cover
Contact Name
Hadrian Erlanda
Contact Email
hadrian2011@live.com
Phone
-
Journal Mail Official
hadrian2011@live.com
Editorial Address
-
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Human Care Journal
ISSN : 26855798     EISSN : 2528665X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Human Care akan menerbitkan artikel tentang, keperawatan, kesehatan masyarakat, kebidanan, fisioterapy, farmacologi dan analis kesehatan, ilmu kedokteran jurnal ini akan terbit 3 kali dalam satu tahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober, jurnal Human Care diterbitkan oleh Stikes Fort De Kock bekerja sama dengan organisasi profesi kesehatan dan organisasi peneliti kesehatan Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 475 Documents
ANALISIS PERAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MINUM OBAT (PMO) PASIEN TB PARU Wiwit Febrina
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 2 (2018): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.702 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i2.66

Abstract

Menurut laporan WHO tahun 2013, diperkirakan terdapat 8,6 Juta kasus TB pada tahun 2012. Upaya pengendalian TB dilakukan dengan menerapkan strategi DOTS. Salah satu dari komponen DOTS (Directly Observed Treatment Short-course) adalah paduan OAT (Obat Anti Tuberkulosis) jangka pendek dengan pengawasan langsung. Untuk menjamin keteraturan pengobatan diperlukan seorang Pengawas Minum Obat (PMO). Keluarga dapat dijadikan sebagai PMO, karena dikenal, dipercaya dan disetujui, baik oleh petugas kesehatan maupun penderita, selain itu harus disegani, dihormati dan tinggal dekat dengan penderita serta bersedia membantu penderita dengan sukarela. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang dilakukan di Puskesmas Ophir. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap partisipan untuk mengeksplor peran keluarga sebagai Pengawas Minum Obat (PMO). Partisipan diambil secara purposive sampling berjumlah 8 orang terdiri dari 3 orang PMO, 3 Orang Pasien TB Paru, 1 Orang petugas TB Paru Puskesmas, 1 Orang Kepala Puskesmas. Hasil penelitian ini didapatkan adanya empat tema yaitu peran sebagai motivator sudah optimal, peran dalam mengingatkan pemeriksaan ulang sputum sudah optimal, peran pengawasan pengobatan sudah maksimal, sedangkan peran sebagai edukator belum maksimal. Disimpulkan bahwa peran keluarga sebagai PMO bagi pasien TB Paru dalam mengawasi, memotivasi, memastikan pemeriksaan ulang sputum, dan memberikan edukasi kepada pasien TB, akan membantu proses kesembuhan bagi pasien TB Paru. Puskesmas perlu meningkatkan sosialisasi dan penyuluhan terhadap PMO dan pasien TB Paru mengenai penyakit TB Paru serta melakukan monitoring dan evaluasi terkait feedback dari program TB Paru di masyarakat. Kata kunci : Peran Keluarga, Pengawas Minum Obat (PMO), TB Paru
HUBUNGAN PERILAKU DAN TINGKAT KEPADATAN LALAT DENGAN KEJADIAN DIARE DI PASAR SARILAMAK cici apriza yanti; dina ediana
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 1 (2018): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.183 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i1.149

Abstract

ABSTRACT Diarrhea disease is one of the health problems in developing countries, especially in Indonesia. The incidence of diarrhea in West Sumatra is about 10% of the population multiplied by the national rate of illness. Diarrhea in Lima Puluh Kota District in 2014 showed an increase in cases as many as 7,017 cases. The type of research used is descriptive research with cross sectional approach where the independent variable is the density of flies, the behavior reduces the incidence of diarrhea and the processing and storage of food with the dependent variable is the incidence of diarrhea in toddlers around Sarilamak Market. The sample in this study amounted to 56 people. The result of the research was obtained of medium fly density level 64.3%, bad respondent behavior 60.7%, poor food processing and storage 33,9% and diarrhea 35.7%. The result of statistical test showed significant relationship between flies with diarrhea occurrence (Pvalue = 0.001) with OR = 7.694, maternal behavior with diarrhea occurrence (Pvalue = 0.034) with OR = 4,200 = 0.029) with OR = 4.278. The conclusions from the study revealed that most of the respondents suffered from diarrheal diseases from the aspect of flies density, behavior and the way of processing and storage of food.  ABSTRAKPenyakit diare merupakan salah satu masalah kesehatan dinegara berkembang terutama di Indonesia.Kejadian diare di Sumatera Barat sekitar 10% dari jumlah penduduk dikalikan dengan  angka kesakitan nasional.  Sedangkan diare di Kabupaten  Limapuluh  Kota tahun 2014  menunjukan  peningkatan  kasus  sebanyak 7.017 kasus. Jenis   penelitian   yang   digunakan   adalah   penelitian   survey  dengan pendekatan cross sectional dimana variabel independent yaitu tingkat kepadatan lalat, perilaku, pengolahan  serta  penyimpanan  makan dengan  variabel  dependent  yaitu  kejadian  diare  pada  balita     di  sekitar  Pasar Sarilamak. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 56 orang. Hasil penelitian yang didapatkan dari tingkat  kepadatan  lalat  sedang 64.3%,  perilaku  responden  yang  buruk  60.7%, Pengolahan dan penyimpanan makanan yang buruk 33,9% dan yang menderita diare 20 orang (35.7%). Hasil uji statistik menunjukan hubungan bermakna anatara kepadatan lalat dengan  kejadian  diare  dengan  (Pvalue  = 0.001) dengan  OR  = 7.694,  perilaku  ibu dengan kejadian diare di dapatkan (Pvalue  = 0.034) dengan OR = 4.200, cara pengolahan dan penyimpanan makanan di dapatkan hasil (Pvalue = 0,029) dengan OR = 4.278. Kesimpulan dari hasil penelitian menyatakan bahwa sebagian besar responden menderita penyakit diare dari aspek tingkat kepadatan lalat, perilaku serta cara pengolahan dan penyimpanan makanan. Oleh karena itu diperlukan kesadaran masyarakat tentang pola hidup bersih dan pengetahuan tentang diare.  
PENGGUNAAN JAMBAN SANITER DI JORONG UBA KENAGARIAN KOTO TANGAH KECAMATAN TILATANG KAMANG KABUPATEN AGAM Fitria Fatma SKM, M.Kes
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 3 (2018): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.4 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i3.36

Abstract

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat bahwa tahun 2014 menunjukkan hanya 48,2 % masyarakat di Sumatera Barat yang memiliki tempat pembuangan tinja yang layak. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan penggunaan jamban saniter di jorong uba kenagarian koto tangah kecamatan tilatang kamang kabupaten agam tahun 2016.Jenis penelitian ini adalah deskripsi analitik dengan desain penelitian Cross Sectional. Dilaksanakan pada bulan Agustus - September 2016 di Jorong Uba Kenagarian Koto Tangah Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam dengan jumlah sampel 61 responden dan cara pengambilan sampel dengan teknik Random Sampling. Sampel sebanyak 61 responden. Analisis data dengan menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan Chi-Square.Hasil penelitian ditemukan dari 61 orang responden terdapat 31 (50.8 %) responden memiliki pengetahuan tinggi, 34 (55.7 %) responden bersikap baik , 46 (75.4%) petugas kesehatan  berperan dan 33 (54.1 %) responden menggunakan jamban saniter. Hasil uji statistik p = 0,015  untuk hubungan pengetahuan dengan penggunaan jamban saniter, p = 0,034 untuk hubungan sikap dengan penggunaan jamban saniter dan p = 0,119 untuk hubungan peranan petugas kesehatan dengan penggunaan jamban saniter.Hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap dengan penggunaan jamban saniter, sedangkan peranan petugas kesehatan tidak  berhubungan dengan penggunaan jamban saniter di Jorong Uba Kenagarian Koto Tangah Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam tahun 2016.
PEMANFAATAN LIMBAH BATANG PISANG KEPOK (Musa acuminata balbisiana Colla) SEBAGAI BAHAN PENYERAP ION LOGAM Zn mega elfia; Harni Sepryani
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 2 (2018): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.799 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i2.99

Abstract

Teknik yang dapat digunakan untuk mengurangi tingkat pencemaran lingkungan oleh logam berat antara lain teknik adsorpsi dengan menggunakan resin sintetik penukar ion, teknik osmosis maupun penggunaan karbon aktif. Cara tersebut  masih relatif mahal dan  jika digunakan untuk penanganan limbah industri dalam jumlah besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan mengeksploitasi limbah hasil-hasil pertanian yang berpotensi sebagai bahan penyerap ion logam berat. Pada penelitian ini dipelajari tentang penggunaan batang pisang kepok (Musa acuminata balbisiana Colla) dalam penyerapan ion logam Zn(II). Maka dari itu dilakukan pendekatan dengan melibatkan pengaruh pH larutan, konsentrasi ion logam Zn (II) dan ukuran partikel dari serbuk batang pisang kepok (Musa acuminata balbisiana Colla). Hasil penelitian didapatkan kondisi optimum penyerapan terhadap logam Zn (II). Penyerapan optimum terjadi pada pH 3, konsentrasi larutan ion logam 100 mg/L dan ukuran partikel 100 µm. Pada kondisi optimum tersebut diperoleh kapasitas penyerapan batang pisang kepok (Musa acuminata balbisiana Colla) terhadap ion logam Zn (II) adalah 1,58 mg/g. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa batang pisang kepok (Musa acuminata balbisiana Colla) dapat digunakan sebagai bahan penyerap ion logam Zn (II).
DESKRIPSI PENERAPAN PATIENT SAFETY PADA PASIEN DI BANGSAL BEDAH Imelda R Kartika
HUMAN CARE JOURNAL Vol 4, No 2 (2019): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.398 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v4i2.455

Abstract

Rumah sakit merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk pemulihan dan pemeliharaan kesehatan yang lebih baik. Patient safety merupakan prioritas utama untuk dilaksanakan di Rumah Sakit dan hal itu terkait dengan isu mutu dan citra Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan patient safety di bangsal bedah RSUD DR. Achmad Mochtar Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik dengan tujuan menganalisa hasil persepsi pasien tentang manajemen penerapan patient safety oleh perawat. Sampel sebesar 167 orang diambil menggunakan accidental sampling, dengan kriteria inklusi adalah pasien yang telah dirawat minimal 3 hari di ruangan agar terlihat bagaimana perawat menerapkan patient safety. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariate menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan 104 responden (62%) mengatakan dengan manajemen patient  safety tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan patient safety  oleh perawat di ruang bedah yang paling baik dilakukan adalah dalam hal memberikan lembar persetujuan sebelum melakukan tindakan operasi dengan mean 3,90 (range 4), dimana hal ini penting dilakukan sebagai bentuk inform concent bagi pasien. Diharapkan rumah sakit dapat mempertimbangkan manajemen penerapan patient safety sebagai rujukan sehingga perawat dapat bekerja secara optimal.  
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESIAPAN ANAK USIA BATITA (24 - 36 BULAN) DALAM MELAKUKAN TOILET TRAINING del fatmawati
HUMAN CARE JOURNAL Vol 2, No 2 (2017): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.881 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v2i2.77

Abstract

Toilet training pada anak merupakan suatu cara untuk melatih anak agar mampu mengontrol dalam melakukan buang air kecil dan buang air besar, serta buang air besar pada tempatnya. Sekitar 30% anak berumur 4 tahun, 10% anak berumur 6 tahun, 3% anak berumur 12 tahun dan 1% anak berumur 18 tahun masih buang air kecil tidak disengaja.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesiapan Anak Usia Batita (24 - 36 Bulan) Dalam Melakukan Toilet Training di PAUD Melati Perip Pepabri Jorong Giri Maju Pasaman Barat Tahun 2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan adalah para ibu yang berjumlah 35 orang dengan sampel 35 orang dan menggunakan tehnik total sampling. Uji analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan Chi Square atau Fisher’s Exact Test.Hasil penelitian didapatkan bahwa lebih dari separoh orang tua mempunyai pengetahuan yang tinggi tentang toilet training (74,3%), lebih dari separoh orang tua  mempunyai sikap positif tentang toilet training (54,3%), lebih dari separoh orang tua  (57,1%) mempunyai motivasi tinggi, Kesiapan toilet training lebih dari separoh sudah siap (65,7 %). Hasil uji statistic didapatkan hubungan bermakna pengetahuan orang tua (p=0,000 ; OR = 44), sikap orang tua (p=0,031;OR=6,8) dan motivasi orang tua (p=0,016;OR=8,5) dengan kesiapan batita dalam pelaksanaan toilet training di PAUD Melati Perip Pepabri Jorong Giri Maju Pasaman Barat Tahun 2014. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh pengetahuan orang tua paling tinggi terhadap pelaksanan toilet training pada batita Disarankan kepada orang tua  dan guru sekolah untuk terus mengontrol dan memberikan motivasi  pada anak batita pelaksanaan toilet training agar anak terbiasa melakukan secara bertahap dan mandiri.:Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Motivasi, Toilet training
HUBUNGAN PERILAKU DENGAN KEPADATAN VEKTOR DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KELURAHAN KURANJI KECAMATAN KURANJI KOTA PADANG mila sari
HUMAN CARE JOURNAL Vol 4, No 1 (2019): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.778 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v4i1.86

Abstract

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) merupakan suatu  penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan hampir semua propinsi di  Indonesia termasuk Kelurahan Kuranji Kecamatan Kuranji, karena  penyakit ini penyebarannya sangat cepat dan sering menimbulkan kejadian luar biasa  (KLB). Salah satu faktor penyebab KLB adalah berkembangnya penyebaran dan  kepadatan nyamuk vektor. Kepadatan populasi nyamuk vektor ini sangat tergantung  dari pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan  lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan perilaku   (pengetahuan, sikap, tindakan) dengan kepadatan populasi nyamuk Aedes sp (House  Index, Container Index, Breteau Index dan Pupae Index ) di Kelurahan Kuranji Kecamatan Kuranji Kota Padang.Penelitian dilaksanakan secara observasional dengan desain  penelitian cross sectional analitik. Subjek penelitian adalah ibu rumah tangga. Besar  sampel penelitian sebanyak 84 ibu rumah tangga yang diambil secara acak di 18 RW di Kelurahan Kuranji. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman.  Hasil penelitian diperoleh adanya hubungan antara sikap, tindakan, dan perilaku dengan kepadatan vektor DBD (House Index, Container Index,  Breteau Index dan Pupa Index ) (p<0,05). Pengetahuan tidak  berhubungan dengan kepadatan vektor DBD (House Index, Container Index, Breteau  Index  dan Pupae  Index) (p>0,05). Disarankan kepada semua pihak supaya lebih mengoptimalkan upaya pemberantasan DBD dengan melaksanakan upaya 3M, fogging dan abatisasi secara rutin, terarah dan berkesinambungan. 
ANALYSIS OF IMPLEMENTATION CONTINUUM OF CARE PROGRAM TO INFANTS AND CHILD UNDER 5 YEARS HEALTH SERVICE novi zetri utami
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 2 (2018): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.453 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i2.121

Abstract

Deaths of children under 5 years are caused by pneumonia, diarrhea, malaria, disease complications, premature, asphyxia, sepsis, accident, congenital abnormalities, and nutritional disorders. To reduce the number of such deaths, the WHO and other world organizations advocating for Continuum Of Care. The research by methods qualitative research, with a phenomenological approach. The study was conducted in the working area of the health department of Bukittinggi city, in September-October 2017. Informants election by purposive sampling. Data collection was conducted through interviews and processed and analyzed qualitatively. The results are known inputs such as policy refers to the vision and mission of the mayor, the amount of power is not sufficient, the availability of sufficient funds, the availability of sufficient infrastructure. Proces is implementation of the program should be increased. And output obtained, the Continuum Of Care program in the primary health center Bukittinggi 2016 has not been achieved, because the target is too high and the lack of participation of the community to visit health facilities as well as enhanced cooperation with the relevant sectors. It was concluded that Continuum Of Care program the primary health center has not reached Minimum Service Standard Bukittinggi City and is expected to improve the service even better.
HUBUNGAN UMUR DAN PARITAS IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN PRE-EKLAMPSIA chichi hafifa transyah
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 1 (2018): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.182 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i1.100

Abstract

Angka kejadian pre-eklampsia pada tahun 2013 di RSUP Dr. M. Djamil Padang mengalami peningkatan yang signifikan yaitu sebanyak 211 orang, sedangkan pada tahun 2015 kejadian pre-eklampsia mengalami penurunan hingga 50% dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 112 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan umur dan paritas ibu bersalin  dengan kejadian pre-eklampsia diruang kebidanan Rsup. Dr. M. Djamil Padang. Jenis penelitian ini survei analitik dengan desain cross sectional study. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan juli 2016. Populasi ini sebanyak 33 orang, sampel diambil secara total sampling dengan batasan waktu sepuluh hari. Dengan cara pengambilan data dengan melihat  rekam medik menggunakan data secara univariat dengan distribusi frekuensi dan secara bivariat dengan  uji chi-square.Hasil penelitian menunjukan bahwa lebih dari separuh 20 0rang (60,6%) ibu hamil mengalami pre-eklampsia ringan dibandingkan dengan pre-eklampsia berat kurang dari separuh 13 orang (39,4%). Dan lebih dari separuh 16 orang (48,5%) ibu hamil dengan umur tidak beresiko dibandingkan dengan umur ibu hamil beresiko kurang dari separuh 4 orang (12,1%). Dan lebih dari separuh 17 orang (51,5%) ibu hamil dengan paritas tidak beresiko dibandingkan dengan umur ibu hamil dengan paritas beresiko 3 orang (9,1%). Terdapat hubungan yang bermakna antara umur dan paritas dengan kejadian pre-eklampsia (p = value < 0,05)Kesimpulan penelitian ini yaitu umur dan paritas berpengaruh terhadap kejadian pre-eklampsia. Untuk itu disarankan kepada pasangan usia subur untuk dapat memeperhatikan umur dan jumlah paritas untuk mengurangi kemungkinan terjadinya pre-eklampsia.
DETERMINAN KEJADIAN COMPOSITE INDEX OF ANTHROPOMETRIC FAILURE (CIAF) DI KABUPATEN SIJUNJUNG, PADANG PARIAMAN DAN PASAMAN BARAT Refliny Yulia Fitri
HUMAN CARE JOURNAL Vol 4, No 1 (2019): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.083 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v4i1.206

Abstract

Composite Index Of Anthropometric (CIAF) is a tool to measure nutrition, especially to identify children with several anthropometric failures. From WHO data estimates 52 million children under 5 years are thin, 17 million people are very thin and 155 million are short, while 41 million people are obese. About 45% of deaths among children under 5 years of age are related to malnutrition. The aim of the study was to determine the incidence of Composite Index of Anthropometric (CIAF) at the age of 24-59 months in Sijunjung District, Padang Pariaman and West Pasaman.This type of research is quantitative with Cross Sectional research design conducted in May-August 2018. The research population amounted to 9,164 children from three districts namely Sijunjung District, Padang Pariaman and West Pasaman. Samples in the study of children aged 24-59 months with a total of 267 children. The analysis used is univariate, bivariate and multivariate analysis.The results of this study using logistic regression for the most dominant factors influencing the CIAF event, namely the family economy with P value 0,000 (OR 10,503).The conclusion of this study is that of the three districts that influence the incidence of CIAF are the maternal education and family economy. Posyandu cadres are expected to better monitor the health of the field so that children can report nutritional problems in more detail. 

Page 2 of 48 | Total Record : 475