cover
Contact Name
Lyra Yulianti
Contact Email
lyra@sci.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lyra@si.unand.ac.id
Editorial Address
http://jmua.fmipa.unand.ac.id/index.php/jmua/index
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Matematika UNAND
Published by Universitas Andalas
ISSN : 2303291X     EISSN : 27219410     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Fokus dan Lingkup dari Jurnal Matematika FMIPA Unand meliputi topik-topik dalam Matematika sebagai berikut : Analisis dan Geometri Aljabar Matematika Terapan Matematika Kombinatorika Statistika dan Teori Peluang.
Arjuna Subject : -
Articles 858 Documents
PERAMALAN HARGA EMAS INDONESIA MENGGUNAKAN METODE FUZZY TIME SERIES KLASIK Faldo Aditya; Dodi Devianto; Maiyastri Maiyastri
Jurnal Matematika UNAND Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.8.2.45-52.2019

Abstract

Emas merupakan jenis investasi yang diminati para investor karena memiliki tingkat resiko yang relatif rendah, berfungsi sebagai pelindung kekayaan dan tidak terpengaruhi oleh inflasi. Harga emas selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu, sehingga perlu dilakukan peramalan nilai harga emas Indonesia sebagai dasar bagi para investor dalam pengambilan keputusan. Metode peramalan yang dapat digunakan salah satunya adalah metode Fuzzy Time Series Klasik. Hasil peramalan dari metode tersebut kemudian diukur tingkat akurasinya menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Pada penelitian ini, hasil peramalan harga emas Indonesia mengikuti pola data pergerakan harga emas aktual. Sementara nilai akurasi peramalan MAPE yaitu sebesar 0,99%, sehingga peramalan harga emas Indonesia dengan metode Fuzzy Time Series klasik berdasarkan kriteria MAPE tergolong sangat baik.Kata Kunci: Emas, Time Series, Fuzzy Time Series
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Dengan Menggunakan Regresi Multivariat (Studi Kasus : Derajat Kesehatan Kabupaten Dan Kota Di Provinsi Sumatera Barat) Aulia Annisya; Hazmira Yozza; Izzati Rahmi HG
Jurnal Matematika UNAND Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.6.2.1-8.2017

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Salah satu usaha Pemerintah untuk mewujudkan pembangunan kesehatan melalui pencanangan Program Indonesia Sehat 2010. Terdapat beberapa indikator untuk menentukan derajat kesehatan masyarakat dua diantaranya adalah mortalitas dan status gizi. Mortalitas dapat diukur dari Angka Kematian Bayi sedangkan status gizi dapat diukur dari persentase balita dengan gizi buruk. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran kesehatan masyarakat dan faktor-faktor yang mempengaruhi kedua variabel tersebut dengan menggunakan analisis regresi multivariat. Hasil analisis menunjukkan bahwa persentase penduduk dengan akses sanitasi yang layak dan variabel persentase Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) adalah dua variabel yang mempengaruhi angka kematian bayi dan persentase balita dengan gizi buruk.Kata Kunci: Angka Kematian Bayi, Gizi Buruk Balita, Analisis Regresi Multivariat, KICc, Program Indonesia Sehat 2010
PEMAMPATAN MATRIKS JARANG DENGAN METODE ALGORITMA GENETIKA MENGGUNAKAN PROGRAM PASCAL Yosi Putri; Narwen .
Jurnal Matematika UNAND Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.3.1.98-106.2014

Abstract

Algoritma Genetika, yang pertama kali diperkenalkan secara terpisah olehHolland dan De Jong pada tahun 1975, adalah teknik yang optimal untuk pencarianstokastik, dan berlandaskan prinsip dasar teori evolusi. Algoritma Genetika mempunyaiaplikasi di berbagai bidang, antara lain pada pengaturan penjadwalan dari sederetankegiatan, pencocokan kata secara acak, dan lain sebagainya. Tulisan ini bertujuan untukmengkaji proses algoritma Genetika melalui pemampatan matriks jarang menggunakanPascal. Faktor-faktor yang mempengaruhi ketepatan hasil dari pemampatan matriks inijuga diberikan.
PERBANDINGAN INVESTASI PADA MATA UANG DOLAR AMERIKA (USD) DAN YEN JEPANG (JPY) DENGAN MODEL ARIMA DAN GARCH Degika Widya Tama; Maiyastri .; Yudiantri Asdi
Jurnal Matematika UNAND Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.6.1.1-8.2017

Abstract

Abstrak. Nilai tukar mata uang merupakan hal penting yang harus diperhatikan seseorangapabila akan melakukan investasi. Namun pada kenyataannya nilai tukar matauang cenderung berubah-ubah dari waktu ke waktu. Naik turunnya nilai tukar matauang menunjukkan besarnya volatilitas. Data nilai tukar mata uang dapat dimodelkandengan pemodelan deret waktu. Salah satu model yang sering digunakan yaitu modelARIMA. Untuk memodelkan tingkat volatilitas digunakan model GARCH, kemudiandilakukan perhitungan untuk menentukan resiko kerugian maksimum dengan metodeValue at Risk. Pada penelitian ini data nilai tukar/kurs yang digunakan adalah kursDolar Amerika (USD) dan Yen Jepang (JPY) terhadap Rupiah. Dari hasil penelitiandiperoleh bahwa model ARIMA terbaik untuk kurs USD yaitu ARIMA (0,1,1) danARIMA terbaik untuk kurs JPY adalah ARIMA (2,1,2). Dengan model ARIMA terbaikdiperoleh nilai peramalan untuk masing-masing kurs, dimana peramalan yang terbesaruntuk data sebenarnya adalah kurs USD. Untuk pemodelan volatilitas dengan modelGARCH dengan menggunakan data return diperoleh model terbaik untuk kurs USDyaitu GARCH (2,1) dan GARCH (1,1) untuk kurs JPY. Dari model GARCH terbaikdiperoleh ramalan return dan volatilitas yang akan digunakan dalam perhitungan Valueat Risk. Dari pehitungan Value at Risk diperoleh resiko terkecil adalah mata uang USD.Sehingga investasi terbaik dilakukan pada mata uang Dolar Amerika (USD).Kata Kunci: Nilai tukar, ARIMA, return, GARCH, volatilitas, Value at Risk
Regresi Poisson dan Penerapannya Untuk Memodelkan Hubungan Usia dan Perilaku Merokok Terhadap Jumlah Kematian Penderita Penyakit Kanker Paru-Paru Iin Sundari
Jurnal Matematika UNAND Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.1.1.71-76.2012

Abstract

Regresi Poisson termasuk dalam regresi nonlinier yang va-riabel responnya dimodelkan sebagai distribusi Poisson. Variabel respondalam regresi Poisson berasal dari data cacahan yang kejadiannya jarangterjadi. Dalam model regresi Poisson terdapat asumsi yang harus dipenuhiyakni equidispersi yang berarti nilai variansi dari variabel respon Yyang diberikan oleh X = x harus sama dengan nilai meannya yaituV ar(Y jx) = E(Y jx) = . Untuk menguji kesesuaian model regresi Pois-son digunakan statistik uji devians dengan rumusG = ????2ln"L(y; ^)L(y; ^)#:Penelitian ini membahas hubungan usia dan perilaku merokok terhadapjumlah kematian penderita penyakit paru-paru dengan menggunakanmodel regresi Poisson. Terdapat 9 kategori usia dan 4 kategori perilakumerokok. Diantara 13 parameter tersebut terdapat 10 parameter yangsignikan yakni usia 40-44, usia 45-49 tahun, 50-54 tahun, 55-59 tahun,60-64 tahun, 65-69 tahun, 70-74 tahun, 75-79 tahun, perokok sedang, danperokok berat.
MENENTUKAN BILANGAN KROMATIK LOKASI PADA GRAF BERLAPIS Cn,2n,2n Putri Wahyu Aisyah; Narwen Narwen; Zulakmal Zulakmal
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.7.3.136-143.2018

Abstract

Bilangan kromatik lokasi adalah bilangan terkecil k sehingga G mempunyai pewarnaan-k lokasi. Kelas warna pada G dinotasikan dengan Ci, merupakan himpunan titik-titik yang berwarna i dan 1 ≤ i ≤ k. Misalkan Π = {C1, C2, · · · , Ck} merupakan partisi terurut dari V (G) berdasarkan suatu pewarnaan titik, maka representasi v terhadap Π disebut kode warna dari v dinotasikan dengan cΠ(v). Kode warna cΠ(v) dari suatu titik v ∈ V (G) didefinisikan sebagai vektor-k: cΠ(v) = (d(v, C1), d(v, C2), · · · , d(v, Sk)) dimana d(v, Ci) = min{d(v, x)|x ∈ Ci} untuk 1 ≤ i ≤ k. Jika setiap titik yang berbeda di G memiliki kode warna yang berbeda untuk suatu Π, maka c disebut pewarnaan lokasi dari G.Kata Kunci: Bilangan Kromatik Lokasi, Kode Warna, Graf Berlapis
ANALISIS DESKRIPTIF PROFIL KEAGAMAAN MAHASISWA MUSLIM TINGKAT 1 JURUSAN MATEMATIKA FMIPA UNIVERSITAS ANDALAS ANGKATAN 2013 Seno Pratama; Hazmira Yozza; Izzati Rahmi HG
Jurnal Matematika UNAND Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.3.4.38-48.2014

Abstract

Pada penelitian ini dikaji profil keagamaan mahasiswa muslim tingkat 1angkatan 2013 Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas dengan menggunakananalisis statistika. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menggunakan tabel dan diagram, serta analisis gerombol. Pengambilan data dilakukan denganmenggunakan kuisioner yang telah valid dan reliabel. Diperoleh kesimpulan bahwa profilkeagamaan mahasiswa tersebut belum begitu baik karena masih adanya mahasiswa yangtidak mengerjakan ibadah wajib secara rutin. Selain itu, mahasiswa juga dibagi menjaditiga kelompok berdasarkan tingkat perilaku keagamaannya (relatif baik, cukup baik, dankurang baik), sehingga diperoleh bahwa distribusi mahasiswa terbanyak terletak padakelompok yang relatif cukup baik. Dimana pada kelompok tersebut mahasiswa hanyasering mengerjakan shalat wajib, berzikir/berdoa, berpuasa, dan muamalah, sedangkanuntuk shalat sunnah dan menambah ilmu agama melalui Alquran/Hadis ataupun mediainformasi sangat jarang dilakukan.
PERHITUNGAN IURAN PENSIUN UNTUK PENSIUN NORMAL BERDASARKAN METODE BENEFITE PRORATE TIPE CONSTANT DOLLAR Sarifah Aulia; Hazmira Yozza; Maiyastri .
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.7.1.19-23.2018

Abstract

Abstrak. Metode Benet Prorate tipe Constant Dollar merupakan salah satu metodeyang digunakan untuk menghitung dana pensiun. Program pensiun yang digunakan padametode ini adalah program manfaat pasti, yang ditentukan terlebih dahulu adalah besarnyamanfaat pensiun. Setelah itu, baru ditentukan besar iuran yang akan dibayarkanpeserta program dana pensiun untuk memenuhi manfaat yang akan diterima setelahmemasuki usia pensiun. Secara umum besar manfaat dihitung berdasarkan tiga asumsi,yaitu asumsi gaji tahun terakhir, asumsi rata-rata gaji n tahun terakhir dan asumsi rataratagaji selama bekerja. Untuk menghitung iuran, metode ini tidak tergantung padabesar gaji, melainkan lama peserta bekerja dan besarnya manfaat. Manfaat pensiunterbesar diperoleh dengan mengambil asumsi gaji tahun terakhir. Iuran pensiun terkecildiperoleh dengan mengambil asumsi rata-rata gaji selama bekerja. Perhitungan programdana pensiun menunjukkan bahwa usia masuk kerja dan usia masuk program pensiunakan mempengaruhi besar manfaat yang akan diperoleh dan besar iuran yang akan dibayarkan.Semakin lama seseorang masuk kerja maka manfaat yang didapat akan semakinkecil. Semakin lama seseorang masuk program pensiun semakin besar iuran yang akandibayarkan.Kata Kunci: Benet Prorate, Constant Dollar, Pensiun, Asuransi, Anuitas, Manfaat,Iuran Normal, Mortalita
PERMASALAHAN AUTOKORELASI PADA ANALISIS REGRESI LINIER SEDERHANA Nadia Utika; Maiyastri .; Hazmira Yozza
Jurnal Matematika UNAND Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.2.2.26-34.2013

Abstract

Pada analisis regresi linier sederhana model yang terbentuk harus memenuhibeberapa asumsi yang dikenal dengan asumsi linier klasik. Dalam asumsi linier klasikdinyatakan bahwa tidak terdapat korelasi antar galat yang disebut autokorelasi. Bila au-tokorelasi terjadi pada model regresi linier sederhana maka pengaruhnya terlihat padapenduga parameter yang tidak lagi BLUE (Best Linear Unbiased Estimator), yaitu pen-duga tidak bias dan linier, namun tidak lagi memiliki ragam yang minimum. Pengaruhautokorelasi juga dilihat menggunakan simulasi Monte Carlo. Simulasi Monte Carlomenggunakan nilai bias dan Kuadrat Tengah Galat (KTG) dengan berbagai ukuransampel dan koesien autokorelasi yang bervariasi. Hasil simulasi menunjukkan semakinbesar ukuran sampel maka bias dan KTG semakin kecil dan semakin besar nilai koesienautokorelasi maka bias dan KTG semakin besar.
Suatu Kajian Tentang Fungsi Skor Diperumum yang Baru dari Himpunan Kabur Intuisionistik Bernilai Interval dan Aplikasinya Irham Maulana Putra; Monika Rianti Helmi
Jurnal Matematika UNAND Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.8.1.99-109.2019

Abstract

Pengambilan keputusan multi kriteria (Multi Criteria Decision Making/MCDM) adalah salah satu proses untuk menemukan pengambilan keputusan alternatif yang optimal dengan beberapa kriteria atau atribut. Tetapi pada pengambilan keputusan dalam kehidupan nyata, tujuan dan batasan umumnya tidak tepat atau tidak jelas karena tidak dapat diperkirakan dengan nilai numerik yang tepat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, teori himpunan kabur (Fuzzy Set/FS) yang diperkenalkan oleh L.A Zadeh [10] telah banyak digunakan untuk menangani ketidakpastian dan ketidakjelasan suatu data. Teori himpunan kabur intuisionistik (Intuitionistik Fuzzy Set/IFS) [1] merupakan perluasan dari teori himpunan kabur. Ada dua topik penting dalam teori himpunan kabur Intuisionistik bernilai interval, yaitu MCDM dan perluasan fungsi skor yang telah banyak diteliti secara luas oleh peneliti dari berbagai sudut pandang. Dalam tulisan ini Penulis ingin mengkaji kembali bagaimana menyelesaikan masalah pengambilan keputusan multi-kriteria dengan menggunakan fungsi skor yang ditingkatkan yang diperumum dengan menggunakan bobot yang disebut atribut untuk mendapatkan keputusan yang tepat dan sesuai dengan waktu yang singkat.Diterima: Direvisi: Dipublikasikan :Kata Kunci: Himpunan Kabur, Himpunan Kabur Intuisionistik, Fungsi skor