cover
Contact Name
indah dwi sartika
Contact Email
indahdwisartika@radenfatah.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
raudhatulathfal@radenfatah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : 25812793     EISSN : 25812793     DOI : -
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini is a peer-reviewed journal which is published by PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang. Then, the articles will be sent to the Mitra Bebestari/ peer reviewer and will go to the next selection by Blind Preview Process. Publishes biannually in June and December. This Journal publishes current original research on problems of early childhood, education, parenting, media, Islamic education, religion, humanities, and development (religion, social Emotional, physic, motoric, art, language, cognitive).
Arjuna Subject : -
Articles 97 Documents
Pembelajaran Audio Visual CD Interaktif Terhadap Keterampilan Menyimak Uma Nenni Uma Nenni; Sari Wulandari; Erfha Nurrahmawati
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2022): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ra.v6i1.11462

Abstract

Tidak disadari keterampilan menyimak tidak begitu diperhatikan oleh sekolah.Sekolah hanya terfokus kepada anak menulis dan membaca untuk bekal mereka memasuki sekolah yang lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio visual CD untuk anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian R&D dengan menggunakan metode perkembangan Borg and Gall. Tahapan pengembangan meliputi lima tahapan : analisis kebutuhan, perencanaan pengembangan produk awal, pengujian terbatas, revisi hasil uji produk. Analisis kebutuhan dilkukan dalam penelitian ini untuk mengetaui apakah media pembelajaran Audio Visual CD Ineraktif layak digunakan. Dari hasil penilaian bahwa pengembangan media pembelajaran audio visual CD Interaktif ”Sangat Layak” digunakan. Hasil penilaian Guru I sebesar 96%, penilaian Guru 2 sebesar 98%, penilaian Guru 3 sebesar 96%, penilaian Guru 4 sebesar 92%. Rata-rata seluruh penilaian Guru 95% dari hasil penilaian bahwa pengembangan media pembelajaran audio visual CD Interaktif”Sangat Baik” digunakan.
Mengembangkan Penguasaan Keaksaraan Anak Usia Dini melalui Media Teka-Teki Bergambar pada Anak Kelompok B di TK TGK Hasanul Basri Cot Jabet Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen elfiadi elfiadi; Izma Fariza; Mutia Sari
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2022): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ra.v6i1.12367

Abstract

Rendahnya kemampuan keaksaraan pada anak untuk sekarang ini juga terjadi di TK Tgk Hasanul Basri Cot Jabet khususnya anak-anak kelompok B yang belum berkembang dengan baik dan sesuai dengan harapan, sehingga perlu adanya tindakan untuk mengembangkan kemampuan tersebut, salah satunya peneliti menggunakan media teka teki gambar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dengan guru kelas. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pada pratindakan penguasaan keaksaraan anak yang belum berkembang ada 12 anak (60%), untuk Mulai berkembang ada 8 anak (40%) sedangkan untuk berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik belum ada. Pada tindakan I (siklus I) anak yang belum berkembang ada 2 anak (10%), untuk Mulai berkembang ada 11 anak (55%), untuk berkembang sesuai harapan ada 7 anak (35%) dan berkembang sangat baik tidak ada. Pada tindakan II (siklus II) kemampuan penguasaan keaksaraan melalui media teka teki bergambar dari jumlah anak yang belum berkembang 1 (5%), anak yang mulai berkembang pada siklus II terdapat 3 anak (15%) dan anak yang berkembang sesuai harapan ada 7 anak (35%), sedangkan anak berkembang sangat baik ada 9 anak (45%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan media teka teki bergambar dapat mengembangkan kemampuan keaksaraan anak
Implementasi Nilai – Nilai Kewirausahaan Melalui Market Day Di TK IT Ar-Rahmah Iqlima Fitria Ningsih; Erni Munastiwi; Notonagoro Sabdo Gusti
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2022): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ra.v6i1.12480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi nilainilai kewirausahaan pada anak usia dini melalui kegiatan market day di TK IT Ar-Rahmah Kabupaten Bener Meriah. Subjek penelitian ini adalah 3 kelas yaitu B1 sebagai penjual B2 dan B3 sebagai pembeli. Menggunakan Metode Kualitatif yaitu penelitian lapangan (field research), analisis data menggunakan Teknik observsi dan wawancara. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam menerapkan nilai-nilai kewirausahaan yaitu kegiatan dilakukan setiap hari jum’at dengan mengenalkan kegiatan market day pada anak seperti membawa makanan dan minuman, aksesoris maupun keterampilan lain yang dibuat dirumah sehingga dapat di perjual belikan anak kepada teman temannya disekolah, kegiatan ini adalah kegiatan yang menyenangkan. Dengan hal itu anak dapat belajar bagaimana cara bertransaksi, cara menukar kembalian, dan tata cara jual beli. Anak dilibatkan dalam proses produksi, distribusi dan konsumen. Terdapat nilai-nilai kewirausahaan yang tampak pada anak adalah sikap kepemimpinan, tanggung jawab, mandiri terutama dalam kelompok penjual, disiplin untuk mengantri sebagai pembeli, menunggu makanan, jujur ketika makanan sudah diambil maupun sudah dibayar, kreatif dan juga menumbuhkan sikap kemandirian pada anak. Namun ada beberapa hambatan seperti kurangnya tenaga pendidik, managemen waktu yang kurang karna dan peran orang tua untuk mewujudkan kegiatan market daydi TK IT Ar-Rahmah terhadap pengembangan kreativas anak dalam berwirausaha.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik pada Tema Kearifan Lokal di Kelompok B RA Nurul Yaqin Desa Seri Tanjung Ogan Ilir Sulis Damayanti; Mardeli Mardeli; Lidia Oktamarina
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2022): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ra.v6i1.13115

Abstract

Penelitian ini dikembangkan karena masih minimnya LKPD yang bertemakan Kearifan Lokal di Desa Seri Tanjung Ogan Ilir. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja peserta didik pada tema kearifan lokal dengan kategori valid dan praktis serta efektif. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development dengan model penelitian pengembangan yang digunakan ialah model pengembangan 4-D (Define, Design, Development, and Disseminate). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelompok B RA Nurul Yaqin Seri Tanjung Ogan Ilir. Jumlah sampel uji coba skala kecil yaitu kelompok B1 sebanyak 13 peserta didik dan uji coba skala besar yaitu kelompok B1 dan B2 sebanyak 26 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji kevalidan, uji kepraktisan, dan uji keefektifan. Data kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan diperoleh berdasarkan data angket respon yang dianalisis dengan menggunakan skala likert dengan aturan skor angket respon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan berdasarkan angket respon ahli materi 93,75 dinyatakan sangat valid, ahli desain 83,75 dinyatakan sangat valid, ahli bahasa 80 dinyatakan valid dan sangat praktis yaitu 93 berdasarkan angket respon praktisi serta berdasarkan angket respon peserta didik yang dilakukan dalam bentuk wawancara, 88,701 dinyatakan sangat efektif pada uji coba skala kecil dan 90,264 dinyatakan sangat efektif pada uji coba skala besar. Artinya LKPD pada tema kearifan lokal yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran.
Tebona: Permainan untuk melatih konsentrasi anak Novianti, Rahmah; Marega, Dinda; Wahyuni, Desvi
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2022): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ra.v6i1.13292

Abstract

Tebona atau tepuk bola warna merupakan bentuk pengembangan dari permainan tepuk bola dengan menggunakan wadah dan bola berwarna. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat efektivitas dari pengembangan permainan tebona untuk melatih konsentrasi pada 15 anak di kelompok B TK PGRI Kertamukti. Dengan menggunakan metode penelitian Research and Development (RnD) desain Born dan Gall, permainan tebona dapat melatih konsentrasi anak dengan nilai validasi ahli materi 94,1% dengan kategori sangat valid dan nilai validasi ahli permainan 90% dengan kategori sangat valid.
Penerapan Prinsip Penyelenggaraan TPA Widuri Monicha Monicha; Izza Fitri
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2022): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ra.v6i1.13639

Abstract

Taman Penitipan Anak adalah kategori yang berkembang dari layanan pendidikan anak usia dini non-formal. Sejak didirikan pada tahun 1963, Departemen Sosial telah bekerja untuk memenuhi kebutuhan anak-anak di bawah usia lima tahun yang tidak bersama orang tua mereka dengan memberikan perawatan, arahan, dan dukungan sosial. Dengan holistik, lembaga TPA memenuhi semua kebutuhan siswa untuk berkembang dan maju. Integratif mengandung pengertian bahwa semua lembaga TPA bekerjasama dengan organisasi terkait dan lembaga mitra. Untuk membantu anak-anak mencapai potensi penuh mereka dalam hal pertumbuhan dan perkembangan, Taman Penitipan Anak (TPA) menawarkan layanan pendidikan dan pengembangan kesejahteraan. Ketika datang ke gagasan tentang perkembangan anak. Hal ini berdampak signifikan terhadap seberapa baik siswa belajar ketika sebuah pusat pengasuhan anak diselenggarakan, yaitu dengan menggunakan konsep organisasi dari pengalaman siswa dalam keluarga dan lembaga PAUD. Tempa, Asah, Asih, dan Asuh adalah tiga konsep pembeda layanan TPA berkualitas tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Daycare Almira Palembang telah menerapkan prinsip-prinsip pelaksanaan TPA cukup berhasil dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan dan fase perkembangan anak
Tinjauan Hadits tentang Mendidik Anak dengan Memukul Achmad Ruslan; Ana Sulton Mutmainah; Amalia Muchsinun; Muhammad Ramdani
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 2 (2022): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ra.v6i2.14036

Abstract

Salah satu cara yang dilakukan orang tua mendidik anaknya untuk disiplin yakni dengan memukulnya. Akan tetapi hal ini kemudian menjadi dilema karena dikhawatirkan menjadi kesempatan bagi orang tua untuk melakukan kekerasan pada anak atas dasar kedisiplinan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih mendalam bagaimana tinjauan hadits terhadap mendidik dengan cara memukul tersebut dan batasan-batasan alasan memukul demi kedisiplinan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tidak terstruktur. Informan dalam penelitian ini yaitu 4 orang tokoh Agama Islam di Kota Samarinda yang memahami hadis yang berkaitan dengan pendidikan anak. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dan kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa mendidik anak dengan cara memukul diperbolehkan dengan syarat anak telah berusia di atas 10 tahun apabila mereka tidak menjalankan ibadah sholat, tidak mengarahkan pukulan pada tempat-tempat yang membahayakan seperti kepala, wajah, perut dan organ yang rawan lainnya. Hukuman memukul tersebut tidak dilakukan secara semena-mena dan hanya dilakukan atas dasar mendidik anak tersebut.
Stimulasi Perkembangan Kognitif Anak Melalui Permainan Tradisonal Dakon, Vygotsky Vs Piaget Perspektif wening sekar kusuma; Nur Dwi Sukmono; Octavian Dwi Tanto
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 2 (2022): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ra.v6i2.14881

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana stimulasi perkembangan kognitif anak melalui permainan tradisional dakon ditinjau dari teori Vygotsky dan Piaget. pada teori Vygotsky dan Piaget mengemukakan tentang perkembangan kognitif namun dengan pandangan yang berbeda. Vygotsky berpendapat bahwa perkembangan kognitif di pengaruhi dengan sosialnya sedangkan teori piaget berpendapat bahwa perkembangan kognitif berdasarkan tahap usia perkembangan kognitif. Tujuan peneliti untuk mengetahui perbedaan dari kedua teori tersebut melalui permainan tradisional dakon. Objek pada penelitian ini menggunakan 1 anak, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang bersifat studi kasus mengunakan pengumpulan data observasi. Hasil analisis menunjukan bahwa permainan dakon untuk menstimulus perkembangan kognitif dilihat dari perspektif Vygotsky yaitu kognitif anak berkembang pada saat berinteraksi dengan lawan bermain dakon yang menjelaskan tentang aturan bermain. sedangkan dilihat dari perpesktif Piaget yaitu kognitif anak berkembang sesuai dengan tahapan usia, sehingga pada saat bermain permainan tradisional dakon berbeda perlakukan terhadap permaianan tersebut. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukan bahwa Perkembangan kognitif dalam penelitian ini dapat di lihat dari seorang anak memainkan permainan dakon. Permainan dakon merupakan permainan tradisional yang menitiberatkan pada penguasaan berhitung, permainan ini memiliki peranan yaitu untuk melatih keterampilan dalam kogtinif anak dengan berhitung, dalam penelitian ini peneliti menggunakan permainan dakon untuk menstimulus perkembangan kognitif anak di tinjau dari teori piaget dan vygotsky, yang memiliki berbedaan pada pandangan perkembangan kognitif.
Permasalahan Perkembangan Nilai Agama dan Moral Generasi Alpha Untuk Anak Usia 5-6 Tahun Mauidah JS; Kun Farida; Sakinah Sakinah
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 2 (2022): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ra.v6i2.14934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran permasalahan anak usia dini. Khususnya permasalahan perkembangan nilai agama dan moral anak usia 5-6 tahun serta memberikan stimulasi yang tepat berdasarkan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA). Pengembangan nilai agama dan moral adalah kemampuan anak untuk bertindak dan berperilaku. Generasi Alpha atau Gen A adalah generasi yang dimulai pada anak-anak kelahiran tahun 2012 hingga paling tidak tahun 2035. Gen A berada di era globalisasi yang mana banyak anak usia dini yang mengalami degradasi atau kemerosotan moral. Degradasi moral adalah perilaku manusia karena tidak mengikuti hati nurani dan tidak mengakui kewajiban mutlak seseorang. Metode penelitian menggunakan studi literatur, dilakukan dengan membaca, menganalisis, dan menarik kesimpulan. Hasil dari kajian literatur berupa kemerosotan nilai agama dan moral generasi alpha untuk anak usia 5-6 tahun. Beberapa cara dapat dilakukan oleh orang tua, yaitu (1) menanamkan nilai agama dan moral sejak dini, (2) menjadi role modelling yang baik, (3) menjauhkan anak dari lingkungan negatif, (4) membacakan kisah teladan, (5) memberikan pendidikan karakter pada anak.
Standar Alat Bermain dan Kualitas Satuan PAUD Desvi Wahyuni; Indah Dwi Sartika; Rahmah Novianti
Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 2 (2022): Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : PIAUD Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ra.v6i2.15000

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjabarkan alasan keterkaitan antara fasilitas alat bermain dengan kualitas dari satuan PAUD. Dilatar belakangi oleh anggapan yang ada di masyarakat yang menjadikan ketersediaan alat bermain sebagai tolak ukur kualitas dari sebuah institusi PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur yang membahas terkait kebijakan penyedian alat bermain dan kualitas satuan PAUD. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menggambarkan alasan mengapa alat bermain yang memenuhi standar dianggap dapat mencerminkan kualitas dari sebuah lembaga PAUD. Selain itu, penelitian ini juga dapat memberikan kontribusi dalam memaknai kualitas dari sebuah institusi dan penyedian alat bermain yang sesuai dengan kebutuhan anak.

Page 7 of 10 | Total Record : 97