cover
Contact Name
Nelly Budiharti
Contact Email
iijti@scholar.itn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iijti@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
ISSN : 20878869     EISSN : 26153866     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Terbit dua kali dalam setahun pada bulan Maret dan September. Berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik Industri. Makalah yang masuk ditelaah oleh mitra bestari yang kompeten di bidang teknik dan manajemen industri.
Arjuna Subject : -
Articles 383 Documents
STUDI KELAYAKAN BISNIS TELL KOPI DENGAN ANALISIS FINANSIAL Johan Alfian Pradana; Ana Komari; Lolyka Dewi Indrasari
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 10 No 2 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v10i2.2855

Abstract

Perlambatan perekonomian di Indonesia, adalah salah satu penyebab daya tarik kepada investor agar melakukan investasi, perampingan pajak dan mempermudah ijin bisnis. Salah satu bisnis yang digemari saat ini adalah membuka kedai kopi. Salah satu kedai yang dijadikan penelitian adalah Tell Kopi yang terletak di Kota Kediri, Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layak atau tidaknya bisnis dijalankan menggunakan pendekatan ekonomi teknik. Data yang digunakan adalah biaya variabel dan biaya tetap, dengan tahapan perhitungan peramalan tahun pertama sampai tahun kelima dan pembuatan aliran kas. Dihasilkan Net Cash Flow untuk mengetahui Net Present Value, Internal Rate of Return, Payback Period dan Profitability Index. Dihasilkan nilai Net Present Value sebesar Rp. 130.189.548 > Rp. 123.204.000. (Investasi awal), Internal Rate of Return sebesar 46,9% > 10 % ( rata –rata bunga bank ) , Payback Period bernilai 1 tahun 1 bulan 6 hari dan Profitability Index 2,06 > 1. Dari kriteria tersebut, kedai kopi layak dijalankan dengan memperhatikan target jumlah pengunjung dan target keuntungan yang harus didapatkan setiap harinya
PEMBUATAN PENYIRAM BAWANG MERAH OTOMATIS MENGGUNAKAN ARDUINO ATMEGA328P Aldi Masajid Abdil Bar; Trismawati Trismawati; Mustakim Mustakim
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 11 No 1 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v11i1.3180

Abstract

Indonesia hanya memiliki 2 musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Biasanya petani bawang merah bergantung pada musim penghujan untuk bercocok tanam sehingga tidak perlu dilakukan penyiraman karena telah mendapatkan air hujan yang cukup. Sedangkan pada musim kemarau tanaman harus disiram secara manual dengan teratur sesuai dengan kondisi kelembaban tanah. Para petani biasanya tidak menjual hasil pertanian mereka pada musim kemarau karena petani harus mengeluarkan biaya dan tenaga ekstra untuk melakukan penyiraman tanaman bawang merah. Untuk mengatasi kendala musim kemarau dan agar petani bawang merah tetap bisa bercocok tanam pada musim kemarau maka diperlukan suatu produk alat penyiram tanaman otomatis berbasis arduino berdasarkan kelembaban tanah yang dideteksi menggunakan sensor kelembaban tanah. Alat ini akan mendeteksi apakah tanah tempat bercocok tanam dalam kondisi kering ataupun basah sehingga alat dapat mengontrol penyiraman secara otomatis. Jadi petani tidak perlu melakukan penyiraman secara manual. Sehingga petani bisa tetap bercocok tanam pada saat musim kemarau.
PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK PRIVATE ROOM SECURITY SYSTEM BERBASIS FINGERPRINT DENGAN PENGUKURAN KEPUASAN KONSUMEN MENGGUNAKAN QFD Rif'an Afandy; Trismawati Trismawati; Mustakim Mustakim
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 11 No 1 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v11i1.3181

Abstract

Sistem keamanan adalah kebutuhan dasar manusia prioritas kedua berdasarkan kebutuhan fisiologis yang harus terpenuhi selama hidupnya, sebab dengan terpenuhinya rasa aman setiap individu dapat berkarya dengan optimal dalam hidupnya. Keamanan merupakan topik yang luas namun dalam hal ini kajian tentang keamanan dibatasi dalam lingkup keamanan rumah saja. Hasil penelitian ini adalah berupa produk sistem keamanan rumah yaitu pengunci rumah berbasis finger print. Untuk sistem pengontrol menggunakan mikrokontoller arduino Atmega328 dan didukung oleh beberapa alat yang lain agar sistem keamanan bekerja dengan baik. Hadirnya produk pengunci pintu ini merupakan inovasi baru yang dapat meningkatkan keamanan dalam lingkup rumah dan dengan menggunakan perhitungan Quality Function Deployment (QFD) untuk mengetahui tingkat kepentingan dan kepuasan dari konsumen. Pengembangan produk ini sendiri difokuskan kepada beberapa fitur tambhan yang tidak dimiliki oleh produk serupa yang ada di pasaran.
ANALISIS NILAI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS SISTEM DEMINERALISASI AIR DI STEELMAKING PLANT PT. KRAKATAU POSCO Daud Jaya Munthe; Popy Yuliarty
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 11 No 1 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v11i1.3194

Abstract

Air demineralisasi atau air yang telah dikurangi kadar mineralnya adalah salah satu komponen penting pada setiap perusahaan pembuat baja seperti di PT. Krakatau Posco. Air demineralisasi yang dibuat dari proses demineralisasi digunakan pada proses Steelmaking sebagai pendingin tungku dan salurannya. Di PT. Krakatau Posco sistem demineralisasi air yang berada di Steelmaking Plant sering kali terjadi waktu unplanned downitme yang melebihi batas waktu bulanan yang diizinkan. Oleh karena itu, dilakukanlah analisis efektivitas sistem demineralisasi ini dengan mencari nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan six big losses, lalu mencari alternatif solusi pada faktor yang paling berpengaruh terhadap nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) dengan menggunakan metode diagram Pareto, fishbone diagram serta 5W+1H dan juga brainstorming dengan pihak terkait yang akhirnya diperoleh solusi yang nantinya akan diterapkan dengan harapan dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas sistem demineralisasi air ini untuk kedepannya.
PERANCANGAN LEMARI PENGERING PAKAIAN YANG ERGONOMIS DI LAUNDRY SI DOEL BATU Sumanto Sumanto; Sentot Achmadi; Ali Mahmudi
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 11 No 1 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v11i1.3409

Abstract

Sumber energi terbesar di bumi ini adalah matahari. Tidak ada kehidupan di bumi ini jika tidak ada matahari. Ketergantungan kehidupan manusia di segala bidang kehidupan terhadap matahari tidak dapat dihindari. Salah satu ketergantungan manusia terhadap energi matahari adalah proses pengeringan pakaian yang telah dicuci. Pemanfaatan sinar matahari untuk pengeringan pakaian kadang terkendala dengan musim. Ketika musim penghujan, hamper setiap hari sinar matahari terhalang awan, sehingga tidak dapat menjangkau bumi. Kondisi seperti ini kerap merugikan para pelaku usaha laundry. Untuk mengatasi hal ini dirancang sebuah alat pengering yang didesain untuk mengeringkan pakaian setelah dicuci dengan memanfaatkan panas buangan dari air conditioner (AC). Hasil rancangan berdasarkan data antropometri adalah sebuah lemari/cabinet pengering dengan dimensi tinggi 92 cm, lebar 60 cm dan panjang 55 cm. Data untuk menentukan efisiensi alat adalah menimbang massa pakaian yang telah dicuci dan dikeringkan dengan mesin cuci dan dimasukkan ke dalam lemari pengering. Selama proses pengeringan panas buangan dari AC dimasukkan ke dalam lemari pengering. Setelah selang waktu10 menit pakaian diangkat dan ditimbang massanya kemabli. Laju pengurangan air dihitung dengan selisih massa pakaian dibagi dengan selang waktu yang diperlukan. Hasil pengeringan dengan lemarin pengering dibandingkan denagn hasil pengeringan alami untuk menentukan efisiensi alat. Hasil uji coba alat menunjukkan efisiensi laju pengurangan kadar air dalam pakaian dibandingkan dengan pengeringan alami dengan cuaca mendung pakaian adalah sebagai berikut: (1) Handuk 64,15%, (2) Baju 188,10%, (3) Kaos tebal 113,56% dan (4) Kaos tipis 155,00%.
IDENTIFIKASI KEHANDALAN PEKERJA TANPA GANGGUAN OTOT DALAM PENYIMPANAN CAT TEMBOK Emma Budi Sulistiarini; Cahyo Wahyu Utomo; Chauliah Fatma Putri
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 11 No 1 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v11i1.3410

Abstract

Kehandalan manusia dalam bekerja adalah suatu hal yang sangat penting. Kehandalan manusia terutama dalam hal kesehatan, dalam konteks ini adalah tanpa mengeluhkan kelelahan otot akibat postur tubuh dalam melakukan pekerjaan. Kondisi handal tanpa kelelahan otot tersebut dapat berkontribusi terhadap pembentukan kerja yang aman, nyaman, sehat dan produktif. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi postur kerja yang dapat mengakibatkan gangguan otot, atau MSDs (Musculoskeletal Disorders) yang dapat dialami oleh pekerja pengangkut cat tembok kemasan pail dalam storage. Metode yang digunakan adalah OWAS (Ovako Work Posture Analysis System). Hasil penelitian menunjukkan bahwa postur kerja pengangkutan cat tembok kemasan pail pada storage relatif aman, masuk kategori kelas 1 dan 2, artinya tidak terlalu banyak atau tidak langsung menimbulkan gangguan pada otot, meskipun dilakukan assesment pada kondisi sebelum dan setelah istirahat makan siang. Dan faktor psikososial pekerja bisa mempengaruhi kategori kelas, meskipun postur tubuh berubah. Sedangkan faktor individu pekerja dalam hal lamanya bekerja di bagian gudang, tidak berpengaruh secara signifikan dalam pengukuran dengan metode OWAS ini.
HUMAN RELIABILITY ANALYSIS PADA OPERATOR GRINDING DAN WELDING GALANGAN KAPAL DENGAN PENDEKATAN COGNITIVE RELIABILITY AND ERROR ANALYSIS METHOD (CREAM) Satria Bagus Shaputra Satria; Nuzulia Khoiriyah; Wiwiek Fatmawati
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 11 No 1 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v11i1.3412

Abstract

Abstrak, Daftar kasus kecelakaan kerja di galagan kapal yang terjadi selama 8 tahun terakhir dengan jumlah kasus tertinggi pada proses pekerjaan grinding dan welding. Kasus kecelakaan kerja tersebut disebabkan oleh kesalahan manusia atau human error. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan Cogitive Reliability and Error Analysis Method (CREAM) untuk memprediksi dan mengurangi terjadinya human error. Pada metode ini dilakukan dengan dua cara yaitu basic method yang berfungsi untuk hanya mendapatkan nilai probabilitas kegagalan secara umum, sedangkan extend method berfungsi untuk mendapatkan nilai probabilitas kegagalan kognitif pada setiap task. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menurunkan keandalan operator dan mempengaruhi timbulnya human error pada operator grinding dan welding adalah faktor kondisi pekerjaan dan waktu dalam hari saat pekerjaan berlangsung. Nilai probabilitas error tertinggi pada proses pekerjaan grinding dan welding terdapat pada aspek kognitif interpretation, dengan masing-masing nilai CFP pada proses grinding yaitu sebesar 0,024 dan pada proses welding 0,006. Usulan perbaikan untuk mengurangi probabilitas human error pada proses grinding dan welding adalah pada kondisi pekerjaan dengan membutuhkan penerangan yang cukup saat bekerja didalam kapal, membutuhkan sirkulasi udara yang baik saat bekerja didalam kapal, dan membutuhkan peningkatan pengawasan kepada operator agar operator dapat bekerja dengan aman dan disiplin dalam bekerja. Serta membutuhkan pengoptimalan manajemen waktu dalam bekerja, agar operator dapat bekerja dengan baik dan memiliki waktu istirahat yang cukup. Kata kunci : Human Error, Cogitive Reliability and Error Analysis Method (CREAM), Human Realiability Analysis (HRA).
ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PENGOPERASIAN RECIPROCATING COMPRESSOR MENGGUNAKAN METODE SWIFT (STRUCTURED WHAT IF TECHNIQUE) DI PT. ABC Muhamad Bob Anthony
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 11 No 1 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v11i1.3413

Abstract

PT. ABC merupakan salah satu perusahaan nasional yang bergerak dibidang penjualan gas alam untuk industri dan reciprocating compressor merupakan salah satu peralatan utama yang digunakan di PT. ABC. Kompresor memiliki fungsi untuk menaikkan tekanan gas alam dari tekanan gas rendah menjadi tekanan gas tinggi dan jenis kompresor yang dipakai oleh PT. ABC adalah jenis reciprocating compressor. Penggunaan reciprocating compressor mempunyai berbagai potensi bahaya baik itu saat proses operasional yang bersifat rutin maupun saat proses operasional yang bersifat tidak rutin sehingga penggunaan reciprocating compressor memiliki risiko kecelakaan kerja yang sangat tinggi. Dari data kejadian kecelakaan kerja pada pengoperasian reciprocating compressor di PT. ABC terdapat 13 kejadian kecelakaan kerja dan ini menggambarkan masih tingginya tingkat kecelakaan kerja yang terjadi. Metode SWIFT (Structural What If Analysis) adalah suatu teknik untuk mengidentifikasi bahaya dengan pendekatan bertanya menggunakan kata kunci what if (bagaimana jika). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi bahaya apa saja yang ada di reciprocating compressor dengan menggunakan metode what if analysis, mengetahui risiko kecelakaan kerja yang ada pada pengoperasian reciprocating compressor dan memberikan rekomendasi perbaikan yang menjadi prioritas utama pada pengoperasian reciprocating compressor. Analisa lembar kerja menggunakan Metode SWIFT (structural what if analysis) menghasilkan 18 potensi bahaya pada pekerjaan pengoperasian reciprocating compressor dan berdasarkan perhitungan RRN (Risk Rating Number), terdapat 9 bahaya prioritas utama, 5 bahaya prioritas menengah, 3 bahaya prioritas rendah dan 1 bahaya prioritas paling rendah. Rekomendasi perbaikan dibuat berdasarkan tingkat risiko dengan prioritas utama untuk mencegah dan mengurangi tingkat risiko kecelakan kerja pada pengoperasian reciprocating compressor.
ANALISIS SISTEM PERAWATAN MESIN BUBUT MENGGUNAKAN METODE RCM (RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE) DI CV. JAYA PERKASA TEKNIK Ilham Pramudya Raharja; Ida Bagus Suardika; Heksa Galuh W
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 11 No 1 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v11i1.3414

Abstract

CV. Jaya Perkasa Teknik merupakan salah satu jenis usaha di bidang industri mesin dan perlengkapan manufaktur yang memproduksi berbagai macam suku cadang dari berbagai macam mesin produksi. Mesin bubut yang digunakan sering mengalami kerusakan sehingga menghambat jalannya proses produksi. Kerusakan mesin bubut terjadi dikarenakan terdapat komponen kritis yang menjadi penyebab terjadinya kerusakan. Pengecekan rutin dan perbaikan akibat kerusakan akan memerlukan biaya pemeliharaan yang cukup banyak. Perlu diterapkannya interval waktu pergantian optimum dan pemilihan tindakan perawatan komponen secara tepat yang diharapkan mampu mengurangi biaya pemeliharan. Penelitian ini menggunakan metode RCM (Reliability Centered Maintenance) yang melakukan pendekatan dengan menggunakan analisa kualitatif dan kuantitatif sehingga memungkinkan menelusuri akar dari penyebab kegagalan fungsi dan memberikan solusi yang tepat. Berdasarkan hasil analisis metode RCM ditentukan pemilihan tindakan perawatan terhadap komponen kritis mesin bubut yaitu komponen Electric System, V-belt, Gear dan Bearing dengan tindakan perawatan TD (Time Directed). Interval waktu pergantian optimum komponen V-Belt 23 hari, Electric System 29 hari, Bearing 28 hari, dan Gear 31 hari. Berdasarkan perhitungan total biaya pemeliharaan diketahui terdapat penurunan dari total biaya pemeliharan awal dengan total biaya pemeliharaan berdasarkan interval waktu pergantian optimum dari masing-masing komponen yaitu V-belt sebesar 1,31%, Electric System sebesar 21,66%, Bearing sebesar 24,67%, dan Gear sebesar 31,89%
Perancangan Sistem PPIC dan Penempatan Barang Di Gudang Perusahaan Roti X Calvino Cahyadi; Tanti Octavia
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 12 No 1 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v12i1.3691

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk perancangan Production Planning and Inventory Control (PPIC) pada perusahan Roti X. Hingga saat ini perusahaan masih belum memiliki rancangan PPIC. Selain permasalahan peramalan gudang penyimpanan bahan baku perusahaan Roti X juga masih kurang rapi sehingga diperlukan perbaikan layout dari gudang penyimpanan. Perancangan PPIC pada penelitian ini meliputi peramalan, pembuatan master production schedule (mps), perencanaan agregat, pembuatan material requirement planning (mrp), dan perhitungan lotsizing. Metode permalan yang terpilih pada penelitian ini adalah metode winter multiplicative dan weighted moving average. Perhitungan biaya pengadaan material dengan metode wagner whitin sebesar Rp 267,162,595.53. Pembuatan VBA seletah perancangan sistem PPIC dilakukan untuk memudahkan dalam mengakses data dan pengambilan keputusan. Penelitian lain yang dilakukan adalah perbaikan layout gudang dengan menggunakan metode ABC Analysis. Hasil dari perbaikan layout gudang adalah penurunan nilai perpindahan momen sebesar 4.2708 % atau penurunan jarak material handling dari 480 m menjadi 459.5 m.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1 Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2 Vol 14 No 1 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 1 Vol 13 No 2 (2023): Inovatif Vol. 13 No. 2 Vol 13 No 1 (2023): Inovatif Vol. 13 No. 1 Vol 12 No 2 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 2 Vol 12 No 1 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 1 Vol 11 No 2 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 2 Vol 11 No 1 (2021): Inovatif Vol. 11 No. 1 Vol 10 No 2 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 2 Vol 10 No 1 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 1 Vol 9 No 2 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 2 Vol 9 No 1 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 1 Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Inovatif Industri Vol 8 No 2 (2018): Inovatif Vol. 8 No. 2 Vol 8 No 1 (2018): Inovatif Vol. 8 No. 1 Vol 8 No 2 (2018): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 8 No 1 (2018): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 7 No 2 (2017): Inovatif Vol. 7 No. 2 Vol 7 No 1 (2017): inovatif Vol. 7 No. 1 Vol 7 No 2 (2017): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 7 No 1 (2017): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 6 No 2 (2016): inovatif Vol. 6 No. 2 Vol 6 No 1 (2016): Inovatif Vol. 6 No. 1 Vol 6 No 2 (2016): Jurnal Industri INOVATIF Vol 6 No 1 (2016): Jurnal Industri INOVATIF Vol 5 No 2 (2015): inovatif Vol. 5 No. 2 Vol 5 No 1 (2015): inovatif Vol. 5 No. 1 Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Industri INOVATIF Vol 5 No 1 (2015): Jurnal Industri INOVATIF Vol 4 No 2 (2014): inovatif Vol. 4 No. 2 Vol 4 No 1 (2014): inovatif Vol. 4 No. 1 Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Industri INOVATIF Vol 4 No 1 (2014): Jurnal Industri INOVATIF Vol 3 No 2 (2013): inovatif Vol. 3 No. 2 Vol 3 No 1 (2013): inovatif Vol. 3 No. 1 Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Industri INOVATIF Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Industri INOVATIF Vol 2 No 2 (2012): inovatif Vol. 2 No. 2 Vol 2 No 1 (2012): inovatif Vol. 2 No. 1 Vol 1 No 2 (2011): inovatif Vol. 1 No. 2 Vol 1 No 1 (2011): inovatif Vol. 1 No. 1 More Issue