cover
Contact Name
Cicilia Widiyaningsih
Contact Email
sisilwindi@gmail.com
Phone
+6281213873428
Journal Mail Official
marsi@urindo.ac.id
Editorial Address
Grand Regency Blok B4/5, RT 006/RW 022, Padurenan, Mustika Jaya
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
ISSN : 26856298     EISSN : 26856328     DOI : https://doi.org/10.52643/marsi.v5i2
MARSI (Indonesian Hospital Administration and Management Journal) focuses on research and review of research related to hospital management that is relevant for the development of hospital management theories and practices in Indonesia and Southeast Asia. MARSI covers a variety of research approaches, namely: quantitative, qualitative and mixed methods . MARSI focus is related to various themes, topics and aspects of accounting and investment, including (but not limited to) the following topics: Hospital management Hospital Accounting Health Service Management Health Insurance Health policy Management of Puskesmas Drug Care Pharmacy Medico-Legal, and Ethics
Articles 270 Documents
Analisis Perlakuan Risiko Medicarion Error Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Karitas Didik Hari Santosa; Grace Rumengan; Nurcahyo Andarusito
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.293 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v5i1.1298

Abstract

Latar belakang: Medication error merupakan tantangan bagi Rumah Sakit dalam bidang keselamatan pasien karena berdampak merugikan bagi pasien. Tujuan: menganalisis medication error tahap prescribing, transcribing, dispensing dan administration di Instalasi Farmasi RS Karitas. Metode: deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Telaah dokumen resep pada bulan februari 2021 Hasil: Dari 400 resep yang teridentifikasi risiko medication error teridentifikasi risiko pada tahap prescribing yang terbanyak adalah tidak adanya paraf dokter (92%), salah membaca nama obat (12%) pada tahap transcribing, salah/tidak lengkap menulis etiket (80%) pada tahap dispensing dan salah waktu pemberian obat (40%) pada tahap administration. Penilaian risiko menunjukkan risiko yang teridentifikasi pada level/bands hijau dan biru. Tindak lanjut: investigasi sederhana dengan prosedur rutin. Perlakuan risiko yang dilakukan mengadakan komunikasi kepada petugas yang terlibat dalam berbagai tahapan pemberian obat. Kesimpulan: teridentifikasinya risiko medicarion error di instalasi farmasi RS Karitas yaitu tidak adanya paraf dokter pada tahap prescribing, salah membaca nama obat pada tahap transcribing, salah/tidak lengkap menulis etiket pada tahap dispensing, dan salah waktu pemberian obat pada tahap administration. Saran: Sebaiknya RS Karitas menggunakan sistem peresepan elektronik (e-prescribing) dalam upaya menurunkan jumlah kasus medication error, pelatihan oleh unit diklat tentang kebijakan, SPO dan alur proses di instalasi farmasi bagi apoteker dan asisten apoteker baru untuk mempercepat adapatasi di instalasi farmasi RS Karitas.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Karyawan Di RS Kartika Kasih Sukabumi Hans Widjaja Putra; Cicilia Windiyaningsih; Nurcahyo Andarusito
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.404 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v4i2.994

Abstract

Kartika Kasih Hospital experienced an increase in the number of patients in 2019 by 28.1% compared to 2018 and the number of BOR 78.6% this increase had an impact on decreased employee performance. The results of performance measurement in 2019 found that 59.5% of employees underperform. The research objective is to analyze and prove the effect of individual characteristics, motivation, work environment, and job satisfaction on employee performance. The applied research method, cross-sectional design with a sample of 122 employees out of 173 employees who fall into the inclusion criteria. The object of research at Kartika Kasih Hospital which is located at Jl.Jend. A Yani No 18 A, Sukabumi City in December 2019-July 2020. Collecting data with mental capacity tests and questionnaires that have been tested for validity and reliability. The results of the study using binary logistic regression analysis prove that education, length of work, mental capacity, work motivation, satisfaction, and work environment together have an effect of 33.7%. The mental capacity variable is the dominant variable having an OR value of 3,460 (95% CI, 1,145-10,457), the work environment variable has an OR value of 2,636 (95% CI, 1,080-6,434), the education variable has an OR value of 1,380 (95% CI, 0.508- 3,749), the length of work variable has an OR value of 0.398 (95% CI, 0.136-1.165), the motivation variable has an OR value of 0.187 (95% CI, 0.077-0.453) and the satisfaction variable has an OR value of 0.457 (95% CI, 0.193-1.083) ). There is no relationship between age, gender, and basic personality on performance. Suggestions for conducting regular evaluations to determine the mental capacity of employees to make positive changes, analyzing workloads with salary compensation, conducting good supervision, and evaluating motivation, satisfaction, and work environment
Pelaksanaan Manajemen Klinis di Instalasi Gawat Darurat di RS Siaga Raya Pada Masa Pandemi COVID-19 Affandi Akbar; Lili Indrawati; Sumijatun Sumijatun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.402 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v5i1.1293

Abstract

Coronavirus-19 telah dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO. Pada 22 Februari 2021, WHO melaporkan 111.102.016 kasus dengan 2.462.911 kematian di seluruh dunia dan Kementerian Kesehatan melaporkan 1.288.833 kasus di Indonesia dengan 34.691 kematian serta Pemerintah provinsi DKI Jakarta melaporkan 331.094 kasus di Jakarta dengan 5.206 kematian. Pemerintah telah menetapkan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19. Rumah sakit diharapkan dapat mengikuti manajemen klinis sesuai dengan pedoman COVID-19 bagi petugas kesehatan dan seluruh penduduk Indonesia agar mendapatkan pelayanan yang sesuai standar. Tujuan penelitian adalah mengetahui pelaksanaan, evaluasi serta hal yang menghambat manajemen klinis di IGD di RS Siaga Raya pada masa pandemi COVID-19. Menggunakan metode kualitatif. teknik pengumpulan data dilakukan tringulasi, bersifat induktif, dan hasil penelitian lebih menekankan makna daripada generalisasi. IGD RS Siaga Raya pada masa pandemi COVID-19 telah melakukan skrining pada dengan dilakukannya pemeriksaan suhu, saturasi oksigen dan pertanyaan singkat, apabila ditemukan indikasi COVID-19, pasien langsung diarahkan ke rumah sakit rujukan, dan bila ada pasien yang akan direncanakan rawat inap, pasien dilakukan pemeriksaan PCR dan Laboratorium . Evaluasi  dan monitoring manajemen klinis COVID-19 belum dilakukan. Terdapat hambatan terkait pelaksanaan alur manajemen klinis dan SOP yang masih belum ada, serta keterbatasan ruangan IGD.Diharapkan IGD RS Siaga Raya dapat selalu mengembangkan serta menyediakan SOP terkait manajemen klinis COVID-19, dan menyediakan ruangan khusus COVID serta peneliti selanjutnya dapat mengkomparasikan dengan penelitian di RS lain dan disertakan informan ahli.
Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Di RSUD Cempaka Putih Tahun 2020 Sarah Fauziyyah
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.227 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v5i1.1299

Abstract

Latar Belakang: Sikap dan perilaku petugas sering ditemukan sangat berkaitan dengan ketidak puasnya pasien. Pelayanan yang merupakan waktu tunggu yaitu dari saat pasien mulai dari tempat pendaftaran sampai memasuki ruang pemeriksaan dokter untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Untuk mengetahui hubungan waktu tunggu dengan kepuasan pasien tujuan dari penelitian ini. Metode : Kuantatif dengan deskriptif yang di gunakan pada penelitian ini dengan teknik pengumpulkan data yang berupa informan di wawanccara secara mendalam kemudian obervasi, bagian pendaftaran, dokter dan perawat perupakan informan dari penelitian. Hasil : Bekerja sudah sesuai tugas masing-masing pada bagian petugas pendaftaran hanya masih sistem manual yang di gunakan pendaftar pada rumah sakit tersebut salah satunya faktor yang membuat lama waktu pasien di rawat jalan serta terjadi faktor lain yaitu tidak sesuainya jam praktek dokter sangat mempengaruhi lamanya waktu tunggu dan kepuasan pasien. Kesimpulan dan Saran : Peneliti melakukan wawancara dan observasi dan berdasarkan hasil yang dilakukan terdapat hubungan antara waktu tunggu pelayanan terhadap kepuasan pasien di RSUD Cempaka putih. Apek seluruh mutu pada pelayanan harus ditingkatkan supaya tercipta kepuasan pasien  90% dengan kepmenkes sesuai standar tentang pelayanan minimal rumah sakit.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Pending Klaim Rawat Inap Oleh BPJS Di RSAB Harapan Kita Jakarta Barat Tahun 2019 Cut Juli Muroli; Tri Budi W. Rahardjo; Ali Germas Kodyat
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.965 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v4i2.1040

Abstract

Pendahuluan: Berdasarkan data klaim BPJS rawat inap, BPJS di RSAB Harapan Kita tahun 2019 terhadap 7572 berkas klaim rawat inap menunjukkan 972 berkas klaim yang dipending. Masih ada berkas klaim yang dikembalikan pada periode Januari - Desember 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya pending  klaim rawat inap. Metode:Jenis penelitian yang digunakan adalah Retrospektif dengan Mix Methode yang menggunakan penelitian Kuantitatif (analisisUnivariat, analisis Bivariat,analisis Multivariat)dan Kualitatif (Triangulasi sumber data). Sampel berkas pending klaim diambil secara random sebanyak 91 berkas dan wawancara sebanyak 13 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil: Ketidaklengkapan resume medis 41,8% (38 berkas), ketidaktepatan pengkodean 48,4% (44 berkas yang tidak sesuai), ketidaklengkapan berkas klaim 29,7% (27 berkas yang tidak lengkap), regulasipengelolaan klaim BPJS rawat inap di RSAB Harapan Kita belum lengkap 61,5% (8 responden), pengetahuan petugas pelaksana 53,8% (7 responden), sarana dan prasarana di Instalasi Pelayanan Piutang dan Jaminan 61,5% (8 responden), serta monitoring dan evaluasi sudah dilaksanakan 100%.Kesimpulan dan saran: Sebaiknya pihak Manajemen RSAB Harapan kita perlu mengadakan pelatihan terhadap petugas koding untuk meningkatkan kompetensi, mengadakan sosialisasi secara periodik kepada DPJP tentang pengisian resume medis secara lengkap,mengadakan sosialisasi pada petugas pendaftaran tentan gkelengkapan berkas klaim,perlu adanya kebijakan internal mengenai pending klaim BPJS,adanya koordinasi dengan tim IT mengenai sarana dan prasarana serta monitoring dan evaluasi terhadap target keberhasilan dari klaim yang diajukan ke BPJS. Kata Kunci: berkas pending klaim BPJS, rawat inap, rumah sakit
Pengaruh Kompentensi Dan Kepatuhan Petugas Kesehatan Terhadap Pengambilan Keputusan Pasien Melakukan Rawat Inap Dengan Pencapaian Indikator Triase Sebagai Variabel Intervening Instalasi Gawat Darurat RS.AM Rika Widiawati; Andry Andry; Hasyim Achmad
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.673 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v5i1.1295

Abstract

Instalasi Gawat Darurat merupakan instalasi yang paling tinggi aktivitasnya terutama dalam menangani pasien kegawatdaruratan. Kegagalan dalam penanganan kasus kedaruratan disebabkan oleh kegagalan mengenal resiko, keterlambatan rujukan, kurangnya sarana yang memadai maupun kurangnya pengetahuan dan keterampilan tenaga medis, paramedis. Pelayanan instalasi tersebut dilakukan berdasarkan triase, bukan berdasarkan antrian untuk mengurangi angka mortalitas dan morbiditas pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan kepatuhan petugas kesehatan terhadap pengambilan keputusan pasien melakukan rawat inap dengan pencapaian indikator triase sebagai variabel intervening instalasi gawat darurat RS.AM. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode non parametrik. Metode analisis two stage least square (2SLS) dan analisis jalur dengan sampel penelitian sebanyak 15 orang dokter jaga IGD RS.AM. Kompetensi dan kepatuhan petugas kesehatan adalah variabel independen. Indikator triase adalah variabel intervening. Pengambilan keputusan pasien melakukan rawat inap adalah variabel dependen. Penelitian ini menggunakan kuesioner dengan menggunakan skala likert. Pengujian analisis data menggunakan program software statistic for windows versi 16. Hasil penelitian didapatkan variable kompetensi dan kepatuhan petugas kesehatan didapati memiliki pengaruh tidak langsung terhadap pengambilan keputusan pasien melakukan rawat inap, dan variable kompetensi dan kepatuhan petugas kesehatan memiliki pengaruh langsung terhadap indikator triase, serta variable indikator triase memiliki pengaruh tidak langsung terhadap pengambilan keputusan pasien melakukan rawat inap. Hal ini menunjukan bahwa pasien RS.AM merasakan puas terhadap pelayanan IGD dan kinerja dokter serta pasien merasa telah melakukan keputusan yang benar memilih RS.AM.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Citra Rumah Sakit Umum Dr. Ferdinand Lumban Tobing Kota Sibolga Tahun 2019 Muhammad Mahadi Hasibuan; Arifah Devi Fitriani; Deli Theo
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.22 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v4i2.1029

Abstract

Citra Rumah Sakit sangat bergantung pada persepsi pasien atas kualitas pelayanan yang diberikan. Citra menjadi pembeda antara satu Rumah Sakit dengan Rumah Sakit lainnya. RSU dr. Ferdinand Lumbantobing merupakan Rumah Sakit milik Pemerintah Kota Sibolga dengan Tipe B dan terakreditasi Paripurna. Sebagai Rumah Sakit Rujukan RSU Ferdinand Lumbantobing memiliki tingkat kepercayaan masyarakt yang rendah, hal ini dilihat dari tinkgat Bed Occupancy Ratio yang rerata di tahun 2016-2019 hanya berada di angka 32,5 %. Jenis penelitian ini adalah explanatory research (penelitian penjelasan) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rumah sakit yang menjalani rawat inap pada bulan juni 2019 di RSU dr. Ferdinand Lumbantobing Kota Sibolga yang berjumlah sebanyak 345 pasien. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis regresi logistik. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa dari 4 variabel independen yang dianalisis, variabel profesi (p=0,001), efisiensi dan efektifitas (p=0,003), keselamatan pasien (p=0,001), dan kepuasan pasien (p=0,012) yang berpengaruh secara signifikan terhadap citra RSU dr. Ferdinand Lumbantobing Kota Sibolga. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh antara variabel independen (profesi, Efisiensi & Efektifitas, keselamatan pasien dan kepuasan pasien) terhadap variabel dependen  ( citra rumah sakit).Disarankan bagi manajemen RSU dr. Ferdinand Lumbantobing Kota Sibolga perlu memberikan perhatian mendalam pada beberapa unsur kualitas pelayanan, Khususnya pelayanan administrasi, pelayanan klinis, IGD dan mengadakan pembaharuan dan penambahan sarana dan prasarana. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Citra Rumah Sakit, Rumah Sakit
Analisis Sistem Pengelolaan Perbekalan Farmasi di RS Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Tahun 2020 Djatmiko Huda R; Sumijatun Sumijatun; Ahdun Trigono
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.488 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v5i1.1300

Abstract

Dalam 2 minggu dari tanggal 6 sampai dengan 19 Juli 2020 terdapat  peningkatan pasien 200% yang mengakibatkan kebutuhan alat pelindung diri (APD) serta obat-obatan khusus Covid-19 meningkat, diperlukan  ketepatan dan ketersediaan perbekalan farmasi. Dalam  menganalisa sistem pengelolaan perbekalan Farmasi, penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis perencanaan, pengadaan, penerimaan dan penyimpanan, serta distribusi perbekalan farmasi. Menggunakan metode wawancara terstuktur, observasi dan telaah dokumen. Didapatkan hasil perencanaan menggunakan metode konsumsi. Pengadaan melalui Project Manager Office (PMO) BUMN. Penerimaan dan penyimpanan sesuai standar dan daya tampung gudang  yang kurang. Distribusi obat dengan sistem kombinasi Individual Prescription (IP) dan Unit Dose Dispensing (UDD) dan ketersediaan obat-obatan di apotek yang kurang.  Sehingga disarankan untuk melakukan perhitungan yang akurat dengan Reoder point (ROP) melalui aplikasi sistem informasi manajemen persediaan, menambah jumlah Pallet, menyediakan APAR, serta menempatkan panitia pengadaan  BUMN di RSDC Wisma Atlet Kemayoran
Hubungan Mutu Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien: Studi Kasus Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Umum Kabupaten Bombana 2021 Salfia Salfia; Sartiah Yusran; Juminten Saimin
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.654 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v5i2.1477

Abstract

This study analyzes Patient Satisfaction at the BLUD General Hospital Bombana Regency in terms of service quality model aspects (reliability, assurance, physical evidence, attention, and responsiveness. This research is a quantitative study with a cross-sectional study design—data collection techniques using a questionnaire. The results showed a significant relationship between reliability, assurance, tangibles, empathy, and responsiveness with patient satisfaction with a value (ρ value = 0.000 <0.05). From the study results, it was concluded that from the aspect of reliability, assurance, physical evidence, attention, and responsiveness of officers in providing services and education to patients at the BLUD of Bombana District General Hospital, it could affect the level of patient satisfaction. In this study, assurance and empathy become the dominant criteria for assessing patient satisfaction
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Karyawan Di RS Kartika Kasih Sukabumi Widjaja Putra, Hans; Windiyaningsih, Cicilia; Andarusito, Nurcahyo
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.304 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v5i2.1743

Abstract

RS Kartika Kasih mengalami peningkatan jumlah pasien tahun 2019 sebesar 28.1% dibandingkan tahun 2018 dan jumlah BOR 78.6%  peningkatan ini berdampak pada kinerja karyawan yang menurun. Hasil pengukuran kinerja tahun 2019 didapati 59.5% karyawan berkinerja kurang. Tujuan penelitian menganalisis dan membuktikan pengaruh karakteristik individu, motivasi, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Metode penelitian terapan, desain potong lintang dengan jumlah sampel karyawan sejumlah 122 orang dari 173 karyawan yang masuk dalam kriteria inklusi. Obyek penelitian di Rumah Sakit Kartika Kasih yang beralamat di Jl.Jend. A Yani No 18 A, Kota Sukabumi pada bulan Desember 2019-Juli 2020. Pengumpulan data dengan test kapasitas mental dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Hasil penelitian dengan menggunakan analisa regresi logistik biner membuktikan pendidikan, lama kerja, kapasitas mental, motivasi kerja, kepuasan dan lingkungan kerja secara bersama-sama berpengaruh sebesar 33.7 %. Variabel kapasitas mental merupakan variabel dominan memiliki nilai OR 3.460(CI 95%, 1.145-10.457), variabel lingkungan kerja memiliki nilai OR 2.636 (CI 95%, 1.080-6.434), variabel pendidikan memiliki nilai OR 1.380 (CI 95%, 0.508-3.749), variabel lama kerja memiliki nilai OR 0.398 (CI 95%, 0.136-1.165), variabel motivasi memiliki nilai OR 0.187 (CI 95%, 0.077-0.453) dan variabel kepuasan memiliki nilai OR 0.457 (CI 95%, 0.193-1.083). Tidak ada hubungan antara usia, jenis kelamin, dan kepribadian dasar terhadap kinerja. Saran melakukan evaluasi secara rutin untuk mengetahui kapasitas mental karyawan dengan tujuan melakukan perubahan positif, melakukan analisa beban kerja dengan kompensasi gaji, melakukan supervisi yang baik dan melakukan evaluasi terhadap motivasi, kepuasan dan lingkungan kerja. Kata Kunci: motivasi, kepuasan  kerja, lingkungan kerja, kinerja, kapasitas mental

Page 7 of 27 | Total Record : 270


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI) Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) More Issue