cover
Contact Name
Jurnal Bantenese
Contact Email
jurnalbantenese@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
budihasanah@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Bantenese Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 26561840     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Bantenese adalah Publikasi ilmiah dibidang Pengabdian Masyarakat yang diterbitkan oleh Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat (PS2PM) Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik dan Ilmu Hukum Universitas Serang Raya (Unsera) dengan nomor e-ISSN 26561840 yang mencakup : Pemberdayaan Masyarakat, Pembangunan manusia dan daya saing bangsa, Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, Pengembangan Ekonomi lokal dan nasional, Sociopreuner, Industri Kreatif, dan UMKM, sosial dan budaya dan harmoni sosial, diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari-Juni dan Juli-Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 190 Documents
Pemberdayaan UMKM Perempuan Aisyiyah Garut melalui Pelatihan dan Pendampingan Digitalisasi Pemasaran Produk Nurbudiwati; Lia Juliasih; Urip Sudiana; Aisyah Nur Safitri; Meli Amelia
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v7i2.11500

Abstract

Pemberdayaan UMKM melalui Pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada branding/pengemasan profduk, digital marketing dan penggunaan media sosial, marketplace dan teknik promosi on line sangat penting bagi pengusaha umkm perempuan aisyiyah, karena hal tersebut berperan krusial dalam membangun citra produk, menarik perhatian konsumen, dan memperluas jangkauan pasar. Tujuan pengabdian adalah membantu pengusaha umkm dalam memperluas pasar dan meningkatkan aksesibilitas produk melalui product branding dengan mengembangkan website dan media sosial Tik tok. Mitra sasaran adalah kelompok Pengusaha UMKM Perempuan PD Aisyiyah yang berdomisili di Jalan Pasundan No. 41 Kabupaten Garut. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dan pendampingan mengembangkan website serta media sosial Instagram. Pengabdian telah memberikan dampak yang signifikan kepada pengusaha UMKM. Para pengusaha UMKM telah mampu memahami pentingnya pengemasan produk, pengembangan website dan Tik Tok sebagai alat branding yang terbukti efektif dalam meningkatkan visibilitas produk, kredibilitas usaha, serta kepercayaan konsumen.
Pengelolaan Sampah Bersama Bank Sampah Amanah Bina Mandiri dan Inovasi Limbah Bonggol Jagung di Desa Palembapang Kalianda Reva Meiliana; Meryl Amara; Nolita Yeni Siregar; Nurhayati Nurhayati; Yuni Safitri
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v7i2.11502

Abstract

Permasalahan sampah di tingkat desa masih menjadi isu penting yang memerlukan solusi kolaboratif dan berkelanjutan. Desa Palembapang, Kalianda, menghadapi peningkatan volume sampah rumah tangga dan limbah pertanian, khususnya bonggol jagung, yang belum dikelola secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan model pengelolaan sampah terpadu melalui kerja sama dengan Bank Sampah Amanah Mandiri dan inovasi pemanfaatan limbah bonggol jagung menjadi briket ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif partisipatif melalui observasi, wawancara, pelatihan, dan pendampingan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kolaborasi dengan bank sampah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah anorganik, dengan partisipasi aktif 32 kepala keluarga dan pengurangan volume sampah hingga 30% dalam dua bulan. Inovasi pengolahan bonggol jagung menghasilkan briket bernilai ekonomi dengan potensi tambahan pendapatan Rp4.000–5.000/kg. Integrasi kedua kegiatan ini menciptakan model circular economy di tingkat desa yang berdampak positif secara sosial, ekonomi, dan lingkungan. Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-11 dan ke-12 melalui pengelolaan sampah berkelanjutan berbasis masyarakat.
Pelatihan Literasi Keuangan Digital: Pelindungan Mahasiswa Digital dari Pinjaman Online Ilegal Aiza Arifputri; Sarah Derma Ekaputri; Amanda Bunga Gracia; Retno Hendryanti
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v7i2.11555

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital bagi mahasiswa penyandang disabilitas serta memberikan pemahaman mengenai perlindungan dari pinjaman online ilegal. Berkolaborasi  dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat, kegiatan ini memberikan informasi yang relevan dan meningkatkan kesadaran peserta terhadap risiko finansial yang dapat mereka hadapi di era digital ini. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui workshop yang mencakup tiga sesi utama, yaitu pemaparan materi oleh narasumber dari OJK, sesi tanya jawab dan kuis interaktif, serta sesi pengecekan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK secara langsung. Hasil evaluasi dari peserta menunjukkan bahwa mayoritas merasa materi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan mereka, jelas, serta mudah dipahami. Selain itu, aspek pelayanan panitia dan aksesibilitas dalam kegiatan ini juga mendapatkan respons positif, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti profesionalisme Juru Bahasa Isyarat (JBI), pengaturan tata letak ruangan yang lebih ergonomis, serta penyediaan waktu yang lebih fleksibel untuk pengisian quiz maupun kuesioner. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa penyandang disabilitas dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai literasi keuangan digital dan mampu mengambil keputusan finansial yang lebih bijak. Evaluasi dan masukan dari peserta akan menjadi dasar perbaikan untuk kegiatan serupa di masa depan agar semakin inklusif khususnya dalam ruang akademis.
Pelatihan penggunaan Aplikasi Accurate Accounting untuk Guru dan Siswa SMK N 1 Bukit Kemuning, Lampung Utara Dedi Putra; Anik Irawati; Pebrina Swissia
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v7i2.11569

Abstract

Pelatihan penggunaan perangkat lunak Accurate di SMKN 1 Bukit Kemuning Lampung Utara bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme siswa dan guru akuntansi dalam menyusun laporan keuangan digital. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dosen dari IIB Darmajaya, Lampung. Accurate Accounting, yang dikenal sebagai perangkat lunak akuntansi yang ramah pengguna, banyak digunakan di industri untuk menyusun laporan keuangan di perusahaan jasa, perdagangan, dan manufaktur. Perangkat lunak ini juga sesuai dengan peraturan perpajakan Indonesia, menjadikannya keterampilan yang vital bagi lulusan SMK yang akan memasuki dunia kerja. Pelatihan ini diikuti oleh 22 siswa dan 4 guru dari SMKN 1 Bukit Kemuning Lampung Utara. Salah satu tantangan yang diidentifikasi adalah ketidakhadiran kurikulum khusus yang mengajarkan penggunaan Accurate di sekolah, yang dapat membuat lulusan kekurangan keterampilan relevan untuk tuntutan industri. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk mengisi kesenjangan tersebut, dengan fokus pada penguasaan penggunaan Accurate Accounting dalam penyusunan laporan keuangan korporat. Hasil pelatihan ini telah berhasil meningkatkan keterampilan teknis baik siswa maupun guru dalam mengoperasikan perangkat lunak akuntansi. Selain itu, hasil program ini meliputi modul pelatihan, publikasi media, dan publikasi artikel ilmiah di jurnal nasional. Diharapkan upaya ini dapat mendukung pengembangan kompetensi akuntansi di kalangan siswa dan memperkuat profesionalisme guru di SMKN 1 Bukit Kemuning Lampung Utara
Sistem Peningkatan Transparasi Pengelolaan Dana Bergulir Masyarakat (DBM) Melalui Kegiatan Survei UMKM di BUMDesma Artha Makmur Kerjayan Sugi Indaningsih Indah; Ammah Fazizah
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v7i2.11594

Abstract

Abstract The Community Revolving Fund Program serves as a source of capital for village micro and small businesses; however, its management at BUMDesma Artha Makmur Kejayan faced challenges because the data collection relied solely on written proposals without field verification, leading to information discrepancies, identity misuse, and weak business monitoring. This community service activity aimed to improve transparency and data accuracy by conducting direct surveys on all funded business actors. The method involved field observation, structured interviews, and business documentation to verify borrower identity, business existence, and capital development. The results indicate a significant improvement in data accuracy, increased borrower transparency, and clearer mapping of active and inactive businesses. The updated database produced through this activity now serves as a reference for BUMDesma to enhance evaluation and build a more sustainable management system. In conclusion, the UMKM survey proved effective in strengthening transparency and accountability, ensuring that the Community Revolving Fund Program is managed more professionally and reaches the right beneficiaries. Abstrak Program Dana Bergulir Masyarakat berperan sebagai sumber permodalan bagi pelaku UMKM desa, namun pengelolaannya di BUMDesma Artha Makmur Kejayan masih terkendala karena pendataan hanya berbasis proposal tanpa verifikasi sehingga muncul ketidaksesuaian informasi, penyalahgunaan identitas peminjam, dan lemahnya pemantauan usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan transparansi dan ketepatan data UMKM melalui pelaksanaan survei langsung terhadap seluruh penerima modal. Metode yang diterapkan meliputi observasi lapangan, wawancara terstruktur, dan dokumentasi usaha untuk memeriksa identitas peminjam, keberadaan usaha, serta perkembangan penggunaan modal. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam akurasi data, keterbukaan peminjam, serta pemetaan status usaha aktif dan tidak aktif. Basis data baru yang dihasilkan menjadi acuan bagi BUMDesma untuk memperkuat evaluasi dan penyusunan sistem pengelolaan yang berkelanjutan. Kesimpulannya, survei UMKM terbukti efektif dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas sehingga pengelolaan Dana Bergulir Masyarakat dapat berjalan lebih profesional dan tepat sasaran.
Penerapan Inovasi Kemasan Produk Sebagai Upaya Branding UMKM Kopi Dua Gunung Dewi Najibah; Ammah Fazizah
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v7i2.11617

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan memperkuat branding UMKM Kopi Dua Gunung melalui penerapan inovasi kemasan produk. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah penggunaan kemasan plastik polos yang belum memiliki identitas merek dan kurang menarik bagi konsumen. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan mitra sejak tahap identifikasi masalah, perancangan kemasan, hingga penerapannya. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pelaku UMKM serta konsumen. Inovasi dilakukan dengan mengganti kemasan lama menjadi standing pouch yang dilengkapi label informatif berisi identitas produk dan informasi penting. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kemasan baru memiliki tampilan yang lebih menarik, rapi, dan profesional sehingga meningkatkan minat beli konsumen. Selain itu, kemasan baru mampu memperkuat citra merek dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk.
Transformasi Limbah Kulit Lemon dan Kopi Menjadi Produk Pengharum Ruangan: Implementasi Participatory Action Research di Desa Sumberdem Tasyang Oktavia Rose; Mieke Alvionita; Adilah Aliyatulmuna; Desi Rahmadani
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v7i2.11646

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya diversifikasi produk dan belum optimalnya pemanfaatan limbah kulit lemon dan kopi pada masyarakat Desa Sumberdem, sehingga potensi ekonomi lokal belum berkembang secara maksimal. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam mengolah limbah pertanian menjadi produk bernilai tambah melalui pelatihan destilasi minyak lemon, pembuatan pengharum ruangan berbahan alam, serta pemasaran digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tiga tahap kunjungan yang meliputi sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, evaluasi, dan pendampingan pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menguasai teknik destilasi sederhana, memproduksi pengharum ruangan secara mandiri, dan mulai memasarkan produk melalui kanal offline maupun digital. Penilaian melalui angket menunjukkan peningkatan pemahaman, keterampilan, dan minat untuk melanjutkan produksi secara berkelanjutan. Program ini menyimpulkan bahwa transfer teknologi sederhana yang disertai pendampingan bertahap efektif dalam mendorong pemanfaatan limbah pertanian, memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, dan membuka peluang pasar bagi produk lokal berkelanjutan.  
Upaya Melestarikan Budaya Lokal Lamaholot Tenun Ikat Bagi Kaum Muda Di Desa Pledo Kecamatan Witihama Adonara Timur Kabupaten Flores Timur NTT Martha Veronika Diaz; Urbanus Ola; Eusabius Separera Niron
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v7i2.11649

Abstract

Kebudayaan lokal merupakan salah satu komponen yang memberikan identitas dari masyarakat sebagai komunitas yang spesial. Budaya lokal setiap pulau memiliki ciri khasnya. Kebudayaan lokal terdiri dari tradisi lisan, adat istiadat, olahraga tradisional, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, dan ritus. Salah satu dari kebudayaan lokal ialah tenun ikat. Lamaholot adalah salah satu suku bangsa (etnis) dengan budaya khas yang melingkupi wilayah Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Suku Lamaholot mendiami wilayah meliputi Pulai Flores bagian Timur, Pulau Adonara, Pulau Solor dalam wilayah Kabupaten Flores Timur dan Pulau Lembata, Kabupaten Lembata. Lamaholot yang mendiami Pulau Adonara juga memiliki beragam budaya tepatnya di Pulau Adonara Timur, Desa Pledo, Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur kebudayaan salah satunya adalah tenun ikat. Pada era globalisasi saat ini dan perkembangan zaman yang serba praktis khususnya untuk anak muda sebagai penerus budaya tenun ikat sudah kurang memahami maupun tidak tahu akan cara tenun-menenun. Karena berbagai faktor yaitu kurangnya minat kaum milenial dalam menenun, kurangnya sosialisasi dari orang tua maupun lembaga-lembaga, seperti sekolah juga karena perubahan teknologi yang semakin canggih yang membuat kaum milenial ini tidak mau dan malas untuk bergabung menenun. Beranjak dari permasalahan tersebut, dilaksanakanlah kegiatan sosialisasi dan pelatihan teknik pembuatan tenun ikat bagi kaum muda di Desa Pledo. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini diawali dengan tahap observasi pada tingkat pemahaman tenun ikat Lamaholot-Nulu Nuda dan wawancara pada anak muda untuk mengetahui tingkat pemahaman mereka tentang tenun ikat Lamaholot. Tahap berikut adalah melakukan sosialisasi bertempat di Kelompok tenun ikat Nulu-Nuda. Tahap terakhir adalah pelatihan pembuatan secara langsung. Dari kegiatan pengabdian ini hasilnya berupa sudah terlaksanya pengetahuan dan melatih keterampilan anak-anak muda Desa Pledo agar mampu mempelajari budaya lokal tenun ikat sehingga terus dilestarikan.
Memberdayakan Guru Dengan Literasi AI yang Bertanggung Jawab: Program Pembelajaran Aksi Partisipatif di Sulawesi Selatan, Indonesia Astri Wulandari; Clara Novita Anggraini; Zalfa Qathrunnada; Elvi Berta Debora
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v7i2.11651

Abstract

Artikel ini melaporkan inisiatif pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Indonesia, dengan tujuan untuk mendorong penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif secara etis dan bertanggung jawab oleh pendidik, khususnya melalui pemanfaatan ChatGPT dalam konteks pembelajaran. Program ini menggunakan pendekatan participatory learning and action dalam bentuk pelatihan intensif selama satu hari, melibatkan dua puluh satu guru yang berpartisipasi dalam lokakarya, diskusi kelompok terfokus (FGD), serta sesi evaluatif. Temuan menunjukkan bahwa para guru merasakan dampak positif AI dalam membantu efisiensi administratif, penyusunan materi ajar yang lebih kreatif, serta adaptasi pengajaran yang lebih personal. Namun demikian, sejumlah tantangan masih perlu diatasi, termasuk kesenjangan infrastruktur digital, bias dalam output AI, kekhawatiran etika terkait privasi data, dan rendahnya literasi AI. Selain itu, kebutuhan mendesak terhadap pengembangan profesional yang kontekstual, kebijakan yang eksplisit, serta pengembangan konten berbasis budaya lokal menjadi sorotan utama. Studi ini menekankan pentingnya intervensi multi-level dan dukungan kelembagaan untuk memastikan bahwa integrasi AI di sektor pendidikan, khususnya di daerah tertinggal dapat berjalan secara adil, adaptif, dan berorientasi pada pemberdayaan pendidik. 
Optimalisasi Program TikTok Affiliate Kisana Body Care Melalui Kegiatan Magang Mahasiswa Muhammad Hafiz Ainur Rofi; Vivit Vinkarini; Ainur Rochmaniah
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v7i2.11661

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan pelaksanaan program TikTok Affiliate pada Kisana Body Care melalui skema magang mahasiswa berbasis Project Based Learning. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi belum terstrukturnya pengelolaan database affiliator, proses rekrutmen yang belum sistematis, serta keterbatasan dalam memantau performa konten dan kontribusi penjualan. Metode yang digunakan adalah partisipatif, dimana melibatkan mahasiswa secara aktif dalam proses perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi kegiatan bersama mitra. Kegiatan dilaksanakan selama empat bulan melalui tahapan pembekalan awal, observasi dan identifikasi permasalahan, implementasi sistem pengelolaan affiliator berbasis Google Sheet, pendampingan komunikasi dengan kreator, serta monitoring dan evaluasi secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif dalam pengelolaan program TikTok Affiliate, ditandai dengan tersusunnya database affiliator terpusat, alur rekrutmen yang lebih jelas, serta kemudahan pemantauan tingkat keaktifan dan performa affiliator. Penerapan sistem pengelolaan yang lebih terstruktur membantu mitra dalam menjaga konsistensi komunikasi dan mendukung pengambilan keputusan pemasaran berbasis data. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendampingan berbasis partisipasi dan penguatan manajemen affiliator berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas pemasaran digital UMKM, sekaligus memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa.