cover
Contact Name
Cicilia Widiyaningsih
Contact Email
sisilwindi@gmail.com
Phone
+6281213873428
Journal Mail Official
marsi@urindo.ac.id
Editorial Address
Grand Regency Blok B4/5, RT 006/RW 022, Padurenan, Mustika Jaya
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
ISSN : 26856298     EISSN : 26856328     DOI : https://doi.org/10.52643/marsi.v5i2
MARSI (Indonesian Hospital Administration and Management Journal) focuses on research and review of research related to hospital management that is relevant for the development of hospital management theories and practices in Indonesia and Southeast Asia. MARSI covers a variety of research approaches, namely: quantitative, qualitative and mixed methods . MARSI focus is related to various themes, topics and aspects of accounting and investment, including (but not limited to) the following topics: Hospital management Hospital Accounting Health Service Management Health Insurance Health policy Management of Puskesmas Drug Care Pharmacy Medico-Legal, and Ethics
Articles 270 Documents
Strategi Pemasaran Layanan Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Tingkat II Udayana Denpasar Tahun 2020 I Nyoman Linggih
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.847 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v4i2.800

Abstract

Pemasaran adalah fungsi organisasi dan seperangkat proses untuk menciptakan, mengkomunikasikan dan menyerahkan nilai kepada pelanggan dan mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan para pemilik sahamnya (Kotler dan Keller, 2006).  Saat ini rumah sakit  sudah bergeser ke arah profit oriented, hal ini karena masuknya Indonesia dalam persaingan pasar bebas yang mengharuskan kita merubah cara pandang terhadap rumah sakit. Jumlah rumah sakit yang semakin meningkat membuat rumah sakit bersaing untuk meningkatkan BOR. Tujuan penelitian menyusun strategi pemasaran layanan rawat inap dalam upaya meningkatkan penjualan ruang rawat inap Rumah Sakit Tk II Udayana. Metode Penelitian  ini adalah Operational Research,  menggunakan metode  kualitatif dengan informan penelitian terdiri dari direktur, manajemen SDM, kepala instalasi rawat inap, kepala keperawatan, humas, dokter, perawat, dan  40 orang pasien rawat inap RS Tk II Udayana. Dalam penelitian ini dipakai teknik wawancara menggunakan pedoman wawancara. Selanjutnya ditetapkan faktor-faktor kritis untuk dianalisa melalui FGD (Focus Group Discussion) untuk menentukan bobot (weight) dan rating dari setiap faktor-faktor kritis, sehingga dapat dilakukan analisa dengan menggunakan EFE Matrix dan IFE Matrix selanjutnya dengan QSPM  Hasil sesuai dengan hasil analisa penelitian untuk prioritas strategi pemasaran bagi layanan rawat inap Rumah Sakit Tk II Udayana adalah dengan Penetrasi Pasar (Market Penetration).Kata kunci : Strategi Pemasaran, QSPM, Penetrasi Pasar
Determinan Yang Mempengaruhi Besaran Sisa Makanan Pada Pasien Geriatri, Penyakit Dalam Dan Obgyn Di Ruang Rawat Inap RS Bhayangkara Brimob Tingkat III Jakarta Nafsul Mutmainah; Cicilia Windiyaningsih; Dicky Dewanto
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.527 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v4i1.788

Abstract

Banyaknya makanan yang sisa pasien rawat inap dirumah sakit yang ada di Indonesia.Pelayanan standar minimal rumah sakit bahwa indikator pelayanan gizi standarnya meliputi makanan yang sisa tidak dihabiskan pasien ≤20%.Tujuan dari penelitian membuktikan determinan yang berperan terhadap besaran makanan yang sisa pada pasien geriatri,penyakit dalam dan obsgin diruang rawat inap. Penelitian terapan adalah penelitian terapan disainnya Kohort prospektif,  dengan 90 pasien dari populasi rawat inap dilantai dua dan tiga yang mendapatkan makanan biasa dengan siklus menu lebih dari 3x mendapatkan menu makanan selama perawatan di rumah sakit. Pengambilan data dengan dua cara pengamatan makanan yang sisa dan pengisian kuesioner sebagai instrumen.Data tentang makanan yang sisa didapatkan dengan cara skala 6 point visual comstock.Data tentang umur, jenis kelamin,lama perawatan dan jenis perawatan dari instansi gizi dalam memenuhi pesanan menu pasien rawat inap.Analisis deskriptif dan analitik korelasi dengan regresi linier sederhana berganda. Sisa makanan pasien 61,1%, nasi 72%, sayur 53.44 %,lauk hewani 52.38 %, lauk nabati 50.97%. Ada hubungan  bermakna sisa makanan dengan penampilan makanan ,rasa makanan,sikap pramusaji dan makanan dari luar sedangkan kondisi klinis dengan suhu tidak ada hubungan bermakna. Determinan yang berpengaruh terhadap sisa makanan adalah penampilan dan makanan dari luar dengan R2 0.274. Kesimpulannya adalah  makanan dari luar dan penampilan makanan berkontribusi 27.4% terhadap sisa makanan.Kata kunci : makanan luar, penampilan makanan,sisa makanan
Hubungan Komunikasi, Kesehatan Dan Pengembangan Karir Dengan Kinerja Perawat Di Rumah Sakit DIK PUSDIKKES KODIKLAT TNI AD 2020 Beneita Widiyanti Sonda
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.339 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v4i2.1041

Abstract

 INTISARI: Latar Belakang: Rumah sakit di era global telah menjadi industri yang harus mampu bersaing dengan memberikan pelayanan prima. Pelayanan prima berkaitan dengan kinerja sumber daya manusia, dan kinerja dipengaruhi oleh kualitas kehidupan kerja. Bentuk rumah sakit yang terkenal adalah bentuk rumah sakit umum, walaupun saat ini semakin banyak rumah sakit dengan ciri khusus seperti rumah sakit militer juga memberikan pelayanan. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana kinerja perawat di ruang rawat inap Dik Pusdikkes Kodiklat RS TNI AD yang dipengaruhi oleh komponen komunikasi, ketersediaan fasilitas dan pengembangan karir.Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional; melihat hubungan antara variabel independen dengan dependen pada 46 responden perawat di ruang rawat inap dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner. Setelah dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas serta memenuhi asumsi normal, selanjutnya dilakukan uji regresi linier sederhana.Hasil: Komunikasi p-value 0,000, ketersediaan fasilitas (wellness) 0,000 dan pengembangan karir 0,296. Ada hubungan yang signifikan antara komunikasi dan ketersediaan fasilitas (wellness) dengan kinerja perawat di ruang rawat inap, sedangkan pengembangan karir tidak memiliki hubungan yang signifikan. Variabel yang mempengaruhi kinerja perawat memberikan kontribusi 47%.Kesimpulan: Pengembangan karir tidak berhubungan dengan kinerja karena mayoritas responden yang digunakan adalah karyawan kontrak, dengan masa kontrak tetap selama satu tahun, mungkin hal inilah yang mempengaruhi mengapa pengembangan karir tidak berhubungan dengan kinerja.Saran: Perlu adanya review oleh pihak rumah sakit terhadap sistem kontrak kerja petugas.Kata kunci: kualitas kehidupan kerja, komunikasi, kebugaran, pengembangan karir, kinerja
Pengaruh Pengantar Pasien, Kondisi Pasien, Dan Beban Kerja Tenaga Kesehatan IGD Terhadap Waktu Tanggap Di IGD RSIA Bunda Aliyah Jakarta Tahun 2020 Erwin Darma; Cicilia Windiyaningsih; Syarief Hasan Lutfie
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.95 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v5i1.1296

Abstract

Response Time merupakan waktu antara dari permulaan suatu permintaan ditanggapi, waktu tanggap yang baik yaitu 5 menit akan berdampak buruk bagi kualitas hidup pasien. Dimana faktor eksternal dapat mempengaruhi response time perawat dan dokter  diantaranya pengantar pasien, kondisi pasien, dan beban kerja tenaga kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada hubungan faktor-faktor tadi dengan response time tenaga kesehatan dalam penanganan pasien gawat darurat. Sampel diambil dengan teknik pengambilan total sampling yaitu 30 sampel. Desain penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional dan data dikumpulkan menggunakan lembar observasi langsung dan lembar kuesioner. Hasil penelitian uji statistic chi square didapatkan tidak terdapat pengaruh  antara pengantar pasien terhadap waktu tanggap diperoleh nilai dengan taraf signifikansinya 0,260 (lebih besar dari 0,05), terdapat pengaruh antara kondisi pasien terhadap waktu tanggap diperoleh nilai dengan taraf signifikansinya 0,014 (<0,05), terdapat pengaruh antara beban kerja tenaga kesehatan IGD terhadap waktu tanggap diperoleh nilai dengan taraf signifikansinya 0,029 (<0,05) Saran: Diharapkan bagi pihak mutu rumah sakit selalu memantau, mengevaluasi waktu tanggap pelayanan pasien terutama yang true emergency di instalasi gawat darurat supaya waktu tanggapnya selalu sesuai standar pelayanan minimal baik standar nasional maupun internasional.
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Guna Meningkatkan Mutu Pelayanan di Rumkital Marinir Cilandak Suryantoko Suryantoko; Agnes Agnes; Achmad Faisol
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.712 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v4i2.999

Abstract

Pelayanan kesehatan pada rumah sakit diperlukan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perorangan, keluarga, kelompok dan atau masyarakat. Pelayanan kesehatan memiliki bentuk dan jenis yang ditentukan oleh pengorganisasian pelayanan, ruang lingkup kegiatan, dan sasaran pelayanan kesehatan. Sesuai Permenkes Nomor 82 Tahun 2013 menyebutkan bahwa setiap rumah sakit wajib melakukan penerapan dan pengembangan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). SIMRS merupakan tatanan yang berurusan dengan pengumpulan data, pengolahan data, penyajian informasi analisa dan penyimpulan informasi serta penyampaian informasi yang dibutuhkan untuk kegiatan rumah sakit. Penerapan SIMRS di Rumkital Marinir Cilandak perlu terus ditingkatkan baik pada brainware, hardware, dan software. Penelitian menggunakan metode kualitatif eksploratif dengan menggunakan Teknik analisis Soft System Methodology (SSM) dan pengolah data dengan Software Nvivo 12. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur terkait penerapan SIMRS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIMRS di Rumkital Marinir Cilandak bermanfaat dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan. Kata Kunci: Sistem Informasi Manajemen, Mutu Pelayanan Rumah Sakit, Soft System Methodology
Hubungan Antara Kompetensi, Beban Kerja, Dan Masa Kerja Dengan Waktu Tanggap Perawat Di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Medirossa Cikarang Arry Nurzaman; Cicilia Windiyaningsih; Sonya Dewi Wulandari
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.922 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v5i1.1302

Abstract

 Pendahuluan, Waktu tanggap merupakan indikator keberhasilan menangani pasien instalasi gawat darurat (IGD). Kecepatan dan ketepatan dalam menangani pasien gawat darurat sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tujuan penelitian yaitu mengetahui hubungan antara kompetensi, beban kerja, dan masa kerja perawat di IGD RS. Medirossa Cikarang, serta faktor mana yang paling dominan mempengaruhi waktu tanggap. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 21 orang. Hasil penelitian terdapat hubungan yang bermakna beban kerja ( p = 0,004, r=0,595), dan masa kerja (p = 0,008, r=0,563) dengan waktu tanggap perawat di IGD RS. Medirossa Cikarang.  Faktor yang paling dominan yang berpengaruh terhadap waktu tanggap yaitu beban kerja. Kesimpulan Perawat di IGD RS. Medirossa Cikarang sebagian besar memiliki waktu tanggap cepat, dimana faktor yang mempengaruhi waktu tanggap yaitu beban kerja. Saran kepada Rumah Sakit agar dapat memberikan pelatihan, meningkatkan fasiltas dan sarana, serta mengadakan forum diskusi terbuka untuk perawat di IGD.  
Anteseden Dari Family Satifaction Serta Dampaknya Terhadap Hospital Image (Studi Pada Pelayanan Di Kamar Jenazah Dan Pemulasaraan Jenazah Pada Rumah Sakit Swasta Tipe “B”) Evi Untoro; Ferdi Antonio
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.877 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v5i1.1290

Abstract

Rumah sakit swasta bersaing dengan cara mengupayakan kualitas pelayanan yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan konsumennya. Salah satu unit pelayanan di rumah sakit yang sering terabaikan adalah pelayanan di ruang jenazah dan pemulasaraan jenazah. Keluarga dari jenazah tentunya ingin jenazah orang yang dicintai diperlakukan dengan hormat dan sebaik-baiknya sebelum dimakamkan.  Penelitian ini terkait dengan faktor-faktor yang dapat berpengaruh pada kepuasan konsumen pada pelayanan tersebut masih jarang ditemukan.  Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh dari administration process, corpse transport dan hygiene and safety pada pelayanan dari mortuary clerk dan perawat pada family satisfaction, serta dampaknya pada hospital image. Metode penelitian: penelitian terapan, rancangan potong lintang, sampel 162 diambil secara purposive sampling, data diperoleh dengan mengisi kuesioner dari penelitian ini secara online. Analisis menggunakan PLS-SEM.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga anteseden proses, serta variable mediasi mortuary clerk dan perawat mempunyai pengaruh positif yang signifikan pada family satisfaction. Pengaruh paling kuat didapatkan dari administration process dan hygiene and safety.  Sedangkan pengaruh langsung pada family satisfaction ditemukan paling kuat dari mortuary clerk.  Ditemukan dampak positif dari family satisfaction terhadap hospital image, dengan demikian hasil penelitian ini mengkonfirmasi teori kepuasan konsumen dalam pelayanan kesehatan sekaligus menunjukkan aplikasi baru dalam pelayanan pengurusan jenazah (mortuary service). Model penelitian ini memiliki moderate predictive accuracy serta medium predictive relevance sehingga dapat dikembangkan dalam penelitian lebih lanjut.    Terdapat implikasi manajerial dari temuan penelitian ini serta rekomendasi bagi penelitian selanjutnya.
Pengaruh Jasa Pelayanan Terhadap Kinerja Dokter Spesialis Melalui Motivasi Dan Disiplin Kerja Di Rawat Jalan RSUD Banten Tri Agus Yuarsa; Alih Germas Kodyat; Ahdun Trigono
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.115 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v5i1.1297

Abstract

Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten selaku rumah sakit rujukan di wilayah Provinsi Banten diharapkan berjalan secara optimal karena telah disiapkan tenaga dokter spesialis. Jasa Pelayanan yang didapatkan oleh dokter Spesialis berhubungan dengan Kinerja Dokter tersebut, dipengaruhi oleh factor motivasi dan disiplin kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisa dengan Jalur path. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dan menggunakan Kuesioner melalui metode survey. Populasi penelitian ini adalah Dokter Spesialisdi RSUD Banten baik sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) atau Non ASN (tenaga Kontrak) yang berjumlah 32  dokter Spesialis. Hasil Penelitian pada Variabel Jasa Pelayanan yang berpengaruh pada responden adalah kesesuaian Gaji dengan Pekerjaannya sebagai dokter spesialis dengan presentasi 84.4%. Pada variabel motivasi kerja adalah adanya Pekerjaan baru sebagai tantangan yang menyenangkan ( 84,4 %), pada variabel disiplin Kerja adalah Hadir Tepat waktu saat bekerja dengan presentase 87,5%. Variabel Kinerja berupa tidak membolos dalam bekerja sebesar 87,5 %, melayani pasien dan mendengarkan keluhan pasein sebesar 65,6 % dan Rapat dengan manajemen 81.2 % , melihat hasil ini maka kinerja dokter speialis sudah sesuai dengan SK Direktur RSUD Banten. Dimana Absensi 40 %, Melayani Pasien 40 % serta Rapat dengan Manajemen 20%, Temuan dalam penelitian ini juga melihat koefisien jalur path, secara langsung motivasi dan disiplin berpengaruh terhadap Jasa Pelayanan dan Kinerja,sedangkan secara tidak langsung , melalui Jalur Disiplin kerja. Kesimpulan dan saran dalam hal pemberian  Jasa Pelayanan maka diharapkan Pihak Manajemen atau Rumah sakit tetap konsisten dalam hal Jasa Ini. Manajemen mengajak dokter runtuk ikut berpartisipasi dalam pengambilan keputusan strategi dalam hal Pelayanan terhadap pasien, Kinerja dokter spesialis sudah sesuai dengan SK Direktur RSUD Banten .dimana Absensi 40 %, Melayani Pasien 40 % serta Rapat dengan Manajemen 20%.
Gambaran Manajemen Keselamatan Pasien di RSGM Unimus Berdasarkan Agency For Health Research And Quality Care (AHRQ) Dwi Windu Kinanti; Retno Kusniati
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.925 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v4i2.949

Abstract

ABSTRACTBackground: RSGM Unimus is a dental and oral hospital that has been operating since 2019. Building a culture of patient safety in the hospital is the responsibility of all staff in the hospital to patients. Patient safety is a system by which the hospital makes patient care safer. Efforts to minimize the occurrence of patient safety incidents, hospital management needs to build a patient safety culture to improve the quality and service of patients in the hospital. Hospital patient safety can be measured using the Hospital Survey on Patient Safety Culture issued by AHRQ (Agency for Health Research and Quality Care). In this case, patient safety culture is measured from the perspective of medical personnel and staff in the hospital. Objective: Describe patient safety at RSGM Unimus based on AHRQ according to dentists, young dentists and medical staff. Method: This type of descriptive quantitative research with a cross sectional research design, determining the sample using the Proportionate Startified Random Sampling technique using the Slovin formula obtained 65 respondents. Result: 6 Dimensions of patient safety according to AHRQ get a positive response including: Dimension 1 Internal cooperation (88.2%), Dimension 2 Manager / supervisor (90.76%), Dimension 3 communication (90%), Dimension 4 reports of errors in action (82.56%), Dimension 5 patient safety rate (92.30%), Dimension 6 overall hospital management (87.41%). The majority of positive responses (> 75%) in human resources at RSGM Unimus support patient safety culture. Conclusion: The culture of patient safety at RSGM Unimus can be said to be very good, meaning that RSGM Unimus supports the culture of patient safety and has carried out patient safety very well.Keywords: Patient Safety, AHRQ (Agency for Health Research and Quality Care)
Pengaruh Mutu Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien di Poly Obgyn RSUD.Dr.RM.Djoelham Kota Binjai Tahun 2019 Etika Iskandar Ginting; Sudiro Sudiro; Tengku Moriza
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.144 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v5i1.1291

Abstract

Menurunnya angka kunjungan pasien lama di poliklinik kebidanan dan kandungan untuk 2 – 3 tahun ber turut – turut, salah satu penyebabnya adalah ketidak puasan pasien terhadap pelayanan yang di berikan,Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh dimensi mutu pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat jalan di Poliklinik Kebidanan dan kandunganRumahsakit Umum Daerah DR.R.M.Djoelham Kota Binjai pada tahun 2019. Penelitian ini obsevarsional dengan pendekatan waktu cross sectional  pengumpulan data dengan survey. Populasi penelitian adalah pasien rawat jalan di poliklinik kebidanan dan kandungan ang mendapatkan pelayan dari dokter SpOG dan diberikan tindakan serta pengobatan yang datang kunjungan untuk pertama kali, Prosedur sampel Accidental Sampling sebanyak n=60). Hasil sebagian besar responden berumur dewasa awal 18 – 35 th sebanyak 47 orang (78,3%), berjenis kelamin perempuan 60 orang (100%), tamatan SMA yaitu sebanyak 40 (66,7%) responden. Ibu rumah tangga sebanyak 49 orang (81,7%). terdapat hubungan pada dimensi Reliability mempunyai nilai p = 0,0001, Tangible p = 0,005 , emphaty p=0,001, Assurance p = 0,009, Responsivenes p  = 0,004. Berdasarkan hasil analisis multivariate variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap kepuasan pasien adalah variabel Assurance dengan nilai p =0,012 dan Exp (B) 6,246. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa terdapat hubungan dimensi mutu pelayanan terhadap kepuasan pasien. Saran penelitian adala, Di harapkan kepada pegawai khususnya di bagian pendaftaran pasien untuk meningkatkan pelayanan yang cepat dan tepat dalam penerimaan pasien rawat jalan dan Di harapkan untuk petugas yang ada di rawat jalan untuk menggunakan tanda pengenal pada saat bekerja.

Page 6 of 27 | Total Record : 270


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI) Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) More Issue