cover
Contact Name
indah dwi sartika
Contact Email
indahdwisartika@radenfatah.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
raudhatulathfal@radenfatah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : 25812793     EISSN : 25812793     DOI : -
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini is a peer-reviewed journal which is published by PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang. Then, the articles will be sent to the Mitra Bebestari/ peer reviewer and will go to the next selection by Blind Preview Process. Publishes biannually in June and December. This Journal publishes current original research on problems of early childhood, education, parenting, media, Islamic education, religion, humanities, and development (religion, social Emotional, physic, motoric, art, language, cognitive).
Arjuna Subject : -
Articles 102 Documents
PENINGKATAN KARAKTER DISIPLIN MELALUI KEGIATAN PRACTICAL LIFE lidia oktamarina
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 4 No 1 (2020): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ra.v4i1.5511

Abstract

AbstractThis study aims to know the process and result of the lesson to improve the discipline character through the practical life. This study is classroom action research which consisted of two cycles. This study used the adaptation of Kemmis and Taggart’s design which consisted of four stages inevery cycle: planning, action, observation, and reflection. The research subjects were 11 students of group B PAUD Tunas Harapan Muara enim. The data collection techniques were observation, interview, and documentation. The collected data were analyzed using descriptive qualitative and quantitative methods. The success indicator of this study was if the percentage of discipline character reached ≥71%. The research result shows that the discipline character after the use of practical life increases. Evidenced by an average understanding of discipline characterscore of 35 pre-intervention, then increased in the first cycle of the second cycle of 53 and 69,09.practical life can be a solution the increase of the discipline character of group B PAUD Tunas Harapan Muara enim. Keyword: Discipline character, Practical life, Early childhood education Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil karakter disiplin melalui practical life. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Penelitian ini menggunakan adaptasi dari desain Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri atas empat tahap untuk setiap siklus, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 11 anak kelompok B PAUD Tunas Harapan Muara enim. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara diskriptif kualitatif dan kuantitatif. Indikator keberhasilan dari penelitian ini adalah apabila persentase karakter disiplin anak mencapai≥71%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter disiplin melalui practical life dapat meningkat, dibuktikan dengan rata-rata skor karakter disiplin pada pra-intervensi sebesar 35, kemudian meningkat pada siklus kesatu sebesar 53 dan siklus kedua sebesar 69,09. practical life dapat menjadi solusi untuk meningkatkan karakter disiplin anak kelompok B PAUD Tunas Harapan Muara enim. Kata Kunci: Karakter disiplin, Practical life, Pendidikan anak usia dini
DAMPAK PENGASUHAN ORANGTUA TERHADAP PERILAKU SOSIAL ANAK USIA DINI DI KECAMATAN INDRALAYA Elsa Cindrya
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 4 No 1 (2020): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ra.v4i1.5990

Abstract

The study aims to determine the parenting Impact of parents in Indralaya subdistrict. There are three Early childhood research samples, which are determined using the purposive sampling technique. Research Data collected through observations, interviews and documentation as well as subject field Records researched. Data is then analyzed through three stages: data reduction, data display and withdrawal or verification Conclusions. From the analysis, Indralaya was found a variety of foster patterns, including democratic, authoritarian, and permissive. But most have permissive patterns, because the parents to give freedom to the child, so that the child becomes uncontrolled while playing. Child social Behavior in the district of Indralaya tends to behave in a role, characterized by having socially brave traits by always playing outdoors without parental Supervision. And the impact of foster pattern on social behavior, early childhood in His ward will often do things without control or like it. Keywords: parenting, authoritarian, Democratic, permissive, Social behavior The study aims to determine the parenting Impact of parents in Indralaya subdistrict. There are three Early childhood research samples, which are determined using the purposive sampling technique. Research Data collected through observations, interviews and documentation as well as subject field Records researched. Data is then analyzed through three stages: data reduction, data display and withdrawal or verification Conclusions. From the analysis, Indralaya was found a variety of foster patterns, including democratic, authoritarian, and permissive. But most have permissive patterns, because the parents to give freedom to the child, so that the child becomes uncontrolled while playing. Child social Behavior in the district of Indralaya tends to behave in a role, characterized by having socially brave traits by always playing outdoors without parental Supervision. And the impact of foster pattern on social behavior, early childhood in His ward will often do things without control or like it.
Pengaruh Media Animasi Audio Visual Terhadap Karakter Disiplin Anak di RA Insanul Fitroh Palembang Santia Santia; Leny Marlina; Lidia Oktamarina
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2020): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACKDiscipline is a very important character to be instilled in children. Discipline in early childhood does not appear suddenly, but starts through a routine that is done consistently every day. The problem in this research is that the media is too monotonous. This study aims to determine the effect of audio-visual animation media on disciplinary characters in RA Insanul Fitroh Palembang. The research method used is Pre experimental design with One Group research design pre test post test. The study population used in this study were all group A in RA Insanul Fitroh Palembang, which amounted to 10 children. Data collection using documentation and observation, analysis results with t-test X2calculated = 0.23 <X2table = 3.841 and hypothesis testing the results of tcount = 10.045> ttable = 2.101 Thiproves that there is a significant influence between audio-visual animation media on discipline characters RA Insanul Fitroh son of Palembang.Keywords: Media, animation, Audio visual, disciplin
Pengembangan Model Video Interaktif Dalam Mengembangkan Keterampilan Toilet Training Pada Anak Usia 4-5 Tahun Zahrina Amelia; Rahma Nurfuati
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2020): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu hal yang berperan penting untuk mendukung pencapaian tujuan pembelajaran. Penggunaan media dalam pembelajaran dapat menghadirkan materi pembelajaran yang lebih konkrit dan mudah dipahami oleh anak serta lebih menarik. Kemampuan menolong diri sendiri penting diajarkan sejak usia dini agar anak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap diri sendiri dan lingkungan. Ketika mengajarkan kemampuan menolong diri sendiri (self help skills) anak memerlukan bimbingan dari orang dewasa sekitarnya, salah satunya toileting. Fenomena ini dipicu karena banyak hal, antara lain pengetahuan ibu yang kurang tentang cara melatih buang air besar dan buang air kecil, pemakaian popok sekali pakai, hadirnya saudara baru dan masih banyak lainnya. Salah satu stimulasi atau keterampilan anak usia 4-5 tahun di taman kanak-kanak (TK)adalah pelaksanaan toilet training karena, pembiasaan toilet training sangat penting bagi anak usia dini agar mereka dapat mengenal kebersihan Pada jurnal Nurjanah, ,menjelaskan bahwa masih jumlah balita mencapai 30 % dari 250 juta jiwa penduduk Indonesia, dan menurut Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) nasional diperkirakan jumlah balita yang susah mengontrol buang air besar dan buang air kecil (ngompol) di usia sampai prasekolah mencapai 75 juta anak.. Melalui pengembangan model video interkatif yang menampilkan gambar yang bergerak dan disertai suara serta terdapat unsur dialog yang mengajak anak-anak atau audiens untuk ikut berinteraksi langsung. pengembangan ini menggunakan metode pengembangan ADDIE dan subyek penelitian ini yaitu anak usia 4-5 tahun TK Nuruddin. Hasil dari penelitian ini yaitu menghasilkan video interaktif yang bernama “Ayo Kekamar Mandi Sendiri” yang di design dengan beberapa aplikasi canggih sehingga terdapat gambar animasi yang menarik dan suara yang jelas. Video interaktif ini berdurasi empat menit dengan format MP4
Perencaan Strategik Melalui Analisis SWOT Di Tkit At-Taqwa Grabag Magelang Nidaul Munafiah
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2020): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Observations and assessments carried out simultaneously on the external and internal environment of educational institutions enable education managers to be able to identify various types of opportunities to formulate and implement education plans. A comprehensive design can be carried out through an action process known as strategic planning or management. Strategic planning of an institution can be done using the SWOT analysis method (Strength, Weakneses, Opportunities and Threats) through qualitative and quantitative approaches. The TKIT At-Taqwa Institute which is located at Ponggol 2 Grabag Magelang Regency is one of the educational institutions that has many opportunities and strengths and can not be separated from weaknesses and challenges in the need to carry out strategic planning to develop themselves towards a better direction. Specifically, this paper aims to identify and analyze the strengths, weaknesses, opportunities and threats that exist at TKIT At-Taqwa Grabag to map and make the next step in strategic planning. Based on the SWOT analysis that has been done, the At-Taqwa Grabag TKIT education institution is in the quadrant I position with the results of the strength-weakness analysis: 73.5- 64.0 = 9.5 and opportunities - threats: 63.5– 62.5 = 1
Pola Komunikasi Keluarga Terhadap Kesehatan Mental Anak Di Tengah Pandemi Covid-19 Chairunnisa Djayadin; Erni Munastiwi
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2020): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji secara mendalam tentang penerapan pola komunikasi keluarga terhadap kesehatan mental anak di tengah pandemi covid-19. Penelitian ini, mengambil metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal karena sasaran yang diambil mempunyai karakteristik yang sama yaitu keluarga Sulawesi. Analisis data yang digunakan yaitu model analisis interaktif yang terdiri dari komponen pokok yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan sebab tiga komponen analisis tersebut saling berkaitan dan berinteraksi. Validitas data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber. Secara umum temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi yang diterapkan dalam keluarga yaitu pola komunikasi demokratis, pola otoriter dan pola otoriter-demokratis. Pemahaman dan kesadaran keluarga mengenai pentingnya komunikasi keluarga dan pengaruhnya terhadap kesehatan mental anak pada keluarga Sulawesi tergolong sangat baik. Hal ini dapat dilihat dari keluarga yang memiliki pemahaman yang benar tentang hubungan antara pola komunikasi keluarga dengan kesehatan mental anak. Selanjutnya, penerapan pola komunikasi keluarga terhadap kesehatan mental anak di tengah pandemi covid-19 sangatlah berpengaruh, dalam hal ini pola komunikasi otoriter-demokratis menjadi pola yang sangat berpengaruh sebab mampu membuat anak lebih terbuka dan bebas mengekspresikan perasaan yang mereka alami, sehingga mental anak pun terlindungi dari keadaan stress dan kecemasan yang berlebihan
Menanamkan Nilai-Nilai Islami Pada Anak Usia Dini 3-6 Tahun Melalui Metode Bermain Peran Lailatul Huda; Rina Syafrida; Ine Nirmala
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2020): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This study aims to make it easier for teachers to provide guidance and learning about Islamic values ​​to children so that they can more clearly know each child's characteristics when learning is carried out using the role-playing method in the classroom and make it easier for children to understand someone's good and bad qualities and learn to apply values. Islamic for children as early as possible by way of role playing. Data obtained from the Purwakarta Department of Education. This research uses a qualitative descriptive case study. The subjects of this study were children 3-6 years of age. The results showed the application of role playing can be used as a tool for development in instilling Islamic values, this can be seen in previous research. Keywords: Embedding Islamic Values, Early Childhood, Role Playing
Kemampuan Keaksaraan melalui Media Digital “Bermain Keaksaraan” pada Anak Usia Dini Nila Fitria
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 5 No 1 (2021): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ra.v5i1.6781

Abstract

Kemampuan keaksaraan adalah kemampuan untuk dapat membaca, menulis, dan berhitung. Merupakan salah satu kemampuan yang dikenalkan dan dikembangkan di taman kanak-kanak. Persepsi orang tua terkait kemampuan calistung menjadi alat ukur untuk memasuki pendidikan selanjutnya mengakibatkan hal ini menjadi tuntutan orang tua agar anaknya dapat membaca, menulis, dan berhitung sejak usia dini. Permasalahan ini tentunya membutuhkan alternatif untuk tetap mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Diperlukan kompetensi guru dalam upaya membantu pencapaian tumbuh kembang anak secara optimal. Namun hal tersebut belum dapat dilakukan sebagai mana seharusnya. Belum semua guru memanfaatkan media dalam proses belajar dan mengajar. Padahal, dengan adanya media pembelajaran lebih mudah dipahami oleh anak. Melalui media pula, anak dapat mengeksplore semua panca indera yang dimiliki anak. Salah satu media yang dapat digunakan di era digital ini adalah media digital. Media digital menjadi salah satu media pembelajaran yang dapat mengoptimalkan kemampuan anak dalam hal ini kemampuan keaksaraan. Anak- anak di era digital ini sudah terpapar dengan teknologi sehingga media digital bukan lagi menjadi barang yang “aneh”. Mengingat pentingnya meningkatkan kemampuan keaksaraan anak, maka diperlukan sebuah media untuk melakukan hal tersebut. Tujuan jangka Panjang penelitian ini adalah pembaruan cara mengajarkan baca,menulis, dan berhitung dengan menggunakan media digital. Target khusu yang hendak dicapai adalah terciptanya sebuah kultur positif dari para guru agar dapat memanfaatkan media digital sebagai salah satu media pembelajaran. Metode yang digunakan untuk mencapai target adalah melalu penelitian tindakan kelasuntuk melihat peningkatan kemampuan keaksaraan anak. Selanjutnya hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya peningkatan kemampuan keaksaraan anak usia dini dengan media digital. Kemampuan keaksaraan adalah kemampuan untuk dapat membaca, menulis, dan berhitung. Merupakan salah satu kemampuan yang dikenalkan dan dikembangkan di taman kanak-kanak. Persepsi orang tua terkait kemampuan calistung menjadi alat ukur untuk memasuki pendidikan selanjutnya mengakibatkan hal ini menjadi tuntutan orang tua agar anaknya dapat membaca, menulis, dan berhitung sejak usia dini. Permasalahan ini tentunya membutuhkan alternatif untuk tetap mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Diperlukan kompetensi guru dalam upaya membantu pencapaian tumbuh kembang anak secara optimal. Namun hal tersebut belum dapat dilakukan sebagai mana seharusnya. Belum semua guru memanfaatkan media dalam proses belajar dan mengajar. Padahal, dengan adanya media pembelajaran lebih mudah dipahami oleh anak. Melalui media pula, anak dapat mengeksplore semua panca indera yang dimiliki anak. Salah satu media yang dapat digunakan di era digital ini adalah media digital. Media digital menjadi salah satu media pembelajaran yang dapat mengoptimalkan kemampuan anak dalam hal ini kemampuan keaksaraan. Anak- anak di era digital ini sudah terpapar dengan teknologi sehingga media digital bukan lagi menjadi barang yang “aneh”. Mengingat pentingnya meningkatkan kemampuan keaksaraan anak, maka diperlukan sebuah media untuk melakukan hal tersebut. Tujuan jangka Panjang penelitian ini adalah pembaruan cara mengajarkan baca,menulis, dan berhitung dengan menggunakan media digital. Target khusu yang hendak dicapai adalah terciptanya sebuah kultur positif dari para guru agar dapat memanfaatkan media digital sebagai salah satu media pembelajaran. Metode yang digunakan untuk mencapai target adalah melalu penelitian tindakan kelasuntuk melihat peningkatan kemampuan keaksaraan anak. Selanjutnya hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya peningkatan kemampuan keaksaraan anak usia dini dengan media digital.
The Teaching Of Reading The Qur'an In Early Childhood Daviq Chairilsyah
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2020): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ra.v4i2.6800

Abstract

Abstrak Usia prasekolah merupakan usia yang paling baik menanamkan nilai keagamaan pada anak karena usia dini adalah waktu menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan yang sesuai dengan ajaran agama Islam yang salah satunya adalah melalui pembelajaran tentang membaca Al-Qur’an. Pembelajaran Al-Qur’an diberikan kepada anak agar mereka bisa tumbuh sesuai dengan fitrahnya dan hati mereka memperoleh cahaya hikmah, sebelum dikuasai oleh hawa nafsu dan kemaksiatan yang dapat membuatnya menjadi anak yang tidak bermoral dan bermartabat di lingkungannya. Al-Qur’an diyakini merupakan obat yang dapat memberikan sifat-sifat yang terpuji kepada manusia. Tulisan ini menggunakan metode studi literatur. Dalam tulisan ini menjelaskan pentingnya penanaman nilai agama pada anak sejak usia dini dalam hal ini adalah membaca Al Qur’an. Dipaparkan juga mengenai manfaat membaca Al Qur’an bagi anak usia dini, faktor-faktor yang dapat membantu anak usia dini dalam membaca Al Qur’an serta metode yang banyak dilakukan oleh para guru dalam mengajarkan Al Qur’an pada anak usia dini yaitu dengan menggunakan metode iqra’. Metode iqra’ memiliki berbagai kelebihan dalam membekali kemampuan awal anak dalam mempelajari Al-Qur’an. Pada akhirnya diharapkan agar generasi Islam dapat terus membaca dan mengamalkan nilai-nilai dalam Al Qur’an dalam menjalani kehidupan di dunia ini hingga akhir nanti. Kata kunci: membaca, qur’an, anak usia dini, iqra’ Abstract Preschool is the best age to instill religious values ​​in children because is the time to develop habits that are in accordance with the teachings of Islam, one of which is through learning about reading the Qur'an. Learning the Qur’an is given to children so that they can grow according to their nature and their hearts get the light of wisdom, before they are controlled by lust and immorality that can make them immoral and dignified children in their environment. This paper uses a literature study method. It explains the importance of instilling religious values ​​in children from an early age, in this case reading the Qur'an. Also explained about the benefits of reading the Qur'an for early childhood, the factors that can help early childhood in reading the Qur'an and methods that are widely used by teachers in teaching the Qur'an to early childhood, namely by using the iqra’ method. The iqra’ method has various advantages in equipping children's early abilities in learning the Qur'an. In the end, it is hoped that the Islamic generation can continue to read and practice the values ​​in the Qur'an in living this world until the end. Keyword: reading, qur’an, early childhood, iqra’
Kunci-Kunci Dalam Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini Juli Afnita Uli Afnita
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 5 No 1 (2021): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ra.v5i1.7084

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dalam pengembangan kreativitas anak usia dini. Tulisan ini mengulas mengenai kunci-kunci pengembangan kreativitas anak usia dini.Metode yang digunakaan penelitian kualitatif. Data yang didapat dari wawancara dan observasi langsung disekolah.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa anak usia dini merupakan masa keemasan (Golden Age) yang bagi seorang anak masih memerlukan stimulus sebagai persiapan untuk memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Kreativitas dapat dipupuk dari sejak dini dengan tujuan pengembangan anak lebih berkreasi untuk mengembangkan ide barunya. Orangtua, pendidik maupun orang disekitarnya perlu memaksimalkan dalam pengembangan kreativitas anak disegala hal. Pendidikan anak usia dini terkhusus di sekolahnya, yang melainkan guru harus menjadi pondasi agar dicontohkan oleh anak didik. Dengan demikian, guru yang meningkatkan imajinasi anak dengan mengarahkan serta mengembangkan kreativitasnya. Hal ini, dengan mengembangkan kreativitas dalam melatih anak didik sesuai imajinasi yang dimiliki nya sehingga mendapatkan hasil karya yang memuaskan bagi anak usia dini serta mampu mengoptimalkan segala pengembangan kreativitasnya. Kata Kunci: Pengembangan, Kreativitas, Anak.

Page 5 of 11 | Total Record : 102