8 No. 1 Vol 8 No 2 (2018): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 8 No 1 (2018): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 7 No 2 (2017): Inovatif Vol. 7 No. 2 Vol 7 No 1 (2017): inovatif Vol. 7 No. 1 Vol 7 No 2 (2017): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 7 No 1 (2017): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 6 No 2 (2016): inovatif Vol. 6 No. 2 Vol 6 No 1 (2016): Inovatif Vol. 6 No. 1 Vol 6 No 2 (2016): Jurnal Industri INOVATIF Vol 6 No 1 (2016): Jurnal Industri INOVATIF Vol 5 No 2 (2015): inovatif Vol. 5 No. 2 Vol 5 No 1 (2015): inovatif Vol. 5 No. 1 Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Industri INOVATIF Vol 5 No 1 (2015): Jurnal Industri INOVATIF Vol 4 No 2 (2014): inovatif Vol. 4 No. 2 Vol 4 No 1 (2014): inovatif Vol. 4 No. 1 Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Industri INOVATIF Vol 4 No 1 (2014): Jurnal Industri INOVATIF Vol 3 No 2 (2013): inovatif Vol. 3 No. 2 Vol 3 No 1 (2013): inovatif Vol. 3 No. 1 Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Industri INOVATIF Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Industri INOVATIF Vol 2 No 2 (2012): inovatif Vol. 2 No. 2 Vol 2 No 1 (2012): inovatif Vol. 2 No. 1 Vol 1 No 2 (2011): inovatif Vol. 1 No. 2 Vol 1 No 1 (2011): inovatif Vol. 1 No. 1 More Issue